Panduan Mini Riset Mahasiswa 2023
Panduan Mini Riset Mahasiswa 2023
PRAKATA ........................................................................................................................................................ i
1. PENDAHULUAN ......................................................................................................................................... 1
A. Rasionalisasi .......................................................................................................................................... 1
B. Target dan proses ................................................................................................................................. 1
C. Tujuan Penyususunan Panduan Mini Riset ........................................................................................... 2
2. PANDUAN PELAKSANAAN ......................................................................................................................... 3
A. Persiapan Mini Riset ............................................................................................................................. 3
B. Aturan Umum dan Penulisan Laporan Mini Riset................................................................................. 3
C. Penulisan Kutipan ................................................................................................................................. 4
D. Penulisan Sumber Kutipan.................................................................................................................... 5
E. Penulisan Daftar Pustaka ...................................................................................................................... 5
3. Sistematika Penulisan Laporan Mini Riset ................................................................................................ 7
A. Sistematika penulisan laporan penelitian............................................................................................. 7
B. Penulisan Isi Mini Riset ......................................................................................................................... 9
C. Linimasa Pelaksanaan Mini Riset ........................................................................................................ 11
D. Keriteria Penilaian Mini Riset ............................................................................................................. 12
3. LAMPIRAN ............................................................................................................................................... 16
A. LAMPIRAN HALAMAN SAMPUL .......................................................................................................... 16
B. LAMPIRAN LEMBAR PENGESAHAAN................................................................................................... 17
PRAKATA
Pembelajaran adalah proses belajar untuk mengembangkan kreatifitas berpikir yang dapat meningkatkan
kemampuan berpikir Mahasiswa, serta dapat meningkatkan kemampuan mengontruksikan pengetahuan
baru. Pembelajaran yang tidak diperkaya dengan penelitian akan terasa lesu dan tidak berkembang,
sementara pembelajaran yang diperkaya dengan penelitian atau riset akan terasa berseri dan inovatif.
Artinya, penelitian merupakan pendekatan penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Oleh sebab
itu, pengintegrasian pembelajaran dengan penelitian merupakan suatu keniscayaan.
Kata riset sering disepadankan dengan kata penelitian, rasa ingin tahu dan kemampuan memecahkan
permasalahan merupakan dasar dari sebuah penelitian. Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan
menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan
yang berkaitan dengan pemahaman dan/atau pengujian suatu cabang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pembelajaran berbasis riset adalah pembelajaran yang memadukan riset dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran berbasis riset (PBR) adalah sistem pengajaran yang bersifat otentik problem solving dengan
sudut pandang formulasi permasalahan, penyelesaian masalah, dan mengkomunikasikan manfaat hasil
penelitian.
Penelitian adalah karya tulis ilmiah hasil karya mahasiswa sebagai tugas yang diberikan oleh dosen mata
kuliah bahasa indonesia. Tujuannya agar mahsiswa mampu menuangkan ide-ide kreatifnya dalam
memecahkan suatu pokok permasalahan pada lingkungan sekitar kita dalam bentuk mini riset Selain itu,
juga membantu mahasiswa agar terampil dalam melakukan riset, diperlukan panduan, maka panduan ini
berfungsi untuk membantu, membimbing dan mengarahkan mahasiswa, dalam melaksanakan mini riset.
Pada akhirnya panduan ini, diharapkan mahasiswa dapat menerapkan ide-ide kreatifnya dalam suatu
bentuk karya tulis. Selain itu juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penelitian
Sehingga, pembelajaran berbasis penelitian diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa
Universitas Teknologi Digital.
Penyusun
i
1. PENDAHULUAN
A. Rasionalisasi
Pada dasarnya dalam suatu penelitian diperlukan upaya dalam pemecahan masalah-masalah dimana ilmu
pengetahuan menjadi basis penting dalam pencariannya. Riset merupakan kunci dari itu semua. Ketika
membuat riset yang baik, harusnya dimulai dengan mengetahui arti dari riset itu sendiri. Hal yang seperti
apa yang bisa dikatakan riset dan hal lain yang tidak digolongkan riset. Tujuan riset dapat dijadikan salah
satu motivasi mengapa riset dilakukan. Ketika topik dan tujuan telah ditentukan, selanjutnya kita pelajari
tahap demi tahap pelaksanaan riset dengan landasan tujuan yang jelas sehingga kita tidak kehilangan
arah. Riset merupakan upaya untuk mencari solusi akan suatu masalah dengan langkah-langkah sistematis
tertentu secara ilmiah. Melalui riset diperoleh solusi dan kesimpulan ilmiah mengenai suatu
permasalahan dengan mini riset karya tulis ilmiah hasil karya mahasiswa sebagai tugas yang diberikan
oleh dosen mata kuliah. Tujuan dari pembuatan mini riset ini adalah untuk mengetahui pemikiran ataupun
ide dari mahasiswa terhadap suatu pokok permasalahan bisnis.
