0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan7 halaman

Efektivitas DSME pada Pasien Diabetes Tipe II

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) pada defisit pengetahuan dan ketidakefektifan kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe II. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif analitis terhadap dua pasien. Hasilnya menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua pasien setelah penerapan DSME selama empat hari.

Diunggah oleh

Sindy Afepa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan7 halaman

Efektivitas DSME pada Pasien Diabetes Tipe II

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) pada defisit pengetahuan dan ketidakefektifan kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe II. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif analitis terhadap dua pasien. Hasilnya menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua pasien setelah penerapan DSME selama empat hari.

Diunggah oleh

Sindy Afepa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENERAPAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME)

PADA DEFISIT PENGETAHUAN DENGAN KETIDAKEFEKTIFAN


KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS
TIPE II

Mohammad Rosyadi Akbar1,Sunarmi2


Prodi DIII Keperawatan, Stikes Aisyiyah Palembang

mrosadi812@gmail.com1,sunarmi@gmail.com2

ABSTRAK

Latar belakang : Peningkatan kasus DM akan diikuti dengan meningkatnya kejadian


komplikasi DM yang diakibatkan oleh perawatan yang kurang optimal. Edukasi merupakan
suatu proses yang memfasilitas pengetahuan, keterampilan dan kemampuan perawatan
mandiri perawatan diri yang sangat dibutuhkan oleh pasien DM. Diabetes Self Management
Education (DSME) merupakan salah satu manajemen mandiri untuk pengendalian DM dalam
mengatasi masalah ketidakseimbangan kadar glukosa darah. Tujuan : Untuk mengetahui
penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) pada defisit pengetahuan dengan
ketidakefektifan kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe II. Metode:Jenis penelitian
ini adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus untuk melakukan penerapan Diabetes
Self Management Education (DSME) pada pasien diabetes mellitus tipe II. Subjek penelitian
merupakan pasien diabetes melitus tipe II yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah
Palembang pada bulan Maret - April 2024. Analisa data dengan membandingkan teori dan
data yang ditemukan. Hasil: Hasil penelitian yang didapatkan setelah dilakukan penerapan
Diabetes Self Management Education (DSME) pada pasien I dan pasien II selama 4 hari
terdapat persamaan hasil antara pasien I dan pasien II, dimana pasien I dan pasien II
mengalami penurunan kadar glukosa [Link]: Terdapat efektifitas penerapan Diabetes
Self Management Education (DSME) terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien
penderita diabetes mellitus tipe II.

Kata kunci: Edukasi, Diabetes melitus, DSME.


APPLICATION OF DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME)
ON KNOWLEDGE DEFICIT WITH INEFECTIVENESS BLOOD GLUCOSE
LEVELS OF DIABETES MELLITUS PATIENTS
TYPE II

Mohammad Rosyadi Akbar1,Sunarmi2

Diploma of nursing program, Stikes Aisyiyah Palembang

mrosadi812@gmail.com1,sunarmi@gmail.com2

ABSTRACT

Background: The increase in DM cases will be followed by an increase in the incidence of


DM complications caused by less than optimal treatment. Education is a process that
facilitates the knowledge, skills and self-care self-care abilities that are so needed by DM
patients. Diabetes Self Management Education (DSME) is a form of self-management for
controlling DM in overcoming the problem of imbalance in blood glucose levels. Objective:
To determine the application of Diabetes Self Management Education (DSME) to knowledge
deficits with ineffective blood glucose levels in patients with type II diabetes mellitus.
Method: This type of research is analytical descriptive in the form of a case study to
implement Diabetes Self Management Education (DSME) in type II diabetes mellitus
patients. The research subjects were type II diabetes mellitus patients who were treated at the
Palembang Muhammadiyah Hospital in March - April 2024. Data analysis by comparing
theory and the data found. Results: The research results obtained after implementing Diabetes
Self Management Education (DSME) on patient I and patient II for 4 days showed similar
results between patient I and patient II, where patient I and patient II experienced a decrease
in blood glucose levels. Suggestion: There are the effectiveness of implementing Diabetes
Self Management Education (DSME) in reducing blood glucose levels in patients suffering
from type II diabetes mellitus.

Key words: Education, Diabetes mellitus, DSME.

PENDAHULUAN
Diabetes mellitus sampai saat ini sebanyak 19,47 juta jiwa (Kemenkes RI,
masih menjadi permasalahan kesehatan 2022). Dinas kesehatan provinsi sumatera
penting di dunia termasuk di Indonesia, selatan melaporkan jumlah kasus diabetes
karena kasusnya yang terus terjadi dan mellitus pada tahun 2022 sebanyak 435,512
mengalami peningkatan (Nuraisyah, 2018). jiwa angka ini meningkat dari tahun
Penyakit ini merupakan penyakit metabolik sebelumnya yang berjumlah 279,345 jiwa
yang ditandai dengan hiperglikemia kronis (DPS Sumsel,2022).Berdasarkan data yang
yang diakibatkan karena kerusakan / diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota
defisiensi sekresi insulin, kerusakan respon Palembang, jumlah penderita diabetes
terhadap hormon insulin ataupun keduanya mellitus pada tahun 2013 sebanyak 21.418
(IDF, 2021). Jenis diabetes mellitus yang orang dan mengalami peningkatan pada
paling banyak dialami oleh masyarakat tahun 2018 sebanyak 33.676 orang (Dinkes
adalah diabetes mellitus tipe 2 karena jenis Kota Palembang, 2018).
penyakit ini cenderung berhubungan dengan Peningkatan kasus DM akan diikuti
gaya hidup dan pola makan seseorang dengan meningkatnya kejadian
(Wijayanti et al., 2020). komplikasi DM yang diakibatkan oleh
International Diabetes Federation perawatan yang kurang optimal (Dafriani &
pada tahun 2022 melaporkan bahwa 537 juta Dewi, 2019).Diabetes melitus termasuk
orang dewasa (20-79 tahun) hidup dengan dalam masalah kesehatan yang belum dapat
diabetes di seluruh dunia. Jumlah ini disembuhkan, hal yang mungkin dapat
diperkirakan akan meningkat menjadi 643 dilakukan oleh penderita DM adalah
juta (1 dari 9 orang dewasa) pada tahun mengontrol dan mengendalikan penyakitnya
2030 dan 784 juta (1 dari 8 orang dewasa) agar dapat mempertahankan kualitas hidup.
pada tahun 2045. Diabetes mellitus Salah satu manajemen mandiri untuk
menyebabkan 6,7 juta kematian pada tahun pengendalian DM dalam mengatasi masalah
2021. Diperkirakan 44% orang dewasa yang ketidakseimbangan kadar glukosa darah,
hidup dengan diabetes (240 juta orang) tidak yaitu dengan program Diabetes Self
terdiagnosis. 541 juta orang dewasa di Management Education (DSME) (Adu et al.,
seluruh dunia, atau 1 dari 10, mengalami 2019).
gangguan toleransi glukosa, menempatkan Diabetes Self Management
mereka pada risiko tinggi terkena diabetes Education (DSME) merupakan pendidikan
tipe 2 (IDF, 2021). Kementerian Kesehatan edukasi manajemen dan program
Republik Indonesia melaporkan jumlah pendukung diabetes yang dapat menjadi
penderita diabetes mellitus pada tahun 2021 tempat bagi penderita dengan diabetes
melitus untuk mendapatkan pendidikan, dewasa kasus Diabetes mellitus tipe II yang
mendukung Perkembangan dan menjaga di teliti secara rinci dan mendalam melalui
perilaku penderita diabetes melitus (ADA, metode wawancara dan observasi. Adapun
2018). Sejalan dengan penelitian yang objek penelitian yang di teliti berjumlah dua
dilakukan Hananto, et al. (2022) penelitian klien. Subyek yang digunakan dalam
Sudirman, et al. (2021) dan penelitian penulisan studi kasus ini menggunakan
Amanda (2022) yang menunjukkan adanya kriteria inklusi dan enklusi. Penelitian ini
peningkatan pengetahuan manajemen self dilaksanakan di Ruang Ahmad Dahlan
care pada pasien dengan DM berdasarkan Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.
hasil uji kadar glukosa darah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 2 – 7
DSME dapat membantu proses Mei 2024.
edukasi kepada klien mengenai aplikasi Analisa data dilakukan sejak peneliti
strategi perawatan diri secara mandiri untuk dilapangan, mengumpulkan data sampai
mengoptimalkan kontrol metabolik, data terkumpul semua, analisa data dengan
mencegah komplikasi, dan memperbaiki cara mengemukakan fakta, selanjutnya
kualitas hidup klien diabetes melitus membandingkan dengan teori yang ada da
(Imallah,2020). Berdasarkan hasil studi selanjutnya dituangkan dalam opini
pendahuluan di atas peneliti tertarik untuk pembahasan. Teknik analisis yang
melakukan penelitian masalah terkait digunakan dengan cara menarasikan
pengaruh Diabetes Self Management jawaban-jawaban dari penulisan yang
Education (DSME). diperoleh dari hasil interpretasi wawancara
mendalam yang dilakukan untuk menjawab
METODELOGI PENELITIAN rumusan masalah penulisan. Teknik analisis
Jenis penelitian ini adalah deskriptif digunakan dengan cara observasi oleh
