Panduan Code Blue RS Soebandi Jember
Panduan Code Blue RS Soebandi Jember
1
DAFTARISI
Cover 1
Daftar lsi 2
SKPanduan Code Blue 3
BAB I PENDAHULUAN 8
A. LatarBelakang.................................................................................... 8
B. Definisi 9
C. Tujuan............................................................................................... 10
BAB IV DOKUMENTASI.. 19
Daftar Pustaka
LAMPIRAN:
1. Uraian tugas tim kode blue
2. Format laporan code blue
3. Format Serah Terima Alat Code Blue
4. Ceklist obat dan alat kesehatan code blue
5. Daftar Jaga Tim Code Blue
2
PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER
.L...... z:II. ...... SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEMBER
. Dr. Soebandi 124 Telp. (0331) 487441 Fax. (0331) 487564
JEMBER 68111
KEPUTUSAN DIREKTUR
Nomor: LJ"10 I 1!3(}. .L ./ b 10 I 2022
TENTANG:
3
13. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor
47tahun 2018 tentang pelayanan kegawatdaruratan
14. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2018 Tentang
Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien;
15. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 26
tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan
16. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 3tahun 2020 tentang
klasifikasi dan perijinan Rumah Sakit
17. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 25tahun 2020 tentang
organisasi dan tata kerja kementerian kesehatan
18. Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 80
tahun 2020 tentang Komite Rumah Sakit.
19. Keputusan menteri kesehatan Republik Indonesianomor
129/Menkes/SK/II/2008 tentang Pelayanan Minimal Rumah
Sakit
20. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HKOl.07/Menkes/169/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit
Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu
21. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK 01.07/ Menkes /413/2020 tentang Pedoman pencegahan
dan pengendalian Corona virus Disease (Covid-19)
22. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HKOl.07/Menkes/1128/2022 tentang Standart Akreditasi
Rumah Sakit
23. Keputusan Gubemur Jawa Timur Nomor 188/125/KPTS/
013/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penyakit
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
24. Peraturan Bupati nomor 34 tahun 2009 tentang
penyelenggaraan sarana kesehatan kabupaten Jember
25. Peraturan Bupati Jember Nomor 6 Tahun 2022 tentang
kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta
tatakerja unit organisasi bersifat khusus Rumah Sakit Daerah
dr. Soebandi pada dinas kesehatan kabupaten Jember;
MEMUTUSKAN
Menetapkan PELAKSANAAN CODE BLUE DI RUMAH SAKlT DAERAH Dr.
SOEBANDIJEMBER
4
Kelima Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan atau
kekurangsempurnaan dalam keputusan ini, maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya
Ditetapkan di : JEMBER
Pada Tanggal : 20 Mei 2022
5
Lampiran Keputusan Direktur RSD dr. Soebandi
Nomor 4YO/ I~B. 2.- /610/2022
Tanggal 20 Mei 2022
Perihal SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM CODE BLUE RSD
SOEBANDIKABUPATENJEMBER
Anggota :
A. Supervisor induk kode blue
1. dr. Pipit Wulandari, [Link] (FIHA)
2. dr. Suparno Adi Santika, [Link]
3. Ns. Sugito Tri Gunarto, [Link]
4. Ns. Agus Setyo Wahyudi, SST
5. Ns. Erna Nurhayati, [Link]
6. Ns. Edy Suyanto, [Link]
6
E. Penanggungjawab Farmasi di masing-masing area:
1. Di lnstalasi Gawat Darurat lntan Siti Sufiah, S. Farm, Apt
2. Area 1 Ruang Hemodialisa Ayunda Nur H, S. Farm, Apt
3. Area 2 Ruang Nusa lndah Sofiyati Dyah Baisuni, S. Farm, Apt
4. Area 3 Ruang Melati Bawah Muhammad Faid Solihin, S. Farm,
Apt
5. Area 4 Ruang leU Ratna Puji Ekawati, S. Farm, Apt
6. Area 5 Ruang Poli Anak Khoiriyatul Muhlishoh Arwi, S.
Farm, Apt
7. Area 6 Bidang Keperawatan Khoiriyatul Muhlishoh Arwi, S.
Farm, Apt
:JEMBER
: 20 Mei 2022
7
BABI
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Emergency call adalah suatu layanan yang sangat penting apabila terjadi
suatu kejadian yang sifatnya darurat seperti pada saat terjadi kecelakaan lalu
lintas, kebakaran, kasus kriminalitas, musibah masal, dan sebagainya. Di
beberapa negara, seseorang hanya butuh menghubungi 911 untuk mendapatkan
akses ambulan, pemadam kebakaran, atau layanan polisi dalam 24 jam sehari.
