REFLECTIVE LEARNING
REFLEKSI KRITIS PIJAT KOLIK PADA BAYI
Disusun oleh :
Uswatun Hasanah
22800608
STIKes MITRA RIA HUSADA JAKARTA
PROGRAM STUDI PROFESI KEBIDANAN
TAHUN AKADEMIK
2023
1
BERITA ACARA PENGESAHAN
LAPORAN REFLEKSI KASUS
Waktu pelaksanaan : Rabu, 09 Agustus 2023
Tempat : PMB Radiana,[Link]
Judul Kasus : Refleksi Kritis Pijat Kolik Pada Bayi
PKKP : Neonatus, Bayi, Balita, Dan Anak Pra-Sekolah
Semester : Satu
Mahasiswi Pembimbing Institusi
Uswatun Hasanah Nina Tresnayanti, SSiT., [Link]
2
REFLECTIVE LEARNING
A. Deskripsi Refleksi
Sebagai tenaga kesehatan yang profesional kita sebagai bidan dituntut
untuk mampu memberikan asuhan yang berkualitas kepada pasien agar
tidak terjadi prosedur dan tindakan yang kita lakukan merugikan pasien.
Meri kita berbicara tentang pijat kolik pada bayi.
Pijat kolik pada bayi merupakan terapi non farmakologi dalam asuhan
kebidanan yang dapat diberikan kepada bayi kolik yang bertujuan untuk
mengatasi masalah keluhan perut kembung dan kolik pada bayi.
Pada hari rabu tanggal 09 Agustus 2023 saya sedang dinas pagi di PMB
Radiana sekitar pukul 09:30 WIB datang seorang bapak-bapak ke PMB
mengatakan anaknya rewel nangis terus menur tanpa sebab yang jelas
pada perutnya terasa sedikit keras, dia meminta bidan untuk datang
kerumahnya untuk memereksakan anaknya, bapak juga mengatakan tidak
bisa membawa bayinya ke PMB dikarenakan bayinya rewel jadi bapak
menginkan bidan untuk mendatangi bayinya dirumah untuk dilakukan
pemeriksaan. Setelah mendengarkan keluahan bapak mengenai bayinya
saya yang dinas pada saat itu langsung datang kerumah pasien yang jarak
nya tidak jauh dari PMB untuk melakukan pemeriksaan terhadap bayi
tersebut. Setelah saya tiba dirumah pasien saya melakukan anamnesa
kepada ibu bayi, ibu memberitahu akhir-akhir ini bayi rewel dan terkadang
menangis tanpa alasan yang jelas, perut bayi terasa agak keras, dan bayi
beberapa kali buang angi, terkadang tangisan bayi terjadi secara terus
menerus, saat menangis kedua tangannya mengepal, wajah tampak
memerah dan bayi menekukkan kakinya kearah perut atau berusaha
mengangkat punggungnya. Saya merasakan kasihan terhadap ibu dan bayi
tersebut terlihat dari raut wajah ibu tampak cemas terhadap bayinya yang
menangis terus menurs, dan terhadap bayinya yang menangis terus menur
meskipun ibunya sudah menggendong bayi tersebut. Setelah
mendengarkan keluhan yang ibu ceritakan kepada saya selanjutnya saya
melakukan pemeriksaan kepada bayi, ciri-ciri bayi tersebut mengarah ke
bayi yang mengalami kolik. Setelah itu saya menjelaskan kepada ibu
3
bahwa bedasarkan keluhan yang dialami bayi saat ini bayi ibu mengalami
kolik atau perut kembung. Kemudian saya menjelaskan untuk mengatasi
bayi kolik dapat diberikan dengan terapi non farmakolgi yaitu pijat kolik,
saya menjelaskan pemjitan kolik ini dilakukan hanya pada area perut bayi
saja yang tujuannya untuk mengatasi masalah keluhan perut kembung dan
kolik pada bayi. Ketika ibu paham dan mengerti atas penjelasan bidan ibu
bersedia untuk bayinya dilakukan pemijat kolik, kemudian bidan
melakukan pemijatan kolik pada bayi.
B. Tinjauan Literatur
Kesehatan anak merupakan hal yang penting, mengingat anak
rnerupakan generasi penerus bangsa yang meneruskan pembangunan
bangsa ke arah yang lebih baik. Untuk mewujudkan generasi yang
berkualitas dan sehat, ada beberapa faktor yang mempengaruhi
diantaranya faktor nutrisi dan tumbuh kembang anak. Salah satu masalah
yang terjadi pada bayi walaupun bukan termasuk penyakit dan tidak akan
menyebabkan penyakit pada bayi, tetapi dapat menganggu kenyamanan
dan meningkatkan kekhawtiran ibu adalah masalah kolik. Kolik adalah
kondisi ketika bayi menangis terus menerus tanpa penyebab yang jelas.
