Evaluasi Keterampilan Bola Voli Pambers VC
Evaluasi Keterampilan Bola Voli Pambers VC
KLUB PAMBERS VC
Skripsi
oleh
RIZQULLAH
NPM 1906104020034
Skripsi
Oleh
Nama : Rizqullah
NPM : 1906104020034
Program Studi: Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
disetujui,
diketahui,
Dekan,
Skripsi yang berjudul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers
VC”. Oleh Rizqullah, NPM: 1906104020034 telah dipertahankan di depan tim penguji
pada tanggal 07 November 2023 dan telah direvisi sesuai dengan saran-saran dari tim
penguji.
Tim Penguji:
Mengetahui,
Koordinator Program Studi Penjaskesrek
Nama : Rizqullah
NPM : 1906104020034
Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli
Pada Klub Pambers VC” ini benar karya saya sendiri, bukan jiplakan atau plagiat karya
orang lain. Jika suatu ketika terbukti bahwa skripsi ini adalah plagiat atau jiplakan,
saya bersedia menanggung segala resikonya.
Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari
siapapun.
Rizqullah
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadhirat Allah SWT, karena dengan
kudrat dan iradah-Nya penulis telah dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini.
Shalawat dan salam penulis sanjungkan kepangkuan Nabi Besar Muhammad SAW,
yang telah menggubah peradaban manusia dari masa jahiliyah ke arah Islamiah.
Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers VC”. Maksud dan tujuan dari
penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi syarat-syarat guna mencapai gelar
Sarjana Pendidikan dan Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Dalam
proses penulisan skripsi ini penulis tidak terlepas dari bimbingan dan bantuan dari
berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih banyakdan
1. Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU., selaku Bapak Rektor Rektor Universitas Syiah Kuala.
2. Bapak Dr. Drs. Syamsulrizal, [Link]., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu
3. Dr. Drs. Sukardi Putra, [Link]., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, yang telah
Syiah Kuala.
i
5. Drs. Alfian Rinakdy, [Link]., sebagai pembimbing I yang telah membimbing,
skripsi ini.
7. Bapak dan ibu Dosen beserta staf yang telah membantu, membimbing dan
8. Seluruh karyawan dan karyawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang
lancarnya penelitian.
Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, yang telah
memberikan motivasi dan bantuan lainnya semasa penulis kuliah maupun dalam
Selanjutnya ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Alm Ayahanda dan
Ibunda tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tidak terbatas, yang selalu
mendoakan penulis dengan tulus dan sangat ikhlas tiada henti-hentinya. Beserta
kepada seluruh anggota keluargaku yang telah memberi semangat dan motivasi dan
juga dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, semoga Allah SWT
Penulis skripsi ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari segi teknik
ii
segala kemampuan yang ada. Karena itu, masukan dan saran dari berbagai pihak yang
datang, dan semoga kita selalu mendapat ridha dari Allah SWT. Amin...
Rizqullah
iii
ABSTRAK
Rizqullah (2019). Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers VC.
Teknik dasar bola voli meliputi: service, passing, smash, dan block. Seluruh
teknik dasar dalam permainan bola voli tersebut tentunya akan sangat berpengaruh dan
berperan penting untuk mencapai hasil yang optimal. Teknik keterampilan dalam
permainan bola voli ini adalah cara melakukan dan melaksanakan permainan mencapai
tujuan baik secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengevaluasi
keterampilan bermain bola voli pada Klub Pambers VC. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Teknik penarikan sampel menggunakan
total sampling berjumlah 12 orang atlet. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini
adalah: (1) passing bawah, (2) passing atas, dan (3) servis bawah, (4) servis atas, dan
(5) Smash. Hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Passing bawah
dengan nilai rata-rata 39 berada pada kategori baik dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 58.33%, (2) Passing atas dengan nilai rata-rata 48,66 berada pada kategori
sangat baik dengan jumlah nilai persentase berjumlah 75%, (3) Servis bawah dengan
nilai rata-rata 27,5 berada pada kategori istimewa dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 100%, (4) Servis atas dengan nilai rata-rata 27,16 berada pada kategori
istimewa dengan jumlah nilai persentase berjumlah 66.66%, dan (5) Smash dengan
nilai rata-rata 22 berada pada kategori sangat baik dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 58.33%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilam bermain bola voli pada
Klub Pambers VC berada pada kategori Istimewa.