Seorang EMD (Emergency Medical DispathcerjPengirim Pesan Medis Emergency)
yang berpengalaman akan mencatat seluruh informasi dari penelepon,
menanyakan layanan apa yang dibutuhkan. Di Jogjakarta dengan menelepon 118
maka akan diterima oleh call center selanjutnya akan dikoordinasikan dengan
seluruh AGD 118 Jogjakarta sehingga layanan ambulan emergencyakan segera
datang kelokasidengan waktu kurang dari 10 menit.
Dalam kondisi kegawatdaruratan masyarakat sering dibingungkan dengan
masalah pengaksesannya, disamping lokasi dari masing-masinginstansi pemberi
layanan. Dalam hal penanganan kejadian, lokasi yang jauh mengakibatkan
kurang maksimalnyakinerja sebuah instansi dalam mengatasi kejadian tersebut.
Masalahyang sering terjadi yaitu adanya keterlambatan atau kurang tepat waktu
yang dikarenakan lokasi kejadian yang sangat jauh, sedangkan pada saat kondisi
darurat kejadian harus ditangani secara cepat dan tepat.
Masihadanya masalah tersebut maka setiap instansi pelayanan seperti rumah
sakit, kepolisian, pemadam kebakaran, PLN, dan sebagainya harus membuat
suatu system pelayanan yang memudahkan masyarakat untuk mengakses
instansi pelayanan tersebut. Untuk memudahkan akses dan komunikasi
diperlukan kode-kode tertentu antara lain warna merah menunjukkan adanya
bahaya kebakaran. Code blue merupakan medical emergency, kode ungu
merupakan bahaya born, kode kuning menunjukkan kegawatdaruratan
infrastruktur internal misalnya mati listrik. Di samping itu ada kode lain misalnya
kode coklat menunjukkan emergency eksternal serta kode jingga (orange)
menunjukkan kode evakuasi.
Rumah sakit selain system akses dari luar rumah sakit, yang tidak kalah
penting adalah pelayanan di dalam rumah sakit itu sendiri, karena kejadian
kegawatdaruratan bisa terjadi dimana saja termasuk di dalam rumah sakit. Code
blue merupakan kode medical emergency khususnya cardiac dan respiration
arrest. Rumah Sakit Daerah dr. SoebandiJember disamping tuntutan akreditasi,
system panggilan emergency internal code blue bertujuan untuk meningkatkan
mutu pelayanan selain memberikan rasa aman kepada pasien dan pengunjung
kerumah sakit.
8
B. DEFINISI
1. Code Blue : suatu sistem pelayanan medis darurat untuk mengatasi keadaan
gawat jantung (henti jantung) dan paru (Henti Nafas) di suatu tempat di
lingkungan RSD dr. Soebandi Jember;
2. Trolley Code Blue adalah trolley khusus yang digunakanuntukkegiatan code
blue.
3. RJP (Resusitasi Jantung Paru]: tindakan pertolongan pada orang yang
mengalami situasi gawatjantung (bentijantung) dan paru (henti napas).
4. Supervisor induk code blue adalah seseorang yang bertugas melakukan
monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan kode blue di RSD dr. Soebandi
Jember.
5. Penanggung jawab Area dan troly code blue adalah seseorang yang bertanggung
jawab membuat jadwal jaga tim code blue, menyiapkan dan mengecek sarana
prasarana troley code blue, mengecek pelaporan code blue sesuai dengan area
nya masing- masing.
6. Konsultan penanggung jawab code blue adalah seseorang dokter anestesi yang
bertanggung jawab terhadap pelayanan klinis pasien code blue
7. DPJP adalah dokter spesialis yang bertugas sebagai dokter penanggungjawab
pasien di lingkungan RSD dr. Soebandi Jember yang memiliki kompetensi
bantuan hidup lanjut (ACLS)
8. Dokter umum (Resident Medical Officer, adalah semua dokter umum yang
bekerja di lingkungan RSD dr. Soebandi Jember yang memiliki kompetensi
bantuan hidup lanjut (ACLS).
