Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
- 175 -
VI. CAPAIAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL_
(IPAS) SD/MI/PROGRAM PAKET A
A. Rasional Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Tantangan yang dihadapi umat manusia kian bertambah dari waktu
ke waktu. Permasalahan yang dihadapi saat ini tidak lagi sama
dengan permasalahan yang dihadapi satu dekade atau bahkan satu
abad yang lalu. lmu pengetahuan dan teknologi terus dikembangkan
untuk menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi. Oleh
karenanya, pola pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
perlu disesuaikan agar generasi muda dapat menjawab dan
menyelesaikan tantangan-tantangan yang dihadapi di masa yang
akan datang.
Imu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) adalah ilmu pengetahuan
yang mengkaji tentang makhluk hidup dan benda mati di alam
semesta serta interaksinya, dan mengkaji kehidupan manusia sebagai
individu sekaligus sebagai makhluk sosial yang berinteraksi dengan
lingkungannya. Secara umum, ilmu pengetahuan diartikan sebagai
gabungan berbagai pengetahuan yang disusun secara logis dan
bersistem dengan memperhitungkan sebab dan akibat (Kamus Besar
Bahasa Indonesia, 2016). Pengetahuan ini melingkupi pengetahuan
alam dan pengetahuan sosial.
Pendidikan IPAS memiliki peran dalam mewujudkan Profil Pelajar
Pancasila sebagai gambaran ideal profil peserta didik Indonesia. IPAS
membantu peserta didik menumbuhkan keingintahuannya terhadap
fenomena yang terjadi di sekitarnya. Keingintahuan ini dapat memicu
peserta didik untuk memahami bagaimana alam semesta bekerja dan
berinteraksi dengan kehidupan manusia di muka bumi. Pemahaman
ini dapat dimanfaatkan untuk —mengidentifikasi__berbagai
permasalahan yang dihadapi dan menemukan solusi untuk mencapai
tujuan pembangunan berkelanjutan. Prinsip-prinsip dasar metodologi
ilmiah dalam pembelajaran IPAS akan melatih sikap ilmiah
(keingintahuan yang tinggi, kemampuan berpikir kritis, analitis dan- 176 -
Sebagai negara yang kaya akan budaya dan kearifan lokal, melalui
IPAS diharapkan peserta didik menggali kekayaan kearifan lokal
terkait IPAS termasuk menggunakannya dalam memecahkan
masalah. Oleh karena itu, fokus utama yang ingin dicapai dari
pembelajaran IPAS di SD/MI/Program Paket A bukanlah pada
seberapa banyak konten materi yang dapat discrap oleh peserta didik,
akan tetapi dari seberapa besar kompetensi peserta didik dalam
memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki. Dengan
mempertimbangkan bahwa anak usia SD/MI/Program Paket A masih
melihat segala sesuatu secara apa adanya, utuh dan terpadu maka
pembelajaran IPA dan IPS disederhanakan menjadi satu mata
pelajaran yaitu IPAS. Hal ini juga dilakukan dengan pertimbangan
anak usia SD/MI/Program Paket A masih dalam tahap berpikir
konkrit/sederhana, holistik, komprehensif, dan tidak detail.
Pembelajaran di SD/MI/Program Paket A perlu memberikan peserta
didik kesempatan untuk melakukan eksplorasi, investigasi dan
mengembangkan pemahaman terkait lingkungan di sekitar nya. Jadi
mempelajari fenomena alam serta interaksi manusia dengan alam dan
antar manusia sangat penting dilakukan di tahapan ini.