iv
DAFTAR ISI
v
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
3.1 Keadaan Populasi Penelitian atlet Bola Voli Klub Pambers VC ................... 20
3.2 Nilai Butir-butir Tes Keterampilan Bola Voli. .............................................. 28
3.3 Norma Tes Keterampilan Bola Voli. ............................................................. 28
4.1 Rekapitulasi Data Mentah Keterampilan Bermain Bola Voli pada Klub
Pambers VC ................................................................................................... 30
4.2 Hasil tes passing bawah ................................................................................ 31
4.3 Hasil tes passing atas ..................................................................................... 31
4.4 Hasil tes servis bawah ................................................................................... 32
4.5 Hasil tes servis Atas....................................................................................... 32
4.6 Hasil tes smash............................................................................................... 33
4.7 Persentase passing bawah ............................................................................... 33
4.8 Persentase passing atas ................................................................................... 34
4.9 Persentase servis bawah .................................................................................. 35
4.10 Persentase servis atas .................................................................................... 36
4.12 Persentase smash ........................................................................................... 37
DAFTAR GAMBAR
vi
Gambar Halaman
DAFTAR LAMPIRAN
vii
Lampiran Halaman
viii
BAB I
PENDAHULUAN
seseorang, baik itu pada segi jasmani dan rohani. Olahraga prestasi adalah olahraga
pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem
pembinaan olahraga yang baik dalam setiap cabang olahraga, maka dapat diperoleh
dengan olahraga yang dibina dengan sistematis melalui pendidikan formal maupun
non formal, salah satu cabang olahraga tersebut adalah bola voli.
kerja dari berbagai sistem yang terkait dengan fisik akan lebih berat. Komponen-
komponen kondisi fisik yang perlu dipersiapkan seorang atlet bola voli adalah daya
tahan (endurance) daya tahan ini diperlukan untuk memberikan keterampilan dalam
melakukan aktivitas yang relatif lama tanpa merasa lelah yang berlebihan. Pada
olahraga bola voli daya tahan ini diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh
1
2
secara fisik agar mampu melaksanakan permainan bola voli yang tidak dibatasi oleh
waktu, Kekuatan (strenght) Kekuatan ini komponen fisik yang sangat diperlukan
untuk kita bekerja (beraktivitas) ataupun berolahraga baik itu dalam waktu yang lama
atau dalam waktu yang singkat, dan juga dengan kekuatan otot ini kita dapat
melakukan serangkaian gerakan dalam menghadapi beban yang sedikit maupun yang
berat.
Semakin otot kuat maka semakin ringan juga dalam mengatasi tahanan atau
beban yang dihadapi saya melakukan lompatan ketika hendak melakukan smash. Pada
olahraga bola voli kekuatan otot ini diperlukan untuk mengatasi beban yang terdapat
pada saat bermain olahraga bola voli, dan aplikasinya lebih kepada daya dukung untuk
seseorang untuk melakukan gerakan yang seluas-luasnya dalam ruang gerak sendi, dan
juga memiliki otot-otot yang elastis. Pentingnya kelentukan itu sendiri untuk
mencegah dari cederanya otot-otot dan pada bagian persendian. Dalam olahraga bola
gerakan, karena pergerakan dalam bola voli ini begitu kompleks sehingga diperlukan
keterampilan otot-otot dan persendian yang fleksibel yang nantinya gerakan tersebut
bisa dilakukan lebih efesien. Dan sebagai daya dukung untuk kondisi fisik kecepatan
dan kelincahan, kecepatan (speed) dalam bola voli seorang spiker yang diberi umpan
oleh tosser harus sesegera mungkin menyambut bola yang diumpan kearahnya untuk
menghasilkan pukulan yang baik dan keras sehingga menembus pertahanan lawan.
Pada olahraga bola voli kecepatan ini diperlukan untuk melakukan gerakan-gerakan
yang memerlukan kecepatan, misalnya kecepatan dalam reaksi, dan aplikasinya lebih
kepada daya dukung untuk kondisi fisik power. Daya ledak otot (power) Keterampilan
3
daya ledak otot atau yang sering kita sebut power, ini sangat dipengaruhi oleh dua
unsur komponen fisik lainnya yaitu kekutan otot dan kecepatan. Kedua komponen fisik
ini tidak dapat dipisahkan karena pada prinsip kerjanya kedua komponen fisik ini
bekerja bersamaan untuk menghasilkan keterampilan daya ledak otot (power), dan
dasar dari pembentukan power ini adalah kekuatan, maka sebelum melatih kondisi
yang kuat dan cepat seperti gerakan meloncat pada saat melakukan smash, spike, dan
perubahan arah dengan cepat dan tanpa kehilangan keseimbangan. Pada olahraga bola
serangan dari lawan, sehingga atlet perlu mengejar bola tersebut dengan melakukan
perubahan arah. Ataupun dalam variasi serangan individu seperti serangan dengan
langkah bentuk L atau serangan dengan langkah melingkar yang menuntut pemain
untuk dapat melakukan gerakan dengan merubah arah gerakan. Stamina derajat yang
lebih tinggi dari daya tahan (endurance). Otomatis keterampilan aerobiknya lebih
tinggi dari pada keterampilan aerobik pada daya tahan bahkan dirubah menjadi
keterampilan anaerobik.
ditingkatakan menjadi lebih tinggi. Keterampilan daya tahan yang lebih tinggi ini
dapat dilatih dengan meningkatkan dari keterampilan kerja aerobik menjadi kerja
serta tidak lupa juga meningkatkan kekuatan otot-otot yang mendukung kerja tersebut.
