Manajemen Risiko Operasional RSUD 2023
Manajemen Risiko Operasional RSUD 2023
[Link] 00 00 01
[Link] 01 00 01
ROP 01 01 01
FORMULIR PENETEPAN KONTEKS
dst
dst
dst
5 Kriteria Risiko
A. Kriteria Kemungkinan
No Level Kemungkinan Keterangan
1 Hampir Tidak Terjadi
2 Jarang Terjadi
3 Kadang-Kadang Terjadi
4 Sering Terjadi
5 Hampir Pasti Terjadi
B Kriteria Dampak
1 Tidak Signifikan
2 Minor
3 Moderat
4 Signifikan
5 Sangat Signifikan
6 Matriks Analisis Risiko dan Level Risiko
7 Selera Risiko
Contoh
Kertas Kerja
Identifikasi Risiko Strategis OPD
Terjadinya kesalahan identifikasi IGD Tidak dilakukan kroscek indentifikasi Internal C Kesalahan pemberian terapi Pasien
pasien saat di IGD ulang pada pasien sebelum dan tatalaksana pada pasien
melakukan tidanakan
Terjadinya keterlambatan Tidak ada tim jaga yang ada di IGD Internal C Pasien tidak mendapatkan Pasien
penanganan medis di IGD penanganan medis yang
IGD cepat.
Terjadinya pasien jatuh IGD keterbatasan fungsi pengelihatan C Terjadi cedera akibat jatuh Pasien
dan fungsi motorik
Internal
Terjadinya kejadian tertusuk jarum. Tenaga medis kurang berhati-hati Internal C Adanya penularan penyakit Tenaga Medis
dalam melakukan tindakan medis antara pasien dan tenaga
IGD medis.
Terjadinya hambatan dalam IGD telepon dokter tidak diangkat / Internal C Penanganan medis pada Pasien
berkonsultasi dengan dokter tidak aktif akibat low bat, dokter pasien mengalami
spesialis tidak mendengar suara telepon, keterlambatan.
dokter sedang istirahat / tidur,
dokter sedang dijalan , dokter
Terjadinya kesulitan akses aplikasi E Akses internet yang lambat C Tenaga medis kesulitan Pasien
RM melakukan permintaan
IGD Internal penunjang medis untuk
pasien.
Alat transportasi belum siap IGD Alat transportasi belum siap Internal C Keterlambatan dalam Pasien
melakukan transfer pasien.
Administrasi yang belum lengkap IGD Administrasi yang belum lengkap Internal C Keterlambatan dalam Pasien
melakukan transfer pasien.
Keterangan:
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan tujuan strategis urusan wajib sebagai mana tercantum dalam RPJMD/Renstra
Kolom c diisi dengan indikator kinerja tujuan strategis
Kolom d diisi dengan uraian peristiwa yang merupakan risiko
Kolom e diisi dengan Kode risiko
Kolom f diisi dengan Pemilik risiko, pihak/unit yang bertanggung jawab/ berkepentingan untuk mengelola risiko
Kolom g diisi dengan penyebab timbulnya risiko. Untuk mempermudah identifikasi sebab risiko, sebab risiko bisa dikategorikan ke dalam : Man, Money, Method, Machine, dan Material
Kolom h diisi dengan sumber risiko (eksternal/internal)
Kolom i diisi dengan C, jika unit kerja mampu untuk mengendalikan penyebab risiko, atau UC jika unit kerja tidak mampu mengendalikan risiko
Kolom j diisi dengan uraian akibat yang ditimbulkan jika risiko benar-benar terjadi. Untuk mempermudah identifikasi dampak risiko, dampak risiko bisa dikategorikan ke dalam: Keuangan, Kinerja, Reputasi dan Hukum
Kolom k diisi dengan pihak/unit yang menderita/terkena dampak jika risiko benar-benar terjadi
Contoh
Kertas Kerja
Identifikasi Risiko Operasional OPD
Pemilik Risiko : Kepala Bidang/Bagian/Instalasi ……
Koordinator Manajemen Risiko : Komite Mutu
Periode : Tahun 2023
Tidak dilakukan kroscek indentifikasi Internal C Kesalahan pemberian terapi dan Pasien
ulang pada pasien sebelum melakukan tatalaksana pada pasien
tidanakan
2 Penatalaksanaan pasien di IGD Tidak ada tim jaga yang ada di IGD Internal C Pasien tidak mendapatkan Pasien
penanganan medis yang cepat.
keterbatasan fungsi pengelihatan Internal C Terjadi cedera akibat jatuh Pasien
dan fungsi motorik
Tenaga medis kurang berhati-hati Internal C Adanya penularan penyakit Tenaga medis
dalam melakukan tindakan medis antara pasien dan tenaga medis.
3 Konsultasi dengan dokter telepon dokter tidak diangkat / Internal C Penanganan medis pada pasien Pasien
spesialis tidak aktif akibat low bat, dokter mengalami keterlambatan.
tidak mendengar suara telepon,
dokter sedang istirahat / tidur,
dokter sedang dijalan , dokter
sedang melakukan tindakan
operasi.
4 Input data di rekam medis Akses internet yang lambat Internal UC Tenaga medis kesulitan Pasien
elektronik melakukan permintaan penunjang
medis untuk pasien.
5 Tranfer pasien Alat transportasi belum siap Internal C Keterlambatan dalam melakukan Pasien
transfer pasien.
Keterangan
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan kegiatan, tujuan kegiatan, dan sasaran kegiatan sebagaimana tercantum dalam RKA SKPD
Kolom c diisi dengan indikator kinerja tujuan/sasaran kegiatan
Kolom d diisi dengan tahapan kegiatan
Kolom e diisi dengan uraian peristiwa yang merupakan risiko
Kolom f diisi dengan Kode risiko
Kolom g diisi dengan Pemilik risiko, pihak/unit yang bertanggung jawab/ berkepentingan untuk mengelola risiko
Kolom h diisi dengan penyebab timbulnya risiko, Untuk mempermudah identifikasi sebab risiko, sebab risiko bisa dikategorikan ke dalam : Man, Money, Method, Machine, dan Material
Kolom i diisi dengan sumber risiko (eksternal/internal)
Kolom j diisi dengan C, jika unit kerja mampu untuk mengendalikan penyebab risiko, atau UC jika unit kerja tidak mampu mengendalikan penyebab risiko
Kolom k diisi dengan uraian akibat yang ditimbulkan jika risiko benar-benar terjadi. Untuk mempermudah identifikasi dampak risiko, dampak risiko bisa dikategorikan ke dalam: Keuangan, Kinerja, Reputasi dan Hukum
Kolom l diisi dengan pihak/unit yang menderita/terkena dampak jika risiko benar-benar terjadi
Contoh
Penilaian atas Kegiatan Pengendalian ya
(RTP atas Hasil Identifi
a b c d
Pemilik/
Rencana Tindak
Celah Pengendalian Penangungg
Pengendalian
Jawab
e f g
Tenaga medis di
IGD
Tenaga medis di
IGD
IT
Tenaga medis di
IGD
Tenaga medis di
IGD
Lapor kepada Kasie Tenaga medis di
Pelayanan Medis dan IGD
Keperawatan
Tenaga medis di
IGD
Tenaga medis di
IGD
an yang sudah ada/ terpasang. Agar diungkap tidak hanya nama SOP nya, Contoh SOP Pemeliharaan: Gedung dibersihkan 2 kali sehari.
