APPENDIKS
A.1 Perhitungan dan Pengolahan Data
A.1.1 Karakterisasi Variabel
Diketahui:
Tabel A.1 Bahan Baku (Variabel 1)
Na2CO3 330
CO2 0
Berat gram
H2O 1500
NaHCO3 52,58
Na2CO3 106
CO2 44
Mr g/mol
H2O 18
NaHCO3 84
Pada data tersebut, hanya CO2 yang tidak diketahui dalam unit gram dalam
satuan LPM atau liter per minute, sehingga terdapat perhitungan sebagai berikut:
Dengan asumsi, kondisi non-STP dan suhu didalam reaktor sama dengan suhu
di feeding tank:
diketahui,
V inlet gas = 6 Liter/menit
V outlet gas = 8 Liter/menit
P = 2 atm
T = 40°C = 313 K
R = 0,082 [Link]/ [Link]
sehingga perhitungan dapat dilakukan sebagai berikut:
PV = nRT
n = PV
RT
n pada inlet gas,
n= 2x6 = 0,46754 mol
0,082 x 313
m= n x Mr = 20,572 gram
n pada outlet gas,
n= 2x8 = 0,62339 mol
0,082 x 313
A.1
m= n x Mr = 27,4293 gram
Kemudian mencari nilai bahan baku lainnya dalam unit mol,
m 330
n Na2CO3 = = = 3,1132 mol
mr 106
m 1500
n H2O = = = 83,333 mol
mr 18
m 52,5809
n NaHCO3 = = = 0,626 mol
mr 84
Sehingga didapatkan nilai dalam satuan mol pada bahan baku dapat dilihat
sebagai berikut:
Tabel A.2 Bahan Baku Satuan Mol (Variabel 1)
Na2CO3 3,113
CO2 0,468
n mol
H2O 83,33
NaHCO3 0,626
Kemudian menentukan konversi Na2CO3 dan yield NaHCO3, perhitungan dapat
dilihat sebagai berikut,
Na2CO3 + CO2 + H2O --> 2NaHCO3
Awal 3,113 0,46754 83,33 0,625963095
Reaksi 0,13 0,15585 0,13 0,259665476
Akhir 2,983 0,62339 83,2 0,885628571
m 74,393
n produk NaHCO3 = = = 0,8856 mol
mr 84
n reaksi NaHCO3 = mol akhir - mol awal
= 0,8856 - 0,626 = 0,2597 mol
n reaksi H2O = mol reaksi NaHCO3
2
= 0,259665476 = 0,1298 mol
2
n reaksi CO2 = mol akhir - mol awal
= 0,62339 - 0,4675 = 0,1558 mol
n akhir H2O = mol akhir - mol awal
83,3333 - 0,1298 = 83,2035 mol
A.2
n reaksi Na2CO3 = mol reaksi NaHCO3
2
= 0,259665476 = 0,1298 mol
2
n akhir Na2CO3 = mol awal - mol akhir
= 3,11321 - 0,1298 = 2,9834 mol
Tabel A.3 Bahan Baku Satuan Gram (Variabel 1)
Na2CO3 330
CO2 20,6
Berat gram
H2O 1500
NaHCO3 52,58
mol reaksi Na2CO3
Konversi Na2CO3 = x 100%
mol awal Na2CO3
0,1298 mol
= x 100%
3,113207547
= 4,17%
Total Massa Produk
Yield NaHCO3 = x 100%
Total Massa Bahan Baku
74,393
= x 100%
1903,152863
= 3,9516%
A.1.2 Kadar NaHCO3
Diketahui (Variabel 1):
HCl = 0,997 M
Mr NaHCO3 = 84 g/mol
Tabel A.4 Hasil Titrasi NaHCO3 (Variabel 1)
Percobaan Berat Bikarbonat Perubahan Warna
Sampel I 1,0008 10,1
Sampel II 1,0006 9,9
Rata-rata 1,0007 10
Menentukan massa NaHCO3,
Massa NaHCO3 = M HCl x ml titration x 84
84
Sampel I = 0,9974 x 10,1 x 84
1000
= 0,8292
A.3
Sampel I = 0,9974 x 9,9 x 84
1000
= 0,8128
Menentukan kadar NaHCO3,
massa
% NaHCO3 = x 100%
berat
0,8292
% Sampel I = x 100%
1,0008
= 84,25 %
0,8128
% Sampel II = x 100%
1,0006
= 82,6 %
Rata-rata = 83,425 %
A.1.3 Perhitungan Konversi CO2