. Tujuan Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
Dengan mempelajari IPAS, peserta didik mengembangkan dirinya
schingga sesuai dengan profil Pelajar Pancasila dan dapat:
1. mengembangkan ketertarikan serta rasa ingin tahu sehingga
peserta didik terpicu untuk mengkaji fenomena yang ada di sekitar
manusia, memahami alam semesta dan kaitannya dengan
kehidupan manusia;
2. berperan aktif dalam memelihara, menjaga, melestarikan
lingkungan alam, mengelola sumber daya alam dan lingkungan
dengan bijak;
3. mengembangkan keterampilan inkuiri untuk mengidentifikasi,
merumuskan hingga menyelesaikan masalah melalui aksi nyata;
4. mengerti siapa dirinya, memahami bagaimana lingkungan sosial-177-
memahami arti menjadi anggota masyarakat bangsa dan dunia,
schingga dia dapat berkontribusi dalam menyelesaikan
permasalahan yang berkaitan dengan dirinya dan lingkungan di
sekitarnya; dan
6. mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep di dalam
IPAS serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
C. Karakteristik Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
(IPAS)
Seiring dengan perkembangan zaman, ilmu pengetahuan juga
senantiasa mengalami perkembangan. Apa yang kita ketahui sebagai
sebuah kebenaran ilmiah di masa lampau boleh jadi mengalami
pergeseran di masa kini maupun masa depan. Itu sebabnya ilmu
pengetahuan bersifat dinamis dan merupakan sebuah upaya terus
menerus yang dilakukan oleh manusia untuk mengungkap
kebenaran dan memanfaatkannya untuk kehidupan (Sammel, 2014).
Daya dukung alam dalam memenuhi kebutuhan manusia dari waktu
ke waktu juga semakin berkurang. Pertambahan populasi manusia
yang terjadi secara eksponensial juga memicu banyaknya
permasalahan yang dihadapi. Seringkali permasalahan yang muncul
tidak dapat diselesaikan dengan melihat dari satu sudut pandang:
keilmuan alam atau dari sudut pandang ilmu sosial saja, melainkan
dibutuhkan pendekatan yang lebih holistik yang meliputi berbagai
lintas disiplin ilmu (Yanitsky, 2017). Untuk memberikan pemahaman
ini kepada peserta didik, pembelajaran ilmu pengetahuan alam dan
ilmu pengetahuan sosial perlu dipadukan menjadi satu kesatuan
yang kemudian kita sebut dengan istilah IPAS. Dalam pembelajaran
IPAS, ada 2 elemen utama yakni pemahaman IPAS (sains dan sosial),
dan keterampilan Proses.
Elemen Deskripsi
Pemahaman IPAS (sains | Iimu pengetahuan mengambil peran penting dalam
dan sosial) mengembangkan teori-teori yang membantu kita
memahami bagaimana dunia kita bekerja. Lebih
jauh lagi, ilmu pengetahuan telah membantu kita
‘mengembangkan teknologi dan sistem tata kelola-178-
Elemen
Deskripsi
Tmenyelesaikan permasalahan atau menghadapi
tantangan yang ada.
Memiliki pemahaman IPAS merupakan bukti
ketika seseorang memilih dan mengintegrasikan
pengetahuan ilmiah yang tepat untuk menjelaskan
serta memprediksi suatu fenomena atau fakta dan
menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi
yang berbeda. Pengetahuan ilmiah ini berkaitan
dengan fakta, konsep, prinsip, hukum, teori dan
model yang telah ditetapkan oleh para ilmuwan.
Keterampilan proses
Dalam profil Pelajar Pancasila, disebutkan bahwa
peserta didik Indonesia yang bernalar kritis
mampu memproses informasi baik kualitatif
maupun kuantitatif secara objektif, membangun
keterkaitan antara_—berbagai_—_informasi,
menganalisis informasi, mengevaluasi, dan
menyimpulkannya. Dengan memiliki keterampilan
proses yang baik maka profil tersebut dapat
dicapai.
Keterampilan proses adalah sebuah proses
intensional dalam melakukan diagnosa terhadap
situasi, memformulasikan _permasalahan,
mengkritisi suatu eksperimen dan menemukan
perbedaan dari alternatif-alternatif yang ada,
mencari opini yang dibangun berdasarkan
informasi yang kurang lengkap, merancang
investigasi, menemukan informasi, menciptakan
model, mendebat rekan sejawat menggunakan
fakta, serta membentuk argumen yang koheren
(Linn, Davis, & Bell 2004), Inkuiri sangat
direkomendasikan sebagai bentuk pendekatan
dalam pengajaran karena hal ini terbukti membuat
peserta didik lebih terlibat dalam pembelajaran
(Anderson, 2002).
