PENYUNTIKAN VAKSIN DPT / HB / HIB
No. Dokumen :440/ /PKM-PP/I/2023
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 04 Januari 2023
Halaman : 1/2
UPT PUSKESMAS SANIKUM,SKM,[Link]
PULAU PINANG NIP. 197403071997031003
1. Pengertian
Penyuntikan vaksin DPT/HB/HIB adalah penyuntikan vaksin jerap pertusis
Tetanus,Hepatitis B rekombinaaan,Haemophilus Influenza tipe B, berupa
suspensi homogeny yang mengandung toksoid tetanus dan Difteri murni,bakteri
pertusis (batuk rejan)inaktif,antigen permukaan Hepatitis B (HBsAG) murni yang
tidak infeksius,dan komponen HIB sebagai Vaksin Bakteri.
2. Tujuan Sebagai acuan penetapan Langkah langkah untuk melaksanakan pemberian
dan penyuntikan vaksin
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Pulau Pinang Nomor : 440/ /PKM-PP/I/2023 tentang
kebijakan pelayanan Klinis
4. Referensi
1. Permenkes RI No.42 Tahun 2013 tentang Penyelanggaran Imunisasi, modul
Penyelenggaraan imunisasi Kemenkes RI tahun 2013
2. Permenkes NO 75 Tahun 2014 Tentang Pusat kesehatan Masyarakat
5. Prosedur / 1. Petugas menerima bayi usia 2 bulan dan Petugas melakukan anamnesa bayi
Langkah-langkah dan pemeriksaaan fisik
2. Petugas menjelaskan kepada orang tua bayi( informed consent) tentang efek
samping dari imunisasi
3. Petugas Memberikan blangko inforemd consent untuk di baca dan di
tandatangan orang tua bayi
4. Petugas cuci tangan dengan tehnik 6 Langkah,menggunakan sabun dan air
yang mengalir,keringkan dengan menggunakan tisue,kemudian gunakan hansd
coon.
5. Petugas Imunisasi menetapkan lokasi Penyuntikan di paha bayi dan Petugas
membuka kemasan vaksin DPT/HB/HIB
6. Petugas membersihkan lokasi penyuntikan dengan kapas air hangat dan
biarkan sampai kering
7. Petugas Mengambil vaksin DPT/HB/HB 0,5 ml dengan menggunakan
disposible.
8. Petugas menyuntikan vaksin di paha bayi dengan posisi jarum 90 derajat,
(intramuskuler) sambil melakukan aspirasi untuk memastikan jarum tdk
menembus pembuluh darah. Tekan seluruh jarum langsung ke bawah melalui
kulit sehingga masuk ke dalam otot,kemudian suntikan secara pelan pelan
untuk mengurangi rasa sakit.
9. Petugas membuang spuit yg sudah di pakai ke dalam sefety bok. Buang
kapas dan hands coon ke dalam sampah medis.
10. Petugas mencatat hasil imunisasi di register bayi, kohort bayi buku KMS
dan menentukan jadwal imunisasi berikutnya
1
6. Bagan Alir
Petugas menerima bayi usia 2 bulan dan Petugas
melakukan anamnesa bayi dan pemeriksaaan fisik
Petugas menjelaskan kepada orang tua bayi( informed
consent) tentang efek samping dari imunisasi
Petugas Memberikan blangko inforemd consent untuk di
baca dan di tandatangan orang tua bayi
Petugas cuci tangan dengan tehnik 6 Langkah,menggunakan
sabun dan air yang mengalir,keringkan dengan menggunakan
tisue,kemudian gunakan hansd coon.
Petugas Imunisasi menetapkan lokasi Penyuntikan di paha bayi
dan Petugas membuka kemasan vaksin DPT/HB/HIB
Petugas membersihkan lokasi penyuntikan dengan kapas air
hangat dan biarkan sampai kering
Petugas menyuntikan vaksin di paha bayi dengan posisi jarum 90
derajat, (intramuskuler) sambil melakukan aspirasi untuk memastikan
jarum tdk menembus pembuluh darah.
Petugas membuang spuit yg sudah di pakai ke dalam sefety
bok. Buang kapas dan hands coon ke dalam sampah medis.
Petugas mencatat hasil imunisasi di register
bayi, kohort bayi buku KMS dan menentukan
jadwal imunisasi berikutnya
7. Hal-hal yang Kondisi Vaksin
perlu di perhatikan
8. Unit Terkait Pemeriksaan KIA & Imunisasi
7. Dokumen Terkait -
10 Rekam historis No. Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan