ALIRAN FLUIDA
SATUAN OPERASI INDUSTRI HASIL PERTANIAN
RAHMA BAYUNITA HAPSARI, S.T.P, [Link].
D3 TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN, SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
OUTLINE
Pembahasan Kuis
Konsep Viskositas
Rheologi
Pemipaan
PEMBAHASAN KUIS
Pembahasan Kuis (16 Mei 2023)
Soal nomor 1
Jus mangga akan dipekatkan dengan evaporator efek tunggal. Pada
kondisi steady-state, jus dialirkan ke dalam evaporator dengan laju awal 0,65
kg/s dengan konsentrasi 15% total padatan. Jus akan dipekatkan menjadi 80%
total padatan. Panas spesifik produk awal dan produk akhir adalah 4 dan 2,5
kJ/kgC. Tekanan uap yang terukur adalah 270,2538 kPa. Suhu pada inlet produk
awal adalah 45 C dan suhu titik didih produk di dalam evaporator adalah 60 C.
Koefisien pindah panas secara keseluruhan diasumsikan sebesar (4 digit
terakhir NIM Anda) W/m2C. Jika diasumsikan tidak terjadi kenaikan titik didih,
hitung laju aliran massa pada produk akhir, jumlah uap yang
dibutuhkan, steam economy dan area transfer panas !
Diketahui :
● xf = 15%
● mf = 0,65 kg/s
● xp = 80%
● Cpf = 4 kJ/ kgoC
● Cpp = 2,5 kJ/kgoC
● Tf = 45 oC
● T1 = 60 oC
● P = 270,2538 kPa
● U = (4 digit terakhir NIM Anda) W/m2oC = 2400 W/m2oC
Ditanyakan :
1. Laju aliran massa pada produk akhir (kg/s)?
2. Jumlah uap yang dibutuhkan (kg/s)?
3. Steam economy (kg air yang menguap/kg uap)?
4. Area transfer panas (m2)?
Jawab :
1. Laju aliran massa produk :
● xf. mf = xp. mp
● (0,15) (0,65 kg/s) = (0,80) mp
● mp = 0,121875 kg/s
● Jadi laju aliran massa pada produk akhir yaitu 0,121875 kg/s
2. Laju aliran massa uap
● mf = mv + mp
● 0,65 kg/s = mv + 0,121875 kg/s
● mv = 0,65 kg/s – 0,121875 kg/s
● mv = 0,528125 kg/s
Kesetimbangan entalpi yang terjadi di dalam sistem evaporasi :
● mf Hf + ms Hvs = mv Hv1 + mp Hp1 + ms Hcs
● Maka…
Dilakukan perhitungan persamaan entalpi produk awal dahulu
● Hf = cpf (Tf – 0oC)
● Hf = (4 kJ/kgoC) (45 oC – 0 oC)
● Hf = 180 kJ/kg
Dilakukan perhitungan persamaan entalpi produk akhir dahulu
● Hp1 = cpp (T1 – 0oC)
● Hp1 = (2,5 kJ/kgoC) (60 oC – 0 oC)
● Hp1 = 150 kJ/kg
Entalpi cairan jenuh
liquid Hcs Entalpi uap jenuh Hvs
(pada Ts = 130 oC) (pada Ts = 130 oC)
Entalpi uap jenuh Hv1
(pada T1 = 60 oC)
Dari tabel uap
● Suhu uap pada tekanan 270,2538 kPa = 130 oC
● Entalpi uap jenuh Hvs (pada Ts = 130 oC) = 2719,91 kJ/kg
● Entalpi cairan jenuh liquid Hcs (pada Ts = 130 oC) = 546,31 kJ/kg
● Entalpi uap jenuh Hv1 (pada T1 = 60 oC) = 2609,8 kJ/kg
● Kesetimbangan entalpi yang terjadi di dalam sistem evaporasi :
● mf Hf + ms Hvs = mv Hv1 + mp Hp1 + ms Hcs
● (0,65 kg/s) (180 kJ/kg) + ms (2719,91 kJ/kg) = (0,528125 kg/s) (2609,8 kJ/kg) + (0,121875
kg/s) (150 kJ/kg) + ms (546,31 kJ/kg)
● 117 + 2719,91 ms = 1378,301 + 18,28125 + 546,31 ms
● 2173,6 ms = 1279,582
● ms = 0,588692 kg/s
● Jadi jumlah uap yang dibutuhkan adalah 0,588692 kg/s
3. Steam economy
𝑚𝑣 0,528125
● Steam economy = = = 0,897 kg air yang menguap/kg uap
𝑚𝑠 0,588692
● Jadi nilai steam economy nya adalah 0,897 kg air yang menguap/kg uap
4. Area pindah panas
● q = U A (Ts - T1) = ms Hvs – ms Hcs
● A (2400 W/m2oC) (130 oC - 60 oC) = ((0,588692 kg/s) (2719,9 kJ/kg) - (0,588692
kg/s) (546,31 kJ/kg)) 1000 J/kJ
● A (2400 W/m2oC) (70 oC) = (1601,19 – 321,6086) (1000)
● A (168.000) = 1.279,582 (1.000)
● A (168.000) = 1.279.582
● A = 7,61 m2
Jadi area transfer panasnya adalah 7,61 m2
Soal nomor 2
Sebuah industri pangan ingin memekatkan jus jeruk. Menurut Anda evaporator
mana (efek tunggal/efek jamak) yang sesuai untuk memekatkan jus jeruk
tersebut? Jelaskan apa saja yang harus diperhatikan dan alasan Anda memilih
evaporator jenis tersebut !
Jawab :
● Evaporator efek tunggal
● Evaporator efek jamak
KONSEP VISKOSITAS
Sifat Aliran Fluida
Fluida
Senyawa/bahan (cair, padat, gas) yang akan mengalir dan tidak mengalami
disintegrasi apabila ada gaya yang mengenainya.
Dipengaruhi oleh :
• Gaya geser (shear stress)
• Laju geser (shear rate)
• Viskositas cairan
Viskositas
Gaya hambat atau friksi internal yang mempengaruhi kemampuan mengalir
suatu fluida
Diukur menggunakan viscometer
● Viskositas tinggi → kental → sulit mengalir
● Viskositas rendah → encer → mudah mengalir
Viskometer brookfield
RHEOLOGI
Definisi
Berasal dari Bahasa Yunani :
Rheo : Mengalir
Logos : Ilmu
Rheologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari
deformasi dan aliran
Shear Stress dan Shear Rate
Shear Stress () Shear Rate ()
● Gaya (F) yang diberikan pada bahan ● Perubahan kecepatan (dv) akibat gaya
per satuan luas (A) yang diberikan pada jarak tertentu (dy)
● Satuan : N/m2 ● Satuan : 1/detik atau 1/s
𝐅
● =
𝐀 𝒅𝒗
● =
𝒅𝒚
Jenis Cairan Berdasarkan Viskositas
● Newtonian ● Non – Newtonian
Cairan Newtonian
● Nilai kekentalan tidak dipengaruhi
besarnya gaya
● Viskositas konstan (µ)
● Hubungan shear stress dan shear rate linier
● n=1
● = K()n
*n : indeks tingkah laku aliran
*K : Koefisien Kekentalan ([Link])
Cairan Non-Newtonian
● Nilai kekentalan dipengaruhi besarnya gaya
yang diberikan
● Memiliki viskositas apparent (µapp) atau tidak
konstan
∆𝑷𝑹𝟐
● 𝝁𝒂𝒑𝒑 = ഥ
𝟖𝑳𝑽
● Hubungan shear stress dan shear rate tidak
liner
Cairan Newtonian Cairan Non-Newtonian
• Nilai kekentalannya tidak dipengaruhi • Nilai kekentalannya dipengaruhi oleh
oleh besarnya gaya gaya yang diberikan (bisa meningkat
