PROGRAM UKS
SD NEGERI 3 BOMO
KECAMATAN BLIMBINGSARI
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
I. PENDAHULUAN
Pencitraan hidup sehat merupakan fitrah manusia dalam usaha menata diri
sendiri dan lingkungan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik yakni hidup
sehat yang teratur, bersih dan indah.
Upaya tersebut harus dilakukan terus menerus dalam kebersamaan
kegiatan di sekolah sebagai wujud usaha kesehatan sekolah.
Peningkatan kesehatan sekolah bertujuan menempuh kesadaran serta
kebiasaan hidup sehat, memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk
melaksanakan prinsip hidup sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha
peningkatan kesehatan di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat.
Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu disusun program kegiatan UKS
SD Negeri 3 Bomo Kecamatan Blimbingsari Tahun Pelajaran 2022/2023.
II. DASAR
1. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Pokok-pokok kesehatan
2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
3. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri
Agama, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 1/U/SKB/2003,
Nomor: 1067/Menkes/SKB/VII/2003, Nomor: MA/230A/2003 dan Nomor: 26
Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan
Usaha Kesehatan Sekolah
III. TUJUAN
Kegiatan UKS mempunyai tujuan :
1. Tujuan umum
Peningkatan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik
serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan optimal dalam rangka
pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.
2. Tujuan khusus
Untuk membentuk kebiasaan hidup sehat dan mempertinggi derajat kesehatan
peserta didik, yang didalamnya mencakup:
a. Peningkatan pembinaan dan bimbingan teknis pelaksanaan kegiatan UKS di SD
Negeri 3 Bomo
b. Memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip
hidup sehat, serta berpartisipasi aktif didalam upaya peningkatan kesehatan di
sekolah dan lingkungan masyarakat.
c. Sehat, baik dalam arti fisik, mental maupun sosial
d. Memiliki daya hayat, dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk
penyalahgunaan narkotik, obat dan bahan berbahaya alkohol, rokok dan
sebagainya.
IV. SASARAN
Sasaran UKS di SD Negeri 3 Bomo adalah peserta didik dari kelas satu
sampai kelas enam dan lingkungan sekolah.
V. PROGRAM KEGIATAN UKS
Jenis kegiatan UKS dikelompokkan menjadi tiga, yaitu kegiatan yang
berkaitan dengan lingkungan hidup, kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan
diri dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan kesehatan. Bagian-bagian
jenis kegiatan tersebut termasuk dalam program kegiatan UKS sebagai berikut:
No JENIS KEGIATAN SASARAN PELAKSANAAN
A. Lingkungan Hidup
1. Kebersihan Lingkungan Setiap hari
2. kelas/ruangan sekolah
3. Kebersihan halaman
4. Penataan taman
Pengaturan sanitasi
B. Kebersihan Diri
1. Pemeriksaan gigi Kelas I-VI Diatur sesuai dengan jadwal kegiatan
2. Pemeriksaan rambut Kelas I-VI pembiasaan
3. Pemeriksaan kuku Kelas I-VI
4. Pemeriksaan mata Kelas I-VI
5. Pemeriksaan telinga Kelas I-VI
6. Pemeriksaan pakaian Kelas I-VI
7. Pemeriksaan umum Kelas I-VI
C. Pendidikan
1. Kesehatan Kelas I-VI Dilaksanakan secara berkala dan
2. Penyuluhandokter kecil Kelas I-VI terprogram oleh pembina UKS
3. Penyuluhan kesehatan Kelas I-VI
4. Penyuluhan UKGS Kelas I-VI
5. Penyuluhan gizi Kelas I-VI
6. Penyuluhan dan latihan Kelas I-VI
PPPK
Penyuluhan umum
VI. PENUTUP
Semoga program UKS dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan yang kita
harapkan dapat tercapai demi kemajuan pendidikan khususnya masalah
kesehatan di lingkup sekolah dasar.