1
1. Input
Input adalah semua potensi yang “dimasukan” sebagai modal awal dalam melakukan kegiatan
mini riset dalam hal ini mahasiswa diberikan pembekalan materi beserta pengarahan untuk
menjalankan mini riset dengan
2. Proses
Proses adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh mahasiwa dan dosen yang dirancang
bersama secara sadar dalam usaha meningkatkan kompetensi input demi menghasilkan output
dalam hal ini makalah mini riset.
3. Output
Output adalah hasil yang dicapai dalam jangka pendek pendapat lain dari pari ahli adalah hasil
aktifitas kegiatan atau pelayanan dari sebuah program yang diukur dengan mengunakan takaran
volume atau banyaknya (NEA, 2000) dalam hal ini mahasiswa bisa memecahkan masalah dalam
penelitian.
4. Outcome
Outcome adalah hasil yang terjadi setelah pelaksanaan jangka pendek pendapat lain dari para ahli
adalah dampak, manfaat, harapan, perubahaan dari sebuah kegiatan atau pelayan suatu program
(NEA, 2000) dalam hal ini mahasiswa bisa memberikan kontribusi penelitian untuk lingkungan
pendidikan.
Tema yang diangkat dalam pembuatan mini riset mahasiswa ini tidak dibatasi.
Karya tulis yang dibuat dapat berupa hasil penelitian, studi literasi dan wawancara yang telah dilakukan.
2. meningkatkan ilmu pengetahuan dan pola pikir keilmiahan mahasiswa dalam penelitian.
4. Melatih mahasiswa menuangkan ide-ide kereatifnya dalam bentuk karya tulis sehingga
2
2. PANDUAN PELAKSANAAN
A. Persiapan Mini Riset
Dalam rangka melaksanakan mini riset, ada beberapa hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu,
antara lain adalah sebagai berikut.
a. Naskah simulasi bisnis ditik pada kertas ukuran A4. Batas kertas (margin) samping kiri 4 cm, samping
kanan 3 cm, batas atas 3 cm, dan batas bawah 3 cm.
b. Naskah ditulis minimal berjumlah 5 halaman dan maksimal 25 halaman (jumlah halaman mulai
dihitung dari BAB I PENDAHULUAN).
c. Jenis huruf yang digunakan adalah Time New Roman dengan ukuran 12 dan spasi 1,5. Kecuali judul
pada cover dengan ukuran 14.
2. Aturan Penulisan
a. Penulisan judul
Contoh:
3) Judul-judul subbab, anak subbab, ditulis dengan huruf kapital hanya pada huruf pertama setiap kata
(kecuali kata penghubung, kata depan).
Contoh:
3
b. Penggunaan Nomor
1) Halaman judul, lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar lampiran (bila ada) diberi nomor
urut angka romawi kecil (i, ii, iii, iv, dst), untuk halaman judul dan lembar pengesahan, nomor halaman
tidak dituliskan, tapi sudah dihitung.
2) Angka romawi besar (I, II, III, IV, V, dst.) digunakan untuk menomori bab pendahuluan, bab kajian
pustaka, bab metodologi penelitian, bab hasil penelitian, dan bab kesimpulan.
3) Halaman pendahuluan sampai daftar pustaka, lampiran diberi nomor urut dengan menggunakan
angka arab (1, 2, 3, 4, dan seterusnya).
(a) Anak bab dan subanak bab dinomori dengan huruf kapital.
(b) Huruf kapital dalam penomoran ini tidak diberi tanda titik.
(c) Penomoran dari bab ke subbab dan anak bab tidak lebih dari tiga angka.
C. Penulisan Kutipan
1) Menulis kutipan langsung yang kurang dari empat baris (penulisannya digabungkan dengan kalimat si
penulis dan kutipannya diapit dengan tanda petik).
Contoh:
Era globalisasi memberikan dampak yang tidak sedikit pada kehidupan masyarakat. Seperti dikatakan
oleh Aminuddin bahwa, ”tidak ada satupun perubahan sosial yang tidak menimbulkan akibat terhadap
kebudayaan setempat.” (Aminuddin.1992:228)
(b) Isi kutipan ditulis menjorok ke dalam, sekitar 5-7 huruf (seperti awal paragraf untuk setiap barisnya).
Contoh:
Kita tidak lagi tergetar melihat anak-anak hidup di jalan raya, nyenyak tergeletak di pinggiran trotoar.
Kita terbiasa melihat wajah-wajah beringas dan pelajar yang bangga mengayunayunkan senjatanya ke
arah lawannya, dan kita tidak lagi peduli dengan pencuri berwajah biru legam,korban kecelakaan yang
bersimbah darah. Seperti inilah masyarakat kita sekarang. (Leila Ch. Budiman. 2005:16)
4
D. Penulisan Sumber Kutipan
Untuk memudahkan pengetikan tidak perlu diberi footnote (catatan kaki), cukup dalam uraian disebut
berdasarkan pendapat siapa dan sumbernya (hanya tahun terbit dan nomor halaman).
Contoh:
Kemampuan menyimak adalah kecerdasan berbasa yang pertama kali dimiliki oleh manusia
(Andoyo, 2014:25)
4) Penulisan nama dilakukan dengan menyebutkan nama akhir dulu baru nama pertama dan dipisah
dengan tanda koma (nama Tionghoa tidak perlu dibalik urutannya)
5) Jika pengarang terdiri dari dua orang, nama pengarang pertama ditulis sesuai dengan ketentuan butir
4, nama pengarang ke-2 ditulis urutan biasa dan dihubungkan dengan kata penghubung dan.
Contoh:
6) Pengarang terdiri dari empat orang atau lebih, ditulis satu nama pengarang saja sesuai ketentuan
butir 4 lalu ditambahkan singkatan dkk.
7) Jika beberapa buku yang diacu itu ditulis oleh satu orang pengarang, nama pengarang disebut sekali
saja pada buku yang disebut pertama, untuk selanjutnya cukup dibuat garis sepanjang sepuluh ketukan
yang diakhiri dengan tanda titik.
i. ----------.
ii. ---------.
Buku:
5
Noprizal, Hendra. 1994. Dimensi Mistik dalam Islam. Jakarta: Gramedia.
Majalah:
Suprapto, Riga Adiwoso. 1989. “Perubahan Sosial dan Perkembangan Bahasa”. Dalam Prisma XVII (1):
61-75. Jakarta
Surat kabar:
Tabah, Anton.1989. “Polwan Semakin Efektif dalam Penegakan Hukum” dalam Suara Pembaruan, 1
September 1989. Jakarta.
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia, No. 2 Th. A989 tentang SistemPendidikan Nasional. Jakarta.
PT Armas Raya.
Nur Asda Wardiah. 2000. Efek Bawang Putih (Allium Sativum) dan Cabe Jawa (Piper Retrofractum Vahl.)
terhadap Jumlah Limfosit pada Tikus yang Diberi Suplemen Kuning Telur. Karya Tulis Ilmiah. Semarang:
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Kuntarto, Bambang. 1999. ”HIV di Kalangan Remaja”. Makalah disajikan dalam Seminar Kesehatan,
Pemda Kabupaten Lebak, Lebak, 1011 September 1999.
(Nama asli ditulis di awal, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul tejemahan,nama penerjemah, tahun
terjemahan, nama tempat penerbitan, dan nama penerbit terjemahan. Bila tahun terbit buku asli tidak
dicantumkan, ditulis tanpa tahun).
Ary, Donald L.C. Jacobs, dan A. Rozawick. ”Tanpa Tahun”. Pengantar Penelitian Pendidikan. Arif Furchan.
1982. Surabaya: Usaha Nasional.
Internet:
D. Wicaksono, Bayu. 2017. 8 Negara Ini Merasa Belajar Bahasa Indonesia itu Penting. [online]. Tersedia:
[Link]
indonesia/1 diakses pada 8 Oktober 2020
6
3. Sistematika Penulisan Laporan Mini Riset
A. Sistematika penulisan laporan penelitian
mengacu pada panduan penulisan karya tulis ilmiah. Perhatikanlah contoh sistematika laporan Simulasi
Bisnis berikut ini.
