0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan9 halaman

Terapi Nurturing untuk Nyeri Pasca Sectio

Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi komplementer biologic nurturing baby led feeding dalam menurunkan nyeri pasien post operasi sectio caesarea di RSU Aliyah 1 Kota Kendari. Penelitian menggunakan desain observasional dengan subjek 2 orang pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa skala nyeri pasien berkurang dari sedang menjadi ringan setelah pemberian terapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi biologic nurturing

Diunggah oleh

Dewi Asmara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan9 halaman

Terapi Nurturing untuk Nyeri Pasca Sectio

Studi ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi komplementer biologic nurturing baby led feeding dalam menurunkan nyeri pasien post operasi sectio caesarea di RSU Aliyah 1 Kota Kendari. Penelitian menggunakan desain observasional dengan subjek 2 orang pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa skala nyeri pasien berkurang dari sedang menjadi ringan setelah pemberian terapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi biologic nurturing

Diunggah oleh

Dewi Asmara
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN

[Link]
Volume 02 | Nomor 02 | Mei | 2022
E-ISSN : 2747-2108

Studi Penerapan Terapi Komplementer: Biologic Nurturing Baby Led Feeding


Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kota
Kendari
Nurfitri Hi. Basir 1, Herman 2, Siti Umrana 3
1,2,3
Program D III Keperawatan STIKes Karya Kesehatan.

Kata Kunci; Biologic nurturing baby led feeding, Nyeri, Sectio Caesarea.
Keywords : Biologic nurturing baby led feeding, Pain, Sectio Caesarea.

Abstrak. Angka kejadian sectio caesarea di Indonesia sekitar 17-19% setiap tahunnya dan di
Provinsi Sulawesi Tenggara pada tahun 2019 sebesar 4,83% dan pada tahun 2020 menjadi 4,91%.
Jumlah tindakan sectio caesarea di RSU Aliyah 1 Kota Kendari pada 2019 sebanyak 204 pasien.
tahun 2020 sebanyak 61 pasien dan periode Januari – April tahun 2021 sebanyak 31 pasien. Hasil
wawancara dengan 2 orang pasien post sectio caesarea di RSU Aliyah 1 Kota Kendari mengatakan
bahwa mengalami nyeri setelah persalinan sectio caesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menerapkan terapi komplementer biologic nurturing baby led feeding terhadap penurunan nyeri post
operasi sectio caesarea. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan
pendekatan studi kasus. Sampel penelitian berjumlah 2 orang pasien post sectio caesarea yang
ditentukan dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa skala nyeri pasien
mengalami perubahan dari skala nyeri sedang (skala 4-6) menjadi skala nyeri ringan (skala 0-3)
setelah pemberian terapi. Kesimpulan penelitian adalah pemberian terapi biologic nurturing baby led
feeding dapat menurunkan tingkat nyeri pada pasien post sectio caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari.
Diharapkan ibu dapat menjadikan posisi menyusui biologic nurturing baby led feeding sebagai terapi
untuk membantu menurunkan nyeri khususnya pada ibu post secsio caesarea.

Abstract. The incidence of sectio caesarea in Indonesia is around 17-19% annually and in Southeast
Sulawesi Province in 2019 it was 4.83% and in 2020 it was 4.91%. The number of sectio caesarea at
RSU Aliyah 1 Kendari City in 2019 was 204 patients. in 2020 as many as 61 patients and the period
January - April 2021 as many as 31 patients. The results of interviews with 2 post sectio caesarea
patients at Aliyah 1 Hospital Kendari City said that they experienced pain after sectio caesarea
delivery. The purpose of this study was to apply complementary biologic nurturing baby led feeding
therapy to reduce postoperative pain for sectio caesarea. The research design used is descriptive
observational with a case study approach. The research sample amounted to 2 post sectio caesarea
patients who were determined by accidental sampling technique. The results showed that the
patient's pain scale changed from a moderate pain scale (scale 4-6) to a mild pain scale (scale 0-3)
after therapy. The conclusion of the study is that giving biologic nurturing baby led feeding therapy
can reduce pain levels in post sectio caesarea patients at Aliyah 1 Kendari Hospital. It is hoped that
mothers can use the biological nurturing baby led feeding position as a therapy to help reduce pain,
especially for post-cesarean mothers.

