0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan64 halaman

Evaluasi Keterampilan Bola Voli Pambers VC

Skripsi yang ditulis oleh Rizqullah ini membahas evaluasi keterampilan bermain bola voli pada klub Pambers VC. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi keterampilan teknik dasar bermain bola voli seperti passing, servis, dan smash pada atlet klub tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek 12 atlet klub Pambers VC. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar bermain bola voli

Diunggah oleh

Sofia Halim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan64 halaman

Evaluasi Keterampilan Bola Voli Pambers VC

Skripsi yang ditulis oleh Rizqullah ini membahas evaluasi keterampilan bermain bola voli pada klub Pambers VC. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi keterampilan teknik dasar bermain bola voli seperti passing, servis, dan smash pada atlet klub tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek 12 atlet klub Pambers VC. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa keterampilan teknik dasar bermain bola voli

Diunggah oleh

Sofia Halim
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

EVALUASI KETERAMPILAN BERMAIN BOLA VOLI PADA

KLUB PAMBERS VC

Skripsi

diajukan untuk menglengkapi tugas-tugas


dan memenuhi syarat-syarat guna memperoleh
gelar Sarjana Pendidikan

oleh

RIZQULLAH
NPM 1906104020034

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI


JURUSAN PENDIDIKAN OLAHRAGA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SYIAH KUALA
BANDA ACEH
2023
LEMBAR PERSETUJUAN

EVALUASI KETERAMPILAN BERMAIN BOLA VOLI PADA KLUB


PAMBERS VC

Skripsi

Oleh
Nama : Rizqullah
NPM : 1906104020034
Program Studi: Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi

disetujui,

Pembimbing I, Pembimbing II,

Drs. Alfian Rinaldy, [Link]. Zahara, [Link]., [Link].


NIP. 196810311993031001 NIP. 198602082015012101

diketahui,

Ketua Jurusan Koordinator Program Studi

Dr. Drs. Sukardi Putra, [Link]. Ifwandi, [Link]., [Link].


NIP. 196404101992031001 NIP. 197506132000031001

Dekan,

Dr. Drs. Syamsulrizal, [Link].


NIP. 196701301992031003
LEMBAR PENGESAHAN

Skripsi yang berjudul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers
VC”. Oleh Rizqullah, NPM: 1906104020034 telah dipertahankan di depan tim penguji
pada tanggal 07 November 2023 dan telah direvisi sesuai dengan saran-saran dari tim
penguji.

Tim Penguji:

1. Ketua Drs. Alfian Rinaldy, [Link].


NIP. 196810311993031001

2. Anggota Zahara, [Link]., [Link].


NIP. 198602082015012101

3. Anggota Ifwandi, [Link], [Link].


NIP. 197506132000031001

4. Anggota Dr. Dra. Miskalena, [Link].


NIP. 196512131992032001

Mengetahui,
Koordinator Program Studi Penjaskesrek

Ifwandi, [Link], [Link].


NIP. 197506132000031001
LEMBARAN KEASLIAN TULISAN

Yang bertanda tangan di bawah ini

Nama : Rizqullah
NPM : 1906104020034

Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli
Pada Klub Pambers VC” ini benar karya saya sendiri, bukan jiplakan atau plagiat karya
orang lain. Jika suatu ketika terbukti bahwa skripsi ini adalah plagiat atau jiplakan,
saya bersedia menanggung segala resikonya.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari
siapapun.

Banda Aceh, 25 November 2023


Yang membuat pernyataan

Rizqullah
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadhirat Allah SWT, karena dengan

kudrat dan iradah-Nya penulis telah dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini.

Shalawat dan salam penulis sanjungkan kepangkuan Nabi Besar Muhammad SAW,

yang telah menggubah peradaban manusia dari masa jahiliyah ke arah Islamiah.

Dalam penulisan skripsi ini, penulis menetapkan judul yaitu: “Evaluasi

Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers VC”. Maksud dan tujuan dari

penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi syarat-syarat guna mencapai gelar

Sarjana Pendidikan dan Fakultas dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Dalam

proses penulisan skripsi ini penulis tidak terlepas dari bimbingan dan bantuan dari

berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih banyakdan

penghargaan setinggi-tingginya kepada:

1. Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU., selaku Bapak Rektor Rektor Universitas Syiah Kuala.

2. Bapak Dr. Drs. Syamsulrizal, [Link]., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan Universitas Syiah Kuala, yang telah memberikan kesempatan kepada

penulis untuk menempuh pendidikan di FKIP tercinta ini.

3. Dr. Drs. Sukardi Putra, [Link]., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, yang telah

memberikan pendidikan kepada penulis di bidang pendidikan olahraga.

4. Ifwandi, S,Pd., [Link]., selaku Koordinator Program Studi S1 Pendidikan Jasmani,

Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Syiah Kuala.

i
5. Drs. Alfian Rinakdy, [Link]., sebagai pembimbing I yang telah membimbing,

mengarahkan dan memberikan kontribusi yang sangat banyak dalam penyelesaian

skripsi ini.

6. Zahara, [Link]., [Link]., sebagai pembimbing II yang telah membimbing,

mengarahkan dan memberikan kontribusi yang sangat banyak dalam

penyelesaian skripsi ini.

7. Bapak dan ibu Dosen beserta staf yang telah membantu, membimbing dan

memberikan pengetahuan kepada penulis.

8. Seluruh karyawan dan karyawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang

telah membantu banyak hal dalam membuat kelengkapan administrasi demi

lancarnya penelitian.

Rekan-rekan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan

Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala, yang telah

memberikan motivasi dan bantuan lainnya semasa penulis kuliah maupun dalam

menyelesaikan skripsi ini.

Selanjutnya ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Alm Ayahanda dan

Ibunda tercinta yang telah memberikan kasih sayang yang tidak terbatas, yang selalu

mendoakan penulis dengan tulus dan sangat ikhlas tiada henti-hentinya. Beserta

kepada seluruh anggota keluargaku yang telah memberi semangat dan motivasi dan

juga dukungan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini, semoga Allah SWT

senantiasa selalu melimpahkan rahmad kepada kita semua.

Penulis skripsi ini masih jauh dari kata kesempurnaan, baik dari segi teknik

penulisan maupun dari segi pembahasannya, meskipun telah diusahakan dengan

ii
segala kemampuan yang ada. Karena itu, masukan dan saran dari berbagai pihak yang

bersifat membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan dimasa yang akan

datang, dan semoga kita selalu mendapat ridha dari Allah SWT. Amin...

Banda Aceh, September 2023


Penulis,

Rizqullah

iii
ABSTRAK

Rizqullah (2019). Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers VC.

Teknik dasar bola voli meliputi: service, passing, smash, dan block. Seluruh
teknik dasar dalam permainan bola voli tersebut tentunya akan sangat berpengaruh dan
berperan penting untuk mencapai hasil yang optimal. Teknik keterampilan dalam
permainan bola voli ini adalah cara melakukan dan melaksanakan permainan mencapai
tujuan baik secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengevaluasi
keterampilan bermain bola voli pada Klub Pambers VC. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Teknik penarikan sampel menggunakan
total sampling berjumlah 12 orang atlet. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini
adalah: (1) passing bawah, (2) passing atas, dan (3) servis bawah, (4) servis atas, dan
(5) Smash. Hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Passing bawah
dengan nilai rata-rata 39 berada pada kategori baik dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 58.33%, (2) Passing atas dengan nilai rata-rata 48,66 berada pada kategori
sangat baik dengan jumlah nilai persentase berjumlah 75%, (3) Servis bawah dengan
nilai rata-rata 27,5 berada pada kategori istimewa dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 100%, (4) Servis atas dengan nilai rata-rata 27,16 berada pada kategori
istimewa dengan jumlah nilai persentase berjumlah 66.66%, dan (5) Smash dengan
nilai rata-rata 22 berada pada kategori sangat baik dengan jumlah nilai persentase
berjumlah 58.33%. Dapat disimpulkan bahwa keterampilam bermain bola voli pada
Klub Pambers VC berada pada kategori Istimewa.

