Nama : Erik Endrasmara
Kelas : Manajemen D
NIM : 20210410189
Chapter 8
[Link] memanfaatkan teknologi SIG dalam membuat berbagai keputusan
bisnis untukmembantu proses pengiriman barang, diantaranya : mencari
lokasi atau alamat tujuanpengiriman barang, menentukan rute perjalanan
untuk pengiriman barang, menyatukanproses pengiriman barang, dan memilih
lokasi penurunan barang dan pusat distribusi, danperkiraan waktu
[Link] SIG juga memberikan keunggulan kompetitif bagi
FedEx, diantaranya :perusahaan dapat mengetahui aktivitas
pengirimanbarang, pendayagunaan aset secaraoptimal dan hemat, menciptakan
kepuasan pelanggan, mendapatkan posisi yang bersaingdi pasar, dan dapat
memberikan respon yang [Link] memberikan keunggulan, pemanfaatan
SIG juga memberikan nilaitambah bagi perusahaan maupun pelanggan.
Bagi perusahaan, diantaranya prosespengiriman barang lebih efektif dan
efisien, barang sampai pada tujuan yang benar dandalam keadaan yang baik
dan tepat waktu, pelayanan yang memuaskan pelanggan, danmeningkatkan
kinerja perusahaan. Bagi pelanggan, diantaranya : barang sampai lebihcepat,
pada alokasi yang tepat, dalam keadaan baik, dan harga sesuai dengan
pelayananyang diberikan
[Link] untuk menambah penghasilan dan menarik minat orang untuk
bekerja diperusahaan tersebut, dan agar mereka memiliki banyak usaha
yang dapat membantuperluasan fasilitasnya di negara lain
3. Mengapa begitu banyak perusahaan asing membangun fasilitas di AS?
• Ekonomi AS merupakan yang terbesar dan paling produktif di dunia
• Barang-barang manufaktur Amerika Serikat merupakan yang terbesar di
dunia.
• AS merupakan satu dari eksportir-eksportir barang dan jasa terbesar di
dunia.
• Teknologi AS paling maju di dunia.
• Dolar AS adalah rajanya mata uang dunia.
• AS merupakan salah satu negara dengan ekonomi paling kompetitif.
• Amerika tengah berada di masa kebangkitan produksi energi.
4. Clustering adalah suatu metode pengelompokan data . Hal ini merupakan bagian
dari Data Mining atau Penggalian data, yaitu ekstraksi pola yang menarik
dari data dalam jumlah besar..Clustering atau klasterisasi biasanya digunakan pada
business inteligence, pengenalan pola citra, web search, bidang ilmu biologi, dan
untuk keamanan (security). Clustering adalah proses pengelompokan data ke
dalam beberapa cluster sehingga data-data di suatu cluster memiliki kemiripan
maksimum.
5. . Bagaimana pembobotan faktor memasukkan preferensi pribadi dalam pilihan
lokasi?
• Melakukan identifikasi terhadap apa saja faktor yang perlu dilakukan analisa
di lokasi penempatan atau pembangunan pabrik
• Lakukan penilaian terhadap masing-masing bobot atau faktor tersebut.
Prinsipnya yaitu semakin tinggi nilai atau bobotnya, maka semakin tinggi
juga faktor tersebut perlu dipertimbangkan. Adapun total bobot yang
biasanya digunakan secara umum mulai dari 1 sampai dengan 100%
• Menentukan lokasi alternatif. Ini penting karena dikhawatirkan lokasi yang
sudah kita rencanakan malah tidak sesuai karena disebabkan oleh berbagai
hal. Maka dari itu, kita perlu menentukan sebuah lokasi alternatif untuk
mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan
• Berikan penilaian terhadap masing-masing lokasi alternatif tersebut. Adapun
mengenai nilai yang nanti akan diberikan berkisar antara 0 sampai dengan
100
• Lakukan penghitungan terhadap total nilai yang berasal dari setiap lokasi
alternatif. Caranya adalah dengan mengalikan bobot terhadap faktor-faktor
yang sudah ditentukan untuk masing-masing lokasi tersebut
• Sekarang Anda harus membandingkan mana lokasi alternatif yang memiliki
nilai paling tinggi
6. Kelebihan Metode Kuantitatif
• Bisa digunakan untuk meramal atau menduga
• Hasil analisis bisa didapatkan dengan akurat
• Bisa dipakai untuk menghitung interaksi hubungan dua atau lebih
variable
• Bisa permasalahan yang kompleks dalam sebuah model
Kekurangan Metode Kuantitatif
• Berdasarkan asumsi
• Asumsi yang tidak sesuai dengan realita yang terjadi akan
mengakibatkan penyesatan informasi
• Data harus berdistribusi normal dan hanya bisa dipakai untuk
menganalisis data dengan populasi dan sampel yang sama
• Jika jumlah sampel sedikitnya 30, maka tidak dapat digunakan untuk
menganalisis
7. K -Means adalah teknik yang cukup sederhana dan cepat dalam
proses pengelompokan obyek ( clustering ). Algoritma K-
mean mendefinisikan centroid atau pusat cluster dari cluster rata-rata point
dari cluster [Link] penerapan algoritma k -Means , jika diberikan menjadi
data sederhana X = {x 1 , x 2 , …,x n } dimana xi = (x i1 , x i2 , …, x in ) adalah
sistem dalam ruang real Rn , maka algoritma k-Berarti akan menyusun
partisi X dalam jumlah k cluster (apriori). Setiap cluster memiliki titik tengah
( centroid) yang merupakan nilai rata ( mean) dari data-data dalam cluster tersebut
8.