*Halaman sampul*
LEMBAR PENGESAHAN
PRAKATA
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
BAB I. PENDAHULUAN
4.2. Pembahasan
7
BAB V. SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
Adapun penjelasan dari masing-masing poin sistematika di atas adalah sebagai berikut.
1. Halaman sampul
(2) Pernyataan penulisan diajukan sebagai projek mini riset mata kuliah Bahasa Indonesia ,
(5) Identitas UNIVERSITAS TEKNOLOGI DIGITAL dan tahun penyusunan (contoh halaman sampul
terdapat pada lampiran 1).
2. Lembar pengesahan
Lembar pengesahan dimaksudkan untuk memberikan legalitas bahwa semua isi dari laporan praktek dan
penelitian atau mini riset telah disetujui dan disahkan oleh dosen pembimbing matakuliah. Komponen
yang ada dalam lembar pengesahan adalah (1) judul Penelitian, (2) nama lengkap dan NIM penulis, (3)
kolom tanda tangan untuk dosen pembimbing disertai dengan nama lengkap dan gelar (contoh lembar
pengesahan terdapat pada lampiran 2).
3. Prakata
Pada bagian ini penulis menyampaikan kalimat-kalimat pengantar sebelum memasuki inti makalah.
Komponen yang ada pada prakata, yaitu (1) ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) ucapan
terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu, (3) pernyataan keterbukaan terhadap kritik dan saran
dari pembaca, dan (4) penyebutan tempat (kota), tanggal, bulan, dan tahun penyusunan.
4. Daftar isi
Daftar isi merupakan penyajian kerangka isi tulisan menurut bab, subbab, dan topiknya secara
berurutan berdasarkan posisi halamannya.
5. Daftar tabel
Daftar tabel menyajikan informasi mengenai tabel-tabel yang digunakan dalam isi beserta judul tabel
dan posisi halamannya secara berurutan.
8
Contoh:
6. Daftar gambar
Daftar gambar sama seperti fungsi daftar-daftar lainnya, yaitu menyajikan gambar secara berurutan,
mulai dari gambar pertama sampai dengan gambar terakhir yang tercantum dalam mini riset.
Contoh:
7. BAB I. PENDAHULUAN
a. Latar belakang. Pada bagian ini penulis harus mampu memosisikan topik yang akan diteliti dalam
konteks penelitian yang lebih luas dan mampu menyatakan adanya gap (rumpang) yang perlu diisi
dengan melakukan pendalaman terhadap topik yang akan diteliti.
dalam bentuk pertanyaan penelitian. Jumlah pertanyaan penelitian yang dibuat disesuaikan dengan sifat
dan kompleksitas penelitian yang dilakukan, namun tetap mempertimbangkan urutan dan kelogisan
posisi
pertanyaannya.
c. Tujuan penelitian. Tujuan penelitian sesungguhnya akan tercermin dari perumusan permasalahan
yang disampaikan sebelumnya. Namun demikian, penulis diharapkan dapat mengidentifikasi dengan
jelas tujuan umum dan khusus dari penelitian yang dilaksanakan sehingga dapat terlihat jelas cakupan
yang akan diteliti.
d. Manfaat penelitian. Pada subbab ini memberikan gambaran mengenai nilai lebih atau kontribusi yang
dapat diberikan oleh hasil penelitian yang dilakukan.
a. Latar belakang. Pada bagian ini penulis harus mampu memosisikan topik yang akan diteliti
dalam konteks penelitian yang lebih luas dan mampu menyatakan adanya gap (rumpang) yang
perlu diisi dengan melakukan pendalaman terhadap topik yang akan diteliti.
b. Rumusan masalah. Perumusan permasalahan penelitian lazimnya ditulis dalam bentuk
pertanyaan penelitian. Jumlah pertanyaan penelitian yang dibuat disesuaikan dengan sifat dan
kompleksitas penelitian yang dilakukan, namun tetap mempertimbangkan urutan dan kelogisan
posisi pertanyaannya.
c. Tujuan penelitian. Tujuan penelitian sesungguhnya akan tercermin dari perumusan
permasalahan yang disampaikan sebelumnya. Namun demikian, penulis diharapkan dapat
9
mengidentifikasi dengan jelas tujuan umum dan khusus dari penelitian yang dilaksanakan
sehingga dapat terlihat jelas cakupan yang akan diteliti.
d. Manfaat penelitian. Pada subbab ini memberikan gambaran mengenai nilai lebih atau kontribusi
yang dapat diberikan oleh hasil penelitian yang dilakukan.