Kata kunci: evaluasi, keterampilan bermain bola voli.

iv
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ......................................................................................... i


ABSTRAK ........................................................................................................... iv
DAFTAR ISI ........................................................................................................ v
DAFTAR TABEL ............................................................................................... vii
DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... viii
DAFTAR GAMBAR ........................................................................................... ix

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1


1.1 Latar Belakang Masalah ................................................................. 6
1.2 Rumusan Masalah .......................................................................... 6
1.3 Tujuan Penelitian ........................................................................... 6
1.4 Manfaat Penelitian ......................................................................... 6
1.5 Defenisi Operasional ...................................................................... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA......................................................................... 8


2.1 Pengertian Keterampilaan .............................................................. 8
2.2 Hakikat Bola Voli .......................................................................... 9
2.2.1 Pengertian Bola Voli ............................................................. 9
2.3 Teknik Dasar Bola Voli ................................................................. 10
2.4 Sejarah Bola Voli ........................................................................... 17

BAB III METODE PENELITIAN .................................................................... 19


3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian ..................................................... 19
3.2 Tempat dan Waktu Penelitian .......................................................... 19
3.3 Populasi dan Sampel Penelitian ....................................................... 19
3.4 Instrumen Penelitian ........................................................................ 20
3.5 Teknik Pengumpulan Data ............................................................... 21
3.6 Teknik Analisis Data ........................................................................ 28

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................... 30


4.1 Hasil Penelitian ................................................................................ 30
4.2 Analisis Data Penelitian ................................................................... 33
4.3 Pembahasan Penelitian ..................................................................... 38

BAB V SIMPULAN DAN SARAN .................................................................... 40


5.1 Simpulan .......................................................................................... 40
5.2 Saran................................................................................................. 40

DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 42


LAMPIRAN ......................................................................................................... 43
DAFTAR RIWAYAT HIDUP ........................................................................... 52

v
DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

3.1 Keadaan Populasi Penelitian atlet Bola Voli Klub Pambers VC ................... 20
3.2 Nilai Butir-butir Tes Keterampilan Bola Voli. .............................................. 28
3.3 Norma Tes Keterampilan Bola Voli. ............................................................. 28
4.1 Rekapitulasi Data Mentah Keterampilan Bermain Bola Voli pada Klub
Pambers VC ................................................................................................... 30
4.2 Hasil tes passing bawah ................................................................................ 31
4.3 Hasil tes passing atas ..................................................................................... 31
4.4 Hasil tes servis bawah ................................................................................... 32
4.5 Hasil tes servis Atas....................................................................................... 32
4.6 Hasil tes smash............................................................................................... 33
4.7 Persentase passing bawah ............................................................................... 33
4.8 Persentase passing atas ................................................................................... 34
4.9 Persentase servis bawah .................................................................................. 35
4.10 Persentase servis atas .................................................................................... 36
4.12 Persentase smash ........................................................................................... 37

DAFTAR GAMBAR

vi
Gambar Halaman

2.1 Service bawah ................................................................................................. 11


2.2 Hook Service ................................................................................................... 11
2.3 Floating Service .............................................................................................. 12
2.4 Passing bawah................................................................................................. 13
2.5 Passing atas ..................................................................................................... 14
2.6 Smash .............................................................................................................. 16
2.7 Blocking .......................................................................................................... 17
3.1 Lapangan tes passing bawah........................................................................... 22
3.2 Lapangan tes passing atas ............................................................................... 24
3.3 Lapangan tes servis bawah .............................................................................. 25
3.4 Lapangan tes servis atas .................................................................................. 26
3.5 Lapangan tes smash ........................................................................................ 27
4.1 Diagram persentase passing bawah ................................................................ 33
4.2 Diagram persentase passing atas ..................................................................... 34
4.3 Diagram persentase servis bawah ................................................................... 35
4.4 Diagram persentase servis atas........................................................................ 36
4.5 Diagram persentase smash .............................................................................. 37

DAFTAR LAMPIRAN

vii
Lampiran Halaman

1. Surat Keputusan Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan


Rekreasi FKIP Unsyiah Tentang Penunjukan Dosen Pembimbing .................. 44
2. Surat Mohon Keizinan Mengumpulkan Data Skripsi dari Dekan FKIP ........... 45
3. Surat Mohon Keizinan Mengumpulkan Data Skripsi dari Klub ....................... 46
4. Panitian Penelitian ............................................................................................. 47
5. Formulir Tes Penelitian ..................................................................................... 48
6. Dokumentasi Penelitian .................................................................................... 49
7. Daftar Riwayat Hidup ....................................................................................... 52

viii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Olahraga merupakan aktivitas yang memiliki tujuan untuk melatih tubuh

seseorang, baik itu pada segi jasmani dan rohani. Olahraga prestasi adalah olahraga

yang membina dan mengembangkan olahragawan secara terencana, berjenjang, dan

berkelanjutan melalui kompetisi untuk mencapai prestasi dengan dukungan ilmu

pengetahuan dan teknologi keolahragaan. Selain itu dalam pengembangan olahraga

perlu dilakukan sebuah pendekatan keilmuan yang menyeluruh dengan jalan

pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem

Keolahragaan Nasional Pasal 2 ayat (2) berbunyi: “Pembinaan dan pengembangan

olahraga pendidikan dilaksanakan melalui proses pembelajaran yang dilakukan oleh

guru/dosen olahraga yang berkualifikasi dan memiliki sertifikat kompetensi serta

didukung prasarana dan sarana olahraga yang memadai. Memperoleh tingkat

pembinaan olahraga yang baik dalam setiap cabang olahraga, maka dapat diperoleh

dengan olahraga yang dibina dengan sistematis melalui pendidikan formal maupun

non formal, salah satu cabang olahraga tersebut adalah bola voli.

Olahraga bola voli merupakan olahraga yang mengerahkan keterampilan fisik

yang tinggi dikarenakan gerakan-gerakannya sangat kompleks, sehingga menuntut

kerja dari berbagai sistem yang terkait dengan fisik akan lebih berat. Komponen-

komponen kondisi fisik yang perlu dipersiapkan seorang atlet bola voli adalah daya

tahan (endurance) daya tahan ini diperlukan untuk memberikan keterampilan dalam

melakukan aktivitas yang relatif lama tanpa merasa lelah yang berlebihan. Pada

olahraga bola voli daya tahan ini diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh

1
2

secara fisik agar mampu melaksanakan permainan bola voli yang tidak dibatasi oleh

waktu, Kekuatan (strenght) Kekuatan ini komponen fisik yang sangat diperlukan

untuk kita bekerja (beraktivitas) ataupun berolahraga baik itu dalam waktu yang lama

atau dalam waktu yang singkat, dan juga dengan kekuatan otot ini kita dapat

melakukan serangkaian gerakan dalam menghadapi beban yang sedikit maupun yang

berat.

Semakin otot kuat maka semakin ringan juga dalam mengatasi tahanan atau

beban yang dihadapi saya melakukan lompatan ketika hendak melakukan smash. Pada

olahraga bola voli kekuatan otot ini diperlukan untuk mengatasi beban yang terdapat

pada saat bermain olahraga bola voli, dan aplikasinya lebih kepada daya dukung untuk

kondisi fisik, kelentukan (fleksibilitas) dapat diartikan sebagai keterampilan

seseorang untuk melakukan gerakan yang seluas-luasnya dalam ruang gerak sendi, dan

juga memiliki otot-otot yang elastis. Pentingnya kelentukan itu sendiri untuk

mencegah dari cederanya otot-otot dan pada bagian persendian. Dalam olahraga bola

voli kelentukan sangat diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam melakukan

gerakan, karena pergerakan dalam bola voli ini begitu kompleks sehingga diperlukan

keterampilan otot-otot dan persendian yang fleksibel yang nantinya gerakan tersebut

bisa dilakukan lebih efesien. Dan sebagai daya dukung untuk kondisi fisik kecepatan

dan kelincahan, kecepatan (speed) dalam bola voli seorang spiker yang diberi umpan

oleh tosser harus sesegera mungkin menyambut bola yang diumpan kearahnya untuk

menghasilkan pukulan yang baik dan keras sehingga menembus pertahanan lawan.

Pada olahraga bola voli kecepatan ini diperlukan untuk melakukan gerakan-gerakan

yang memerlukan kecepatan, misalnya kecepatan dalam reaksi, dan aplikasinya lebih

kepada daya dukung untuk kondisi fisik power. Daya ledak otot (power) Keterampilan
3

daya ledak otot atau yang sering kita sebut power, ini sangat dipengaruhi oleh dua

unsur komponen fisik lainnya yaitu kekutan otot dan kecepatan. Kedua komponen fisik

ini tidak dapat dipisahkan karena pada prinsip kerjanya kedua komponen fisik ini

bekerja bersamaan untuk menghasilkan keterampilan daya ledak otot (power), dan

dasar dari pembentukan power ini adalah kekuatan, maka sebelum melatih kondisi

fisik power haruslah terlebih dahulu dilatih kekuatan.

Power dalam olahraga bola voli diperlukan untuk melakukan gerakan-gerakan

yang kuat dan cepat seperti gerakan meloncat pada saat melakukan smash, spike, dan

block. Kelincahan (agility) dapat diartikan keterampilan seseorang untuk melakukan

perubahan arah dengan cepat dan tanpa kehilangan keseimbangan. Pada olahraga bola

voli kelincahan diperlukan untuk melakukan gerakan-gerakan yang memungkin untuk

merubah arah gerakan, misalnya dalam bertahan mencoba untuk mengantisipasi

serangan dari lawan, sehingga atlet perlu mengejar bola tersebut dengan melakukan

perubahan arah. Ataupun dalam variasi serangan individu seperti serangan dengan

langkah bentuk L atau serangan dengan langkah melingkar yang menuntut pemain

untuk dapat melakukan gerakan dengan merubah arah gerakan. Stamina derajat yang

lebih tinggi dari daya tahan (endurance). Otomatis keterampilan aerobiknya lebih

tinggi dari pada keterampilan aerobik pada daya tahan bahkan dirubah menjadi

keterampilan anaerobik.

