DINAS KESEHATAN KOTA BENGKULU
PUSKESMAS JALAN GEDANG
[Link] Natadirja KM 7 Kelurahan Jalan Gedan
Kota Bengkulu Telp.(0736)347930
KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESKMAS JALAN GEDANG
KOTA BENGKULU
NOMOR : 121/SK/DIKLAT/VII/2022
TENTANG :
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN
PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JALAN GEDANG
KEPALA UPTD PUSKESMAS JALAN GEDANG
Menimbang :
a. Bahwa DBD (demam berdarah dengue) merupakan penyakit
endemic yang berdampak pada kesehatan masyarakat dengan
jumlah kasus yang semakin meningkat dan dapat
menimbulkan potensial KLB dengan tingkat potensi
morbiditas dan mortalitas yang tinggi, sehingga memerlukan
upaya pengendalian yang berkualitas secara
berkesinambungan.
b. Bahwa dalam rangka upaya pengendalian dimaksud, perlu
melibatkan peran serta aktif lintas sektor dan lintas program
dalam upaya penanganan yang cepat dan serta uapa
pencegahan kejadian DBD terutama dengan memberantas
jentik nyamuk penularannya sehingga penularan penyakit
DBD di wilayah kerja uptd puskesmas Jalan Gedang.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
pada huruf b, maka perlu di tingkatkan kinerja pemegang
program pengendalian DBD di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Jalan Gedang.
Mengingat :
1. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah
Penyakit Menular (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahub 1984 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3273);
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
406/MENKES/SK/III/2004 Tentang Penetapan Kejadian Luar
Biasa(KLB) Demam Berdarah Dengue di Indonesia.
MEMUTUSKAN
KESATU : Dalam lampiran keputusan ini sebagai petugas pengendalianDBD di
wilayah kerja UPTD Puskesmas Jalan Gedang dengan tugas sebagai
berikut :
a. Melaksanakan kerjasama lintas sektor dan program terkait
pengendalian vector DBD;
b. Melaksanakan kegiatan pemeriksaan jentik berkala setiap 3
(tiga) bulan sekali melibatkan Juru pemantauan Jentik dan
kepala desa dan kepala dusun;
c. Menggerakan masyarakat dalam gerakan 3M Plus di
pemungkiman, Sekolah dan tempat-tempat umum;
d. Melaksanakan kegiatan pertemuan rutin dengan lintas program
terkait dan lintas sektoral mengadakan pertemuan DBDB setiap
3 (tiga) bulan sekali sebagai bahan evaluasi.
e. Melaporkan hasil kegiatan petugas DBD kepada Kepala
Puskesmas.
KEDUA : Dalam pelaksanaan tugasnya, petugas DBD bertanggung jawab
Kepada Kepala Puskesmas.
KEEMPAT : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan
apabila dikemudian hari ternyata kekeliruan dalam keputusan ini,
akan diubah dan diperbaiki kembali sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Kota Bengkulu
Pada Tanggal : 24 November 2022
KEPALA PUSKESMAS
Drg. ZULFIKARALI
NIP: 198009052009031002
TOR (TERM OF REFERENCE)
PENANGANAN DAN PENCEGAHAN
PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
Organisasi : UPTD Puskesmas Jalan Gedang Kota
Bengkulu
Program : Penanganan dan Pencegahan Penyakit
DBD
Hasil : Mengurangi Perkembangbiakan Nyamuk
Aedes Aegypti Dewasa di Wilayah Kerja
UPTD Puskesmas Jalan Gedang.
Kegiatan : Penyemprotan/Fogging Sarang Nyamuk
Indikator Kinerja Kegiatan Output : Diketahuinyaa Angka Pravelensi Penyakit
DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas
Jalan Gedang.
Satuan Ukur dan Jenis Keluaran : Terlaksananya Kegiatan
Penyemprotan/Fogging Sarang Nyamuk
di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jalan
Gedang
Volume : 07(Tujuh) Orang Dinas Kesehatan dan 02
(Dua) Orang Puskesmas se-Kelurahan
Jalan Gedang.