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 | MEI |2022 61


Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari

PENDAHULUAN caesarea adalah intensitas dan skala nyeri yang


Sectio caesarea merupakan proses akan bertambah jika klien melakukan
persalinan melalui tindakan pembedahan pergerakan pada daerah luka operasi (11).
dengan melakukan insisi pada dinding abdomen
Manajemen nyeri post operasi sectio
(laparatomi) dan dinding uterus(histerotomi)
caesarea dapat dilakukan dengan cara
(1). Sectio caesaria dilakukan karena beberapa
farmakologis (12). Penatalaksanaan secara
kondisi yang tidak memungkinkan ibu untuk
farmakologis merupakan cara mengatasi nyeri
melakukan persalinan secara normal seperti
dengan menggunakan obat-obat kimia seperti
distress janin, adanya riwayat seksio, presentasi
analgesik (13). Sedangkan penatalaksanaan
bokong dan distosia persalinan (2).
secara non farmakologi merupakan cara
Menurut World Health Organization menurunkan skala nyeri dengan tidak
(WHO) (2018), rata-rata persalinan secara menggunkan obat-obat kimia seperti Aroma
sectio caesarea berada pada kisaran 5-15% per terapi lemon Akupresur, Guided Imagery, terapi
1000 kelahiran di dunia. Angka kejadian Autogenic, terapi relaksasi progresif, meditasi,
persalinan secara sectio caesarea di Indonesia terapi musik dan terapi komplementer biologic
setiap tahunnya rata-rata 19,06% per 1000 nurturing baby led feeding (10).
kelahiran (3). Sulawesi tenggara pada tahun
Terapi komplementer biologic nurturing
2019 dengan angka kejadian persalinan
baby led feeding merupakan salah satu terapi
mencapai 4,83% dan pada tahun 2020
nonfarmakologi dengan memanfaatkan posisi
mengalami peningkatan sebanyak 4,91% (4).
menyusui ibu untuk mendistraksi nyeri akibat
Sectio caesarea adalah persalinan dengan
persalinan normal ataupun operasi sectio
prosedur tindakan Insisi akan menyebabkan
caesarea. Saat ibu diberikan terapi biologic
terputusnya kontinuitas jaringan kulit sehingga
nurturing baby led feeding, maka fokus ibu
menimbulkan nyeri (5). Reaksi fisiologis dan
akan teralih pada bayi yang sedang disusui
psikologis serta toleransi individu terhadap luka
sehingga impuls-impuls nyeri dapat dihambat
operasi, akan sangat menentukan intensitas dan
oleh mekanisme pertahanan disepanjang sistem
skala nyeri yang akan dirasakan (6). Stimulasi
saraf pusat dengan menutupnya gerbang
nyeri pada luka operasi akan mengeluarkan
pengontrol nyeri dan pada akhirnya nyeri tidak
mediator kimia seperti bradikini, histamine dan
dipersepsikan (10).
prostaglandin yang akan merangsang transmisi
Terapi komplementer biologic nurturing
impuls disepanjang serabut aferen nosiseptor ke
baby led feeding telah terbukti dapat
substansi gelatinosa di medulla spinalis,
menurunkan skala nyeri postsectio caesarea
selanjutnya melewati thalamus dan diteruskan
oleh beberapa penelitian diantaranya penelitian
ke korteks serebri untuk diinterpretasikan
Cahyanti (2020), yang menyatakan bahwa skala
sebagai nyeri (7).
nyeri postoperasi sectio caesarea sangat efektif
Nyeri post operasi sectio caesarea akan
diturunkan dengan terapi biologic nurturing
mempengaruhi kualitas hidup ibu dengan
baby led feeding. Hasil penelitian Rini &
munculnya berbagai gangguan seperti
Susanti (2018), juga menjelaskan bahwa
gangguan inisiasi menyusui dini,
Intervensi biologic nurturing baby led feeding
ketidakstabilan emosinal ibu, mobilitas fisik
dapat menurunkan nyeri secara signifikan pada
dan personal higyene ibu (8). Dampak lain
ibu post section (14, 10).
yang timbul akibatnyeri post operasi sectio Studi pendahuluan di RSU Aliyah 1
caesarea adalah bonding attachment (ikatan Kendari menunjukkan bahwa jumlah pasien
kasih sayang) yang terganggu atau tidak sectio caesarea pada tahun 2019 sebanyak 204
terpenuhi, Activity of Daily Living (ADL) yang pasien, tahun 2020 mengalami penurunan
terganggu dan pemenuhan kebutuhan dasar ibu menjadi 61 pasien dan tahun 2021 bulan
dan bayi yang terganggu (9). Januari
Nyeri post operasi sectio caesarea – April sebanyak 31 pasien. Meskipun angka
menjadi permasalahan yang sangat serius kejadian mengalami penurunan ditiap tahunnya,
karena pada umumnya memiliki karakteristik akan tetapi jumlah kejadian masih dalam
nyeri seperti luka tersayat-satyat, bersifat kategori cukup tinggi. Berdasarkan hasil
menetap dan berada pada skala sedang hingga wawancara terhadap 2 orang pasien di ruang
berat (10). Karatkteristik lain dari nyeri post persalinan RSU Aliyah 1 Kendari mengatakan
operasi sectio
JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 62
Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari
mengalami nyeri setelah persalinan.

