0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan13 halaman

Ketentuan Jam Kerja ASN Sambas

Peraturan Bupati Sambas mengatur tentang ketentuan jam kerja bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah Kabupaten Sambas. Peraturan ini mengatur tentang hari dan jam kerja, pengelolaan absensi kehadiran secara elektronik, serta penggunaan sistem absensi elektronik untuk mencatat kehadiran pegawai.

Diunggah oleh

azzamabu015
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
51 tayangan13 halaman

Ketentuan Jam Kerja ASN Sambas

Peraturan Bupati Sambas mengatur tentang ketentuan jam kerja bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan pemerintah Kabupaten Sambas. Peraturan ini mengatur tentang hari dan jam kerja, pengelolaan absensi kehadiran secara elektronik, serta penggunaan sistem absensi elektronik untuk mencatat kehadiran pegawai.

Diunggah oleh

azzamabu015
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BUPATI SAMBAS

PROVINSI KALIMANTAN BARAT


PERATURAN BUPATI SAMBAS
NOMOR IO7 TAHUN 2021

TENTANG

KETENTUAN JAM KERJA BAGI PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA


DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI SAMBAS,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin terpeliharanya tata tertib,


suasana kerja, dan terlaksananya ketentuan jam kerja guna
mewujudkan kelancaran pelaksanaan tugas dan prestasi kerja
Pegawai Aparatur Sipil Negara, perlu peningkatan disiplin jam
keda bagr Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Sambas;
:

b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud


dalam huruf a, perlu [Link] Peraturam Bupati tentang
Ketentuan Jam Kerja Bagr Pegawai Aparatur Sipil Negara di
Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas;

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan


Undang-undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang
Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor g, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 352) sebagai
Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
1959 Nomor 72 Tambahan [Link] Negara Repul:lik
Indonesia Nomor 1820);

2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2o.14 tentang Aparatur Sipil


Negara {Lembaran Negara Tahun 2014 Norcor 6, Tambahan
Lembaran Negara Nqmor 59a9);

3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2OL4 tentang Pemerintahan


Daerah ( Iembaran Negara Republik Indonesia Tatrun 2Al4
Nomor 244, Tambahan kmbaran Negara Repubiik lndonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah,
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2422 tentang
Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022
Nomor 4, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 67 571;

4 Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2AL4 tentalg Administrasi


Pemerintahan (L,embaran Negara Republik Indonesia Tahun
2Ol4 Nomor 292, Tambahan I"embaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5601i sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2O2O tentang Cipta Kerja
(l,embaran Negara Republik Indonesia Tahun 2A2A Nomor 245,
Tambahan Lembaran Negara Republik indonesia Nomor 657s);

5 Peraturan Pemerintah Nornor 11 Tahun 2417 tentang


Manqjemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2017 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 6037) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang
Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2Ol7
Tentang Manajemen Peganvai Negeri Sipii (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2O2O Nomor 68, Tambahan
l,embaran Negara Republik Indonesia Nomor 6a771;

6 Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun2A21 tentang Disiplin


Pegawai Negeri Sipil {Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2A2l Nomor 242, Tambahaa Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 6718);
7 Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 4 Tahun 2016
tentang Pembentukam dan Susunan Peranglcat Daerah
(Lembaran Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2A16 Nomor 4
Tambahan Lembaran Daerah Nomor 28);

MEMUTUSKAN:
MenetapKan: PERATURAN BUPATI TENTANG KETENTLiAN JAM KERJA BAGI
PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI LINGKUNGAN
PEMERINTAH KABUPATEN SAMBAS.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasa] 1

Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan :

1. Bupati adalah Bupati Sambas.


2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintatr Kabupaten Sa:::bas.
3. Daerah adalah Kabupaten Sambas.
4. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur
Daerah Kabupaten [Link] selanjutnya disiagkat BKPSDMAD adalah
Perangkat Daerah yang mengelola bidang kepegawaian dan pengembangan
sumber daya aparatur.
5. Pegawai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disebut Pegarvai ASN
adalah Pegaurai Negeri Sipil dan Pegawai Femerintah dengan PerJ'anjian
Kerja yang diangkat oleh Pejabat Pembina Kepeganvaian dan diserahi tugas
dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan
digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan, terrnasuk Pegawai
Negeri Sipil yang diperbantukan dan dipeke{'akan di lingkungarr Pemerintah
Kabupaten Sambas.
6. Disiplin jam kerja adalah ketaatan Aparatur Sipil Negara terhadap hari kerja
dan ketentua-n jam ke{a.
7. Jam Kerja adalah ketentuan jam kerja wqiib Pegawai Pegawai ASN paling
kurang 42,5 {empat puluh dua jam tiga puluh menit} per minggu.
B. Perangkat Daerah adalah unsur pembantu Bupati dan Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah dalam penyelenggaraan urllsan pemerintahan yang menjadi
kewenangan Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.
9. Alasan yang sah adalah alasan yang dapat dipertanggungjawabkan yang
disampaikan secara tertulis dan dituangkan dalaff surat keterangan dari
yang berwenang, dan permohonan inn/pemberitahuan serta disetujui oleh
pejabat yang berwenang.
[Link] instansi yang selanjutnya disebut admin adalah pengelola absensi
elektronik tingkat pemerintah Kabupaten Sambas yang berada pada Badan
Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur Daerah
Kabupaten Sambas.
L 1. Operator adalah pegawai yang mengoperasikan elan meiaksanakan
pemutakhiran data absensi elektronik.
NAN TT
[Link], ll
HARI DAN JAM KERJA
Pasal 2

(1) Pegawai ASN wajib menaati ketentuan hari kerja dan jam keda.
(2) Hari kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan (lima) hari kerja per
minggu, mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat dan/atau 6 (enam) hari
kerja per minggu mulai hari Senin sampai dengan hari Sabtu.
(3) Setiap Pegawai ASN wajib memenuhi jam kerja paling kurang +2,5 (empat
puluh dua jam tiga puluh menit ) per minggu.
(a) Jam Kerja sebagaimana dimaksud pada aJrat {21 dilaksanakan dengan
ketentuan :

a. unit kerja yang bekerja 5 {lima} hari kerja :

Hari Senin s/d Jum'at pukul 07.30 -16.00 WIB


b. unit kerja yang bekerja 6 (enam) hari kerja pada Rumah Sakit Umum
Daerah, Pusat Kesehatan Masyarakat dan Sekolah :

1. Hari Senin s/d Kamis, dan Sabtu pukul 07.00 - 14.40 WIB; dan
2. Hari Jum'at pukul [Link] - 10.50 WIB
c. bagr unit kerja yang karena tugas pelayanan kepada masyarakat
melaksanakan pembagian tugas kerja berdasarkan waktu shift, seperti:
a. Satuan Polisi Pamong Praja;
b. Rumah Sakit; dan
c. Puskesmas 24jam,
maka pengaturan jam ke{anya ditetapkan oleh Kepala Perangkat Daerah,
dengan tetap mengacu kepacia ketentual jam kedas'ajib bagi Pegarvai ASN.
(5) Setiap Pegawai ASN wajib melaksanakan apel pagr dengan mengisi [Link] hadir
apel pagi pada setiap hari kerja.