Permainan bola voli memiliki gerak spesifik atau teknik dasar mencakup
servis, passing, smash, dan block. Gerak spesifik tersebut wajib dikuasai oleh pemain,
karena sebagai dasar sebelum memainkan olahraga bola voli. Selain keterampilan
gerak spesifik, terdapat juga beberapa variasi keterampilan gerak pada olahraga bola
voli. Variasi keterampilan gerak dalam permainan bola voli mencakup, servis atas dan
permainan yang komplek yang tidak mudah untuk dilakukan oleh setiap orang.
dapat bermain bola voli secara efektif. Teknik-teknik tersebut meliputi: service,
passing, smash, dan sebagainya. Penggunaan teknik dasar secara sempurna dapat
dicapai dengan berlatih secara teratur dengan menggunakan bentuk latihan yang baik
dan benar. Agar kecakapan bermain bola voli dapat ditingkatkan maka teknik ini erat
sekali hubungannya dengan kemampuan gerak, kondisi fisik, taktik, dan mental.
Teknik dasar bola voli harus betul-betul dipelajari terlebih duhulu guna dapat
permainan bola voli merupakan salah satu unsur yang turut menentukan menang atau
kalahnya suatu regu di dalam suatu pertandingan di samping unsur-unsur kondisi fisik,
mencapai suatu tujuan dengan efektif dan efisien (Amung Ma’mun dan Yudha,
(2000:57). Tingkat keterampilan dasar harus dimiliki oleh seseorang untuk melakukan
5
kegiatan olahraga apapun khususnya dalam olahraga bola voli. Seseorang dapat
bermain bola voli dengan baik dituntut untuk mempunyai kemampuan atau
keterampilan dalam bermain bola voli, khususnya keterampilan dasar dalam bermain
bola voli. Tingkat keterampilan dasar bermain bola voli merupakan dasar yang harus
dimilki oleh seseorang untuk dapat bermain bola voli dengan baik. Hal ini dikarenakan
teknik dasar bermain bola voli merupakan faktor yang sangat penting, penguasaan
teknik dasar merupakan salah satu unsur yang ikut menentukan menang atau kalahnya
suatu regu dalam pertandingan disamping unsur fisik, mental dan taktik. Semakin baik
Program latihan yang diberikan oleh pelatih yaitu dengan memberikan latihan
fisik dan teknik dalam bermain bola voli yang diharapkan agar atlet dapat
meningkatkan kebugaran jasmani dan teknik dalam bermain. Hampir semua cabang
olahraga memerlukan sarana prasarana yang cukup memadai agar dapat berjalan
dengan optimal dan mendapatkan prestasi yang baik. Sarana dan prasarana yang
dimiliki oleh Klub Pambers VC sudah sangat memadai. Namun sampai saat ini
Pembina kegiatan tersebut belum pernah melakukan tes tentang tingkat keterampilan
dasar permainan bola voli. Untuk dapat menigkatkan prestasi Klub Pambers VC adalah
dengan cara meningkatkan kembali ketarampilan dasar bermain bola voli pada saat
latihan, para atlet putra harus latihan secara konsisten supaya keterampilan dalam
bermain bola voli terus menerus diperbaiki setiap harinya sehingga dapat berkembang
dan meningkat setiap harinya, maka dari itu peneliti tertarik untuk mengambil judul
yang perlu diteliti sebagai berikut: “Bagaimanakah keterampilan bermain bola voli
untuk melakukan penelitian, adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu: “Untuk
Penelitian ini memiliki manfaat yang sangat penting di dalam olahraga bola
voli. Hasil penelitian ini diharapkan dapat manfaat bagi pihak-pihak yang terkait.
1. Bagi pelatih Klub Pambers VC hasil penelitian ini akan memberikan gambaran
sumbangan ilmu dari keterampilan bermain bola voli Klub Pambers VC.
3. Bagi atlet itu sendiri berguna untuk mengetahui perkembangannya dan menjadi
1.5.1 Keterampilan
7
secara mudah dan cermat (Widiastuti, 2010:49). Sedangkan menurut Hari Amirullah
(2003:17) istilah terampil juga diartikan sebagai suatu perbuatan atau tugas, dan
permainan yang kompleks yang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang. Oleh karena
itu permainan bola voli dibutuhkan koordinasi gerak yang benar-benar bisa dapat
diandalkan untuk melakukan semua gerakan yang ada dalam permainan bola voli.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
pada sifat dimana keterampilan itu dilaksanakan. Banyak kegiatan dianggap sebagai
suatu keterampilan, terdiri dari beberapa keterampilan dan derajat penguasaan yang
karena kebiasaan yang sudah diterima umum untuk menyatakan bahwa satu atau
beberapa pola gerak atau perilaku yang diperluas bisa disebut keterampilan, misalnya
menulis, memainkan gitar atau piano, menyetel mesin, berjalan, berlari, melompat dan
sebagainya. Jika ini yang digunakan, maka kata “keterampilan” yang dimaksud adalah
untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat (Sri Widiastuti, 2010: 49).
Sedangkan menurut Hari Amirullah (2003:17) istilah terampil juga diartikan sebagai
suatu perbuatan atau tugas, dan sebagai indikator dari suatu tingkat kemahiran.
Menurut Singer dikutip oleh Amung (2000: 61), keterampilan adalah derajat
keberhasilan yang konsisten dalam mencapai suatu tujuan dengan efektif. Menurut
genetik dan lingkungan dapat dibagi dua yaitu: (a) keterampilan phylogenetic, adalah
keterampilan yang dibawa sejak lahir, yang dapat berkembang seiring dengan
8
9
keterampilan yang dihasilkan dari latihan dan pengalaman sebagai hasil dari pengaruh
lingkungan.
mencapai suatu tingkat keterampilan yang baik, perlu memperhatikan hal sebagai
berikut: Pertama, faktor individu/pribadi yaitu kemauan serta keseriusan dari individu
itu sendiri berupa motivasi yang besar untuk menguasai keterampilan yang diajarkan.
Kedua, faktor proses belajar mengajar menunjuk kepada bagaimana kondisi belajar
dapat disesuaikan dengan potensi individu, dan lingkungan sangat berperan dalm
penguasaan keterampilan. Ketiga, faktor situasional menunjuk pada metode dan teknik
adalah olah raga yang di mainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan dengan
dipisahkan oleh sebuah net”. Tujuan dari permainan adalah melewatkan bola di atas
net agar dapat jatuh menyentuh lantai lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga kali
pantulan untuk mengembalikan bola. Bola voli adalah olahraga permainan yang terdiri
dari dua grup. Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim
sebanyak enam orang. Selain dapat dimainkan secara beregu, terdapat juga variasi
permainan bola voli yang dapat dimainkan secara berpasangan ataupun satu lawan
satu.
Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan
kelincahan pemain serta kerjasama tim yang baik. Setiap pemain akan bergerak
dan kelincahan pemain sangat dibutuhkan agar dapat membentuk tim bola voli yang
tangguh.
Service adalah teknik dasar bermain bola voli yang pertama kali harus
dipelajari untuk seorang pemula dalam permainan bola voli. service adalah pukulan
bola voli yang dilakukan melewati net ke area yang kosong di daerah tim lawan, atau
mengarah ke pemain lawan yang terlihat lemah, sehingga tidak bisa diolah oleh
Service dilakukan setelah bola voli jatuh ke tanah, sehingga salah satu tim
mendapatkan poin. Dan yang melakukan service adalah pemain dari tim yang berhasil
mendapatkan poin. Dalam melakukannya, teknik service ini terbagi lagi menjadi
a) Service bawah
Servis bawah merupakan teknik servis yang dasar pada permainan bola voli.
cara melakukan servis bawah adalah dengan berdiri di belakang garis belakang
lapangan, bola dipegang dengan tangan kiri lalu lempar ke atas secara perlahan jangan
terlalu tinggi melemparnya. Saat bola pada ketinggian pinggang, disaat itulah kita
harus memukulnya. dan pertimbangkan power saat memukul bola tersebut agar bola
b) Hook Service
Permainan bola voli , jenis servis hook atau overhand round-house service ini
tidak jauh berbeda dengan teknik servis mengapung namun dalam teknik servis ini,
posisi badan berdiri menyampingi net dan kedua kaki dalam posisi sejajar. setelah
melakukan posisi persiapan, tangan kanan yang akan memukul bola dalam keadaan
kiri kemudian ayunkan lengan kanan dengan gerakan melingkar ke arah bola sambil
c) Floating Service
Servis mengapung atau dalam istilah bola voli disebut floating overhand
service adalah salah satu dari jenis teknik servis dalam permainan bola voli. Servis
mengapung ini disebut juga teknik servis atas pada bola voli dimana jalanya bola dari
hasil pukulan servis ini tidak mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau
mengambang). Untuk melakukan teknik servis atas ini adalah dengan berdiri di daerah
servis menghadap ke lapangan lalu posisi kaki, kaki kiri di depan dan kaki kanan di
belakang. Kemudian lambungkan ke atas lebih tinggi dari kepala, lalu tangan kanan
Passing merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seorang pemain untuk
memberikan bola voli kepada teman satu timnya dengan menggunakan teknik tertentu
untuk merancang strategi dalam melakukan penyerangan. Secara umum terdapat dua
jenis teknik passing yang dikenal. Kedua jenis teknik tesebut dapat dilihat dibawah
ini.
a) passing Bawah
2. Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan sehingga kedua ibu jari sejajar.
3. Ayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas sampai setinggi bahu.
6. Ketika melakukan passing bawah ke arah depan, lengan diayunkan tidak lebih dari
b) passing atas
1. Berdiri dengan sikap tubuh siap dengan meregangkan kedua kaki sampai selebar
bahu.
