0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan31 halaman

Panduan Code Blue RS Soebandi Jember

Keputusan Direktur RSD dr. Soebandi Jember menetapkan panduan pelaksanaan Code Blue di rumah sakit tersebut. Panduan ini mengatur tentang susunan tim, ruang lingkup, tata laksana, dan dokumentasi Code Blue. Keputusan ini menggantikan keputusan sebelumnya dan berlaku sejak ditetapkan pada 20 Mei 2022.

Diunggah oleh

bigasmarco001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
61 tayangan31 halaman

Panduan Code Blue RS Soebandi Jember

Keputusan Direktur RSD dr. Soebandi Jember menetapkan panduan pelaksanaan Code Blue di rumah sakit tersebut. Panduan ini mengatur tentang susunan tim, ruang lingkup, tata laksana, dan dokumentasi Code Blue. Keputusan ini menggantikan keputusan sebelumnya dan berlaku sejak ditetapkan pada 20 Mei 2022.

Diunggah oleh

bigasmarco001
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEPUTUSANDIREKTUR

Nomor: '1'10/ 13'i1,.l- /610/ 2022


TENTANG:

PANDUAN PELAKSANAAN CODE BLUE


RUMAH SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEM'BER

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER


BADAN LAYANAN UMUM DAERAH
RSD dr. SOEBANDI
TAHUN 2022

Rumah Sakit Daerah [Link]


J1. [Link] No. 124 Telp. (0331) 487441
Fax. (0331) 487564 Jember

1
DAFTARISI

Cover 1
Daftar lsi 2
SKPanduan Code Blue 3
BAB I PENDAHULUAN 8
A. LatarBelakang.................................................................................... 8
B. Definisi 9
C. Tujuan............................................................................................... 10

BAB II RUANG LINGKUP 11


A. Area Code Blue ,............................. 11
B. Sasaran Code Blue 13
C. Pemberian informasi Code Blue 13

BAB III KEBIJAKAN 14

BAB IV TATA LAKSANA CODE BLUE 15


A. Langkah-LangkahTatalaksana Code Blue 15
B. AlurAktivasiCodeBlue bagiAwam 17
C. AlurAktivasiCode Blue bagidokter, perawatdanbidan.. 18

BAB IV DOKUMENTASI.. 19
Daftar Pustaka

LAMPIRAN:
1. Uraian tugas tim kode blue
2. Format laporan code blue
3. Format Serah Terima Alat Code Blue
4. Ceklist obat dan alat kesehatan code blue
5. Daftar Jaga Tim Code Blue

2
PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER
.L...... z:II. ...... SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEMBER
. Dr. Soebandi 124 Telp. (0331) 487441 Fax. (0331) 487564
JEMBER 68111

KEPUTUSAN DIREKTUR
Nomor: LJ"10 I 1!3(}. .L ./ b 10 I 2022
TENTANG:

PANDUAN PELAKSANAAN CODE BLUE


DI RUMAH SAKIT DAERAH Dr. SOEBANDI JEMBER

DENGAN RAHMAT TUMAN YANG MARA ESA

DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH dr. SOEBANDI JEMBER

Menimbang : a. bahwa dalam rangka merespon keadaan kegawatdaruratann


medik:maupun trauma yang terjadi di RSDdr. Soebandi;

b. bahwa agar proses pelayanan kegawatdaruratan di Rumah


Sakit Daerah dr. Soebandi Jember dapat terlaksana dengan
baik, perlu adanya kebijakan Direktur RSD dr. Soebandi
Jember sebagai landasan penyelenggaraan pelayanan code
blue;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b diatas,


perlu ditetapkan keputusan Direktur RSD dr. Soebandi
Jember;

Mengingat 1. Undang-undang RepublikIndonesia nomor 29 tahun 2004


tentang praktek kedokteran
2. Undang-Undang RepublikIndonesia nomor 36 tahun 2009
tentang kesehatan
3. Undang-undang RepublikIndonesia nomor 44 tahun 2009
tentang Rumah Sakit
4. Undang-undang RepublikIndonesia nomor 36 tahun 2014
tentang tenaga kesehatan
5. Undang-undang RepublikIndonesia nomor 38 tahun 2014
tentang keperawatan
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 47 tahun
2021 tentang PenyelenggaraanBidang Perumahsakitan
7. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 269/
Menkes/ PER/ III/ 2008 tentang RekamMedis
8. Peraturan menteri kesehatan RepublikIndonesia nomor 2052/
Menkes/ Per/XI 2011 tentang Ijin Praktek dan pelaksanaan
praktek Kedokteran.
9. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 001
tahun 2012 tentang sistem rujukan pelayanan kesehatan
perorangan
10. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 19 tahun 2016 tentang
Sistem PenanggulanganGawatDarurat Terpadu
11. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 66
tahun 2016 tentang keselamatan dan kesehatan kerja Rumah
Sakit.
12. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 11
tahun 2017 tentang KeselamatanPasien

3
13. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor
47tahun 2018 tentang pelayanan kegawatdaruratan
14. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2018 Tentang
Kewajiban Rumah Sakit dan Kewajiban Pasien;
15. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 26
tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang
Nomor 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan
16. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 3tahun 2020 tentang
klasifikasi dan perijinan Rumah Sakit
17. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 25tahun 2020 tentang
organisasi dan tata kerja kementerian kesehatan
18. Peraturan Menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 80
tahun 2020 tentang Komite Rumah Sakit.
19. Keputusan menteri kesehatan Republik Indonesianomor
129/Menkes/SK/II/2008 tentang Pelayanan Minimal Rumah
Sakit
20. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HKOl.07/Menkes/169/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit
Rujukan Penanggulangan Penyakit Infeksi Emerging Tertentu
21. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK 01.07/ Menkes /413/2020 tentang Pedoman pencegahan
dan pengendalian Corona virus Disease (Covid-19)
22. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HKOl.07/Menkes/1128/2022 tentang Standart Akreditasi
Rumah Sakit
23. Keputusan Gubemur Jawa Timur Nomor 188/125/KPTS/
013/2020 tentang Penetapan Rumah Sakit Rujukan Penyakit
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
24. Peraturan Bupati nomor 34 tahun 2009 tentang
penyelenggaraan sarana kesehatan kabupaten Jember
25. Peraturan Bupati Jember Nomor 6 Tahun 2022 tentang
kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta
tatakerja unit organisasi bersifat khusus Rumah Sakit Daerah
dr. Soebandi pada dinas kesehatan kabupaten Jember;