analitik dalam bentuk studi kasus untuk penelitian dari studi dokumentasi yang
melakukan penerapan Diabetes Self menghasilkan data untuk selanjutnya
Management Education (DSME) pada diinterprestasikan dan dibandingkan teori
pasien diabetes mellitus tipe II. Pendekatan yang ada sebagian bahan untuk memberikan
yang digunakan adalah pendekatan asuhan rekomendasi dalam intervensi tersebut.
keperawatan yang meliputi pengkajian,
diagnosis keperawatan, perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi.
Subjek penelitian yang akan HASIL DAN PEMBAHASAN
digunakan adalah klien pria dengan usia Tabel Hasil
pengukran kadar glukosa darah Implementasi keperawatan atau bisa
Tn.Q Tn.X disebut dengan pelaksanaan adalah tahap
Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah proses keperawatan dimana perawat
DSME DSME DSME DSME memberikan intervensi atau tindakan
215 150 275 175 keperawatan langsung dan tidak langsung
mg/dl mg/dl mg/dl mg/dl terhadap klien. Implementasi adalah fase
ketika perawat mengimplementasikan
Impelentasi yang dilakukan pada intervensi keperawatan (Potter et al., 2016).
pasien I dan pasien II selama 4 hari Dari penelitian terkait oleh
pertemuan pada saat melakukan Sudirman, et al. (2021) Dari penelitian ini
implementasi terdapat persamaan hasil didapatkan hasil bahwa setelah pelaksanaan
antara pasien I dan pasien II, dimana pasien DSME, dapat mengalami peningkatan
I dan pasien II mengalami penurunan kadar pengetahuan managemet self care, dan
glukosa darah setelah dilakukan penerapan berdasarkan hasil uji kadar glukosa darah.
Diabetes Self Management Education Dari teori terkait hasil penelitian dan
(DSME), Pada pasien I Tn. Q kadar glukosa penelitian terkait maka peneliti berasumsi,
darah sebelum penerapan Diabetes Self Dari kedua pasien didapatkan bahwa
Management Education (DSME) yaitu 310 penerapan Diabetes Self Management
mg/dl (kadar glukosa darah tinggi ) dan Education (DSME) dapat meningkatkan
hasil kadar glukosa darah selama 4 hari pengetahuan untuk merawat diri sehingga
penerapan Diabetes Self Management dapat menstabilkan gula darah.
Education (DSME) mengalami penurunan KESIMPULAN
yaitu menjadi 150 mg/dl. Sedangkan pada Berdasarkan pengkajian yang
pasien II Tn. X. kadar glukosa darah dilakukan pada pasien I yaitu Tn. Q Pada
sebelum penerapan Diabetes Self tanggal 02 mei 2023 pukul 10.00 wib di
Management Education (DSME) yaitu 350 dapatkan Tanda – tanda vital dengan TD :
mg/dl (kadar glukosa darah tinggi ) dan 140 /90 mmHg, Nadi : 90 x/ menit, RR : 22
hasil kadar glukosa darah selama 4 hari x/menit, T : 36,5 °C, GDS sebelum
penerapan Diabetes Self Management penerapan Diabetes Self Management
Education (DSME) mengalami penurunan Education (DSME) 310 mg/dl, GDS sesudah
yaitu menjadi 175 mg/dl. Sehingga masalah Diabetes Self Management Education
keperawatan pada pasien I dan pasien II (DSME) turun menjadi 150 mg/dl.
pada pasien diabetes melitus dengan Sedangkan pada pasien II Tn. X pada
ketidakefektifan kadar glukosa darah. tanggal 05 mei pada pukul 11.00 wib di
dapatkan Tanda – tanda vital dengan Adu, M. D., Malabu, U. H., Malau-Aduli, A.
E. O., & Malau-Aduli, B. S. (2019).
TD :130/80 mmHg, Nadi : 80 x/menit, RR :
Enablers and barriers to effective
20 x/menit, T : 37,0°C, GDS sebelum diabetes self-management: A multi-
national Investigation. PLoS ONE,
penerapan Diabetes Self Management
14(6), 1–22.
Education (DSME) yaitu 350 mg/dl, GDS
setelah penerapan senam kaki diabetic yaitu
Asha Rizky Amanda, A. (2022). ASUHAN
175 mg/dl. KEPERAWATAN PADA PASIEN
DIABETES MELITUS TIPE II
DALAM PEMENUHAN
SARAN KEBUTUHAN PENYULUHAN
PEMBELAJARAN (Doctoral
Diharapkan jadi bahan untuk
dissertation, Universitas Kusuma
referensi (Perpustakaan) untuk Husada Surakarta).
meningkatkan kualitas pendidikan
khususnya bagi mahasiswa prodi DIII Dafriani, P., & Dewi, R. I. S. (2019).
Tingkat Pengetahuan pada Pasien
Keperawatan dalam melaksanakan asuhan Diabetes Melitus (DM) Tipe
keperawatan pada pasien Diabetes Melitus 2. Jurnal Abdimas Saintika, 1(1), 45-
50.
dengan masalah Defisit pengetahuan tentang
diabetes melitus terhadap ketidakefektifan
Hananto, S. Y., Putri, S. T., & Puspita, A. P.
kadar gula darah. W. (2022). Studi Kasus:
Penatalaksanaan Diabetes Self
Management Education (DSME)
DAFTAR PUSTAKA. terhadap Kadar Glukosa Darah pada
Pasien Diabetes Melitus Tipe
2. Jurnal Keperawatan, 20(4), 128-
137.

IDF, I. D. F. (2021). IDF Diabetes Atlas, Potter, P. A, Perry, A G., Stockert, P. A,


10th Edition. In Journal of Hall, A, & Peterson, V. (2016).
Experimental Biology. ClinicalCompanion for
Fundamentals of Nursing-E-Book:
Just the Facts. Elsevier Health
Imallah, R. N. (2020). ‘Tingkat Self Sciences.
Care Klien Rawat
Jalan Diabetes melitus tipe 2 di RS
PKU Muhammadiyah Bantul’, . Sudirman, A. A., & Modjo, D. (2021).
Efektifitas Diabetes Self
Management Education (DSME)
Kemenkes RI, K. K. R. I. (2022). Profil terhadap Kadar Glukosa Darah pada
Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di
P2PTM Kementerian Kesehatan Wilayah Puskesmas Limboto
Republik Indonesia Barat. Media Publikasi Promosi
Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(2), Wijayanti, S. P. M., Nurbaiti, T. T., &
151-156. Maqfiroch, A. F. A. (2020). Analisis
Faktor Risiko Kejadian Diabetes
Mellitus Tipe II di Wilayah
Nuraisyah, F. (2018). Faktor Risiko Pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan
Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Indonesia, 15(1), 16.
Kebidanan Dan Keperawatan
Aisyiyah, 13(2), 120–127.

Anda mungkin juga menyukai