0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan36 halaman

Prakerin di AHASS Kadungora Motor

Laporan ini membahas tentang praktek kerja industri yang dilakukan di bengkel AHASS Kadungora untuk mempelajari proses perawatan dan perbaikan sepeda motor. Tujuannya antara lain untuk menerapkan pengetahuan teori ke dunia kerja serta mempelajari tahapan-tahapan perawatan kendaraan roda dua. Praktek dilaksanakan selama 2 bulan dan mencakup kegiatan seperti pemeriksaan oli, filter, sistem CVT, rem,

Diunggah oleh

tijar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
46 tayangan36 halaman

Prakerin di AHASS Kadungora Motor

Laporan ini membahas tentang praktek kerja industri yang dilakukan di bengkel AHASS Kadungora untuk mempelajari proses perawatan dan perbaikan sepeda motor. Tujuannya antara lain untuk menerapkan pengetahuan teori ke dunia kerja serta mempelajari tahapan-tahapan perawatan kendaraan roda dua. Praktek dilaksanakan selama 2 bulan dan mencakup kegiatan seperti pemeriksaan oli, filter, sistem CVT, rem,

Diunggah oleh

tijar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKERIN

PERAWATAN DAN PERBAIKAN SEPEDA MOTOR METIC EFI


PRAKTEK DILAKUKAN DI AHASS KADUNGORA MOTOR (02549)

Diajukan untuk Pelaksanaan Sidang Prakerin


Keahlian Teknik dan Bisnis Sepeda Motor
Tahun Pelajaran 2022/2023

Disusun Oleh :

Nama Siswa : Bernard Rizwan


NIS : 2021.41.017
Kelas : XII TBSM 1

YAYASAN AMINAHUSEN
SMK AL-FARISI LELES
Jl. Raya Leles No.11 Tlp. (0262)2458081
Email : smkfarisi@[Link]
Website : [Link]
HALAMAN PENGESAHAN

PERAWATAN DAN PERBAIKAN SEPEDA MOTOR METIC EFI


PRAKTEK DILAKUKAN DI AHASS KADUNGORA MOTOR (02549)

Nama Siswa : Bernard Rizwan


NIS : 2021.41.017
Kelas : XII TBSM 1

TELAH DIPERIKSA, DISETUJUI DAN DISAHKAN


Pada Hari :
Tanggal :

Pembimbing I, Pembimbing II,

Cecep Toni Nugraha Iyan Rusdian


Diketahui Oleh :
Pemilikbengkel

Cecep Toni Nugraha

Disahkan Oleh :
Ketua Kompetensi Teknik dan Bisnis Sepeda Motor

Muslim Nurhadi Romadhon, A, Md.


KATA PENGANTAR
i
Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang te
lah memberikan rahmat dan karunia-Nya,sehingga penulisan Laporan Praktek Ker
ja Industri (Prakerin) di Ahass Kadungora (02549) dapat terselesaikan dengan
baik.
Laporan prakerin ini dapat terselesaikan atas bantuan dan bimbingan dari s
emua pihak. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yan
g membantu dalam penyelesaian laporan ini,terutama kepada :
1. Asep Ruhiyat,[Link] selaku kepala SMK Al-Farisi Leles.
2. Muslim Nurhadi Romadhon, A, Md selaku kepala program.
3. Fahmi Idris, [Link].T selaku pembimbing sekolah
4. Cecep Toni Nugraha selaku pemilik bengkel
5. Iyan Rusdian. selaku pembimbing I
6. Ujang Dedep selaku pembimbing II
7. Serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang
telah membantu dalam proses penyusunan laporan ini.
Penyusunan laporan ini sebagai salah satu syarat untuk Pelaksanaan Sidan
g Prakerin Tahun Pelajaran 2022/2023 dan sebagai bukti bahwa telah melaksanak
an Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurn
a. Untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan lapora
n ini sangat penulis harapkan. Mudah-mudahan laporan ini dapat bermanfaat bagi
penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

Garut, …September 2022


Praktikan,

Bernard Rizwan
XII TBSM 1

DAFTAR ISI
ii
HALAMAN PENGESAHANi
KATA PENGANTARii
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
1.2. Rumusan Masalah dan Batasan masalah
1.3. Tujuan Praktek Kerja Industri
1.4. Waktu dan Tempat Praktek Kerja Industri
BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN
2.1. Sejarah Singkat Perusahan
2.2.1. Sejarah singkat PT. AHASS Indonesia
2.2.2. Sejarah singkat AHASS Kadungora (02549)
2.2. Visi dan Misi Perusahaan
2.2.1. Visi
2.2.2. Misi
2.2.3. Struktur Organisasi
2.3. Kedudukan dan letak
2.3.1. Jenis kegiatan Perusahaan
BAB III PEMBAHASAN
3.1. Landasan Teori
3.1.1. Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor
3.1.2. Pelumas atau oil
3.1.3. Filter
3.1.4. Continuously Variable Transmission
3.1.5. Kelistrikan sepeda Motor
3.2. Pembahasan
3.2.1. Pemeriksaan Oli mesin
3.2.2. Pemeriksaan Filter Udara
3.2.3. Pemeriksaan CVT (Continuously Variable Transmission)
3.3.4. Pemeriksaan Sistem Pengereman