1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum
- Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit
Menular (Lembaran Negara Tahun 1984 Nomor 20 Tambahan
Lembaran Negara Nomor 3272);
- Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 581/Menkes/SK/VII/1992
Tentang Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue;
b. Gambaran Umum Singkat
Situasi Penyakit DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jalan Gedang
semakin meningkat. Sejak awal bulan November jumlah penderita
DBD sudah mencapai 10 orang, benar-benar diwaspadai awal bulan
ini saja angka penderita DBD sudah cukup tinggi.
c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
- Amanat Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
Bagian Kedua (2) Pasal 158 tentang Pengendalian dan Pencegahan
Penyakit Tidak Menular.
- Upaya Peningkatan SDM Pemahaman, Pengetahuan dan
Keterampilan bagi petugas Dinas Kesehatan dan Puskesmas dalam
pengendalian dan pencegahan Penyakit Menular
- Menurunkan Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue(DBD) di
Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jalan Gedang.
2. Tujuan
a. Tujuan Umum :
Menekan penularan kasus DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas
Jalan Gedang
b. Tujuan Khusus :
Tercapaikan pencegahan penyakit DBD
Terwujudnya melaksanakan pola hidup sehat melalui promosi
kesehatan kegiatan penanganan dan pencegahan penyakit
DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jalan Gedang.
Tersusunnya rencana kegiatan panangan dan pencegahan
penyakit DBD di Wilayah Kerja yang meliputi target,
kebutuhan logistic, dan pengelolanya.
3. Hasil yang Diharapkan
Besar Harapan saya setelah melakukan pelatihan ini masyarakat bisa
menjaga kesehatan untuk menurunkan penyakit DBD.
4. Waktu dan Tempat
Kamis, 24 November 2022 – Sabtu, 26 November 2022
Di Puskesmas Jalan Gedang
5. Materi
Terlampir
6. Metode Pelaksanaan
Pelatihan Langsung
7. Media Pembelajaran
PPT dan Spanduk
JADWAL PELATIHAN
Pananganan dan Pencegahan Penyakit DBD
di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jalan Gedang
No Tanggal Jam Materi Narasumber Penanggung
Jawab
1. 24, 09.00 Pengenalan Mahasiswa Kepala
Novem wib- apa itu Promkes Puskesmas
ber selesai penyakit
2022 DBD
2. 25, 09.00 Bahyanya Mahasiswa Kepala
Novem wib- penyakit Promkes Puskesmas
ber selesai DBD
2022
3. 26, 09.00 Pemberantas Mahasiswa Kepala
Novem wib- an penyakit Promkes Puskesmas
ber selesai DBD
2022
INSTRUMEN EVALUASI PELATIHAN
A. Evaluasi Peserta (Post Test dan Pre Test)
SOAL POST TEST
Identitas Responden
Nama :
Umur :
Jenis Kelamin :
Alamat :
Pekerjaan :
Pendidikan :
Agama :
Beri tanda silang (x) pada salah satu jawaban yang anda anggap benar!
1. Penyakit DBD adalah Penyakit yang menular yang disebabkan oleh….
a. Gigitan nyamuk
b. Gigitan Ular
c. Infeksi gigitan kucing
d. Tidak mencuci tangan
Jawaban : A. Gigitan Nyamuk
2. Berikut ini gejala umum penyakit DBD, kecuali……
a. Demam
b. Munculnya bintik-bintik kemerahan
c. Mual dan muntah
d. BAB dengan kondisi tinja yang encer
Jawaban : D. BAB dengan kondisi tinja yang encer
3. Waktu yang paling efektif untuk menguras tempat penampungan air
yaitu……
a. Sebulan sekali
b. Seminggu sekali
c. Satu Tahun sekali
[Link] hari sekali
Jawaban : B. Seminggu sekali
4. Ciri-ciri nyamuk DBD adalah…..
a. Sayap nyamuk dan badannya belang-belang atau bergaris putih
b. Seluruh badan berwarna hitam pekat
c. Seluruh badan berwarna putih
d. Seluruh badan berwarna hijau
Jawaban : A. Sayap nyamuk dan badannya belang-belang atau
bergaris putih
5. DBD adalah penyakit yang……
a. Menular
b. Tidak menular
c. Terjadi tanpa penyebab yang jelas
d. Tidak diketahui
Jawaban : A. Menular
SOAL PRE TEST
Isilah pertanyaan dibawah ini dengan memberikan tanda ()
Nama :
Alamat :
Pekerjaan :
No. Hp :
NO PERTANYAAN YA TIDAK
1. Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue
yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes
aegypti
2. Tindakan Fogging atau pengasapan merupakan
salah satu tindakan pencegahan pada
Pemberantasan Sarang Nyamuk
3. Program 3M DBD singkatan dari Melihat,
Membersihkan dan Membuang.
