0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Panduan Lengkap Data dan DBMS

Ringkasan dokumen tersebut membahas tentang pengertian data dan basis data, jenis-jenis data seperti data kualitatif dan kuantitatif, tipe-tipe data seperti integer dan string, konsep dasar basis data relasional seperti relasi dan tupel, fungsi-fungsi sistem basis data (DBMS) seperti penyimpanan data dan keamanan data, serta peran DBMS dalam industri seperti sistem rekam medis dan platform travel.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai TXT, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan9 halaman

Panduan Lengkap Data dan DBMS

Ringkasan dokumen tersebut membahas tentang pengertian data dan basis data, jenis-jenis data seperti data kualitatif dan kuantitatif, tipe-tipe data seperti integer dan string, konsep dasar basis data relasional seperti relasi dan tupel, fungsi-fungsi sistem basis data (DBMS) seperti penyimpanan data dan keamanan data, serta peran DBMS dalam industri seperti sistem rekam medis dan platform travel.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai TXT, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rangkuman Kelas

Rangkuman Pengenalan Data dan Basis Data


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, data merupakan keterangan yang benar dan
nyata.

Menurut kamus Cambridge, data adalah informasi, terutama fakta atau angka,
dikumpulkan untuk diperiksa dan dipertimbangkan serta digunakan untuk membantu
pengambilan keputusan atau informasi dalam bentuk elektronik yang dapat disimpan
dan digunakan oleh komputer.

Tata Sutabri dalam buku Konsep Sistem Informasi: Data adalah kenyataan yang
menggambarkan suatu kejadian serta merupakan suatu bentuk yang masih mentah dan
belum dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut melalui suatu model
untuk menghasilkan informasi.

Data Kualitatif
Menurut Sugiyono (2014), data kualitatif adalah data yang berbentuk kata, skema,
dan gambar. Data kualitatif didapatkan dari metode penelitian yang berlandaskan
filsafat.

Data Kuantitatif
Data kuantitatif merupakan data yang dinyatakan dalam bentuk angka. Data ini bisa
didapatkan dari hasil pengukuran atau observasi yang memerlukan instrumen jumlah
data yang banyak dan tidak terlalu detail terhadap hasil pengukuran tersebut.

Jenis-Jenis Data

Data Terstruktur

Data terstruktur adalah salah satu jenis data yang disusun dengan rapi dan diatur
sedemikian rupa sehingga memiliki format atau bentuk yang tetap.

Data Tidak Terstruktur

Seperti namanya, data tidak terstruktur bahwa data ini tidak memiliki struktur yang
beraturan.

Data Semi Terstruktur

Data semi terstruktur adalah data dengan bentuk yang tidak dikenal.

Data Numerik

Data numerik adalah data yang berwujud angka yang bisa didapat dari sebuah
pengukuran. Misal, ukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah kita.

Data Kategorikal
Data kategorikal merupakan data yang dapat dikelompokkan dan terbagi berdasarkan
karakteristik atau ciri khasnya masing-masing.

Tipe-Tipe Data
Integer: Integer (Int) merupakan tipe data berbentuk bilangan bulat atau numerik
yang umumnya digunakan untuk menyimpan angka tanpa komponen pecahan. Tipe data ini
mencakup semua bilangan bulat baik yang positif maupun negatif dengan range
tertentu.
Character: Karakter merupakan tipe data yang dimanfaatkan untuk menyimpan satu
huruf, angka, tanda baca, simbol, atau spasi kosong.
Boolean: Tipe data ini mewakili nilai yang benar dan salah dalam data.
Array: Tipe data ini digunakan untuk menyimpan sejumlah elemen dari urutan tertentu
dan biasanya berasal dari tipe yang sama.
String: Ini merupakan tipe data yang paling umum digunakan untuk menyimpan teks.
Selain itu, string juga dapat menyertakan angka dan simbol, tetapi ia akan selalu
diperlakukan sebagai teks.
Float: Tipe data numerik yang digunakan untuk menyimpan angka yang mungkin memiliki
komponen pecahan.

Data, Dataset, Basis Data


Dataset Basis Data
Dataset adalah kumpulan data yang diatur dalam format tertentu, seperti
spreadsheet, CSV, atau basis data.

Basis data adalah kumpulan data yang diatur dan disimpan dengan cara yang
memungkinkan akses dan pengambilan yang mudah. Ia dapat menyimpan berbagai macam
tipe data, termasuk teks, nomor, gambar, dan tipe data lainnya.

Dapat menjadi bagian dari data yang diambil dari basis data yang lebih besar. Bisa
juga, dataset diambil dari sumber lain yang mendukung formatnya.

Dapat memiliki banyak kumpulan data dan dapat digunakan untuk aplikasi yang
berbeda.

Contoh tools: Google Spreadsheet, Excel, Public Datasets, dll.

Contoh tools: BigQuery, MySQL, DB Browser SQL, dll.

Basis Data Relasional


Basis data relasional pada dasarnya adalah cara menyusun informasi dalam tabel,
baris, dan kolom atau kumpulan item data dengan hubungan yang telah ditentukan
sebelumnya.

Istilah-istilah dalam basis data relasional sebagai berikut.

Relasi
Relasi atau tabel terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris. Relasi
menggambarkan beberapa atribut atau entitas-entitas di dalamnya.
Derajat
Derajat merupakan jumlah atribut dalam sebuah relasi.
Tupel
Baris pada sebuah relasi.
Kardinalitas
Jumlah tupel dalam sebuah relasi. Tiap-tiap baris tentunya memiliki atribut yang
sejenis.

Aljabar Relasional
Relational Algebra atau aljabar relasional merupakan kumpulan operasi terhadap
relasi di mana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan
satu relasi yang baru.

Pada dasarnya, operasi Aljabar relasional terdiri dari selection, projection,


cartesian, union, set-difference, dan rename.

Adapun operasi lain yang merupakan turunan aljabar relasional yaitu set
intersection, theta join, natural-join, outer join, dan division.

Entity Relationship Diagram (ERD)


Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan salah satu teknik dalam merancang basis
data yang terdiri dari tiga hal, di antaranya entity, atribut/properti, dan relasi.

Rangkuman Database Management System (DBMS)


DBMS atau Database Management System adalah alat (software) pengelola basis data
atau lebih jelasnya DBMS merupakan perantara antara user dengan basis data program
aplikasi.

Jenis-Jenis DBMS
Hierarchical DBMS
Menyimpan data dengan hubungan seperti parents (orang tua) dan child (anak). Data
akan tersimpan secara hierarki dan parents dapat memiliki banyak cabang child.
Namun, child hanya boleh memiliki satu parents saja.
Network DBMS
Memiliki hubungan antar data yang lebih rumit, yaitu hubungan many to many. Jika
kamu ingin mengakses data ini, ada berbagai cara untuk mendapatkannya.
Relational DBMS
Model ini didasarkan pada normalisasi data dalam baris dan kolom tabel yang
merupakan model relasional, disimpan dalam struktur tetap dan dimanipulasi
menggunakan SQL. Ini adalah sistem data diatur dan dinormalisasi dalam tabel 2D
menggunakan baris dan kolom. Dalam RDBMS, setiap tabel harus memiliki kunci yang
secara unik mengidentifikasi setiap record. Sistem Basis Data Relasional ideal jika
Anda memerlukan sistem penyimpanan data yang dapat diskalakan dan fleksibel.
Object-oriented Model
Data disimpan dalam bentuk objek. Struktur yang disebut kelas yang menampilkan data
di dalamnya ini adalah salah satu komponen DBMS yang mendefinisikan basis data
sebagai kumpulan objek yang menyimpan nilai dan operasi anggota data.

Fungsi-Fungsi DBMS
Di bawah ini merupakan beberapa fungsi dari DBMS yang bermanfaat dalam implementasi
sebuah sistem.

