0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan15 halaman

Pengertian dan Jenis Dioda Elektronik

Makalah ini membahas tentang komponen elektronika dioda, mencakup pengertian, sejarah, cara kerja, fungsi, dan jenis-jenis dioda. Dioda adalah komponen semikonduktor yang terdiri dari penyambung PN dan memungkinkan arus mengalir hanya ke satu arah. Dioda ditemukan pada abad ke-19 dan berkembang menjadi berbagai jenis seperti dioda PN, zener, dan LED.

Diunggah oleh

rifki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan15 halaman

Pengertian dan Jenis Dioda Elektronik

Makalah ini membahas tentang komponen elektronika dioda, mencakup pengertian, sejarah, cara kerja, fungsi, dan jenis-jenis dioda. Dioda adalah komponen semikonduktor yang terdiri dari penyambung PN dan memungkinkan arus mengalir hanya ke satu arah. Dioda ditemukan pada abad ke-19 dan berkembang menjadi berbagai jenis seperti dioda PN, zener, dan LED.

Diunggah oleh

rifki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

KOMPONEN ELEKTRONIKA
DIODA PENGERTIAN, FUNGSI, dan JENISNYA

Oleh :
Rifki Purnomo Aji
2303311055

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA


JURUSAN TENIK ELEKTRO
PRODI TEKNIK LISTRIK
2023/2024
KATA PENGANTAR

Puji serta syukur atas kehadirart Allah SWT. Yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
ini. Shalawat dan salam semoga tetap dicurahakan kepada Nabi
Muhammad SAW.. Penulisan mkalah ini dimaksudkan untuk memenuhi
tugas Komponen Elektronika

Tidak lupa juga penulis mengucapkan terima kasih kepada semua


pihak yang telah turut memberikan kontribusi dalam penyusunan makalah
ini. Tentunya, tidak akan bisa maksimal jika tidak mendapat dukungan dari
berbagai pihak

Penulis menyadari masih memiliki banyak kekurangan, baik dari


penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam makalah ini. Oleh
karena itu, penulis dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari
pembaca agar saya dapat memperbaiki karya ilmiah ini.

Penulis berharap makalah yang dibuat dapat memberikan manfaat


dan juga inspirasi untuk pembaca.

Jakarta, 4 November 2023

Rifki Purnomo Aji

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................. i


DAFTAR ISI ............................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1
1.1. Latar Belakang .............................................................................. 1
1.2. Tujuan ........................................................................................... 1
1.3. Rumusan Masalah ........................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................. 3
2.1. Pengertian Dioda .......................................................................... 3
2.2. Sejarah Dioda ............................................................................... 3
2.3. Cara Kerja Dioda .......................................................................... 4
2.4. Fungsi Dioda ................................................................................. 5
2.5. Jenis-Jenis Dioda ......................................................................... 6
2.5.1. Dioda PN Junction.................................................................. 6
2.5.2. Bridge Dioda .......................................................................... 7
2.5.3. Zeher Diode ........................................................................... 7
2.5.4. Light Emitting Diode ............................................................... 7
2.5.5. Photo Doide ........................................................................... 7
2.5.6. Laser Diode ............................................................................ 8
2.5.7. Varactor Diode ....................................................................... 8
2.5.8. Tunnel Diode .......................................................................... 8
2.5.9. Schottky Diode ....................................................................... 8
2.6. Pengaplikasian Dalam Kehidupan ................................................ 9
BAB III PENUTUP ................................................................................... 11
3.1. Kesimpulan ................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 12

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari, hampir semua peralatan yang kita


gunakan merupakan peralatan atau benda elektronik yang membutuhkan
listrik dalam penggunaannya. Benda-benda elektronik tersebut tentu saja
disusun oleh berbagai komponen elektronika yang membuatnya mampu
untuk dioperasikan sesuai dengan fungsinya. Salah satu komponen
elektronika yang banyak digunakan dalam berbagai benda elektronik
adalah dioda. Dioda adalah komponen semikonduktor yang terdiri dari
penyambung PN. Dioda merupakan sebuah komponen elektronika yang
terdiri dari gabungan dua kata, yaitu anoda dan katoda.
Dioda bersifat menghantarkan arus pada tegangan maju dan
menghambat arus pada aliran tegangan balik. Dari sifat ini, dioda memiliki
berbagai fungsi penting dalam suatu rangkaian sebagai komponen
elektronika. Fungsi dari dioda antara lain adalah sebagai penyearah untuk
komponen dioda bridge, sebagai penstabil tegangan pada komponen dioda
zener, sebagai pengaman atau sekering, sebagai pengganda tegangan,
dan sebagainya. Dioda juga berhubungan dengan tegangan, kuat arus
dalam sebuah rangkaian arus bolak balik.