9. Tim Code blue : Tim inti yang bertugas menangani kasus gawat jantung (henti
jantung) dan paru (henti napas), terdiri dari :
a. 1 orang leader j defibrilator
b. 1orang ventilator
c. 1orang compressor
d. 1 orang medication administration
e. 1 orang recorder
f. PIC
g. Petugas farmasi
h. Petugas keamanan (security)
Perawat yang terlibat dalam Tim Code Blue adalah perawat dari semua unit
kerja yang sudah mengikuti pelatihan minimal PPGDj BTCLSj ACLS
10. Leader adalah dokter spesialis anasthesij dokter spesialis Jantungj dokter
umum, bila dokter belum dating maka perawatj bidan yang menangani awal
bisa menjadi leader sementara.
11. Defibrilator adalah perawatj dokteryang memiliki kompetensi mampu
melakukan defibrilasi sesuai dengan indikasi.
9
12. Ventilator adalah perawatj dokterj bidan yang memilikikompetensi menangani
airwaydan breathing manajemen.
13. Compressor adalah perawatj dokterj bidan yang memilikikompetensi mampu
melakukan compresi dada dengan benar
14. Medication administrator adalah perawatj dokterj bidan yang bertugas
memberikan obat, mengambil sample darah (BGAatau lainnya), memasang IV
access, NO Tube sesuai dengan instruksi leader.
15. Recorder adalah dokterj perawatj bidan yang melakukan dokumentasi selama
pelaksanaan code blue.
16. PICcode blue adalah kepala ruangj Ka. Timj Perawat penanggungjawab shif di
ruangan pasien tersebut berada yang bertanggung jawab terhadap pelaporan
code blue di ruangan tempat pasien dirawat.
17. Petugas Farmasi adalah apoteker atau asisten apoteker yang bertanggung
jawab mengatur keberadaan tim farmasi dalam penanganan code blue sesuai
dengan area masing-masing.
18. Petugas keamanan (security)adalah seorang yang bertanggung jawab terhadap
keamanan saat penanganan code blue sesuai jadwal yang sudah di tetapkan
dan membantu membawakan troleycode blue.
c. TUJUAN
1. Mengaturalur pelaksanaan code blue berjalan dengan cepat dan tepat terhadap
pasienj keluarga pasien, pengunjung dan petugas rumah sakit yang mengalami
situasi gawat jantung dan pam di seluruh lingkungan RSD dr. Soebandi
Jember
2. Memberipanduan kepada seluruh karyawan di lingkungan RSD dr. Soebandi
Jember dalam penanganan code blue
3. Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit serta memberikan rasa aman
kepada pasien dan pengunjung yang datang di RSDdr. SoebandiJember
10
BAB II
RUANG LINGKUP
Pelayanan resusitasi di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember tersedia selama 24
jam setiap hari di seluruh area Rumah Sakit.
