0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan2 halaman

Prosedur RJP untuk Awam Terlatih RSUD

1. Prosedur resusitasi jantung paru untuk awam terlatih memberikan pertolongan kepada pasien yang mengalami henti nafas dan jantung dengan melakukan pijat jantung. 2. Tindakan yang dilakukan meliputi pemeriksaan respon pasien, memanggil bantuan, melakukan resusitasi jantung paru, dan menunggu tim medis. 3. Prosedur ini ditetapkan untuk menyelamatkan pasien di lingkungan rumah sakit.

Diunggah oleh

Im STIKMAN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan2 halaman

Prosedur RJP untuk Awam Terlatih RSUD

1. Prosedur resusitasi jantung paru untuk awam terlatih memberikan pertolongan kepada pasien yang mengalami henti nafas dan jantung dengan melakukan pijat jantung. 2. Tindakan yang dilakukan meliputi pemeriksaan respon pasien, memanggil bantuan, melakukan resusitasi jantung paru, dan menunggu tim medis. 3. Prosedur ini ditetapkan untuk menyelamatkan pasien di lingkungan rumah sakit.

Diunggah oleh

Im STIKMAN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RESUSITASI JANTUNG PARU UNTUK AWAM TERLATIH

No. Dokumen Revisi : Hal :


RSUD dr. H. M.
Rabain 03 /065/31 / AK- / 2018 02 1/1

Standar Tanggal Terbit : Ditetapkan


Prosedur Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr.
Operasional 01 Agustus 20118 H. M. Rabain

dr. H. Yan Riyadi, MARS


Pembina Utama Muda
196101141989101001
Pengertian Prosedur yang dilakukan terhadap pasien dalam kondisi henti
nafas dan henti jantung akibat ancaman airway, breathing,
circulation, disability dan exposure.

Prosedur ini dilakukan oleh awam terlatih (tenaga non medis,


selain dokter, perawat dan bidan).
Tujuan Memberikan pertolongan dengan cara pijat jantung untuk
mempertahankan kehidupan korban/pasien
Kebijakan 1. Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dokter H. M.
Rabain nomor 203 Tahun 2018 tentang Kebijakan Akses ke
Rumah Sakit dan Kontinuitas Pelayanan Pada Rumah Sakit
Umum Daerah Dokter H. M. Rabain.
2. Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Dokter H. M.
Rabain nomor 204 Tahun 2018 tentang Pemberlakuan
Standar Prosedur Oprasional Pelayanan Gawat Darurat
Rumah Sakit Umum Daerah Dokter H. M. Rabain

Prosedur 1. Proteksi Diri / 3 A (Aman Diri/Penolong, Aman Lingkungan,


Aman Penderita)
2. Cek respon dengan cara panggil dan tepuk korban.
3. Jika korban tidak ada respon, panggil orang sekitar untuk
mendekat agar mudah diminta bantuan jika diperlukan.
4. Periksa/cek pernafasan dalam 10 detik (lihat pergerakan
dada).
5. Jika tidak ada pergerakan dada, minta pertolongan kepada
orang sekitar tadi untuk mengaktifkan code blue.
6. Segera lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru), perhatikan:
a. Kecepatan 100-120 x/mnt
b. Kedalaman 5-6 cm
c. Perhatikan recoil dada
d. Hands only CPR jika tidak ada barrier ataupun bag valve
mask
7. Hentikan RJP jika:
a. Tim Code Blue tiba dan mengambil alih tindakan
b. ROSC (Return of Spontaneus Circulation), misalnya ada
pergerakan tubuh seperti pergerakan dada.
8. Jika korban sudah dalam kondisi ROSC, sambal menunggu
bantuan dating, berikan posisi pemulihan sesuai indikasi.
9. Laporkan kejadian, setiap tindakan yang diberikan kepada
team code blue.
Unit Terkait Seluruh unit yang berada di lingkungan Rumah Sakit dr. H. M.
Rabain

Anda mungkin juga menyukai