Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Bangga
Paham
Rupiah
3Cinta
•
dengan 3Bangga sebagai
3Paham dalam
•
Mengenali • Simbol Kedaulatan • Bertransaksi
2
•
Merawat • Pembayaran yang Sah • Berbelanja
Menjaga • Pemersatu Bangsa • Berhemat
Cinta, Bangga, Paham Rupiah
Cinta Rupiah
Kenali Rupiah Rawat Uang Rupiah
Preemtif
Sosialisasi dan kom unikasi kepada Mekanisme Pelaporan Uang Rupiah yang diragukan keasliannya
Strategi Bank m asyarakat m engenai ciri keaslian Uang
Indonesia Rupiah
dalam Penyerahan
Perbankan Uang asli
m encegah dan Preventif kepada pemilik
m enanggulangi Mem perkuat unsur pengam an dan uang
Uang Rupiah m enetapkan prosedur pelaporan
Pelaporan
Palsu
Represif Masyarakat Input
Bank Indonesia
Sanksi pidana bagi pelaku pemalsuan Formulir Penerimaan Klarifikasi Pemusnahan
uang dan verifikasi dan Uang palsu oleh pihak berwenang
Klasifikasi
berkas klasifikasi
PJPUR Cinta, Bangga, Paham Rupiah
3
Bangga Rupiah
Rupiah Simbol Kedaulatan
Otoritas Rupiah sebagai Bela Negara Ketersediaan Uang Rupiah dipastikan melalui:
Penciptaan Uang Mata Uang Indonesia Tanpa Senjata
P elayanan Kas oleh KP wDN P elayanan Kas Luar Kantor
B ank Indonesia berwenang -Kas keliling
Non-internasionalisasi Rupiah Bank Indonesia -P rogram BI Jangkau
melakukan Pengeluaran, Rupiah hanya berlaku di wilayah Memastikan ketersediaan
Pengedaran dan/atau Indonesia dan tidak digunakan Uang Rupiah Layak Edar di
Pencabutan Rupiah, secara resm i oleh negara lain. seluruh wilayah Indonesia
Penarikan Rupiah. hingga ke daerah terdepan,
Pembatasan pembawaan uang terluar,dan terpencil.
B ank Indonesia juga unai (Rupiah/valas)
berwenang dalam Untuk m encegah tindak pencucian Masyarakat
Perencanaan, Pencetakan, uang,dan m encegah hilangnya arus M enggunakan Uang Rupiah
dan Pemusnahan Rupiah. peredaran rupiah dalam negeri di seluruh wilayah Indonesia.
CINTA
RUPIAH
1947
Pemerintah Tahapan cetak yang penuh ketelitian
m em beri m andat ke
daerah untuk
mengeluarkan Sebutan Frasa
ORI Daerah 17 Agustus 1950 pecahan “Negara Kesatuan
Indonesia kem bali nominal Republik Indonesia”
ke bentuk NKRI
10 Maret 1950 Beberapa Ciri Umum
Berlaku kebijakan
30 Oktober “Gunting Syafruddin”
1946 Cetak Intaglio Kode Tunanetra
Pemerintah
menerbitkan 1Mei 1950
Oeang Republik ORI dan ORIDA
Indonesia (ORI)
ditarik dari Tanda Air
peredaran.
Jaga Kerapian
Uang Tidak Layak Edar (UTLE) Uang Rupiah Jaga Kebersihan Jaga Keutuhan
Uang Rupiah yang cacat, lusuh, atau Jangan sam pai terlipat, Uang Rupiah Uang Rupiah
rusak. atau lusuh.H indari Jangan m encoret-coret Jangan m enstaples
dom pet yang Uang Rupiah. Uang Rupiah.
m enyebabkan uang
terlipat.
Moda Transportasi
Depo Kas
Wilayah
4 Cinta Rupiah
Merawat Uang Rupiah
Jepang Indonesia
• Jangan dicoret
• Jangan dilipat
• Jangan distaples
• Jangan diremas
5
Masyarakat Jepang memiliki budaya • Jangan dibasahi
Sayangi Rupiah kita dengan :
merawat uang Yen dengan baik
JANGAN
4 Cinta Rupiah
Menjaga Uang Rupiah
Strategi Bank Indonesia Kenali Beberapa Ciri Keaslian Uang Rupiah
Mencegah dan Menanggulangi Uang Rupiah Palsu
Preventif
M em perkuat unsur pengam an dan
Rectoverso
m enetapkan prosedur pelaporan
Warna
terang & Gam bar Raster
Represif jelas
Sanksi pidana bagi pelaku pem alsuan uang
Unsur Pengaman Unsur Pengaman Semi
Terbuka Tertutup
Perbankan Penyerahan
Uang asli
kepada pemilik
uang
Pelaporan
Bank Indonesia
Masyarakat Input Penerimaan Klarifikasi
Formulir dan verifikasi dan Uang Palsu Pemusnahan
Klasifikasi berkas klasifikasi oleh pihak berwenang
PJPUR
5 Cinta Rupiah
Menjaga Uang Rupiah
Dampak Negatif Uang Rupiah Palsu Hindari Risiko mendapatkan Uang Rupiah Palsu
6 Cinta Rupiah
Menjaga Uang Rupiah
DILIHAT
1. Teknik Pewarnaan, warna uang
6 1
terlihat terang dan jelas 5
2. Colour Shifting, berupa efek gerak
dinamis dan berubah warna
3. Benang pengaman, benang yang 3
7
tertanam pada bahan uang Rupiah 8
4. Mulicolour Latent Image dan Latent
Image, dapat dilihat dari sudut
4
pandang tertentu 2
DIRABA
5. Intaglio, tinta cetak yang terasa
DITERAWANG ALAT BANTU
Pengenalan ciri-ciri keaslian
6 kasar apabila diraba 7. Rectoverso, gambar saling isi yang uang Rupiah juga dapat
6. Blind code, garis di sisi kanan dan kiri membentuk logo BI dilakukan dengan menggunakan
uang kertas yang terasa kasar bila 8. Water Mark, berupa gambar alat bantu seperti kaca
diraba Pahlawan yang tertanam pada bahan pembesar dan sinar ultra violet.
uang
Cintai Rupiah
dengan mengenalnya.
BANGGA
RUPIAH
2 Bangga Rupiah
Simbol Kedaulatan
Otoritas Penciptaan Uang Rupiah sebagai Mata uang Indonesia Bela Negara Tanpa Senjata
Non-internasionalisasi Rupiah
Bank Indonesia memastikan
ketersediaan Uang Rupiah
Rupiah hanya berlaku di
wilayah Indonesia dan tidak
digunakan secara resmi dan
sah oleh negara lain. Layanan Kas oleh KP wDN
3 Bangga Rupiah
Simbol Kedaulatan
NKRI sebagai suatu negara yang merdeka & berdaulatan memiliki Mata Uang sbg salah satu simbol
kedaulatan negara yang harus dihormati dan dibanggakan oleh seluruh warna Negara Indonesia
LESSON LEARNED
SIPADAN & LIGITAN
• Penggunaan mata uang di suatu
daerah akan menentukan
kedaulatan suatu negara
• Tidak digunakannya Rupiah di
daerah Sipadan & Ligitan
menjadi salah satu penyebab
lepasanya keduanya pulau tsb
3 Bangga Rupiah
Alat Pembayaran
Wilayah, Masa Berlaku, dan Pengecualian Koleksi Numismatik Uang Rupiah
1
Semua transaksi di wilayah
NKRI wajib menggunakan
Rupiah kecuali transaksi yang
diatur dalam PBI No 17/3/PBI
2015 antara lain pembayaran
utang luar negeri dalam valuta
asing, hibah, ataupun transaksi
pembiayaan internasional. Uang 100 Tahun Uang 1Abad
Bung Karno Bung Hatta
2 3
Pembayaran transaksi tanpa
Bank Indonesia berwenang mencabut dan
Rupiah memiliki risiko hukum
menarik Uang Rupiah dengan pertimbangan
dengan sanksi pidana seperti
masa edar sudah terlalu lama, adanya
diatur dalam pasal 33 Undang-
perkembangan teknologi keamanan, atau
Undang Nomor 7 Tahun 2011
penyederhanaan komposisi dan emisi pecahan
tentang M ata Uang Uang pecahan Rp100.000 bersambung Tahun Emisi 2016
4 Bangga Rupiah
Pemersatu Bangsa
Identitas, Satu Negara Satu Mata Uang Kenapa harus One Nation One Currency?