Pada bagian ini berisi konsep-konsep, teori-teori, dalil-dalil, hukum-hukum, model-model, dan rumus-
rumus utama serta turunannya dalam bidang yang dikaji.
Instrumen pengumpulan data. Pada bagian ini peneliti memaparkan instrumen yang digunakan dalam
penelitian. Berikut contoh-contoh
3.1. Wawancara merupakan proses memperoleh data dengan cara tanya jawab secara langsung.
Pewawancara sudah membuat pedoman pertanyaan secara tertulis dan ditanyakan secara lisan kepada
responden.
3.2.1. Observasi Partisipan: pengamat ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh subjek
yang sedang diamati.
3.2.2. Observasi Tak-partisipan: pengamat berada di luar subjek yang diamati dan tidak ikut dalam
kegiatan yang mereka lakukan.
3.3. Studi dokumenter/literatur merupakan teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan
menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik yang ada dalam
perusahaan. Isi dokumen dianalisis, dibandingkan, dan dipadukan sehingga membentuk satu hasil kajian
yang sistematis, padu, dan utuh.
3.4. Tempat dan waktu penelitian. Pada bagian ini mahasiswa menjelaskan tempat penelitian dilakukan
dan kapan penelitian itu berlangsung. Penelitian dilakukan di perusahaan tempat praktek di mulai dari
pertemuan 6 sampai pertemuan 12 ( November 2023 sampai dengan akhir Desember 2023), maka
penyusunan laporan dan penulisan laporan praktek menjadi makalah dilakukan pada pertemuan ke 13
Awal Januari 2024, terakhir presentasi makalah akan dilaksanakan pada pertemuan 14 dan 15 (akhir
Januari 2024)
4.1. Hasil penelitian. Pada bagian hasil penelitian ini mendeskripsikan hasil penelitian yang telah
dilaksanakan sesuai metode penelitian yang telah dirancang. Kemudian dilengkapi dengan analisis hasil
penelitian yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa. Hasil penelitian merupakan bagian puncak dalam
kegiatan simulasi bisnis secara tertulis, hal ini dikarenakan pada bagian ini tercipta kolaborasi rancangan
penelitian dan hasil penelitian yang telah dilaksanakan.
10
4.2. Pembahasan. Pembahasan biasanya memuat beberapa hal berikut ini. Namun, tidak bersifat mutlak
karena harus disesuaikan dengan metodologi
5. BAB V. PENUTUP
5.1. Simpulan. Simpulanmerupakan bagian penutup dari sebuah karya tulis. Hal hal yang dikemukakan
dalam kesimpulan antara lain sebagai berikut.
dalam pendahuluan.
(4) Pernyataan kesimpulan dapat berupa uraian (esai) atau berupa butir-butir
b. Saran. Saran merupakan usulan atau pendapat dari penulis yang mengacu
11
3 Pengumpulan BAB 1 Pendahuluan Pertemuan 8 ketika Dikumpulkan di lMS
sekurang-kurang ada 4 point dibawah Pelaksanaan UTS tidak boleh ada yang
Latar Belakang Masalah telat mengumpulkan
Rumusan Masalah Penganti nilai UTS teori
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
4 Bimbingan Mini Riset Pertemuan 9 atau 10 Pertemuan tatap muka
langsung sambil
membawa draff BAB 2
dan 3
5 Penyerahaan Dokumen Mini Riset Paling Lambat Penyerahaan dokumen
Pertemuan 14 atau 14 selambat-lambatnya
Januari 2023 tanggal tersebut
sebelum pelaksanaan
Presentasi mini sidang
dimulai. Dokumen bisa
dicantumkan di google
drive link menyusul
6 Mini Sidang ( Presentasi mini riset ) 15 Januari 2024- 28 Berlangsung pada
Penganti nilai ETS dan EAS Praktek Januari 2024 pertemuan 15 dan 16
Presentasi dilakukan
perkelompok dengan
bergatian setiap
orangnya
Presentasi dinilai sesuai
dengan rubric penilaian
yang sudah di buat
7 Revisi Mini Riset 31 Januari 2023 Paling lambat revisi
diberikan pada tanggal
tersebut kepada dosen
matakuliah
Nilai Kriteria
88-100 Bahasa dan kepustakaan yang digunakan dalam makalah mencerminkan karya
ilmiah yang sesuai dengan aturan karya ilmiah.