hkan
tuk menyelenggarakan kegiatan pengendalian
Target Waktu
Penyelesaian
1 bulan
Analisis Risiko
No. “Risiko” yang Teridentifikasi Kode Risiko Skala Skala Kemungkinan Skala
Dampak*) *) Risiko
a b c d e f
Risiko Operasional
1 Terjadinya kesalahan dalam penentuan triase di IGD 1 1 1
2 Terjadinya kesalahan identifikasi pasien saat di IGD 2 1 2
3 Terjadinya keterlambatan penanganan medis di IGD 3 2 6
4 Terjadinya pasien jatuh 2 1 2
5 Terjadinya kejadian tertusuk jarum. 2 1 2
6 Terjadinya hambatan dalam berkonsultasi dengan dokter spesialis 2 2 4
7 Terjadinya kesulitan akses aplikasi E RM 1 2 2
7 Terjadinya keterlambatan dalam melakukan transfer pasien karena hambatan 1 2 2
alat transportasi
8 Terjadinya keterlambatan dalam melakukan transfer pasien karena hambatan 1 2 2
administrasi
Keterangan:
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dngan risiko yang teridentifikasi sesuai lampiran 6a dan 6b
Kolom c diisi dengan kode risiko sesuai lampiran 6a dan 6b
Kolom d diisi dengan skala dampak berdasarkan perhitungan rataa-rata/modus skala dampak yang diberikan peserta diskusi
Kolom e diisi dengan skala kemungkinan berdasarkan perhitungan rata-rata/modus skala kemungkinan yang diberikan peserta diskusi
Kolom f diisi dengan hasil perkalian antara skala dampak dan skala kemungkinan
PETA RISIKO
DAMPAK/KONSEKUENSI
1 2 3 4
Kemungkinan Terjadinya Risiko
Hampir Pasti 5 5 10 15 20
Kemungkinan Besar 4 4 8 12 16
Mungkin 3 3 6 9 12
Kemungkinan Kecil 2 2 4 6 8
Sangat Jarang 1 1 2 3 4
Sangat
Signifikan
25
20
15
10
5
Kriteria Dampak RSKGM
Kriteria Kemungkinan RSKGM
Contoh
Kertas Kerja
Daftar Risiko Prioritas
Skala Pemilik
No Risiko Prioritas Kode Risiko Penyebab Dampak
Risiko Risiko
a b c d e f g
2 Terjadinya kesalahan identifikasi 2 IGD Tidak dilakukan kroscek Kesalahan pemberian terapi dan
pasien saat di IGD indentifikasi ulang pada pasien tatalaksana pada pasien
sebelum melakukan tidanakan
3 Terjadinya keterlambatan penanganan 6 IGD Tidak ada tim jaga yang ada di Pasien tidak mendapatkan
medis di IGD IGD penanganan medis yang cepat.
4 Terjadinya pasien jatuh 2 IGD keterbatasan fungsi Terjadi cedera akibat jatuh
pengelihatan
dan fungsi motorik
5 Terjadinya kejadian tertusuk jarum. 2 IGD Tenaga medis kurang berhati- Adanya penularan penyakit
hati dalam melakukan tindakan antara pasien dan tenaga medis.
medis
6 Terjadinya hambatan dalam 4 IGD telepon dokter tidak diangkat / Penanganan medis pada pasien
berkonsultasi dengan dokter spesialis tidak aktif akibat low bat, dokter mengalami keterlambatan.
tidak mendengar suara telepon,
dokter sedang istirahat / tidur,
dokter sedang dijalan , dokter
7 Terjadinya kesulitan akses aplikasi E 2 IGD sedang
Tenaga melakukan tindakan
medis kesulitan Tenaga medis kesulitan
RM melakukan permintaan melakukan permintaan penunjang
penunjang medis untuk pasien. medis untuk pasien.
8 Terjadinya keterlambatan dalam 2 IGD Alat transportasi belum siap Keterlambatan dalam melakukan
melakukan transfer pasien karena transfer pasien.
hambatan alat transportasi
8 Terjadinya keterlambatan dalam 2 IGD Administrasi yang belum Keterlambatan dalam melakukan
melakukan transfer pasien karena lengkap transfer pasien.
hambatan administrasi
Contoh
Penilaian atas Kegiatan Pengendalian yang Ada dan Masih Dibut
(RTP atas Hasil Identifikasi Risiko)
a b c d e
Keterangan
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan risiko prioritas
Kolom c diisi dengan kode risiko
Kolom d diisi dengan uraian pengendalian‐pengendalian yang sudah ada/ terpasang. Agar diungkap tidak hanya nama SOP nya, Cont
Kolom e Diisi dengan alasan tidak efektif:
(1) Kebijakan dan Prosedur pengendalian sudah dilakukan, namun belum mampu menangani risiko yang teridentifikasi,
(2) Prosedur pengendalian belum/tidak dapat dilaksanakan,
(3) Kebijakan belum diikuti dengan prosedur baku yang jelas,
(4) Kebijakan dan prosedur yang ada tidak sesuai dengan peraturan diatasnya
Pemilik/
Rencana Tindak Target Waktu
Penangungg
Pengendalian Penyelesaian
Jawab
f g h
asang. Agar diungkap tidak hanya nama SOP nya, Contoh SOP Pemeliharaan: Gedung dibersihkan 2 kali sehari.