4. Nyamuk Aedes aegypti berada di genangan air
yang kotor dan mengalir
5. Kebiasaan menggantung pakaian dapat
mengurangi tempat yang menjadi sarang
nyamuk
B. EVALUASI FASILITATOR
Nama Narasumber :
Materi Pelatihan : Cara Pencegahan penyakit DBD
NO PERTANYAAN JAWABAN
YA TIDAK
1. Menyampaikan materi sesuai dengan Tujuan
pelatihan
2. Menyajikan Materi secara urut
3. Menguasai materi pelatihan
4. Menyajikan Materi dengan jelas
5. Mengawali dan Mengakhiri materi tepat waktu
Jumlah Jawaban “YA” ………(a)
Skor yang diperoleh : a x1 ……….(b)
Nilai kinerja penyelenggaraan : b/5 x 100 ………..(c)
Sebelum nilai (apabila Nilai 56-65 Cukup; 66-80
Baik; 81-100 Sangat Baik)
Saran :
C. Evaluasi Penyelenggaraan
Judul Diklat : Pencegahan Penyakit DBD
Periode : 2022
A. PENJELASAN
1. Penilaian ini untuk mengumpulkan data yang akan
dipergunakan dalam penyempurnaan penyelenggaraan diklat
di masa yang akan datang.
2. Tulisan nominal yang Saudara berikan pada tempat yang
tepat
Keterangan :
1 = Sangat Kurang
2 = Kurang
3 = Cukup
4 = Baik
5 = Sangat Baik
B. PENILAIAN PELAKSANAAN DIKLAT
N Aspek Yang diNilai 1 2 3 4 5
O
Struktur Program
A Relevansi materi
pelatihan dengan
tujuan intruksional
kesesuaian materi
pelatihan dengan Diklat
B Tujuan diklat sesuai
dengan pandangan
C Materi yang
disampaikan sesuai
alokasi waktu
D Bahasa yang digunakan
E Intonasi
SATUAN ACARA PENYULUHAN
( Pencegahan Penyakit DBD)
Topik : Penyakit DBD
Sub pokok pembahasan : Pencegahan Penyakit DBD
Sasaran : Tenaga Kerja Puskesmas Jalan Gedang
Hari/tanggal : Kamis, 24 November 2022
Waktu : 30 Menit
Tempat : Aula Puskesmas Jalan Gedang
Penyuluh : Shela Ramadania
A. Latar belakang
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan
oleh infeksi virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes
aegypti yang ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri
belakang bola mata, mual dan manifestasi perdarahan seperti uji
tourniquet (rumple lead) positif, bintik-bintik merah di kulit (petekie),
mimisan, gusi berdarah dan lain sebagainya.
Faktor-faktor yang berperan terhadap peningkatan kasus DBD antara
lain kepadatan vektor, kepadatan penduduk yang terus meningkat sejalan
dengan pembangunan kawasan pemukiman, urbanisasi yang tidak
terkendali, meningkatnya sarana transportasi (darat, laut dan udara),
perilaku masyarakat yang kurang sadar terhadap kebersihan lingkungan,
serta perubahan iklim (climate change).
Pengendalian penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) telah diatur
dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 581/MENKES/SK/VII/1992
tentang Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah dan Keputusan
Menteri Kesehatan nomor 92 tahun 1994 tentang perubahan atas
lampiran Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 581/ MENKES/SK/1992,
dimana menitikberatkan pada upaya pencegahan dengan gerakan
pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selain penatalaksanaan penderita
DBD dengan memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dan sumber
daya, memperkuat surveilans epidemiologi dan optimalisasi
kewaspadaan dini terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD. Manajemen
pengendalian vektor secara umum diatur dalam Peraturan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia Nomor 374/MENKES/PER/III/2010 tentang
Pengendalian Vektor.