Menjaga Integritas Data


DBMS berfungsi untuk mengurangi dan menghilangkan redudansi serta memaksimalkan
konsistensi sehingga setiap kali menampilkan data, sesuai dengan data aslinya.
Penyimpanan Data (Manajemen Penyimpanan Data)
DBMS memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan data, kecanggihannya saat ini
dapat menyimpan data dalam berbagai jenis, seperti video dan gambar. Pengguna tidak
perlu tahu cara data disimpan atau dimanipulasi. DBMS memiliki prosedur dalam
proses ini dan memastikan data yang disimpan sesuai dengan data yang dimasukkan.
Kamus Data
DBMS memiliki fungsi mengelola elemen-elemen dalam basis data dan cara elemen-
elemen tersebut dihubungkan dengan data lainnya. Ketika sistem membutuhkan data
dalam basis data, DBMS akan memberikan kemudahan melalui SQL untuk mengakses dan
mencari data tersebut. Jadi, pengguna dapat dengan mudah menangani ini.
Transformasi dan Presentasi Data
Peran DBMS sebagai transformasi dan penyajian data termasuk mengubah setiap data
yang dimasukkan dalam struktur dan format yang telah ditentukan. Dengan demikian,
DBMS dapat membedakan antara format data logis dan bentuk fisiknya.
Keamanan Data
DBMS memiliki peranan penting dalam tingkat keamanan dalam basis data. DBMS
memiliki peran terkait memberikan hak akses kepada orang yang tepat. Selain itu,
DBMS juga bertanggung jawab untuk mengelola tindakan yang dapat dilakukan pengguna
pada basis data.
Mengaktifkan Akses ke Banyak Pengguna
DBMS memungkinkan beberapa pengguna untuk berinteraksi dalam sebuah basis data. Hal
ini akan lebih efisien dan dapat menempatkan pengguna tertentu sesuai dengan peran
dan fungsinya.
Menyediakan Prosedur Pencadangan dan Pemulihan
DBMS memungkinkan basis data untuk dicadangkan dan dipulihkan sesuai dengan
kebutuhannya dengan memanfaatkan teknik dan wizard yang dimiliki oleh setiap DBMS.
Hal ini akan memudahkan pihak yang berkepentingan ketika terjadi sesuatu pada basis
data, seperti kerusakan dan bencana alam.
Menyediakan Akses Bahasa dan Pemrograman
DBMS menyediakan SQL untuk memanipulasi dan membuat skema basis data yang dikenal
sebagai DML dan DDL. Dengan bahasa ini, seorang DBA dapat dengan mudah memasukkan,
mengambil, menghapus, dan mengubah data dalam basis data dengan menggunakan
antarmuka yang disediakan.
Menyediakan Antarmuka untuk Komunikasi
DBMS menyediakan interface untuk berkomunikasi antara basis data satu dengan
lainnya. Selain itu juga dapat memudahkan komunikasi antara basis data dengan alat
lain seperti browser.
Pengelolaan Transaksi
Sebuah transaksi adalah serangkaian tindakan, dilakukan oleh user atau program
aplikasi yang mengakses atau mengubah isi database.

Peran DBMS di Industri


Di bawah ini merupakan beberapa contoh kasus peran DBMS di industri yang dapat Anda
ketahui.

Industri Keterangan
Sistem Rekam Medis

Teknologi kesehatan ini menggunakan DBMS dalam mengintegrasikan data ketika user
memindai barcode, data akan secara otomatis terintegrasi dengan data yang terdapat
di Kementerian Kesehatan dan menunjukkan status vaksin peserta.

Platform Travel

Ketika Anda memiliki tujuan untuk liburan dan membeli tiket secara online melalui
platform travel lalu memilih destinasi liburan mulai dari reservasi hotel,
reservasi transportasi udara dan darat, dan mengisi data pribadi merupakan bantuan
dari DBMS agar data Anda tidak tertukar dengan calon wisatawan yang lain.
Perusahaan Transportasi Online

Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan transportasi online dan mendapatkan


driver, muncul data terkait driver, seperti plat nomor, nama, dan jenis motor pada
perangkat Anda; begitupun sebaliknya, data seperti nama dan nomor telepon akan
muncul di perangkat driver. Nah, teknologi tersebut adalah salah satu bantuan dari
adanya DBMS.

Marketplace

Peran DBMS pada aplikasi ini adalah ketika Anda memiliki toko di marketplace,
sistem akan secara otomatis membantu Anda dalam manajemen persediaan. Contoh:
Barang tersedia sebanyak 12 ketika pembeli checkout maka persediaan akan otomatis
berkurang satu. Hal tersebut adalah salah satu cara kerja dari DBMS.

Sistem Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas)

iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital yang telah dikembangkan oleh


Perpusnas. Aplikasi tersebut menggunakan DBMS dalam pengaplikasiannya karena
tentunya aplikasi tersebut menyimpan banyak daftar buku serta identitas peminjam
seluruh Indonesia yang jumlahnya tidak sedikit. Maka dari itu, DBMS sangat
diperlukan ketika menerapkan aplikasi ini.

Rangkuman Pengenalan Structured Query Language


Berikut adalah rangkuman yang dapat Anda baca untuk mengingat kembali materi dalam
modul ini.

Data Definition Language (DDL)


Dalam penggunaan SQL, ada beberapa jenis perintah yang digunakan. Perintah tersebut
dibutuhkan dalam mengakses dan memanajemen data dalam basis data. Salah satunya
adalah Data Definition Language (DDL).

DDL merupakan sub-perintah pada SQL yang dimanfaatkan guna membangun kerangka basis
data.