1.2. Tujuan

Makalah ini dibuat bertujuan untuk mengenal komponen Dioda.


Tujuan penulisan adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui komponen dioda
2. Mengetahui fungsi, simbol, dan jenis-jenisnya
3. Mengetahui pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari

1
1.3. Rumusan Masalah

Penulis sudah menyusun sebagian pembahasan dalam makalah


ini. Yang akan dibahas dalam makalah antara lain:
1. Pengertian Dioda
2. Sejarah Dioda
3. Cara Kerja Dioda
4. Fungsi Dioda
5. Jenis-Jenis Dioda
6. Pengaplikasian Dalam Kehidupan

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Dioda

Dioda adalah komponen aktif dua kutub yang pada umumnya


bersifat semikonduktor, yang memperbolehkan arus listrik mengalir ke satu
arah (kondisi panjar maju) dan menghambat arus dari arah sebaliknya
(kondisi panjar mundur). Dioda dapat disamakan sebagai fungsi katup di
dalam bidang elektronika. Dioda sebenarnya tidak menunjukkan
karakteristik kesearahan yang sempurna, melainkan mempunyai
karakteristik hubungan arus dan tegangan kompleks yang tidak linier dan
sering kali tergantung pada teknologi atau material yang digunakan serta
parameter penggunaan. Beberapa jenis dioda juga mempunyai fungsi yang
tidak ditujukan untuk penggunaan penyearahan.

2.2. Sejarah Dioda

Pada mulanya,dioda adalah sebuah alat yang terbentuk dari piranti


kristal dan tabung hampa milik ilmuwan Cat Wahisker. Tapi, seiring
perkembangan zaman, kini dioda telah berubah bentuk dari bahan
dasarnya yang berupa piranti kristal menjadi berbahan germanium dan
silikon. Dalam perkembangan dari dioda ini, terdapat berbagai jenis dioda
yang telah dibuat oleh para ilmuwan dari seluruh penjuru dunia,seperti
dioda dengan bahan kristal atau semiokonduktor dan dioda jenis termionik.
Walaupun dioda kristal (semikonduktor) dipopulerkan sebelum dioda
termionik, dioda termionik dan dioda kristal dikembangkan secara terpisah
pada waktu yang bersamaan. Prinsip kerja dari dioda termionik ditemukan
oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873. Sedangkan prinsip kerja dioda
kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti Jerman, Karl Ferdinand
Braun.
Pada waktu penumuan, peranti seperti ini dikenal sebagai
penyearah (rectifier). Pada tahun 1919, William Henry Eccles

3
memperkenalkan istilah diode yang berasl dari di berarti dua, dan ode
berarti jalur.
Dioda disempurnakan olwh William Henry Eccles pada tahun 1919
dan mulai memperkenalkan istilah diode yang artinya dua jalur tersebut,
walaupun sebelumnya sudah ada dioda kristal (semikonduktor) yang
dikembangkan oleh peneliti asal Jerman yaitu Karl Ferdinan Braun pada
tahun 1874, dan dioda termionik pada tahun 1873 yang dikembangkan lagi
prinsip kerjanya oleh Frederic Gutherie

2.3. Cara Kerja Dioda

Kebanyakan dari peralatan elektronika ini membutuhkan sumber


arus searah. Hal ini dikarenakan fungsi dari penyearah untuk bisa
mendapatkan suatu arus searah dari suatu arus bolak-balik yang benar-
benar rata.
Diketahui Dioda semikonduktor ini hanya mampu melewatkan arus
pada satu arah saja. Hal ini berarti bahwa pada saat dioda ini mendapatkan
satu arah atau bias maju (forward bias).
Karena di dalam dioda ini terdapat junction (pertemuan) dimana
daerah semikonduktor type-p dan semi konduktor type-n bertemu.
Dalam kondisi demikianlah, dioda disebut juga sebagai dioda dalam
keadaan konduksi atau menghantar dan memiliki tahanan dalam dioda
relative kecil.
Sedangkan ketika dioda ini diberi satu arah atau bias mundur
(Reverse bias). Maka dalam kondisi demikian, dioda tidak akan bekerja.
1. Dioda Bias Maju

Pada arah depan, bila tegangan positif (+) dipasang pada


semikonduktor jenis P dan tegangan negatif (-) dipasang pada
4
semikonduktor tipe N, maka hole dan elektron berlawanan pada
sumber listrik kemudian potensi pemisah perbedaan listrik rendah dan
juga lapisan deplesi juga dikecilkan. Akibatnya hole dan elektron
memungkinkan bergerak bersebrangan melewati permukaan junction.
Arus listrik mengalir bersamaan dengan pergerakan hole dan electron.
Lampu dapat menyala karena dioda dihubungkan sesuai dengan
arah arus listrik.

2. Dioda Bias Mundur

pemasangan arah tegangan negatif (-) pada semikonduktor tipe P


dan tegangan positif (+) pada semikonduktor tipe N. Kemudian
semikonduktor P di hubungkan dengan sumber tegangan negatif (-),
sebaliknya semikonduktor N dihubungkan dengan sumber tegangan
positif (+). Akibatnya pembatas potensial meningkat dan secara
bersamaan lapisan deplesi juga melebar sehingga elektron tidak
dapat bergerak melewati antara kedua jenis semikonduktor. Akibatnya
arus listrik tidak dapat mengalir.
Lampu tidak dapat menyala karena dioda dihubungkan
berlawanan arah arus listrik.

2.4. Fungsi Dioda

5
Beberapa fungdi dioda adalah sebagai berikut:
1. Sebagai penyearah arus (dioda bridge)
2. Sebagai pengendali tegangan (dioda zener)
3. Sebagai pengaman atau sekering.
4. Sebagai rangkaian clipper, yaitu untuk memangkas / membuang level
sinyal yang ada di atas atau di bawah level tegangan tertentu.
5. Sebagai rangkaian clamper, yaitu untuk menambahkan komponen DC
kepada suatu sinyal AC.
6. Sebagai pengganda tegangan.
7. Sebagai indikator, untuk LED (light emiting dioda)
8. Sebagai sensor panas, contoh aplikasi pada rangkaian power amplifier
9. Sebagai sensor cahaya, untuk dioda photo
10. Sebagai rangkaian VCO (voltage controlled oscilator), untuk dioda
varactor

2.5. Jenis-Jenis Dioda

Ada banyak jenis dioda yang tersedia, masing-masing dengan simbol,


fungsi, dan karakteristik kerja yang berbeda. Beberapa jenis dioda yang
umum adalah:

2.5.1. Dioda PN Junction

6
Dioda ini sering dijumpai dalam rangkaian elektronik,
khususnya pada rangkaian suplai daya dan frekuensi radio.
Dikenal juga sebagai Dioda Standar karena paling umum
digunakan, atau Dioda Penyearah karena kerap dipakai sebagai
penyearah pada suplai daya.

2.5.2. Bridge Dioda

Dioda Jembatan adalah gabungan dari empat dioda standar


yang biasanya digunakan sebagai penyearah gelombang penuh
dalam suplai daya. Dioda ini memiliki empat terminal: dua terminal
input untuk arus masukan AC dan dua terminal output untuk
output positif dan negatif.

2.5.3. Zeher Diode

Dioda Zener adalah dioda khusus yang dirancang untuk


beroperasi dalam kondisi bias terbalik. Karakteristiknya adalah
mampu melewatkan arus listrik saat bias terbalik jika tegangan
mencapai titik breakdown. Dalam kondisi bias maju, fungsi Dioda
Zener seperti dioda biasa.
Dioda ini sering digunakan sebagai pengatur tegangan pada
suplai daya karena mampu memberikan tegangan referensi yang
stabil.

2.5.4. Light Emitting Diode

Dioda LED adalah dioda yang dapat memancarkan cahaya


monokromatik saat diberi tegangan maju. Warna LED dapat
merah, oranye, kuning, biru, hijau, dan putih, tergantung pada
panjang gelombang dan jenis semikonduktor yang digunakan.

2.5.5. Photo Doide

7
Photodiode adalah jenis dioda yang dapat mengubah energi
cahaya menjadi arus listrik. Dioda ini biasa digunakan sebagai
sensor untuk mendeteksi cahaya, misalnya pada sensor cahaya
kamera, sensor penghitung kendaraan, scanner barcode, dan ala
medis.

2.5.6. Laser Diode

Dioda Laser atau Laser Diode adalah jenis dioda yang dapat
menghasilkan radiasi atau cahaya koheren. Saat dialiri arus listrik,
ini dapat dilihat oleh mata dan spektrum inframerah.
Dioda Laser biasa digunakan pada perangkat audio/video
seperti pemutar DVD dan Blueray, laser pointer, scanner barcode,
alat ukur jarak, dan printer laser.

2.5.7. Varactor Diode

Dioda Varactor atau juga disebut Dioda Varicap adalah jenis


dioda yang memiliki sifat kapasitas yang berubah-ubah sesuai
dengan tegangan yang diberikan. Simbol Dioda Varactor atau
Dioda Varicap dilambangkan dengan sebuah dioda yang
ujungnya ditambahkan sebuah kapasitor.

2.5.8. Tunnel Diode

Dioda Tunnel adalah jenis dioda yang mampu beroperasi


pada kecepatan yang sangat tinggi dan dapat berfungsi dengan
baik pada gelombang mikro. Dioda ini biasanya digunakan pada
rangkaian pendeteksi frekuensi dan konverter.

2.5.9. Schottky Diode

Dioda Schottky merupakan jenis dioda dengan tegangan


maju yang lebih rendah dibandingkan dioda normal pada

8
umumnya. Pada arus rendah, tegangan jatuh bisa berkisar antara
0,15V hingga 0,4V.

2.6. Pengaplikasian Dalam Kehidupan

Beberapa contoh pengaplikasian dalam kehidupan sehari-hari,


diantaranya:
1. Diode Bridge pada Pengisian Baterai
Diode bridge adalah rangkaian dioda yang digunakan pada proses
pengisian baterai. Ketika baterai diisi, dioda akan mengarahkan arus
listrik pada baterai, dan mencegah arus kembali mengalir ke sumber
daya listrik. Dengan menggunakan diode bridge, pengisian baterai
dapat dilakukan dengan lebih efektif dan aman.
2. Dioda Zener pada Pengatur Tegangan
Dioda Zener adalah jenis dioda khusus yang memiliki kemampuan
untuk mengatur tegangan dalam rangkaian. Misalnya, pada rangkaian
amplifier audio, dioda Zener digunakan sebagai pengatur tegangan dan
untuk meminimalisir noise pada sinyal suara yang dihasilkan.
3. Dioda Foto pada Alat Elektronik
Dioda Foto adalah jenis dioda yang peka terhadap cahaya, sehingga
sering digunakan pada rangkaian otomatisasi atau alat listrik yang
terhubung dengan sistem pencahayaan. Contoh penggunaannya
adalah pada pengatur lampu jalan secara otomatis ketika malam hari.
4. Dioda LED pada Lampu Penerangan
Dioda LED adalah jenis dioda yang mampu menghasilkan cahaya
yang terang, sehingga sering digunakan pada lampu penerangan.
Selain lebih efisien dan tahan lama, lampu penerangan dengan dioda
LED juga banyak digunakan pada kendaraan bermotor dan tanda-tanda
pengamanan.
5. Dioda Pada Perangkat Elektronik
Setiap perangkat elektronik yang Sobat miliki pasti mengandung
beberapa buah dioda. Misalnya saja pada HP, dioda digunakan untuk
mengatur aliran listrik pada layar dan speaker. Sedangkan pada laptop,

9
dioda digunakan untuk mengatur aliran listrik pada keyboard dan
touchpad.

10
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Dioda adalah komponen elektronik yang memiliki dua elektroda,


yaitu anoda dan katoda. Dioda dapat dibuat dari bahan semikonduktor
seperti silikon, germanium, atau selenium. Dioda dapat digunakan untuk
berbagai fungsi seperti penyearah, pembatas sinyal, regulator tegangan,
switch, modulator sinyal, mixer sinyal, demodulasi sinyal, dan osilator.
Dioda dikembangkan oleh William Henry Eccles pada tahun 1919
dan memiliki simbol panah yang menunjukkan elektroda positif dan garis
melintang yang menunjukkan elektroda negatif. Ada beberapa jenis dioda
seperti dioda penyearah, dioda LED, dioda zener, dioda varactor, dan lain-
lain, yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.

11
DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2023. “Aplikasi Dioda Dalam Kehidupan Sehari Hari”.


[Link] Diakses
pada 24 November 2023.

Anonim. 2023. “Dioda: Pengertian, Fungsi, Simbol, dan Jenisnya”.


[Link]
[Link]. Diakses pada 24 November 2023.

Setio, Muji. 2023. “Dioda: Cara Kerja, Karakteristik, dan Aplikasinya”.


[Link] Diakses pada 25 November 2023.

Setyawan, Haris. 2023. “Simbol Dioda: Cek 9 Jenis, Fungsi, dan


Cara Kerjanya”. [Link] Diakses pada 26
November 2023.

12

Anda mungkin juga menyukai