MEMUTUSKAN
Menetapkan PELAKSANAAN CODE BLUE DI RUMAH SAKlT DAERAH Dr.
SOEBANDIJEMBER

Pertama Susunan keanggotaan Tim Code Blue di RSD dr. Soebandi


Jember sebagaimana terlampir;

Kedua Panduan Pelaksanaan Code Blue di RSD dr. Soebandi Jember


sebagai acuan pelaksanaan code blue di RSD dr. Soebandi
Jember, sebagaimana terlampir dalam Surat Keputusan ini;

Ketiga Dalam pelaksanaannya, tim code blue bertanggungjawab


langsung ke Direktur melalui Wakil Direktur Pelayanan;

Kempat Dengan adanya surat keputusan direktur ini, maka surat


keputusan direktur nomor 800/30/610/2020 tentang
Pelaksanaan Code Blue di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember
dicabut dan dinyatakan tidak berlaku;

4
Kelima Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan atau
kekurangsempurnaan dalam keputusan ini, maka akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : JEMBER
Pada Tanggal : 20 Mei 2022

Tembusan kepada Yth :


1. Para Wakil Direktur
2. Para Kepala Bidangj Kepala Bagian
3. Ketua Komite-Komite
4. Para Kepala Instalasi
5. Arsip

5
Lampiran Keputusan Direktur RSD dr. Soebandi
Nomor 4YO/ I~B. 2.- /610/2022
Tanggal 20 Mei 2022
Perihal SUSUNAN KEANGGOTAAN TIM CODE BLUE RSD
SOEBANDIKABUPATENJEMBER

Ketua 1. dr. Suryono, [Link] (FlHA)


2. dr. Suparno Adi Santika, [Link]

Sekretaris 1. Ns. Sugito Tri Gunarto, [Link]


2. Ns. Agus Setyo Wahyudi, SST

Anggota :
A. Supervisor induk kode blue
1. dr. Pipit Wulandari, [Link] (FIHA)
2. dr. Suparno Adi Santika, [Link]
3. Ns. Sugito Tri Gunarto, [Link]
4. Ns. Agus Setyo Wahyudi, SST
5. Ns. Erna Nurhayati, [Link]
6. Ns. Edy Suyanto, [Link]

B. Dokter spesialis jantung RSD dr. Soebandi Jember


1. dr. Aditha Satria Maulana, [Link] (FIHA)
2. dr. Dwi Ariyanti, [Link] (FlHA)
3. dr. Pipit Wulandari, [Link] (FlHA)

C. Semua dokter spesialis anestesi RSD dr. Soebandi Jember


1. dr. Achmad Wahib Wahyu W., [Link]. NCC
2. dr. Haris Darmawan, Sp. An
3. dr. Taufiq Gemawan, Sp. An. [Link]

D. Penanggungjawab Area dan troly kode Blue;


1. Area 1 Ruang Hemodialisa
Penanggung Jawab : Ns. Woro Kuswati, [Link]

2. Area 2 Ruang Nusa Indah


Penanggung Jawab Ns. Indah Sri Wahyuningsih, [Link]

3. Area 3 Ruang Melati Bawah


Penanggung Jawab Ns. Umayanah, [Link]

4. Area 4 Ruang ICU


Penanggung Jawab Ns. Edy Suyanto, [Link]

5. Area 5 Ruang Poli Anak


Penanggung Jawab Ns. Rini Dri Retnowati, [Link]

6. Area 6 Bidang Keperawatan Endang Agustina, [Link]

6
E. Penanggungjawab Farmasi di masing-masing area:
1. Di lnstalasi Gawat Darurat lntan Siti Sufiah, S. Farm, Apt
2. Area 1 Ruang Hemodialisa Ayunda Nur H, S. Farm, Apt
3. Area 2 Ruang Nusa lndah Sofiyati Dyah Baisuni, S. Farm, Apt
4. Area 3 Ruang Melati Bawah Muhammad Faid Solihin, S. Farm,
Apt
5. Area 4 Ruang leU Ratna Puji Ekawati, S. Farm, Apt
6. Area 5 Ruang Poli Anak Khoiriyatul Muhlishoh Arwi, S.
Farm, Apt
7. Area 6 Bidang Keperawatan Khoiriyatul Muhlishoh Arwi, S.
Farm, Apt

:JEMBER
: 20 Mei 2022

7
BABI
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Emergency call adalah suatu layanan yang sangat penting apabila terjadi
suatu kejadian yang sifatnya darurat seperti pada saat terjadi kecelakaan lalu
lintas, kebakaran, kasus kriminalitas, musibah masal, dan sebagainya. Di
beberapa negara, seseorang hanya butuh menghubungi 911 untuk mendapatkan
akses ambulan, pemadam kebakaran, atau layanan polisi dalam 24 jam sehari.
Seorang EMD (Emergency Medical DispathcerjPengirim Pesan Medis Emergency)
yang berpengalaman akan mencatat seluruh informasi dari penelepon,
menanyakan layanan apa yang dibutuhkan. Di Jogjakarta dengan menelepon 118
maka akan diterima oleh call center selanjutnya akan dikoordinasikan dengan
seluruh AGD 118 Jogjakarta sehingga layanan ambulan emergencyakan segera
datang kelokasidengan waktu kurang dari 10 menit.
Dalam kondisi kegawatdaruratan masyarakat sering dibingungkan dengan
masalah pengaksesannya, disamping lokasi dari masing-masinginstansi pemberi
layanan. Dalam hal penanganan kejadian, lokasi yang jauh mengakibatkan
kurang maksimalnyakinerja sebuah instansi dalam mengatasi kejadian tersebut.
Masalahyang sering terjadi yaitu adanya keterlambatan atau kurang tepat waktu
yang dikarenakan lokasi kejadian yang sangat jauh, sedangkan pada saat kondisi
darurat kejadian harus ditangani secara cepat dan tepat.
Masihadanya masalah tersebut maka setiap instansi pelayanan seperti rumah
sakit, kepolisian, pemadam kebakaran, PLN, dan sebagainya harus membuat
suatu system pelayanan yang memudahkan masyarakat untuk mengakses
instansi pelayanan tersebut. Untuk memudahkan akses dan komunikasi
diperlukan kode-kode tertentu antara lain warna merah menunjukkan adanya
bahaya kebakaran. Code blue merupakan medical emergency, kode ungu
merupakan bahaya born, kode kuning menunjukkan kegawatdaruratan
infrastruktur internal misalnya mati listrik. Di samping itu ada kode lain misalnya
kode coklat menunjukkan emergency eksternal serta kode jingga (orange)
menunjukkan kode evakuasi.
Rumah sakit selain system akses dari luar rumah sakit, yang tidak kalah
penting adalah pelayanan di dalam rumah sakit itu sendiri, karena kejadian
kegawatdaruratan bisa terjadi dimana saja termasuk di dalam rumah sakit. Code
blue merupakan kode medical emergency khususnya cardiac dan respiration
arrest. Rumah Sakit Daerah dr. SoebandiJember disamping tuntutan akreditasi,
system panggilan emergency internal code blue bertujuan untuk meningkatkan
mutu pelayanan selain memberikan rasa aman kepada pasien dan pengunjung
kerumah sakit.

8
B. DEFINISI
1. Code Blue : suatu sistem pelayanan medis darurat untuk mengatasi keadaan
gawat jantung (henti jantung) dan paru (Henti Nafas) di suatu tempat di
lingkungan RSD dr. Soebandi Jember;
2. Trolley Code Blue adalah trolley khusus yang digunakanuntukkegiatan code
blue.
3. RJP (Resusitasi Jantung Paru]: tindakan pertolongan pada orang yang
mengalami situasi gawatjantung (bentijantung) dan paru (henti napas).
4. Supervisor induk code blue adalah seseorang yang bertugas melakukan
monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan kode blue di RSD dr. Soebandi
Jember.
5. Penanggung jawab Area dan troly code blue adalah seseorang yang bertanggung
jawab membuat jadwal jaga tim code blue, menyiapkan dan mengecek sarana
prasarana troley code blue, mengecek pelaporan code blue sesuai dengan area
nya masing- masing.
6. Konsultan penanggung jawab code blue adalah seseorang dokter anestesi yang
bertanggung jawab terhadap pelayanan klinis pasien code blue
7. DPJP adalah dokter spesialis yang bertugas sebagai dokter penanggungjawab
pasien di lingkungan RSD dr. Soebandi Jember yang memiliki kompetensi
bantuan hidup lanjut (ACLS)
8. Dokter umum (Resident Medical Officer, adalah semua dokter umum yang
bekerja di lingkungan RSD dr. Soebandi Jember yang memiliki kompetensi
bantuan hidup lanjut (ACLS).
9. Tim Code blue : Tim inti yang bertugas menangani kasus gawat jantung (henti
jantung) dan paru (henti napas), terdiri dari :
a. 1 orang leader j defibrilator
b. 1orang ventilator
c. 1orang compressor
d. 1 orang medication administration
e. 1 orang recorder
f. PIC
g. Petugas farmasi
h. Petugas keamanan (security)
Perawat yang terlibat dalam Tim Code Blue adalah perawat dari semua unit
kerja yang sudah mengikuti pelatihan minimal PPGDj BTCLSj ACLS
10. Leader adalah dokter spesialis anasthesij dokter spesialis Jantungj dokter
umum, bila dokter belum dating maka perawatj bidan yang menangani awal
bisa menjadi leader sementara.
11. Defibrilator adalah perawatj dokteryang memiliki kompetensi mampu
melakukan defibrilasi sesuai dengan indikasi.

9
12. Ventilator adalah perawatj dokterj bidan yang memilikikompetensi menangani
airwaydan breathing manajemen.
13. Compressor adalah perawatj dokterj bidan yang memilikikompetensi mampu
melakukan compresi dada dengan benar
14. Medication administrator adalah perawatj dokterj bidan yang bertugas
memberikan obat, mengambil sample darah (BGAatau lainnya), memasang IV
access, NO Tube sesuai dengan instruksi leader.
15. Recorder adalah dokterj perawatj bidan yang melakukan dokumentasi selama
pelaksanaan code blue.
16. PICcode blue adalah kepala ruangj Ka. Timj Perawat penanggungjawab shif di
ruangan pasien tersebut berada yang bertanggung jawab terhadap pelaporan
code blue di ruangan tempat pasien dirawat.
17. Petugas Farmasi adalah apoteker atau asisten apoteker yang bertanggung
jawab mengatur keberadaan tim farmasi dalam penanganan code blue sesuai
dengan area masing-masing.
18. Petugas keamanan (security)adalah seorang yang bertanggung jawab terhadap
keamanan saat penanganan code blue sesuai jadwal yang sudah di tetapkan
dan membantu membawakan troleycode blue.

c. TUJUAN
1. Mengaturalur pelaksanaan code blue berjalan dengan cepat dan tepat terhadap
pasienj keluarga pasien, pengunjung dan petugas rumah sakit yang mengalami
situasi gawat jantung dan pam di seluruh lingkungan RSD dr. Soebandi
Jember
2. Memberipanduan kepada seluruh karyawan di lingkungan RSD dr. Soebandi
Jember dalam penanganan code blue
3. Meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit serta memberikan rasa aman
kepada pasien dan pengunjung yang datang di RSDdr. SoebandiJember

