0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
90 tayangan22 halaman

Metode Sampling Gas Alam GPA 2166

(1) Kegiatan sampling dilakukan untuk mendapatkan contoh yang representatif, jumlahnya cukup, dan sesuai untuk analisis. (2) Ada 3 kondisi umum kontaminasi pada sampling gas: kontaminasi wadah, hidrocarbon cair, dan udara masuk. (3) Metode sampling gas alam meliputi filled and empty, controlled rate, evacuated container, dan LNG yang diubah menjadi gas terlebih dahulu.

Diunggah oleh

btqg9t7x8s
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
90 tayangan22 halaman

Metode Sampling Gas Alam GPA 2166

(1) Kegiatan sampling dilakukan untuk mendapatkan contoh yang representatif, jumlahnya cukup, dan sesuai untuk analisis. (2) Ada 3 kondisi umum kontaminasi pada sampling gas: kontaminasi wadah, hidrocarbon cair, dan udara masuk. (3) Metode sampling gas alam meliputi filled and empty, controlled rate, evacuated container, dan LNG yang diubah menjadi gas terlebih dahulu.

Diunggah oleh

btqg9t7x8s
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PPSDM MIGAS

Sampling / Sub sampling

Suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk


mendapatkan contoh yang memiliki karakteristik minimal;
▪ Representatif
▪ Jumlah Cukup
▪ Sesuai/layak untuk jenis analisis yang direncanakan

Representatif???

bridging your success


1. Memindahkan sampel secara representatif
dari sumber ke wadah sampel
2. Metransportasikan gas dari lapangan sumber
ke laboratorim tanpa mempengaruhi sampel
yang representative
3. Memindahkan sampel dari wadah sampel
dan mengalihkannya ke alat ukur tanpa
merusak sampel..

Problem Umum Pada Sampling Gas


● 3 Kondisi umum kontaminasi pada proses sampling gas:

a. Kontaminasi Wadah/Silinder (contoh; silinder kotor)


b. Hidrocarbon Cair (jika terjadi kondensasi sebagian
komponen hidrokarbon yang lebih berat)
c. Kontaminasi dari udara masuk (jika tekanan gas kecil
sehingga memungkinkan udara masuk)

Problem Umum Pada Sampling Gas


Referensi

● GPA 2166 Obtaining Natural Gas Samples for


Analysis by Gas Chromatography

● API MPMS 14.1 Collecting and Handling of


Natural Gas Samples for Custody Transfer

● ISO 10715 Natural Gas-Sampling Guidelines


Sampling Gas Alam
Metode GPA 2166 – 17

● Direkomendasikan untuk mendapatkan contoh yang


menggambarkan/mewakili komposisi pada fase uap.

● Didesain untuk pengambilan contoh pada sistem yang


berada tepat atau diatas Hydrocarbon Dew Point (tidak
representatif untuk sistem dengan 2 fasa).

● Bukan termasuk metoda untuk composite gas sampling


(waktu).
Sampling Gas Alam
Metode GPA 2166 – 17

CATATAN
● Prosedur ini tidak untuk pemeriksaan H2S dan Moisture Content di
laboratorium. Moisture content dianalisa on site.
● Seluruh sistem dan peralatan yang digunakan harus dijaga pada
kondisi diatas Hydrocarbon Dew Point Temperatur.
● Istilah “sample point valve/valve at sample point” mengacu pada
valve pada outlet Sample Probe, Regulator, Membrane Filter, Gas
Sampling Separator atau gabungan diantaranya.
● Perhatikan efek Joule Thomson, dapat diminimalisir dg adanya pigtail
dan lebih baik lagi jika dilengkapi dg pressure regulator
Sampling Gas Alam
Metode GPA 2166 – 17

Metode :
● Purging Procedure – Fill And Empty Method
(At/above DP, Source min 15 PSIG)
● Purging Procedure – Controlled Rate Method
(Above DP, Source min 15 PSIG)
● Evacuation Container Method
● Reduced Pressure Method
● Helium “Pop” Method
● Glycol or Water Displacement Method
● Floating Piston Cylinder Method
● Portable or On-Line GC
PERALATAN

1. Wadah Sampel
○ Metal, Tahan terhadap korosi dengan
faktor keamanan yang tinggi (Tahan
tekanan tinggi).
○ Terbuat dari stainlees steel (SS 316),
mengurangi adsorbsi permukaan dari HC
berat.
○ Ukuran tergantung jumlah sampel yang
diperlukan dalam analisis di laboratorium.
○ Preparasi berdasarkan Appendix A GPA
2166.
[Link]
PERALATAN
● Preparasi berdasarkan Appendix A GPA 2166.
Kontaminan
a. Hydrocarbon berat, glycol
b. Gasoline range