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 63


Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari

Berdasarkan uraian tersebut, maka


penulis menganggap penting untuk dilakukan karena ketuban pecah dini,
penelitian dalam bentuk studi kasus dengan kemudian dikaji dan diberikan
judul “Studi penerapan terapi komplementer teknik biologic nurturing baby led
biologicnurturing baby led feeding terhadap feeding pada tanggal 3 September
penurunan nyeri post operasi sectio caesarea di 2021. Keluhan yang dirasakan klien
RSU Aliyah 1 Kendari”. pada saat pengkajian adalah nyeri
pada area abdomen bekas luka
METODE operasi, seperti disayat-sayat dengan
Jenis penelitian yang digunakan dalam skala nyeri 5 (sedang) yang disertai
penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan susah tidur. Klien memiliki
dengan pendekatan studi kasus terkait terapi riwayat persalinan, G2P2A0. Hasil
komplementer biologic nurturing baby led pemeriksaan fisik yaitu: tekanan
feeding dalam menurunkan nyeri post operasi darah 140/100 mmHg, Nadi
sectio caesarea. Penelitian ini telah 100x/menit, Suhu 37ºC dan
dilaksanakan di RSU Aliyah 1 Kendari selama pernapasan 16 x/menit.
2 hari pada tanggal 1 september sampai 6
september 2021. Sampel penelitian ini 2) Reponden 2
sebanyak 2 orang yang ditentukan dengan Responden 2 berinisial Ny. R,
menggunakan teknik accidental sampling yang berusia 38 tahun, bekerja sebagai
memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. ibu rumah tangga, pendidikan
Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini Sarjana dan tinggal di Kelurahan
menggunakan lembar observasi pengukuran Watubangga Kecamatan Baruga.
skala nyeri dan Lembar SOP terapi Klien menjalani operasi sectio
komplementer biologic nutriting baby led caesarea pada tanggal 2 September
feeding. Teknik pengumpulan data dilakukan 2021 pukul 16.00 karena panggul
dengan studi dokumentasi, wawancara, sempit, kemudian dikaji dan
observasi dengan melakukan pengukuran skala diberikan teknik biologic nurturing
nyeri sebelum dan sesudah pemberian terapi baby led feeding pada tanggal 4
komplementer biologic nutriting baby led September 2021. Keluhan yang
feeding. Analisa data dilakukan secara dirasakan klien pada saat pengkajian
deskriptif yang dimulai dengan menelaah adalah nyeri pada area luka post
seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber operasi, seperti ditusuk-tusuk
yaitu wawancara, pengamatan/observasi selama dengan skala nyeri 6 (sedang) dan
proses penelitan berlangsung. wajah tampak meringis yang disertai
dengan penurunan nafsu makan.
HASIL DAN PEMBAHASAN Klien memiliki riwayat persalinan,
1. Hasil G1P1A0. Hasil pemeriksaan fisik
yaitu: tekanan darah 130/100
a. Karakteristik responden mmHg, Nadi 80x/menit, Suhu
36,5ºC dan pernapasan 18 x/menit.
1) Responden 1
Responden 1 berinisial Ny. I, b. Gambaran Fokus Studi Kasus
berusia 31 tahun, bekerja sebagai
honorer, pendidikan sarjana dan Gambaran hasil pengukuran skala
tinggal di Kelurahan Anduonohu nyeri responden sebelum dan sesudah
Kecamatan Poasia. Klien menjalani pemberian terapi komplementer biologic
operasi sectio caesarea pada tanggal nurturing baby led feeding dapat terlihat
1 September 2021 pukul 16.00 pada tabel berikut :

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 64


Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari

Tabel 1 Hasil Pengukuran skala nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea sebelum
dan sesudah dilakukan terapi komplementer biologic nurturing baby led feeding di
RSU Aliyah 1 Kendari
Skala Nyeri
Hari I Hari II
Responden
Pre Post Pre Post
Skala Kategori Skala Kategori Skala Kategori Skala Kategori
1(Ny. I) 5 Sedang 5 Sedang 4 Sedang 3 Ringan
2 (Ny. R) 6 Sedang 5 Sedang 5 Sedang 3 Ringan
Sumber : Data Primer, 2021

Tabel 1 Hasil penelitian menunjukan nyeri tersebut disampaikan dengan cepat


bahwa Gambaran skala nyeri responden 1 ke pusat
sebelum diberikan terapi komplementer
biologic nurturing baby led feeding (pre hari
ke-1) adalah skala sedang dengan skala 5,
dan sesudah diberikan terapi komplementer
biologic nurturing baby led feeding (post
hari ke-2) mengalami penurunan menjadi
skala ringan dengan skala 3. Sedangkan
skala nyeri responden 2 sebelum diberikan
terapi komplementer biologic nurturing
baby led feeding (pre hari ke-1) adalah skala
sedang dengan skala 6 dan sesudah
diberikan terapi komplementer biologic
nurturing baby led feeding (post hari ke-2)
mengalami penurunan menjadi skala 3
(ringan).

2. Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
skala nyeri kedua responden sebelum
dilakukan terapi farmakologi biologic
nurturing baby led feeding berada pada
kategori sedang yang diukur dengan numerik
rating scale. Hal ini sesuai dengan teori
yang manyatakan bahwa nyeri pada 3 hari
pertama post operasi sectio caesarea secara
umum berada pada rentang sedang hingga
berat (7).
Nyeri post operasi sectio caesarea
terjadi karena adanya reseptor nyeri dari
terputusnya kontinuitas jaringan kulit dan
otot akibat tindakan pembedahan, yang
kemudian menginduksi serabut saraf perifer
aferen (12). Serabut syaraf tersebut akan
melepaskan mediator biokimia seperti
kalium dan prostaglandin menuju ko rnu
dorsalis medulla spinalis, yang
menyebabkan transmisi sinapsis ke saraf
traktus spinolatamus, sehingga stimulus
JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 65
Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari
thalamus dan selanjutnya nyeri
dipersepsikan(15, 11).
Responden dalam penelitian memiliki
usia 31 tahun dan 38 tahun, dimana salah satu
responden belum memiliki pengalaman
melakukan persalinan baik secara normal
maupun melalui operasi. Pada responden 1
panjang luka operasi sekitar 12 cm, dan pasien
sudah memiliki pengalaman sc sebelumnya,
sedangkan pada responden 2 panjang luka
operasi sekitar 15 cm, pasien belum memiliki
pengalaman SC. Seorang ibu yang tidak
pernah mengalami persalinan baik secara
operasi maupun normal tidak akan memiliki
gambaran tentang nyeri yang akan dirasakan,
sehingga kondisi ini dapat memperburuk nyeri
yang akan timbul.
Hal tersebut sejalan dengan teori yang
dikemukakan oleh Berham (2017) bahwa
pengalaman ibu tentang nyeri persalinan
secara sectio caecaria akan sangat
menentukan kemampuan ibu dalam mengelola
nyeri. Kondisi tersbut menjadikan ibu lebih
siap mennghadapi nyeri yang akan terjadi,
sehingga menimbulkan ketenangan yang dapat
menghambat impuls nyeri mencapai syaraf
penginterpretasi nyeri (5, 16).
Menurut Metasari & Sianipar (2018),
selain pengalaman persalinan, faktor usia juga
menentukan interpretasi nyeri post operasi
sectio caecaria. usia 20-30 tahun secara
psikologis merupakan usia matang untuk
mengendalikan emosi, termasuk respon dalam
menghadapi nyeri. Usia yang matang
berbanding lurus dengan kemampuan
mentoleransi nyeri, atau dengan kata lain
semakin matang usia seseorang maka