Bayi dengan kolik seringkali menangis lebih dari 3 jam sehari, selama 3
minggu atau lebih. Sedangkan menurut Caffarelli C, bayi kolik umumnya
menangis dengan kencang selama 2-3 jam, biasanya si kecil mulai
menangis 15 menit setelah disusui. Tangisan akan semakin parah di sore
dan malam hari.
Beberapa ahli telah menelusuri beberapa teori soal penyebab kolik
adalah alergi, intoleransi laktosa, perubahan bakteri normal pada sistem
pencernaan, sistem pencernaan yang belum berkembang sempurna, orang
tua yang cemas dan perbedaan pada cara bayi diberi makan atau
ditenangkan. Namun masih tidak jelas mengapa sebagian bayi mengalami
kondisi ini dan sebagian lainnya tidak. Kondisi ini terjadi tidak tergantung
pada kelahiran bayi, yaitu anak pertama, kedua, ketiga atau seterusnya.
4
Kolik tidak menimbulkan masalah kesehatan jangka pendek atau panjang
pada anak-anak namun kondisi ini dapat mengakibatkan stres pada orang
tua. Ada hubungan antara kolik dengan masalah-masalah seperti
peningkatan risiko depresi pasca-persalinan pada ibu, berhenti menyusui
dini dan perasaan bersalah, kelelahan, tidak berdaya atau marah. Stres saat
menenangkan bayi yang menangis kadang-kadang mendorong orang tua
untuk mengupayakan untuk mengatasi kolik pada bayi dapat dilakukan
secara non medis yaitu dengan pijat kolik. Pijat bayi biasa disebut dengan
stimulus touch. Pijat bayi dapat diartikan sebagai sentuhan komunikasi
yang nyaman antara ibu dan bayi. Pijat bayi sudah dikenal sejak berabad-
abad yang lalu, pada berbagai bangsa dan kebudayaan, dengan berbagai
bentuk terapi dan tujuan. Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih
sayang antara orang tua dengan anak lewat sentuhan kulit yang berdampak
luar biasa atas peatubuhan anak mereka.
Memijat bayi merupakan cara sederhana namun efektif untuk
meningkatkan dan memperkuat hubungan emosional antara orang tua dan
bayi.
Ciri-ciri bayi kembung dan kolik :
1. Bayi mulai rewel dan menangis tanpa alasan yang jelas
2. Perut bayi terasa agak keras
3. Bayi beberapa kali buang angin
4. Lengkingan tangis bayi yang terjadi secara terus menerus
5. Saat menangis kedua tangannya mengepal
6. Wajah memerah
7. Bayi menekukkan kakinya ke arah perut atau berusaha menggerakkan
atau mengangkat punggungnya
Langkah-langkah pemijatan kembung dan kolik
1. Gerakan Pedal Sepeda
Letakkan kedua tangan diatas perut sejajar secara vertikal. Tangan
kanan dibagian atas perut dan tangan kiri pada bagian bawah
perut. Gerakkan tangan kanan ke bawah menggantikan posisin tangan
kiri dan tangan kiri bergerak keatas menggantikan posisi tangan kanan.
5
Demikian seterusnya hingga gerakan ini seperti mengayuh
sepeda. Gerakan ini dapat diulang 6-12 kali.
2. Gerakan peregangan lembut
Tekankan kedua lutut kearah perut dengan lembut, pertahankan selama
15-20 detik kemudian, luruskan kembali.
3. Gerakan matahari bulan
Buat gerakan yang membentuk gerakan matahari dan bulan sabit. Buat
lingkran searah jarum jam dengan jari tangan kiri mulai dari perut
sebelah kanan bawah daerah usus buntu keatas, kemudian kembali ke
daerah kanan bawah (seolah membentuk gambar matahari) beberapa
kali.
Gunakan tangan kanan untuk membuat gerakan setengah lingkaran
mulai dari bagian kanan bawah perut bayi sampai bagian kiri perut
bayi (seolah membentuk gambar bulan). Lakukan kedua gerakan ini
secara bersamaan. Tangan kiri membentuk bulatan penuh (matahari),
sedangakn tangan kanan akan membuat gerakan setengah lingkaran
(bulan). Gerakan ini dapat diulang 6-12 kali.
6
4. Ulangi gerakan peregangan lembut.
Tekankan kedua lutut kerah perut dengan lembut, pertahankan selama
15-20 detik. Kemudian, luruskan kembali.
