0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan4 halaman

Simbol dan Klasifikasi Kapal BKI

Tabel menunjukkan persyaratan untuk diameter pintle dan clearance pada kapal berdasarkan diameter pintle. Semakin besar diameter pintle, semakin besar pula clearance yang diperlukan, dengan batas maksimum clearance 6 mm. Tabel berikutnya menjelaskan simbol-simbol yang digunakan pada notasi klasifikasi kapal.

Diunggah oleh

Bebek Darat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan4 halaman

Simbol dan Klasifikasi Kapal BKI

Tabel menunjukkan persyaratan untuk diameter pintle dan clearance pada kapal berdasarkan diameter pintle. Semakin besar diameter pintle, semakin besar pula clearance yang diperlukan, dengan batas maksimum clearance 6 mm. Tabel berikutnya menjelaskan simbol-simbol yang digunakan pada notasi klasifikasi kapal.

Diunggah oleh

Bebek Darat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pintle diameter (d) Clearance

d ≤ 50 mm 3,0 mm
m < d ≤ 100 mm 5,0 mm

0,01d + 4,0 mm
d > 100 mm
Maximum: 6,0 mm

Karakter Kelas Tip


Notasi Kelas
Not e Not
Simbol Simbol Tipe
Simbol Simbol asi kap asi
peralatan daerah kapal khu al khu
Kontruksi Klas
tambat pelayaran 1 sus 2 sus
Notasi Tambahan

Karakter Klas Notasi Klas


Crude and Chemical Tanker (ESP,
FP>60°), Type
2, 2G, Palm acid oil
IW, RSD(F25), SPM 1, HB
IW, RSD(F25), SPM 1, HBT

Karakter Klas Notasi klas


Simbol Simbol
Notasi Tambahan
Kontruksi Klas

Karakter Klas Notasi klas


GF(DF), RP(1x%), INERT, OT, CM-PS

Tabel 5-5 Simbol Konstruksi Keterangan


Simbol ini diberikan kepada kapal
dan bangunan lepas pantai dimana
lambung, permesinan,
perlengkapan kelistrikan dan
peralatan jangkarnya telah
dibangun di bawah pengawasan BKI
dan mengikuti peraturan BKI di
galangan dan/atau sub-kon dengan
komponen-komponen yang telah
disertifikasi BKI.
dan bangunan lepas pantai dimana
lambung, permesinan,
perlengkapan kelistrikan dan
peralatan jangkarnya telah
dibangun di bawah pengawasan BKI
dan mengikuti peraturan BKI di
galangan dan/atau sub-kon dengan
komponen-komponen yang telah
disertifikasi BKI.

Simbol ini diberikan kepada kapal


dan bangunan lepas pantai dimana
lambung, permesinan, dan
perlengkapan kelistrikannya atau
perlengkapan khusus lainnya telah
dibangun di bawah pengawasan
dan mengikuti aturan dari
klasifikasi lain yang merupakan
anggota IACS.

Lambung, permesinan, dan/atau


perlengkapan khusus lainnya
(contoh: perlengkapan
pendinginan) telah dibangun: di
bawah pengawasan BKI di galangan
dan/atau sub-kon dengan
komponen-komponen yang tidak
memiliki sertifikasi BKI.

Tanda ini diberikan kepada suatu


bagian pada kapal, dimana
prosedur klasifikasi yang dilakukan
adalah selain dari,namun dapat
diterima

Untuk lambung yang dilengkapi


dengan perhitungan daya apung
cadangan, dan stabilitas kebocoran.

Bagian Simbol Keterangan


Lambung kapal seluruhnya
A-100 sesuai dengan
persyaratan peraturan
konstruksi BKI atau peraturan
Lambung tidak seluruhnya
lain yang dianggap setara.
memenuhi
Lambung persyaratan peraturan
konstruksi BKI,
A-90 namun kelas dapat
dipertahankan dalam
jangka waktu yang lebih
pendek atau survey interval
yang lebih pendek.
Permesin termasuk instalasi
kelistrikan telah memenuhi
SM seluruh persyaratan
peraturan konstruksi BKI atau
peraturan lainnya yang
dianggap setara.
Permesinan
Permesin termasuk instalasi
Permesinan kelistrikan dari kapal tanpa
propulsi dan bangunan apung
A-SM telah memenuhi seluruh
persyaratan peraturan
konstruksi BKI atau peraturan
lainnya yang dianggap setara.

Simbol Keterangan

Peralatan jangkar yaitu jangkar, rantai jangkar, dan


mesin jangkar seluruhnya memenuhi persyaratan
peraturan konstruksi BKI.

Simbol peralatan jangkar tidak diberikan pada


kapal
(tanpa Simbol) yang tidak memiliki peralatan jangkar.
Contoh: Tongkang tanpa awak
telah
& memenuhi peraturan untuk kapal ikan (Pt.1 Vol.
XIII)
Simbol peralatan jangkar untuk kapal khusus yang
dilengkapi dengan peralatan jangkar sesuai dengan
Table 13.1, peraturan untuk kapal cepat (Pt.3 Vol.
III)

Rules
Simbol Keterangan
A B C D E F
(tanpa Simbol) Kapal dengan daerah pelayaran
tidak terbatas.
● ● ● ●

Restricted ocean service. Untuk


pelayaran di pesisir, dengan syarat jarak
ke pelabuhan terdekat dan jarak dari
pantai tidak melebihi 200 nm, atau
P
pelayaran di perairan Asia Tenggara, laut ● ● ● ●
tertutup seperti Laut Tengah, Laut Hitam,
Laut Karibia dan laut lain dengan kondisi
yang sama

Coastal service. Untuk pelayaran di


pesisir, dengan syarat jarak ke pelabuhan
terdekat dan jarak dari pantai
tidak melebihi 50 nm atau pelayaran di
L laut tertutup seperti perairan Kepulauan ● ● ●
Riau. Jika suatu kapal diberi jarak
maksimal di bawah 50 nm, jarak tersebut
dicantumkan pada sertifikat, contoh:
L(20).
L laut tertutup seperti perairan Kepulauan ● ● ●
Riau. Jika suatu kapal diberi jarak
maksimal di bawah 50 nm, jarak tersebut
dicantumkan pada sertifikat, contoh:
L(20).

Shelter water service. Daerah


pelayaran ini terbatas pada
perairan tenang, teluk,
T
pelabuhan, atau perairan yang ● ● ●
sejenis di mana tidak terdapat
ombak yang besar.

Inland waterway service.


Daerah pelayaran ini berlaku
untuk kapal yang hanya
digunakan di perairan
pedalaman.

Simbol D dilengkapi dengan


tinggi gelombang yang mampu
dihadapi oleh kapal sesuai
rancangan.

Common questions

Didukung oleh AI

The ocean service classification is differentiated based on distance limitations such as 'restricted ocean service,' allowing for navigation not more than 200 nm from the nearest port or coast, 'coastal service' with a limit of 50 nm, and more restrictive classifications like 'shelter water service' for calm waters .

BKI defines multiple navigation zones with different classification symbols: unrestricted ocean service allows high seas navigation with fewer restrictions; restricted ocean service limits navigation to within 200 nm from coastlines. Coastal service permits coastal navigation up to 50 nm, whereas inland waterway service confines operations to inland waters. The different classifications align with the vessel's design capability to handle environmental conditions .

BKI accommodates ships built under the supervision of other IACS member class societies by recognizing equivalent standards. If their construction meets the set equivalency, they are given relevant symbols, ensuring consistency in international maritime safety and construction quality .

A ship's hull must be constructed under the supervision of BKI and adhere to BKI's construction regulations or equivalent standards to receive a specific classification symbol. It must also include features like reserve buoyancy calculations and leak stability, ensuring full compliance with construction rules for the symbol .

Anchor equipment, including anchors, anchor chains, and machinery, must fully comply with all BKI construction regulations to meet the necessary standards. Ships without anchor equipment are not assigned an anchor equipment symbol. Specific standards are also applied to different ship types, as detailed in regulatory tables .

Coastal service classification applies to vessels navigating within a maximum of 50 nm from the nearest coast or operating in enclosed seas like the Riau Archipelago. Additional stipulations include a required note of the specific distance limit on the ship's certificate, such as L(20) for 20 nm .

Electrical installations on ships must be constructed under the supervision of BKI or according to regulations considered equivalent by them. This involves compliance with all appropriate construction standards for machinery, covering the full range of electrical systems from power supplies to special equipment .

Hulls that do not fully comply with BKI regulations may maintain their classification, but often require shorter maintenance intervals or shorter survey periods to ensure safety and compliance over time. They are also monitored and reviewed under more stringent conditions compared to compliant hulls .

Under 'inland waterway service' classification, the ship is limited to operating only in inland waters, such as rivers and lakes, where conditions are significantly controlled and without threat from large waves or open ocean hazards .

For vessels under coastal service, the specific operational distance limit must be documented on the vessel's certificate, like specifying L(20) if limited to 20 nm. This ensures the vessel’s compliance with BKI's detailed operational thresholds and reinforces certification validity .

Anda mungkin juga menyukai