A. Area
Untuk memaksimalkan pelayanan resusitasi, maka di bagi menjadi 6 area
resusitasi, antara lain;
1. Area I
Trolley code blue ada di Instalasi HD, meliputi wilayah:
a. Instalasi Admisi dan Rekam Medik lantai I
b. Klinik Spesialis Rawat Jalan LT I
c. Instalasi Hemodialisa
d. Instalasi Rehab Medik
e. Depo Rawat Jalan
f. BPJS
g. Area parker barat (pagi)
Catatan:
a) Jika ada kejadian code blue pada jam kerja (07.00-15.00) di Area 1
maka tim yang datang adalah tim Area 1,
b) Jika kejadian code blue diluar jam keIjaj hari libur maka Tim yang
datang adalah Tim Area 2
2. Area 2
Trolley code blue ada di ruang Nusa Indah, meliputi; wilayah :
a. Ruang Anggrek
b. Ruang Bougenvil
c. Kantor Pengadaan
d. Ruang Nusa Indah
e. Ruang Gardena
f. Ruang Alamanda
g. IPS
h. Instalasi Farmasi
i. Laboratorium PK
j. Masjid
k. Loundry
1. Instalasi Bina Ruhani
[Link]
n. BBNM
o. UDD Rawat Inap
p. ESWL
11
q. Area parker barat (sore dan malam)
3. Area 3
Trolley code blue ada di Ruang Melati Bawah, meliputi wilayah :
a. Ruang Sakura
b. Ruang Melati Atas
c. RuangMawar
d. Ruang Melati bawah
e. Ruang Seruni
f. Ruang Catleya
g. Ruang Adenium
h. Ruang Anturium
i. RuangAster
j. Ruang Tulip
k. Instalasi Gizi
l. Ruang tunggu pasien anturium
m. Ruang tunggu pasien sakura
n. Komitekeperawatan
o. Genset
p. Kamar Mayat
q. Area Parkir Timur belakang/ parkir mobil
4. Area 4
Trolleycode blue ada di Ruang ICU,meliputi wilayah :
a. VKBersalin
b. Ruang Perinatologi
c. PICU-NICU
d. ICU
e. ICCU
f. Ruang Dahlia
g. Ruang Redoskow,PPI, PMKP
h. Area parker timur
i. Bank Jatim
j. Ruang tunggu keluarga pasien didepan ruang perinatologi dan diselatan
ruang PICUlantai 1
k. Ruang tunggu keluarga pasien IBS dan ICCU di lantai 2 (sore malam dan
hari libur)
l. Sekretariat Bedah
m. Komitemedik
12
5. Area 5
Trolley code blue ada di Poli Anak, meliputi wilayah :
a. Klinik Spesialis Rawat Jalan LT II,
b. Laboratorium PA,
c. Radiologi barat(lantai II)
d. Klinik Spesialis eksekutif
e. KlinikSpesialis anestesi
f. Instalasi admisi dan rekam medic lantai 2
g. Ruangtunggukeluargapasien IBS dan ICCUdi lantai 2 (jamkerja)
h. Cafe lantai 2
i. Instalasi PDE
6. Area 6
Trolleycode blue ada di Bidang Keperawatan, meliputi wilayah : perkantoran
lantai 3
Catatan: Jika ada kejadian di lantai 3, maka tim yang datang adalah tim area
5 dan tim IGD.
13
BAB III
KEBIJAKAN
Pelayanan resusitasi harus tersedia diseluruh Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi
Jember selama 24 jam setiap hari di seluruh area. Pelayananresusitasi merupakan
intervensi terhadap pasien yang mengalami kejadian yang mengancam hidupnya
(henti jantung dan henti paru). Panduan kode blue di buat sebagai petunjuk
pelaksanaan pelayanan Resusitasi dasar (Resusitasi Jantung Parul RJP) dan
resusitasi lanjut (Advance Life Supportl ALS) pada pasien - pasien yang
mengalami henti jantung dan henti paru. Pelayanan resusitasi yang berhasil pada
pasien dengan henti jantung dan henti pam tergantung pada intervensiyang kriticalj
penting seperti; kecepatan pemberian bantuan hidup dasar, bantuan hidup lanjut
serta kecepatan melakukan defibrilasi.
Pelayanan resusitasi ini hams dengan cepat tersedia baik, peralatan medis, obat-
obatan yang lengkapdan petugas yang terlatih untuk melakukan resusitasi. Bantuan
hidup dasar hams dilakukan secepatnya saat diketahui ada tanda henti jantung-
parudan proses pemberian bantuan hidup lanjut kurang dari 5 (lima)menit. Dalam
rangka memenuhi kebutuhan peralatan medis dan obat-obatan, maka di setiap
area di siapkan 1 Trolley Emergency, yang harus selalu dibawa ke lokasi
kejadian. Penanggungjawab area di bantu petugas ruangan dan petugas farmasi
hams selalu memastikan ketersediaan peralatan medis dan obat-obtan di Trolley
Emergency. Sedangkan untuk memenuhi kompetensi petugas yang terlatih harus
dilakukan pelatihan-pelatihan secara berkala. Petugas yang memberikan bantuan
hidup dasar (BHD)minimal harus memiliki sertiflkat pelatihan Basic Life Sup pot
(BLS),sedangkan petugas yang melakukan bantuan hidup lanjut harus memiliki
sertifikat pelatihan Advance Cardiac Life Support (ACLS).
