0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan23 halaman

RKPD Riau 2021: Prioritas dan Permasalahan

Dokumen tersebut merupakan ringkasan dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Riau tahun 2020. Dokumen tersebut menjelaskan tentang visi, misi, dan tema pembangunan Riau tahun 2020 serta permasalahan utama di bidang industri, pertanian, pariwisata, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang dihadapi Riau.

Diunggah oleh

ritariyanty802
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan23 halaman

RKPD Riau 2021: Prioritas dan Permasalahan

Dokumen tersebut merupakan ringkasan dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Riau tahun 2020. Dokumen tersebut menjelaskan tentang visi, misi, dan tema pembangunan Riau tahun 2020 serta permasalahan utama di bidang industri, pertanian, pariwisata, infrastruktur, dan sumber daya manusia yang dihadapi Riau.

Diunggah oleh

ritariyanty802
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

0

Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020


I. PENDAHULUAN

RKPD adalah dokumen perencanaan tahunan yang merupakan penjabaran dari


RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan
daerah, serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun yang
disusun dengan berpedoman pada RKP dan program strategis nasional yang ditetapkan
oleh Pemerintah Pusat. Sesuai dengan amanat Pasal 12 Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 86 Tahun 2017 bahwa penyusunan RKPD Provinsi Riau Tahun 2021 selain
berpedoman pada RPJMD, juga pada RKP dan program strategis nasional yang
dialokasikan di wilayah Riau, serta memperhatikan Peraturan Menteri Dalam Negeri
yang mengatur tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021.
Pelaksanaan tahapan penyusunan RKPD Tahun 2021 sebagaimana dijelaskan di
atas, menggunakan pendekatan perencanaan pembangunan daerah sebagaimana
diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan juga sejalan dengan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, sebagai berikut:
1. Pendekatan teknokratis menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah untuk
mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah.
2. Pendekatan partisipatif dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pemangku
kepentingan
3. Pendekatan politis dilaksanakan dengan menerjemahkan visi dan misi kepala daerah
terpilih ke dalam dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah yang
dibahas bersama dengan DPRD.
4. Pendekatan atas-bawah dan bawah-atas merupakan hasil perencanaan yang
diselaraskan dalam musyawarah pembangunan yang dilaksanakan Daerah
kabupaten/kota, Daerah provinsi, hingga nasional.
Penyusunan RKPD Provinsi Riau Tahun 2021 menerapkan pendekatan
teknokratis, pendekatan partisipatif dan pendekatan pendekatan atas-bawah dan
bawah-atas. Sedangkan pendekatan politis dilaksanakan melalui pelibatan DPRD pada
saat konsultasi publik, musrenbang RKPD maupun melalui pokok-pokok pikiran DPRD.
Pokok-pokok pikiran DPRD disampaikan ke Bappedalitbang Provinsi Riau melalui e-
planning.
Penerapan pendekatan substansi perencanaan secara holistik- tematik, integratif
dan spasial dilakukan pada proses penyusunan RKPD Provinsi Riau Tahun 2021.
Prioritas pembangunan Riau Tahun 2021 disusun secara holistik-tematik dan integratif
dengan mempertimbangkan arah kebijakan pembangunan RPJMD serta diselaraskan
dengan prioritas nasional Tahun 2021.
Pendekatan spasial juga tidak ketinggalan diterapkan dalam penyusunan RKPD
Tahun 2021, yaitu melalui e-planning yang telah dilengkapi dengan lokasi setiap
kegiatan, serta penentuan arah kebijakan pembangunan kabupaten/kota di Riau
berdasarkan aspek kewilayah sesuai dengan RTRW Riau.
a. Kebijakan anggaran belanja money follow program. Penerapan kebijakan belanja
money follow program telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau sejak tahun
2018, sebagaimana kebijakan pemerintah. Usulan program dan kegiatan pada
penyusunan Renja PD dan RKPD dibahas dan diverifikasi oleh Bappedalitbang.

1
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
b. Berbasis pada e-planning. Penerapan e-planning sebagai system informasi
perencanaan pembangunan sudah diterapkan di Provinsi Riau sejak Tahun 2015.
Sistem tersebut terus dikembangkan untuk lebih meningkatkan kinerja pemerintah
daerah khususnya pada tahap perencanaan dan kaitannya dengan penganggaran
serta pengendalian dan evaluasi pembangunan.
RKPD Provinsi Riau Tahun 2021 disusun berpedoman pada RPJMD Provinsi Riau
Tahun 2019-2024 di mana Visi Gubenur dan Wakil Gubenur Riau Tahun 2019-2024
adalah “Terwujudnya Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul
di Indonesia (RIAU BERSATU)”.
Dalam mewujudkan visi dimaksud, maka dirumuskan beberapa misi antara lain:
1. Mewujudkan Sumberdaya Manusia yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing
Global melalui Pembangunan Manusia Seutuhnya.
2. Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Daerah yang Merata dan Berwawasan
Lingkungan.
3. Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang inklusif, Mandiri dan Berdaya Saing.
4. Mewujudkan Budaya Melayu sebagai Payung Negeri dan Mengembangkan
Pariwisata yang Berdaya Saing.
5. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Pelayanan Publik yang prima
Berbasis Teknologi Informasi.
Memperhatikan Permasalahan dan Isu Strategis Pembangunan Daerah Provinsi
Riau serta berdasarkan hasil evaluasi pembangunan daerah dan memperhatikan
prioritas nasional, maka tema perencanaan pembangunan Provinsi Riau tahun 2021
adalah :
“MEMANTAPKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI, PERTANIAN, PARIWISATA YANG
MENDORONG PERDAGANGAN DAN JASA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING
EKONOMI”

2
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
II. PERMASALAHAN

Rumusan permasalahan pembangunan daerah Provinsi Riau pada tahun 2021 dapat
dikelompokkan dalam 4 (empat) permasalahan, yaitu : Industri, Pertanian, Pariwisata,
Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia.
1. Industri
a. Belum berkembangnya industri hilir dan Stagnansi pengembangan kawasan industri.
b. Investasi (PMA dan PMDN) berfluktuasi.
2. Pertanian
a. Rendahnya produktivitas sektor pertanian
b. Belum optimalnya pengembangan potensi pangan lokal
c. Rendahnya pengawasan terhadap mutu dan keamanan pangan segar.
d. Belum optimalnya pengelolaan cadangan pangan daerah
3. Pariwisata
a. Pelestarian budaya melayu belum optimal
b. Karya seni budaya yang direvitalisasi dan dinventarisasi masih rendah.
c. Belum terinternalisasinya nilai-nilai, tradisi dan hasil karya Budaya Melayu
d. Terbatasnya aksesibilitas dan fasilitas destinasi wisata dan pemasaran pariwisata.
e. Pengembangan Ekonomi Kreatif belum Optimal.
4. Infrastruktur
a. Kerusakan jalan dan sistem transportasi belum berkembang, serta pelayanan
Pelabuhan belum optimal
b. Terbatasnya akses air bersih dan air minum, serta pengelolaan sampah dan Air limbah
belum baik.
c. Belum optimalnya penanganan kawasan kumuh dan ketersediaan infrastruktur dasar
belum maksimal
d. Kebutuhan energi listrik meningkat, belum optimalnya cakupan pelayanan energi
e. Masih rendahnya kualitas dan kuantitas Jaringan Irigasi
f. Terjadinya degradasi dan deforestrasi hutan dan lahan, perubahan tata guna dan
fungsi hutan dan lahan serta okupasi kawasan konservasi.
g. Pencemaran air pada 4 sungai besar, terjadinya kebakaran lahan dan hutan
h. Rendahnya pemanfaatan potensi pantai/pesisir dan tingginya tingkat abrasi.
5. Sumber Daya Manusia
a. Akses pelayanan pendidikan, masih rendahnya dan rasio ketersediaan sekolah belum
memenuhi standar, guru belum berkualifikasi S-1/D-IV dan Penyandang disabilitas
belum atau tidak bersekolah.
b. Masih rendahnya aksesibilitas layanan kesehatan, pravalensi Balita Gizi Buruk masih
tinggi dan meningkatnya kasus penyakit menular.
c. Ketersediaan Sumber Daya Manusia belum memenuhi standar.
d. Terdapat ketimpangan Indeks Pembangunan Gender (IPG), rendahnya keterlibatan
perempuan dalam pembangunan. diskriminasi dalam pemberian upah/gaji antara
laki-laki dengan perempuan dan masih tinggi angka kekerasan terhadap perempuan
dan kasus anak.
Selanjutnya berdasarkan Hasil Reses Pertama Periode 2019-2020 DPRD Provinsi Riau,
terdapat 6.003 usulan kegiatan yang dikelompokkan dalam 82 rumusan permasalahan.
Rumusan Permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :

3
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
1. Pendidikan
a) Jumlah Sarana dan Prasarana Pelayanan Pendidikan yang Belum Sesuai dengan
Kebutuhan
b) Keterbatasan Masyarakat untuk Mengenyam Pendidikan Pasca Sarjana
c) Kurangnya Penyediaan Sarana dan Prasarana Pendidikan
d) Terbatasnya bantuan biaya pendidikan bagi masyarkat kurang mampu untuk
pendidikan S1 dan D3
e) Kurangnya Penyediaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bagi Satuan
Pendidikan Sekolah Menegah Atas
f) Perlunya Sertifikasi bagi siswa SMK
2. Kesehatan
a) Jumlah Sarana dan Prasarana Pelayanan Kesehatan yang Belum Sesuai dengan
Kebutuhan
b) Kurangnya Penyediaan Layanan Ambulance untuk Evakuasi Warga yang Sakit
c) Minimnya Pengetahuan Kader Posyandu
d) Perlunya Peningkatan Pengetahuan dan kesadaran Pola Hidup Sehat bagi
Masyarakat
e) Kurangnya kesadaran masyarakat dalam melakukan Imunisasi dasar dan lanjutan
bagi masyarakat.
3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
a) Kondisi Infrastruktur Jalan dan Jembatan yang Masih Kurang dan Rusak
b) Rendahnya Ketersediaan Air Bersih
c) Jumlah Sarana dan Prasarana Pemerintah yang Belum Sesuai dengan Kebutuhan
d) Perlunya Penyediaan dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Ibadah yang
Memadai
e) Kurangnya Infrastruktur Drainase yang Memadai
f) Perlunya Penanggulangan Longsoran Tanah di Sekitar Jalan, Tebing dan Sungai
g) Terjadinya Pendangkalan dan Penyempitan Badan Sungai
h) Perlunya Peningkatan Akses Jalan di Daerah Rawa/Sungai
i) Perlunya Penyediaan Sarana dan Prasarana Fasilitas Umum Bagi Masyarakat
j) Kurangnya Sarana Prasarana Pendidikan Keagamaan
k) Terbatasnya Penyediaan Sarana Dan Prasarana Persampahan
4. Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
a) Rendahnya Tingkat Kepemilikan Rumah Layak Huni
b) Kurangnya Keterlibatan/Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan
c) Kondisi Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Lingkungan Permukiman yang
Kurang Memadai dan Rusak
d) Belum optimalnya ketersediaan data base dan penanganan kawasan kumuh serta
ketersediaan infrastruktur dasar
5. Sosial
a) Masih Tingginya Tingkat Kemiskinan
b) Kurangnya Penyediaan Layanan Mobil Jenazah untuk Evakuasi Warga yang
Meninggal
c) Kurangnya Kemampuan Yayasan Untuk Memenuhi Kebutuhan Operasional
d) Meningkatnya Permasalahan Sosial di Lingkungan Masyarakat
e) Terbatasnya dana operasional penunjang kegiatan rumah ibadah
f) Kurangnya Sarana Prasarana Pendidikan Keagamaan
g) Kurangnya Sarana dan Prasarana Panti