Menentukan Konversi CO2 dengan beberapa kondisi operasi dan asumsi
sebagai berikut:
X CO2 inlet = 0,46754
X CO2 outlet = 0,62339
Setelah ditentukan nilai mol pada gas inlet & outlet pada bagian A.1.1,
dilakukanperhitungan dengan rumus menurut Maharloa D.G, dkk. 2017 sebagai
berikut:
Gambar A.1 Rumus Konversi CO2
Konversi CO2 = Fraksi mol outlet - Fraksi mol inlet
Fraksi mol outlet
= 0,62339 - 0,4675
0,467544612
= 0,3333 %
A.4
A.1.4 Kadar Farmasi
Kadar farmasi disesuaikan dengan syarat United States Pharmacopia 43
Vol.2 sebagai berikut:
Tabel A.5 United States Pharmacopia Qualification
a. Kadar Klorida dan Sulfat
Dalam penentuan kadar klorida dan sulfat ditinjau dari kalibrasi yang telah
dilakukan sehingga diperoleh kurva sebagai berikut:
Kurva Kalibrasi Cl
0,6
0,5
0,4
Absorbansi
0,3
0,2 y = 0,052x - 0,0018
R² = 0,999
0,1
0
-0,1 0 2 4 6 8 10 12
Kadar Larutan Standar, ppm
Grafik A.1 Kurva Kalibrasi Cl
Kurva Kalibrasi SO4
0,12
0,1
0,08
Absorbansi
0,06
0,04 y = 0,0098x - 0,0035
0,02 R² = 0,9771
0
-0,02 0 2 4 6 8 10 12
Kadar Larutan Standar, ppm
Grafik A.2 Kurva Kalibrasi SO4
A.5
Masing-masing merupakan kurva Cl dan SO4 yang telah ditentukan
absorbansi dengan beberapa varian kadar larutan sebesar 0 ppm, 1 ppm, 2
ppm, 5 ppm, 10 ppm sesuai dengan prosedur
RumusU.S.P
kadar Vol.2.
SO4 dan Cl dapat dilihat
sebagai berikut:
Gambar A.2 Rumus Kadar SO4
Gambar A.3 Rumus Kadar Cl
Diketahui (variabel 3):
Berat sampel = 0,7003 gram
Absorbansi = 0,5 abs
Linear Regresi = 0,52x + 0,0018
Blanko = -0,0346
Dengan demikian perhitungan dapat dilakukan sebagai berikut:
Konsentrasi, ppm = Absorbansi - Linear a
Linear b
= 0,5 - 0,0018
0,52
= 0,9296 ppm
Setelah itu menentukan kadar konsentrasi dalam satuan persentase, perhitungan
dapat dilihat sebagai berikut:
Konsentrasi,% = Kadar Cl - Kadar Blanko
massa sampel x 1000
= 0,9296 - (-0,0346)
0,7003 x 1000
= 0,00014 %
Demikian pula pada perhitungan kadar sulfat,
Diketahui (Variabel 3):
Berat sampel = 0,7 gram
Absorbansi = 0,149 abs
Linear Regresi = 0,0098x + 0,0032
Blanko = -0,3265
A.6
Dengan demikian perhitungan dapat dilakukan sebagai berikut:
Konsentrasi, ppm = Absorbansi - Linear a
Linear b
= 0,149 - 0,0032
0,00098
= 9,1633 ppm
Setelah itu menentukan kadar konsentrasi dalam satuan persentase, perhitungan
dapat dilihat sebagai berikut:
Konsentrasi,% = Kadar SO4 - Kadar Blanko
massa sampel x 1000
= 9,1633 - (-03265)
0,7 x 1000
= 0,0014 %
Dengan demikian Kadar Cl dan SO4 yang diperoleh masing-masing berjumlah
0,00014% dan 0,0014%
b. Kadar Heavy Metal dan Iron
Pada kasus ini penentuan kadar heavy metal dan iron dilakukan
dengan penyesuaian spesifikasi bahan baku yang telah diperoleh berikut
spesifikasi bahan dari [Link]:
Tabel A.6 Spesifikasi Bahan Natrium Karbonat
Dengan demikian kadar heavy metal dan iron adalah 2 ppm dan 5 ppm.
A.7