10
BAB II
RUANG LINGKUP

Pelayanan resusitasi di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember tersedia selama 24
jam setiap hari di seluruh area Rumah Sakit.
A. Area
Untuk memaksimalkan pelayanan resusitasi, maka di bagi menjadi 6 area
resusitasi, antara lain;
1. Area I
Trolley code blue ada di Instalasi HD, meliputi wilayah:
a. Instalasi Admisi dan Rekam Medik lantai I
b. Klinik Spesialis Rawat Jalan LT I
c. Instalasi Hemodialisa
d. Instalasi Rehab Medik
e. Depo Rawat Jalan
f. BPJS
g. Area parker barat (pagi)
Catatan:
a) Jika ada kejadian code blue pada jam kerja (07.00-15.00) di Area 1
maka tim yang datang adalah tim Area 1,
b) Jika kejadian code blue diluar jam keIjaj hari libur maka Tim yang
datang adalah Tim Area 2
2. Area 2
Trolley code blue ada di ruang Nusa Indah, meliputi; wilayah :
a. Ruang Anggrek
b. Ruang Bougenvil
c. Kantor Pengadaan
d. Ruang Nusa Indah
e. Ruang Gardena
f. Ruang Alamanda
g. IPS
h. Instalasi Farmasi
i. Laboratorium PK
j. Masjid
k. Loundry
1. Instalasi Bina Ruhani
[Link]
n. BBNM
o. UDD Rawat Inap
p. ESWL

11
q. Area parker barat (sore dan malam)

3. Area 3
Trolley code blue ada di Ruang Melati Bawah, meliputi wilayah :
a. Ruang Sakura
b. Ruang Melati Atas
c. RuangMawar
d. Ruang Melati bawah
e. Ruang Seruni
f. Ruang Catleya
g. Ruang Adenium
h. Ruang Anturium
i. RuangAster
j. Ruang Tulip
k. Instalasi Gizi
l. Ruang tunggu pasien anturium
m. Ruang tunggu pasien sakura
n. Komitekeperawatan
o. Genset
p. Kamar Mayat
q. Area Parkir Timur belakang/ parkir mobil

4. Area 4
Trolleycode blue ada di Ruang ICU,meliputi wilayah :
a. VKBersalin
b. Ruang Perinatologi
c. PICU-NICU
d. ICU
e. ICCU
f. Ruang Dahlia
g. Ruang Redoskow,PPI, PMKP
h. Area parker timur
i. Bank Jatim
j. Ruang tunggu keluarga pasien didepan ruang perinatologi dan diselatan
ruang PICUlantai 1
k. Ruang tunggu keluarga pasien IBS dan ICCU di lantai 2 (sore malam dan
hari libur)
l. Sekretariat Bedah
m. Komitemedik

12
5. Area 5
Trolley code blue ada di Poli Anak, meliputi wilayah :
a. Klinik Spesialis Rawat Jalan LT II,
b. Laboratorium PA,
c. Radiologi barat(lantai II)
d. Klinik Spesialis eksekutif
e. KlinikSpesialis anestesi
f. Instalasi admisi dan rekam medic lantai 2
g. Ruangtunggukeluargapasien IBS dan ICCUdi lantai 2 (jamkerja)
h. Cafe lantai 2
i. Instalasi PDE

6. Area 6
Trolleycode blue ada di Bidang Keperawatan, meliputi wilayah : perkantoran
lantai 3
Catatan: Jika ada kejadian di lantai 3, maka tim yang datang adalah tim area
5 dan tim IGD.

B. Sasaran Code Blue


Sasaran Code Blue adalah semua pasienjkorban yang mengalami henti jantung
dan atau henti nafas, kecuali:
1. Keluarga menolak dilakukan resusitasi jantung paru pada pasienjkeluarganya
dan dibuktikan dengan tanda tangan di informed concern
2. Dokter menyatakan DNR(Do Not Attempt Resuscitations

C. Pemberian Informasi Code Blue


Pemberian informasi tentang code blue kepada keluarga pasien, antara lain:
1. Hasil pemeriksaan terhadap pasien
2. Kondisipasien
3. Rencana tindakan yang akan dilakukan, termasuk tindakan RJP apakah
keluarga menyetujui atau tidak.

13
BAB III
KEBIJAKAN

Pelayanan resusitasi harus tersedia diseluruh Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi
Jember selama 24 jam setiap hari di seluruh area. Pelayananresusitasi merupakan
intervensi terhadap pasien yang mengalami kejadian yang mengancam hidupnya
(henti jantung dan henti paru). Panduan kode blue di buat sebagai petunjuk
pelaksanaan pelayanan Resusitasi dasar (Resusitasi Jantung Parul RJP) dan
resusitasi lanjut (Advance Life Supportl ALS) pada pasien - pasien yang
mengalami henti jantung dan henti paru. Pelayanan resusitasi yang berhasil pada
pasien dengan henti jantung dan henti pam tergantung pada intervensiyang kriticalj
penting seperti; kecepatan pemberian bantuan hidup dasar, bantuan hidup lanjut
serta kecepatan melakukan defibrilasi.

Pelayanan resusitasi ini hams dengan cepat tersedia baik, peralatan medis, obat-
obatan yang lengkapdan petugas yang terlatih untuk melakukan resusitasi. Bantuan
hidup dasar hams dilakukan secepatnya saat diketahui ada tanda henti jantung-
parudan proses pemberian bantuan hidup lanjut kurang dari 5 (lima)menit. Dalam
rangka memenuhi kebutuhan peralatan medis dan obat-obatan, maka di setiap
area di siapkan 1 Trolley Emergency, yang harus selalu dibawa ke lokasi
kejadian. Penanggungjawab area di bantu petugas ruangan dan petugas farmasi
hams selalu memastikan ketersediaan peralatan medis dan obat-obtan di Trolley
Emergency. Sedangkan untuk memenuhi kompetensi petugas yang terlatih harus
dilakukan pelatihan-pelatihan secara berkala. Petugas yang memberikan bantuan
hidup dasar (BHD)minimal harus memiliki sertiflkat pelatihan Basic Life Sup pot
(BLS),sedangkan petugas yang melakukan bantuan hidup lanjut harus memiliki
sertifikat pelatihan Advance Cardiac Life Support (ACLS).

