100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
53 tayangan5 halaman

Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah KKKS

Program Kerja Kelompok Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Poasia bertujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah melalui berbagai kegiatan seperti pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. KKKS diharapkan dapat membantu kepala sekolah dalam menyelesaikan permasalahan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan.

Diunggah oleh

ekastaf6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (2 suara)
53 tayangan5 halaman

Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah KKKS

Program Kerja Kelompok Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Poasia bertujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah melalui berbagai kegiatan seperti pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap. KKKS diharapkan dapat membantu kepala sekolah dalam menyelesaikan permasalahan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan.

Diunggah oleh

ekastaf6
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA KKKS (K3S) KEC.

POASIA

Latar Belakang
Sekolah sebagai pendidikan formal bertujuan membentuk manusia yang berkepribadian, dalam
mengembangkan intelektual peserta didik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Kepala sekolah
sebagai pemimpin pendidikan perannya sangat penting untuk membantu guru dan muridnya. Didalam
kepemimpinnya kepala harus dapat memahami, mengatasi dan memperbaiki kekurangan-kekurangan
yang terjadi di lingkunagn sekolah.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan seorang kepala sekolah harus mampu meningkatkan kinerja
para guru atau bawahannya. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja sesorang, sebagai
pemimpin sekolah harus mampu memberikan pengaruh-pengaruh yang dapat menyebabkan guru tergerak
untuk melaksanakan tugasnya secara efektif sehingga kinerja mereka akan lebih baik. Sebagai pemimipin
yang mempunyai pengaruh, ia berusaha agar nasehat, saran dan jika perlu perintahnya di ikuti oleh guru-
guru. Dengan demikian ia dapat mengadakan perubahan-perubahan dalam cara berfikir, sikap, tingkah
laku yang dipimpinnya. Dengan kelebihan yang dimilikinya yaitu kelebihan pengetahuan dan
pengalaman, ia membantu guru-guru berkembang menjadi guru yang profesional.

Dalam melaksanakan fungsi kepemimpinannya kepala sekolah harus melakaukan pengelolaan dan
pembinaan sekolah melalui kegiatan administrasi, manajemen dan kepemimpinan yang sangat tergantung
pada kemampuannya. Sehubungan dengan itu, kepala sekolah sebagai supervisor berfungsi untuk
mengawasi, membangun, mengkoreksi dan mencari inisiatif terhadap jalannya seluruh kegiatan
pendidikan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Disamping itu kepala sekolah sebagai pemimpin
pendidikan berfungsi mewujudkan hubungan manusiawi (human relationship) yang harmonis dalam
rangka membina dan mengembangkan kerjasama antar personal, agar secara serempak bergerak kearah
pencapaian tujuan melalui kesediaan melaksanakan tugas masing-masing secara efisien dan efektif.

Oleh karena itu, segala penyelenggaraan pendidikan akan mengarah kepada usaha meningkatkan mutu
pendidikan yang sangat dipengaruhi oleh guru dalam melaksanakan tugasnya secara operasional. Untuk
itu kepala sekolah harus melakukan supervisi sekolah yang memungkinkan kegiatan operasional itu
berlangsung dengan baik.

