0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan8 halaman

Perhitungan Fondasi Footplat Kantilever

1. Dokumen ini berisi perhitungan kapasitas dukung dan geser tanah fondasi plat empat persegi panjang untuk bangunan kantilever. 2. Kapasitas dukung tanah yang dihitung menggunakan metode Terzaghi dan Meyerhof adalah 145,48 kN/m2. 3. Kontrol tegangan tanah menunjukkan tegangan maksimum 130,668 kN/m2 yang lebih kecil dari kapasitas dukung tanah.

Diunggah oleh

Ridho Saleh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
74 tayangan8 halaman

Perhitungan Fondasi Footplat Kantilever

1. Dokumen ini berisi perhitungan kapasitas dukung dan geser tanah fondasi plat empat persegi panjang untuk bangunan kantilever. 2. Kapasitas dukung tanah yang dihitung menggunakan metode Terzaghi dan Meyerhof adalah 145,48 kN/m2. 3. Kontrol tegangan tanah menunjukkan tegangan maksimum 130,668 kN/m2 yang lebih kecil dari kapasitas dukung tanah.

Diunggah oleh

Ridho Saleh
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERHITUNGAN FONDASI FOOTPLAT

BENTUK EMPAT PERSEGI PANJANG

TYPE PONDASI BANGUNAN KANTILEVER (P1)

A. DATA FONDASI FOOT PLAT

DATA TANAH
Kedalaman fondasi, Df = 1.50 m
Berat volume tanah, ɤ= 26.00 kN/m3
Sudut gesek dalam, ϕ= 20.00 °
Kohesi, c= 1.30 Kg/cm2
Tahanan konus (hasil pengujian sondir), qc = 26.00 kg/cm2

DIMENSI FONDASI
Lebar fondasi arah x, Bx = 1.80 m
Lebar fondasi arah y, By = 1.60 m
Tebal fondasi, h= 0.30 m
Lebar kolom arah x, bx = 0.38 m
Lebar kolom arah y, by = 0.50 m
Posisi kolom (dalam = 40, tepi = 30, sudut = 20) as = 40
BAHAN KONSTRUKSI
Kuat tekan beton, fc' = 20.7 MPa
Kuat leleh baja tulangan, fy = 240 MPa
Berat beton bertulang, gc = 24 kN/m3

BEBAN RENCANA FONDASI


Gaya aksial akibat beban terfaktor, Pu = 39.568 kN
Momen arah x akibat beban terfaktor, Mux = 67.506 kNm
Momen arah y akibat beban terfaktor, Muy = 0.305 kNm
B. KAPASITAS DUKUNG TANAH
1. MENURUT TERZAGHI DAN PECK (1943)

Kapasitas dukung ultimit tanah menurut Terzaghi dan Peck (1943) :


qu = c * Nc * (1 + 0.3 * B / L) + Df * g * Nq + 0.5 * B * Ng * (1 - 0.2 * B / L)

2
c = kohesi tanah (kN/m ) c= 1.30 °
Df = Kedalaman fondasi (m) Df = 1.50 m
3 3
g = berat volume tanah (kN/m ) g= 26.00 kN/m
B = lebar fondasi (m) B = By = 1.60 m
L = panjang fondasi (m) L = By = 1.80 m
Sudut gesek dalam, f= 20.00 °
f = f / 180 * p = 0.34906585 rad
(3*p / 4 - f/2)*tan f
a=e = 2.21236011
2
Kpg = 3 * tan [ 45° + 1/2*( f + 33°) ] = 26.7967134
Faktor kapasitas dukung tanah menurut Terzaghi :
2 2
Nc = 1/ tan f * [ a / (2 * cos (45 + f/2) - 1 ] = 17.690
2 2
Nq = a / [ (2 * cos (45 + f/2) ] = Nc * tan f + 1 = 7.439
2
Ng = 1/2 * tan f * [ Kpg / cos f - 1 ] = 5.341
Kapasitas dukung ultimit tanah menurut Terzaghi :
qu = c*Nc*(1+0.3*B/L) + Df*g*Nq + 0.5*B*Ng*(1-0.2*B/L) = 322.75 kN/m2
Kapasitas dukung tanah, qa = q u / 3 = 107.58 kN/m2