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 66


Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari

kemampuan dalam mengontrol nyeri juga


akan semakin baik (12, 17).
Hasil penelitian ini juga menemukan 2. Saran
bahwa, terjadi penurunan skala nyeri pada a. Bagi masyarakat
kedua responden dari skala sedang menjadi Diharapkan ibu dapat menjadikan
skala ringan setelah diberikan terapi posisi menyusui biologic nurturing
komplementer biologic nurturing baby led baby led feeding sebagai terapi untuk
feeding selama 2 hari. Hal tersebut didukung membantu menurunkan nyeri
oleh penelitian Cahyanti et al (2020), yang khususnya pada ibu post secsio
menyatakan bahwa teknik biologic caesarea.
nurturing baby led feeding dapat b. Bagi pengembangan ilmu keperawatan
menurunkan skala nyeri post sectio caesarea Memperkaya ilmu keperawatan di
secara signifikan, karena mampu memberi bidang keperawatan medikal bedah dan
efek relaksasi, ketenangan dan kebahagian keperawatan komplementer terkait
yang akan membuat fokus klien yang intervensi mandiri perawat dalam
tadinya pada nyeri post operasi teralihkan ke menurunkan nyeri post secsio caesarea.
anak yang sedang disusuinya (14). c. Bagi peneliti
Penelitian Rini & Susanti (2018), juga Menambah wawasan dan pengetahuan
menegaskan bahwa intensitas nyeri pada ibu dalam melakukan asuhan keperawatan
post sectio caesarea dapat diturunkan secara pada ibu dengan nyeri post operasi
efektif dengan terapi biologic nurturing sectio melalui terapi komplementer
baby led feeding, karena terapi tersebut akan biologic nurturing baby led feeding.
membuat impuls saraf tidak dapat berjalan
bebas dan tidak dapat mentransmisikan DAFTAR PUSTAKA
impuls atau pesan sensori ke korteks
sensorik, sehingga nyeri dapat dikontrol atau 1. Meliala & Suryamiharja. [Link] Ajar
mengalami penurunan (10). Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC.
Menurut asumsi peneliti terapi 2. Abilkis, T.,Noor, C., & Ahmed, R. 2016.
komplementer biologic nurturing baby led Persalinan Sectio Caesarea. Surabaya:
feeding dapat menurunkan nyeri post operasi Pelita
sectio caesarea. Pada responden 1 setelah di 3. Kementrian Kesehatan RI. 2018. Laporan
berikan terapi terjadi penurunan nyeri skala angka persalinan normal dan sectio
3, serta keluhan nyeri abdomen bekas luka caesarea. Jakarta: Kemenkes RI.
operasi dan susah tidur berkurang. 4. Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi
Responden 2 setelah di berikan terapi terjadi Tenggara, 2018. Data persalainan sultra.
penurunan nyeri skala 3, serta keluhan nyeri Kendari: Dinkes Sultra.
luka post operasi dan wajah tampak 5. Berham. 2017. Penanganan Nyeri
meringis berkurang. Persalinan. Malang : Bayumedia Publish.
6. Dewi, T. E. R. 2016. Asuhan Kebidanan
kehamilan. Jakarta: Salemba Medika.
PENUTUP 7. Julianti. 2018. Materi Pelatihan Postnatal
1. Simpulan Care. Jakarta: Universitas Indonesia.
8. Rini & Dewi. 2016. Panduan Asuhan Nifas
Berdasarkan hasil penelitian dan dan Efidence Based Practice. Yogyakarta :
pembahasan maka dapat disimpulkan Deepublish.
bahwa dengan menyususi ibu mau 9. Afifah. [Link] Menyusu Dini. Jakarta
beradaptasi dengan berespon terhadap : Pustaka Bunda.
nyeri dengan lebih baik, sehingga ibu lebih 10. Rini, S. & Susanti, I. H. 2018. Penurunan
toleran terhadap rasa nyeri yang di Nyeri pada Ibu Post Sectio Cesaria Pasca
alaminya dan penerapan terapi Intervensi Biologic Nurturing Baby Led
komplementer biologic nurturing baby led Feeding. Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu
feeding mampu menurunkan nyeri post Kesehatan.1(2). 83–88
operasi sectio caesarea, di RSU Aliyah 1 11. Manurung, R (2019). Pengaruh
Kendari aromaterapi lemon terhadap penurunan
rasa nyeri pada pasien post sectio
JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 67
Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari
caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan
Imelda.5(1)

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 68


Nurfitri Hi. Basir, Herman, Siti Umrana. Studi Penerapan Terapi Komplementer Biologic Nutriting Baby Led
Feeding Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Op Sectio Caesarea di RSU Aliyah 1 Kendari

12. Metasari, D & Sianipar, B.K. 2018.


Pengaruh mobilisasi dini terhadap nyeri
post operasi sectio cessarea di Rumah Sakit
Bengkulu. Jurnal Ilmiah Kesehatan.10(1)
13. Margono. [Link] Pengukuran Nyeri.
Yogyakarta : Nuha Medika.
14. Cahyanti, R., Pertiwi, S &Rohmatin, E.
2020. Effect of Biologic Nurturing Baby
Led Feeding on Post Sectio Caesarea Pain
Scale In Majenang Hospital 2018.
Midwifery And Nursing Research (MANR)
Journal.2(1).
15. Raymond, et al. 2014. Acute Pain
Management. USA : Cambridge University
Press.
16. Martin. 2017. Keperawatan Maternitas
Kesehatan Wanita, Bayi, & Keluarga Edisi
18. Jakarta: EGC.
17. Yosep. 2017. Keperawatan Maternitas.
Jakarta : EGC.

JURNAL ILMIAH KARYA KESEHATAN | VOLUME 02| NOMOR 02 |MEI |2022 69

Anda mungkin juga menyukai