iii
3.3.5. Pemeriksaan Injector
3.3.6. Pemeriksaan Sistem kelistrikan
3.3.7. Pemeriksaan Tekanan ban
3.3.8. Test ride.
BAB IV
4.1. Kesimpulan
4.2. Saran

iv
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah


Praktek Kerja Industri suatu kegiatan yang mengharuskan siswa atau
siswi SMK memperkenalkan dan mengaplikasikan suatu disiplin ilmu kejuruan
dalam dunia dunia kerja, agar dapat melahirkan Insan akademis yang bisa
menjembatani relevansi keilmuan teoritis dan terapan dalam bidang keilmuan nya.
Selain itu untuk melatih proses belajar terutama pengembangan skill yang harus
dimiliki oleh siswa atau siswi SMK.
Praktek kerja Industri juga bertujuan agar menjadikan Siswa dapat lebih
bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan mampu bekerja sesuai dengan
bidangnya, dalam pengertian lain praktek kerja industri merupakan suatu cara
penerapan teori yang telah di pelajari di sekolah dan di terapkan pada saat
Prakerin di lakukan di suatu perusahaan, sehingga para siswa sudah di persiapkan
untuk menjadi lulusan yang dapat bekerja secara mandiri.
Dalam rangka mempersiapkan lulusan yang dapat bekerja secara
mandiri, maka Siwa SMK alfarizi melakukan Praktek kerja Indusri sesuai
dengan bidang atau jurusan masing –masing. Salah satu Jurusan di SMK alfarizi
yaitu Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang bertujuan membekali peserta
didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten. Mampu
memberikan jasa pelayanan pemeliharaan dan perbaikan di bidang perbengkelan
sepeda Motor. Maka Siswa melakukan praktek kerja Industri di bengkel AHASS
Kadungora (02549) untuk mengasah kemampuan sesuai jurusan yaitu teknik
bisnis sepeda motor.

1.2. Rumusan Masalah dan Batasan masalah


Berikut ini merupakan rumusan masalah yang akan di bahasa pada
laporan ini :
1. Apa tujuan dari Praktek kerja Industri ?
2. Apa itu yang di maksud perawatan dan perbaikan sepeda motor ?

1
2

3. Bagaimana tahapan – tahapan perawatan dan pembaikan sepeda motor ?


4. Kapan harus melakukan di lakukan Perawatan dan perbaikan Sepeda
motor?
Pembatasan masalah pada laporan ini akan di batasi hanya pada perwatan
dan perbaikan ringan sesuai apa yang dilakukan oleh siswa pada saat praktek kerja
industri yang di lakukan di di bengkel AHASS Kadungora (02549).

1.3. Tujuan Praktek Kerja Industri


Praktek kerja industri bertujuan agar siswa dapat belajar
mengaplikasikan ilmu teori yang di pelajari di sekolah dan di terapkan secara
langsung di pada dunia kerja sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di tempat
kerja secara mendasar seperti berikut ini :
1. Mengetahui pengetahuan bagaimana kondisi dunia kerja yang sebenarnya.
2. Mengetahui bagai mana cara melakukan perawatan dan perbaikan sepeda
motor .
3. Mengetahui tahapan – tahapan perawatan dan pembaikan sepeda motor.
4. Mengetahui kapan harus melakukan Perawatan dan perbaikan Sepeda
motor.

1.4. Waktu dan Tempat Praktek Kerja Industri


Berikut merupakan waktu dan tempat Praktek kerja industri dilaksanakan :
1. Waktu Praktek Kerja Industri
Praktek kerja industri di lakukan dari tanggal … juli 2022 sampai dengan ….
September 2022. Adapun peraturan waktu kerja di tempat praktek kerja
Industri Sebagai berikut :
a. Jam Masuk 07.00 - 16.00 WIB Hari Senin s/d Jum’at
b. Jam Masuk 07.00 – 15.00 WIB Hari Sabtu s/d Minggu
2. Tempat Praktek Kerja Industri
Tempat Praktek Kerja Indusri dilakukan di bengkel Resmi Honda yaitu
AHASS (02549), yang beralamat di Jl. Raya Kadungora No.237.A, Talagasari,
Kec. Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44153.
BAB II
TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

2.1. Sejarah Singkat Perusahan


Berikut ini merupkan sejarah singkat PT . Astra Honda Authorized Service
Station :

2.2.1. Sejarah singkat PT. AHASS Indonesia


PT Astra Honda Motor (AHM) merupakan pelopor industri sepeda motor
di Indonesia. Didirikan pada 11 Juni 1971 dengan nama awal PT Federal Motor,
yang sahamnya secara mayoritas dimiliki oleh PT Astra International. Saat itu, PT
Federal Motor hanya merakit, sedangkan komponennya diimpor dari Jepang
dalam bentuk CKD (completely knock down). Tipe sepeda motor yang pertama
kali di produksi Honda adalah tipe bisnis, S 90 Z bermesin 4 tak dengan kapasitas
90cc.
Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelanggan sepeda motor
Honda, saat PT Astra Honda Motor di dukung oleh 1.800 showroom 18
penjualan, 3.600 layanan service atau bengkel AHASS (Astra Honda Authorized
Service Station), serta 7.400 gerai suku cadang, yang siap melayani jutaan
penggunaan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Industri sepeda motor saat
ini merupakan suatu industri yang besar di Indonesia. Karyawan PT Astra Honda
Motor saja saat ini berjumlah sekitar 18.000 orang.