Perjalanan Rupiah
Uang Rupiah
Uang RIS Uang Rupiah Uang B ank
berbahan
Uang Gobog digunakan Indonesia Indonesia
polimer
1Januari 1950 Tahun 1952 tahun 1953
Majapahit Tahun 1999
digunakan di Uang Rupiah
U P K 75 Tahun
m asa kerajaan [Link] dan
Uang J.P Coen Uang ORI dan Indonesia
Irian pada era
dan Dai N ippon ORIDA Merdeka
1960-an
digunakan pada digunakan pasca
m asa sebelum Kemerdekaan
kemerdekaan
5 Bangga Rupiah
Gunakan Rupiah
Tunjukkan
Kedaulatannya
di Bumi Pertiwi
MODUL 3
PAHAM
RUPIAH
Departemen Pengelolaan Uang
2021
Dengan memahami Rupiah,
kita dapat bijak bertransaksi,
belanja, dan berinvestasi.
2 Paham Rupiah
Transaksi
Fungsi Uang Evolusi Sistem Pembayaran
Skimming
Pencurian data nasabah, banyak dilakukan di mesin ATM
Perlindungan konsumen diatur dalam PBI No
Malware 22/20/PBI/2020 tentang Perlindungan Konsumen Bank
Pencurian data yang dapat merusak sistem operasi komputer, Indonesia
waspadalah saat terkoneksi dengan internet.
Hacking
Kegiatan membobol dan mengeksploitasi sistem komputer untuk mencuri Pengaduan Konsumen
data. Dulu hacking identik dengan kejahatan, tapi kini berkembang white
hack, yaitu hacking untuk menguji sistem keamanan komputer. bicara@[Link]
BICARA 131 [Link]
Phising
Pencurian data dengan teknik pengelabuan. Waspadai file atau email tak
jelas yang menawarkan iming-iming.
3 Paham Rupiah
Berbelanja
Bijak berbelanja,selalu
Namun inflasi yang terlalu tinggi
akan berdampak negatif : menggunakan Rupiah, dan
belilah produk dalam negeri.
Inflasi dapat terjadi Mendorong penanaman modal
spekulatif
karena adanya
Fluktuasi nilai tukar berdampak
tekanan dari sisi Menimbulkan masalah pada
pada arus modal, perdagangan
penawaran, dari neraca pembayaran
barang, inflasi, suku bunga,
sisi permintaan, Meningkatkan suku bunga pinjaman investasi, output nasional,
dan dari ekspektasi sehingga menurunkan minat kesempatan kerja.
inflasi. investasi
Menimbulkan ketidakpastian
ekonomi di masa mendatang
4 Paham Rupiah
Berhemat
Rupiah sebagai Penyimpan Nilai Berinvestasi dengan Rupiah
Literasi keuangan merupakan modal penting untuk mengelola keuangan pribadi agar selalu
tercukupi kebutuhannya dan terhindar dari investasi tidak jelas yang merugikan.
Dalam skala besar, masyarakat yang memiliki literasi keuangan mumpuni akan memperkuat
ketahanan ekonomi sebuah negara.
Jalankan
Rencanakan Kenali Risiko Investasi Strategi Investasi
Keuangan Pribadi
Investor Konservatif,
Umumnya mengambil pilihan investasi aman, seperti 1. Memiliki pengetahuan atas
1. Evaluasi kondisi deposito, reksadana pendapatan tetap, dan reksa dana instrumen investasi
keuangan saat ini. pasar uang.