Prosedur pembersihan
a. Wet steam yang bersih dari zat asam/corrotion
inhibitor (paling efektif)
b. Evacuation by air/helium
c. Combination
PERALATAN
● Prosedur uji kebersihan gasoline range
a. Larutan 50% crude oil + 50% kondensat
b. Isi 1/3 wadah sampel dengan larutan di atas, didiamkan
semalaman, lalu dibuang.
c. Bersihkan dengan teknik yang dipilih
d. Isi wadah sampel dengan helium (carrier gas)
e. Uji dg GC, total residu < 140 ppm vol

● Prosedur uji kebersihan


Lakukan pengusapan bagian dalam wadah sampel menggunakan
cotton buds dengan cara memutar wadah 45 derajad. Dan ulangi
prosedur ini 7 kali, dan dinyatakan bersih jika tidak terlihat ada
residu menempel pada cotton buds.
PERALATAN

2. Sample transfer line


a. Sependek mungkin
b. Temperatur di Sample
Transfer Line harus > HC
DP Temp
c. Jika cukup pendek tidak
dibutuhkan pemanas
tambahan
d. Untuk spot sampling
minimum diameter
setidaknya ¼ in
PERALATAN
3. Sample filter,
Sample point,
Sampel probe,
Pressure regulator
4. Separator
5. Pig tail
(meminimalisir
terjadinya JT effect)
Typical
Layout
Sampling
Gas
PROSEDURE Purging Fill and Empty
1. Buka valve 1, waktu cukup namun hindari
cilling
2. Instal sample container, dengan posisi
vertical dan semua valve tertutup
3. Buka penuh valve 1, buka valve purge sesaat
kemudian tutup kembali.
4. Buka valve inlet
5. Buka valve outlet
6. Buka valve pigtail dan biarkan
gas mengalir mengusir udara
7. Tutup valve pigtail
8. Biarkan contoh megalir dan
meningkatkan tekanan
9. Buka valve pigtail (purging berulang)
Jumlah Purging

Tekanan Gas Jumlah Putaran Purging


Maksimal Dalam
Kontainer, psig
15 - 29 13
30 - 59 8
60 - 89 6
90 - 149 5
150 - 500 4
> 500 3
PROSEDURE Fill and Empty
10. Setelah purging, lakukan sampling seperti siklus
purging namun diakhiri dengan menutup sampel
valve dengan urutan, valve pigtail, valve outlet,
valve inlet, valve 1 (sumber)
11. Buka valve pigtail, amati apakah ada liquid yang
terjadi
12. Buka valve purge
13. Lepaskan sambungan, lalu cek kebocoran
14. Pastikan labeling dengan tepat

Kapan sampling diulang


?????
PROSEDURE Controlled Rate Method

1. Buka valve 1, waktu cukup namun hindari cilling


2. Instal sample container, dengan posisi vertical dan semua
valve tertutup
3. Buka penuh valve 1, buka valve purge sesaat kemudian tutup
kembali.
4. Buka penuh valve inlet
5. Buka penuh valve outlet
6. Buka penuh valve pigtail dan biarkan gas mengalir untuk
purging dengan waktu tertentu.
7. Untuk flow plug bore berdiameter 0,125 inch, waktu purging
harus 1 menit untuk setiap 100 cc volume sample
container. CEK KURVA DAN RUMUS PERHITUNGAN
8. Lanjutkan sebagaimana pada fill and empty no 10 dst
PROSEDURE Evacuated Container Method
1. vakuman isi sample container sampai tekanan 1
mmHg atau lebih rendah lagi (gunakan sample
container yang telah diuji mampu menahan
tekanan vacum sampai dengan 1 mmHg)
2. Pasang peralatan sebagaiman gambar
3. Buka perlahan valve 1
4. Buka perlahan valve purge, tutup kembali
5. Buka perlahan valve inlet
6. Tekanan wadah=tekanan sumber
7. Tutup valve inlet
8. Tutup valve 1, buka valve purge
9. Lepaskan rangkaian
10. Cek kebocoran
11. Pastikan labeling dengan tepat
Prosedur LNG Sampling

Fase LNG adalah cair dengan suhu <-160 C, sehingga tidak dapat diambil
secara langsung, karena kontak dengan kulit dapat menyebabkan frostbite
(terbakar dingin)

Sampel cair diubah menjadi gas menggunakan sampling system berdasarkan


ISO 8943

Secara umum Gas LNG hasil dari outlet vaporizer sampel LNG terus menerus
dimasukkan ke dalam Gas Sample Holder dengan tekanan yang ada. Sampel
gas yang dikumpulkan dalam Gas Sample Holder kemudian dimasukkan ke
dalam wadah sampel gas.
Prosedur LNG Sampling

Contoh pengambilan sampel kontinu dengan Gas


Sample Holder tipe water-seal, yang dilengkapi
dengan kompresor
Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai