Akuntansi dan Karakteristik Persekutuan
Akuntansi dan Karakteristik Persekutuan
[Link]
1. Karakteristik Persekutuan
Persekutuan mudah untuk dibentuk. Persekutuan dapat dibentuk dengan perjanjian lisan,
walaupun partner tidak melakukan tahapan berikutnya – mengambil hak dan kewajiban
partner - dan kadang kala ditemukan permasalahan di kemudian hari.
Prinsip karakteristik organisasi bisnis bentuk persekutuan digambarkan dalam Illustrasi
12-1 dan dijelaskan dalam bagian berikutnya.
a. Perkumpulan Individu
b. Kantor Bersama
Kantor bersama (mutual agency) dapat diartikan bahwa tiap partner dapat bertindak atas
nama sendiri ketika persekutuan melakukan bisnis, tentunya telah diatur tentang hak dan
kewenangan partner tersebut. Sebagai contoh, seorang partner toko grosir membeli truk
pengirim untuk memperoleh kontrak dengan nama persekutuan.
c. Umur Terbatas
Persekutuan merupakan bisnis yang memiliki umur terbatas (limited life), justru persekutuan
dapat berakhir pada setiap waktu dengan masuknya partner baru atau pengambilan dana
persekutuan oleh partner itu sendiri. Persekutuan juga dapat berakhir dengan kematian
atau inkapasitas partner. Pembubaran persekutuan (partnership dissolution) terjadi
bilamana terjadi perubahan jumlah partner, salah satunya. Pembubaran partner tidak
berarti bisnis berakhir. Jika para partner sepakat ingin melanjutkan, operasional dapat
dilanjutkan tanpa pembubaran dengan pembentukan persekutuan baru.
Setiap partner bertanggung jawab atas seluruh kewajiban tidak terbatas (unlimited liability)
persekutuan, baik secara personal maupun persekutuan. Artinya tanggung jawab kewajiban
terhadap pihak ketiga, dijaminkan menggunakan harta pribadi, ketika dana dan/atau harta
perusahaan tidak mencukupi untuk membayar seluruh kewajiban perusahaan.
Pendiri perusahaan disebut partner aktif atau partner umum (general partners) dan
partner yang bergabung berikutnya disebut partner pasif (limited partners).
Tanggung jawab partner pasif terhadap kewajiban persekutuan, hanya terbatas pada jumlah
investasi yang ditanamkan dalam persekutuan.
e. Kepemilikan Bersama
Aktiva persekutuan merupakan penggabungan aktiva oleh seluruh partner. Jika persekutuan
berhenti, maka hartanya dikembalikan sesuai dengan kontribusi awalnya, Setiap partner
memiliki klaim pada total aktiva yang setara berdasarkan saldo masing-masing partner
dalam rekening modal persekutuan. Klaim ini tidak dapat dilekatkan pada aktiva tertentu
sesuai dengan kontribusi awal partner ke perusahaan.
Misalnya, seorang partner - investasi bangunan dalam persekutuan dengan nilai
$100,000 dan bangunan tersebut di kemudian hari terjual dengan mendapatkan keuntungan
$20,000, maka keuntungan tersebut tidak dapat langsung diakui sebagai keuntungan
pribadi. Laba bersih (atau rugi bersih) juga termasuk kerjasama kepemilikan.
3. Perjanjian Persekutuan
Idealnya perjanjian dua orang atau lebih untuk membentuk persekutuan dituangkan dalam
perjanjian tertulis. Kontrak perjanjian tertulis ini seringkali disebut perjanjian persekutuan
(partnership agreement). Perjanjian persekutuan berisi seperti informasi dasar tentang
nama dan lokasi usaha, tujuan usaha dan tanggal effektif aktif. Hal-hal lain yang perlu
dijelaskan dalam perjanjian :
1. Pembentukan Persekutuan
Setiap partner ketika memulai investasi ke persekutuan pencatatannya berdasarkan harga
pasar wajar nilai aktiva pada tanggal transfer ke persekutuan. Nilai tersebut disetujui oleh
seluruh partner.
Untuk illustrasi, asumsi bahwa A. Rofik dan T. Sinta menggabungkan perusahaan
pribadinya untuk memulai persekutuan dengan nama RS Software. Perusahaan adalah
spesialisasi pengembangan software paket model keuangan. Rofik dan Sinta memiliki aktiva
untuk persekutuan dengan rincian sebagai berikut :
Kas 9.000
Piutang Usaha 4.000
Cadangan Kerugian Piutang 1.000
Modal T. Sinta 12.000
(pencatatan investasi Sinta)
Catatan bahwa kos peralatan yang original ($5,000) dan nilai buku ($5,000 – $2,000) yang
dicatat oleh persekutuan. Peralatan dicatat pada harga pasar wajar, $4,000. Sejak peralatan
tidak digunakan oleh persekutuan, maka tidak ada akumulasi depresiasi.
Kebalikannya, klaim bruto pada pelanggan ($4,000) dibawa dan diteruskan ke
persekutuan, dan cadangan kerugian piutang tak tertagih disesuaikan menjadi $1,000 pada
nilai realisasi tunai sebesar $3,000. Persekutuan dapat memulai dengan Cadangan Kerugian
Piutang Tak Tertagih, karena saldo ini ke piutang usaha yang ada dan berharap untuk dapat
tertagih pada waktu yang akan datang. Sebagai tambahan, prosedur pengendalian ini akan
membantu hubungan antara piutang usaha dan buku besar pembantu.
a. Jurnal Penutup
Seperti kasus perusahaan perseorangan, empat langkah dibutuhkan dalam persiapan jurnal
penutup untuk persekutuan, yaitu :
• Debet tiap saldo rekening pendapatan dan Kredit Ikhtisar Rugi/Laba untuk total
pendapatan
• Debet Ikhtisar Rugi/Laba untuk total biaya dan Kredit tiap saldo rekening biaya
• Debet saldo Ikhtisar Rugi/Laba dan Kredit tiap rekening modal partner untuk laba
bersih. Kebalikannya, kredit saldo Ikhtisar Rugi/Laba dan Debet tiap rekening modal
partner untuk rugi bersih
• Debet saldo tiap rekening modal partner dalam rekening prive partner dan Kredit tiap
rekening prive partner dengan jumlah yang sama
Dua jurnal pertama adalah sama dalam perusahaan perseorangan. Dua jurnal terakhir
berbeda karena (1) dua atau lebih modal pemilik dan rekening prive dan (2) diperlukan
untuk membagi laba bersih (atau rugi bersih) di antara para partner.
Untuk illustrasi, dua jurnal penutup terakhir, diasumsikan AB Company memperoleh
laba bersih $32,000 untuk 2019. Para partner, L. Abas dan D. Baron membagi laba bersih
dan rugi bersih sama besar. Prive Abas $8,000 dan Baron $6,000. Dua jurnal penutup
terakhir sbb :
Asumsi saldo modal awal Abas $47,000 dan Baron $36,000, maka jurnal penutup setelah
diposting :
Para partner sepakat secara khusus dasar pembagian dengan laba bersih atau rugi bersih.
Rasio yang mungkin dapat digunakan :
• Rasio tetap, dengan proporsi (6 : 4), persentase (70% dan 30%) atau pembagian (2/3 dan
1/3)
• Dasar rasio pada saldo modal awal tahun atau rata-rata saldo modal selama tahun
berjalan
• Gaji para partner dengan rasio tetap
• Bunga modal partner dengan rasio tetap
• Gaji partner, bunga modal partner dengan rasio tetap
Gaji-gaji untuk partner dan bunga atas modal partner bukan merupakan biaya-biaya
persekutuan. Di samping itu, item-item tersebut tidak sesuai dengan prinsip penandingan
biaya dengan pendapatan dan penetapan laba bersih atau rugi bersih. Partner dalam
kapasitasnya sebagai pemilik bukan diartikan sebagai karyawan atau kreditur. Selanjutnya,
jika rasio laba termasuk tunjangan gaji untuk partner, beberapa perjanjian persekutuan
mengijinkan partner untuk melakukan penarikan tunai bulanan sebagai “gajinya”. Dalam
hal ini, penarikan pribadi akan dicatat debet ke rekening prive partner.
Untuk illustrasi, digunakan asumsi, Sara King dan Ray Lee berpartner dalam Kingslee
Company. Perjanjian persekutuan menetapkan : (1) tunjangan gaji King : $8,400 dan Lee :
$6,000, (2) tunjangan bunga modal 10% dari saldo modal awal tahun dan (3) sisa setelah gaji
dan bunga modal, dibagi sama.
Saldo modal awal 1 Januari, King : $28,000 dan Lee : $24,000, laba bersih $22,000.
Pembagian laba bersih sbb :
Illustrasi dengan keadaan dimana gaji dan bunga lebih tinggi dari laba bersih, asumsi bahwa
gaji dan bunga modal melebihi laba bersih. Laba bersih hanya $18,000, sehingga terjadi
defisiensi $1,600 ($19,600 - $18,000)
Neraca untuk parsekutuan sama seperti untuk perseorangan terutama dalam bagian modal
pemilik. Dalam persekutuan, saldo modal tiap partner ditunjukkan dalam neraca. Bagian
modal pemilik untuk Kingslee Company ditunjukkan sebagai berikut :
Akibat jurnal ini pada aktiva bersih dan modal partner seperti ditunjukkan di bawah :
Masuknya partner dengan investasi aktiva adalah transaksi antara partner baru dengan
persekutuan. Transaksi partner baru masuk dengan investasi (admission by investment),
meningkatkan kedua aktiva bersih dan total modal persekutuan. Untuk illustrasi, asumsi
Carla investasi $30,000 tunai ke dalam Persekutuan Ames-Bakri.
Kas 30.000
Modal L. Carla 30.000
(pencatatan investasi Carla tunai)
Akibat transaksi ini pada rekening persekutuan dapat ditunjukkan sebagai berikut :
Catatan bahwa kedua aktiva bersih dan total modal meningkat $30,000. Ingat bahwa modal
kepemilikan Carla 1/3 bukan hasil 1/3 rasio laba. Rasio laba Carla diperoleh secara khusus
dalam perjanjian persekutuan baru, dan sama atau tidak sama dengan 1/3 modal
kepemilikan. Pengaruh selisih pembelian kepemilikan dan masuknya investasi ditunjukkan
dalam perbandingan saldo aktiva bersih dan modal dalam illustrasi 12-9.
Ketika pembelian kepentingan, total aktiva bersih dan total modal persekutuan tidak
berubah. Di samping itu, ketika partner masuk dengan investasi, kedua total aktiva bersih
dan total modal berubah.
Dalam kasus masuk dengan investasi, mengakibatkan terjadinya komplikasi ketika
investasi partner baru berbeda dari kebutuhan modal pemilik. Bila jumlahnya tidak sama,
perbedaan digambarkan sebagai bonus ke (1) partner aktif (lama) atau (2) partner baru.
(1) Bonus ke Partner Lama. Hasil bonus kepada partner lama ketika modal partner
dikredit pada tanggal bergabung adalah lebih rendah dari investasinya dalam firma.
• Penjelasan total modal persekutuan baru dengan tambahan investasi partner baru ke
total modal persekutuan lama. Dalam kasus ini total modal firma baru $200,000, dihitung
sebagai berikut :
• Penjelasan kredit modal partner baru oleh peningkatan total modal persekutuan baru
dengan kepentingan kepemilikan partner baru. Modal Evan kredit adalah : $50,000
($200,000 x 25%)
• Penjelasan jumlah bonus oleh pengalihan kredit modal partner baru dari investasi
partner baru. Bonus dalam kasus ini sebesar $30,000 ($80,000 - $50,000)
• Alokasi bonus ke partner lama dengan dasar rasio laba. Asumsi rasio adalah Bardi 60%
dan Conan 40% dan alokasi bonusnya adalah : Bardi $18,000 ($30,000 x 60%) dan Conan
$12,000 ($30,000 x 40%)
Kas 80.000
Modal Sam Bardi 18.000
Modal tom Conan 12.000
Modal Lia Evan 50.000
(pencatatan masuknya Evan dan bonus partner lama)
(2) Bonus ke Partner Baru. Bonus ke partner baru hasilnya ketika kredit modal partner
baru lebih besar daripada investasinya dalam firma. Hal ini mungkin terjadi ketika
dianggap kemampuan sumber daya partner baru atau sumbangsih khususnya dapat
meningkatkan performa persekutuan.
