PRAKTIKUM DASAR TELEKOMUNIKAS
UNIT 1
MODULASI DAN DEMODULASI ANALOG
LABORATORIUM KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI
Muhammad Zidan abdillah
3332200101
DASTEL-04
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2022
BAB I
METODOLOGI PERCOBAAN
1.1 Prosedur percobaan
Pada praktikum kali ini kita akan membahas tentang modulasi dan
demodulasi sinyal analog dengan menggunakan AM,FM,PM.
1.1.1 Prosuder Percobaan Memulai Matlab
Pada praktikum unit 1 praktikum Dasar Telekomunikasi Kita akan
menguji cobakan terlebih dahulu teknis modulasi dan demodulasi. Dengan
cara mengidentifikskan interaksi antara pelaku modulasi yaitu sinyal
informasi dan sinyal pembawa (carier) dengan memasukan Listing Program
dibawah,
Fs=10000; %sinyal informasi
f=10;
N=10000;
n=0:N-1;
t=n/Fs;
x=sin(2*pi*f*t);
subplot(4,1,1)
plot(t,x);
xlabel('Time (s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Original Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
Fc=100; %sinyal pembawa
a=sin(2*pi*Fc*t);
subplot(4,1,2)
plot(t,a);
xlabel('Time (s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Carrier Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
Selanjutnya ketika penginputan kedua Listibg Program sinyal diatas
dieksekusi silahkab di run dan save program lalu amati dan analisa apa yang
didapat. Selanjutnya silahkan lakukan percobaan selanjutnya yaitu
percobaan Teknik [Link] modulasi sinyal dilakukan dengan cara
menambahkan Listing Program pada Editor Window sesuai dengan jenis
teknik modulasi yang ingin digunakan.
1.1.1 Modulasi dan Demodulasi pada Amplitudo Sinyal (AM)
Untuk Memodulasi dan demodulas amplitude sinyal silahkan
tambahkan Listing Program dibawah
y = ammod(x,Fc,Fs); %sinyal
pembawa am
subplot(4,1,3)
plot(t,y)
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Amplitude Modulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
x = amdemod(y,Fc,Fs);
subplot(4,1,4)
plot(t,x);
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Amplitude demodulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
Ketika Listing program dimasukan silahkan Run dan Save
[Link] silahkan analisa bentuk sinyal yang ditampilkan
1.1.2 Modulasi dan Demodulasi pada Frekuensu sinyal (FM)
Untuk Memodulasi dan demodulas amplitude sinyal silahkan
ubah Listing Program program diatas dengan Listing Program dibawah
y = fmmod(x,Fc,Fs,50);
%modulasi frek
subplot(4,1,3)
plot(t,y)
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Frequency Modulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
x = fmdemod(y,Fc,Fs,50);
subplot(4,1,4)
plot(t,x);
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Frequency demodulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
Ketika Listing program dimasukan silahkan Run dan Save
[Link] silahkan analisa bentuk sinyal yang ditampilkan
1.1.3 Modulasi dan Demodulasi pada Sudut Fasa Sinyal (PM)
Untuk Memodulasi dan demodulas Sudut Fasa sinyal silahkan
ubah Listing Program program diatas dengan Listing Program dibawah
phasedev = pi/2;
y = pmmod(x,Fc,Fs,phasedev);
subplot(4,1,3)
plot(t,y)
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Phase Modulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
x = pmdemod(y,Fc,Fs,phasedev);
subplot(4,1,4)
plot(t,x);
xlabel('Time(s)')
ylabel('Amplitudo (V)')
title('Phase demodulation
Signal')
axis([0 0.5 -1.5 1.5])
Ketika Listing program dimasukan silahkan Run dan Save
[Link] silahkan analisa bentuk sinyal yang ditampilkan
BAB III
ANALISA
3.1 Dasar teori
3.1.1 Modulasi
Modulasi adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang
periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu
informasi. [1]
3.1.2 Demodulasi
Demodulasi adalah proses suatu sinyal modulasi yang dibentuk kembali
seperti aslinya dari suatu gelombang pembawa (carrier wave) yang termodulasi
oleh rangkaian.
3.1.3 Teknik Modulasi
Terdapat 3 teknik modulasi analog yaitu Amplitude Modulation (AM),
Frequency Modulation (FM), dan Phase Modulation (PM).[1]
Dalam transmisi AM, sinyal pembawa dimodulasi sehingga amplituda
bervariasi dengan amplituda perubahan dari sinyal modulasi. Frekuensi
dan fasa dari carrier tetap sama, hanya perubahan amplituda untuk
mengikuti variasi informasi.
Dalam transmisi FM, frekuensi sinyal pembawa dimodulasi mengikuti
perubahan pada level tegangan (amplituda) dari sinyal modulasi. Puncak
amplituda dan fasa dari sinyal carrier tetap konstan, tetapi sebagai
amplituda perubahan sinyal informasi, dengan selalu berhubungan dengan
perubahan frekuensi carrier.
Pada PM, fase dari sinyal pembawa dimodulasi untuk mengikuti
perubahan tingkat tegangan (amplitudo) dari sinyal modulasi. Puncak
amplituda dan frekuensi sinyal pembawa tetap konstan, tetapi fasanya
yang berubah. Hal ini dapat dibuktikan secara matematis
LAMPIRAN