Blimbingsari, 29 Juli 2022
Kepala Sekolah
MOHAMAD SUPRIYADI, S. Pd
NIP. 198306022014071003
RENCANA ANGGARAN PROGRAM UKS
TAHUN PELAJARAN 2022/2023
PEMASUKAN PENGELUARAN
No URAIAN KEGIATAN
(Rp) (Rp)
A. Sumber Dana
Subsidi dana BOS
B Pengeluaran
1. Penyusunan program dan administrasi kegiatan
2. Kegiatan lingkungan hidup
3. Kegiatan kebersihan diri
4. Kegiatan pendidikan kesehatan
5. Sarana kegiatan UKS
JUMLAH
Blimbingsari, 25 Juli 2022
Kepala sekolah SD Negeri 3 Bomo Bendahara SD Negeri 3 Bomo
MOHAMAD SUPRIYADI, [Link] HAIR HILAL RIZAQI, [Link]
NIP. 198306022014071003 NIP.
Mengetahui,
Ketua Komite Sekolah
SYAMSUL ARIFIN
TUGAS DAN KEWAJIBAN TEAM PELAKSANA UKS
SD NEGERI 3 BOMO
TAHUN 2022/2023
1. Ketua, Kepala Sekolah dalam kegiatan UKS berkewajiban :
a. Menggerakkan, mengatur dan mengkoordinir pelaksanaan kegiatan UKS
b. Memupuk dan membina hubungan kerjasama yang serasi sesama guru, orang tua
murid, masyarakat dan instansi terkait.
c. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
2. Sekretaris, dalam kegiatan UKS berkewajiban :
a. Melaksanakan tata laksana ketatausahaan pelaksanaan kegiatan UKS
b. Merencanakan teknis kegiatan
c. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
3. Bidang Pendidikan Kesehatan berkewajiban :
a. Membina tentang dasar-dasar hidup sehat
b. Peduli dan tanggap terhadap persoalan kesehatan
c. Pelatihan / demonstrasi kebiasaan hidup sehat
d. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
Bidang Pelayanan Kesehatan, berkewajiban :
a. Pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dan kebersihan murid
b. Pemeriksaan ringan dan PPPK
c. Pengawasan warung sekolah
d. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
5. Bidang Penataan Sekolah Sehat
a. Penataan kebersihan dan keindahan ruangan (kantor, kelas, perpustakaan, dapur,
MCK/gudang)
b. Penataan kebersihan dan keindahan halaman dan tempat parkir
c. Penataan kebersihan dan keindahan taman
c. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
6. Dokter Kecil berkewajiban :
a. Membantu guru dalam kegiatan UKS
b. Menteladani kebiasaan hidup sehat, bersih dan rapi.
c. Mengupayakan tercapainya tujuan UKS
Blimbingsari, 25 Juli 2022
Kepala sekolah SD Negeri 3 Bomo
MOHAMAD SUPRIYADI, [Link]
NIP. 198306022014071003
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan bagian dari program kesehatan anak
usia sekolah. Anak usia sekolah adalah anak yang berusia 6 – 21 tahun, yang sesuai
dengan proses tumbuh kembangnya dibagi menjadi 2 sub kelompok, yakni pra remaja
(6-9 tahun) dan remaja (10-19 tahun). 1
Pelayanan kesehatan pada UKS adalah pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan
gigi dan mulut siswa SD dan setingkat melalui penjaringan kesehatan terhadap murid
kelas 1 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah yang dilaksanakan oleh tenaga
kesehatan bersama dengan guru UKS terlatih dan dokter kecil secara berjenjang
(penjaringan awal oleh guru dan dokter kecil, penjaringan lanjutan oleh tenaga
kesehatan).2
Salah satu kegiatan untuk membina dan mengembangkan UKS adalah dengan
mengadakan Lomba Cerdas Tangkas Dokter Kecil. Dokter Kecil adalah siswa yang
dipilih guru untuk melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan
kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga, dan lingkungan sekolah.
1. Program Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ) 1
a. Pengertian
Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ) merupakan bagian dari program kesehatan anak usia
sekolah . Anak usia sekolah adalah anak yang berusia 6-21 tahun , yang sesuai dengan
proses tumbuh kembangnya dibagi menjadi 2 subkelompok yakni pra remaja ( 6-9
tahun ) dan remaja ( 10-19 tahun ).
Program UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral dalam rangka
meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk perilaku hidup bersih dan sehat
anak usia sekolah yang berada di sekolah dan Madrasah Ibtidaiyah.
b. Tujuan UKS
- Tujuan umum
Meningkatkan kemampuan perilaku hidup bersih dan sehat, dan derajat kesehatan
siswa serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan
dan perkembangan yang harmonis dan optimal
-Tujuan khusus
Memupuk kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat dan meningkatkan derajat
kesehatan siswa, yang mencakup :
1. Memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup
bersih dan sehat serta berpratisipasi aktif di dalam usaha peningkatan kesehatan di
sekolah perguruan agama, di rumah tangga maupun di lingkungan masyarakat.
2. Sehat fisik, mental maupun sosial.
3. Memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan
NAPZA.
2. Program Dokter Kecil
a. Pengertian
Dokter kecil adalah siswa yang memenuhi kriteria dan telah terlatih untuk ikut
melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri
sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya.
b. Tujuan
- Tujuan umum
Meningkatnya partisipasi siswa dalam program UKS
– Tujuan Khusus
1. Agar siswa dapat menjadi penggerak hidup sehat di sekolah,di rumah dan
lingkungannya.
2. Agar siswa dapat menolong dirinya sendiri, sesama siswa dan orang lain untuk hidup
sehat.
c. Kriteria peserta :
1. Siswa kelas 4 atau 5 SD atau MI dan belum pernah mendapatkan pelatihan dokter
kecil.
2. Berprestasi sekolah
3. Berbadan sehat.
4. Berwatak pemimpin dan bertanggung jawab.
5. Berpenampilan bersih dan berperilaku.
6. Berbudi pekerti baik dan suka menolong.
7. Izin orang tua
d. Tugas dan kewajiban dokter kecil
1. Selalu bersikap dan berperilaku sehat.
2. Dapat menggerakkan sesama teman-teman siswa untuk bersama-sama menjalankan
usaha kesehatan terhadap dirinya masing-masing.
3. Berusaha bagi tercapainya kesehatan lingkungan yang baik di sekolah maupun di
rumah.
4. Membantu guru dan petugas kesehatan pada waktu pelaksanaan pelayanan
kesehatan di sekolah.
5. Berperan aktif dalam rangka peningkatan kesehatan ,antara lain : Pekan kebersihan,
Pekan Gizi, Pekan Penimbangan BB dan TB di sekolah, Pekan Kesehatan Gigi, Pekan
Kesehatan Mata, dan lain-lain.
e. Kegiatan dokter kecil
1. Menggerakkan dan membimbing teman melaksanakan.
a. Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi.
b. Pengukuran Tinggi Badan dan Berat badan.
c. Penyuluhan Kesehatan.
2. Membantu petugas kesehatan melaksanakan pelayanaan kesehatan di sekolah ,
antara lain :
a. Distribusi obat cacing, vitamin dan lain-lain.
b. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
c. Pertolongan Pertama Pada Penyakit.
3. Pengenalan dini tanda-tanda penyakit.
4. Pengamatan kebersihan Ruang UKS , warung sekolah dan lingkungan sekolah.
5. Pengamatan kebersihan di sekolah separti halaman sekolah, ruang kelas ,
perlengkapan, persediaan air bersih, tempat cuci, WC,kamar mandi, tempat sampah dan
saluran pembuangan termasuk PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk).
6. Pencatatan dan pelaporan, antara lain Buku harian Dokter Kecil.
7. Melaporkan hal-hal khusus yang ditemuinya kepada guru UKS / Kepala Sekolah /
Guru yang ditunjuk.
BUKU-BUKU TIM PELAKSANA UKS
1. Buku kegiatan dokter kecil
2. Buku pelayanan kesehatan
3. Buku rujukan kasus
4. Buku rekapitulasi kegiatan UKS
5. Buku inventaris barang – alat
6. Buku keuangan
7. Buku penggunaan obat-obatan
ADMINISTRASI LAIN
1. KMS Anak sekolah
2. Kartu kesehatan murid (bila ada)
3. Jadwal piket dokter kecil
4. Jadwal sikat gigi di sekolah
5. Program kerja tahunan
6. Rencanan / jadwal kegiatan
7. Struktur organisasi Tp UKS
8. Grafik status gizi anak
9. peta / denah sekolah
10. Sk tim pelaksana UKS
11. Notulen rapat
Materi penyuluhan anak sekolah dasar dan untuk dokter kecil di sekolah.
