Scene 1
Suatu ketika di masa Ospek Kuliah. Seorang mahasiswi bernama Fira sedang tertarik dengan sesuatu
yang ada di mading
Fira : wah ada UKM EC ku jadi tertarik nih buat ningkatin kemampuan bahasa inggrisku
Mika : hey! Kau tertarik sama ukm EC kah?
Fira : oh kaget haha iyah aku mau join kamu mau ikut juga kah?
Mika : Hmm kalo ada temennya gas aja deh. Oh ya maaf belum kenalan hehe namaku Mika, namamu
siapa?
Fira : Aku Fira salam kenal!
Tetapi tiba tiba saja Fira di tabrak oleh seorang yang sepantaran dengannya hingga dia jatuh
Dinda : Minggir minggir. Halangin jalan aja nih anak
Aldi : Iya nih haha
Mika : Eh! Fira! Sini ku bantu.
Mika pun membantu Fira berdiri
Mika : Apasih tiba2 nabrak orang sembarangan. Udah tau kau yang salah malah yg marah. Kamu gpp kan
Fira?
Fira : Gpp kok makasih Mika
Dinda : Anak nerd kayak kalian gini mengganggu pemandangan. Apalagi denger kalian ikutan UKM ini.
Sok yakin banget ama kemampuannya haha
Aldi : Nah iya. Dinda aj yang pintar nda perlu ikutan beginian.
Mika : Namanya aja mau meningkatkan kemampuan. Bukannya sombong kek kamu!
Fira : Udah jangan Mika nanti malah bertambah panjang
Dinda : Haha pengecut. Dah lah males ngomong sama nerd see ya nerds!
Aldi : Blee
Tiba-tiba kating yang berasal dari ukm EC pun mendatangi mereka
Rizky : Halo! Kayaknya kalian tertarik ikutan EC? Kuliat kalian ada di mading dekat poster EC haha
Fira : Iyah kak ku tertarik sama temenku juga ini hehe
Rizky : Oke deh langsung isi form sesuai yang ada di poster yah
Fira dan Mika : Siap kak
Sebulan setelahnya. Suatu hari, Fira sedang duduk sendirian belajar bahasa inggris dan mengurus proker
yang ada di UKM nya tetapi seketika Dinda dan Aldi mendekatinya dan berusaha mengganggu Fira
Dinda: Hei, kau, mengapa kau duduk sendirian di sini? Nerd lagi belajar ya haha
Aldi: Ya, hidupnya belajar terus gk ada kesenangan
Dinda dan Aldi tertawa sinis.
Fira: (terlihat takut) Maafkan saya, saya tidak bermaksud mengganggu siapa pun.
Dinda: (mengerling pada Aldi) Kau melihat ini? Dia sibuk belajar terus. Kita harus memberinya
pengalaman yang bagus. Anak kayak gini memang harus diberi pelajaran
Aldi: (menyetujui) Benar, kita harus memberinya pengalaman yang tak terlupakan.
Scene 2
Fira sedang duduk di lantai, sementara Dinda dan Aldi sedang berdiri di atasnya, sambil
menertawakannya.
Fira: (menangis) Maafkan saya, tolong berhenti.
Dinda: Kenapa, kau tidak suka? Kita hanya bercanda kok. Masa begini aja sakit
Aldi: Ya, tidak usah baperan begitu.
Fira: (berusaha bangkit) Saya tidak ingin bertemu dengan kalian lagi.
Dinda: (menjulurkan lidah) Oh, jangan berpikir bahwa kau bisa memilih dengan siapa kau bertemu atau
tidak.
Aldi: (menimpali) Ya, kau tidak punya pilihan.
Scene 3
Rizky dan Mika pun menemui Fira yang sedang menangis
Mika : Firaaaa??!!
Rizky: Lah Fira, kenapa kau menangis? Ada apa?
Fira: Aku tidak tahu, mereka hanya menindas dan mem-bully-ku, aku merasa sangat tidak nyaman.
Rizky: Apa yang terjadi? Siapa yang menindasmu?
Fira: Dinda dan Aldi, mereka terus-terusan menggangguku dan menyakitiku selama aku masuk ospek
saat itu
Rizky: Hah? Kenapa kamu tidak bilang dari awal?