2. MENURUT MEYERHOF (1956)

Kapasitas dukung tanah menurut Meyerhof (1956) :


2
qa = qc / 33 * [ ( B + 0.3 ) / B ] * Kd ( dalam kg/cm2)
dengan, Kd = 1 + 0.33 * Df / B harus £ 1.33

qc = tahanan konus rata-rata hasil sondir pada dasar fondasi ( kg/cm2 )


B = lebar fondasi (m) B = By = 1.60 m
Df = Kedalaman fondasi (m) Df = 1.50 m
Kd = 1 + 0.33 * Df / B = 1.309375 < 1.33
==> diambil, Kd = 1.309375
Tahanan konus rata-rata hasil sondir pada dasar fondasi, qc = 26.00 kg/cm2
2
qa = qc / 33 * [ ( B + 0.3 ) / B ] * Kd = 1.455 kg/cm2
Kapasitas dukung ijin tanah, qa = 145.48 kN/m2
3. KAPASITAS DUKUNG TANAH YANG DIPAKAI
2
Kapasitas dukung tanah menurut Terzaghi dan Peck : qa = 107.58 kN/m
2
Kapasitas dukung tanah tanah menurut Meyerhof : qa = 145.48 kN/m
2
Kapasitas dukung tanah yang dipakai : qa = 145.48 kN/m

C. KONTROL TEGANGAN TANAH

Luas dasar foot plat, A = Bx * By = 2.8800 m2


2
Tahanan momen arah x, Wx = 1/6 * By * Bx = 0.8640 m3
2
Tahanan momen arah y, Wy = 1/6 * Bx * By = 0.7680 m3
Tinggi tanah di atas foot plat, z = Df - h = 1.20 m
Tekanan akibat berat foot plat dan tanah, q = h * gc + z * g = 38.400 kN/m2

Eksentrisitas pada fondasi :


ex = Mux / Pu = 1.7060 m > Bx / 6 = 0.3000 m (NG)
ey = Muy / Pu = 0.0077 m < By / 6 = 0.2667 m (OK)
Tegangan tanah maksimum yang terjadi pada dasar fondasi :
qmax = Pu / A + Mux / Wx + Muy / Wy + q = 130.668 kN/m2
qmax < qa ==> AMAN (OK)
Tegangan tanah minimum yang terjadi pada dasar fondasi :
qmin = Pu / A - Mux / Wx - Muy / Wy + q = -26.389 kN/m2
qmin < 0 ==> UKURAN FONDASI KURANG BESAR
D. GAYA GESER PADA FOOT PLAT
1. TINJAUAN GESER ARAH X

Jarak pusat tulangan terhadap sisi luar beton, d' = 0.075 m


Tebal efektif foot plat, d = h - d' = 0.225 m
Jarak bid. kritis terhadap sisi luar foot plat, ax = ( Bx - bx - d ) / 2 = 0.598 m
Tegangan tanah pada bidang kritis geser arah x,
qx = qmin + (Bx - ax) / Bx * (qmax - qmin) = 78.533 kN/m2
Gaya geser arah x, Vux = [ qx + ( qmax - qx ) / 2 - q ] * ax * By = 63.288 kN
Lebar bidang geser untuk tinjauan arah x, b = By = 1600 mm
Tebal efektif footplat, d= 225 mm
Rasio sisi panjang thd. sisi pendek kolom, bc = b x / b y = 0.7600
Kuat geser foot plat arah x, diambil nilai terkecil dari Vc yang diperoleh dari [Link]. :
-3
Vc = [ 1 + 2 / bc ] * √ fc' * b * d / 6 * 10 = 991.361 kN
-3
Vc = [ as * d / b + 2 ] * √ fc' * b * d / 12 * 10 = 1040.750 kN
-3
Vc = 1 / 3 * √ fc' * b * d * 10 = 545.967 kN
Diambil, kuat geser foot plat, ==> Vc = 545.967 kN
Faktor reduksi kekuatan geser, f = 0.75
Kuat geser foot plat, f * Vc = 409.475 kN
Syarat yang harus dipenuhi,
f * Vc ≥ Vux
409.475 > 63.288 ==> AMAN (OK)
2. TINJAUAN GESER ARAH Y