Kali ini sahabat dunia sehat, kami akan memberikan materi ringan untuk adik-
adik anak sekolah dasar. Yang akan kita bahas disini yaitu tentang Pengertian UKS dan
juga UKGS agar para peserta pelatihan dokter kecil pada tau tentang landasan hukum
dan apa saja yang berhubungan dengan uks dan ukgs anak sekolah dasar.
Dinyatakan dalam undang – undang RI No 23 thn 1992 tentang kesehatan Bab V
bagian 13 pasal 45 ayat 1 bahwa :
Kesehatan Sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat
peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar,
tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia
yang berkualitas.
APA PENGERTIAN UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) ITU ?
Pengertian UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektor dalam
rangka meningkatkan derajat serta membentuk prilaku hidupsehat anak usia sekolah
yang berada di SD/MI,SMP,SMA,Pondok Pesantren
TUJUAN DIADAKANNYA UKS DI SEKOLAH ADALAH :
Meningkatnya kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik
serta menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan
perkembangan yang harmonis dan optimal dalam pembentukan manusia Indonesia
yang berkualitas.
TUJUAN KHUSUS
Usaha Kesehatan Sekolah ( UKS ) adalah memupuk kebiasaan hidup sehat dan
mempertinggi derajat kesehatan peserta didik.
RUANG LINGKUP UKS (TRIAS PROGRAM UKS)
Ruang lingkup UKS tercermin dalam TRI PROGRAM UKS atau disebut juga TRIAS
UKS. Yang meliputi :
1. PENDIDIKAN KESEHATAN
Dilaksanakan melalui :
Kegiatan Intrakrikuler, yakni pelaksanaan pendidikan jam pelajaran sesuai
ketentuan yang berlaku untuk tingkat sekolah dasar.
Kegiatan Ekstrakurikuler, yakni kegiatan diluar jam pelajaran biasa termasuk
pada waktu libur baik dilakukan disekolah atau pun diluar sekolah
2. PELAYANAN KESEHATAN
Dilaksanakan dengan kegiatan yang Komprehensip meliputi :
Kegiatan peningkatan kesehatan (promotif) berupa penyuluhan kesehatan dan
latihan ketrampilan memberikan pelayanan kesehatan
Kegiatan pencegahan (preventif) berupa kegiatan peningkatan daya tahan
tubuh(Imunisasi), kegiatan pemutusan rantai penularan penyakit (Upaya 3 M
plus,PHBS) dan kegiatan penghentian proses penyakit pada tahap dini sebelum timbul
kelainan
Kegiatan penyembuhan dan pemulihan (kuratif dan rehabilitatif)
3. PEMBINAAN LINGKUNGAN KEHIDUPAN SEKOLAH SEHAT
Dalam rangka menyehatkan lingkungan sekolah maka diadakan keberishan
lingkungan di sekolah oleh semua elemen yang mencakup :
a. Kegiatan bina lingkungan fisik
b. Kegiatan bina lingkungan mental sosial, sehingga tercipta suasana dan hubungan
kekeluargaan yang akrab dan erat antara sesama warga sekolah.