Mika : Aku ingin melawan mereka kak, tapi aku tidak berani dan tidak bisa berbuat apa apa
Rizky : ni tidak bisa dibiarkan begitu saja, Biar aku yang menghadapinya.
Scene 4
Rizky dan Fira mencari Dinda dan Aldi, dan akhirnya menemukan mereka di lorong.
Rizky: Dinda, Aldi, kalian harus berhenti melakukan tindakan bullying terhadap Fira. Itu tidak benar dan
sangat kejam.
Dinda: (merespon dengan sinis) Apa urusanmu? Kau siapa? Sok ngatur kita
Aldi: (menimpali) Ya, kami bisa melakukan apa pun yang kami inginkan. Apa urusan kalian
Rizky: Tidak, kalian tidak boleh melakukan tindakan bullying terhadap siapa pun. Ini adalah masalah
serius, dan kalian harus bertanggung jawab atas tindakan kalian.
Dinda: (marah) Siapa yang mengangkatmu menjadi penjaga moral kami? Kau tidak punya hak untuk
berkata begitu.
Aldi: (menimpali) Ya, kau hanya orang biasa
Rizky tidak menyerah. Ia bertekad untuk mengakhiri tindakan bullying tersebut. Ia
Rizky: Kalau kalian tidak berhenti, saya akan membalas perbuatan yang kalian lakukan pada Fira
sekarang juga.
Dinda: Oh ngajak berantem ceritanya? Ayok gas aja
Aldi: Memang benar benar manusia satu ini
Rizky: Saya tidak takut dengan ancaman kalian.
Dinda dan Aldi pun menyerang Rizky duluan. Tetapi serangan mereka ditangkis dengan mudah oleh
Rizky
Rizky : gini doank?
Rizky pun menyerang balik dan mengancam Aldi dengan memutar tangan nya dibelakang
Aldi : Aduh sakit!
Dinda : cihh sialan dia kuat
Dinda berusaha menyerang Rizky disaat Rizky menahan Aldi tetapi Aldi langsung menyergap Dinda
dengan cepat
Rizky : aku berusaha mungkin untuk tidak melakukan hal separah Aldi karena kau perempuan ya
Dinda & Aldi : Ampuni kami.. kami tidak akan mengganggu Fira lagi. Tolong biarkan kami pergi.
Rizky : Kalian harus meminta maaf kepada Fira terlebih dahulu dan berteman lah dengan baik
Dinda & Aldi : baik kami akan melakukannya
Scene 5
Di suatu tempat, Fira dan Mika bertemu dengan Dinda & Aldi secara tiba2
Fira : Ke-kenapa kalian kesini? Apa kalian mau menggangguku lagi?
Mika : Akan aku lindungi Fira kali ini. Aku tidak takut!
Dinda: (merasa menyesal) Aku minta maaf Fira atas tindakan ku yang tidak terpuji. Ku berjanji tidak akan
mengulangi kesalahan ini.
Aldi: (merasa menyesal) Aku juga minta maaf kepada Fira atas tindakan ku yang tidak terpuji. Aku
berjanji tidak akan melakukan tindakan bullying lagi di masa depan.
Fira dan Mika : Eh?
Rizky : Sudah kuberi pelajaran pada mereka agar mereka tidak melakukan bullying lagi. Karena aku pasti
akan membalas perbuatannya
Fira : Terima kasi Rizky.. kau benar benar melindungiku
Rizky : Kita kan teman. Teman pasti akan melindungi satu sama lain bukan.
Fira : Iyah! Baiklah aku memaafkan kalian berdua asalkan kalian tidak melakukan hal itu lagi
Dinda & Aldi : Iya kami berjanji!
Mika : Daripada kalian membully mending kalian ikutan kami buat masuk EC dah, banyak manfaatnya
apalagi kalian yang sombong nya minta ampun ini
Dinda & Aldi : Iya baik
Akhirnya mereka pun berdamai dan melakukan aktivitas mereka masing masing. Fira pun bebas dari
bullyan Dinda & Aldi, sedangkan Dinda & Aldi berusaha untuk memperbaiki sikap mereka kepada Fira