Melihat pentingnya fungsi kepemimpinan kepala sekolah sebagai supervisor dalam pengawasan kinerja
guru Pendidikan Agama Islam, maka usaha untuk meningkatkan kinerja yang lebih tinggi bukanlah
merupakan pekerjaan yang mudah bagi kepala sekolah. Karena kegiatan berlangsung sebagai proses yang
tidak muncul dengan sendirinya. Pada kenyataannya banyak kepala sekolah yang sudah berupaya secara
maksimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satu caranya memotivasi para guru-guru akan
memilki kinerja lebih baik tapi hasilnya masih lebih jauh dari harapan.
PROGRAM
KELOMPOK KERJA KEPALA SEKOLAH (KKKS)
A. Pendahuluan
Peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Dasar telah menjadi komitmen
pemerintah yang harus diwujudkan secara nyata. Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk
mewujudkan hal tersebut adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusianya yaitu Kepala
Sekolah. Hal ini disebabkan Kepala Sekolah/pendidik merupakan faktor yang sangat penting dalam
pengelolaan pembelajaran maupun pengelolaan manajemen sekolah. Oleh sebab itu, seorang Kepala
Sekolah dalam melaksanakan tugasnya dituntut secara profesional. Namun pada kenyataannya dari segi
kualifikasi pendidikan, masih banyak Kepala Sekolah di Indonesia yang belum S1, sebagaimana
diamanatkan dalam Undang- Undang Nomor 14 tahun 2005, yaitu sebanyak 1.174.088 orang yang harus
ditingkatkan. Dalam menempuh persyaratan S 1/D IV dianjurkan tidak meninggalkan tugasnya
(mengajar).
Sekolah sebagai organisasi, didalamnya terhimpun unsur-unsur yang masingmasing baik secara
perseorangan maupun kelompok melakukan hubungan keja sama untuk mencapai tujuan. Unsur-unsur
yang dimaksud, tidak lain adalah sumber daya manusia yang terdiri dari kepala sekolah, guru-guru, staf,
peserta didik atau siswa, dan orang tua siswa. Tanpa mengenyampingkan peran dari unsur-unsur lain dari
organisasi sekolah, kepala sekolah dan guru merupakan personil intern yang sangat berperan penting
dalam menentukan keberhasilan pendidikan di sekolah.
Keberhasilan suatu sekolah pada hakikatnya terletak pada efisiensi dan efektivitas penampilan seorang
kepala sekolah. Sedangkan Sekolah sebagai lembaga pendidikan bertugas menyelenggarakan proses
pendidikan dan proses belajar mengajar dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal
ini kepala sekolah sebagai seseorang yang diberi tugas tambahan untuk memimpin sekolah, kepala
sekolah bertanggung jawab atas tercapainya tujuan sekolah. Kepala sekolah diharapkan menjadi
pemimpin dan inovator di sekolah. Oleh sebab itu, kualitas kepemimpinan kepala sekolah adalah
signifikan bagi keberhasilan sekolah.
Penampilan kepemimpinan kepala sekolah adalah prestasi atau sumbangan yang diberikan oleh
kepemimpinan seorang kepala sekolah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif yang terukur dalam
rangka membantu tercapainya tujuan sekolah. Penampilan kepemimpinan kepala sekolah ditentukan oleh
faktor kewibawaan, sifat dan keterampilan, perilaku maupun fleksibilitas pemimpin. Menurut
Wahjosumidjo, agar fungsi kepemimpinan kepala sekolah berhasil memberdayakan segala sumber daya
sekolah untuk mencapai tujuan sesuai dengan situasi, diperlukan seorang kepala sekolah yang memiliki
kemampuan profesional yaitu: kepribadian, keahlian dasar, pengalaman, pelatihan dan pengetahuan
profesional, serta kompetensi administrasi dan pengawasan.
Kemampuan profesional kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yaitu bertanggung jawab dalam
menciptakan suatu situasi belajar mengajar yang kondusif, sehingga guru-guru dapat melaksanakan
pembelajaran dengan baik dan peserta didik dapat belajar dengan tenang. Disamping itu kepala sekolah
dituntut untuk dapat bekerja sama dengan bawahannya, dalam hal ini guru.
Kepemimpinan kepala sekolah yang terlalu berorientasi pada tugas pengadaan sarana dan prasarana dan
kurang memperhatikan guru dalam melakukan tindakan, dapat menyebabkan guru sering melalaikan
tugas sebagai pengajar dan pembentuk nilai moral. Hal ini dapat menumbuhkan sikap yang negatif dari
seorang guruterhadap pekerjaannya di sekolah, sehingga pada akhirnya berimlikasi terhadap keberhasilan
prestasi siswa di sekolah.
Kepala sekolah adalah pengelola pendidikan di sekolah secara keseluruhan, dan kepala sekolah adalah
pemimpin formal pendidikan di sekolahnya. Dalam suatu lingkungan pendidikan di sekolah, kepala
sekolah bertanggung jawab penuh untuk mengelola dan memberdayakan guru-guru agar terus
meningkatkan kemampuan kerjanya. Dengan peningkatan kemampuan atas segala potensi yang
dimilikinya itu, maka dipastikan guru-guru yang juga merupakan mitra kerja kepala sekolah dalam
berbagai bidang kegiatan pendidikan dapat berupaya menampilkan sikap positif terhadap pekerjaannya
dan meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Dalam rangka meningkatkan profesionalisme Kepala Sekolah perlu adanya wadah yang mampu
menampung berbagai masalah pembelajaran, pengelolaan/manajerial sekolah yang dialami Kepala
Sekolah serta cara-cara pemecahannya. Pada Surat Keputusaan Dirjen Dikdasmen Nomor:
079/C/Kep.I/93, tanggal 7 April 1993 yang memutuskan tentang Pedoman Pelaksanaan Sistem
Pembinaan Profesional Kepala Sekolah melalui Pembentukan Gugus Sekolah di Sekolah Dasar, maka
sebagai wujud nyata dalam upaya pemberdayaan dan meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah sesuai
dengan harapan dan kebutuhan masyarakat yang berkembang secara dinamis.
Keberadaan KKKS sebagai wadah atau forum profesional Kepala Sekolah di gugus sekolah, kecamatan
maupun di tingkat kabupaten/kota memegang peranan penting dan strategis untuk meningkatkan
kompetensi Kepala Sekolah sehingga Kepala Sekolah lebih profesional.
Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut di atas, maka KKKS sebagai wadah para Kepala Sekolah
untuk meningkatkan profesionalismenya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di serta Kabupaten
Merangin pada umumnya, berupaya untuk mencanangkan berbagai program kegiatan KKKS. Program
kegiatan tersebut diimplementasikan untuk menjawab tantangan berbagai permasalahan manajerial yang
dialami oleh para Kepala Sekolah serta dalam rangka meningkatkan kompetensi para Kepala Sekolah
yang muaranya adalah peningkatan mutu pendidikan pada umumnya dan kualitas siswa pada khususnya.
B. Visi KKKS

“Terwujudnya kompetensi Kepala Sekolah yang Propesional”


C. Misi KKKS
1. Meningkatkan kompetensi profesional Kepala Sekolah yang memiliki kemampuan (ability) dalam
bentuk pengetahuan (knowledge), sikap (attitude) dan keterampilan (skill) yang sesuai dengan bidang
pekerjaannya.
2. Meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah dalam bentuk kerja sama dengan instansi terkait dan
masyarakat luas.
3. Meningkatkan kompetensi personal Kepala Sekolah yang memiliki kepribadian yang mantap dan
patut diteladani.
4. Meningkatkan Kompetensi Kepala Sekolah Yang Berjwa seni dan sportifitas yang tinggi.
D. Tujuan KKKS
1. Memperluas wawasan dan pengetahuan Kepala Sekolah dalam berbagai kompetensi khususnya
kompetensi Profesi, Akademik, Sosial dan Personal melalui kegiatan pengembangan profesionalisme
Kepala Sekolah di tingkat KKKS.
2. Memberi kesempatan seluas luasnya kepada anggota untuk berbagi pengalaman serta saling
memberikan bantuan dan umpan balik.
3. Memberdayakan dan membantu anggota kelompok kerja dalam melaksanakan tugas tugas
manajerial di sekolah.
4. Membantu Kepala Sekolah memecahkan/mendiskusikan permasalahan yang diperoleh Kepala
Sekolah dilapangan pada saat melaksanakan tugas sehari-hari.
5. Meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran yang tercermin dari peningkatan hasil
belajar peserta didik.
6. Mengembangkan kultur sekolah yang kondusif sebagai tempat proses pembelajaran yang
menyenangkan, mengasyikkan dan mencerdaskan siswa.

E. Program KKKS Jangka Panjang (2 Tahun)


1. Program Rutin
 Diskusi permasalahan pengelolaan sekolah.
 Penyusunan program tahunan sekolah, jangka panjang/menengah/pendek
 Pendampingan pelaksanaan pembelajaran di kelas
 Penyusunan soal semester
 Penyusunan soal-soal try out UASBN
 Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi ujian nasional.
 Mengadakan studi banding ke sekolah-sekolah yang berprestasi
2. Program Pengembangan
 Pelatihan penetapan perhitungan angka kredit
 Pelatihan penyusunan portofolio/pelaksanaan PLPG sertifikasi guru dan Kepala Sekolah
 Pelatihan tentang Penelitian Tindakan Sekoloah (PTS)
 Pelatihan Penulisan karya tulis ilmiah
 Seminar (Paparan hasil penelitian), dan diskusi panel.
 Penerbitan jurnal KKKS
 Penyusunan website KKKS
 Peer coaching (Pelatihan bersama Kepala Sekolah menggunakan media ICT)
 Lesson study (Kerja sama antar Kepala Sekolah untuk memecahkan masalah pembelajaran)
F. Program KKKS Jangka Pendek (1 Tahun)
1. Program Rutin
 Diskusi permasalahan pengelolaan sekolah.
 Penyusunan program tahunan sekolah, jangka panjang/menengah/pendek
 Pendampingan pelaksanaan pembelajaran di kelas
 Pembahasan soal semester
 Pembahasan soal-soal try out UASBN
 Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi ujian nasional.
 Mengadakan studi banding ke sekolah-sekolah yang berprestasi
2. Program Pengembangan
 Pelatihan penetapan perhitungan angka kredit
 Pelatihan penyusunan Perangkat Areditasi Sekolah
 Pelatihan tentang Penelitian Tindakan Sekoloah (PTS)
 Pelatihan Penulisan karya tulis ilmiah
 Seminar (Paparan hasil penelitian), dan diskusi panel.
 Penerbitan jurnal KKKS
 Penyusunan website KKKS
 Peer coaching (Pelatihan bersama Kepala Sekolah menggunakan media ICT)
 Lesson study (Kerja sama antar Kepala Sekolah untuk memecahkan masalah pembelajaran)

KELOMPOK KERJA KEPALA SEKOLAH (KKKS)


SEKOLAH DASAR
KABUPATEN MERANGIN
PERIODE 2012-2014

Ketua Sekretaris

AGUS MUHADI, [Link] NASARUDDIN, [Link]


PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN
UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PENDIDIKAN
KECAMATAN POASIA
Alamat : Jalan Mardeka kelurahan Pasar Atas Bangko Kode Pos 37312

Anda mungkin juga menyukai