Melihat pernyataan di atas bahwa keterampilan daya tahan itu dapat

ditingkatakan menjadi lebih tinggi. Keterampilan daya tahan yang lebih tinggi ini

dapat dilatih dengan meningkatkan dari keterampilan kerja aerobik menjadi kerja

anaerobik dengan cara misalnya dari mulai intensitasnya dipertinggi, waktu


4

tempuhnya dipercepat, jarak tempuhnya diperpanjang, dan intervalnya dipersingkat

serta tidak lupa juga meningkatkan kekuatan otot-otot yang mendukung kerja tersebut.

Permainan bola voli memiliki gerak spesifik atau teknik dasar mencakup

servis, passing, smash, dan block. Gerak spesifik tersebut wajib dikuasai oleh pemain,

karena sebagai dasar sebelum memainkan olahraga bola voli. Selain keterampilan

gerak spesifik, terdapat juga beberapa variasi keterampilan gerak pada olahraga bola

voli. Variasi keterampilan gerak dalam permainan bola voli mencakup, servis atas dan

servis bawah, passing atas dan bawah, dan smash.

Nuril Ahmadi (2007:19) mengatakan, Permainan bola voli merupakan suatu

permainan yang komplek yang tidak mudah untuk dilakukan oleh setiap orang.

Diperlukan pengetahuan tentang teknik-teknik dasar dan teknik-teknik lanjutan untuk

dapat bermain bola voli secara efektif. Teknik-teknik tersebut meliputi: service,

passing, smash, dan sebagainya. Penggunaan teknik dasar secara sempurna dapat

dicapai dengan berlatih secara teratur dengan menggunakan bentuk latihan yang baik

dan benar. Agar kecakapan bermain bola voli dapat ditingkatkan maka teknik ini erat

sekali hubungannya dengan kemampuan gerak, kondisi fisik, taktik, dan mental.

Teknik dasar bola voli harus betul-betul dipelajari terlebih duhulu guna dapat

mengembangkan mutu prestasi permainan bola voli. Penguasaan teknik dasar

permainan bola voli merupakan salah satu unsur yang turut menentukan menang atau

kalahnya suatu regu di dalam suatu pertandingan di samping unsur-unsur kondisi fisik,

mental dan taktik.

Tingkat keterampilan dasar adalah derajat keberhasilan yang konsisten dalam

mencapai suatu tujuan dengan efektif dan efisien (Amung Ma’mun dan Yudha,

(2000:57). Tingkat keterampilan dasar harus dimiliki oleh seseorang untuk melakukan
5

kegiatan olahraga apapun khususnya dalam olahraga bola voli. Seseorang dapat

bermain bola voli dengan baik dituntut untuk mempunyai kemampuan atau

keterampilan dalam bermain bola voli, khususnya keterampilan dasar dalam bermain

bola voli. Tingkat keterampilan dasar bermain bola voli merupakan dasar yang harus

dimilki oleh seseorang untuk dapat bermain bola voli dengan baik. Hal ini dikarenakan

teknik dasar bermain bola voli merupakan faktor yang sangat penting, penguasaan

teknik dasar merupakan salah satu unsur yang ikut menentukan menang atau kalahnya

suatu regu dalam pertandingan disamping unsur fisik, mental dan taktik. Semakin baik

tingkat keterampilan dasarnya, maka semakin besar kesempatan untuk memenangkan

pertandingan. Sebaliknya jika tingkat keterampilan dasarnya kurang baik, maka

semakin sulit untuk memenangkan pertandingan.

Program latihan yang diberikan oleh pelatih yaitu dengan memberikan latihan

fisik dan teknik dalam bermain bola voli yang diharapkan agar atlet dapat

meningkatkan kebugaran jasmani dan teknik dalam bermain. Hampir semua cabang

olahraga memerlukan sarana prasarana yang cukup memadai agar dapat berjalan

dengan optimal dan mendapatkan prestasi yang baik. Sarana dan prasarana yang

dimiliki oleh Klub Pambers VC sudah sangat memadai. Namun sampai saat ini

Pembina kegiatan tersebut belum pernah melakukan tes tentang tingkat keterampilan

dasar permainan bola voli. Untuk dapat menigkatkan prestasi Klub Pambers VC adalah

dengan cara meningkatkan kembali ketarampilan dasar bermain bola voli pada saat

latihan, para atlet putra harus latihan secara konsisten supaya keterampilan dalam

bermain bola voli terus menerus diperbaiki setiap harinya sehingga dapat berkembang

dan meningkat setiap harinya, maka dari itu peneliti tertarik untuk mengambil judul

“Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub Pambers VC”.


6

1.2 Rumusan Masalah

Dari paparan latar belakang di atas penulis dapat mengangkat permasalahan

yang perlu diteliti sebagai berikut: “Bagaimanakah keterampilan bermain bola voli

pada Klub Pambers VC?”.

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah yang terdapat di atas maka diperlukan tujuan

untuk melakukan penelitian, adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu: “Untuk

mengevaluasi keterampilan bermain bola voli pada Klub Pambers VC”.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini memiliki manfaat yang sangat penting di dalam olahraga bola

voli. Hasil penelitian ini diharapkan dapat manfaat bagi pihak-pihak yang terkait.

1. Bagi pelatih Klub Pambers VC hasil penelitian ini akan memberikan gambaran

bagaimana keterampilan bermain bola voli bagi para atlet-atletnya.

2. Bagi peneliti dapat menambah pengetahuan dan pengalaman dalam mempelajari

sumbangan ilmu dari keterampilan bermain bola voli Klub Pambers VC.

3. Bagi atlet itu sendiri berguna untuk mengetahui perkembangannya dan menjadi

bahan evaluasi untuk semakin meningkat keterampilan bermain bola voli.

1.5 Definisi Operasional

Menghindari kemungkinan terjadinya salah penafsiran pada istilah-istilah dari

penelitian, maka perlu diadakan penegasan istilah sebagai berikut:

1.5.1 Keterampilan
7

Keterampilan (skill) merupakan kemampuan untuk mengoperasikan pekerjaan

secara mudah dan cermat (Widiastuti, 2010:49). Sedangkan menurut Hari Amirullah

(2003:17) istilah terampil juga diartikan sebagai suatu perbuatan atau tugas, dan

sebagai indikator dari suatu tingkat kemahiran.

1.5.2 Bola Voli

Menurut Nuril Ahmadi (2007:20) permainan bola voli merupakan suatu

permainan yang kompleks yang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang. Oleh karena

itu permainan bola voli dibutuhkan koordinasi gerak yang benar-benar bisa dapat

diandalkan untuk melakukan semua gerakan yang ada dalam permainan bola voli.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Keterampilan

Keterampilan dapat menunjukkan pada aksi khusus yang ditampilkan atau

pada sifat dimana keterampilan itu dilaksanakan. Banyak kegiatan dianggap sebagai

suatu keterampilan, terdiri dari beberapa keterampilan dan derajat penguasaan yang

dicapai oleh seseorang menggambarkan tingkat keterampilannya. Hal ini terjadi

karena kebiasaan yang sudah diterima umum untuk menyatakan bahwa satu atau

beberapa pola gerak atau perilaku yang diperluas bisa disebut keterampilan, misalnya

menulis, memainkan gitar atau piano, menyetel mesin, berjalan, berlari, melompat dan

sebagainya. Jika ini yang digunakan, maka kata “keterampilan” yang dimaksud adalah

kata benda (Fauzi, 2010: 7).

Istilah terampil biasanya digunakan untuk menggambarkan tingkat

kemampuan seseorang yang bervariasi. Keterampilan (skill) merupakan kemampuan

untuk mengoperasikan pekerjaan secara mudah dan cermat (Sri Widiastuti, 2010: 49).

Sedangkan menurut Hari Amirullah (2003:17) istilah terampil juga diartikan sebagai

suatu perbuatan atau tugas, dan sebagai indikator dari suatu tingkat kemahiran.

Menurut Singer dikutip oleh Amung (2000: 61), keterampilan adalah derajat

keberhasilan yang konsisten dalam mencapai suatu tujuan dengan efektif. Menurut

Hottinger (Hari Amirullah, 2003: 18), keterampilan gerak berdasarkan faktor-faktor

genetik dan lingkungan dapat dibagi dua yaitu: (a) keterampilan phylogenetic, adalah

keterampilan yang dibawa sejak lahir, yang dapat berkembang seiring dengan

bertambahnya usia anak tersebut. (b) keterampilan ontogenetic, merupakan

8
9

keterampilan yang dihasilkan dari latihan dan pengalaman sebagai hasil dari pengaruh

lingkungan.

Dengan demikian dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa untuk

mencapai suatu tingkat keterampilan yang baik, perlu memperhatikan hal sebagai

berikut: Pertama, faktor individu/pribadi yaitu kemauan serta keseriusan dari individu

itu sendiri berupa motivasi yang besar untuk menguasai keterampilan yang diajarkan.