TIM PEMBINA UKS
Pembinaan & pengembangan UKS dilaksanakan secara terpadu berdasarkan
keputusan bersama empat menteri :
1. Menteri Pendidikan No2/P/SKB/2003,
2. Menteri Kesehatan 1068/Menkes/SKB/VII/2003,
3. Menteri Agama MA/230.B/2003, dan
4. Menteri Dalam Negeri No 4415-404 Tahun 2003 tanggal 23 Juli 2003
SIAPA SAJA TIM PEMBINA UKS
Tim Pembina UKS Pusat
Tim Pembina UKS Propinsi
Tim Pembina UKS Kab/kota
Tim Pembina UKS Kecamatan
Tim Pelaksana UKS di Sekolah
Materi kesehatan yang cocok diberikan pada anak usia sekolah dasar tentu
materi yang ringan dan bukan materi sayng rumit, apalagi tentang kesehatan. Jika anda
menjadi guru UKS anda bisa memberikan materi dengan judul-judul mudah sperti :
1. Cara menyikat gigi yang baik dan benar
2. Proses perjalanan gigi berlubang
3. Kesehatan remaja
4. Kesehatan dasar
5. Menu sehat dan tidak sehat
Kalau masih SD bisa diberikan materi ringan biasanya materi dari kesehatan gigi
lah yang paling cocok. Kesehatan gigi anak sebenarnya bisa mencerminkan kesehatan
anak secara umum, gigi yang bersih dan sehat biasanya menunjukkan bahwa anak
tersebut terawat secara kebersihan dan kesehatannya. Jadi agi para guru UKS di sekolah
dasar, selain pemberian materi lakukanlah kegiatan kesehatan rutin setiap bulannya
seperti
1. Pemeriksaan kuku dan rambut.
2. Sikat gigi bersama
3. Senam kesehatan
4. Penimbangan berat badan dan tinggi badan
Selalu ingatkan tentang kebersihan setelah pelajaran selesai ini akan membuat anak
terpacu untuk selalu menjaga kebersihan badannya. Sedikit tips semoga bermanfaat
Fungsi utama dari penjaringan kesehatan bagi siswa baru sd, smp dan sma.
pengertian penjaringan kesehatan anak sekolah.
Kalau dekat penerimaan murid baru seperti ini biasanya murid baru seteah
diterima disekolah bukan hanya disbukkan dengan ajaran baru, tapi juga penjaringan
kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas terdekat di bawah pengawasan Dinas
Kesehatan Kota setempat. Walaupun tidak semua program ini dilakukan di semua
kabupaten kota, namun sebenarnya penjaringan kesehatan sekolah ini memiliki banyak
sekali arti penting. Salah satunya adalah mendeteksi sedini meungkin kelainan
kesenatan yang terjadi pada murid atau siswa baru.
Apa saja yang diperiksa saat penjaringan kesehatan murid baru?
pemeriksaan penjaringan meliputi kesehatan fisik umum, seperti kesehatan
mata, kebersihan telinga, kebersihan badan. keadaan umum. Kesehatan psikologis yang
di cek dengan kuesioner, kesehatan reproduksi dan juga kesehatan gigi. Inti dari
pemeriksaan ini adalah untuk mendeteksi masalh sedini meungkin yang nantinya bisa
mengganggu aktifitas belajar siswa.
Siapa saja yang dilakukan penjaringan atau sasarannya?
sasaran dari penjaringan kesehatan adalah murid baru kelas 1 untuk tingkat
SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA. Jadi setiap jenjang masuk sekolah baru mereka akan
diperiksa terutama saat masuk kelas 1, 7 dan 10.
Apa saja kelainan yang sering ditemui ketika penjaringan kesehatan siswa?
Penjaringan kesehatan yang dilakukan kebanyakan menemukan masalah pada
gangguan penglihatan, seperti mata minus, plus dan ada juga gejala lain seperti katarak
yang ditemukan. Selain mata banyak juga ditemukan kebersihan diri yang kurang
seperti serumen telinga atau kotoran telinga yang banyak. Jadi perlu upaya rujukan ke
puskesmas untuk membersihkan karena mungkin sudah keras.
Selain kesehatan umum badan banyak juga ditemui masalah gigi, karena kurangnya
kebersihan banyak gigi bolong, masih ada gigi kesundulan yang belum lepas sehingga
dibutuhkan upaya lanjutan berupa rujukan ke sekolah.
pemeriksaan gigi menjadi salah satu program penjaringan kesehatan
Penjaringan merupakan kerjasama lintas sektor yaitu sektor kesehatan dan
pendidikan, sehingga semua salaing bekerjasama baik guru, petugas kesehatan maupun
orang tua murid dan murid sendiri. Agar lebih baik pemeriksaanya dibutuhkan data
yang akurat apalagi menyangkut pengisian kuesioner yang diberikan kepada orang tua.
Jadi bagi yang merasa memiliki anak yang masih di kelas 1 murid baru maka anda bisa
menanyakan bagaimana hasil dari pemeriksaan kesehatannya.