1. resiko politik yang dihadapi, peraturan yang ada, sikap pemerintah, serta
insentif pemerintah.
2. Permasalahan budaya dan ekonomi , termasuk budaya korupsi
3. Lokasi pasar karena produk yang telah dibuat harus dapat diserap oleh pasar
agar keberlangsungan perusahaan dapat terjamin.
4. Ketersediaan tenaga kerja, upah buruh, produktifitas, karena unsure tenaga
kerja adalah sangat penting bagi perusahaan.
5. Ketersediaan pasokan, komunikasi dan energi, hal ini disebabkan
ketergantungan perusahaan pada hal-hal tersebut karena tanpa bahan baku,
komunikasi maupun energi maka perusahaan tidak dapat beropoperasi.
6. Resiko nilai tukar mata uang, karena mata uang dari suatu Negara yang
sangat fluktuatif akan berdampak sangat signifikan bagi kegiatan bisnis
9.
1. seperti perusahaan .
2. Segi-segi yang menarik dari wilayah itu .
3. ketersediaan tenaga kerja, biaya, sikap terhadap serikat pekerja.
4. Biaya dan ketersediaan utilitas (keperluan = listrik, air dan seterusnya)
5. Peraturan lingkungan hidup daerah dan nasional.
10.
1. Produktivitas Tenaga Kerja
2. Kurs Valuta Asing
3. Biaya
4. Sikap
11.
1. peraturan, sikap, dan penyebaran pemerintah.
2. Isu-isu budaya dan ekonomi.
3. Lokasi pasar.
4. ketersediaan tenaga kerja, sikap, produktivitas dan biaya.
5. ketersediaan pasokan, komunikasi dan energi.
6. Tingkat Kurs Valuasi Asing.
12. Langkash pertama dalam metode pusat gravitasi adalah menempatkan lokasi
pada suatu system koordinat. Titik asal system koordinat dan skala yang digunakan
bersifat beruba-ubah selama jarak relative (antarlokasi) dinyatakan secara tepat. hal
ini mudah dilakukan dengan menempatkan titik-titik pada peta biasa. Pusat
gravitasi dapat ditentukan menggunakan persamaan sebagai berikut:
dimana: dix= koordinat –x lokasi i,
diy= koordinat –y lokasi i,
Qi = kuantitas barang yang dipindahkan ke atau dari lokasi i
Perhatikan bahwa Persamaan 1 dan 2 mengandung istilah Qi yang merupakan
kuantitas barang pasokan yang dipindahkan ke atau dari lokasi i.
13. (1) tentukan biaya tetap dan biaya variabel untuk setiap alternatif lokasi, (2)
plot garis total biaya untuk setiap alternatif pada grafik yang sama, (3) pilih
alternatif lokasi yang mempunyai total biaya terendah untuk tingkat volume
produksi yang dikehendaki.
14. Perusahaan mendekati pelanggannya, terutama organisasi layanan seperti toko
obat, restoran kantor, dan salon. Produsen merasa sangat berguna untuk dekat
dengan pelanggan mereka ketika biaya pengiriman tinggi atau sulit.
Aksesibilitas ke pemasok:
1. Mudah rusak,
2. Karena biaya pengiriman, dan
3. Perusahaan dekat dengan bahan baku dan pemasok. Banyak produk.
15. Tingkat upah buruh yang rendah saja tidak cukup untuk memilih sebuah lokasi
karena infrastruktur seperti jalur transportasi dan bahan baku juga menjadi penentu
untuk menetapkan sebuah lokasi pabrik atau tempat produksi.
Penjelasan:
Lokasi atau tempat usaha sering kali ditentukan dengan beragam pertimbangan
tertentu, selain tempat bahan baku, jalur distribusi dan transportasi serta tempat
pengolahan dan pembuangan limbah juga menjadi salah satu pertimbangan bagi
pengusaha untuk menentukan lokasi pabriknya, karena unsur - unsur tersebut juga
turut mempengaruhi biaya produksi.
16. Teknik yang digunakan pada sektor jasa mencakup analisis korelasi,
pertimbangan lalu lintas, analisis demografi, analisis daya beli, metode
pemeringkatan-faktor, dan metode pusat-gravitasi, dan sistem informasi geografi.
17. Berbeda dengan usaha ritel , pihak distributor membeli barang dalam jumlah
banyak dan besar langsung kepada produsen lalu menjual kembali kepada para
pedagang kecil di bawahnya atau agen. Distributor biasanya menjalin kerja sama
atau kontrak dengan produsen dengan sistem beli putus.
18.
Faktor Internal Faktor Eksternal
Kekuatan (Strenght) 1. Menyediakan Peluang (Opportunity) 1. Menjadi tepat
produk yang lengkap dan berlabel belanja yang modern 2. Kepercvayaan
halah 2. Pelayanan yang ramah dan konsumen terhadap produk yang ada 3.
karyawan berseragam dan rapi 3. Di sekitar Fudge Elmer banyak
Harga yang terjangkau 4. Letak pemukiman warga
perusahaan lebih strategis 5. Peluang
untuk berkembang
Kelemahan (Weakness) 1. Kurangnya Ancaman (Threath) 1. Banyaknya
media promosi 2. Belum ada penerapan warung kelontong di sekitar Fudge
pembelian online 3. Tidak Elmer 2. Munculnya kompetitor baru
menyediakan barang grosir yang sejenis 3. Jaraknya antar
kompetitor yang terlalu dekat 4.
Permainan harga dari pesaing