Kedua, faktor proses belajar mengajar menunjuk kepada bagaimana kondisi belajar

dapat disesuaikan dengan potensi individu, dan lingkungan sangat berperan dalm

penguasaan keterampilan. Ketiga, faktor situasional menunjuk pada metode dan teknik

dari latihan atau praktek yang dilakukan.

2.2 Hakikat Bola Voli

2.2.1 Pengertian Bola Voli


Menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (2004-2008:7) “bola voli

adalah olah raga yang di mainkan oleh dua tim dalam setiap lapangan dengan

dipisahkan oleh sebuah net”. Tujuan dari permainan adalah melewatkan bola di atas

net agar dapat jatuh menyentuh lantai lawan. Setiap tim dapat memainkan tiga kali

pantulan untuk mengembalikan bola. Bola voli adalah olahraga permainan yang terdiri

dari dua grup. Masing-masing grup saling berlawanan dan memiliki anggota tim

sebanyak enam orang. Selain dapat dimainkan secara beregu, terdapat juga variasi

permainan bola voli yang dapat dimainkan secara berpasangan ataupun satu lawan

satu.

Olahraga bola voli merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan

kelincahan pemain serta kerjasama tim yang baik. Setiap pemain akan bergerak

melakukan serangan (smash) dan bertahan menghadapi gempuran lawan. Kesigapan


10

dan kelincahan pemain sangat dibutuhkan agar dapat membentuk tim bola voli yang

tangguh.

2.3 Teknik Dasar Bola Voli

1. Teknik Dasar Service dalam Permainan Bola Voli

Service adalah teknik dasar bermain bola voli yang pertama kali harus

dipelajari untuk seorang pemula dalam permainan bola voli. service adalah pukulan

bola voli yang dilakukan melewati net ke area yang kosong di daerah tim lawan, atau

mengarah ke pemain lawan yang terlihat lemah, sehingga tidak bisa diolah oleh

pemain lawan tersebut, dan tim kita mendapatkan poin.

Service dilakukan setelah bola voli jatuh ke tanah, sehingga salah satu tim

mendapatkan poin. Dan yang melakukan service adalah pemain dari tim yang berhasil

mendapatkan poin. Dalam melakukannya, teknik service ini terbagi lagi menjadi

beberapa cara, yang di antaranya adalah:

a) Service bawah

Servis bawah merupakan teknik servis yang dasar pada permainan bola voli.

cara melakukan servis bawah adalah dengan berdiri di belakang garis belakang

lapangan, bola dipegang dengan tangan kiri lalu lempar ke atas secara perlahan jangan

terlalu tinggi melemparnya. Saat bola pada ketinggian pinggang, disaat itulah kita

harus memukulnya. dan pertimbangkan power saat memukul bola tersebut agar bola

bisa sampai dengan tepat ke lapangan lawan.


11

Gambar 2.1 Service bawah. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:38)

b) Hook Service

Permainan bola voli , jenis servis hook atau overhand round-house service ini

tidak jauh berbeda dengan teknik servis mengapung namun dalam teknik servis ini,

posisi badan berdiri menyampingi net dan kedua kaki dalam posisi sejajar. setelah

melakukan posisi persiapan, tangan kanan yang akan memukul bola dalam keadaan

menggenggam lalu langkahkan kaki ke samping, lambungkan bola didepan pundak

kiri kemudian ayunkan lengan kanan dengan gerakan melingkar ke arah bola sambil

memindahkan berat badan ke kaki kiri.

Gambar 2.2 Hook Service. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:40)


12

c) Floating Service

Servis mengapung atau dalam istilah bola voli disebut floating overhand

service adalah salah satu dari jenis teknik servis dalam permainan bola voli. Servis

mengapung ini disebut juga teknik servis atas pada bola voli dimana jalanya bola dari

hasil pukulan servis ini tidak mengandung putaran (bola berjalan mengapung atau

mengambang). Untuk melakukan teknik servis atas ini adalah dengan berdiri di daerah

servis menghadap ke lapangan lalu posisi kaki, kaki kiri di depan dan kaki kanan di

belakang. Kemudian lambungkan ke atas lebih tinggi dari kepala, lalu tangan kanan

segera memukul bola pada bagian tengah belakang.

Gambar 2.3 Floating Service. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:42)

2. Teknik Dasar Passing dalam Permainan Bola Voli

Passing merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh seorang pemain untuk

memberikan bola voli kepada teman satu timnya dengan menggunakan teknik tertentu

untuk merancang strategi dalam melakukan penyerangan. Secara umum terdapat dua

jenis teknik passing yang dikenal. Kedua jenis teknik tesebut dapat dilihat dibawah

ini.

a) passing Bawah

Teknik passing bawah dalam permainan bola voli, sebagai berikut:


13

1. Berdiri dengan membuka kedua kaki selebar bahu.

2. Rapatkan dan luruskan kedua lengan di depan badan sehingga kedua ibu jari sejajar.

3. Ayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas sampai setinggi bahu.

4. Ketika bola tersentuh kedua lengan, luruskan lutut.

5. Perkenaan bola yang baik tepat yaitu di atas pergelangan tangan.

6. Ketika melakukan passing bawah ke arah depan, lengan diayunkan tidak lebih dari

90 derajat dengan bahu atau badan.

Gambar 2.4 Passing bawah. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:44)

b) passing atas

Teknik passing atas dalam permainan bola voli, sebagai berikut:

1. Berdiri dengan sikap tubuh siap dengan meregangkan kedua kaki sampai selebar

bahu.

2. Tekuk sedikit kedua lutut sehingga badan merendah dan dibungkukkan ke depan.

3. Tumpu berat badan di ujung kaki bagian depan.

4. Ketika bola datang, secepatnya tempatkan badan di bawah bola.

5. Tangan diangkat dan lengan sedikit ditekuk, serta buka lebar jari-jari tangan dengan

renggang sehingga membentuk seperti mangkuk.


14

6. Ketika bola sudah sampai ke atas badan, dengan menekuk bagian siku atau

pergelangan tangan, dan posisi tangan sedikit berada di atas dahi, lakukan

perkenaan bola dengan baik, yaitu tepat di jari-jari tangan.

7. Ketika bola menyentuh jari-jari, tegangkan jari supaya bola bisa memantul dengan

baik, lalu dorong dengan menggerakkan pergelangan tangan untuk selanjutnya

diikuti dengan meluruskan siku.

8. Dalam mendorong bola, jari yang paling dominan untuk digunakan adalah ibu jari,

jari telunjuk, dan jari tengah.

9. Akhiri gerakan mendorong dengan sedikit mengangkat tumit dari tanah / lantai,

menaikkan pinggul dan lutut, meluruskan kedua lengan, dan pandangan mengikuti

ke arah gerakan bola.

Gambar 2.5 Passing atas. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:45)

3. Teknik Dasar Smash dalam Permainan Bola Voli

Smash adalah suatu tindakan memukul bola dengan keras menggunakan teknik

tertentu agar bola bisa memasuki lapangan lawan main dengan harapan tidak bisa

dibendung oleh regu lain sebagai lawan dalam permainan, sehingga bisa meraih nilai.

Menurut Ahmadi, (2007:31) smash adalah pukulan bola yang keras dari atas ke bawah

dan menukik ke dalam lapangan lawan. Smash atau pukulan keras disebut juga spike

merupakan bentuk serangan yang paling banyak dipergunakan dalam upaya


15

memperoleh nilai oleh suatu tim. Dalam permainan bola voli, teknik ini merupakan

pukulan ketiga. Urutan dalam menerima bola adalah bola pertama biasa dilakukan

dengan menggunakan passing bawah, lalu bola kedua dengan passing atas, dan yang

ketiga dengan melakukan teknik smash.

seorang pemain penyerang atau spiker, idealnya memiliki postur tubuh dan

lompatan yang tinggi. Hal ini karena saat melakukan teknik smash, pemain harus

melakukan lompatan dan memukul bola dengan kuat ketika berada di puncak

ketinggian. Smash atau spike ini, dalam melakukannya harus dapat menghasilkan

serangan yang sangat keras dan menukik agar sulit dan bahkan tidak bisa diterima oleh

pemain lawan. Cara melakukan teknik smash ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu

awalan, tolakan, pukulan, dan pendaratan. Lebih jelasnya, berikut ini rinciannya:

1. Awalan

Langkah-langkah melakukan awalan dalam teknik smash bola voli adalah

sebagai berikut: Langkah awalan normal berjarak 2,5 sampai 4 meter dari net, tubuh

rileks dan condong ke depan, dan berat tubuh diseimbangkan pada kedua kaki saat

persiapan awalan.

2. Tolakan

Langkah-langkah melakukan tolakan dalam teknik smash bola voli adalah

sebagai berikut: Jari kaki dan tumit menghentak tanah atau lantai, kedua lengan

diayunkan ke depan, telapak kaki, pinggul, dan badan digerakkan dengan serasi secara

sempurna, dan lakukan gerakan eksplosif dan lompatan vertikal.

3. Pukulan bola
16

Langkah-langkah memukul bola dalam teknik smash bola voli adalah sebagai

berikut: Jarak bola di depan atas jangkauan lengan pemukul, lecutkan lengan dengan

cepat, pukul bola secepat dan setinggi mungkin, perkenaan bola dengan telapak tangan

tepat di tengah bagian atas bola, setelah berhasil memukul bola, lengan

melakukan gerakan lanjutan ke arah garis tengah badan, pukulan yang benar akan

menghasilkan bola top spin dan cepat.

4. Sikap mendarat

Langkah-langkah melakukan sikap mendarat dalam teknik smash bola voli

adalah sebagai berikut: Setelah berhasil memukul bola, kembalikan tubuh ke posisi

semula dengan sikap sempurna, tubuh tetap dalam keadaan rileks dan siap untuk

serangan berikutnya, mendarat dengan kedua kaki mengeper, dan mendarat dengan

lutut dan jari-jari kaki dalam keadaan lentur.

Gambar 2.6 Smash. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:47)

4. Teknik Dasar Blocking dalam Permainan Bola Voli

Teknik block dalam permainan bola voli digunakan untuk menahan atau

mencegah serangan yang dilancarkan oleh pemain lawan. Pertahanan dapat dilakukan

dengan menggunakan kedua tangan dan diiringi dengan lompatan yang tinggi,

kemudian menahan bola supaya tidak masuk ke dalam daerah tim sendiri.
17

Teknik ini sangat diperlukan oleh tim. Karena itulah setiap pemain

harus menguasai teknik block dengan baik.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melakukan teknik block adalah

sebagai berikut:

1. Berdiri dengan posisi kaki yang sejajar dengan kedua tangan berada di depan

dada dan posisi tangan menghadap ke arah net.

2. Kemudian lakukan lompatan mengikuti arah bola yang akan dipukul oleh

pemain dari tim lawan.

Gambar 2.7 Blocking. Sumber: Dikutip dari Witono (2017:50)

2.4 Sejarah Bola Voli

Pencipta permainan bola voli adalah William G. Morgan. Beliau merupakan

seorang guru pendidikan jasmani di Young Men Christian Association (YMCA), di

kota Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada awal perkembangannya, Morgan

menciptakan permainan bola voli dengan memukul-mukul bola ke atas melewati

jaring-jaring yang membagi lapangan menjadi dua bagian. Permainan tersebut terus-

menerus mengalami perkembangan menuju arah yang lebih modern. Perkembangan

tersebut dimulai dari alat yang digunakan dalam permainan, contohnya bola dan jaring.

Morgan pun mulai memesan bola khusus untuk permainan voli kepada perusahaan
18

yang memproduksi alat-alat olahraga. Bola itulah yang selanjutnya dikenal sebagai

bola voli.

Awalnya, Morgan menamai permainan tersebut dengan sebutan ‘minnonete’.

Rekan Morgan, Dr. Halsted Springfield menyarankan agar Morgan mengganti nama

‘minnonete’ menjadi ‘volleyball’. Pamor permainan bola voli pun semakin menanjak

setelah itu. Lembaga pendidikan YMCA, tempat Morgan bekerja, juga mulai

mengadakan kompetisi bola voli. Kejuaraan bola voli nasional yang pertama pun

berhasil digelar pada tahun 1922.

Tahun 1929, organisasi nasional yang menaungi permainan bola voli pun

didirikan dan diketuai oleh George J. Fisher. Permainan bola voli pun mulai dikenal

di berbagai negara seperti Uni Soviet, Rumania, Jepang, dan Pakistan. Pada tahun

1961, organisasi bola voli di Pakistan menyelenggarakan kompetisi bola voli yang

diberi nama Morgan Cup Tournament. Kompetisi tersebut dibuat sebagai bentuk

penghargaan terhadap William Morgan sebagai pencipta permainan bola voli.

Permainan bola voli mulai dikenal di Indonesia pada 1928. Bola voli

dikenalkan kepada rakyat Indonesia melalui serdadu Hindia Belanda. Kemudian, pada

22 Januari 1955 lahirlah organisasi yang menaungi olahraga voli bernama Persatuan

Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).


BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian

Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif. Karena

data yang dikumpulkan berdasarkan informasi dan keterangan yang diberikan oleh

responden, Sehingga data yang diperoleh akan dianalisa oleh peneliti berdasarkan

satuan angka. Adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan

tujuan untuk mengukur keterampilan yang dimiliki individu. Menurut Sugiyono

(2015:14) bahwa pendekatan kuantitatif merupakan penelitian yang berlandaskan pada

filsafat positivisme untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dan pengambilan

sampel secara random dengan pengumpulan data menggunakan instrumen, analisis

data bersifat statistik.

3.2 Tempat dan Waktu Penelitian

Pelaksanaan penelitian ini sudah dilaksanakan di Lapangan Bola Voli atlet

Bola Voli Pambers VC, pada bulan September Tahun 2023.

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi merupakan keseluruhan objek yang akan diteliti, hal ini sesuai dengan

pendapat yang dikemukakan oleh Sugiyono (2016:135) Populasi merupakan wilayah

generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik

tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik

kesimpulannya. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah

keseluruhan dari atlet Bola Voli Klub Pambers VC. Untuk lebih jelas keadaan populasi

dalam penelitian ini sebagai berikut:

19
20

Sampel merupakan bagian terkecil dari populasi atau yang mewakili populasi.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan Total Sampling.

Total Sampling merupakan teknik penentuan sampel dengan mengambil dari semua

jumlah keseluruhan populasi yang akan menjadi sampel penelitian. Adapun yang akan

menjadi sampel penelitian ini adalah seluruh dari atlet Bola Voli Klub Pambers VC

yaitu berjumlah 12 orang.

Tabel 3.1 Populasi Penelitian atlet Bola Voli Klub Pambers VC.
No Nama Umur
1 Muhammad Zulfikri 22
2 Tirta Ariga Handika 22
3 Reza Dermawan 21
4 Novri Armanto 20
5 Munandar 21
6 Aslam Bari 21
7 Maulid 23
8 Jawali Saputra 20
9 Sudarmi 22
10 Kanda Pramudya Pradana 23
11 Primas Armanda 20
12 Muhammad Ansar 20

3.4 Instrumen Penelitian

Menurut Sugiyono (2017:148), bahwa: “Instrumen penelitian adalah suatu alat

yang digunakan mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati”. Secara

spesifik semua fenomena ini disebut variabel penelitian. Instrumen ini dipergunakan

sebagai alat untuk mengukur dan mengumpulkan data mengenai suatu variabel.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes keterampilan

berhadapan langsung dengan sampel.


21

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan tata cara yang digunakan untuk

memperoleh data dalam suatu penelitian. Tata cara tersebut terdiri dari petunjuk

pelaksanaan pengukuran yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini.

Dalam penelitian ini menggunakan teknik tes yaitu:

3.5.1 Tes Kemampuan Passing Bawah

Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada passing bawah

permainan bola voli.

1. Peralatan

Tiang berukuran 2,30 m, bola voli, stopwatch, lapangan dengan bentuk segi empat

sama sisi dengan ukuran 4,5 m x 4,5 m, dan bangku/box yang bias diatur tinggi

rendahnya agar petugas tes yang berdiri diatasnya, pandangannya segaris

(horizontal) dengan tinggi net.

2. Petugas Tes

Petugas tes terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a.

Petugas tes I: Berdiri bebas di dekat area tes, menghitung waktu selama 60 detik,

memberi aba-aba dan mengamati kaki peserta tes jika keluar area. [Link] tes II:

Berdiri diatas bangku/box dan menghitung passing bawah yang benar.

3. Pelaksanaan Penelitian

a. Peserta tes berdiri di tengah area berukuran 4,5 x 4,5 m.

b. Untuk memulai tes, bola dilambungkan sendiri oleh peserta tes, setelah

mendengar aba-aba “Ya”.

c. Setelah bola dilambungkan peserta melakukan passing bawah dengan ketinggian

minimal 2,30 m.
22

d. Bila peserta tes gagal melakukan passing bawah dan bola keluar area, maka

peserta tes segera mengambil bola tersebut dan melanjutkan passing bawah

kembali.

e. Bila kedua kaki peserta tes berada di luar area, maka petugas tes I

memerintahkan agar peserta tes segera kembali ke area, dan bola yang terpantul

sewaktu kedua kaki berada di luar area tidak dihitung.

4. Pencatat Nilai

Passing bawah yang dianggap benar dan dihitung adalah bila bola mencapai

ketinggian minimal 2,30 m dan dilakukan di dalam area selama 60 detik.

Gambar 3.1 Lapangan tes passing bawah, dikutip Widiastuti (2019:240)

3.5.2 Tes Kemampuan Passing Atas

Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada passing atas

permainan bola voli.

1. Peralatan

Tiang berukuran 2,30 m, bola voli, stopwatch, lapangan dengan bentuk segi

empat sama sisi dengan ukuran 4,5 m x 4,5 m, dan bangku/box yang bias diatur

tinggi rendahnya agar petugas tes yang berdiri diatasnya, pandangannya segaris

(horizontal) dengan tinggi net.


23

2. Petugas Tes

Petugas tes terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a.

Petugas tes I: Berdiri bebas di dekat area tes, menghitung waktu selama 60 detik,

memberi aba-aba dan mengamati kaki peserta tes jika keluar area. b. Petugas tes

II: Berdiri diatas bangku/box dan menghitung passing bawah yang benar.

3. Pelaksanaan Penelitian

a. Peserta tes berdiri di tengah area berukuran 4,5 x 4,5 m.

b. Untuk memulai tes, bola dilambungkan sendiri oleh peserta tes, setelah

mendengar aba-aba “Ya”.

c. Setelah bola dilambungkan peserta melakukan passing bawah dengan

ketinggian minimal 2,30 m.

d. Bila peserta tes gagal melakukan passing bawah dan bola keluar area, maka

peserta tes segera mengambil bola tersebut dan melanjutkan passing atas

kembali.

e. Bila kedua kaki peserta tes berada di luar area, maka petugas tes I

memerintahkan agar peserta tes segera kembali ke area, dan bolayang terpantul

sewaktu kedua kaki berada di luar area tidak dihitung.

4. Pencatat Nilai

Passing atas yang dianggap benar dan dihitung adalah bila bola mencapai

ketinggian minimal 2,30 m dan dilakukan di dalam area selama 60 detik.


24

Gambar 3.2 Lapangan tes passing atas, dikutip Widiastuti (2019:240)

3.5.3 Tes Kemampuan Servis Bawah

Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada servis bawah

permainan bola voli.

a. Peralatan

a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-

garis yang membatasi sasaran nilai.

b. Tiang berukuran 2,30 m.

c. Bola voli.

b. Petugas Tes

terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes I:

1. Berdiri bebas di dekat area peserta tes. 2. Mengawasi pelaksanaan tes. Petugas

tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan mencatat hasil

tes.

c. Pelaksanaan penelitian

a. Peserta tes berdiri di daerah servis dan melakukan servis bawah sebanyak 6

kali.

b. Peserta dianjurkan untuk mengarahkan bola pada area sasaran nilai

tertinggi.
25

c. Pencatat hasilNilai diberikan kepada pelaksanaan servis bawah yang benar.

d. Besarnya nilai sesuai dengan jatuhnya bola pada sasaran angka 1, 2, 3, 4 dan

5.

e. Bila bola yang jatuh digaris batas akan diberikan nilai pada sasaran yang

lebih tinggi, misalnya antara angka 2 dan 3, maka dihitung dengan nilai 3.

Gambar 3.3 Lapangan tes servis bawah, dikutip Widiastuti (2019:241)

3.5.4 Tes Kemampuan Servis Atas

Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada servis atas

permainan bola voli.

1. Peralatan

a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-

garis yang membatasi sasaran nilai.

b. Tiang berukuran 2,30 m.

c. Bola voli.

2. Petugas Tes

terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes

I: 1. Berdiri bebas di dekat area peserta tes. 2. Mengawasi pelaksanaan tes.

Petugas tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan

mencatat hasil tes.


26

3. Pelaksanaan penelitian

a. Peserta tes berdiri di daerah servis dan melakukan servis atas sebanyak 6 kali.

b. Peserta dianjurkan untuk mengarahkan bola pada area sasaran nilai tertinggi.

4. Pencatat hasil

a. Nilai diberikan kepada pelaksanaan servis atas yang benar.

b. Besarnya nilai sesuai dengan jatuhnya bola pada sasaran angka 1, 2, 3, 4 dan

5.

c. Bila bola yang jatuh digaris batas akan diberikan nilai pada sasaran yang lebih

tinggi, misalnya antara angka 2 dan 3, maka dihitung dengan nilai 3.

Gambar 3.4 Lapangan tes servis atas, dikutip Widiastuti (2019:241)

3.5.5 Tes Kemampuan Smash

Tes ini bertujuan untuk melihat kesanggupan teknik dasar pada smash

permainan bola voli.

1. Peralatan

a. Lapangan bola voli ukuran normal lengkap dengan tiang dan net, dibuat garis-

garis yang membatasi sasaran nilai.

b. Tiang berukuran 2,30 m.

c. Bola voli.

2. Petugas Tes:
27

terdiri dari 2 orang yang masing-masing bertugas sebagai berikut: a. Petugas tes

I: 1. Berdiri bebas di dekat area peserta tes. 2. Mengawasi pelaksanaan tes.

Petugas tes II: 1. Berdiri tidak jauh dari area sasaran dan 2. Menghitung dan

mencatat hasil tes.

3. Pelaksanaan penelitian

a. Peserta tes berdiri di garis serang, pengumpan berdiri di tengah dekat net dan

melambungkan bola untuk di smash peserta test.

b. Pada saat bersamaan peserta tes melakukan smash sambil melompat dan

mengarah pada sasaran yang paling tinggi.

c. Melakukan smash sebanyak 6 kali.

d. Apabila bola lambung tidak sempurna maka dapat diulang.

e. Peserta dianjurkan untuk mengarahkan bola pada area sasaran nilai tertinggi.

4. Pencatat hasil

Hasil yang dicatat berdasarkan jatuhnya bola pada setiap sasaran dengan benar

sebanyak 6 kali.

Gambar 3.5 Lapangan tes smash, dikutip Widiastuti (2019:242)

Tabel 3.2 Nilai Butir-butir Tes Keterampilan Bola Voli.


No Butir Tes Laki-laki Nilai
1 Passing Bawah >47 5
28

40 – 46 4
27 – 39 3
17 – 26 2
< 16 1
2 Passing Atas >56 5
43 -55 4
31 – 42 3
20 – 30 2
< 19 1
3 Servis Bawah > 25 5
21 – 24 4
15- 20 3
10 – 14 2
<9 1
4 Servis Atas > 27 5
21 -26 4
15 – 20 3
8 – 14 2
<7 1
5 Smash > 22 5
18 – 21 4
12 – 17 3
8 – 11 2
<7 1
Sumber: Tes Keterampilan Bola Voli, (Depdiknas: 1999:220).

Tabel 3.3 Norma Tes Keterampilan Bola Voli.


No Nilai Kategori
1 5 Istimewa
2 4 Sangat Baik
3 3 Baik
4 2 Sedang
5 1 Kurang
6 0 Kurang Sekali
Sumber: Tes Keterampilan Bola Voli, (Depdiknas: 1999:221).

3.6 Teknik Analisis Data


Data yang telah terkumpul dimasukkan dalam suatu tabel hasil

pengumpulan data dan kemudian masing-masing dianalisis menggunakan rumus

yang sesuai dengan data yang diperoleh. Rumus yang digunakan dalam penelitian

ini adalah sebgai berikut:


29

1. Perhitungan Nilai Rata-rata

Perhitungan untuk menentukan nilai rata-rata dari sebuah data diperlukan

rumus yang disebut dengan mean. Maka peneliti menggunakan rumus yang

dikemukakan oleh Sudjana (1992:67) sebagai berikut:

X=
X
n

Keterangan:

X = Nilai rata-rata yang dihitung


X = Jumlah skor X
n = Jumlah sampel penelitian

2. Perhitungan Nilai Persentase

Menentukan rangking atau peringkat tiap item tes. Menentukan klasifikasi

kategori nilai dengan menggunakan rumus persentase dari Sudijono (2006:43):

f
P=  100%
n

Keterangan:

P = Persentase
F = Frekuensi
N = Jumlah
100 % = Bilangan Tetap
Dengan demikian, pengolahan data dilakukan dengan cara statistik sederhana

dengan mencari frekuensi dan persentase dari setiap jawaban yang diberikan

responden. Dengan mencari persentase selanjutnya dianalisis dan diambil kesimpulan .


BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

Data penelitian yang diperoleh dari hasil tes yang dilakukan pada atlet bola

voli Klub Pambers VC yaitu berupa data kuantitatif. Menurut Sugiyono (2018;13)

data kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan positivistic (data

konkrit), data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur menggunakan

statistik sebagai alat uji penghitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti

untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Kemudian data-data tersebut ditabulasikan

ke dalam tabel. Semua data tertera dalam tabel di bawah ini.

Tabel 4.1 Rekapitulasi Data Mentah Keterampilan Bermain Bola Voli pada Klub
Pambers VC.
Hasil Hasil Hasil Hasil
Hasil
Tes Tes Tes Tes
No Nama Tes
Passing Passing Servis Servis
Smash
Bawah Atas Bawah Atas
1 Muhammad Zulfikri 48 52 30 29 21
2 Tirta Ariga Handika 35 48 26 25 20
3 Reza Dermawan 38 45 27 27 22
4 Novri Armanto 45 49 25 25 24
5 Munandar 46 55 25 28 20
6 Aslan Bari 32 48 33 29 19
7 Maulid 35 45 30 30 25
8 Jawali Saputra 40 39 27 28 27
9 Sudarmi 44 40 25 25 18
10 Kanda Pramudya P 37 50 30 28 21
11 Primas Armanda 32 58 25 25 22
12 Muhammad Ansar 36 55 27 27 25
Jumlah 468 584 330 326 264
Rata-rata 39 48,66 27,5 27,16 22

30
31

4.1.1 Hasil Passing Bawah

Tes keterampilan yang pertama menggunakan tes passing bawah, untuk

rekapitulasi data mentah dapat dilihat pada tabel 4.11 di bawah ini.

Tabel 4.2 Hasil tes passing bawah


No Nama Hasil Tes Passing Bawah Kategori
1 Muhammad Zulfikri 48 Istimewa
2 Tirta Ariga Handika 35 Baik
3 Reza Dermawan 38 Baik
4 Novri Armanto 45 Sangat Baik
5 Munandar 46 Sangat Baik
6 Aslan Bari 32 Baik
7 Maulid 35 Baik
8 Jawali Saputra 40 Sangat Baik
9 Sudarmi 44 Sangat Baik
10 Kanda Pramudya P 37 Baik
11 Primas Armanda 32 Baik
12 Muhammad Ansar 36 Baik
Jumlah 468

4.1.2 Hasil Passing Atas

Hasil tes passing atas pada atlet bola voli Klub Pambers VC dapat dilihat

pada tabel di bawah ini, sebagai berikut:

Tabel 4.3 Hasil tes passing atas


No Nama Hasil Tes Passing Atas Kategori
1 Muhammad Zulfikri 52 Sangat Baik
2 Tirta Ariga Handika 48 Sangat Baik
3 Reza Dermawan 45 Sangat Baik
4 Novri Armanto 49 Sangat Baik
5 Munandar 55 Sangat Baik
6 Aslan Bari 48 Sangat Baik
7 Maulid 45 Sangat Baik
8 Jawali Saputra 39 Baik
9 Sudarmi 40 Baik
10 Kanda Pramudya P 50 Sangat Baik
11 Primas Armanda 58 Istimewa
12 Muhammad Ansar 55 Sangat Baik
Jumlah 584
32

4.1.3 Hasil Servis Bawah

Untuk hasil tes servis bawah telah ditemukan hasil pada atlet bola voli Klub

Pembers VC, tertera pada tabel 4.3 di bawah ini.

Tabel 4.4 Hasil tes servis bawah


No Nama Hasil Tes Servis Bawah Kategori
1 Muhammad Zulfikri 30 Isimewa
2 Tirta Ariga Handika 26 Isimewa
3 Reza Dermawan 27 Isimewa
4 Novri Armanto 25 Isimewa
5 Munandar 25 Isimewa
6 Aslan Bari 33 Isimewa
7 Maulid 30 Isimewa
8 Jawali Saputra 27 Isimewa
9 Sudarmi 25 Isimewa
10 Kanda Pramudya P 30 Isimewa
11 Primas Armanda 25 Isimewa
12 Muhammad Ansar 27 Isimewa
Jumlah 330

4.1.4 Hasil Servis Atas

Hasil keterampilan selanjutnya adalah menggunakan tes keterampilan

servis atas, untuk hasil data mentahnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.5 Hasil tes servis Atas


No Nama Hasil Tes Servis Atas Kategori
1 Muhammad Zulfikri 29 Isimewa
2 Tirta Ariga Handika 25 Sangat Baik
3 Reza Dermawan 27 Isimewa
4 Novri Armanto 25 Sangat Baik
5 Munandar 28 Isimewa
6 Aslan Bari 29 Isimewa
7 Maulid 30 Isimewa
8 Jawali Saputra 28 Isimewa
9 Sudarmi 25 Sangat Baik
10 Kanda Pramudya P 28 Isimewa
11 Primas Armanda 25 Sangat Baik
12 Muhammad Ansar 27 Isimewa
Jumlah 326
33

4.1.5 Hasil Smash

Untuk tes terakhir menggunakan tes keterampilan smash, hasilnya dapat

dilihat pada tabel 4.5 di bawah ini.

Tabel 4.6 Hasil tes smash


No Nama Hasil Tes Smash Kategori
1 Muhammad Zulfikri 21 Sangat Baik
2 Tirta Ariga Handika 20 Sangat Baik
3 Reza Dermawan 22 Sangat Baik
4 Novri Armanto 24 Istimewa
5 Munandar 20 Sangat Baik
6 Aslan Bari 19 Sangat Baik
7 Maulid 25 Istimewa
8 Jawali Saputra 27 Istimewa
9 Sudarmi 18 Sangat Baik
10 Kanda Pramudya P 21 Sangat Baik
11 Primas Armanda 22 Istimewa
12 Muhammad Ansar 25 Istimewa
Jumlah 264

4.2 Analisis Data Penelitian

4.2.1 Menghitung Nilai Persentase

[Link] Menghitung Nilai Persentase Passing Bawah

Tabel 4.7 Persentase passing bawah


No Kategori Frekuensi Persentase
1 Istimewa 1 8.33%
2 Sangat Baik 4 33.33%
3 Baik 7 58.33%
4 Sedang 0 0%
5 Kurang 0 0%
6 Kurang Sekali 0 0%
Jumlah 12 100%

Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar diagram 4.1 sebagai berikut:
34

PERSENTASE
7

1
33.33% 58.33%
8.33% 0 0% 0 0% 0 0%

Istimewa Sangat Baik Sedang Kurang Kurang


Baik Sekali

Gambar 4.1 Diagram persentase passing bawah

Berdasarkan tabel persentase dan diagram 4.1 di atas dapat dijelaskan bahwa

untuk nilai tertinggi diraih oleh 7 orang berada pada kategori baik dengan jumlah

persentase 58.33%, selanjutnya untuk kategori sangat baik diraih oleh 4 orang dengan

besar persentase 33.33%, dan untuk kategori istimewa diraih oleh 1 orang dengan

jumlah persentase 8.33%.

[Link] Menghitung Nilai Persentase Passing Atas

Nilai persentase pada passing atas dapat dilihat pada tabel 4.8 di bawah ini:

Tabel 4.8 Persentase passing atas


No Kategori Frekuensi Persentase
1 Istimewa 1 8.33%
2 Sangat Baik 9 75.00%
3 Baik 2 16.66%
4 Sedang 0 0%
5 Kurang 0 0%
6 Kurang Sekali 0 0%
Jumlah 12 100%
35

PERSENTASE
9

2
1 75.00%
8.33% 16.66% 0 0% 0 0% 0 0%

Istimewa Sangat Baik Sedang Kurang Kurang


Baik Sekali

Gambar 4.2 Diagram persentase passing atas

Dapat dijelaskan bahwa untuk kategori tertinggi berada pada kategori sangat

baik dengan jumlah persentase sebesar 75% dan diraih oleh 9 orang, selanjutnya paada

kategori baik diraih oleh 2 orang dengan persentase sebesar berjumlah 16.66%, dan

untuk kategori istimewa diraih oleh 1 orang dengan besar persentase 8.33%.

[Link] Menghitung Nilai Persentase Servis Bawah

Tabel 4.9 Persentase servis bawah


No Kategori Frekuensi Persentase
1 Istimewa 12 100.00%
2 Sangat Baik 0 0%
3 Baik 0 0%
4 Sedang 0 0%
5 Kurang 0 0%
6 Kurang Sekali 0 0%
Jumlah 12 100%
36

PERSENTASE
12

100.00%
0 0% 0 0% 0 0% 0 0% 0 0%

Istimewa Sangat Baik Sedang Kurang Kurang


Baik Sekali

Gambar 4.3 Diagram persentase servis bawah

Berdasarkan tabel dan diagram di atas bisa dilihat bahwasanya untuk nilai

tertinggi berada pada kategori istimewa dengan jumlah persenatse 100%.

[Link] Menghitung Nilai Persentase Servis Atas

Tabel 4.10 Persentase servis atas


No Kategori Frekuensi Persentase
1 Istimewa 8 66.66%
2 Sangat Baik 4 33.33%
3 Baik 0 0%
4 Sedang 0 0%
5 Kurang 0 0%
6 Kurang Sekali 0 0%
Jumlah 12 100%
37

PERSENTASE
8

66.66% 33.33% 0 0% 0 0% 0 0% 0 0%

Istimewa Sangat Baik Sedang Kurang Kurang


Baik Sekali

Gambar 4.4 Diagram persentase servis atas

Berdasarkan diagram batang di atas dapat dijelaskan untuk nilai tertinggi

berada pada kategori istimewa diraih oleh 8 orang dengan jumlah persentase 66.66%,

dan selanjutnya kategori sangat baik diraih oleh 4 orang dengan besar persentase

33.33%.

