RAPAT
Manajer: Selamat siang/sore, sebelumnya
terimakasih kalian sudah berkenan hadir
pada rapat kali ini. Jadi tadi saya menemui
CEO PT. Cimory dan dari pertemuan tersebut
kita sepakat untuk melakukan kerja sama
dalam memperluas pemasaran produk cimori.
(SDM,PEMASARAN,KEUANGAN): Selamat siang/sore pak, baik
pak. Pemasaran produk cimori tersebut akan
difokuskan ke daerah mana pak?
Manajer : Oke, Jadi kita akan fokuskan pemasaran
produk cimori ini ke luar jawa seperti
Kalimantan, Sulawesi, dan sekitarnya. Kita
akan mulai memasarkan produk ini melalui
perantara indomaret, alfamaret, toko
kelontong, dan umkm sekitarnya.
(SDM,PEMASARAN,KEUANGAN):Baik pak
Manajer : Nanti saya akan konfirmasikan lagi
mengenai jumlah produk yang akan kita ambil
dari CEO. Dan untuk lainnya silahkan bisa
memulai kegiatan sesuai spesifikasi masing
masing
TELFON (MNJ)
Manajer : “Permisi pak, selamat siang/sore.
Terkait diskusi kerja sama kemaren sudah
saya sampaikan kepada masing masing pekerja
saya pak dan semua sudah sepakat” telf
kepada CEO.
CEO : “ Oke... Mulai besok akan saya kirimkan
produk cimori tersebut sebanyak 50pcs.”
Balasan telf Mnajer
Manajer : “ Baik pak, terimakasih”
TELFON (Manajer dan Pemasaran)
Manajer : “ Selamat siang/sore, Untuk jumlah
produk yang akan dipasarkan sebanyak
50pcs. Silahkan kamu kelola bagian
pemasaranmu supaya produk ini dapat
disebarkan luas dengan lancar” telf
kepada pemasaran
Pemasaran : “Selamat siang/sore pak, Baik pak.
Secepatnya akan kami Kelola bagian
pemasaran supaya bisa memasarkan produk
cimori tersebut” balasan telf mnajer
RUANG PEMASARAN
Pemasaran : “Halo.. tolong keruangan saya sebentar”
telf kepada sales
Sales : “Baik bu..” balasan telf pemasaran
Sales : Toktoktok…(ketuk pintu) Permisi Bu
Pemasaran : Iya.. silahkan duduk
Sales : Baik bu
Pemasaran : Jadi perusahaan kita bekerja sama
dengan PT. Cimori untuk memasarkan
produk tersebut. Kita akan memasarkan
sejumlah 50 produk cimori. Ini data data
yang nantinya kamu butuhkan untuk
sasaran wilayah pemasaran (memberikan
buku/map kepada sales)
Pemasaran : Oiya.. untuk pengantaran produk akan
diantar melalui driver, nanti driver
tersebut akan saya suruh untuk
menghubungi anda langsung
Sales : Baik bu,untuk data datanya akan saya baca
baca dulu dan besok akan langsung survei
ke lapangan sekaligus memasarkan produk
tersebut
Pemasaran : Baik terimaksih…
Sales : Baik bu, saya izin kembali bu
Pemasaran: Silahkan
[Sales beranjak pergi dari ruang pemasaran……]
TOKO
Sales : Permisi bu.. apakah toko ibu bisa kami
titipkan sebuah produk? Kami mempunyai
produk cimori bu dan tentu akan menarik
konsumen sekitar dikarenakan produk kami
sangatbjarang didapat di wilayah sini
bu..
Toko : Bisa sih mbak... kalo boleh tau apakah ada
testimoni dari produk tersebut mbak?
Supaya saya bisa tau apakah produk ini
bakalan cocok ngga jika dipasarkan di
toko saya
Sales : Oiya ini bu untuk testimoni dari produk
cimori kami (memberikan cimori)
[Sales menjelaskan kelebihan produk cimori dan
keuntungan / bati si penjaga toko sembari si
penjaga toko meminum cimori]
Toko : Baik mbakk.. spertinya produk ini bakalan
cocok jika dipasarkan di toko saya.
Silahkan langsung taruh produk (kardus)
cimorinya disini mbak…
Sales : Baik bu..
[Driver turun dari motor dan langsung mengambil
produk(kardus) lalu menaruh produk tersebut ke
toko sembari si sales mencatat dan mengecek produk
yang dititipkan}
Sales : Ini bu produknya sudah kami taruh semua,
total ada 50pcs
Toko : Baik mbak terimakasih
Sales : Sama sama bu, kalua begitu kami pamit
pergi dulu
Toko : okei mbakk silahkan
[Sales dan driver beranjak pergi dari toko
tersebut}
TELFON
Toko : “ Halo mbak... untuk produk cimori kedua
kapan bisa dikirim ya mbak? Soalnya produk
di toko sudah kehabisan stok.” Menelfon
sales.
Sales : “ Halo bu.. sebentar bu akan kami
konfirmasikan kepada atasan kami” membalas
telf toko.
Toko : “ Baik mbakk..”
Sales : “Selamat siang/sore bu, untuk pemasaran
produk cimori kloter ke 2 akan dikirim kapan
ya bu?”
Pemasaran : “Iya selamat siang/sore, Untuk
pemasaran produk cimori kloter ke 2 ini
sudah kami antar kok mbak”
Sales : “Mohon maaf bu.. tapi saya barusan
mendapat telfon dari penjaga toko jika
produk cimori ini masih belum sampai ke toko
tersebut sampai sekarang”
Pemasaran : “Lhooo berati ada kesalahan pada
bagian pengantaran produk ini, okei mbaa
makasih”
Sales : “Siap buu”
[mnj pemasaran langsung mengambil Tindakan
menelfon bagian driver]
RUANG PEMASARAN
Pemasaran : “Selamat siang, segera keruangan
saya” menelfon driver
Driver : “selamat siang, baik bu” membals telfon.
[Toktoktok…..(mengetok pintu), kemudian driver
masuk kedalam ruangan.]
Pemasaran : Silahkan duduk... Jadi saya sudah
mendapat informasi bahwa produk cimori
kloter ke 2 ini belum sampai pada pihak
penjaga toko. Padahal saya sudah
menyebarkan seluruh produk untuk
dipasarkan. Apakah kamu sudah mengantar
produk ini sesuai dengan data data
sasaran wilayah toko?
Driver : Astagfirullah.. mohon maaf bu, ternyata
saya lupa untuk mengantar produk cimori
ke toko tersebut. Sekali lagi maaf bu
saya sudah lalai dalam menjalani
pekerjaan ini
Pemasaran : Hmmmmmm... dengan adanya kasus ini
maka kamu akan saya berikan SP 1 untuk
tidak bekerja selama 2 hari
Driver : Baik bu, saya siap menerima sanksi atas
kelalaian saya
Pemasaran : Okee bagus
Driver : Kalau begitu saya izin pamit bu
Pemasaran : Silahkan
[Driver meninggalkan ruang pemasaran}
Pemasaran : “Permisi mbak, untuk pengantaran
produk cimori kloter ke 2 akan kami
antar nanti sore ya” Menelfon sales.
Sales : “ Baik buu” menjawab telf
[sales kemudian menelfon penjaga toko]
Sales : “ Permisi buu, mohon maaf atas
keterlambatan pengantaran produk cimori
kloter ke 2 ini bu, nanti dari pihak kami
akan langsung mengantar ke toko ibu”
menelfon penjaga toko.
Toko : “ Baik mbak.. terimakasih”
[ setelah 2 hari berlalu si driver bekerja kembali
sperti semula]