0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan4 halaman

Prosedur Rujukan Pasien Puskesmas Wolowaru

SOP ini mengatur tentang prosedur rujukan pasien dari Puskesmas Wolowaru ke fasilitas kesehatan tingkat atas. Prosedur rujukan meliputi pengkajian awal pasien, penetapan diagnosis, evaluasi kriteria rujukan, pemberian informasi risiko, persetujuan rujukan pasien, penyiapan surat rujukan, pencatatan dan pelaporan rujukan. SOP ini merupakan pedoman bagi petugas klinis dalam mengupayakan pas

Diunggah oleh

Desiana Kamty
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan4 halaman

Prosedur Rujukan Pasien Puskesmas Wolowaru

SOP ini mengatur tentang prosedur rujukan pasien dari Puskesmas Wolowaru ke fasilitas kesehatan tingkat atas. Prosedur rujukan meliputi pengkajian awal pasien, penetapan diagnosis, evaluasi kriteria rujukan, pemberian informasi risiko, persetujuan rujukan pasien, penyiapan surat rujukan, pencatatan dan pelaporan rujukan. SOP ini merupakan pedoman bagi petugas klinis dalam mengupayakan pas

Diunggah oleh

Desiana Kamty
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUJUKAN

No. Dokumen : /SOP.03/[Link]/ III /2020


No. Revisi : 2
SOP
Tanggal Terbit : 14 Maret 2020
Halaman : 1/4

PUSKESMAS [Link] Hendriarto


WOLOWARU NIP.198210192014121001

1. Pengertian Rujukan pasien adalah suatu proses pengiriman pasien kefasilitas pelayanan
kesehatan yang lebih tinggi untuk mendapatkan penanganan yang tepat

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah bagi petugas layanan klinis
di Puskesmas Wolowaru untuk mengupayakan pasien mendapatkan
pelayanan yang lebih memadai.

3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Wolowaru Nomor : /SK.03/[Link]

/ 13 /III / 2020 Tentang Rujukan

4. Referensi
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang
Tenaga Kesehatan
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
269/MENKES/PER/III/2008 Tentang Rekam Medis;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang
Keselamatan Pasien;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019,
Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/247/2020
tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease
2019 (COVID-19). Pedoman dapat diakses melalui
[Link]
6. Petunjuk Teknis Pelayanan Puskemas Masa Pandemi Covid-19 Tahun

1/4
2020;
7. Pedoman Sistem Rujukan Nasional, Direktorat Jenderal Bina Upaya
Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, 2012

5. Prosedur / 1. Petugas layanan klinis melakukan pengkajian terhadap pasien sesuai


Langkah – dengan SOP Pengkajian awal Klinis
langkah 2. Petugas layanan klinis menegakkan diagnosis utama dan diagnosa banding
3. Petugas memastikan pasien yang dirujuk sesuai dengan kriteria pasien-
pasien yang perlu/harus dirujuk
4. Petugas layanan klinis memberikan informasi tentang risiko penyakit,
risiko pengobatan
5. Petugas layanan klinis memberikan informasi kepada pasien bahwa
kondisi pasien membutuhkan evaluasi lebih lanjut di faskes tingkat dua
6. Apabila pasien menolak untuk dilakukan rujukan, pasien wajib mengisi
dan menandatangani surat penolakan tindakan medis yang berisi alasan
penolakan untuk dirujuk.
7. Petugas memberikan informasi tentang alternative pengobatan, risiko
alternative pengobatan dan risiko tentang keputusan yang diambil pasien,
sesuai dengan SOP alternative penanganan pasien yang memerlukan
rujukan tetapi tidak mungkin dilakukan
8. Untuk pasien yang bersedia dirujuk, petugas menyiapkan surat
rujukan, sesuai dengan SOP Persiapan Rujukan
9. Petugas layanan klinis memberikan informasi kepada pasien tentang faskes
tingkat dua yang mampu menangani kondisi pasien
[Link] layanan klinis atau paramedis meminta persetujuan rujukan
( informed consent).
[Link] layanan klinis atau paramedis memastikan kesiapan fasilitas
kesehatan penerima rujukan
[Link] layanan klinis menulis secara lengkap data di dalam surat rujukan,
apabila pasien setuju untuk dilakukan rujukan, yang meliputi :
 Nama faskes dan ruang pelayanan yang dituju beserta lokasi faskes
tersebut
 Identitas pasien berupa nama, umur dan alamat serta nomor kartu
jaminan

2/4
 Resume klinis berupa anamnesis singkat, hasil pemeriksaan fisik,
diagnosis utama dan diagnosis banding, pengobatan yang telah
diberikan
 Paraf petugas
13. Petugas layanan klinis mencatat rujukan dalam buku register rujukan.
14. Petugas menyerahkan surat rujukan kepada pasien atau keluarga
pasien.
15. Pasien yang dengan kriteria gawat darurat, saat dirujuk harus didampingi
petugas yang kompeten dan diantar dengan [Link] dengan SOP
Rujukan Pasien Emergensi

6. Bagan Alir -

7. Unit Terkait UGD , Rawat Inap,PoliUmum,Poli KIA,Poli Gigi-Mulut

8. Dokumen Terkait Rekam Medis,Informed consent, form rujukan, Buku register rujukan

Tanggal Mulai
9. Rekam Histori No Yang Diubah Isi Perubahan
Diberlakukan
Perubahan
1. Nomor Dokumen /SOP.03/[Link]/ III/2020 14 Maret 2020

2. Revisi 2 14 Maret 2020

3. Tanggal terbit 14 Maret 2020 14 Maret 2020

4. Kebijakan - Kebijakan lama: 14 Maret 2020


SK Kepala Puskesmas
Wolowaru Nomor :
SK /07 /AK/ [Link]
/2017 TENTANG
KEBIJAKAN
PELAYANAN KLINIS
PUSKESMAS
WOLOWARU
- Kebijakan Baru:
Keputusan Kepala
Puskesmas Wolowaru
Nomor :

3/4
/SK.03/[Link]
/13/III / 2020 Tentang
Rujukan

5. Prosedur / Terlampir 14 Maret 2020


Langkah-langkah
6. Penambahan Terlampir 14 Maret 2020
Kolom Rekam
Histori

4/4

Anda mungkin juga menyukai