Berikut adalah pernyataan (statements) yang utama dari DDL, di antaranya CREATE
TABLE, DROP TABLE, dan VIEW.

Statement Query
CREATE TABLE

CREATE TABLE nama_tabel

nama_kolom1,

nama_kolom2,

);

DROP TABLE

DROP TABLE (nama_tabel):


VIEW

CREATE VIEW (nama kolom yang akan Anda perlihatkan) AS

SELECT nama_kolom1, nama_kolom 2

FROM nama_tabel

WHERE nama_kolom;

Data Manipulation Language (DML)


Jenis perintah SQL yang lain adalah Data Manipulation Language (DML). DML merupakan
sub-perintah pada SQL yang dimanfaatkan dalam manipulasi basis data yang sudah
dibuat. Pada dasarnya, dalam DML terdapat empat perintah, yaitu SELECT, INSERT,
DELETE, dan UPDATE.

Statements Query
SELECT

SELECT * FROM

INSERT

INSERT INTO

DELETE

DELETE FROM

UPDATE

UPDATE nama_tabel

SET nama_kolom = newvalue;

Constraints
Constraint adalah batasan yang ditempatkan dalam satu atau lebih kolom tabel. Ada
beberapa jenis constraint, di antaranya primary key, foreign key, unique, dan
check. Pada kelas Belajar Dasar Structured Query Language (SQL) ini, Anda hanya
akan mempelajari primary key constraint dan unique constraint.

Statements Query
NOT NULL

Tidak terdapat nilai.

Contoh:

Kosong = NULL (tidak bernilai)

0 = NOT NULL (bernilai)

UNIQUE

Nilai berbeda satu sama lain (Tidak terdapat duplikat).


Contoh: 1A, 2B, 3C

PRIMARY KEY

Nilai unik yang dijadikan sebuah referensi serta tidak boleh sama dengan yang lain.

Contoh: Nomor Induk Kewarganegaraan, email, dll.

INDEX

CREATE INDEX nama_index

ON nama_tabel (nama_kolom);

Pengenalan Diagram
Jenis Tabel Definisi
Entity

Tabel tunggal.

Entity Relational Diagram (ERD)

Tabel yang terdiri dari tabel-tabel tunggal yang saling terhubung satu sama lain.

Rangkuman Basic Query


Berikut adalah rangkuman dari modul ini yang dapat Anda baca untuk mengingat
kembali materi secara ringkas.

Statement Query Deskripsi


INSERT

INSERT INTO nama_tabel (nama_kolom1, nama_kolom2,...)

VALUES (‘values1’,’values2’,...)

Menambahkan data pada tabel yang telah dibuat sebelumnya.

SELECT & FROM

SELECT */column(s)

FROM nama_tabel;

Untuk memilih seluruh data (*) atau sebagian data (column[s]) dari tabel yang telah
dibuat.

WHERE

WHERE nama_kolom = ‘value’/value;

Untuk membuat spesifikasi data yang akan ditampilkan dengan kondisi tertentu.

ALIAS
SELECT nama_kolom AS nama_alias

FROM nama_tabel;

SELECT nama_kolom

FROM nama_tabel AS nama_alias;

Mengubah nama kolom atau tabel secara sementara pada tampilan konsol.

UPDATE

UPDATE nama_tabel

SET nama_kolom = newvalue

WHERE nama_kolom = somevalue;

Untuk mengubah nilai (value) pada sebuah baris yang telah dibuat sebelumnya.

ORDER BY

SELECT *

FROM nama_tabel

ORDER BY nama_kolom ASC;

SELECT *

FROM nama_tabel

ORDER BY nama_kolom DESC;

ASC = Mengurutkan dari nilai terkecil menuju besar.

DESC = Mengurutkan dari nilai terbesar menuju kecil.

Berfungsi untuk mengurutkan nilai/huruf.

LIMIT

SELECT *

FROM nama_tabel

LIMIT jumlah_data_yang_dikembalikan;

Untuk membatasi jumlah baris yang akan ditampilkan pada sebuah tabel.

OFFSET

SELECT *

FROM nama_tabel

LIMIT jumlah_data_yang_dikembalikan

OFFSET jumlah_baris_yang_dikembalikan;
Untuk menentukan halaman dari record yang ditampilkan.

DELETE

DELETE

FROM nama_tabel

WHERE nama_kolom = ‘value’;

Menghapus satu hingga beberapa baris yang terdapat pada tabel.

Anda mungkin juga menyukai