2. Tekuk sedikit kedua lutut sehingga badan merendah dan dibungkukkan ke depan.
5. Tangan diangkat dan lengan sedikit ditekuk, serta buka lebar jari-jari tangan dengan
6. Ketika bola sudah sampai ke atas badan, dengan menekuk bagian siku atau
pergelangan tangan, dan posisi tangan sedikit berada di atas dahi, lakukan
7. Ketika bola menyentuh jari-jari, tegangkan jari supaya bola bisa memantul dengan
8. Dalam mendorong bola, jari yang paling dominan untuk digunakan adalah ibu jari,
9. Akhiri gerakan mendorong dengan sedikit mengangkat tumit dari tanah / lantai,
menaikkan pinggul dan lutut, meluruskan kedua lengan, dan pandangan mengikuti
Smash adalah suatu tindakan memukul bola dengan keras menggunakan teknik
tertentu agar bola bisa memasuki lapangan lawan main dengan harapan tidak bisa
dibendung oleh regu lain sebagai lawan dalam permainan, sehingga bisa meraih nilai.
Menurut Ahmadi, (2007:31) smash adalah pukulan bola yang keras dari atas ke bawah
dan menukik ke dalam lapangan lawan. Smash atau pukulan keras disebut juga spike
memperoleh nilai oleh suatu tim. Dalam permainan bola voli, teknik ini merupakan
pukulan ketiga. Urutan dalam menerima bola adalah bola pertama biasa dilakukan
dengan menggunakan passing bawah, lalu bola kedua dengan passing atas, dan yang
seorang pemain penyerang atau spiker, idealnya memiliki postur tubuh dan
lompatan yang tinggi. Hal ini karena saat melakukan teknik smash, pemain harus
melakukan lompatan dan memukul bola dengan kuat ketika berada di puncak
ketinggian. Smash atau spike ini, dalam melakukannya harus dapat menghasilkan
serangan yang sangat keras dan menukik agar sulit dan bahkan tidak bisa diterima oleh
pemain lawan. Cara melakukan teknik smash ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu
awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Lebih jelasnya, berikut ini rinciannya:
1. Awalan
sebagai berikut: Langkah awalan normal berjarak 2,5 sampai 4 meter dari net, tubuh
rileks dan condong ke depan, dan berat tubuh diseimbangkan pada kedua kaki saat
persiapan awalan.
2. Tolakan
sebagai berikut: Jari kaki dan tumit menghentak tanah atau lantai, kedua lengan
diayunkan ke depan, telapak kaki, pinggul, dan badan digerakkan dengan serasi secara
3. Pukulan bola
16
Langkah-langkah memukul bola dalam teknik smash bola voli adalah sebagai
berikut: Jarak bola di depan atas jangkauan lengan pemukul, lecutkan lengan dengan
cepat, pukul bola secepat dan setinggi mungkin, perkenaan bola dengan telapak tangan
tepat di tengah bagian atas bola, setelah berhasil memukul bola, lengan
melakukan gerakan lanjutan ke arah garis tengah badan, pukulan yang benar akan
4. Sikap mendarat
adalah sebagai berikut: Setelah berhasil memukul bola, kembalikan tubuh ke posisi
semula dengan sikap sempurna, tubuh tetap dalam keadaan rileks dan siap untuk
serangan berikutnya, mendarat dengan kedua kaki mengeper, dan mendarat dengan
Teknik block dalam permainan bola voli digunakan untuk menahan atau
mencegah serangan yang dilancarkan oleh pemain lawan. Pertahanan dapat dilakukan
dengan menggunakan kedua tangan dan diiringi dengan lompatan yang tinggi,
kemudian menahan bola supaya tidak masuk ke dalam daerah tim sendiri.
17
Teknik ini sangat diperlukan oleh tim. Karena itulah setiap pemain
sebagai berikut:
1. Berdiri dengan posisi kaki yang sejajar dengan kedua tangan berada di depan
2. Kemudian lakukan lompatan mengikuti arah bola yang akan dipukul oleh
jaring-jaring yang membagi lapangan menjadi dua bagian. Permainan tersebut terus-
tersebut dimulai dari alat yang digunakan dalam permainan, contohnya bola dan jaring.
Morgan pun mulai memesan bola khusus untuk permainan voli kepada perusahaan
18
yang memproduksi alat-alat olahraga. Bola itulah yang selanjutnya dikenal sebagai
bola voli.
Rekan Morgan, Dr. Halsted Springfield menyarankan agar Morgan mengganti nama
‘minnonete’ menjadi ‘volleyball’. Pamor permainan bola voli pun semakin menanjak
setelah itu. Lembaga pendidikan YMCA, tempat Morgan bekerja, juga mulai
mengadakan kompetisi bola voli. Kejuaraan bola voli nasional yang pertama pun
Tahun 1929, organisasi nasional yang menaungi permainan bola voli pun
didirikan dan diketuai oleh George J. Fisher. Permainan bola voli pun mulai dikenal
di berbagai negara seperti Uni Soviet, Rumania, Jepang, dan Pakistan. Pada tahun
1961, organisasi bola voli di Pakistan menyelenggarakan kompetisi bola voli yang
diberi nama Morgan Cup Tournament. Kompetisi tersebut dibuat sebagai bentuk
Permainan bola voli mulai dikenal di Indonesia pada 1928. Bola voli
dikenalkan kepada rakyat Indonesia melalui serdadu Hindia Belanda. Kemudian, pada
22 Januari 1955 lahirlah organisasi yang menaungi olahraga voli bernama Persatuan
METODE PENELITIAN
data yang dikumpulkan berdasarkan informasi dan keterangan yang diberikan oleh
responden, Sehingga data yang diperoleh akan dianalisa oleh peneliti berdasarkan
satuan angka. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan
filsafat positivisme untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dan pengambilan
Populasi merupakan keseluruhan objek yang akan diteliti, hal ini sesuai dengan
generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik
tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik
keseluruhan dari atlet Bola Voli Klub Pambers VC. Untuk lebih jelas keadaan populasi
19
20
Sampel merupakan bagian terkecil dari populasi atau yang mewakili populasi.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Total Sampling.
Total Sampling merupakan teknik penentuan sampel dengan mengambil dari semua
jumlah keseluruhan populasi yang akan menjadi sampel penelitian. Adapun yang akan
menjadi sampel penelitian ini adalah seluruh dari atlet Bola Voli Klub Pambers VC
Tabel 3.1 Populasi Penelitian atlet Bola Voli Klub Pambers VC.
No Nama Umur
1 Muhammad Zulfikri 22
2 Tirta Ariga Handika 22
3 Reza Dermawan 21
4 Novri Armanto 20
5 Munandar 21
6 Aslam Bari 21
7 Maulid 23
8 Jawali Saputra 20
9 Sudarmi 22
10 Kanda Pramudya Pradana 23
11 Primas Armanda 20
12 Muhammad Ansar 20
yang digunakan mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati”. Secara
spesifik semua fenomena ini disebut variabel penelitian. Instrumen ini dipergunakan
sebagai alat untuk mengukur dan mengumpulkan data mengenai suatu variabel.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes keterampilan
memperoleh data dalam suatu penelitian. Tata cara tersebut terdiri dari petunjuk
pelaksanaan pengukuran yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini.
Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada passing bawah
1. Peralatan
Tiang berukuran 2,30 m, bola voli, stopwatch, lapangan dengan bentuk segi empat
sama sisi dengan ukuran 4,5 m x 4,5 m, dan bangku/box yang bias diatur tinggi
2. Petugas Tes
Petugas tes terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a.
Petugas tes I: Berdiri bebas di dekat area tes, menghitung waktu selama 60 detik,
memberi aba-aba dan mengamati kaki peserta tes jika keluar area. [Link] tes II:
3. Pelaksanaan Penelitian
b. Untuk memulai tes, bola dilambungkan sendiri oleh peserta tes, setelah
minimal 2,30 m.
22
d. Bila peserta tes gagal melakukan passing bawah dan bola keluar area, maka
peserta tes segera mengambil bola tersebut dan melanjutkan passing bawah
kembali.
e. Bila kedua kaki peserta tes berada di luar area, maka petugas tes I
memerintahkan agar peserta tes segera kembali ke area, dan bola yang terpantul
4. Pencatat Nilai
Passing bawah yang dianggap benar dan dihitung adalah bila bola mencapai
Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada passing atas
1. Peralatan
Tiang berukuran 2,30 m, bola voli, stopwatch, lapangan dengan bentuk segi
empat sama sisi dengan ukuran 4,5 m x 4,5 m, dan bangku/box yang bias diatur
tinggi rendahnya agar petugas tes yang berdiri diatasnya, pandangannya segaris
2. Petugas Tes
Petugas tes terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a.
Petugas tes I: Berdiri bebas di dekat area tes, menghitung waktu selama 60 detik,
memberi aba-aba dan mengamati kaki peserta tes jika keluar area. b. Petugas tes
II: Berdiri diatas bangku/box dan menghitung passing bawah yang benar.
3. Pelaksanaan Penelitian
b. Untuk memulai tes, bola dilambungkan sendiri oleh peserta tes, setelah
d. Bila peserta tes gagal melakukan passing bawah dan bola keluar area, maka
peserta tes segera mengambil bola tersebut dan melanjutkan passing atas
kembali.
e. Bila kedua kaki peserta tes berada di luar area, maka petugas tes I
memerintahkan agar peserta tes segera kembali ke area, dan bolayang terpantul
4. Pencatat Nilai
Passing atas yang dianggap benar dan dihitung adalah bila bola mencapai
Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada servis bawah
a. Peralatan
a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-
c. Bola voli.
b. Petugas Tes
terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes I:
1. Berdiri bebas di dekat area peserta tes. 2. Mengawasi pelaksanaan tes. Petugas
tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan mencatat hasil
tes.
c. Pelaksanaan penelitian
a. Peserta tes berdiri di daerah servis dan melakukan servis bawah sebanyak 6
kali.
tertinggi.
25
d. Besarnya nilai sesuai dengan jatuhnya bola pada sasaran angka 1, 2, 3, 4 dan
5.
e. Bila bola yang jatuh digaris batas akan diberikan nilai pada sasaran yang
lebih tinggi, misalnya antara angka 2 dan 3, maka dihitung dengan nilai 3.
Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada servis atas
1. Peralatan
a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-
c. Bola voli.
2. Petugas Tes
terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes
Petugas tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan
3. Pelaksanaan penelitian
a. Peserta tes berdiri di daerah servis dan melakukan servis atas sebanyak 6 kali.
b. Peserta dianjurkan untuk mengarahkan bola pada area sasaran nilai tertinggi.
4. Pencatat hasil
b. Besarnya nilai sesuai dengan jatuhnya bola pada sasaran angka 1, 2, 3, 4 dan
5.
c. Bila bola yang jatuh digaris batas akan diberikan nilai pada sasaran yang lebih
Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada smash
1. Peralatan
a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-
c. Bola voli.
2. Petugas Tes:
27
terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes
Petugas tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan
3. Pelaksanaan penelitian
a. Peserta tes berdiri di garis serang, pengumpan berdiri di tengah dekat net dan
b. Pada saat bersamaan peserta tes melakukan smash sambil melompat dan
e. Peserta dianjurkan untuk mengarahkan bola pada area sasaran nilai tertinggi.
4. Pencatat hasil
Hasil yang dicatat berdasarkan jatuhnya bola pada setiap sasaran dengan benar
sebanyak 6 kali.
40 – 46 4
27 – 39 3
17 – 26 2
< 16 1
2 Passing Atas >56 5
43 -55 4
31 – 42 3
20 – 30 2
< 19 1
3 Servis Bawah > 25 5
21 – 24 4
15- 20 3
10 – 14 2
<9 1
4 Servis Atas > 27 5
21 -26 4
15 – 20 3
8 – 14 2
<7 1
5 Smash > 22 5
18 – 21 4
12 – 17 3
8 – 11 2
<7 1
Sumber: Tes Keterampilan Bola Voli, (Depdiknas: 1999:220).
yang sesuai dengan data yang diperoleh. Rumus yang digunakan dalam penelitian
rumus yang disebut dengan mean. Maka peneliti menggunakan rumus yang
X=
X
n
Keterangan:
f
P= 100%
n
Keterangan:
P = Persentase
F = Frekuensi
N = Jumlah
100 % = Bilangan Tetap
Dengan demikian, pengolahan data dilakukan dengan cara statistik sederhana
dengan mencari frekuensi dan persentase dari setiap jawaban yang diberikan
Data penelitian yang diperoleh dari hasil tes yang dilakukan pada atlet bola
voli Klub Pambers VC yaitu berupa data kuantitatif. Menurut Sugiyono (2018;13)
statistik sebagai alat uji penghitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti
Tabel 4.1 Rekapitulasi Data Mentah Keterampilan Bermain Bola Voli pada Klub
Pambers VC.
Hasil Hasil Hasil Hasil
Hasil
Tes Tes Tes Tes
No Nama Tes
Passing Passing Servis Servis
Smash
Bawah Atas Bawah Atas
1 Muhammad Zulfikri 48 52 30 29 21
2 Tirta Ariga Handika 35 48 26 25 20
3 Reza Dermawan 38 45 27 27 22
4 Novri Armanto 45 49 25 25 24
5 Munandar 46 55 25 28 20
6 Aslan Bari 32 48 33 29 19
7 Maulid 35 45 30 30 25
8 Jawali Saputra 40 39 27 28 27
9 Sudarmi 44 40 25 25 18
10 Kanda Pramudya P 37 50 30 28 21
11 Primas Armanda 32 58 25 25 22
12 Muhammad Ansar 36 55 27 27 25
Jumlah 468 584 330 326 264
Rata-rata 39 48,66 27,5 27,16 22
30
31
rekapitulasi data mentah dapat dilihat pada tabel 4.11 di bawah ini.
Hasil tes passing atas pada atlet bola voli Klub Pambers VC dapat dilihat
Untuk hasil tes servis bawah telah ditemukan hasil pada atlet bola voli Klub
servis atas, untuk hasil data mentahnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar diagram 4.1 sebagai berikut:
34
PERSENTASE
7
1
33.33% 58.33%
8.33% 0 0% 0 0% 0 0%
Berdasarkan tabel persentase dan diagram 4.1 di atas dapat dijelaskan bahwa
untuk nilai tertinggi diraih oleh 7 orang berada pada kategori baik dengan jumlah
persentase 58.33%, selanjutnya untuk kategori sangat baik diraih oleh 4 orang dengan
besar persentase 33.33%, dan untuk kategori istimewa diraih oleh 1 orang dengan
Nilai persentase pada passing atas dapat dilihat pada tabel 4.8 di bawah ini:
PERSENTASE
9
2
1 75.00%
8.33% 16.66% 0 0% 0 0% 0 0%
Dapat dijelaskan bahwa untuk kategori tertinggi berada pada kategori sangat
baik dengan jumlah persentase sebesar 75% dan diraih oleh 9 orang, selanjutnya paada
kategori baik diraih oleh 2 orang dengan persentase sebesar berjumlah 16.66%, dan
untuk kategori istimewa diraih oleh 1 orang dengan besar persentase 8.33%.
PERSENTASE
12
100.00%
0 0% 0 0% 0 0% 0 0% 0 0%
Berdasarkan tabel dan diagram di atas bisa dilihat bahwasanya untuk nilai
PERSENTASE
8
66.66% 33.33% 0 0% 0 0% 0 0% 0 0%
berada pada kategori istimewa diraih oleh 8 orang dengan jumlah persentase 66.66%,
dan selanjutnya kategori sangat baik diraih oleh 4 orang dengan besar persentase
33.33%.
PERSENTASE
7
41.66% 58.33%
0 0% 0 0% 0 0% 0 0%
Untuk tes keterampilan yang terakhir pada smash, untuk nilai tertinggi berada
pada kategori sangat baik diraih oleh 7 orang dengan jumlah persentase 58.33%, dan
selanjutnya kategori istimewa diraih oleh 5 orang dengan besar persentase 41.66%.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data sebagaimana terlihat dalam nilai
(1) Passing bawah dengan nilai rata-rata 39 berada pada kategori baik dengan jumlah
(2) Passing atas dengan nilai rata-rata 48,66 berada pada kategori sangat baik
(3) Servis bawah dengan nilai rata-rata 27,5 berada pada kategori istimewa dengan
(4) Servis atas dengan nilai rata-rata 27,16 berada pada kategori istimewa dengan
(5) Smash dengan nilai rata-rata 22 berada pada kategori sangat baik dengan jumlah
implementasi dengan kriteria dan standart yang telah ditetapkan untuk melihat
keberhasilan suatu kegiatan atau program tertentu. Evaluasi menurut Firman (2000:
18) merupakan penilaian terhadap data yang dikumpulkan melalui kegiatan asesmen.
Penelitian dengan judul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub
Pambers VC” bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bermain bola voli pada
tujuan secara efektif dan efisien. Keterampilan yang baik dalam bermain bola voli
mendukung permainan bola voli yang baik pula, sehingga mendapatkan skor yang baik
dalam pertandingan. Untuk mencapai hal tersebut maka atlet bola voli Klub Pambers
VC harus menguasai teknik dasar dalam permainan bola voli. Teknik dasar tersebut
diantaranya adalah passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas dan smash.
Hasil yang telah diperoleh oleh Klub Pambers VC merupakan hasil dari latihan
yang telah mereka laksanakan selama ini, hasil tersebut menunjukkan keadaan dari
keterampilan bermain bola voli. Keterampilan permainan bola voli sangat berpengaruh
terhadap hasil dari pertandingan yang mereka raih selama ini. Klub Pambers VC
merupakan salah satu Klub bola voli yang kuat dan berpengaruh di Aceh dan atletnya
5.1 Simpulan
Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) passing
bawah berada pada kategori baik, (2) passing atas berada pada kategori sangat baik,
(3) servis bawah berada pada kategori istimewa, (4) servis atas berada pada kategori
istimewa dan, (5) smash berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut
sehingga dapat disimpulkan keterampilan bermain bola voli pada klub Pambers VC
5.2 Saran
sebagai berikut:
5.2.1 Kepada pelatih bola voli Klub Pambers VC agar lebih meningkatkan latihan
5.2.2 Kepada atlet bola voli pada Klub Pambers untuk mencapai prestasi harus
passing atas, servis bawah, servis atas dan, smash melalui latihan secara
kontinyu.
5.2.3 Kepada peneliti lain agar penelitian ini dapat dilanjutkan dalam permasalahan
40
41
yang lebih luas dengan jumlah sampel yang lebih besar, sehingga dapat
Ahfa. (2013). Sejarah Singkat Olahraga Bola Voli, dan Teknik Permainan Bola Voli,
(Online), ([Link] [Link]
diakses pada 26 Oktoberi 2018).
Ahmadi, Nuril. (2007). Panduan Olahraga Bola Voli. Solo: Era Pustaka Umum.
Amung Ma’mun dan Yudha. (2000). Perkembangan Gerak dan Belajar Gerak.
Jakarta: Depdikbud.
Firman, Harry. (2000). Penilaian Hasil Belajar dalam Pengajaran. Bandung: FMIPA.
Moh. Uzer Usman dan Lilis Setiawati. (1993). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar
Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Cetakan ke-24.
Bandung: Alfabeta.
42
43
Suharno. H.P. (1981). Metodik Melatih Permainan Bola Voli. Yogyakarta: IKIP
Yogyakarta.
Lampiran 1
45
Lampiran 2
46
Lampiran 3
47
Lampiran 4
Rizqullah
48
Lampiran 5
FORMULIR TES
A. IDENTITAS PESERTA
1. NAMA :
2. TEMPAT DAN TANGGAL LAHIR :
3. BERAT BADAN : Kg
4. TINGGI BADAN : Cm
5. JENIS KELAMIN :
6. NO. HP :
7. ALAMAT SEKARANG :
3 Servis Bawah 6x
4 Servis Atas 6x
5 Smash 6x
Jumlah
Banda Aceh,……………2022
Panitia Tes
( )
49
Lampiran 6
DOKUMENTASI PENELITIAN
Gambar 6. Smash
52
RIWAYAT HIDUP