• Hubungan antara shear stress dan atau menurun)
shear rate merupakan hubungan • Hubungan antara shear stress dan
linear shear rate tidak linear
• Nilai viskositas konstan • Nilai viskositas berubah tergantung
• Contoh : cairan yang encer (air, pada rasio shear stress dan shear rate
minuman ringan, sari buah, sirup gula (viskositas apparent)
encer, larutan asam, larutan garam dll) • Contoh : saus, kecap, bubur dll
Kategori Cairan Non-Newtonian
Pseudoplastic
Dilatan (Shear Casson-type
(Shear Bingham Plastic
Thickening) Plastic
Thinning)
Gaya > cairan Gaya > cairan Perlu gaya Perlu gaya
semakin encer semakin mengental minimum (yield minimum (yield
(thinning) (thickening) stress) stress)
Setelah mencapai Setelah mencapai
n<1 n>1 yield stress, yield stress,
viskositas konstan viskositas turun
Contoh : krim, Contoh : jam, Contoh : saus Contoh : lelehan
puree, salad cairan mentega
tomat, saus sambal cokelat, kecap
dressing, dll dll
Hubungan antara Shear Rate dan Shear Stress
untuk Cairan Newtonian dan Non-Newtonian
Cairan Non-Newtonian yang Dipengaruhi Waktu
Thixotropic
• Semakin banyak pengadukan, cairan akan
semakin mengental (viskositas meningkat).
• Contoh : pembuatan mentega, keju
Rheopectic
• Semakin banyak pengadukan, cairan akan
semakin encer (viskositas menurun).
• Contoh : bubur, larutan pati
PEMIPAAN
Jenis Pipa
● Sanitary pipe
● Steel pipe
Masing-masing ukuran dan jenis pipa memiliki diameter dalam (ID) dan
diameter luar (OD) dengan satuan inci atau meter
Jenis Pipa
Steel Pipe Sanitary Pipe
Nominal Size (in)
ID in (m) OD in (m) ID in (m) OD in (m)
0,5 0,622 (0,01579) 0,840 (0,02134) - -
0,75 0,824 (0,02093) 1,050 (0,02667) - -
1,0 1,094 (0,02664) 1,315 (0,03340) 0,902 (0,02291) 1,00 (0,0254)
1,5 1,610 (0,04089) 1,900 (0,04826) 1,402 (0,03561) 1,50 (0,0381)
2,0 2,067 (0,05250) 2,375 (0,06033) 1,870 (0,04749) 2,00 (0,0508)
2,5 2,469 (0,06271) 2,875 (0,07302) 2,370 (0,06019) 2,50 (0,0635)
Misal : dimensi pipa 1,5 in-nominal sanitary pipe, maka diketahui bahwa diameter
dalam pipa (ID) adalah 1,402 inci atau 0,03561 m, dan diameter luar pipa (OD) adalah
1,50 inci atau 0,0381 m
Contoh Soal
Jika diketahui susu pasteurisasi mengalir dalam pipa lurus berukuran 1,0
in pada suatu pipa jenis sanitary pipe (ID = 0,02291 m, OD = 0,0254).
Produk ini memiliki debit aliran (Q) sebesar 0,075 m3/s. Maka, kecepatan
rata-rata alirannya adalah ….
Diketahui :
● Dijawab :
● Ukuran pipa 1,0 in; jenis sanitary pipe
ID = 0,02291 m; R1 = ID/2 = 0,011455 m 𝐐 𝐐
●
● ഥ=
𝐕 atau ( )
𝛑(𝐑𝟐 ) 𝛑/𝟒(𝐃𝟐 )
● OD = 0,0254 m; R2 = OD/2 = 0,0127 m
● Q = 0,075 m3/s ഥ= 𝑸
● 𝐕
𝝅(𝑹𝟐 )
● = 3,14 atau 22/7
0,075 𝑚3 /𝑠
● ഥ=
V
Ditanya : 3,14 𝑥(0,011455 𝑚) 2
● ഥ=…?