2. Jeli memperkirakan peluang
2. Susun tujuan keuangan. Investor Moderat, 3. Terapkan diversifikasi
3. Tetapkan rencana Siap menghadapi risiko jangka pendek dan berhati-hati portofolio
menuju tujuan keuangan dengan instrumen investasi fluktuatif. Berminat pada 4. Strategi DCA, untuk
tersebut, dan siapkan produk investasi obligasi, deposito dan sedikit saham.
m engantisipasi kerugian,
alternatifnya.
Investor Agresif, 5. Strategi Lumpsum, untuk
4. Disiplin Mencari investasi fluktuatif dengan harapan memaksimalkan profit
5. Lakukan evaluasi berkala berpeluang mendapatkan hasil tinggi seperti pasar 6. Lakukan review secara berkala
uang dan saham.
6 Paham Rupiah
Gunakan
Rupiah
untuk berbelanja,
bertransaksi, dan
berinvestasi.
Semua transaksi di wilayah NKRI wajib menggunakan Rupiah kecuali transaksi yang diatur dalam PBINo 17/3/PBI 2015. Ini merupakan simbol kedaulatan negara dan penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional . Penggunaan Rupiah juga mencegah risiko hukum sebagaimana diatur dalam pasal 33 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang .
Kestabilan inflasi dan nilai tukar Rupiah adalah prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Inflasi yang terkendali menjaga daya beli masyarakat dan nilai mata uang, memfasilitasi perencanaan investasi, dan mendukung stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Sebaliknya, fluktuasi nilai tukar dapat mempengaruhi arus modal, perdagangan, suku bunga, dan kesempatan kerja .
Investasi yang dilakukan menggunakan Rupiah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dengan cara menyalurkan dana ke sektor produktif dan konsumtif. Ini akan meningkatkan output nasional dan kesempatan kerja, serta mendorong perbaikan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan .
Menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara memperkuat identitas nasional dan mempersatukan beragam latar belakang sosial budaya di Indonesia. Hal ini juga memainkan peran penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan hukum, serta menunjukkan kepada negara lain bahwa Indonesia memiliki mata uangnya sendiri yang sah .
Bank Indonesia berwenang melakukan pengeluaran, pengedaran, pencabutan, dan penarikan Rupiah. Mereka juga bertanggung jawab dalam perencanaan, pencetakan, dan pemusnahan uang Rupiah. Kewenangan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas moneter dan keamanan penggunaan Rupiah di Indonesia .
Rupiah sebagai mata uang tunggal penting untuk menjaga identitas nasional dan memudahkan transaksi ekonomi tanpa sistem barter. Hal ini juga mencegah masalah ekonomi yang dapat diakibatkan oleh penggunaan mata uang asing yang dapat mengancam stabilitas moneternya .
Masyarakat dapat menjaga keaslian uang Rupiah dengan selalu memastikan ciri-ciri keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang). Selain itu, masyarakat disarankan menukarkan uang di tempat resmi dan tidak mencoret, menstaples, atau melipat uang Rupiah untuk menjaga kebersihannya .
Sistem pembayaran digital dapat meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas transaksi menggunakan Rupiah, mendukung inklusi keuangan, dan menurunkan biaya transaksi. Dengan inovasi seperti CBDC yang diteliti oleh Bank Indonesia, diharapkan dapat menghadirkan teknologi yang memudahkan transaksi digital yang aman dan cepat .
Bank Indonesia menerapkan strategi preemtif, preventif, dan represif. Preemtif melalui sosialisasi ciri keaslian Rupiah, preventif dengan memperkuat unsur pengaman seperti benang pengaman dan cetak intaglio, serta represif dengan menjatuhkan sanksi pidana bagi pelaku pemalsuan .
Bank Indonesia menerapkan kebijakan Clean Money Policy dengan mengelola uang yang beredar sehingga memenuhi standar kualitas. Mereka memastikan ketersediaan uang layak edar melalui layanan kas di KPwDN, layanan kas luar kantor, dan pemusnahan uang yang sudah tidak layak edar .