2.2.2. Sejarah singkat AHASS Kadungora (02549)


Bekel AHASS kadungora merupakan bekel motor resmi honda yang
terletak di Jl. Raya Kadungora No.237.A, Talagasari, Kec. Kadungora,
Kabupaten Garut, Jawa Barat 44153. Bengkel AHASS kadungora bergerak di
bidang perawatan dan perbaikan sepeda motor serta pepemasanan sperpat dan
onderdil asli honda. Bengkel AHASS kadungora sudah berdiri sejak 20 tahun
yang lalu pada tahun 2002. Selama 20 tahun Bengkel AHASS kadungora sudah
baru 1 kali berpindah kepemilikan dan tempat, kepemilikan awal Bengkel
AHASS kadungora yaitu ibu nurhasanah yang bertempat di Jln raya pasar

3
4

kadungora, Bengkel AHASS kadungora berpindah tempat ke tempat saat ini


dengan kepemilikan Cecep Toni Nugraha dan memiliki 8 orang karyawan.

2.2. Visi dan Misi Perusahaan


Berikut ini merupakan visi dan misi Bengkel AHHAS Kadungora :

2.2.1. Visi
Memimpin pangsa pasar sepeda motor di Indonesia dengan merealisasikan impian
pelanggan, menciptakan kegembiraan dan berkontribusi terhadap masyarakat
Indonesia

2.2.2. Misi
Menciptakan solusi mobilitas bagi masyarakat Indonesia dengan produk dan
layanan terbaik.

2.2.3. Struktur Organisasi


Berikut ini merupakan struktur organisasi Bengkel AHHAS :

Gambar 2.1. Struktur organisasi Bengkel AHHAS Kadungora


5

2.3. Kedudukan dan letak


Berikut ini merupakan kedudukan dan tata letak Bengkel AHHAS :

Gambar 2.2. Kedudukan dan tata letak Bengkel AHHAS


Berikut ini nama ruangan tempat yang ada di Bengkel AHASS kadungora:
a. R1 yaitu ruangan ruang tamu atau ruang tunggu.
b. R2 yaitu ruangan perawatan dan perbaikan sepeda motor.
c. R3 yaitu ruangan penyimpanan Oli.
d. R4 yaitu ruangan administrasi.
6

e. R5 yaitu ruangan tunggu karyawan.


f. R6 yaitu ruangan perbaikan berat sepeda motor.
g. R7 yaitu ruangan Penyimpanan Limbah oli.
h. R8 yaitu ruangan memberikan komponen motor.
i. R9 yaitu ruangan kompresor.
j. R10 yaitu ruangan Toilet.
k. R11 yaitu ruangan Kepala Bengkel.
l. R12 yaitu ruangan Gudang.
m. R13 yaitu ruangan Parkiran.
n. R14 yaitu ruangan cuci motor .
Berikut ini nama tempat penyimpanan nama alat yang ada di Bengkel AHASS
kadungora:
a. T1 yaitu meja kerja hidrolik untuk tempat sepeda motor ke 1.
b. T2 yaitu meja kerja hidrolik untuk tempat sepeda motor ke 2.
c. T3 yaitu meja kerja hidrolik untuk tempat sepeda motor ke 3.
d. T4 yaitu Krisbow troli tempat kunci-kunci ke 1.
e. T5 yaitu Krisbow troli tempat kunci-kunci ke 2.
f. T6 yaitu Krisbow troli tempat kunci-kunci ke 3.
g. T7 yaitu Krisbow troli tempat kunci-kunci spesial.
h. T8 yaitu Krisbow troli tempat kunci-kunci ke 4.
i. T9 yaitu mesin kompresor mini.
j. T10 yaitu mesin Kompresor besar .
k. T11 yaitu meja kerja kepala bengkel.
l. T12 Tempat penyimpanan onderdil motor.
m. T13 Rak tempat penyimpanan oli.
n. T14 tempat Test ride sepeda motor.
o. T15 Meja pendaftaran.
p. T 16 Tempat Peyimpanan helem.
q. T 17 Tempat limbah oli.

2.3.1. Jenis kegiatan Perusahaan


Bekel AHASS kadungora bergerak di bidang perawatan dan perbaikan sepeda
motor Hodan, serta pemesanan onderdil dan seperpat sepeda motor merek
honda.
7
BAB III
PEMBAHASAN

3.1. Landasan Teori


Landasan teori merupakan lankah awal untuk menemukan sebuah
pembahasan, yang merupakan dari kajian teori berdasarkan topik yang akan di
jelaskan.

3.1.1. Perawatan dan Perbaikan Sepeda Motor


Perawatan atau Pemeliharaan (Maintenance) adalah suatu kombinasi dari
setiap tindakan yang dilakukan untuk menjaga suatu barang agar tidak terjadi
kerusakan, atau untuk memperbaikinya sampai suatu kondisi yang bisa diterima.
Sedangkan Yang dimaksud dengan perbaikan adalah pemilihan suatu
kondisi peralatan atau permesinan yang telah mengalami kerusakan atau
penurunan performa sehingga tetap atau mendekati keadaan semula.
Perawatan sepeda motor terbagi kedalaman dua bagian yaitu sebagai berikut:
a. Perawatan terencana
Perawatan terencana atau perawatan berkala atau servis dikerjakan atas dasar
sejauh mana atau berapa lama kendaraan telah berjalan (dalam km atau bulan),
meskipun dalam kegiatan ini sebenarnya juga kadang-kadang terjadi sedikit
kegiatan perbaikan.
b. Perawatan tak terencana atau perbaikan
Sedangkan perawatan tak terencana disebut dengan perbaikan atau reparasi,
yaitu jika sewaktu-waktu terjadi kerusakan diluar jadwal perawatan berkala. Di
masyarakat pemeliharaan berkala mesin kendaraan dalam interval sekitar
10.000 km (servis besar) disebut Tune-Up mesin kendaraan.
Secara umum, tujuan dilakukannya perawatan adalah agar:
 Kendaraan selalu dalam keadaan optimal
 Biaya operasional menjadi lebih hemat
 Menjaga keamanan dan keselamatan pengguna maupun orang lain
 Kinerja dan kenyamanan yang optimal

8
9

Selalu optimal kapanpun dan dimanapun kendaraan akan digunakan,


kendaraan selalu siap dioperasikan. Kendaraan membantu kelancaran transportasi
orang maupun barang. Dengan kondisi selalu siap, kendaraan merupakan faktor
yang menguntungkan, bukan merugikan.
Apalagi kalau dikaitkan dengan kepentingan bisnis, kendaraan sangat
berpengaruh terhadap kelancaran bisnis. Semakin lengkap dan teliti servis nya,
semakin panjang umur kendaraan dan akhirnya semakin rendah biaya operasional
kendaraan tersebut. Keamanan dan Keselamatan Semakin teliti perawatan
kendaraan, maka keamanan dan keselamatan operasi kendaraan akan semakin
pasti dan terjamin

3.1.2. Pelumas atau oil


Pelumas adalah minyak lumas dan gemuk lumas yang berasal dari
minyak bumi, bahan sintetik, pelumas bekas dan bahan lainnya yang tujuan
utamanya untuk pelumasan mesin dan peralatan lainnya. Sesuai dengan
namanya, fungsi utama pelumas adalah untuk memberikan lapisan minyak
antara dua permukaan yang bergeser satu sama lain, sehingga dapat
mencegah keausan dan memperkecil kehilangan daya.
Disamping itu pelumas juga harus dapat mengalir dengan bebas
sehingga panas yang timbul karena gesekan dapat dihilangkan. Banyaknya
ragam mesin yang menggunakan pelumas menyebabkan juga jenis pelumas
menjadi sangat banyak. Pelumas adalah bahan penting bagi kendaraan bermotor.
Memilih dan menggunakan pelumas yang baik dan benar untuk
kendaraan bermotor, merupakan langkah tepat untuk merawat mesin dan
peralatan kendaraan agar tidak cepat rusak dan mencegah pemborosan.

Gambar 3.1. Oli yang di gunakan di Bengkel AHHAS


10

3.1.3. Filter
Secara umum filter banyak dikenal orang sebagai alat penyaring kotoran,
tapi pengertian filter disini lebih khusus lagi yaitu sebagai alat yang digunakan
untuk memisahkan atau menyaring kotoran dari udara atau cairan, cairan itu bisa
berupa oli atau bahan bakar. Kotoran yang disaring dalam filter timbul akibat
debu yang masuk dari lubang pengukur ketinggian, lubang pengisian bahan bakar,
lubang udara yang menuju ruang pembakaran, selain itu juga akibat dari
pembakaran mesin itu sendiri.

Gambar 3.2. Contoh Filter Sepeda Motor

3.1.4. Continuously Variable Transmission


CVT (Continuously Variable Transmission) adalah sistem pemindahan
daya dari mesin menuju ban belakang menggunakan sabuk yang menghubungkan
antara drive pulley dengan driven pulley menggunakan prinsip gaya gesek.
Pengoperasiannya dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan
gaya sentrifugal. Tidak seperti kopling manual, CVT tidak memakai gearbox yang
berisi serangkaian roda gigi maka CVT tidak memiliki pengunci gigi untuk
menentukan rasio gear yang dipakai. Fungsi dari CVT adalah untuk memudahkan
pengendara motor dalam mengatur kecepatan karena pengendara tidak
mengoperasikan transmisi dalam pengaturan kecepatannya.
11

Gambar 3.3. Contoh Continuously Variable Transmission

3.1.5. Kelistrikan sepeda Motor

Sistem kelistrikan sepeda motor punya peran penting dalam penyaluran


arus listrik ke setiap komponen yang memerlukan daya listrik, mulai dari bagian
pencahayaan hingga pembakaran atau pengapian.

Sistem kelistrikan sepeda motor terdiri dari berbagai komponen, seperti


spull, kiprok, dan masih banyak lagi lainnya. Semua komponen tersebut bekerja
secara bersamaan untuk mengoptimalkan arus listrik yang berasal dari aki.

1. Kiprok.
Kiprok atau biasa disebut rectifier regulator berfungsi sebagai
menstabilkan tegangan listrik serta mengubah arus listrik. Kondisi kiprok
sangat memengaruhi masa pakai aki sebagai sumber daya listrik
12

Gambar 3.4. Kiprok

2. Spul atau generator


Spul adalah komponen sistem kelistrikan sepeda motor sebagai
penghasil energi listrik untuk seluruh kebutuhan kelistrikan motor, termasuk
mengisi daya aki.

Gambar 3.5. Spul atau generator

3. Kabel bodi

Kabel badan atau biasa bodi jadi salah satu komponen vital pada
sebuah rangkaian sepeda motor. Kabel bodi berfungsi untuk menyalurkan
listrik dari sepul ke aki dan menyebarkannya ke beberapa komponen seperti
lampu, electric starter, klakson dan kunci kontak.
13

Gambar 3.6. Kabel body

4. Sekring
Komponen kelistrikan sepeda motor yang satu ini berfungsi sebagai perangkat
keamanan listrik. Dengan sekring, kerusakan komponen kelistrikan akibat
hubungan arus pendek bisa dicegah. Sekring bisa memutus arus listrik secara
otomatis saat terjadi aliran arus listrik yang tak stabil atau akibat korslet,
sehingga kerusakan tidak menyebar ke komponen lainnya.

Gambar 3.7. Sekring

5. Baterai

Baterai atau aki berfungsi untuk menyimpan listrik. Energi listrik


cadangan ini bisa digunakan untuk menghidupkan sepeda motor ketika di starter.
Selain itu, baterai juga dimanfaatkan untuk mengoperasikan perangkat motor
lainnya seperti ECU, CDI, dan lampu. Jika baterai habis akan memengaruhi
kinerja komponen kelistrikan. Hal terburuk
14

Gambar 3.8. Sekring

6. Pengertian EFI

EFI (Electronic Fuel Injection/Penginjeksian Bahan Bakar Secara


Elektronik) adalah sistem pengabutan atau pencampuran bahan bakar dengan
udara yang dikontrol secara elektronik oleh mikrokomputer (ECU) dengan cara
menginjeksikan bahan bakar ke dalam intake manifold oleh injektor sesuai
dengan kondisi mesin agar didapat efisiensi mesin yang optimal, misalnya
campuran bahan bakar yang ideal. Sistem electronic fuel injection (EFI)
merupakan perkembangan dari sistem sebelumnya yaitu karburator. Dalam
dunia otomotif, sistem EFI merupakan suatu sistem terbaru dalam pengaturan
perbandingan bahan bakar dan udara secara optimal.

Gambar 3.9. Injektor

Komponen-komponen yang terdapat dalam sistem EFI merupakan


komponen elektronik. Komponen EFI terdiri dari beberapa macam sensor yang
melakukan pengukuran dalam hal antara lain :
a. Jumlah udara yang di hisap,
b. beban mesin
c. Temperatur air pendingin
d. emperatur udara masuk,saat akselerasi maupun deselerasi,
15

Kemudian mengirim sinyal tersebut kepada electronic control unit (ECU)


dan ECU menjamin perbandingan bahan bakar dan udara (air fuel ratio) ke
silinder silinder dengan menentukan volume penginjeksian bahan bakar yang
bekerja secara kelistrikan sesuai dengan kondisi dan beban dari mesin.

Tujuan EFI (electronic fuel injection) di buat adalah untuk menutupi


kelemahan sistem bahan bakar konvensional dengan menggunakan karburator.
di mana pada karburator terjadi konsistenan AFR (Air fuel ratio/perbandingan
bahan bakar dengan udara) yang di hasilkan. Angka AFR yang ideal adalah
14,7 (stoichiometri ) pada setiap tingkatan putaran mesin (RPM). Pada
karburator biasanya terjadi saat rpm rendah AFR cenderung kaya (rich)
sedangkan pada rpm tinggi malah terjadi campuran miskin (lean) atau bisa juga
terjadi hal-hal sebaliknya.

Kelemahan lain pada karburator adalah proses jalanya hasil


pengkabutan bahan bakar dan udara dari karburator menuju ruang bakar
mengalami kesulitan, karena harus melalui lekukan-lekukan dan sudutan yang
tajam pada saluran masuk (intake manifold), dan hasil dari pengkabutan bahan
bakar tersebut adalah tidak merata pada setiap silindernya bagi mesin yang
menganut multi silinder, tetapi bagi yang menganut single silinder tentu hal
tersebut tidak menjadi masalah. Karena keterbatasan sistem karburator tersebut
maka sistem bahan bakar pada sebuah mesin menggunakan bantuan alat
elektronik agar hasilnya lebih efisien terutama adalah menutupi kelemahan
kelemahan pada sistem karburator.

7. Definisi Pengereman

Pengertian rem secara umum adalah suatu sistem yang bekerja untuk
memperlambat atau menghentikan perputaran. Prinsip kerja sistem rem adalah
mengubah tenaga kinetik menjadi panas dengan cara menggesekan dua buah
logam pada benda yang berputar sehingga putarannya akan melambat, dengan
demikian laju kendaraan menjadi pelan atau berhenti dikarenakan adanya kerja
rem.
16