Jarak pusat tulangan terhadap sisi luar beton, d' = 0.085 m


Tebal efektif foot plat, d = h - d' = 0.215 m
Jarak bid. kritis terhadap sisi luar foot plat, ay = ( By - by - d ) / 2 = 0.443 m
Tegangan tanah pada bidang kritis geser arah y,
qy = qmin + (By - ay) / By * (qmax - qmin) = 87.231 kN/m2
Gaya geser arah y, Vuy = [ qy + ( qmax - qy ) / 2 - q ] * ay * Bx = 56.193 kN
Lebar bidang geser untuk tinjauan arah y, b = Bx = 1800 mm
Tebal efektif footplat, d= 215 mm
Rasio sisi panjang thd. sisi pendek kolom, bc = b x / b y = 0.7600
Kuat geser foot plat arah y, diambil nilai terkecil dari Vc yang diperoleh dari [Link]. :
-3
Vc = [ 1 + 2 / bc ] * √ fc' * b * d / 6 * 10 = 1065.713 kN
-3
Vc = [ as * d / b + 2 ] * √ fc' * b * d / 12 * 10 = 994.494 kN
-3
Vc = 1 / 3 * √ fc' * b * d * 10 = 586.915 kN
Diambil, kuat geser foot plat, ==> Vc = 586.915 kN
Faktor reduksi kekuatan geser, f = 0.75
Kuat geser foot plat, f * Vc = 440.186 kN
Syarat yang harus dipenuhi,
f * Vc ≥ Vux
440.186 > 56.193 ==> AMAN (OK)
E. PEMBESIAN FOOTPLAT
1. TULANGAN LENTUR ARAH X

Jarak tepi kolom terhadap sisi luar foot plat, ax = ( Bx - bx ) / 2 = 0.710 m


Tegangan tanah pada tepi kolom,
qx = qmin + (Bx - ax) / Bx * (qmax - qmin) = 68.717 kN/m2

Momen yang terjadi pada plat fondasi akibat tegangan tanah,


2
Mux = 1/2 * ax * [ qx + 2/3 * ( qmax - qx ) - q ] * By = 28.882 kNm
Lebar plat fondasi yang ditinjau, b = By = 1600 mm
Tebal plat fondasi, h= 300 mm
Jarak pusat tulangan thd. sisi luar beton, d' = 75 mm
Tebal efektif plat, d = h - d' = 225 mm
Kuat tekan beton, fc' = 21 MPa
Kuat leleh baja tulangan, fy = 240 MPa
Modulus elastis baja, Es = 2.00E+05 MPa
Faktor distribusi teg. beton, b1 = 0.85
rb = b1* 0.85 * fc’/ fy * 600 / ( 600 + fy ) = 0.04451116
Faktor reduksi kekuatan lentur, f = 0.80
Rmax = 0.75 * rb * fy * [1-½*0.75* rb * fy / ( 0.85 * fc’ ) ] = 6.188
Mn = Mux / f = 36.102 kNm
6 2
Rn = Mn * 10 / ( b * d ) = 0.44571
Rn < Rmax ==> (OK)
Rasio tulangan yang diperlukan,
r = 0.85 * fc’ / fy * [ 1 - Ö {1 – 2 * Rn / ( 0.85 * fc’ ) } ] = 0.0019
Rasio tulangan minimum, rmin = 0.0025
Rasio tulangan yang digunakan, ==> r= 0.0025
Luas tulangan yang diperlukan, As = r * b * d = 900.00 mm2

Diameter tulangan yang digunakan, D 13 mm


2
Jarak tulangan yang diperlukan, s = p / 4 * D * b / As = 236 mm
Jarak tulangan maksimum, smax = 200 mm
Jarak tulangan yang digunakan, ==> s= 200 mm
Digunakan tulangan, D 13 - 200
2
Luas tulangan terpakai, As = p / 4 * D * b / s = 1061.86 mm2
2. TULANGAN LENTUR ARAH Y

Jarak tepi kolom terhadap sisi luar foot plat, ay = ( By - by ) / 2 = 0.550 m


Tegangan tanah pada tepi kolom,
qy = qmin + (By - ay) / By * (qmax - qmin) = 76.679 kN/m2

Momen yang terjadi pada plat fondasi akibat tegangan tanah,


2
Muy = 1/2 * ay * [ qy + 2/3 * ( qmax - qy ) - q ] * Bx = 20.220 kNm
Lebar plat fondasi yang ditinjau, b = Bx = 1800 mm
Tebal plat fondasi, h= 300 mm
Jarak pusat tulangan thd. sisi luar beton, d' = 85 mm
Tebal efektif plat, d = h - d' = 215 mm
Kuat tekan beton, fc' = 21 MPa
Kuat leleh baja tulangan, fy = 240 MPa
Modulus elastis baja, Es = 2.00E+05 MPa
Faktor distribusi teg. beton, b1 = 0.85
rb = b1* 0.85 * fc’/ fy * 600 / ( 600 + fy ) = 0.04451116
Faktor reduksi kekuatan lentur, f = 0.80
Rmax = 0.75 * rb * fy * [1-½*0.75* rb * fy / ( 0.85 * fc’ ) ] = 6.188
Mn = Muy / f = 25.275 kNm
6 2
Rn = Mn * 10 / ( b * d ) = 0.30377
Rn < Rmax ==> (OK)
Rasio tulangan yang diperlukan,
r = 0.85 * fc’ / fy * [ 1 - Ö {1 – 2 * Rn / ( 0.85 * fc’ ) } ] = 0.0013
Rasio tulangan minimum, rmin = 0.0025
Rasio tulangan yang digunakan, ==> r= 0.0025
Luas tulangan yang diperlukan, As = r * b * d = 967.50 mm2

Diameter tulangan yang digunakan, D 13 mm


2
Jarak tulangan yang diperlukan, s = p / 4 * D * b / As = 247 mm
Jarak tulangan maksimum, smax = 200 mm
Jarak tulangan yang digunakan, ==> s= 200 mm
Digunakan tulangan, D 13 - 200
2
Luas tulangan terpakai, As = p / 4 * D * b / s = 1194.59 mm2

3. TULANGAN SUSUT

Rasio tulangan susut minimum, rsmin = 0.0014


Luas tulangan susut arah x, Asx = rsmin* d * Bx = 504.000 mm2
Luas tulangan susut arah y, Asy = rsmin* d * By = 541.800 mm2

Diameter tulangan yang digunakan, Ø 13 mm

2
Jarak tulangan susut arah x, sx = p / 4 * Æ * By / Asx = 421 mm
Jarak tulangan susut maksimum arah x, sx,max = 200 mm
Jarak tulangan susut arah x yang digunakan, ==> sx = 200 mm
2
Jarak tulangan susut arah y, sy = p / 4 * Ø * Bx / Asy = 441 mm
Jarak tulangan susut maksimum arah y, sy,max = 200 mm
Jarak tulangan susut arah y yang digunakan, ==> sy = 200 mm
Digunakan tulangan susut arah x, Ø 13 - 200
Digunakan tulangan susut arah y, Ø 13 - 200

Anda mungkin juga menyukai