Dalam pengajaran IPAS, terdapat dua pendekatan
pedagogis: pendekatan deduktif dan induktif
(Constantinou [Link], 2018). Peran guru dalam
pendekatan deduktif adalah menyajiken suatu
konsep berikut logika terkait dan memberikan
contoh penerapan. Dalam pendekatan ini, peserta
didik diposisikan sebagai pembelajar yang pasif
(hanya menerima materi). Sebaliknya, dalam
pendekatan induktif, peserta didik diberikan
kesempatan yang lebih leluasa untuk melakukan- 179 -
Elemen
Deskripsi
Pembelajaran berbasis inkuiri memiliki peran
penting dalam pendidikan sains (e.g. Blumenfeld et
al., 1991; Linn, Pea, & Songer, 1994; National
Research Council, 1996; Rocard et al., 2007). Hal
ini didasarkan pada pengakuan bahwa sains
secara esensial didorong oleh pertanyaan, proses
yang terbuka, kerangka berpikir yang dapat
Gipertanggungjawabkan, dan dapat diprediksi.
Oleh karenanya peserta didik perlu mendapatkan
pengalaman personal dalam menerapkan inkuiri
aintifik agar aspek fundamental IPAS ini dapat
membudaya dalam dirinya (Linn, Songer, & Eylon,
1996; NRC, 1996).
Menurut Ash (2000) dan diadopsi dari Murdoch
(2015), sekurang-kurangnya ada enam
keterampilan inkuiri yang perha dimiliki peserta
didik.
1, Mengamati
Mengamati sebuah fenomena dan peristiwa
merupakan awal dari proses inkuiri yang akan
terus berlanjut ke tahapan berikutnya. Pada
saat melakukan pengamatan, peserta didik
memperhatikan fenomena dan _peristiwa
dengan saksama, — mencatat, —_serta
membandingkan informasi yang dikumpulkan
untuk melihat persamaan dan perbedaannya,
Pengamatan bisa dilakukan langsung atau
menggunakan instrumen lain seperti
kuesioner, wawancara.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Peserta didik didorong untuk mengajukan
pertanyaan tentang hal-hal yang ingin
diketahui pada saat melakukan pengamatan.
Pada tahap ini peserta didik juga
menghubungkan pengetahuan yang dimiliki
dengan pengetahuan baru yang akan dipelajari
sehingga bisa memprediksi apa yang akan
terjadi dengan hukum sebab akibat.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Setelah mempertanyakan dan membuat
prediksi berdasarkan pengetahuan dan
informasi yang dimiliki, peserta didik membuat
rencana dan menyusun langkah-langkah
operasional berdasarkan referensi yang benar.
Peserta didik dapat menjawab pertanyaan dan
membuktikan prediksi dengan melakukan- 180 -
Elemen
Deskripsi
peserta didik mengambil data dan melakukan
serangkaian tindakan yang dapat digunakan
untuk mendapatkan temuan-temuan,
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Peserta didik memilih dan mengorganisasikan
informasi yang diperoleh. Ia menafsirkan
informasi yang didapatkan dengan jujur dan
bertanggung jawab. Selanjutnya, menganalisis
menggunakan alat dan metode yang tepat,
menilai relevansi informasi yang ditemukan
dengan mencantumkan referensi rujukan,
serta menyimpulkan hasil penyelidikan.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Pada tahapan ini peserta didik menilai apakah
kegiatan yang dilakukan sesuai dengan tujuan
yang direncanakan atau tidak. Pada akhir
siklus ini, peserta didik juga meninjau kembali
proses belajar yang dijalani dan hal-hal yang
perlu dipertahankan dan/atau diperbaiki pada
masa yang akan datang. Peserta didik
melakukan refleksi_ tentang bagaimana
pengetahuan baru yang dimilikinya dapat
bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan
lingkungan sekitar dalam perspektif global
untuk masa depan berkelanjutan.
6. Mengomunikasikan hasil
Peserta didik melaporkan hasil secara
terstruktur melalui lisan atau tulisan,
menggunakan bagan, diagram — maupun
ilustrasi, serta dikreasikan ke dalam media
digital dan non-digital untuk mendukung
penjelasan. Peserta didik lalu
mengomunikasikan hasil temuannya dengan
mempublikasikan hasillaporan dalam
berbagai media, baik digital dan atau non
digital. Pelaporan | dapat _—_dilakukan
berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Keterampilan proses tidak selalu merupakan
urutan langkah, melainkan suatu siklus yang
dinamis yang dapat disesuaikan berdasarkan
perkembangan dan kemampuan peserta didik,-181-
D. Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Iimu Pengetahuan Alam dan
Sosial (IPAS) Setiap Fase
1. Fase A (Umumnya untuk kelas I dan II SD/MI/Program Paket A)
Di fase ini, umumnya peserta didik bisa mengoptimalkan
kemampuan indranya untuk mengamati, bertanya, mencoba, dan
menceritakan pengalaman belajar yang telah diperolehnya terkait
peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitarnya baik secara verbal
maupun nonverbal dengan menggunakan berbagai media
(gambar/ simbol/karya).
Di akhir fase A, peserta didik diharapkan belajar untuk
melakukan proses inkuiri, yaitu: mengamati dan mengajukan
pertanyaan terkait apa yang ada pada dirinya maupun
kondisi/fenomena/peristiwa sederhana yang terjadi di lingkungan
sekitar rumah dan sekolah, Selanjutnya peserta didik
mengusulkan ide/menalar, melakukan investigasi/ penyelidikan/
percobaan, mengomunikasikan, menyimpulkan, merefleksikan,
dan mengaplikasikan pengalaman belajar dari proses inkuiri yang
sudah dilakukannya.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS Di akhir Fase A, peserta didik mengidentifikasi
(sains dan sosial) dan mengajukan pertanyaan tentang apa yang
ada pada dirinya maupun kondisi di lingkungan
rumah dan sekolah serta mengidentifikasi
permasalahan sederhana yang berkaitan dengan
kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mengoptimalkan penggunaan
pancaindra untuk melakukan pengamatan dan
bertanya tentang makhluk hidup dan perubahan
benda ketika diberikan perlakuan_ tertentu
Peserta didik menggunakan hasil pengamatan
untuk menjelaskan pola sebab akibat sederhana
dengan menggunakan beberapa media/alat
bantu,
Peserta didik mengenal anggota tubuh manusia
(pancaindra), menjelaskan fungsinya dan cara
‘merawatnya dengan benar. Peserta didik dapat- 182 -
Elemen
Capaian Pembelajaran
‘Siang-sore-malam), mengenal nama-nama hari,
nama bulan, kondisi cuaca dalam keterkaitannya
dengan aktivitas sehari-hari.
Peserta didik mampu mendeskripsikan identitas
diri (ciri-ciri fisik, kegemaran) dan orang-orang di
sekitarnya (keluarga, teman dan tetangga)
sehingga dapat menerima perbedaan yang ada
pada diri manusia.
Peserta didik mampu mendeskripsikan silsilah
keluarga, peran serta tanggung jawabnya sebagai
anggota keluarga/kelompok/sekolah.
Peserta didik dapat mendeskripsikan benda-
benda di lingkungan sekitar sebagai bagian dari
lingkungan alami dan buatan, mendeskripsikan
kondisi lingkungan rumah dan sekolah dalam
bentuk gambar/denah sederhana. Peserta didik
dapat membedakan lingkungan sehat dan tidak
sehat, mencerminkan perilaku hidup sehat dan
ikut serta menjaga kebersihan _lingkungan
rumah dan sekolah.
Keterampilan proses
T. Mengamati
Di akhir fase A, peserta didik mengamati
fenomena dan peristiwa secara sederhana
dengan mengoptimalkan —_penggunaan
pancaindra
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Menyusun dan menjawab _ pertanyaan
tentang hal-hal yang ingin diketahui saat
melakukan pengamatan. Peserta didi
membuat prediksi mengenai objek dan
peristiwa di lingkungan sekitar.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Dengan panduan, —peserta_— didi.
berpartisipasi dalam penyelidikan untuk
mengeksplorasi dan menjawab pertanyaan
Melakukan pengukuran tidak baku dengan
cara sederhana untuk mendapatkan data.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menggunakan berbagai_ metode untuk
informasi, — termasuk
gambar, tabel. Peserta didik mendiskusikan
dan membandingkan —antara_hasil
pengamatan dengan prediksi.
5 Mencevaluasi dan refleksiBlemen Capaian Pembelajaran
Mengomunikasikan hasil __penyelidikan
secara lisan dan tertulis dalam format
sederhana
Fase B (Umumnya untuk kelas III dan IV SD/MI/Program Paket
A)
Pada Fase B peserta didik mengidentifikasi keterkaitan antara
pengetahuan-pengetahuan yang baru saja diperoleh serta mencari
tahu bagaimana konsep-konsep IImu Pengetahuan Alam dan
Sosial berkaitan satu sama lain yang ada di lingkungan sekitar
dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan peserta didik terhadap
materi yang sedang dipelajari ditunjukkan dengan menyelesaikan
tantangan yang dihadapi dalam kehidupan _ sehari-hari.
Selanjutnya peserta didik mengusulkan ide/menalar, melakukan
investigasi/ penyelidikan/ percobaan, mengomunikasikan,
menyimpulkan, merefleksikan, mengaplikasikan dan melakukan
tindak lanjut dari proses inkuiri yang sudah dilakukannya.
Eleme; Capaian Pembi
Pemahaman IPAS Peserta didik menganalisis hubungan antara
(sains dan sosial) bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia
(pancaindra) erta didik dapat membuat
simulasi menggunakan bagan/alat bantu
sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup.
Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah
yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya
alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya
dengan upaya pelestarian makhluk hidup.
Peserta didik mengidentifikasi proses perubahan
wujud zat dan perubahan bentuk energi dalam
kehidupan sehari-hari. —Peserta_—didik
mengidentifikasi sumber dan bentuk energi serta
menjelaskan proses perubahan bentuk energi
dalam kehidupan sehari-hari (contoh: energi
kalor, listrik, bunyi, cahaya). Peserta didik
memanfaatkan gejala_ kemagnetan dalam
kehidupan sehari-hari, _mendemonstrasikan
berbagai jenis gaya dan pengaruhnya terhadap
arah, gerak dan bentuk benda. Peserta didik- 184-
Elemen
Capaian Pembelajaran
Di akhir fase ini, peserta didik menjelaskan
tugas, peran, dan tanggung jawab sebagai warga
sekolah serta mendeskripsikan bagaimana
interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat
tinggal dan sekolah. Peserta —didik
mengidentifikasi ragam bentang alam dan
keterkaitannya dengan profesi masyarakat.
Peserta didik mampu menunjukkan letak
kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya
pada peta konvensional/digital. Peserta didik
mendeskripsikan keanekaragaman _hayati,
keragaman budaya, kearifan lokal dan upaya
pelestariannya.
Peserta didik mengenal keragaman budaya,
kearifan lokal, sejarah (baik tokoh maupun
periodisasinya) di provinsi tempat tinggalnya
serta menghubungkan dengan _konteks
kehidupan saat ini, Peserta didik mampu
membedakan antara kebutuhan dan keinginan,
mengenal nilai_ += mata. = uang=— dan.
mendemonstrasikan bagaimana uang digunakan
untuk mendapatkan nilai manfaat/ memenuhi
kebutuhan hidup sehari-hari
Keterampilan proses
T. Mengamati
Di akhir fase ini, peserta didik mengamati
fenomena dan peristiwa secara sederhana
dengan menggunakan pancaindra dan dapat
mencatat hasil pengamatannya.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan menggunakan panduan, peserta
didik mengidentifikasi pertanyaan yang
dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat
prediksi berdasarkan pengetahuan yang
dimiliki sebelumnya.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Dengan panduan, peserta didik membuat
rencana dan melakukan langkah-langkah
operasional untuk menjawab_ pertanyaan
yang diajukan. Menggunakan alat dan bahan
yang sesuai dengan mengutamakan
keselamatan. Peserta didik menggunakan
alat bantu pengukuran untuk mendapatkan
data yang akurat.
4. Memproses, menganalisis data dan informasiBlemen Capaian Pembelajaran
dengan prediksi dan memberikan alasan
yang bersifat ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui
perbandingan dengan teori yang ada,
Menunjukkan kelebihan dan kekurangan
proses penyelidikan.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil__penyelidikan
secara lisan dan tertulis dalam berbagai
format.
3. Fase C (Umumnya untuk kelas V dan VI SD/MI/Program Paket A)
Pada Fase C peserta didik diperkenalkan dengan sistem -
perangkat unsur yang saling terhubung satu sama lain dan
berjalan dengan aturan-aturan tertentu untuk menjalankan
fungsi tertentu - khususnya yang berkaitan dengan bagaimana
alam dan kehidupan sosial saling berkaitan dalam konteks
Kebhinekaan. Peserta didik melakukan suatu _tindakan,
mengambil suatu keputusan atau menyelesaikan permasalahan
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari berdasarkan
pemahamannya terhadap materi yang telah dipelajari
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman IPAS Peserta didik melakukan simulasi dengan
(sains dan sosial) menggunakan gambar/bagan /alat/media
sederhana tentang sistem organ tubuh manusia
(sistem pernafasan/pencernaan/peredaran
darah) yang dikaitkan dengan cara menjaga
Kesehatan organ tubuhnya dengan _benar.
Peserta didik menyelidiki bagaimana hubungan
saling ketergantungan antar komponen biotik-
abiotik dapat memengaruhi kestabilan suatu
ekosistem di lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan pemahamannya terhadap konsep
gelombang (bunyi dan cahaya) peserta didik
mendemonstrasikan bagaimana penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik
mendeskripsikan adanya ancaman krisis energi
came danat teriad; eects mamoenliemm eae.- 186 -
Elemen
Capaian Pembelajaran
yang dapat digunakan menggunakan sumber
daya yang ada di sekitarnya.
Peserta didik mendemonstrasikan bagaimana
sistem tata surya bekerja dan kaitannya dengan
gerak rotasi dan revolusi bumi. Peserta didik
merefleksikan bagaimana perubahan kondisi
alam di permukaan bumi terjadi akibat faktor
alan maupun —_—perbuatan —manusia,
mengidentifikasi pola hidup yang menyebabkan
terjadinya permasalahan lingkungan _serta
memprediksi dampaknya terhadap kondisi sosial
kemasyarakatan, ekonomi.
Di akhir fase ini peserta didik menggunakan peta
konvensional/digital untuk mengenal letak dan
kondisi geografis negara Indonesia. Peserta didik
mengenal keragaman budaya nasional yang
dikaitkan dengan konteks kebhinekaan. Peserta
didik menceritakan perjuangan bangsa Indonesia
dalam melawan imperialisme, merefleksikan
perjuangan para pahlawan dalam upaya merebut
dan mempertahankan kemerdekaan _ serta
meneladani perjuangan pahlawan dalam
tindakan nyata sehari-hari
Di akhir fase ini, peserta didik mengenal berbagai
macam kegiatan ekonomi masyarakat dan
ekonomi kreatif di lingkungan sekitar,
Dengan penuh kesadaran, peserta didik
melakukan suatu tindakan atau mengambil
suatu keputusan yang berkaitan dengan
kehidupan. sehari-hari berdasarkan
pemahamannya terhadap kekayaan kearifan
lokal yang berlaku di wilayahnya serta nilai-nilai
ilmiah dari kearifan lokal tersebut.
Keterampilan proses
T. Mengamati
Pada akhir fase C, peserta didik mengamati
fenomena dan peristiwa secara sederhana
dengan menggunakan panca indra, mencatat
hasil pengamatannya, serta__ mencari
persamaan dan perbedaannya.
2. Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan panduan, peserta didik dapat
mengajukan pertanyaan lebih lanjut untuk
memperjelas hasil ~pengamatan dan
membuat ovrediksi tentane penvelidikan- 187 -
Elemen
Capaian Pembelajaran
untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.
Menggunaken alat dan bahan yang sesuai
dengan mengutamakan keselamatan. Peserta
didik menggunakan alat bantu pengukuran
untuk mendapatkan data yang akurat.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi
Menyajikan data dalam bentuk tabel atau
grafik serta menjelaskan hasil pengamatan
dan pola atau hubungan pada data secara
digital atau non digital. Membandingkan data
dengan prediksi dan menggunakannya
sebagai bukti dalam menyusun penjelasan
ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi
Mengevaluasi kesimpulan melalui
perbandingan dengan teori yang ada.
Merefleksikan proses investigasi, termasuk
merefleksikan validitas suatu tes.
6. Mengomunikasikan hasil
Mengomunikasikan hasil_penyelidikan
secara utuh yang ditunjang dengan argumen,
bahasa, serta konvensi sains yang umum
sesuai format yang ditentukan.