[Link] Menghitung Nilai Persentase Smash

Tabel 4.12 Persentase smash


No Kategori Frekuensi Persentase
1 Istimewa 5 41.66%
2 Sangat Baik 7 58.33%
3 Baik 0 0%
4 Sedang 0 0%
5 Kurang 0 0%
6 Kurang Sekali 0 0%
Jumlah 12 100%
38

PERSENTASE
7

41.66% 58.33%
0 0% 0 0% 0 0% 0 0%

Istimewa Sangat Baik Sedang Kurang Kurang


Baik Sekali

Gambar 4.5 Diagram persentase smash

Untuk tes keterampilan yang terakhir pada smash, untuk nilai tertinggi berada

pada kategori sangat baik diraih oleh 7 orang dengan jumlah persentase 58.33%, dan

selanjutnya kategori istimewa diraih oleh 5 orang dengan besar persentase 41.66%.

4.3 Pembahasan Penelitian

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data sebagaimana terlihat dalam nilai

rata-rata dan persentase berikut:

(1) Passing bawah dengan nilai rata-rata 39 berada pada kategori baik dengan jumlah

nilai persentase berjumlah 58.33%.

(2) Passing atas dengan nilai rata-rata 48,66 berada pada kategori sangat baik

dengan jumlah nilai persentase berjumlah 75%.

(3) Servis bawah dengan nilai rata-rata 27,5 berada pada kategori istimewa dengan

jumlah nilai persentase berjumlah 100%.

(4) Servis atas dengan nilai rata-rata 27,16 berada pada kategori istimewa dengan

jumlah nilai persentase berjumlah 66.66%,


39

(5) Smash dengan nilai rata-rata 22 berada pada kategori sangat baik dengan jumlah

nilai persentase berjumlah 58.33%.

Evaluasi adalah suatu kegiatan yang membandingkan antara hasil

implementasi dengan kriteria dan standart yang telah ditetapkan untuk melihat

keberhasilan suatu kegiatan atau program tertentu. Evaluasi menurut Firman (2000:

18) merupakan penilaian terhadap data yang dikumpulkan melalui kegiatan asesmen.

Penelitian dengan judul “Evaluasi Keterampilan Bermain Bola Voli Pada Klub

Pambers VC” bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bermain bola voli pada

Klub Pambers VC. Keterampilan merupakan derajat keberhasilan dalam mencapai

tujuan secara efektif dan efisien. Keterampilan yang baik dalam bermain bola voli

mendukung permainan bola voli yang baik pula, sehingga mendapatkan skor yang baik

dalam pertandingan. Untuk mencapai hal tersebut maka atlet bola voli Klub Pambers

VC harus menguasai teknik dasar dalam permainan bola voli. Teknik dasar tersebut

diantaranya adalah passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas dan smash.

Hasil yang telah diperoleh oleh Klub Pambers VC merupakan hasil dari latihan

yang telah mereka laksanakan selama ini, hasil tersebut menunjukkan keadaan dari

keterampilan bermain bola voli. Keterampilan permainan bola voli sangat berpengaruh

terhadap hasil dari pertandingan yang mereka raih selama ini. Klub Pambers VC

merupakan salah satu Klub bola voli yang kuat dan berpengaruh di Aceh dan atletnya

juga berasal dari berbagai daerah yang berada di Provinsi Aceh.


BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) passing

bawah berada pada kategori baik, (2) passing atas berada pada kategori sangat baik,

(3) servis bawah berada pada kategori istimewa, (4) servis atas berada pada kategori

istimewa dan, (5) smash berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut

sehingga dapat disimpulkan keterampilan bermain bola voli pada klub Pambers VC

berada pada kategori Istimewa.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, dapat dikemukakan saran-saran

sebagai berikut:

5.2.1 Kepada pelatih bola voli Klub Pambers VC agar lebih meningkatkan latihan

untuk meningkatkan keterampilan bermain bola voli melalui program-program

latihan yang sudah di atur dan direncanakan.

5.2.2 Kepada atlet bola voli pada Klub Pambers untuk mencapai prestasi harus

mampu meningkatkan keterampilan bermain bola voli seperti: passing bawah,

passing atas, servis bawah, servis atas dan, smash melalui latihan secara

kontinyu.

5.2.3 Kepada peneliti lain agar penelitian ini dapat dilanjutkan dalam permasalahan

40
41

yang lebih luas dengan jumlah sampel yang lebih besar, sehingga dapat

memberikan sumbangan pemikiran kepada pelatih, guru maupun mahasiswa

guna meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga bola voli.


DAFTAR PUSTAKA

Agus S, Suryosubroto. (2004). Diktat sarana dan Prasarana Pendidikan Jasmani,


Yogyakarta: FIK UNY.

Ahfa. (2013). Sejarah Singkat Olahraga Bola Voli, dan Teknik Permainan Bola Voli,
(Online), ([Link] [Link]
diakses pada 26 Oktoberi 2018).

Ahmadi, Nuril. (2007). Panduan Olahraga Bola Voli. Solo: Era Pustaka Umum.

Amirullah. (2003). Alat Evaluasi Keterampilan: Jurnal Nasional Pendidikan Jasmani


dan Ilmu Keolahragaan. Jakarta: Depdiknas.

Amung Ma’mun dan Yudha. (2000). Perkembangan Gerak dan Belajar Gerak.
Jakarta: Depdikbud.

Arikunto, Suharsimi. (1991). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek,


Cetakan Ketujuh Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Arikunto. (2004). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi. Kelima.


Jakarta: Rineka Cipta.

Depdiknas. (1999). Tes Kesegaran Jasmani Indonesia. Jakarta: Pusat Kesegaran


Jasmani dan Rekreasi.

Firman, Harry. (2000). Penilaian Hasil Belajar dalam Pengajaran. Bandung: FMIPA.

Moh. Uzer Usman dan Lilis Setiawati. (1993). Upaya Optimalisasi Kegiatan Belajar
Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nadisah. (1992). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.


Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Sudijono, Anas. (2006). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: [Link] Grafindo.

Sudjana. (1992). Metode Statistika. Bandung: Tarsino.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:


Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Cetakan ke-24.
Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:


Alfabeta,

42
43

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:


Alfabeta.

Suharno. H.P. (1981). Metodik Melatih Permainan Bola Voli. Yogyakarta: IKIP
Yogyakarta.

Widiastuti. (2019). Tes dan Pengukuran Olahraga. Depok: Rajawali Pers.


44

Lampiran 1
45

Lampiran 2
46

Lampiran 3
47

Lampiran 4

SUSUNAN PANITIA PELAKSANAAN PENELITIAN

Penasehat : Ketua Program Studi Penjaskesrek

Pembimbing I : Drs. Alfian Rinaldy, [Link].

Pembimbing II : Zahara, [Link]., [Link].

Penanggung Jawab : Rizqullah

Ketua Pelaksanaan Penelitian : Muara Bahgie

Dokumentasi : Tirta Ariga Handika

Panitian Pelaksana Tes


1. Tes Kemampuan Passing Bawah : Riski Rivaldo

2. Tes Kemampaun Shooting : Raina Putri

3. Tes Kemampuan Servis Bawah : Rizqullah

4. Tes Kemampuan Servis Atas : Tirta Ariga Haandika

5. Tes Kemampuan Smash : Muara Bahgie

Banda Aceh, September 2023


Peneliti,

Rizqullah
48

Lampiran 5

FORMULIR TES
A. IDENTITAS PESERTA
1. NAMA :
2. TEMPAT DAN TANGGAL LAHIR :
3. BERAT BADAN : Kg
4. TINGGI BADAN : Cm
5. JENIS KELAMIN :
6. NO. HP :
7. ALAMAT SEKARANG :

B. TABEL HASIL TES

Hasil Kasar Hasil


No Butir Tes Nilai
1 2 3 4 5 6 Tes

1 Passing Bawah 60’

2 Passing Atas 60’

3 Servis Bawah 6x

4 Servis Atas 6x

5 Smash 6x

Jumlah

Banda Aceh,……………2022

Panitia Tes

( )
49

Lampiran 6

DOKUMENTASI PENELITIAN

Gambar 1. Pemberian arahan kepada peserta tes

Gambar 2. Tes Passing Bawah


50

Gambar 3. Passing Atas

Gambar 4. Service Bawah


51

Gambar 5. Service Atas

Gambar 6. Smash
52

RIWAYAT HIDUP

Rizqullah dilahirkan di Kabupaten Pidie, tepatnya di


Kecamatan Mutiara, Desa Busu Mns Ribeuen, pada Tanggal 10
Januari 2002. Dilahirkan dari ibu Saidah, dan ayah (Alm)
Syafari, Pendidikan Sekolah Dasar ditempuh di SD Negeri Mns
Peureulak pada Tahun 2007 dan selesai pada Tahun 2013. Dan
lanjut Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 Sakti dan tamat
pada Tahun 2016, lalu melanjutkan Sekolah Menengah Atas
Sekolah Sukma Bangsa Pidie, selesai pada Tahun 2019.

Pada Tahun 2019 melanjutkan ke perguruan tinggi, Universitas Syiah Kuala,


Jurusan/Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Cita-cita yaitu menjadi guru Olahaga. Sejak duduk
dibangku SD, mata pelajaran Penjaskes merupakan salah satu mata pelajaran yang
paling disenangi.

Anda mungkin juga menyukai