BAB III
PENGELOLAAN ABSENSI KEHADIRAN
Pasal 3

(i) Pengelolaan absensi kehadiran dilakukan secara elektronik oleh setiap


Perangkat Daerah yang dilakukan oleh Operator Perangkat Daerah yang
ditetapkan oleh Kepala Perangkat Daerah.
(21 Trrgas Operator Perangkat Daerah adalah:
a. merekam sidik jari seluruh Pegawai ASN dilingkungan perangkat daerah
masing- masing;
b. melakukan pendataan dan memberikan keterangan sesuai data
pendukung bagl Pegawai ASN yang tidak masuk bekerja pada sistern
absensi elektronik; dan
c. melaporkan kepada admin apabila terjadi kendala atau hambatan dalam
operasional pengelolaan absensi elektronik.
(3) Pengelolaan absensi elektronik dilakukan oleh BKPSDMAD selaku admin.
l4l Tugas Admin absensi elektronik adalah :
a. mengelola seluruh absensi Pegawai ASN yang rnasuk dari masing-masing
Perangkat Daerah;
b. melakukan verilikasi absensi yang masuk sesuai keterangan
berdasarkan bukti pendukung yang disampaikan oleh operator;
c. menyampaikan hasil verifikasi absensi kepada pimpinan sebagai bahan
laporan; dan
d. menerima dan menindaklanjuti laporan terkait permasalahan dalam
operasional absensi elektronik.
(5) Dalam rangka pengelolaan absensi elektronik meiibatkan Dinas Komunikasi
dan Informatika terkait jaringan dan penggunaan server untuk mendukung
keberlangsungan absensi elektronik berjalar dengan lancar.

BAB IV
PENGGUNAAN ABSENSI ELBKTRONIK

Pasal 4

(1) Pegawai ASN rvajib melakukan absensi sebanyak 2 (dua) kali yaitu pada saat
masuk bekerja dan pada saat pulang bekerja di Perangat Daerah masing-
masing berupa pengenalan sidikjari, retina, wajah atau telapak tangan.
(2) Pegawai ASN yang hadir setelah walrtu masuk bekeda tetap wajib melakukan
absensi elektronik dengan ketentuan jumlah wal,-tu keterlambatan dihitung
dari waktu masuk bekerja sampai dengan Pegawai ASN melakukan absensi.
i3) Pegawai ASN yang masuk bekerja tetapi tidak melaleukan absensi eiektronik
akan diperhitungkan ketidakhadirannya.
(4) Kelalaian melakukan absensi elektronik pada saat masuk atau pulang
bekerja hanya diperkenankan satu kali absensi dalarn satu hari.
(5) Keterlambatan sebagaimana dimaksud pada ayat t2l dan kelalaian
sebagaimana dimaksud pada ayat (3) akan dihitung secara kumulatif.
(6) Dikecualikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) apabila
Pegawai ASN melaporkan ketidakhadirannya disertai bukti pendukung
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAB V
TATA CARA PENGAJUAN KETIDAKHADIRAN PEGAWAI ASN

Pasal 5

(1) Alasan sah ketidakhadiran Pegawai ASN diajukan dalam suatu surat
keterangan dokter, permohonan izinlpemberitahuan dan harus disetqjui
oleh pejabat yang berwenang atau atasan iangsung Pegarvai ASN.
tzj Dalant hal atasan langsung Pegarvai ASN berha-langan hadir/loivong,
persetujuan surat permohonert inn/pemberitahuan dapat digantikan oleh
Pelaksana Tugas (Plt) maupun Pelaksana Ha-rian (Plh).
(3) Dalam hal Pegax,'ai ASN merencanakan untuk tidak hadir, pulang sebelum
waktunya, tidak berada di tempat tugas, surat permohonan
izin/pemberitahuan harus dibuat satu har:i sebelumnya atau pada hari yang
sama.
(4) Dalam ha1 pegawai tidak hadir, terlambat masuk bekerja, puiang sebelum
waktunya, tidak berada di tempat tugas d,an/atau tidak melakukan absensi
dan terjadi diluar kehendak Pegawai ASN, dibuat setelah [Link] ASN
masuk ke4a.
(5) Surat permohonan izrn/pemberitahuan sebagaimana dirnaksud pada ayat
(3) yans telah disetujui oleh atasan iangsung r,vqjib disampaikan kepada
operator paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah pegawai masuk kerja.
(6) Surat permohonan inn/pemberitahuan sebagaimana dimaksud pada ayat
(3) yang disampaikan lebih dari 3 ttiga) hari keq'a dinyatakan tidak berlaku
dan dianggap melanggar Jam Kerja.

Pasal 6

{1) Pegawai ASN yang tidak masuk kerja diberikan keterangan sebagai berikut :

a. S.{sakit}: yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter;


b. I (izin) : yang dibuL-Likan dengan iain tertulis
paling lama 2 (dua) hari kerja;
c. DL (dinas luar) : yang dibuktikan dengan surat perintah
pe{alanan dinas;
d. C (cuti) : yang dibuktikan dengan surat cuti;
e. TB (tugas belajar) : yang dibuktikan dengan surat tugas belajar;
f. \ffFH {r+'ork from home} : },ang dibuktikan dengan surat tugae; dan
g. TK (tanpa keterangan) : tidak ada keterangan.
(21 Pengisian keterangan tidak masuk kerja sebagaimala dimaksud pada ayat
t1) dilakukan oleh operator berdasarkan bukti pendukuag -r,ang ada yang
selanjutnya disampaikan kepada admin absensi eiektronik untuk
diverifikasi setiap bulan.

Pasal 7

Dalam hal Pegawai ASN mendapat tugas untuk menghadiri kegiatan di luar
kantor yang mengakibatkan tidak dapat melakukan pengisian absensi pada jam
masuk kerja dan pulang bekerja, Pegawai ASN sebelumn_va hams melaforkan
ketidakhadirannya kepada operator.

Pasai B

Format daftar hadir apel, format keierangan ridak masuk kerja, foi-rrrat
rekapitulasi absensi, surat permohonaa izin/pemberitahltan, surat keterangan
tercantum dalam l^ampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Peraturan Bupati ini.

BAB VI
PELANGGARAN JAM KERJA
Doool
rqrw 0J

Pegann'ai ASN dinyatakan melanggar Jam Kerja apabila tidak [Link] bekerja,
terlambat masuk bekerja, pulang sebelum waktuny-a, tidak berada di tempat
tugas, dan tidak meiakuiran absensi 3-arrg .iiiakui<an oieh [Link] ASN ta"npa
alasan yang sah.

BAB VII
PENGAWASAN DAN SANKSI

Pasal 1O

Pimpinan Perangat Daerah dan atasan langsung Pegarvai ASN di lingkungan


Pemerintah Daerah wajib:
a. meningkatkan pengawasarl melekat terhadap disiplin Pegawai ASN untuk
memenuhi hari keg'a, jam kerja, jam rnasuk keq'a, dan jam pulang kerja serta
memberiakuiqan sanksi apabila terjadi peianggara:r sesuai rierrga:r ketentuan
yang berlaku;
b. melakukan upaya meningkatkan produktivitas kerja, [Link], disiplin
pegawai, serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat melalui
penerapan budaya kerja dan peri:aikan kuaiitas secara terus menerlis; dan

c. menjaga dan memelihara serta bertanggung jawab apabila terjadi kerusakan


pada mesin absensi elelrtronik sampai dengan mesin absensi elektronik
tersebut dapat berfungsi sebagairnana mestinya.

Pasal 11

(U Pegawai ASN yang tidak memenuhi kehadiran sebagaimana dimaksud <ialam


Pasal 9 dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
t2l Kehadiran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1| diperhitungkan
dalam pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil.
(3) Pelanggaran Jam Kerja dihitung secara kumulatif mulai bulan Januari sampai
dengan bulan Desember tahun berjalan.
(4) Admin pengeloiaan absensi elek'n'onik menyarrpaikail infr:r:[Link] mengenai
akumulasi pelanggaran Jam Kerja kepada atasan langsung Pegawai ASN yang
bersangkutam secara hierarki pada akhir tahun berjalan, selanjutrrya diproses
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(5) Setiap Perangkat Daerah wajib memelihara dan menjaga mesin absensi
elektronik.
(6) Pegawai ASN yang terbukti dengan seng4ia melal<ukan perusakan terhadap
mesin absensi elektronik akan 611fusr1aken sanksi sesuai peraturan
perundang-undangan.

BAB VIII
IGTENTUAN PEIII,TUP

Pasal 12

Dengan berlakunya Peraturan Bupati irii, maka Peraturan Bupafi l{omor 19 Tahun
2AL2 tentang Disiplin Jam kerja PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas
(Berita Daerah Kabupaten Sambas Tahun 2Ol2 Nomor 22) dicabut dan dinyatakan
tidak berlaku.

Pasal 13

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tarrggal diundangkan


Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundarlgan
Peraturan Bupati Sambas ini dengan penempatannya dalarn Berita Daerah
Kabupaten Sambas.

Ditetapkan di Sambas
pada tanggal 31 Desember 2A21

BUPATI SAMBAS,

ttd

SATONO

Diundangkan di Sambas
pada tanggal 31 Desember 2A21
SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SAMBAS

ttd
FERY MADAGASKAR
BERITA DAERAH KABUPATEN SAMBAS TAHUN 2A2I NOMOR 107

dengan aslinya
HUKUM,

S.H
I
t2 199310 r 001
LAMPIRAN I
PERATURAN BUPATI SAMBAS
NOMOR 107 TAHUN 2021
TENTANG
KETENTUAN JAM KERJA BAGI
PEGAWAI APARATUR SIPIL NBGARA DI
LINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN SAMBAS

FORMA? DA- TAR. I{ADIR .&PEL

UNIT KERJA
TANGGAL

APEL PAGI
NO NAMA / NIP
JAM
TANDA KBTERAftiGAN
TANGAN
J 4
--^

tanggal
KEPALA PERANGKAT
DAERAH /UNI" KERJA,

NAMA
NIP

BUPATI SAMBAS,

ud

SA?ONO
dengan aslinya
HUKUM,

S.H
Tingkat I
12 i99310 I 001
LAMPIRAN II
PERATURAN BUPATI SAMBAS
NOMOR 107 TAHUN 2021
TENTANG
KETENTUAN JAM KERJA BAGI
PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI
LINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN SAMBAS

TORMAT KEIERANGAI{ TIDAK MASUK KERJA

UNIT KERJA
BULAN

NO TANGGAL NAMA / NO. PrN KETERANGAN

1 2 3

..., tanggal ....


KEPALA PERANGKAT
DAERAH /UNIT KERJA,

NAMA
NiP

BUPATI SAMBAS,

ttd

SATONO

aslinya
HUKUM,

H.
Tingkat I
12 199310 1 001
LAMPIRAN III
PERATURAN BUPATI SAMBAS
NOMOR 107 TAHUN 2021
TENTANG
KETENTUAN JAM KERJA BAGI
PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI
LINGKUNGAN PEMERTNTAH
KABUPATEN SAMBAS

SURAT PERMOHOT{AI{ tzttt / PEMBERTTAHUAT{

tTidak hadir / terlambat masuk kerja / pulang sebelum wal<tunya / tidak


berada ditempat tugas I tidak meiakukan absensii

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :

NIP :

Pankat / Golongan :

Jabatan :

Dengan ini menerangkan bahwa pada hari tanggal Saya


tidak hadir/ terlambat masuk keda / pulang sebelum walrhrrrya / tidak berada
ditempat tugas / tidak melakukan absensi*
Karena...

tanggal

NAMA
NIP
*Coret yang tidak perlu

BUPATI SAMBAS,

ttd
SATONO

dengan aslinya
HUKUM,

.H.
Tingkat I
12 199310 1 001
LAMPIRAN IV
PERATURAN BUPATI SAMBAS
NOMOR 107 TAHUN 2021
TENTANG
KETENTUAN JAM KERJA BAGI
PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA DI
LINGKUNGAN PEMEzuNTAH
I.Z A IfT TNA'TTE!}T 6 A *'D A ca
I\[Link],, rft I Erll ))/-lrYrllfli)

SURAT XETERANGAII
NOMOR..

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama :

NIP :

Jabatan :

Dengan ini menerangkan bahwa :

Nama :

NIP :

Pang!<at / Golongan :

Jabatan :

pada hari ....tanggal diberikan izin tidak hadir / terlambat


masuk kerja / pulang sebelum walrtunya / tidak berada ditempat tugas / tidak
melakukan absensi* karena ada keperluan penting atau mendesak
yaitu......

Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana


mestinya.

tanggal
Atasan Langsung

NAMA
NIP

BUPATI SAMBAS,

ttd

SATONO
dengan aslinya
IAN HUKUM,

I
12 199310 I OO1

Anda mungkin juga menyukai