0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan1 halaman

Panduan Pemakaian Defibrilator RSUD Selong

Dokumen ini membahas tentang pemakaian defibrilator untuk memberikan kejutan listrik pada jantung pasien agar dapat berfungsi kembali. Tujuannya adalah mencegah kesalahan pemakaian yang membahayakan dan agar alat beroperasi dengan baik. Prosedurnya meliputi menghubungkan alat dengan listrik, mengatur daya kejut, mengisikan daya penuh, menempatkan elektrode pada dada pasien, dan mematikan alat setelah selesai

Diunggah oleh

aisyah Amelia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan1 halaman

Panduan Pemakaian Defibrilator RSUD Selong

Dokumen ini membahas tentang pemakaian defibrilator untuk memberikan kejutan listrik pada jantung pasien agar dapat berfungsi kembali. Tujuannya adalah mencegah kesalahan pemakaian yang membahayakan dan agar alat beroperasi dengan baik. Prosedurnya meliputi menghubungkan alat dengan listrik, mengatur daya kejut, mengisikan daya penuh, menempatkan elektrode pada dada pasien, dan mematikan alat setelah selesai

Diunggah oleh

aisyah Amelia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMAKAIAN DEFIBRILATOR

No. Dokumen No. Revisi Halaman

[Link]. R. SOEDJONO
SELONG

Ditetapkan,

SPO
Tanggal Terbit Direktur RSUD Dr. R. Soedjono Selong

Dr. H. Karsito, SpPD


NIP.19700203 200212 1 006
1. Defibrilator adalah suatu alat kesehatan yang digunakan
untuk memberikan shock/kejutan listrik pada jantung pasien
agar jantung dapat berfungsi kembali
Pengertian
2. Pemakaian Defribilator adalah serangkaian kegiatan
mengoperasionalkan alat tersebut sebelum dan sesudah
dipakai dengan mengacu pada aturan pemakaian
1. Untuk mencegah terjadinya kesalahan pemakaian yang dapat
membahayakan pemakai alat, pasien dan orang lain yang
Tujuan berada di lingkungan kerja alat tersebut.
2. Agar alat dapat beroperasi dengan baik dan memberikan hasil
yang optimal

Kebijakan

1. Hubungkan alat dengan catu daya Listrik


2. Nyalakan alat
3. Atur daya kejut yang di butuhkan
4. Tekan tombol ”charge”
Prosedur
5. Setelah pengisian daya penuh, tempatakan elektrode pada
dada pasien untuk memberikan shock
6. Selesai pemakaian, matikan alat, putuskan dengan catu daya
listrik
1. Unit / Instalasi
Unit Terkait 2. Pelayanan Pemeliharaan sarana fasilitas medis

Referensi Buku tata cara pemakaian alat

Anda mungkin juga menyukai