BEBAN KERJA DAN KINERJA
SUMBER DAYA MANUSIA
I KOMANG BUDIASA
PENERBIT CV. PENA PERSADA
i
BEBAN KERJA DAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA
Penulis:
I Komang Budiasa
ISBN: 978-623-315-485-7
Editor:
Dr. Ni Kadek Suryani, SE, SIKom, MM
Design Cover:
Retnani Nur Briliant
Layout:
Eka Safitry
Penerbit CV. Pena Persada
Redaksi:
Jl. Gerilya No. 292 Purwokerto Selatan, Kab. Banyumas
Jawa Tengah
Email: [Link]@[Link]
Website: [Link] Phone: (0281) 7771388
Anggota IKAPI
All right reserved
Cetakan pertama: 2021
Hak Cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang
memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk apapun tanpa
izin penerbit
ii
sumber daya yang ada maka akan semakin besar tingkat
stres yang dirasakan oleh individu.
3. Stres dari sudut padangan psikodinamik
Digambarkan sebagai sebuah sistem transaksi dinamis
antara individu dengan lingkungan. Setiap rangsangan
lingkungan bukan sebagai stressor kecuali individu
tersebut menganggap sebagai ancaman melebihi kapasitas
yang dimiliki.
C. Faktor Penyebab Stres Kerja
Stres kerja muncul karena adanya stimulus, faktor
penyebab atau pendorong yang dinamakan stressor (Wibowo,
2019: 187). Griffin dan Moorhead (Susiarty et al., 2019)
menyatakan ada empat penyebab stres di tempat kerja
sebagai berikut.
1. Lingkungan Fisik
Stres ini mengacu kepada kondisi fisik dalam lingkungan
karyawan. Penyebab stres pada lingkungan fisik antara
lain cahaya, suara, suhu dan udara.
2. Individu
Stres ini bersumber dari peran yang dimainkan dan tugas-
tugas yang harus diselesaikan sehubungan dengan posisi
atau pekerjaan. Termasuk didalam sumber stres dari
sumber individu antara lain konflik peran, ambiguitas
peran, beban kerja berlebih, tidak adanya kontrol,
tanggung jawab dan kondisi kerja.
3. Kelompok
Dipengaruhi sifat hubungan antar kelompok dalam
organisasi, misalnya ketidakpercayaan terhadap rekan
kerja, hubungan yang tidak baik dengan rekan kerja,
atasan atau bawahan.
4. Organisasi
Stres ini bersumber dari keinginan-keinginan organisasi
sehubungan dengan usaha mencapai tujuan organisasi.
Stres yang bersumber dari organisasi berupa struktur
organisasi yang tidak bagus, iklim organisasi, teknologi,
masalah politik dan tidak adanya kebijakan khusus.
23