V ● ഥ = 182,029 m/s
V
Jenis Aliran
Aliran Laminar Aliran Kritis atau Transisi
• Fluida bergerak lurus ● 2100 < Re < 4000
• Kecepatan maksimum terjadi di pertengahan
pipa
• Kecepatan terlambat di bagian dinding pipa
• Re < 2100
Aliran Turbulen
• Fluida bergerak acak seolah terjadi
pengadukan
• Kecepatan aliran lebih seragam
• Re > 4000
Bilangan Reynolds (Re)
● Bilangan yang digunakan untuk menentukan jenis aliran fluida.
● Re tidak memiliki satuan.
● Re untuk Cairan Newtonian Re untuk Cairan Non-Newtonian
𝝆𝑫𝑽ഥ ഥ )𝟐−𝒏 (𝑹)𝒏 𝝆
𝟖(𝑽
Re = ReGe = 𝟑𝒏+𝟏 𝒏
𝝁
𝑲
𝒏
Contoh Soal
● Produk kecap asin mengalir dalam suatu pipa berjenis sanitary pipe
berukuran 1,5 in (ID = 0,03561 m; OD = 0,0381 m), dengan
kecepatan aliran produk sebesar 1,54 m/s.
● Diketahui pula bahwa densitas kecap asin sebesar 1020 kg/m3 dan
viskositasnya 0,09 Pa.s.
● Berdasarkan informasi tersebut, maka Bilangan Reynold nya adalah
sebesar … dan termasuk jenis aliran ….
Diketahui :
● Ukuran pipa 1,5 in Sanitary pipe (ID = 0,03561 m; OD = 0,0381 m)
● ഥ = 1,54 m/s;
V
● = 1020 kg/m3 ;
● µ = 0,09 Pa.s
Ditanya : Re = … ?
Dijawab :
● Kecap asin → cairan Newtonian
𝜌𝐷𝑉ഥ
● Re =
𝜇
1020 𝑘𝑔ൗ𝑚3 𝑥 0,03561 𝑚 𝑥 1,54 𝑚/𝑠
● Re =
0,09 𝑃𝑎.𝑠
● Re = 621,513
● Re kecap asin (621,513) < 2100 → kecap asin termasuk cairan Laminar
Jenis Hambatan Pipa
Hambatan karena Hambatan karena Hambatan karena
gesekan pada pipa lurus sambungan (fittings) kontraksi (penyempitan)
∆𝑃 ഥ )2 𝐿
2𝑓(𝑉 ∆𝑃 𝑉1 2 ∆𝑃 𝑉1 2
●
𝜌
=
𝐷
= kf = kf
𝜌 𝛼 𝜌 𝛼
Hambatan karena ekspansi
(pengembangan)
2 2
∆𝑃 𝑉1 𝐴1
= 1−
𝜌 𝛼 𝐴2
Fanning Friction Factor
● Fanning Friction Factor (f) adalah nilai yang ditentukan oleh
kekasaran pipa, karakteristik fluida, dan jenis aliran
• Jika Re < 2100 → f = 16/Re
• Jika Re > 2100 dan mengalir dalam pipa halus (k/D atau /D = 0)
• 3 x 103 < Re < 104 → f = 0,193 (Re)-0,35
• 104 < Re < 106 → f = 0,048 (Re)-0,20
• Jika Re > 2100 dan mengalir dalam pipa kasar (k/D atau /D > 0),
maka nilai f ditentukan dengan Diagram Moody
Contoh Soal
Hitunglah P dari suatu aliran air yang memiliki debit aliran 6,309 x 10-4 m3/s dan
melewati pipa besi (steel/iron pipe) sepanjang 100 m dengan diameter pipa 0,03579
m. Pipa besi dianggap halus/tanpa hambatan. (Diketahui densitas air adalah 999,7
kg/m3 dan viskositasnya adalah 9,8 x 10-4 Pas).
