0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan2 halaman

Identifikasi Call Sign di Bandara

Dokumen tersebut menjelaskan tentang penggunaan call sign identifikasi radio komunikasi internal dan eksternal bandar udara. Call sign digunakan untuk memanggil dan berkomunikasi antar unit kerja di bandar udara menggunakan tiga saluran radio yang berbeda.

Diunggah oleh

Tekops djalaluddin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
178 tayangan2 halaman

Identifikasi Call Sign di Bandara

Dokumen tersebut menjelaskan tentang penggunaan call sign identifikasi radio komunikasi internal dan eksternal bandar udara. Call sign digunakan untuk memanggil dan berkomunikasi antar unit kerja di bandar udara menggunakan tiga saluran radio yang berbeda.

Diunggah oleh

Tekops djalaluddin
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

CALL SIGN IDENTIFICATION

A. Call Sign Baru


1. Kepala Bandar Udara : “Kilo Bravo”
2. Ka Sub Bag TU dan Keuangan : “Kilo Tango”
3. Kasi Jasa : “Kilo Juliet”
4. Kasi Teknik dan Operasi : “Kilo Oscar”
5. Kasi Kemanan dan Yandar : “Kilo-Kilo”
6. Unit Elektronika Bandara : “Lima Echo”
7. Unit A2B : “Lima Mike”
8. Unit Bangunan : “Lima Bravo”
9. Kanit Avsec : “Kilo Sierra”
10. Kanit PKP-PK : “Kilo Papa”
11. Kanit Landasan : “Lima Delta 1”
12. Kanit Listrik : “Listrik 1”
13. Kanit AMC : “AMC 1”
14. Kanit Elektronika Bandara : “Lima Echo 1”
15. Kanit A2B : “Lima Mike 1”
16. Kanit Bangunan : “Lima Bravo 1”
17. SCP 1 : “Sierra Charlie 1”
18. SCP 2 : “Sierra Charlie 2”
19. POS 1 : “Sierra Charlie 3”
20. Quality Control : “Kilo Mike”
21. Faskampen : “Lima Charlie”
22. Rig Admin Kampen Yandar : “Lima Alpha”
23. Rig Admin Operation Tekops : “Oscar Tango”

B. Call Sign (berdasarkan LOCA)


1. Tower (Airnav) : “Tango Wishkey”
2. Unit PKP-PK : “Papa Kilo”
3. Unit Avsec : “Sierra Charlie”
4. Unit Landasan : “Lima Delta”
5. Unit Listrik : “Listrik”
6. Unit AMC : “AMC”

C. Penggunaan Call Sign


1. Call Sign digunakan untuk identifikasi pengguna Radio komunikasi berdasarkan poin
A dan B;
2. Call Sign pada poin A digunakan untuk koordinasi Internal Bandar Udara.

D. Pemanfaatan Channel Radio

Koordinasi Internal Bandar Udara


1. Radio Komunikasi (Fix atau Mobile) wajib stand by di Channel 2 (434.625 MHz) untuk
melakukan Koordinasi Internal Bandar Udara;
2. Untuk Koordinasi internal yang lebih rinci dapat menggunakan Channel 3 (431.675
MHz);
3. Channel 3 dapat digunakan untuk Latihan Darurat oleh PKP - PK.
Koordinasi Bandara dengan TOWER (Airnav)
1. Koordinasi dengan TOWER menggunakan Channel 1 (430.625 MHz);
2. Setelah melakukan koordinasi dengan TOWER kembali Stand by di Channel 2
(434.625 MHz);
3. Apabila koordinasi dengan TOWER dilakukan untuk masuk ke sisi udara dengan
durasi waktu yang lama, maka selalu stand by di Channel 1;
4. Tata Cara panggil dengan radio yang benar berdasarkan aturan adalah menyebut
“Call Sign” sendiri dan “Call Sign” yang dituju,
Contoh : Landasan (“Lima Delta”) memanggil Tower (“Tango Wishkey”):
Landasan : “Lima Delta”, “Tango Wishkey” ?
Tower : “Tango Wishkey”, “Lima Delta” Go Ahead…

Anda mungkin juga menyukai