egiatan pengendalian
CONTOH
RENCANA DAN REALISASI ATAS PENGKOMUNIKASIAN ATAS KEGIATAN PENGENDALIAN YANG DIBANGUN
a b c d e f g h
1 Edukasi mengenai penentuann triase Sosialisasi kepada tim jaga Kepala IGD Seluruh tim jaga IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
rumah sakit IGD terjadi risiko
Belum terealisasi
2 Edukasi mengenai identifikasi pasien Sosialisasi kepada tim jaga Kepala IGD Seluruh tim jaga IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
IGD terjadi risiko
Belum terealisasi
4 Edukasi pencegahan pasien jatuh Sosialisasi kepada tim jaga Kepala IGD Seluruh tim jaga IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
IGD terjadi risiko
Belum terealisasi
5 Edukasi pencegahan tertusuk jarum Sosialisasi kepada tim jaga Kepala IGD Seluruh tim jaga IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
IGD terjadi risiko
Belum terealisasi
7 Koordinasi dengan tim IT Rapat Tim IT Tim IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
Belum terealisasi
terjadi risiko
8 Pelaporan pada Kasie Pelayanan Medik
dan Keperawatan
9 Koordinasi dengan tim IT dan RM Rapat Tim IT dan RM Tim IGD 2x setahun atau jika Setiap 6 bulan
Belum terealisasi
terjadi risiko
Keterangan
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan Kegiatan Pengendalian yang Dibutuhkan
Kolom c diisi dengan Media/Bentuk Sarana Pengkomunikasian
Kolom d diisi dengan Penyedia Informasi
Kolom e diisi dengan Penerima Informasi
Kolom f diisi dengan Rencana Waktu Pelaksanaan
Kolom g diisi dengan Realisasi Waktu Pelaksanaan
Kolom h diisi dengan Keterangan tambahan, seperti keterangan pelaksanaan dan tindaklanjutnya, kegiatan dokumentasinya, serta keterangan lainnya.
CONTOH
RENCANA DAN REALISASI PEMANTAUAN ATAS KEGIATAN PENGENDALIAN INTERN YANG DIBUTUHKAN
a b c d e f g
1 Edukasi mengenai penentuann triase rumah sakit Sosialisasi kepada tim jaga IGD Kepala Ruangan IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
2 Edukasi mengenai identifikasi pasien Sosialisasi kepada tim jaga IGD Kepala Ruangan IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
4 Edukasi pencegahan pasien jatuh Sosialisasi kepada tim jaga IGD Kepala Ruangan IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
5 Edukasi pencegahan tertusuk jarum Sosialisasi kepada tim jaga IGD Kepala Ruangan IGD 4x setahun atau jika Setiap 3 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
7 Koordinasi dengan tim IT Rapat Kepala IGD 2x setahun atau jika Setiap 6 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
9 Koordinasi dengan tim IT dan RM Rapat Kepala IGD 2x setahun atau jika Setiap 6 bulan
terjadi risiko
Belum terealisasi
Keterangan
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan Kegiatan Pengendalian yang Dibutuhkan
Kolom c diisi dengan Bentuk/Metode Pemantauan yang Diperlukan
Kolom d diisi dengan Penanggung Jawab Pemantauan
Kolom e diisi dengan Waktu Pelaksanaan Pemantauan
Kolom f diisi dengan Rencana Waktu Pelaksanaan
Kolom g diisi dengan Keterangan tambahan, seperti keterangan hasil kegiatan pemantauan, pelaksanaan monitoring, pendokumentasian, pendistribusian, dan keterangan lainnya.
CONTOH
PENCATATAN KEJADIAN RISIKO (RISK EVENT) DAN PELAKSANAAN RTP
Kejadian Risiko
Rencana Realisasi Pelaksanaan
No “Risiko” yang Teridentifikasi Kode Risiko Keterangan RTP Keterangan
Pelaksanaan RTP RTP
Tanggal terjadi Sebab Dampak
I
1
Masalah/Risiko Baru:
……………………………………………….
Masalah/Risiko Baru:
……………………………………………….
Masalah/Risiko Baru:
……………………………………………….
Keterangan
Kolom a diisi dengan nomor urut
Kolom b diisi dengan risiko yang teridentifikasi
Kolom c diisi dengan kode risiko
Kolom d diisi dengan tanggal terjadinya risiko pada tahun berjalan
Kolom e diisi dengan penyebab peristiwa risiko saat terjadi pada tahun berjalan
Kolom f diisi dengan dampak peristiwa risiko pada tahun berjalan
Kolom g diisi dengan keterangan tambahan