12
75-87 Bahasa dan kepustakaan yang kurang mencerminkan karya ilmiah yang
sesuai dengan aturan.
45-74 Bahasa dan kepustakaan yang tidak mencerminkan karya ilmiah yang
sesuai dengan aturan
b. Sistematika Penulisan
Nilai Kriteria
Nilai Kriteria
88-100 Perumusan masalah jelas dan pemecahan masalahnya pun sejalan serta
menjawab rumusan masalah yang ditentukan.
75-87 Perumusan masalah terdapat yang tidak jelas dan pemecahan masalah yang
dilakukan ada yang kurang sesuai dan tidak menjawab permasalahan
45-74 Perumusan masalah banyak yang tidak jelas dan pemecahan masalah yang
dilakukan banyak yang tidak sesuai dan tidak menjawab permasalahan.
Nilai Kriteria
88-100 Kesimpulan yang disusun menjawab semua pertanyaan penelitian
yang diajukan, saran yang disampaikan memiliki keterkaitan dengan
hasil penelitian yang telah dilakukan.
13
1. PRESENTASI MINI RISET ( Mini Sidang )
a. Presentasi
Nilai Kriteria
88-100 Mampu menampilkan performa yang meyakinkan dan tidak kaku saat
presentasi, menguasai panggung dan tidak kaku ketika memaparkan
hasil penelitian.
75-87 Masih ada rasa kurang percaya diri, sedikit kaku dan kurang
menguasai panggung.
b. Penguasaan Materi
Nilai Kriteria
88-100 Menguasai materi dengan baik untuk semua konten penelitian, baik pada saat
pemaparan maupun tanya jawab.
75-87 Menguasai materi, namun masih ada yang perlu diingatkan lagi pada bagian-
bagian tertentu.
45-74 Kurang menguasai materi, baik saat pemaparan maupun tanya jawab.
c. Sikap Ilmiah
Nilai Kriteria
88-100 Menunjukkan sikap ilmiah yang baik dan sistematis, baik saat
pemaparan maupun tanya jawab.
75-87 Menunjukkan sikap ilmiah dan sistematis, namun masih ada bagianbagian yang
kecil yang kurang.
45-74 Menunjukkan sikap ilmiah yang kurang baik dan kurang sistematis,
baik saat pemaparan maupun tanya jawab.
d. Instuisi Konfrehensif
Nilai Kriteria
75-87 Mampu menjawab pertanyaan dengan daya nalar dan intuisi yang
lumayan, terkadang harus melihat catatan untuk memancing daya
nalar dan intuisinya.
14
45-74 Tidak mampu menjawab pertanyaan dengan dan daya nalar, perlu
stimulus dan bimbingan dari pihak lain sehingga mampu menemukan
jawaban yang diharapkan
e. Gagasan / Ide
Nilai Kriteria
88-100 Gagasan dan ide yang dikemukan baik dalam tulisan maupun saat
presentasi sangat baik, memiliki orisinalitas serta kualitas.
75-87 Gagasan dan ide yang dikemukan baik dalam tulisan maupun saat
presentasi lumayan baik, orisinalitas serta kualitas gagasan/ide yang
dikemukakan masih bersifat biasa-biasa.
45-74 Gagasan dan ide yang dikemukan baik dalam tulisan maupun saat
presentasi kurang baik, tidak tampak memiliki orisinalitas serta
kualitas
PENUTUP
Buku panduan mini riset merupakan buku pegangan mahasiswa dalam melakukan praktek dan
penelitian. Dengan harapan buku panduan ini dapat memberi manfaat dan memudahkan mahasiswa
dalam melakukan melakukan penelitian yang sebenarnya pada semester akhir.
Penyusun
15
3. LAMPIRAN
A. LAMPIRAN HALAMAN SAMPUL
STUDI LITERASI
ANALISIS USIA PENGGUNA I-PHONE
DI KOTA BANDUNG
MINI RISET
diajukan untuk melengkapi penilaian
mata kuliah bahasa indonesia
Disusun oleh :
Nama_NIM
Lembar Pengesahan
(Nama Mahasiswa Tanpa NIM)
MINI RISET
STUDI LITERASI
ANALISIS USIA PENGGUNA I-PHONE
DI KOTA BANDUNG
17