Sistem rem pada kendaraan merupakan suatu komponen penting


sebagai keamanan dalam berkendara, tidak berfungsinya rem dapat
menimbulkan bahaya dan keamanan berkendara jadi terganggu. Oleh sebab itu
komponen rem yang bergesekan ini harus tahan terhadap gesekan (tidak mudah
aus), tahan panas dan tidak mudah berubah bentuk pada saat bekerja dalam
suhu tinggi.
a. Macam Macam Pengereman
 Rem Cakram (Disc Brake)
Rem cakram yang memiliki ditandai bentuk lempengan besi berbentuk
piringan atau cakram. Fungsi cakram sama seperti tromol, yaitu bagian yang
dihimpit. Pada intinya, gaya menghimpit rem cakram dipicu gerak hidrolik
atau pneumatic. Rem cakram kebanyakan diaplikasikan pada kedua roda
bagian depan.
 Rem Tromol (Drum Brake)
Rem tromol memiliki cover berbentuk seperti cetakan kue bolu. Di dalam
cover tromol terdapat sepasang sepatu rem (brake shoe). Mekanisme
penghentian roda dilakukan dengan mengembangkan kedua brake shoe,
sehingga menghimpit dinding bagian dalam cover tromol.

Adapun komponen yang memicu mengembangnya kedua brake


shoe, yaitu putaran batang pengungkit (brake shoe floating cam). Pada
intinya, gaya menghimpit rem tromol dipicu gerak hidrolik atau pneumatic.
Umumnya rem tromol diaplikasikan pada kedua roda bagian belakang.

8. Definisi Ban

Ban adalah bagian penting dari sebuah kendaraan merupakan peranti


yang menutupi velg roda dan digunakan untuk melindungi roda dari aus dan
kerusakan, mengurangi getaran yang disebabkan ketidakteraturan permukaan
jalan, serta memberikan kestabilan antara kendaraan dan tanah untuk
meningkatkan percepatan dan mempermudah pergerakan. Ban berfungsi untuk
17

memikul beban dari kendaraan dan meredam kejutankejutan yang disebabkan


oleh keadaan permukaan jalan (Almanaf, 2015).
a. Jenis - Jenis Ban
 Ban bias
Ban bias adalah ban luar yang benang-benang kanvasnya disusun berselang
secara diagonal terhadap pada garis lingkar tengah – tengah telapak. Arah
benang lawon membentuk sudut 25 – 40 terhadap garis tengah pada telapak.

 Ban Radial
Pada ban radial benang lawon atau kawat baja yang di tenun untuk ply
tersusun melingkar.”arah benang kawat baja tersebut akan membentuk sudut
90 dengan garis tengahpada tealapak ban” (Almanaf, 2015). Kontruksi ban
radial, biasanya di lengkapi sabuk (belt) beberapa lapis untuk memperkokoh
telapak. sabuk tersebut berfungsi agar telapak ban dapat rata menyentuh jalan
sehingga keausanya merata.

 Ban Belted
Disebut ban betled karena mempunyai sabuk (belt) yang terbuat dari benang
atau kawat baja. Jenis ban ini di bedakan menjadi dua, yaitu ban bias belted
dan ban radial belted. Keduanya sama-sama menggunakan sabuk,
perbedaanya hanya pada kontruksi ply nya saja. “ arah benang lawonya yang
ada pada ply untuk ban bias belted tersusun miring (bias) dan membentuk
sudut 25 – 40. Sedangkan pada radial belted tersusun melingkar dan
membentuk sudut 90 (Almanaf, 2015)
18

3.2. Pembahasan
Pembahasan pada laporan ini akan membahas tentang langkah dan tujuan di
lakukan nya perawatan yang terencana dan perawatan motor yang tidak terencana
atau perbaikan. Berikut merupakan langkah – langkah perawatan motor terencana
yang dilakukan pada saat Praktek kerja Industri di bengkel AHHAS Kadungora :

3.2.1. Pemeriksaan Oli mesin


Oli berfungsi untuk mendinginkan, melumasi, menjadi bantalan bagi
komponen-komponen dalam mesin. Jika tidak ter sirkulasi dengan baik, risikonya
bisa overheat, keausan prematur, yang akan merusak mesin.
Penggantian oli mesin idealnya di ganti pada saat motor sudah melakukan
perjalanan 10.000 km makan Oli mesin Harus diganti. Akibat penggantian oli
mesin di atas 10.000 akan banyak berakibat pada komponen mesin sepada
motor.
Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan Oli mesin yaitu :
a. Kunci sock 12
b. Tang
c. Air Duster
19

Gambar 3.2.1 Alat dan proses saat penggantian Oli

3.2.2. Pemeriksaan Filter Udara


Filter udara berfungsi untuk menyaring partikel kotoran dari udara sebelum
masuk ke dalam mesin sepeda motor . Partikel kotoran yang berupa silica dan
kontaminan lainnya akan ditangkap oleh saringan udara yang terbuat dari fiber.
Filter udara harus dibersihkan dari kotoran agar udara yang bersih yang tercampur
dengan bahan bakar dan juga alirannya akan lancar di proses di Injector.

Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan filter Udara :


a. Obeng Plus
b. Obeng minus
c. Air Blower Gun

Gambar 3.2.2 Alat dan proses saat pemeriksaan filter udara

3.2.3. Pemeriksaan CVT (Continuously Variable Transmission)


Tujuan di lakukan nya pemeriksaan CVT Performa motor terjaga kembali
optimal, rasa berkendara jadi enak kembali. Pada saat pemeriksaan CVT akan
terlihat komponen apa yang sudah aus, sehingga bisa dipantau sendiri untuk
estimasi ke depannya.
Komponen CVT akan lebih awet karena dalam kondisi bersih. Servis CVT
seperti ini juga untuk memantau oil seal CVT, seal-seal lain, dan juga grease.
Setiap motor mencapai 24.000 km atau 25.000 km, sangat disarankan untuk
20

mengganti V-belt. Komponen ini yang meneruskan tenaga yang dihasilkan mesin
ke roda.
Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan CVT :
a. Kunci Pulley 39x41 multipro
b. Kunci 8 T
c. Mata kunci sock 17
d. Kunci ring no 19
e. Jang sorong
f. Air Blower Gun

Gambar 3.2.3. Alat dan proses saat pemeriksaan CVT

3.3.4. Pemeriksaan Sistem Pengereman


Perawatan sistem pengereman yang rutin sangat penting untuk menjaga
keamanan sepeda motor. Jika pengemudi mengendarai kendaraan dengan sistem
pengereman rem yang sudah kurang baik, Hal ini akan menempatkan pengendara
pada resiko yang tinggi akan kecelakaan karena rem blong.
Perawatan sistem pengereman yang sering dilakukan yaitu, memeriksa
kampas rem, memeriksa minyak rem, memeriksa jarak tekanan bendel rem
depan dan belakan agar yaman dan tidak mengganggu pada saat berkendara
dengan jarak bebas handle rem sekitar 20-30 mm dari hand Grip.
Komponen yang utama yang harus di cek pada sistem pengereman yaitu
kampas rem, karena kampas rem yang sudah habis jika dipakai terus menus akan
merusak komponen lain nya. Maka dari itu kampas rem harus segera di ganti jika
sudah habis.
Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan Sistem pengereman :
21

a. Kunci sock 24
b. Kunci T min
c. Kunci T 14
d. Kunci pas 10
e. Kunci L bintang

Gambar 3.2.4. Alat saat pemeriksaan Sistem pengereman

3.3.5. Pemeriksaan Injector


Servis injektor motor berperan penting agar performa motor tetap terjaga,
serta menghindari motor brebet dan sulit dihidupkan, Sebab seiring pemakaian,
part injeksi seperti injektor bisa kotor dan tersumbat sehingga debit semprotan
bensin yang dibutuhkan mesin jadi tidak optimal. Dalam kondisi ringan mungkin
perbedaan performa mesin tidak terasa, namun jika semakin kotor bakal muncul
beberapa dampak negatif.
Manfaatnya dari perawatan injector dapat membuat kinerja sistem
pembakaran jadi lebih maksimal, sehingga bisa mengembalikan tenaga atau
akselerasi yang hilang.
Perawatan injector menggunakan HiDS yaitu yang berfungsi untuk Reset
ECU. HiDS ini mampu menganalisa kesalahan sensor yang terlihat di Electronic
Control Module (ECM). Baik itu kesalahan yang sudah terjadi, maupun yang
tersimpan dalam memori ECM, atau bisa juga yang sering terdeteksi di ECM.
Untuk melakukan reset, HiDS dibutuhkan untuk menghapus kesalahan yang
pernah masuk ke dalam ECM.
22

Gambar 3.2.5 Alat dan proses saat pemeriksaan Injektor

3.3.6. Pemeriksaan Sistem kelistrikan


Agar sistem elektrik bekerja baik, battery yang baik adalah syarat
utamanya. Voltase battery normal yakni antara 12,7 V - 13,2 V. Jika sudah di
bawah 12,4 V artinya kondisi aki di antara 75-25 persen, sementara bila di bawah
12 V artinya sudah soak perbaikan awal battery yaitu di lakukan charger battery.
Jika sudah dilakukan charger battery masih di bawah 12 V maka
Battery harus diganti Dan dilakukan pemeriksaan pada komponen lain nya seperti,
kiprok, sepul kabel body dan sekring.
Sistem kelistrikan akan berpusat pada busi yang berfungsi untuk
memberikan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang
terkompresi di ruang bakar. Percikan api itu dihasilkan dari tegangan listrik yang
disalurkan oleh koil ke busi.
Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan battery :
a. Avometer analog
b. Obeng Plus
c. Kunci busi
23

Gambar 3.2.6 Alat dan proses saat pemeriksaan Kelistrikan

3.3.7. Pemeriksaan Tekanan ban


Pemeriksaan ban menjadi hal penting untuk Sepeda motor, kenyamanan
berkendara akan terasa lebih yaman apa bila ban sepeda motor masih layak di
gunakan, Ban yang sudah gundul akan membuat motor terasa licin pada saat
berkendara. Tekanan udara yang masuk kedalaman ban motor harus sesuai standar
yaitu sekitar 28 Psi – 36 Psi, dengan tekanan sesuai sandar pada saat mengendarai
motor akan terasa yaman dan ban motor akan lebih awet.

Alat yang di gunakan pada saat pemeriksaan ban motor:


a. Trie pressure

Gambar 3.2.7. Alat dan proses saat pemeriksaan Tekan ban

3.3.8. Test ride.


Ini langkah terakhirnya yaitu dengan test jalan. Sebaiknya jangan hanya
berputar di halaman yang sempit, usahakan agar kita mendapatkan feeling yang
bagus di setiap level kecepatan, akselerasi yang mantap dan kenyamanan nya
optimal.
24
BAB IV
PENUTUP

4.1. Kesimpulan
Praktek kerja Industri merupakan suatu metode penerapan langsung dari
apa yang telah di pelajari di sekolah, setelah melakukan praktek kerja Industri
bengkel AHASS Kadungora (02549), siswa mendapatkan bayak manfaat yang
berupa pengalaman, pengetahuan dan semua yang berhubungan dengan dunia
kerja. Sehingga Siswa dapat menambah wawasan, karena hanya dengan praktek
siswa bisa mengetahui seberapa jauh kemampuan yang sudah siswa dapat di
sekolah.
Pengetahuan yang siswa dapatkan pada saat praktek kerja Industri salah
satu nya yaitu perawatan dan perbaikan sepeda motor metic efi yang di lakukan
di bengkel AHASS Kadungora (02549) yaitu sebagai berikut ini :
1. Pemeriksaan Oli mesin
Oli berfungsi untuk mendinginkan, melumasi, menjadi bantalan bagi
komponen-komponen dalam mesin. Penggantian oli mesin idealnya di ganti
pada saat motor sudah melakukan perjalanan 10.000.
2. Pemeriksaan Filter Udara
Filter udara berfungsi untuk menyaring partikel kotoran dari udara sebelum
masuk ke dalam mesin sepeda motor .Filter udara harus dibersihkan dari
kotoran agar udara yang bersih yang tercampur dengan bahan bakar dan juga
alirannya akan lancar di proses di Injector.
3. Pemeriksaan CVT (Continuously Variable Transmission)
Tujuan di lakukan nya pemeriksaan CVT Performa motor terjaga kembali
optimal, rasa berkendara jadi enak kembali.
4. Pemeriksaan Sistem Pengereman
Perawatan sistem pengereman yang rutin sangat penting untuk menjaga
keamanan sepeda motor.

25
26

5. Pemeriksaan Injector
Manfaatnya dari perawatan injector dapat membuat kinerja sistem
pembakaran jadi lebih maksimal, sehingga bisa mengembalikan tenaga atau
akselerasi yang hilang. Perawatan injector menggunakan HiDS yaitu yang
berfungsi untuk Reset ECU.
6. Pemeriksaan Sistem kelistrikan
Agar sistem elektrik bekerja baik, battery yang baik adalah syarat utamanya.
Voltase battery normal yakni antara 12,7 V - 13,2 V. Jika sudah di bawah 12,4
V artinya kondisi aki di antara 75-25 persen, sementara bila di bawah 12 V
artinya sudah soak perbaikan awal battery yaitu di lakukan charger battery.
7. Pemeriksaan Tekanan ban
Tekanan udara yang masuk kedalaman ban motor harus sesuai standar yaitu
sekitar 28 Psi – 36 Psi, dengan tekanan sesuai sandar pada saat mengendarai
motor akan terasa yaman dan ban motor akan lebih awet.

4.2. Saran
Berdasarkan hasil Praktek Kerja Industri, saran saya yaitu bahwa siswa
harus lebih matang terlebih dahulu menguasai materi yang akan dikejakan pada
saat akan Prakerin, agar prakerin lebih mudah dilaksanakan dan tidak terlalu
menyusahkan pembimbing di benkel pada saat melakukan prakerin.
Pembuatan laporan seharusnya diadakan bimbingan terlebih dahulu agar
siwa dapat lebih cepat mengerjakan laporan, dan lebih sempurna dalam
pembuatan laporan praktek kerja industri yang dilakukan.
Demikianlah Buku Panduan Siswa Praktek Kerja Industri (Prakerin) untuk
siswa SMK Al-Farisi Leles ini di susun untuk dijadikan acuan dalam melaksanaka
n kegiatan praktik kerja industri. Diharapkan kepada seluruh stake holder sekolah
dan panitia bisa melaksanakan seluruh kegiatan yang sudah di programkan.
Kritik dan saran yang membangun adalah hal yang mutlak diperlukan dala
m melanjutkan kegiatan praktek kerja industri ke depan. Semoga apa yang kita ren
canakan dan kerjakan senantiasa mendapat ridho dan pertolongan dari Allah SWT
Amin ya Rabbal Alamin.
27
DAFTAR PUSTAKA

Sejarah Singkat PT AHASS Honda motor


[Link] , diakses pada 1
september 2022

Sistem perawatan dan perbaikan pada Motor injeksi berbahan bakar bensin
[Link] diakses pada 1
september 2022

Landasan teori laporan PKL sistem perawatan sepeda motor


[Link] diakses pada 1
september 2022

Landasan teori laporan Prakerin sistem perawatan CVT


[Link]
rifugal. diakses pada 5 september 2022

Profile Ahhas Honda motor


[Link] diakses pada 1 september 2022

28
Lampiran Pernyataan Selesai Bimbingan

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama Siswa : Bernad Ridwan
NIS : 2021.41.017
Kelas : XII TBSM 1

Telah selesai melaksanakan Prakerin dan telah memenuhi kewajibannya dalam me


nyusun laporan Prakerin yang disahkan pada hari ………… tanggal ………… de
ngan nilai ……………Demikian pernyataan ini, semoga menjadikan periksa adan
ya. Garut,……….2022.

Mengetahui:

Pembimbing Sekolah Yang membuat pernyataan

Fahmi Idris, [Link].T Bernad Ridwan


LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai