Program Kerja Humas SDN Mojogede 2023
Program Kerja Humas SDN Mojogede 2023
PROGRAM KERJA
URUSAN HUBUNGAN MASYARAKAT
(HUMAS)
KATA PENGANTAR
Puji syukur hanyalah kepada Allah SWT. Yang senantiasa melimpahkan rahmat, taifiq hidayah-Nya kepada kita semua khususnya keluarga besar SDN Mojogede 03
Leuwiliang sehingga Program Kerja urusan Hubungan Masyarakat (Humas) ini dapat terwujud.
Program Kerja ini dibuat untuk dapat dijadikan pedoman penyelenggaraan pendidikan dalam proses hubungan yang sesuai dengan melalui musyawarah Tenaga
Sesuai dengan definisi tugas dan tanggung jawab yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan. Pada bagian B tentang Pelaksanaan Rencana, pointer 9 berisi Kerja Budaya dan Lingkungan Sekolah dan pointer 10 berisi Peran serta Masyarakat dan
Kemitraan Sekolah.
Akhirnya ucapan terima kasih selayaknya disampaikan kepada semua pihak yang telah bekerja secara optimal dalam penyusunan Program Kerja ini. Semoga Allah
SWT. Tetap memberikan petunjuk agar mutu pendidikan di SDN Mojogede 03 Leuwiliang ini semakin meningkat sehingga dapat memberikan kontribusi bagi
masyarakat dan bangsa melalui para out put dan out comes nya. Amien.
____________________________
DAFTAR ISI
Halaman
Lembar Penetapan ..
Kata Pengantar ..
Daftar Isi ..
BAB I PENDAHULUAN
BAB VI PENUTUP
6.1 Kesimpulan..........................................................
6.2 Penutup.................................................................
LAMPIRAN – LAMPIRAN
☞ dll
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Dasar Pemikiran
Dengan semakin kompleksnya manajemen Sekolah yang selalu berkembang dan padatnya kegiatan kepemimpinan di sekolah, maka semakin banyak pula masalah-
masalah yang perlu penanganan, dan melibatkan warga sekolah, baik guru, orang tua, karyawan, siswa mapun pemerintah setempat sama-sama menyadari perlunya
terobosan-terobosan yang positif agar mampu meningkatkan nilai jual sekolah, meningkatnya kepercayaan masyarakat dan semakin kondusifnya kegiatan belajar
mengajar sehingga akan menghasilkan lulusan yang baik dan bisa menempati perguruan-perguruan ternama seperti yang diharapkan oleh masyarakat.
Keterlibatan seluruh warga sekolah Civitas keluarga besar SDN Mojogede 03 Leuwiliang serta masyarakat yang peduli akan pendidikan, serta saling mengisi diantara
kelebihan dan kekurangan yang ada akan menjadikan kegiatan proses belajar mengajar akan berlangsung dengan baik dan efektif, masyarakat merasa memiliki dan
Humas menjadi unsur penyambung komunikasi dengan berbagai pihak dan berbagai kegiatan informasi-infirmasi yang berhubungan dengan kinerja guru, pembuatan
perangkat guru, dengan orang tua siswa, dengan dinas instansi dan berbagai permasalahan yang dengan tepat bersama kepala sekolah dan unsur pimpinan yang lain
Semua warga sekolah, warga masyarakat dan tokoh-tokoh pemerintah daerah setempat selalu bekerja sama untuk kemajuan pendidikan di daerah tersebut, karena kita
juga menyadari bahwa tidak semua peserta didik mampu untuk mencukupi kebutuhan sekolah sehari-hari, buku, alat tulis dan buku-buku paket lain untuk belajar
sehari-hari. Terobosan-terobosan baru, kerjasama dengan berbagai pihak dan menggali informasi-informasi untuk bea siswa, BKM maupun bantuan-bantuan lain.
Bagaimanapun juga sekolah tidak bisa terlepas dari lingkungan masyarakat dimana sekolah tersebut berada, hubungan harus tetap dibina dengan baik, kultur dan
budaya masyarakat tidak boleh bersinggungan. Bantuan dan silaturahmi dengan warga setempat, harus terus dibina, sumbangan dan santunan bagi masyarakat sekitar
yang kurang mampu, adanya musibah, kematian dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya terus dibina sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh sekolah.
Kerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat, RT, RW, Kepala Kelurahan sangat diperlukan dan ditingkatkan lagi karena dengan kerjasama yang baik dan saling
pengertian maka akan terciptanya kondisi yang tertib, keamanan terjaga dan situasi selalu kondusif karena masyarakat merasa ikut memiliki dan peduli dengan
Bekerja sama dengan komite sekolah untuk mencari solusi-solusi yang terbaik bagi peningkatan mutu pendidikan, menggalang dana, dan mencari terobosan-terobosan
dana untuk menunjang program sekolah yang telah dispakati bersama dalam rapat-rapat Komite, sehingga masyarakat tidak merasa terbebani dengan pembiayaan
sekolah dalam upaya peningkatan sekolah yang berkualitas dan menghasilkan lulusan SDI yang dapat bersaing di era globalisasi.
Dengan Perguruan-perguruan tinggi kerjasama juga terus ditingkatkan agar mampu menambah wawasan yang luas bagi peserta didik, penempatan mahasiswa PPL dari
perbagai perguruan tinggi, kunjungan-kunjungan ke Perguruan tinggi, penandatangan MoU saling pengertian merupakan bentuk kerjasama yang terus ditingkatkan
sehingga mampu menciptakan generasi yang berpikir rasional dan ilmiah dalam kehidupn dimasyarakat nantinya.
1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,
2) Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 Tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil,
6) Peraturan Pemerintah RI Nomor 17 Tahun 2010 tentang standar Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan,
7) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 135/U/2004 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan,
8) Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah,
9) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Organisasi Tata Kerja Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah,
10) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 22, 23, dan 24 tahun 2006 tentang Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan Petunjuk
pelaksanaannya serta Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor Nomor 6 Tahun 2007 Perubahan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor No 24
Tahun 2006,
11) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 22, dan 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Pelaksanannya, dan telah diubah
12) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 8 Tahun 2007 tentang Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik
13) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 12 tahun 2007 tentang Standar Pengawas Sekolah,
14) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Kepala Sekolah,
15) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru,
16) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 18 tahun 2007 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan,
17) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan,
18) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan,
19) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana,
20) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses,
21) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 48 Tahun 2007 tentang Standar Pendanaan,
23) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 24 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah,
24) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah,
25) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 26 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah.
26) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor Nomor 27 Tahun 2008 Tentang Konselor,
27) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 12 Tahun 2009 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMP/Mts
28) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor: 52 Tahun 2008 tentang Kriteria dan Perangkat Akreditasi SMA/MA;
29) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 69 tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan
32) ,Keputusan Rapat Kerja Guru, Staf Tata Usaha Sekolah tanggal .......... bulan ........tahun ...................
Ruslan (2006) mengatakan bahwa humas merupakan mediator yang berada di antara pimpinan organisasi dengan publiknya. Selanjutnya, ia mengatakan bahwa
aktivitas tugas humas adalah mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Jadi dapat dikatakan bahwa humas (public relation) adalah aktivitas yang
menghubungkan antara organisasi dengan masyarakat (public) demi tercapaianya tujuan organisasi dan harapan masyarakat dengan produk yang dihasilkan.
Berdasar pengertian tersebut, maka maksud disusunnya program kerja urusan Hubungan Masyarakat adalah mampu untuk menjembatani keterlibatan seluruh anggota
masyarakat sekolah, guru, karyawan, siswa, orang tua, lingkungan, perguruan tinggi dan lembaga pemerintah dan swasta untuk ikut peduli dalam mengoptimalkan
kemampuan dan kerja sama sesuai dengan kemampuannya masing-masing, dan membntu kepala sekolah dalam kegiatan pengelolaan sekolah.
2) Meningkatkan kerja sama antara sekolah dengan masyarakat sekitar sehingga masyarakat merasa memiliki dan tanggung jawab keberadaan sekolah.
3) Meningkatkan kerjasama dengan tokoh-tokoh masyarakat, komite sekolah sehingga bersama-sama berperan aktif dengan maju mundurnya sekolah.
5) Menjaga keharmonisan hubungan dengan masyarakat sekitar sehingga keamanan sekolah dapat terpelihara dengan baik.
Adapun sasaran yang ingin dicapai dari program ini adalah terjalinnya hubungan baik antar anggota masyarakat sekolah, masyarakat umum, lingkungan, komite,
perguruan tinggi, Dunia usaha dan Industri, tokoh-tokoh masyarakat, alumni dan mendia massa sehingga terciptanya hubungan yang harmonis dan terjalin rapi serta
2) Kerjasama dengan BP/BK dalam menangani masalah kemampuan, minat dan kekeluargaan.
1) Melakukan Koordinasi secara Kontinue dengan semua unsur pimpinan dan Tata Usaha.
3) Penyampaian informasi terkai tdengan Sertifikasi, Libur Sekolah dan informasi-informasi lain yang ada kaitannya dengan guru dan persekolahan.
4) Menuliskan berbagai informasi dipapan pengumuman guru kaitannya dengan rapat dinas, rapat awal tahun, rapat kelulusan, rapat akhir tahun dan
kenaikan kelas.
5) Mempersiapkan agenda rapat, dan menyampaikan guru yang tidak hadir pada saat belajar kepada guru piket.
6) Mempersiapkan pertemuan-pertemuan dengan pengurus komite, jika ada hal yang perlu dibicarakan
7) Melakukan Home visit bersama BP/BK, Wali Kelas, jika ada siswa yang sakit, atau siswa yang jarang masuk sekolah.
PROFIL SEKOLAH
Kabupaten/Kota : ...........................................................................
Provinsi : ..........................................................................
c. Tujuan
1 Jumlah Peserta
SD
SMP
SMA
IPA
IPS
BAHASA
2 Jumlah NUN
IPA
BHS
IPA
IPS
BHS
IPA
IPS
BHS
Rata-Rata Nilai
5 Matematika/Ekonomi/ Bahasa
Perancis
IPA
IPS
BHS
6 Prosentase Kelulusan
7 Siswa Lanjut Ke PT
2.4 Prestasi yang Pernah Dicapai oleh Sekolah Hingga Juni Tahun 2012 - 2013
1. Akademis
2. Non Akademis
1.
2.
3.
4.
5.
3
4 2.5 Keadaan Siswa (5 tahun terakhir)
Keadaan Siswa Tahun Pelajaran Kelas ... Kelas .... Kelas .... Jumlah
2009/2010
2011/2012
2012/2013
2008/2009
2009/2010
2011/2012
2012/2013
2008/2009
2010/2011
2011/2012
2012/2013
2.6 Ratio Penerimaan Siswa (5 tahun terakhir)
Jumlah Siswa
Tahun Pelajaran Passing Grade
Pendaftar Diterima % yang Diterima
2008/2009
2009/2010
2010/2011
2011/2012
2012/2013
2.7 Keadaan Guru dan Karyawan
Guru
Status Karyawan
Ijazah Tertinggi Jumlah
Jumlah GT Jumlah DPK Jumlah GTT
S2/S3
S1
D3
Jumlah
Jumlah Seluruh
Status Kepegawaian
Ijazah Tertinggi
Jumlah Karyawan Tetap Jumlah Karyawan Tidak Tetap
S1
D3
D2/D1/SLTA
SD
Jumlah
Jumlah Seluruh
5
2.8 Kondisi Orang Tua Siswa
Pekerjaan Jml Penghasilan/bln (Rp) Jml (%) Tingkat Pendidikan Jml (%)
Pedagang >1.000.000
Nelayan
Lain-lain
2.9 Daftar Nama Guru dan Karyawan Tata Usaha, Beserta Tugasnya
Guru
Tugas Tambahan
No NAMA / NIP JK Gol / Ruang Jenis Guru Mata Pelajaran
TUBID Lain-lain Wali Kelas BP/BK
1) Posisi sekolah strategis di tengah kota yang dapat dijangkau dari segala arah,
2) Dekat dengan pemukiman masyarakat sehingga terbina hubungan yang baik dengan masyarakat
3) Dst.....
6 BAB III
INDIKATOR KEBERHASILAN INTELETUAL, EMOTIONAL, SPIRITUAL, QOUTIENT DALAM UPAYA
PENCAPAIAN TARGET DARI VISI, MISI SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH
1. Bertutur kata santun kepada siapapun, baik kepada guru, karyawan maupun sesama siswa,
4. Mendengarkan dengan seksama bila ada orang lain yang sedang mengutarakan pendapatnya, atau berbicara.
8. Mengemukakan saran pendapat dengan baik dan benar kepada mereka yang mengharapkan santun dan tertib,
16. Lebih banyak introspeksi diri dari pada menyalahkan orang lain.
3.2
Spiritual Qoutient
a. Membaca Ayat Suci Al-Qur’an setiap hari sebelum belajar dikelas sebelum belajar secara bersama-sama,
18. Setiap siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar ,
21. Peringatan Hari Besar Agama oleh OSIS secara dialog interaktif dengan narasumber kehormatan,
22. Pesantren Intensif dibulan Ramadhan diisi dengan kegiatan Buka puasa bersama dan shalat tarawih bersama,
27. Beramal shadaqoh bagi mereka yang membutuhkan (Anak Yatim, Korban Bencana Alam, Dll.)
Setiap Individu:
28. Tidak akan mengambil barang yang bukan miliknya, karena yakin bahwa Allah Maha Melihat,
29. Tidak akan membuang sampah sembarang, karena yakin bahwa kebersihan diri dan lingkungan adalah refleksi kita kepada Allah SWT,
30. Tidak akan berkata bohong, karena yakin Allah Maha Mengetahui apapun yang ada didalam hatinya,
31. Tidak akan berprilaku kotor terhadap lingkungan dimanapun berada, karena yakin bahwa Allah Maha Memperhitungkan terhadap setiap perbuatan
manusia,
32. Tidak akan membiarkan tanaman disekitarnya mati kekeringan karena tak pernah disiram, oleh karena itu yakin bahwa Allah Maha Bijaksana
34. Dst..........................
3.3
Intelektual Qoutient
4. Mampu tampil di LLC mata pelajaran yang diadakan sekolah, maupun diluar sekolah,
7. Mengikuti lomba mata pelajaran baik yang diadakan sekolah maupun di luar sekolah
10. Diterima di sekolah yang lebih tinggi atau Perguruan Tinggi Negeri, baik melalui PMDK maupun UMPTN,\
12. Dst................................
BAB IV
PROGRAM KERJA
7) Dst.................
Rapat Bulanan Mengokohkan semangat juan Prpgram Kerja Sekolah Tercapainya mufakat Ks/Waka Absensi
1. ● ● ❑
Sekolah dan dakwah Islam para guru dan √
karyawan TK/SD/SMP/SMA serta konsilidasi program kerja Humas
Notulen
√
ISSA .....
Terjalinnya hubungan yang
warga sekolah
√
Dst...
2 ● ❑
√ √
4.3 Rencana Kerja Humas/Action Plan
WAKTU PELAKSANAAN
PENANGUNG JAWAB/
No. JENIS TUJUAN INDIKATOR KEBERHASILAN 2014 2015
PELAKSANA
KEGIATAN
7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1.
● ● ❑
2.
● ● ❑
BAB V
RENCANA ANGGARAN BIAYA PROGRAM HUMAS
Biaya penyelenggaraan seluruh kegiatan sekolah khusus yang menyangkut kegiatan Humas untuk Tahun Pelajaran 2022/2023 dengan perkiraan rinciannya adalah :
NO JENIS KEGIATAN / BARANG Volume Harga Satuan Jumlah KETERANGAN
JUMLAH
Leuwiliang, ……………….
Mengetahui : Menyetujui :
PENUTUP
8 6.1 Kesimpulan
Program Kerja Humas ini merupakan pedoman kerja dalam melaksanakan tugas sehari-hari sekaligus sebagai tolok ukur dalam menilai hasil pelaksanaan kerja w
Humas.
Keberhasilan dari pelaksanaan kerja ini sangat bergantung pada peran serta dan kerjasama yang sungguh-sungguh dari semua personal sekolah. Oleh sebab itu semua
guru, pegawai dan siswa dapat memjadikan Program Kerja ini sebagai pedoman dalam merumuskan dan menjabarkannya secara lebih operasional sesuai fungsi dan
tugas masing-masing. Program Kerja ini diharapkan dapat bermanfaat bagi kita semua dalam usaha bersama untuk mencapai sasaran, yaitu tujuan institusional dan
9 6.2 Saran-saran
Diharapkan program kerja urusan Humas ini dapat dijadikan acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan pendidikan di SDN Mojogede 03 tahun pelajaran 2022/2023
dan untuk tahun pelajaran yang akan datang. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif agar dalam tahun pelajaran 2023/2024 lebih baik lagi.