Hasil bonus partner baru dalam penurunan saldo modal partner lama berdasarkan
rasio laba sebelum masuknya partner baru. Sebagai illustrasi, asumsi Lia Evan investasi
tunai $20,000 untuk kepemilikan 25% kepemilikan kepentingan dalam Persekutuan Bardi-
Conan, jurnlanya sebagai berikut :
Kas 20.000
Modal Sam Bardi 9.000
Modal Tom Conan 6.000
Modal Lia Evan 35.000
(pencatatan masuknya Evan dan bonus partner baru)
2. Partner Keluar
Sama seperti masuknya partner baru, keluarnya partner dapat dilakukan dengan cara (1)
pembayaran dari aktiva pribadi partner atau (2) pembayaran dari aktiva persekutuan.
Keluarnya partner ketika dibayar oleh aktiva pribadi partner adalah berlawanan langsung
masuknya partner baru dimana terjadi pembelian kepentingan partner. Keluarnya partner
dengan pembayaran aktiva pribadi partner merupakan transaksi pribadi antara partner.
Aktiva persekutuan tidak termasuk dalam cara ini, dan total modal tidak mengalami
perubahan.
Untuk illustrasi, asumsi Anni Moris, Mary Noah dan Juli Odom memiliki saldo modal
$25,000, $15,000 dan $10,000. Selanjutnya Morz dan Nead setuju untuk membeli hak
kepemilikan Odom dengan cara tiap partner lama membayar $8.000 sebagai pengganti hak
kepemilikan Odom. Jurnal untuk mencatat keluarnya partner adalah :
Illustrasi 12-11 : Saldo buku besar setelah pembayaran dari aktiva personal partner
Aktiva Bersih Modal Juli Odom
Saldo 50.000 10.000 Saldo 10.000
Saldo -
Modal Anni Moris Modal Mary Noah
25.000 15.000
5.000 5.000
Saldo 30.000 Saldo 20.000
Catatan bahwa aktiva bersih dan total modal tetap $50,000, juga pembayaran $16,000 ke
Odom tidak dicatat. Modal Odom hanya didebet $10,000, bukan $16,000 yang dia terima.
Di samping itu, kedua modal Moris dan Noah hanya dikredit $5,000, bukan $8,000 seperti
yang dibayar.
(1) Bonus untuk Partner Pensiun. Bonus dapat dibayar untuk partner pensiun ketika :
• Nilai harga pasar wajar aktiva persekutuan lebih dari nilai bukunya,
• Goodwill yang tak tercatat hasil dari catatan laba persekutuan yang luar biasa, atau
• Jumlah partner sangat besar untuk firma.
Bonus adalah mengurangi dari saldo modal partner berdasarkan rasio laba pada saat
keluar.
Sebagai illustrasi, asumsi saldo modal partner aktif dalam Persekutuan RST, F. Roman
$50,000, D. Sandi $30,000 dan B. Tarko $20,000. Partner membagi laba dalam rasio 3:2:1.
Tarko pensiun dari persekutuan dan menerima pembayaran tunai dari perusahaan sebesar
$25,000. Prosedur untuk penetapan bonus ke partner pensiun dan alokasi bonus untuk
pembagian ke partner aktif sebagai berikut :
• Penetapan jumlah bonus oleh pembagian saldo modal partner pensiun dari pembayaran
tunai oleh persekutuan. Bonus dalam kasus ini $5,000 ($25,000 – $20,000)
• Alokasi bonus ke pembagian partner berdasarkan rasio laba. Rasio Roman dan Sandi
adalah 3:2, selanjutnya alokasi bonus $5,000 adalah : Roman $3,000 ($5,000 x 3/5) dan
Sandi $2,000 ($5,000 x 2/5).
Dalam kasus seperti ini, bonus dialokasikan (dikredit) ke rekening modal pembagian
partner berdasarkan rasio laba.
Untuk illustrasi, asumsi contoh di atas, Tarko dibayar hanya $16,000 untuk saldo modal
$20,000 saat keluar dari persekutuan RST. Dalam kasus ini :
c. Kematian Partner
D. Pembubaran Persekutuan
Pembubaran persekutuan merupakan resiko usaha. Dan ketika hal tersebut terjadi, maka
dilakukan penjualan aktiva persekutuan, pembayaran hutang-hutang persekutuan dan
pembagian aktiva kepada para partner. Ketika persekutuan dilikuidasi, seluruh partner
mungkin memiliki saldo kredit dalam rekening modalnya, situasi ini disebut tanpa defisiensi
modal (no capital deficiency), atau pada saat terakhir salah satu partner memiliki saldo
debet dalam rekening modalnya, situasi ini disebut defisiensi modal (capital deficiency).
Untuk illustrasi tiap situasi, asumsi Ace Company melakukan pembubaran pesekutuan dan
kondisi aktiva, kewajiban dan modal seperti ditunjukkan dalam illustrasi 12-12.
• Aktiva non kas (piutang usaha, persediaan dan peralatan) terjual $75,000. Nilai buku
aktiva non kas adalah $60,000 ($15,000 + $18,000 + $35,000 – $8,000), laba $15,000
adalah realisasi atas penjualan. Jurnalnya adalah :
(1)
Kas 75.000
Akumulasi Depresiasi - Peralatan 8.000
Piutang Usaha 15.000
Persediaan 18.000
Peralatan 35.000
Realisasi Laba 15.000
(pencatatan realisasi aktiva non kas)
• Realisasi laba sebesar $15,000 dialokasikan ke partner berdasarkan rasio laba 3:2:1.
Jurnalnya adalah :
(2)
Realisasi Laba 15.000
Modal R. Armi 7.500
Modal P. Carson 5.000
Modal W. Esli 2.500
(alokasi laba ke para sekutu)
• Hutang persekutuan berbentuk Hutang Wesel $15,000 dan Hutang Usaha $16,000.
Jurnalnya adalah :
(3)
Hutang Wesel 15.000
Hutang Usaha 16.000
Kas 31.000
(pembayaran hutang persekutuan)
• Distribusi kas ke para partner dengan dasar saldo modal masing-masing. Setelah ketiga
langkah di atas diposting ke seluruh rekening partner, termasuk realisasi laba, dengan
membuat saldo non kas menjadi nol, maka saldo untuk keempat rekening menjadi : Kas
$49,000; Modal R. Armi $22,500; Modal P. Carson $22,800 dan Modal W. Esli $3,700.
Beberapa akuntan menyiapkan daftar pembayaran tunai untuk menjelaskan distribusi kas ke
partner dalam likuidasi persekutuan. Daftar pembayaran tunai (schedule of cash payment),
seringkali disebut daftar pembayaran tunai aman (safe cash payments schedule),
merupakan perputaran yang terorganisasi persamaan akuntansi dasar seperti disajikan pada
Illustrasi 12-15.
ACE COMPANY
Daftar Pembayaran Kas
Aktiva Non Modal R. Modal P. Modal W.
Keterangan Kas + = Kewajiban + + +
kas Armi Carson Esli
Saldo sebelum likuidasi 5.000 + 60.000 = 31.000 + 15.000 + 17.800 + 1.200
Penjualan aktiva non kas dan alokasi
laba (1) & (2) 75.000 + (60.000) = + 7.500 + 5.000 + 2.500
Saldo baru 80.000 + - = 31.000 + 22.500 + 22.800 + 3.700
Pembayaran kewajiban (3) (31.000) + = (31.000) + + +
Saldo baru 49.000 + - = - + 22.500 + 22.800 + 3.700
Distribusi kas ke para partner (4) (49.000) + = + (22.500) + (22.800) + (3.700)
Saldo akhir - - - - - -
2. Defisiensi Modal
Untuk illustrasi, asumsinya persekutuan mengalami kebangkrutan dan para partner
memutuskan untuk melikuidasi persekutuan. Kas yang diterima dari penjualan dan
pengumpulan tagihan dari pelanggan total hanya $42,000, sehingga terjadi realisasi rugi
$18,000 ($60,000 – $42,000). Langkah proses pembubaran adalah sebagai berikut :
(1)
Kas 42.000
Akumulasi Depresiasi - Peralatan 8.000
Realis 18.000
Piutang Usaha 15.000
Persediaan 18.000
Peralatan 35.000
(pencatatan realisasi aktiva non kas)
(2)
Modal R. Armi (18,000 x 3/6) 9.000
Modal P. Carson (18,000 x 2/6) 6.000
Modal W. Esli (18,000 x 1/6) 3.000
Realisasi Rugi 18.000
(alokasi realisasi rugi ke sekutu)
(2)
Hutang Wesel 15.000
Hutang Usaha 16.000
Kas 31.000
(pembayaran hutang persekutuan)
• Setelah posting ketiga jurnal di atas, maka timbul saldo debet dua rekening – Kas
$16,000 dan Modal W. Esli $1,800 - dan dua rekening bersaldo kredit – Modal R. Armi
$6,000 dan Modal P. Carson $11,800, seperti ditunjukkan di bawah :
a. Pembayaran Defisiensi
Asumsinya, bila Esli menyetorkan kembali kelebihan yang diterima ke persekutuan sebesar
$1,800. Jurnalnya adalah :
(b)
Kas 1.800
Modal W. Esli 1.800
(pembayaran defisiensi modal oleh Esli)
Saldo kas $17,800 sekarang setara dengan saldo kredit dalam rekening modal (Armi $6,000
+ Carson $11,800) dan kas didistribusikan atas dasar saldo tersebut. Jurnalnya adalah :
Rasio laba Armi dan Carson adalah 3:2 atau 3/5 dan 2/5. Selanjutnya, jurnal berikut dibuat
untuk pemindahan defisiensi modal Esli.
(a)
Modal R. Armi (1,800 x 3/5) 1.080
Modal P. Carson (1,800 x 2/5) 720
Modal W. Esli 1.800
(penghapusan defisiensi modal)
Setelah posting jurnal ini, rekening kas dan modal akan bersaldo :
Illustrasi 12-18 : Saldo buku besar setelah tanpa pembayaran defisiensi modal
Kas Modal R. Armi
Saldo 5,000 (3) 31,000 (2) 9,000 Saldo 15,000
(1) 42,000 1,080
Saldo 16,000 Saldo 4,920
Saldo kas $16,000 sekarang sama jumlahnya dengan saldo kredit dalam rekening modal
partner lain (Armi $4,920 + Carson $11,080). Jurnal untuk mencatat distribusi kas adalah :
Pemecahan Masalah
Pada 1 Januari 2015, saldo modal dalam Hallowen Company adalah Lois Hallo $26,000 dan
Jim Wendy $24,000. Dalam tahun 2015, perusahaan melaporkan laba bersih $30,000. Rasio
laba menghasilkan tunjangan gaji untuk Hallo $12,000 dan Wendy $10,000 dan
pembagiannya sama besar. Partner yang lain keluar dalam tahun 2015.
Dalam tahun 2019, asumsi bahwa terjadi transaksi independen berikut ini pada 1 Januari :
Instruksi :
(a) Siapkan daftar yang menunjukkan distribusi laba bersih dalam tahun 2015
(b) Jurnal pembagian laba bersih 2015 ke para partner
(c) Jurnal tiap transaksi independen yang terjadi 1 Januari 2019.
(b) 31/12/2015
Ikhtisar Rugi / Laba 30,000
Modal Lois Hallo ($12,000 + $4,000) 16,000
Modal Jim Wendy ($10,000 + $4,000) 14,000
(penutupan laba bersih ke modal para partner)
(1)
(c) 01/01/2015
Modal Lois Hallo [($26,000 + $16,000) x 1/2} 21.000
Modal Donna Rosanna 21.000
(pembelian 1/2 kepemilikan Holly)
(2)
01/01/2015
Kas 40.000
Modal Lois Hallo 5.000
Modal Jim Wendy 5.000
Modal Marsha Moddy 30.000
(pencatatan masuknya Marsha dan bonus ke partner
lama)
Total modal setelah investasi : $120,000 (Hallo
$42,000, Wendy $38,000, investasi Moddy $30,000)
Kredit modal Moddy (25% x $120,000) 30.000
Bonus ke partner lama ($40,000 - $30,000) 10.000
Alokasi bonus :
Hallo ($10,000 x 50%) 5.000
Wendy ($10,000 x 50%) 5.000 10.000
(3)
01/01/2015
Kas 40.000
Modal Lois Hallo 1.000
Modal Jim Wendy 1.000
Modal Stan Welly 42.000
(pencatatan masuknya Welly dan bonus)
Kredit modal Welly (35% x $120,000) 42.000.000
Bonus ke Welly ($42,000 - $40,000) 2.000.000
Alokasi bonus :
Hallo ($2,000 x 50%) 1.000
Wendy ($2,000 x 50%) 1.000 2.000
Evaluasi Chapter
a. Pendirian mudah
b. Kewajiban tak terbatas
c. Kebebasan dari peraturan pemerintah
d. Kemudahan pengambilan keputusan
3. Pada saat pembentukan persekutuan, tiap partner investasi awal aktiva dicatat :
a. Nilai buku
b. Kos
c. Nilai pasar
d. Nilai appraisal
4. Perusahaan ABC melaporkan laba bersih $60,000. Jika partner A, B dan C memiliki rasio
laba 50%, 30% dan 20%, maka C akan mendapatkan bagian laba sebesar :
a. $30,000
b. $12,000
c. $18,000
d. Tidak ada jawaban yang benar
5. Menggunakan data no. 4, berapa yang diterima B dari bagian laba setelah tiap partner
menerima tunjangan gaji $10,000 ?
a. $12,000
b. $20,000
c. $19,000
d. $21,000
7. Dalam EZ Co., saldo modal adalah Eddi $40,000 dan Zul $30,000. Para partner membagi
laba sama besar. Karno masuk ke firma dengan 40% kepentingan dengan investasi tunai
$42,000. Buat jurnal masuknya Karno.
8. Setelah likuidasi aktiva non kas dan pembayaran kreditur, saldo rekening dalam ARB
Co., adalah Kas $17,000, Modal A (K) $9,000, Modal R (K) $5,000 dan Modal B (K)
$3,000. Pembagian laba para partner sama besar. Buat jurnal pembagian kas akhir ke
para partner.
9. B&R Co., melaporkan laba bersih $60,000. Rasio laba adalah : B 60% dan R 40%. Indikasi
pembagian laba bersih untuk tiap partner dan siapkan jurnal untuk distribusi laba
bersih.
10. R. Alfredo dan B. Star memutuskan untuk membentuk ALL-Star Persekutuan. Alfredo
investasi $15,000 tunai dan Star kontribusi $10,000 tunai dan peralatan memiliki nilai
buku $3,500. Siapkan jurnal untuk mencatat investasi Star dalam persekutuan, asumsi
nilai pasar wajar peralatan $4,000.
Saldo modal merepresentasikan investasi modal awal tiap partner. Selanjutnya, laba
atau rugi bersih untuk 2019 belum ditutup ke rekening modal partner.
Instruksi :
(a) Jurnal pencatatan pembagian laba bersih untuk 2015 di bawah tiap asumsi berikut :
(b) Siapkan daftar pembagian laba bersih dengan asumsi (3) di atas
(c) Siapkan statemen modal partner untuk tahun 2014 dengan asumsi (3) di atas
12. Neraca saldo setelah penutupan dua persekutuan pada 1 Januari 2019 dipresentasikan
di bawah :
Karen dan Donal memutuskan untuk membentuk Donal Karen Company dengan
persetujuan penilaian aktiva non kas sebagai berikut :
Seluruh kas ditransfer ke persekutuan, dan asumsi seluruh kewajiban dua perusahaan
perseorangan merupakan kewajiban persekutuan. Selanjutnya, para partner sepakat,
Karen investasi $15,000 tunai dan Donal investasi $5,000 tunai.
Instruksi :
(a) Siapkan jurnal terpisah untuk mencatat transfer tiap aktiva perseorangan dan
kewajiban ke persekutuan.
13. Para partner dalam Indigo Lakes Company memutuskan membubarkan firma dengan
kondisi neraca sebagai berikut :
Para partner membagi laba dan rugi 5 : 3 : 2. Selama proses likuidasi, terjadi transaksi
berikut :
(1) Total $48,000 diterima dari penukaran aktiva non kas ke dalam kas
(2) Kewajiban telah dibayar lunas
(3) Kas dibayar ke partner dengan saldo kredit
Instruksi :