Gerakan-gerakan pijat untuk mengatasi kembung dan kolik ini dapat
dilakukan sebanyak 2 kali sehari selama 1-2 minggu. Dengan
pemijatan yang tepat dan teratur, maka keluhan-keluhan tersebut dapat
teratasi dengan baik.
C. Analisis
Kolik adalah masalah yang sering terjadi dan menyebabkan bayi menangis
lama dan sulit didiamkan. Kolik infantil dikarakterisasi dengan tangis yang
susah ditenangkan pada bayi sehat, ditemani oleh ekpresi muka kesakitan,
wajah memerah/flushing, perut yang menekuk, dan buang angin. Kolik
biasanya dimulai dibeberapa minggu awal kehidupan dan secara umum
terjadi hingga bayi berumur 4 bulan.
Kolik adalah suatu gejala kompleks pada bayi yang ditandai dengan
menangis kuat dan keras, nyeri perut yang jelas dan rewel. Kolik adalah
masalah yang sering terjadi dan menyebabkan bayi menangis lama dan
sulit didiamkan,
7
Kolik pada bayi terdiri dari paroksismal tangisan atau kerewelan tanpa
sebab yang jelas yang terjadi 15-45 % pada bayi berusia 4 bulan. Kolik
sering terjadi, ditemukan pada 1 diantara 10 bayi. Kolik seringkali mulai
timbul dalam waktu 10 hari sampai 3 minggu setelah bayi lahir, dan
berlangsung sampai bayi berusia 3-4 bulan dimana biasanya kolik akan
menghilang dengan sendirinya.
Upaya untuk mengatasi kolik pada bayi dapat dilakukan secara non medis
yaitu dengan pijat bayi. Pijat bayi biasa disebut dengan stimulus touch.
Pijat bayi dapat diartikan sebagai sentuhan komunikasi yang nyaman
antara ibu dan bayi. Pijat bayi sudah dikenal sejak berabad-abad yang
lalu, pada berbagai bangsa dan kebudayaan, dengan berbagai bentuk terapi
dan tujuan. Pijat bayi merupakan pengungkapan rasa kasih sayang antara
orang tua dengan anak lewat sentuhan kulit yang berdampak luar biasa.
Pijat bayi adalah terapi tertua yang dikenal manusia dan yang paling
populer, yang juga merupakan seni perawatan kesehatan dan pengobatan
yang dipraktekkan sejak berabad-abad silam. Bahkan, diperkirakan ilmu
ini telah dikenal sejak awal manusia diciptakan ke dunia, mungkin karena
pijat berhubungan sangat erat dengan kehamilan dan proses kelahiran
manusia. Pengalaman pijat bayi pertama yang dialami manusia ialah pada
waktu dilahirkan, yaitu pada waktu melalui jalan lahir. Proses kelahiran
adalah suatu pengalaman traumatik bagi bayi karena bayi yang lahir harus
meninggalkan rahim yang hangat, aman, nyaman, dan dengan keterbatasan
ruang gerak menuju ke suatu dunia dengan kebebasan gerak tanpa batas,
yang menakutkan, tanpa sentuhansentuhan yang nyaman dan aman di
sekelilingnya, seperti halnya ketika berada dalam rahim (Roesli, 2009).
Pijat bayi selain membantu tumbuh kembang fisik dan emosi bayi, juga
dapat mempererat hubungan antara ibu dan si buah hati. Tanpa diketahui
ketika memandikan bayi, mengeringkan tubuhnya dengan menggosok
punggungnya atau bermain-main dengan memijat kakinya, sebenarnya
banyak rangsangan yang diberikan padanya. Memberikan rangsangan pada
bayi memang banyak caranya, salah satu diantaranya melalui pijatan
(stroking).
8
Pijat bayi bermanfaat untuk meningkatkan jumlah dan sitotoksisitas dari
sistem immunitas (sel pembunuh alami), merangsang fungsi pencernaan
serta pembuangan, membantu melatih relaksasi, mengurangi depresi dan
ketegangan, meningkatkan kesiagaan, mengurangi rasa sakit, mengurangi
kembung dan kolik (sakit perut), meningkatkan volume ASI,
meningkatkan berat badan, meningkatkan pertumbuhan, meningkatkan
konsentrasi bayi dan membuat tidur lelap, membina ikatan kasih sayang
orang tua dan anak (bonding), serta memperbaiki sirkulasi darah dan
pernapasan (Roesli, 2009).
Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Yuliani S yang menyatakan
bahwa pijat bayi efektif terhadap penurunan kholik pada bayi di Wilayah
Kerja Puskesmas Blora. Juga sejalan dengan penelitian Cahyani S bahwa
pijat bayi berhubungan dengan kejadian kholik pada bayi di RS PKU
Muhammadiyah Yogyakarta. Demikian juga dengan penelitian Hartini D
(bahwa pijat bayi signifikan berpengaruh terhadap Penurunan Kholik pada
bayi di Depok JawaBarat).
Hasil penelitian ini sejalan dengan teori bahwa memijat bayi merupakan
cara sederhana namun efektif untuk meningkatkan dan memperkuat
hubungan emosional antara orang tua dan bayi. Pijat bayi juga dapat
dikombinasikan dengan menggunakan minyak kelapa dan minyak
cengkeh. Rutin memijat dengan minyak kelapa baik untuk menjaga
kelembapan kulit bayi. Ini karena tekstur minyak kelapa ringan, mudah
diserap kulit. Selain itu minyak ini memberikan efek pendinginan untuk
tubuh serta memiliki kandungan antibakteri dan anti jamur yang bisa
mencegah ruam kulit.
D. Kesimpulan
Kolik adalah masalah yang sering terjadi dan menyebabkan bayi menangis
lama dan sulit didiamkan. Kolik infantil dikarakterisasi dengan tangis yang
lebih lama dari 3 jam sehari, terjadi lebih dari 3 hari per minggu, selama
paling sedikit 3 minggu. Penyebab kolik belum diketahui pasti, beberapa
teori yang menjabarkan penyebab kolik meliputi : gangguan pencernaan,
9
refluks esophageal, kejang pada otot usus, peningkatan gas usus,
peningkatan kadar hormon yang menyebabkan sakit perut atau perubahan
suasana hati menjadi rewel, hipersensitif terhadap stimulasi lingkungan
(suara, cahaya, dll), sebuah temperamen intens pada masa neonatus,
sebuah sistem 8 saraf yang belum matang.
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan
bahwa penanganan bayi kolik dengan terapi non farmakologi yaitu pijat
kolik dapat digunakan untuk bayi kolik. Terapi non farmakologi ini aman
dan tidak menimbulkan efek samping serta mudah dilakukan oleh bidan
atau orangtua bayi dengan langkah-langah yang sudah dijelaskan diatas.
Setelah dilakukan evaluasi selama 7 hari ibu bayi mengatakan bayinya
tidak rewel lagi dan perutnya tidak keras lagi setelah dilakukan pijat kolik.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa pijat kolik merupakan salah satu
therapi non farmakologi yang efektif untuk menangani bayi dengan
keluhan kembung dan kolik. Disarankan bagi ibu-ibu yang bayinya
mengalami kolik bisa menggunakan terapi non farmakologi yaitu pijat
kolik karena aman dan tidak menimbulkan efek samping, selain itu juga
mudah dalam melakukannya. Sehingga bayi tidak perlu menggunakan
obat-obatan untuk menangani kolik.
10
DAFTAR PUSTAKA
Kosim, [Link]. 2012. Buku Ajar Neonatologi Edisi Pertama Cetakan
Ketiga. Jakarta: Ikatan Dokter Anak Indonesia. Hal: 251-266. 2.
Indrio, Flavia. 2012. Kolik Infantil. Department of Pediatric, University of
Bari, Italy Nestle Nutrition Institute.
Buku Kuliah Ilmu Kesehatan Anak Jilid 1.19885. Jakarta: Bagian Ilmu
Kesehatan Anak FKUI. Hal: 336
Cahyani S. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kholik
pada Bayi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. J Kebidanan
dan Keperawatan Aisyiyah.2017;I:45–66.
Hartini D. Pengaruh Pijat Bayi dengan Minyak Kelapa terhadap
Penurunan Kholik di Depok Jawa Barat. J Buah Hati.2018;III:55–
72.
Caffarelli C. Redakan Kolik Pada Bayi [Internet]. 2021 [cited 2021 Apr2].
Availablefrom:[Link]
nyakit/redakan-kolik-pada-bayi
Roesli.2009. Pedoman Pijat [Link] Agriwidya: Jakarta.
Indriyani, Irma. 2016. Pengaruh Pijat Bayi, Fakultas Ilmu Kesehatan
UMP.
Maharani, [Link] dan Senam Sehat Untuk Bayi. Yogyakarta:
Kata Hati
Purnamasari,[Link] Pijat Praktis Balita Agar Cerdas dan
Sehat. Yogyakarta: Pustaka Salomon
[Link] Kembang Anak. Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC
[Link] dan Deri Rizky Anggraeni, 2008. Keajaiban Pijat Bayi dan
Balita. PT. Wahyu Media. Jakarta
11
DOKUMENTASI
12
13