Rumah sakit memberikan informasi kepada pasien dan keluarga mengenai hak dan
kewajibannya untuk menolak atau menghentikan terapi, menolak diberikan
pelayanan resusitasi, serta melepaskan atau menghentikan terapi penunjang
[Link] keluargayang mengambilkeputusan atas nama pasien, dapat
memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana perawatan atau terapi ataupun
menghentikan perawatan atau terapi setelah proses tersebut dimulai. Proses
pemberian informasi secara jelas dan lengkap mengenaikondisi pasien, konsekuensi
dari keputusan yang diambil, sertapilihan atau altematif lain yang dapat di jadikan
pertimbangan. Pada pasien-pasien yang menolak diberikan pelayanan resusitasi,
maka keluarga hams menandatanganiformat RekamMedikpenolakanresusitasi.
14
BABIV
TATA LAKSANA
Diulang 1 KaliLagi:
CodeBlue...
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
Harap SegeraDirespon
c. Jika telpon #88 tidak bisa, maka telpon ke 124 dokter
jaga IGD dan informasikan adanya code blue dengan
menyebutkan lokasinya
5 a. Ketikapaging code blue diaktifkan maka petugas yang Tim kode blue,
berjaga sebagai tim code blue sesuai area, dokter IGD security
dan perawat IGDdatang menuju lokasi dengan respon
time 5 menit
b. Petugas di area trolley code blue membawa troley ke
lokasi kejadian di bantu oleh security.
15
6 Trolley code blue yang di bawa sesuai dengan lokasi Tim kode blue,
korban di temukan: security.
a. Area 1, troley yang ada di Instalasi HD.
b. Area 2, troley yang ada di Ruang Nusa Indah
c. Area 3, trolley yang ada di Ruang Melati bawah
d. Area 4, troley yang ada di Ruang leu
e. Area 5, trolly yang ada di ruang Klinik Spesialis anak
f. Area 6, trolly yang ada di kantor bidang perawatan
7 Tim code blue terdiridari: Leader, Defibrilaior, Ventilator Tim code blue
Manager, Compressor, Recorder, Medication Administrator,
PIC, Farmasi, Security
8 a. Tim code blue di lokasi segera melakukan pertolongan; Tim code blue
pasang patien monitor dan cek irama jantung
b. Tim code blue melakukan timbang terima dengan
penolong sebe1umnya tentang kondisi korban dan
pertolongan yang sudah diberikan.
c. Tim kode blue menggantikan tim primer j yang
menemukan korban, bekerja secara Tim dipimpin oleh
dokter spesialisj dokter Umum. Jika dokter belum
datang perawat yang kompetensebagai leader
sementara sampai dokter datang.
9 Jika hasil irama jantung ada indikasi di lakukan Tim code blue
Defibrilasi (VT tanpa nadi, VF) segera lakukan defibrilasi
dan RJP. Se1anjutnya mengikuti SPO ALS (Advance Life
Support)
14 Dokumentasikan proses code blue kedalam 1aporan code Tim code blue
blue (recorder)
16
18 Serah terima troley code blue antara PIC dengan petugas PIC dan
yang ketempatan troley petugas
ketempatan
troley code
blue
B. Alur Aktivasi Code Blue Bagi Penolong Awam.
L- __ __ ~I+-~I
o_r_an_sa_~_~_'_d_ak p_e_n_o_m_n_g
__l__~
~IL p_e_n.o_I_O_n_g_2 _J
1
Cekrespon (-) Mengaktifkan sistem Code Blue
dengan cara:
[Link] telpon PABX
[Link] #88
[Link] adanya code Blue
dan lokasinya: contoh;
Panggil bantuan Code blue ...
untuk aktivasi I-- Code blue pav anggrek atas .
Code Blue Code blue pav anggrek atas .
Code blue pav anggrek atas .
+ Mohon segera direspon ..
Cek gerakan
Diulang Ix lagi
nafas
I !
Nafas(+) nafas(-)j gasping
t !
Tidurkan terlentang LakukanRJP
pertahankan jalan
napas
1
Tim code blue datang « 5
menit) mengambil alih
tindakan Resusitasi dan
serah terima
~
!
Kamar mayat, jika IGD Intensif (ICU, Ruangan
Bukan pasien di Jika bukan ICCU, PICUj
daftarkan admisi di pasien NICU)
IGD
17
C. Alur Aktivasi Code Blue bagi Dokter, Perawat dan Bidan
Cekrespon (-)
+
Panggil bantuan
I I
l
Cek nadi karotis
dan pernapasan
Mengaktifkan Code Blue dengan
5 - 10 detik
cara:
Meninggal ROSC
IGD
18
BABV
DOKUMENTASI
19
DAFTAR PUSTAKA
Prananda Surya, dr. [Link]., Sp. An. 2007. Code Blue Siloam Hospitals Surabaya.
American Hearth Association (AHA). 2020. Higligts of the 2020 American Hearth
Association Guidelines for. CPR and ECC
Royal Brisbane and Women' Hospital Health Service District. 2007. Code Blue Manual
Mark S. Link,20 15. Part 7: Adult Advanced Cardiovascular Life Support2015 American
Heart Association Guidelines Update for CardiopulmonaryResuscitation and Emergency
Cardiovascular Care. Circulation. 20 15; 132(suppI2):S444-S464.
20
Lampiran 1
URAIAN TUGAS SUPERVISOR INDUK
Melakukan supervisi ke ruangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi
pelaksanaan code blue, sarana pra sarana agar berjalan dengan lancar1 bulan 1 kali,
setiap akhir bulan.
21
10. Memastikan trolley code blue tertata rapi setelah di gunakan
11. Mengembalikan trolly di bantu security
URAIAN TUGAS TIM CODE BLUE AREA
1. Bertanggung jawab terhadap penanganan code blue di area kerjanya berjaan
dengan lancar pada saat jaga.
2. Menuju lokasi code blue sesuai dengan areanya.
3. Tim kode blue yang ketempatan trolley code blue, saat menuju lokasi kejadian
sekalian membawa trolleycode blue bersama dengan security.
4. Membawakembali trolleycode blue bersama security
URAIAN TUGAS TIM CODE BLUE YANG KETEMPATAN TROLLEY CODE BLUE
1. Bertanggung jawab terhadap peralatan trolleycode blue
2. Melakukan serah terima dengan PIC yang ketempatan pasien code blue sebelum
dan sesudah pemakaian trolley.
3. Menjagakebersihan trolleycode blue.
4. Memastikan trolleycode blue tertata rapi
. \
URAIAlf TUGASRECORDER
1. Bertanggung jawab terhadap dokumentasi saat penanganan pasienj korban code
blue dan memastikan semua sudah terdokumentasi secara lengkap.
2. Membuat laporan di format laporan code blue mulai awal penanganan sampai
selesai penanganan (mencatat setiap perubahan kondisi pasien, tanda-tanda vital,
terapi yang telah diberikan).
3. Mencatat pemakaian obat dan alat kesehatan habis pakai
4. Memintakan resep kepada dokter terhadap pemakaian obat-obatan dan alat
kesehatan.
5. Menyerahkan resep kepada farmasi terhadap pemakaian obat-obatan dan alat
kesehatan yang telah terpakai atau memastikan resep sudah masuk ke dalam
SIMRS.
URAIAN TUGASFARMASI
1. Bertanggung jawab memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan untuk
penanganan pasienj korban code blue berjalan dengan baik.
2. Datang ke lokasi saat terjadi code blue dengan membawa Emergency Kit Farmasi
3. Memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan yang di butuhkan selama
penanganan pasienj korban code blue.
23
4. Mengisi kembali obat-obatan dan alat kesehatan di trolley Emergency sesuai dengan
ceklist yang ada, segera setelah digunakan (maksimum 2 jam setelah pemberian
resep)
5. Menyegeltrolleyemergencysetelah obat-obatan dan alat kesehatan di lengkapi.
6. Mengecekobat-obatan dan alat kesehatan secara reguler setiap bulan.
7. Menggantiobat-obatan yang mendekati kadaluwarsa.
24
Lampiran 2
MEGA CODE :
1. Dr IGD
2. Perawat IGD
3. Medication Administrator
4. Recorder
5. Petugas Farmasi
6. Petugas Ventilator
a . Ruang b . Ruang
7. Compresor
a . Ruang b . Ruang
8. Petugas Security
NAMAPASIEN : REG: .
RUANG
TANGGAL JAM LAPORAN KET
........................
25
Lampiran 3
PEMERlNTAHKABUPATEN JEMBER
RSD dr. SOEBANDI
Jln. dr. Soebandi No. 124Jember
AWAL AKHIR
NO VARIABEL STANDART Sesuai Tidak Sesuai Tidak KETERANGAN
NB; berilah tanda centang (v) pada kolom sesuai jika hasil sesui dan berilah tanda centang (v)
pada kolom tidak jika hasil tidak sesuai.
Jember, 20 .
Petugas Ketempatan Trolley PIC
26
Lampiran 4
Ceklist alkes & obat-obatan (terlampir)
Lampiran 5
Daftar jaga (terlampir)
27
...... ...... ...... ...... ...... ...... Z
01 .t>- W I\) ...... 0 CD co -..J m 01 .t>- W I\) ...... 0
"tI
» » s: z 0 (") 0 a. en 0
0 »
:::r cO' c CD »
-0
~
"
c
....
0 o·
3 a:
III
0
.... 0 !:!!. 0
0- 0 "0
(Jl
0
CD 0
(Jl
a: 3
0 s·
a.
x ....
III CD
m c
c· 3 ......
0 III :J ~0
"
+
(Jl
a.
<1l III
3 ......
N
0 "0
s·
ru CD 3 G) :J3 s
0- III
a: S·
0 '< (Jl
"0 .....
0 S· ~
3 :J
CD !:!!.
"
z a: 0
3 "0 s· CD III
:::r s· ...... s· s G)
» CD
:J
CD .... CD E
S· 3 s· 2. 0 tn
"0 0
:s: S· ::::r: 0 .... "0
;:0: CD s· 0:J 0'
»
t-
CD 0 ..... C
III
o :J CD
_0 CQ
::l
o III I\) I»
m (Jl 01 ::l
r-
»
en
3
CQ
» »
" " zm 0 o 0 iii' a: -0 i»' 0 m
CJ)
c
.... 3 0 I 0 III 0 (Jl 0 3
:::r ca CD "0
0 o· ;::I. 0- Q. "0 0 S· CD X S·
III -g.
...... C III rr
C .... »: :J 0 ~
.... III CD
CD a.
(Jl III o X
:J ~
III
3 .... CD .t>- III 3 3
s· a: s· "0 5' 0
"0
3 "'0 Z
a: 0 ..........
(Jl
3
:J
I\) G) <1l
...... I\)
0 :::r S· 0
(n S· .....
CD
III
::!.
:J
I»
3
s:
:J <0 01 E I\) 0 s· (Jl ...... I»
CJ) -0
<1l ...... 01 0 0 0 3 "* 3 0 0
'" 3 0
III I\) I\) :J
01 I\) 10
ru 0
.... III
-
<0
0 0 3 0 0 <0
:J 0
.t>- 01 <0 C'
CD <0 I»
3 3 3
<0 <0
III 3
(Jl <0 2: 0 3
<0
3
<0
....
N
W
o
::z::
m
~ o
(II "
r-
OO
;;a -t
0)
tD ~O
...... c ZtD
G»>
Di'
..
::l » -t
Q)
z6
CD
....0 ~
z
....
.... . -t
.... ~
r-
N r-
....W ~
....
~ o
o
.... o
.m
(II
....
0)
-t
I»
tD
r-
:T C
.......... C
::l
m
..
....
Q)
....CD
N
0
....
N
N
N
,_ N
I'D W
3 N
c- ~
I'D
-0 ,....
I'D N
.-+ (II
c:
()Q
OJ N
III 0)
"'TI
N
....
OJ
......
3
OJ N
Q)
!!!.
N
CD
IV
0 W
0
....
W
"
m
-I
DAFTAR JAGA TIM CODE BLUE AREA : ••••••.•••.•••••••••••.•••••••••
BU LAN : ••••••••••••••.•••••.••••••••••••2022
01/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
02/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
03/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
04/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
05/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
06/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
07/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
08/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
09/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
10/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
11/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
12/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
14/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
15/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
16/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
17/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
18/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
19/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
20/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
21/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
22/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
23/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
24/01/2022
SHIFT LEAOER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
25/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
26/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
27/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
28/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
29/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
30/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
31/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
Jember, 2022
PenanggungJawab Area Code Blue