BAB II
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1. Profil Perusahaan
Gambar 2.1 Logo Perusahaan
Sumber : [Link]
Shopee resmi berdiri di Indonesia pada tahun 2015, dan tergolong yang masih
muda di persaingan pasar e-commerce di Indonesia. Perusahaan asal Singapura ini
lebih berfokus pada bisnis yang satu arah yaitu konsumen ke konsumen (C2C) yang
menggunakan aplikasi yang bisa di download melalui Appstore dan Playstore sebagai
fitur utama untuk menjalankan bisnisnya. Shopee adalah platform perdagangan
elektronik yang berkantor Pusat di Singapura di bawah SEA group yang sebelumnya
dikenal sebagai Garena yang didirikan pada tahun 2009. Shopee pertama kali
diluncurkan di Singapura pada tahun 2015 dan semenjak itu memperluas jangkauan
nya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam dan juga Filipina.
6
Mulai tahun 2019 Shopee juga aktif di Brazil yang menjadikannya Shopee
pertama di luar Asia karena elemen mobile yang dibangun sesuai konsep perdagangan
elektronik global, Shopee menjadi salah satu dari lima startup e-commerce yang
paling berkembang yang terbit dari Asia.
Gambar 2.2 Tampilan Web Shopee
Sumber: [Link]
7
Gambar 2.3 Tampilan Aplikasi Shopee
Sumber: Data primer, 2020
Platform ini mencatat delapan puluh juta unduhan aplikasi dan lebih dari 180
juta produk aktif dari lebih dari empat juta wirausaha. Pada tahun 2017 melaporkan
nilai perdagangan bruto sebesar 1,6 miliar dan naik 206% dari tahun sebelumnya dan
di Malaysia Shopee menjadi portal perdagangan elektronik ketiga yang paling banyak
dikunjungi. Shopee adalah platform e-commerce yang paling banyak dikunjungi pada
tahun 2019 dan memiliki angka pengunjung setiap bulannya sampai tujuh puluh juta
lebih ([Link], 2019).
8
2.2. Visi dan Misi Perusahaan
2.2.1 Visi Perusahaan
Shopee memiliki visi yaitu: Menjadi mobile marketplace nomor 1 di Indonesia.
2.2.2 Misi Perusahaan
Shopee memiliki misi yaitu: Mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi
para penjual di Indonesia.
2.3. Nilai Perusahaan
Dalam menjalankan perusahaannya, Shopee memilki lima nilai perusahaan
yang diterapkan, yaitu:
1. We Serve
Pelanggan kami adalah satu-satunya penentu dari nilai produk dan layanan kami.
Kami berusaha untuk memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi dan melayani
yang tak terlayani.
2. We Adapt
Perubahan yang cepat adalah satu-satunya hal konstan dalam era digital ini.
Kami merangkul perubahan, merayakannya dan selalu berusaha untuk menjadi
pemikir terdepan yang mempengaruhi hal itu.
3. We Run
Kami berada dalam perlombaan konstan untuk sukses. Kami bergerak lebih
cepat, lebih baik dan dengan lebih tepat setiap harinya.
4. We Commit
Pekerjaan kami adalah komitmen kami. Kami berkomitmen pada nilai-nilai,
institusi, pelanggan, dan mitra kami. Kami saling berkomitmen. Yang terpenting,
kami berkomitmen untuk melakukan yang terbaik yang kami bisa dan menjadi
yang terbaik yang kami bisa.
9
`
5. We Stay Humble
Kami telah menempuh perjalanan jauh dari awal yang sederhana namun, kami
tidak pernah kehilangan kerendahan hati dalam pencarian terus menerus kami
untuk ketinggian yang lebih tinggi.
2.4. Tempat dan Kontak Perusahaan
Kantor Shopee memiliki dua tempat yaitu yang pertama: SCBD Suites, SCBD,
Pacific Century Place (PCP, Jl. Jend. Sudirman, RT.5/RW.3, Senayan, Kebayoran
Baru, South Jakarta City, Jakarta 12190
Kedua: Sopo Del Tower B Lv. 22, Jl. Mega Kuningan Barat III, RT.3/RW.3,
Kuningan, Kuningan Tim., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12950
Berikut adalah social media yang Shopee miliki:
1. Twitter : @ShopeeID
2. Facebook : ShopeeID
3. Instagram : Shopee_ID, shopeelive_ID
4. Website : [Link]
2.5 Struktur Perusahaan
Gambar 2.5 Bagan Struktur Divisi
Business
development
Sumber : Data primer, 2020
1
0
`
Pertama adalah Marketing Manager yang dijabat oleh
Hanif Thamrin untuk menaungi seluruh divisi Marketing. Seluruh
laporan dan kegiatan akan dilaporkan kepada Marketing Manager.
Kedua, Marketing & Communication yang dijabat oleh Fraya
Mahalia. Bertugas untuk mengawasi konten apa saja yang akan
dibuat serta mengawasi kegiatan internship. Ketiga Marketing
Officer yang bertugas untuk mengawasi kegiatan marketing kantor
tentang pembagian budget dan pengecekan talent serta host yang
dijabat oleh Ines Carol. Keempat Business Development yang
dijabat oleh Edgar. Divisi Content akan menggambil barang untuk
live dan menunggu persetujuan serta untuk mengetahui apakah
barang yang diajukan sesuai dengan konten atau tidak.
2.6 Ruang Lingkup Divisi Terkait
Selama melakukan praktik magang, prakrik kerja sebagai
internship di divisi Marketing & Communication yang mana di
dalamnya terdapat Shopeelive. Selama praktik kerja bertugas
membantu membuat konten yang nantinya akan disiarkan untuk
mempromosikan barang yang akan di jual di segmen Shopee
HURA-HURA.
Tugas di divisi ini adalah memikirkan ide untuk menjual
kepada sobat Shopee dengan cara yang menarik dan juga tidak
membosankan, sehingga memiliki alur cerita dan bisa masuk ke
dalam etalase penjualan produk.
Divisi Content juga harus menguasai bagaimana membuat
rundown, product knowledge, product list, cue card dan deck.
Divisi Content juga harus memikirkan harga yang sesuai yang akan
ditampilkan untuk kemudian dijual, dan juga melakukan interaksi
serta memberikan arahan kepada talent yang akan memerankan
sebagai penjual di dalam acara yang akan disiarkan di Shopeelive.
Content marketing sebagai sesuatu yang diciptakan atau 1
dibagikan oleh individu maupun organisasi, guna menceritakan 1
`
kisah mereka layaknya seperti percakapan (Handley, 2010).
Penerapan dalam content yang dibuat pada saat live streaming
Shopee HURA-HURA adalah memberikan alur cerita yang
nantinya berujung pada penjualan produk.
1
2