Rumah sakit memberikan informasi kepada pasien dan keluarga mengenai hak dan
kewajibannya untuk menolak atau menghentikan terapi, menolak diberikan
pelayanan resusitasi, serta melepaskan atau menghentikan terapi penunjang
[Link] keluargayang mengambilkeputusan atas nama pasien, dapat
memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana perawatan atau terapi ataupun
menghentikan perawatan atau terapi setelah proses tersebut dimulai. Proses
pemberian informasi secara jelas dan lengkap mengenaikondisi pasien, konsekuensi
dari keputusan yang diambil, sertapilihan atau altematif lain yang dapat di jadikan
pertimbangan. Pada pasien-pasien yang menolak diberikan pelayanan resusitasi,
maka keluarga hams menandatanganiformat RekamMedikpenolakanresusitasi.

14
BABIV
TATA LAKSANA

A. Langkah - Langkah Pe1aksanaan Code Blue


NO AKTIFITAS TANGGUNG
JAWAB
1 3 Aman; Aman diri, Aman lingkungan, Aman pasien Semua
Pastikan penolong aman, lingkungan aman dan pasien stafjpetugas
sudah aman RSDdr.
Soebandi
Jember
2 Cek respon/ cek kesadaran: Semua
Jika menemukan korban tidak sadar di lingkungan RSD stafj petugas
dr. Soebandi, segera lakukan pemeriksaan kesadaran RSDdr.
(cekrespon). Soebandi
Jember
3 Meminta bantuan Penemu
Jika korban tidak sadar (tidak respon), segera minta korban,
bantuan orang terdekat dengan berteriak minta tolong perawatjbidan
dan minta aktifkan paging code blue: j dokter j staff
a. Tekan nomer telpon PABX#88 lalu, RSDdr.
b. Umumkan adanya code blue, dengan menyebutkan Soebandi
lokasi korban.
CodeBlue...
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
Harap SegeraDirespon

Diulang 1 KaliLagi:
CodeBlue...
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
CodeBlue (Sebutkan nama ruangan) .
Harap SegeraDirespon
c. Jika telpon #88 tidak bisa, maka telpon ke 124 dokter
jaga IGD dan informasikan adanya code blue dengan
menyebutkan lokasinya

4 Cek nadi dan pernapasan Perawatj


a. Jika yang menemukan korban adalah dokterj bidanj dokter
perawatj bidan cek nadi karotis dan pemapasan. Nadi j staff RSd dr.
(-), Napas (-) lakukan RJP sampai Tim kode blue Soebandi
datang.
b. Jika yang menemukan korban bukan dokterj
perawatj bidan, cek napas. Napas (-) lakukan pijat
jantung sampai tim code blue datang

5 a. Ketikapaging code blue diaktifkan maka petugas yang Tim kode blue,
berjaga sebagai tim code blue sesuai area, dokter IGD security
dan perawat IGDdatang menuju lokasi dengan respon
time 5 menit
b. Petugas di area trolley code blue membawa troley ke
lokasi kejadian di bantu oleh security.

15
6 Trolley code blue yang di bawa sesuai dengan lokasi Tim kode blue,
korban di temukan: security.
a. Area 1, troley yang ada di Instalasi HD.
b. Area 2, troley yang ada di Ruang Nusa Indah
c. Area 3, trolley yang ada di Ruang Melati bawah
d. Area 4, troley yang ada di Ruang leu
e. Area 5, trolly yang ada di ruang Klinik Spesialis anak
f. Area 6, trolly yang ada di kantor bidang perawatan

7 Tim code blue terdiridari: Leader, Defibrilaior, Ventilator Tim code blue
Manager, Compressor, Recorder, Medication Administrator,
PIC, Farmasi, Security

8 a. Tim code blue di lokasi segera melakukan pertolongan; Tim code blue
pasang patien monitor dan cek irama jantung
b. Tim code blue melakukan timbang terima dengan
penolong sebe1umnya tentang kondisi korban dan
pertolongan yang sudah diberikan.
c. Tim kode blue menggantikan tim primer j yang
menemukan korban, bekerja secara Tim dipimpin oleh
dokter spesialisj dokter Umum. Jika dokter belum
datang perawat yang kompetensebagai leader
sementara sampai dokter datang.

9 Jika hasil irama jantung ada indikasi di lakukan Tim code blue
Defibrilasi (VT tanpa nadi, VF) segera lakukan defibrilasi
dan RJP. Se1anjutnya mengikuti SPO ALS (Advance Life
Support)

10 Leader menjelaskan pada keluarga tentang kondisi Leader (dokter


pasien. umum)

11 LaporDPJP Leader (dokter


umum)
12 Leader memutuskan apakah RJP dihentikan atau Leader (dokter
dilanjutkan. umum)

13 Korban ROSe (Return Of Spontaneus Circulation): Leader (dokter


a. Jika pasien ruangan pasien tetap diruangan tersebut umum)
atau dipindahkan ke Intensif dengan terlebih dahulu
lapor DPJP j dokter jantungj dokter anestesi untuk
pertirobangan masuk keruang intensifj tidak
b. Jika keluarga pasienj pengunjung pasien di bawa ke
IGD untuk dilakukan pendaftaran, selanjutnya di
bawa ke Intensif.
c. Jika Intensif penuh, maka pasien bisa dirawat di
ruangan biasaj di rujuk ke RS lain.

14 Dokumentasikan proses code blue kedalam 1aporan code Tim code blue
blue (recorder)

15 Leader mendokumentasikan ke dalam RM CPPT dan Leader (dokter


menuliskan resep untuk obat-obatan dan alkes yang umum)
sudah di pakai

16 PIC memasukan pemakaian obat-obatan dan alat PIC


kesehatan (alkes) pasien code blue ke dalam SIMRS

17 Petugas farmasi melengkapi alat kesehatan (Alkes) dan Petugas


obat-obatan yang terpakai dan menyegel tro1eycode blue. Farmasi

16
18 Serah terima troley code blue antara PIC dengan petugas PIC dan
yang ketempatan troley petugas
ketempatan
troley code
blue
B. Alur Aktivasi Code Blue Bagi Penolong Awam.

L- __ __ ~I+-~I
o_r_an_sa_~_~_'_d_ak p_e_n_o_m_n_g
__l__~
~IL p_e_n.o_I_O_n_g_2 _J

1
Cekrespon (-) Mengaktifkan sistem Code Blue
dengan cara:
[Link] telpon PABX
[Link] #88
[Link] adanya code Blue
dan lokasinya: contoh;
Panggil bantuan Code blue ...
untuk aktivasi I-- Code blue pav anggrek atas .
Code Blue Code blue pav anggrek atas .
Code blue pav anggrek atas .
+ Mohon segera direspon ..
Cek gerakan
Diulang Ix lagi
nafas

I !
Nafas(+) nafas(-)j gasping

t !
Tidurkan terlentang LakukanRJP
pertahankan jalan
napas

1
Tim code blue datang « 5
menit) mengambil alih
tindakan Resusitasi dan
serah terima

Meninggal ...._ ROSC

~
!
Kamar mayat, jika IGD Intensif (ICU, Ruangan
Bukan pasien di Jika bukan ICCU, PICUj
daftarkan admisi di pasien NICU)
IGD

17
C. Alur Aktivasi Code Blue bagi Dokter, Perawat dan Bidan

Orang tidak Penolong 1 --'1


L-
Penolong 2
~-- __ ----~
sadar

Cekrespon (-)

+
Panggil bantuan
I I
l
Cek nadi karotis
dan pernapasan
Mengaktifkan Code Blue dengan
5 - 10 detik
cara:

t 1. Angkat telpon PABX


2. Tekan #88
Nadi(-) 3. Umumkan adanya code Blue
Napas (-) dan lokasinya, contoh:
Code blue ...

t Code blue pay anggrek atas .


Code blue pay anggrek atas .
Lakukan RJP, Code blue pay anggrek atas .
aktivasi Code Mohon segera direspon ..
Blue
Diulang Ix lagi

Tim code blue datang « 5


menit) mengambil alih
tindakan Resusitasi dan
serah terima

Meninggal ROSC

Kamar mayat, jika


Bukan pasien di
daftarkan di admisi
IGD
Jika bukan pasien L- I_C_U ~I 1L-__ R_U_an
__g_a_n
__ ~

IGD

18
BABV
DOKUMENTASI

Dokumentasi pedoman code blue:


1. Uraian tugas tim kode blue
2. Format laporan code blue
3. Format Serah TerimaAlat Code Blue
4. Ceklist obat dan alat kesehatan code blue
5. Daftar Jaga Tim CodeBlue
6. SPOResusitasi Jantung Paru dewasa, anak dan bayi
7. SPOMelakukan defibrilator
8. SPOpenggunaan trolleycode blue

19
DAFTAR PUSTAKA

Prananda Surya, dr. [Link]., Sp. An. 2007. Code Blue Siloam Hospitals Surabaya.

American Hearth Association (AHA). 2020. Higligts of the 2020 American Hearth
Association Guidelines for. CPR and ECC

Royal Brisbane and Women' Hospital Health Service District. 2007. Code Blue Manual

Monica E. Kleinman, Chair; Erin E. Brennan; Zachary D. Goldberger; Robert A.


Swor;Mark Terry; Bentley J. Bobrow; Raul J. Gazmuri; Andrew H. Travers; Thomas
Rea. 2015. Part 5: Adult Basic Life Support and Cardiopulmonary Resuscitation Quality.
2015 American Heart Association Guidelines Update for Cardiopulmonary Resuscitation
and Emergency Cardiovascular [Link].2015;132(suppI2):S414-S435

Mark S. Link,20 15. Part 7: Adult Advanced Cardiovascular Life Support2015 American
Heart Association Guidelines Update for CardiopulmonaryResuscitation and Emergency
Cardiovascular Care. Circulation. 20 15; 132(suppI2):S444-S464.

20
Lampiran 1
URAIAN TUGAS SUPERVISOR INDUK
Melakukan supervisi ke ruangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi
pelaksanaan code blue, sarana pra sarana agar berjalan dengan lancar1 bulan 1 kali,
setiap akhir bulan.

URAIAN TUGASPENANGGUNG JAWAB AREA DAN TROLLY CODE BLUE


1. Bertanggung jawab terhadap kesiapan tim dan trolley Code Blue tentang;
keberadaan, kelengkapan alat yang ada di trolleycode blue
2. Mengecekfungsi alat yang ada di trolley code blue, antara lain; defibrilasi, tensi
meter, dan pu1soximetri, stetostop
3. Menjaminkebersihan trolleydan alat code blue
4. Mengecekfungsi dan membuang energi defibrilasisetiap hari
5. Membuatjadwaljaga tim code blue
6. Mengecekpelaporan code blue sesuai dengan area nya masing-masing.
7. Membuat usu1an kepada direktur terhadap kerusakan, penggantian alat-alat code
blue dengan memberikan surat tembusan kepada sekretaris tim code blue .

URAIAN TUGAS KEPALA RUANGAN


Melakukan rekapan jumlah kasus code blue, jumlah yang ROSC(Retem Of Spontanius
Circulations),jumlah yang meninggal setiap bulan, dan melaporkan kepada sekretaris
Code Blue.

URAIAN TUGAS PIC


1. Mengatur agar penanganan pasierr/ korban code blue berjalan dengan baik
2. Menciptakan lingkungan yang kondusif dalam penanganan code blue
3. Memastikan semua tim melaksanakan tugasnya dengan baik, termasuk mengecek
respon time petugas datang ke lokasi, lengkap tidaknya jumlah tim code blue
(dokter spesialis/ dokter jaga IGD, defibrilator, ventilator manager, chest
compressor, Medicationadministration, recorder, farmasi, security).
4. Mengecekkelengkapan pengisihan di rekam medik: assesmen terminal, pemberian
informasi kondisi terminal, penolakan resusitasi, obat-obatan dan alat kesehatan.
5. Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait jika diperlukan (radiologi,laboratorium,
binroh dan lainnya)
6. Melakukan komunikasi dengan keluarga pasien agar menjadi tenang/ kondusif/
memberikan support pada keluarga pasien.
7. Memfasilitasikeluarga untuk bisa mendampingi pasien di saat-saat terakhir.
8. Serah terima troley code blue dengan petugas yang ketempatan trolley code blue
sebelum dan sesudah pemakaian trolley.
9. Menjagakebersihan trolley code blue setelah di gunakan.

21
10. Memastikan trolley code blue tertata rapi setelah di gunakan
11. Mengembalikan trolly di bantu security
URAIAN TUGAS TIM CODE BLUE AREA
1. Bertanggung jawab terhadap penanganan code blue di area kerjanya berjaan
dengan lancar pada saat jaga.
2. Menuju lokasi code blue sesuai dengan areanya.
3. Tim kode blue yang ketempatan trolley code blue, saat menuju lokasi kejadian
sekalian membawa trolleycode blue bersama dengan security.
4. Membawakembali trolleycode blue bersama security

URAIAN TUGAS TIM CODE BLUE YANG KETEMPATAN TROLLEY CODE BLUE
1. Bertanggung jawab terhadap peralatan trolleycode blue
2. Melakukan serah terima dengan PIC yang ketempatan pasien code blue sebelum
dan sesudah pemakaian trolley.
3. Menjagakebersihan trolleycode blue.
4. Memastikan trolleycode blue tertata rapi

URAIAN TUGAS LEADER


1. Memimpinseluruh proses penanganan pasien yang mengalami henti jantung dan
henti napas (codebLue).
2. Membagiperan masing-masing tim (defibrilator,ventilator, compressor, medication
administration, recorder)
3. Melakukan pengkajian secara menyeluruh terhadap pasien atau korban
4. Menulis resep khusus terhadap obat-obatan atau alat kesehatan yang digunakan
pada pasienj korban code blue, baik sifatnya mengganti obat yang ada di trolley
emergency atau penggunaan langsung. Jika leader bukan dokter yang berhak
menulis resep adalah dokter jaga IGDj DPJP.
5. Melaksanakan defibrillationj cardioversion,intubasi sesuai dengan kompetensinya.
6. Memberikan penjelasan kepada keluarga pasien tentang kondisij hasil
pemeriksaan pasien, rencana tindakan yang akan dilakukan
7. Menentukan apakah tindakan resusitasi (penanganan pasien) di lanjutkan atau di
hentikan
8. Memindahkan pasien pada kondisi ROSe ke Intensif (setelah melapor ke DPJP).
9. Melaporkankepada DPJP tentang kondisi dan penempatan pasien.

URAIAN TUGAS VENTILATION


1. Bertanggung jawab terhadap patensi jalan napas dan oksigenasi pasienj korban
code blue berjalan dengan baik
2. Membebaskan jalan napas secara manual (Head Tilt, Chin Lift, Jaw Thrust) dan
dengan alat (OPA,NPA,Suction, ETT)sesuai dengan kompetensinya.
3. Memberikan oksigen sesuai dengan kebutuhan (nasal kanule, simple mask,
rebreathing mask, non rebreathing mask)
22
4. Melakukan ventilasi dengan BVM dan jackson rees.

URAIAN TUGAS COMPRESSOR


1. Bertanggung jawab terhadap kompresi dada pada pasien/ korban code blue
berjalan dengan baik
2. Melakukan kompresi dada sesuai dengan standart yang sudah di tetapkan yaitu
AHA2020 (American Heart Association)
a. Kompresi untuk dewasa, 1 penolong maupun 2 penolong; 30:2, untuk anak dan
bayi 1 penolong 30:2, sedang 2 penolong 15:2 serta Neonatus 3: 1.
b. Kedalaman kompresi 5-6 em
c. Kecepatan 100-120x/ mnt
d. Chest rekoil maksimal
e. Minimal interupsi
3. Melakukan kompresi 2 menit dan setelah itu bergantian dengan petugas yang lain.

URAIAN TUGASMEDICATION ADMINISTRATOR


1. Bertanggung jawab terhadap masuknya obat-obatan dan alat kesehatan pada
pasienj korban kode blue berjalan dengan baik
2. Memberikan obat-obatan sesuai dengan instruksi leader
3. Mengelolapengenceran obatj bolus
4. Jika diperlukan mengambil sample darah (BGAatau lainnya)
5. Memasang N access, NGT sesuai dengan instruksi leader

. \

URAIAlf TUGASRECORDER
1. Bertanggung jawab terhadap dokumentasi saat penanganan pasienj korban code
blue dan memastikan semua sudah terdokumentasi secara lengkap.
2. Membuat laporan di format laporan code blue mulai awal penanganan sampai
selesai penanganan (mencatat setiap perubahan kondisi pasien, tanda-tanda vital,
terapi yang telah diberikan).
3. Mencatat pemakaian obat dan alat kesehatan habis pakai
4. Memintakan resep kepada dokter terhadap pemakaian obat-obatan dan alat
kesehatan.
5. Menyerahkan resep kepada farmasi terhadap pemakaian obat-obatan dan alat
kesehatan yang telah terpakai atau memastikan resep sudah masuk ke dalam
SIMRS.

URAIAN TUGASFARMASI
1. Bertanggung jawab memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan untuk
penanganan pasienj korban code blue berjalan dengan baik.
2. Datang ke lokasi saat terjadi code blue dengan membawa Emergency Kit Farmasi
3. Memenuhi kebutuhan obat-obatan dan alat kesehatan yang di butuhkan selama
penanganan pasienj korban code blue.
23
4. Mengisi kembali obat-obatan dan alat kesehatan di trolley Emergency sesuai dengan
ceklist yang ada, segera setelah digunakan (maksimum 2 jam setelah pemberian
resep)
5. Menyegeltrolleyemergencysetelah obat-obatan dan alat kesehatan di lengkapi.
6. Mengecekobat-obatan dan alat kesehatan secara reguler setiap bulan.
7. Menggantiobat-obatan yang mendekati kadaluwarsa.

URAIAN TUGAS SECURITY


1. Mengambil trolley code blue dan membawanya menuju lokasi kejadian saat
mendengar pangggilan code blue dan mengembalikannya sesuai dengan area
tempat trolley.
2. Bertanggungjawab terhadap keamanan dan kenyamanan selama pertolongan pada
pasienj korban code blue berjalan dengan baik.
3. Mengatur situasi dilokasi dan sekitar pertolongan agar berjalan dengan baik
4. Menjaminarea yang cukup untuk team code blue dalam memberikan penanganan.

24
Lampiran 2

PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER


RSD dr. SOEBANDI
J In. dr. Soebandi No. 124Jember

LAPOHAK CODE BLUE TROLLEY RUANG .

MEGA CODE :
1. Dr IGD
2. Perawat IGD
3. Medication Administrator
4. Recorder
5. Petugas Farmasi
6. Petugas Ventilator
a . Ruang b . Ruang

7. Compresor
a . Ruang b . Ruang

8. Petugas Security

NAMAPASIEN : REG: .
RUANG
TANGGAL JAM LAPORAN KET

............... ............. Paging Code Blue


............. Tim Datang
Kronologis:

DPJP/ dr. Jaga

........................

Hasil Penanganan pasien: ROSC/ Meninggal


.............. ........ Transfer tidak/ ya, jika ya ke ruang
...................

Obat yang dipakai: Jember,


............................. 20 .
Recorder

25
Lampiran 3

PEMERlNTAHKABUPATEN JEMBER
RSD dr. SOEBANDI
Jln. dr. Soebandi No. 124Jember

FORM SERAH TERIMA ALAT CODE BLUE

AWAL AKHIR
NO VARIABEL STANDART Sesuai Tidak Sesuai Tidak KETERANGAN

1 Kebersihan Bersih dan rapi


dan kerapian
trolly
2 Kelengkapan Defib
Alat J ely Elektroda
Sampingj Oxy Metri
Atas Stetoscop
Elektroda
Jakcson Reese +
masker anestesi
BVM
3 Persetujuan Adatanda Ketemp Pemakai Pemakai Ketemp
tangan kedua atan trolly trolly atan
pihak trolly trolly

NB; berilah tanda centang (v) pada kolom sesuai jika hasil sesui dan berilah tanda centang (v)
pada kolom tidak jika hasil tidak sesuai.

Jember, 20 .
Petugas Ketempatan Trolley PIC

26
Lampiran 4
Ceklist alkes & obat-obatan (terlampir)

Lampiran 5
Daftar jaga (terlampir)

27
...... ...... ...... ...... ...... ...... Z
01 .t>- W I\) ...... 0 CD co -..J m 01 .t>- W I\) ...... 0
"tI
» » s: z 0 (") 0 a. en 0
0 »
:::r cO' c CD »
-0
~
"
c
....
0 o·
3 a:
III
0
.... 0 !:!!. 0
0- 0 "0
(Jl
0
CD 0
(Jl
a: 3
0 s·
a.
x ....
III CD
m c
c· 3 ......
0 III :J ~0
"
+
(Jl
a.
<1l III
3 ......
N
0 "0

ru CD 3 G) :J3 s
0- III
a: S·
0 '< (Jl
"0 .....
0 S· ~
3 :J
CD !:!!.
"
z a: 0
3 "0 s· CD III
:::r s· ...... s· s G)
» CD
:J
CD .... CD E
S· 3 s· 2. 0 tn
"0 0
:s: S· ::::r: 0 .... "0
;:0: CD s· 0:J 0'
»
t-
CD 0 ..... C
III
o :J CD
_0 CQ
::l
o III I\) I»
m (Jl 01 ::l
r-
»
en
3
CQ

» »
" " zm 0 o 0 iii' a: -0 i»' 0 m
CJ)
c
.... 3 0 I 0 III 0 (Jl 0 3
:::r ca CD "0
0 o· ;::I. 0- Q. "0 0 S· CD X S·
III -g.
...... C III rr
C .... »: :J 0 ~
.... III CD
CD a.
(Jl III o X
:J ~
III
3 .... CD .t>- III 3 3
s· a: s· "0 5' 0
"0
3 "'0 Z

a: 0 ..........
(Jl
3
:J
I\) G) <1l
...... I\)
0 :::r S· 0
(n S· .....
CD
III
::!.
:J

3
s:
:J <0 01 E I\) 0 s· (Jl ...... I»
CJ) -0
<1l ...... 01 0 0 0 3 "* 3 0 0

'" 3 0
III I\) I\) :J
01 I\) 10
ru 0
.... III

-
<0
0 0 3 0 0 <0
:J 0
.t>- 01 <0 C'
CD <0 I»
3 3 3
<0 <0
III 3
(Jl <0 2: 0 3
<0
3
<0

W W W I\) I\) I\) I\) I\) I\) I\) I\) ...... 01 01 0


...... M

....
N

W
o
::z::
m
~ o
(II "
r-
OO
;;a -t
0)
tD ~O
...... c ZtD
G»>
Di'
..
::l » -t
Q)
z6
CD
....0 ~
z
....
.... . -t
.... ~
r-
N r-
....W ~
....
~ o
o
.... o
.m
(II

....
0)
-t

tD
r-
:T C
.......... C
::l
m
..
....
Q)

....CD
N
0

....
N

N
N
,_ N
I'D W
3 N
c- ~
I'D
-0 ,....
I'D N
.-+ (II
c:
()Q
OJ N
III 0)
"'TI
N
....
OJ
......
3
OJ N
Q)
!!!.
N
CD
IV
0 W
0

....
W

"
m
-I
DAFTAR JAGA TIM CODE BLUE AREA : ••••••.•••.•••••••••••.•••••••••
BU LAN : ••••••••••••••.•••••.••••••••••••2022

01/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

02/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

03/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

04/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

05/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

06/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

07/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

08/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

09/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

10/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

11/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

12/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

14/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

15/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

16/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

17/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

18/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

19/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

20/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

21/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

22/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

23/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

24/01/2022
SHIFT LEAOER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

25/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
26/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

27/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

28/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

29/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

30/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

31/01/2022
SHIFT LEADER VENTILATOR COMPRESOR [Link] RECORDER FARMASI SECURITY
PAGI
SORE
MALAM

Jember, 2022
PenanggungJawab Area Code Blue

Anda mungkin juga menyukai