Diketahui :
Q = 6,309 x 10-4 m3/s; L = 100 m; D = 0,03579 m; air = 999,7 kg/m3
µ = 9,8 x 10-4 Pa.s; melewati pipa besi (steel / iron pipe) dan dianggap halus (tanpa hambatan)
Ditanya : P = … ?
Dijawab :
𝑸 6,309 𝑥 10−4 𝑚3 /𝑠
ഥ=
𝑽 = 3,14 = 0,627 m/s
𝝅/𝟒(𝑫𝟐 ) ( ) 𝑥(0,03579 𝑚) 2
4
𝝆𝑫𝑽ഥ 999,7 𝑘𝑔ൗ𝑚3 𝑥 0,03579 𝑚 𝑥 0,627 𝑚/𝑠
Re = = = 22891,426 = 2,29 x 104 → Turbulen
𝝁 9,8 𝑥 10−4 𝑃𝑎.𝑠
104 < Re < 106 → f = 0,048 (Re)-0,20
f = 0,048 (2,29 x 104)-0,20
f = 6,4457 x 10-3
f = 0,0064
∆𝑷 𝟐𝒇(𝑽ഥ )𝟐 𝑳
=
𝝆 𝑫
ഥ )𝟐 𝑳 𝝆
𝟐𝒇(𝑽 2 𝑥 0,0064 𝑥 (0,627)2 𝑥 100 𝑥 999,7
P = = = 14055,72 Pa = 14,055 kPa
𝑫 0,03579
Contoh Soal
● Puree buah yang mempunyai kandungan padatan 15%, dipompakan melalui pipa
sanitari halus berdimensi 2,5-in (nominal) dengan debit aliran 85 gl/menit.
Hitunglah pressure drop (P, dalam satuan kPa/m)!
● (Diketahui puree buah memiliki densitas 1,035 g/cm3, indeks tingkah laku aliran
puree 0,35, koefisien kekentalan 70 [Link]/cm2; panjang pipa 1 m)
Diketahui :
● ID = 2,5-in (nominal), maka ID = 0,06019 m ; R = 0,030095 m
● Q = 85 gl/menit
85 𝑔𝑙 0,00378541 𝑚3 1 𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡
● Q= x x = 5,363 x 10-3 m3/s
𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡 1 𝑔𝑎𝑙 60 𝑠
● puree = 1,035 g/cm3 = 1035 kg/m3
● n = 0,35
● k = 70 [Link]/cm2
70 𝑑𝑦𝑛𝑒.𝑠 𝑛 0,00001 𝑁 10000 𝑐𝑚2
● = 𝑐𝑚2
x 1 𝑑𝑦𝑛𝑒
x 1 𝑚2
= 7 [Link]
● L=1m
Ditanya : P = … kPa/m ?
Dijawab :
𝑸 5,363 𝑥 10−3 m3 /𝑠
ഥ
● 𝑽 = 𝝅 𝟐 = 3,14 = 1,8858 m/s
𝑫 2
𝑥 (0,06019 𝑚)
𝟒 4
● Puree buah memiliki padatan 15% artinya puree buah termasuk cairan non-Newtonian → Bilangan
Reynold General (ReGe)
𝟖(𝑽)𝟐−𝒏 (𝑹)𝒏 𝝆
● ReGe = 𝟑𝒏+𝟏 𝒏
𝑲
𝒏
●
8(1,8858)2−0,35 𝑥 (0,030095)0,35 𝑥 1035
ReGe = 3𝑥0,35+1 0,35
7𝑥 0,35
6919,443
● ReGe = 12,995
= 532,469 → aliran laminar
● f = 16/Re = 16/532,469 = 0,030
∆𝑃 ഥ )2 𝐿
2𝑓(𝑉
● =
𝜌 𝐷
2 𝑥 0,030 𝑥 (1,8858)2 𝑥 1 𝑥 1035
● P =
0,06019
● P = 3669,091 Pa/m = 3,67 kPa/m
KUIS !
[Link]