0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan3 halaman

Pengertian dan Fungsi HTTP

HTTP adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengirimkan permintaan dan menerima respons antara klien seperti browser dan server web. Protokol ini memungkinkan pertukaran berbagai jenis konten seperti teks, gambar, video, dan audio serta mengelola status kode respons untuk menunjukkan hasil permintaan. Cara kerjanya adalah klien melakukan permintaan ke server kemudian server mengirimkan respons berisi data yang diminta.

Diunggah oleh

eeeeee
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan3 halaman

Pengertian dan Fungsi HTTP

HTTP adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengirimkan permintaan dan menerima respons antara klien seperti browser dan server web. Protokol ini memungkinkan pertukaran berbagai jenis konten seperti teks, gambar, video, dan audio serta mengelola status kode respons untuk menunjukkan hasil permintaan. Cara kerjanya adalah klien melakukan permintaan ke server kemudian server mengirimkan respons berisi data yang diminta.

Diunggah oleh

eeeeee
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Hypertext Transfer Protocol atau disingkat HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang

digunakan untuk membantu proses pertukaran data dalam internet antar komputer satu dengan
lainnya.

Data tersebut bisa berupa file, gambar, maupun video. Protokol ini menggunakan hipermedia yang
dihubungkan dengan link disebut dokumen hypertext yang membentuk WWW atau World Wide Web.

HTTP adalah protokol yang menyediakan perintah dalam komunikasi antar jaringan, di mana hal ini yaitu
komputer client dengan web server. Nantinya, komputer client akan melakukan request dengan
mengakses domain URL maupun alamat IP. Kemudian request tersebut akan dikelola atau dijalankan
oleh web server sesuai kode yang dimasukkan.

Protokol HTTP didesain untuk mengelola dokumen HTML dan mengirimkannya kepada client, itulah
sebabnya protokol berikut paling banyak digunakan dibanding dengan protokol lain.

Selain itu, protokol HTTP adalah protokol yang cukup fleksibel dan hingga sekarang developer masih
terus mengembangkannya dengan menambahkan fitur-fitur baru.

Dengan begitu, HTTP dapat menjadi protokol yang paling bisa diandalkan dan paling cepat dalam proses
transmisi datanya.

ejarah protokol HTTP adalah pertama kali digunakan sekitar tahun 1990 oleh fisikawan asal Inggris
bernama Tim Berners Lee. Saat itu, protokol HTTP yang digunakan hanya bisa menjalankan transfer data
dengan mengirimkan data mentah dan tidak dapat melihat tipe dokumen tersebut, yakni versi 0.9.

Pada tahun 1996, protokol HTTP berkembang menjadi protokol HTTP versi 1.0. Kemudian tahun 1999
dikeluarkan lah HTTP versi 1.1 guna mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

HTTP adalah protokol aplikasi berbasis client server yang dalam pengembangannya dibangun atas dasar
TCP (Transmission Control Protocol).

Sebuah client HTTP atau juga dikenal dengan user agent biasanya memulai permintaan dengan
membuat hubungan ke port tertentu di server web hosting. Kemudian web server merespon dan
menyimpan sumber daya, ini disebut dengan origin server.

Di antara user agent dan origin server mungkin ada sesuatu yang menjembatani, misalnya gateway,
tunnel dan proxy. Berikutnya, sumber yang ingin diakses dengan HTTP akan diidentifikasi
menggunakan URL (Uniform Resource Locator) dengan menggunakan skema URL http: atau

Sebenarnya, fungsi HTTP adalah mengatur format dan bagaimana data ditransmisikan. Selain itu,
protokol ini juga mengatur bagaimana web server dan browser mengelola perintah masuk yang
bermacam-macam.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan
permintaan dan menerima respons antara klien (seperti web browser) dan server web. Berikut adalah
beberapa fungsi utama HTTP:

1. Mengirim Permintaan (Request): HTTP memungkinkan klien (misalnya web browser) untuk
mengirimkan permintaan ke server web. Permintaan ini biasanya berupa URL (Uniform
Resource Locator) yang menunjukkan alamat dari sumber daya yang diinginkan, seperti halaman
web, gambar, atau file lainnya.

2. Mengelola Respons (Response): Setelah menerima permintaan, server web mengirimkan


respons kembali ke klien melalui HTTP. Respons ini berisi informasi yang diminta oleh klien,
seperti halaman web, status kode, header, dan konten.

3. Menentukan Aksi: HTTP menggunakan metode atau verba untuk menentukan jenis aksi yang
ingin dilakukan pada sumber daya yang ditargetkan. Beberapa metode HTTP umum meliputi
GET, POST, PUT, DELETE, dan OPTIONS. Misalnya, metode GET digunakan untuk mengambil
sumber daya, sedangkan metode POST digunakan untuk mengirimkan data ke server.

4. Mengelola State (Stateless): HTTP dirancang sebagai protokol stateless, yang berarti setiap
permintaan dari klien dianggap independen dan tidak bergantung pada permintaan
sebelumnya. Ini berarti server web tidak menyimpan informasi tentang klien antara permintaan
yang berbeda. Untuk melacak status atau keadaan klien, teknik seperti cookies atau sesi server
sering digunakan.

5. Manipulasi Konten: HTTP mendukung berbagai jenis konten, termasuk teks, gambar, video, dan
audio. Konten ini dapat dikirimkan dalam respons HTTP menggunakan tipe konten yang tepat,
seperti teks/HTML, gambar/jpeg, atau audio/mp3. Ini memungkinkan tampilan yang kaya dan
beragam pada web.

6. Penanganan Kesalahan: HTTP menggunakan kode status untuk mengindikasikan apakah


permintaan berhasil atau gagal. Kode status ini termasuk 2xx untuk sukses, 3xx untuk
pengalihan, 4xx untuk kesalahan klien, dan 5xx untuk kesalahan server. Dengan menggunakan
kode status, klien dapat mengetahui hasil permintaannya dan mengambil tindakan yang sesuai.

HTTP adalah bagian integral dari World Wide Web dan digunakan secara luas untuk mengakses dan
berinteraksi dengan berbagai sumber daya online. Protokol ini memungkinkan pertukaran data yang
efisien antara klien dan server, memungkinkan pengiriman konten web yang cepat dan dapat diakses
oleh pengguna di seluruh dunia.

Cara kerja HTTP tidak bisa terpisahkan dengan bagaimana aplikasi web bekerja. Secara singkat, cara
kerja HTTP adalah sebagai berikut, Sob.

1. HTTP klien membuat sambungan, lalu mengirimkan permintaan dokumen kepada web server.

2. Selama HTTP server memproses permintaan klien, HTTP klien menunggu respon.

3. Selesai diproses, web server menjawab permintaan dengan kode status data, lalu barulah
menutup sambungan.

Pada intinya, cara kerja HTTP adalah klien terlebih dahulu melakukan permintaan data kepada server,
lalu server mengirimkan respon berupa file HTML ataupun data lainnya yang diminta oleh klien.

Sementara itu, HTTPS bekerja dengan menggunakan sub layer berupa SSL atau TLS, tentunya berbeda
dengan HTTP yang memiliki aplikasi layer biasa, Oleh karena itu, HTTPS sering disebut juga sebagai
kombinasi dari HTTP dan SSL/TLS.

Anda mungkin juga menyukai