B. a) Tujuan Instruksional Umum (TIU)
Memberikan penyuluhan kepada masyarakat untuk menyampaikan
pengetahuan tentang dampak penyakit DBD.
b) Tujuan Intruksional Khusus (TIK)
1) Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai apa
dampak terhadap penyakit DBD.
2) Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai resiko
apabila terkena penyakit DBD.
3) Memberikan informasi kepada masyarakat mengenai
penyebab apa bila terkena penyakit DBD.
C. Materi penyuluhan
- Terlampir
D. Metode penyuluhan
- Ceramah
- Tanya jawab
E. Media
- PPT
- Spanduk
F. Proses pelaksanaan
No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan
1. 3 Menit Pembukaan:
Memberi salam Menyambut
Memperkenalkan diri salam dan
Menjelaskan tujuan dari mendengarkan
penyuluhan. pemateri
Melakukan kontrak waktu.
Menyampaikan materi pe-
nyuluhan yang akan diberi
kan
2. 15 Pelaksanaan :
Menit Menjelaskan tentang Mendengarkan
pengertian aktivitas dan
Menjelaskan tentang faktor memperhatikan
risiko kurang beraktivitas Mendengarkan
Menjelaskan tentang dan
penyebab kurang memperhatikan
beraktivitas Mendengarkan
dan
memperhatikan.
3. 10 Evaluasi :
Menit Menanyakan pada Menjawab &
masyarakat tentang materi menjelaskan
yang diberikan dan pertanyaan
reinforcement kepada
seorang bila dapat
menjawab & menjelaskan
kembali pertanyaan/materi
4. 2 Menit Teriminasi :
Mengucapkan terimakasih Mendengarkan
kepada orang-orang yang dan membalas
sudah hadir salam
Mengucapkan salam
Penutup
G. Evaluasi
Diharapkan setelah dilaksanakannya penyuluhan ini masyarakat mampu :
1) Memahami tentang apa saja faktor resiko terkena Penyakit DBD
2) Memahami penyebab apa bila terkena penyakit DBD.
3) Memahami pengertian terhadap penyakit DBD.
Pertanyaan :
1) Sebutkan hal apa saja yang dapat mempengaruhi apanila
terkena penyakit DBD?
2) Jelaskan apa yang dimaksud dengan Penyakit DBD?
3) Apa dampak yang ditimbulkan jika penyakit DBD tidak
ditangani?
H. Sumber Pustaka
[Link]
[Link]
penyebab-dbd/
[Link]
demam-berdarah-dengue
MATERI
A. Pengertian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk
yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. Untuk demam
berdarah ringan, maka ia akan menyebabkan demam tinggi dan gejala
seperti flu. Sementara untuk demam berdarah yang parah, ia bisa
menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-
tiba (syok) dan bahkan kematian.
B. Gejala DBD
Sakit kepala.
Nyeri otot, tulang atau sendi.
Mual dan muntah.
Sakit di belakang mata
Kelenjar bengkak.
Ruam.
C. Pencegahan Penyakit DBD
Gunakan AC atau kelambu yang dipasang diventilasi dan tempat
tidur. Selain itu, nyamuk yang membawa virus dengue paling aktif
dari fajar hingga senja, tetapi mereka juga dapat menggigit pada
malam hari.
Kenakan pakaian pelindung saat kamu pergi ke daerah yang
dipenuhi nyamuk, kenakan baju lengan panjang, celana panjang,
kaus kaki, dan sepatu.
Gunakan obat nyamuk seperti permetrin karena mereka dapat
diaplikasikan pada pakaian, sepatu, perlengkapan berkemah, dan
kelambu. Kamu juga dapat membeli pakaian yang dibuat dengan
permetrin yang sudah ada di dalamnya. Untuk kulit, gunakan
repellent yang mengandung setidaknya 10 persen konsentrasi
DEET.
D. Pengobatan Penyakit DBD
Berkurangnya buang air kecil.
Sedikit atau tidak ada air mata.
Mulut atau bibir kering.
Kelesuan atau kebingungan.
Ekstremitas dingin atau lembap;