4
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
6. Pertanian
a) Masih Rendahnya Produksi Pertanian, Peternakan dan Perkebunan
b) Kurangnya Infrastruktur Pengelolaan Sumber Daya Air (Water Management)
c) Kurangnya Pendampingan Untuk Meningkatkan Pengetahuan
Penumbuhkembangkan Usaha Tani
d) Kurangnya Teknologi Alat Pengolah Hasil Pertanian Pasca Panen
e) Kurangnya Penyediaan Bibit dan Sarana Prasarana Peningkatan Produksi
Pertanian, Peternakan dan Perkebunan
f) Kurangnya Penyediaan Bibit Pertanian, Peternakan dan Perkebunan untuk
Peningkatan Produksi Pertanian, Peternakan dan Perkebunan
g) Belum tersedia pengaturan air di lahan pertanian dan perkebunan
h) Kurangnya Sarana Prasarana Pertanian, Peternakan dan Perkebunan
i) Minimnya Sarana Prasarana Perbenihan Pertanian
7. Pangan
Kurangnya Penyediaan Neraca Bahan Makanan dan Informasi Harga Pangan
8. Kelautan dan Perikanan
a) Masih Rendahnya Produksi Perikanan
b) Kurangnya Penguatan dan Pengembangan
c) Kapasitas Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kec
d) Kurangnya Sarana dan Prasarana UPT Perikanan
e) Kurangnya Sarana dan Prasarana UPT Bididaya Perikanan
f) Kurangnya Sarana dan Prasarana UPT Penerapan Mutu Hasil Perikanan
g) Kurangnya Sarana dan Prasarana UPT Pelabuhan Perikanan
h) Kurangnya Sarana dan Prasarana UPT Perikanan Wilayah I, II dan III
i) Kurangnya Sarana dan Prasarana Penunjang Pariwisata
9. Pariwisata
a) Kurangnya Pengetahuan Masyarakat tentang Kepariwisataan
b) Kurangnya Event Kepariwisataan Penunjang Promosi Wisata Daerah
c) Kurangnya Pengembangan Ekonomi Kreatif sebagai Penggerak Industri Pariwisata

10. Pemberdayaan Masyarakat dan Desa


Kurangnya Pemahaman Masyarakat Desa terhadap Pengelolaan BUMDes dan
Pengelolaan Keuangan Desa
11. Perhubungan
Masih Terbatasnya Infrastruktur Perhubungan
12. Komunikasi dan Informatika
Rendahnya Nilai Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Riau
13. Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
a) Perlunya Bantuan Permodalan Usaha Bagi Masyaraka
b) Rendahnya Tingkat Investasi di Provinsi Ria
c) Minimnya Pengembangan UMKM
14. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
a) Tingginya Tingkat Ketimpangan Gender
b) Perlunya Peningkatan Kapasitas Ibu-Ibu Rumah Tangga
15. Kepemudaan dan Olahraga
a) Masih Terbatasnya Sarana dan Prasarana Olahraga

5
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
b) Perlunya Pelaksanaan Event Olahraga Bertaraf Internasional di Provinsi
RiauKurangnya Pengembangan Pemuda dalam kewirausahaan
c) Perlunya pemupukan semangat kepemudaan
16. Lingkungan Hidup
Masih Terdapatnya Kerusakan Lingkungan Hidup
17. Kehutanan
a) Rendahnya pemanfaatan potensi pantai/pesisir dan tingginya tingkat abrasi
b) Minimnya Sarana Prasarana Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)/di Tingkat Tapak
c) Minimnya alat pemadam kebakaran hutan dan lahan yang tersedia di masyarakat
d) Kurangnya Sarana dan Prasarana Taman Hutan Raya (Tahura)
18. Kebudayaan
a) Belum Optimalnya Pelestarian Nilai-nilai Budaya
b) Masih Kurangnya Sarana dan Prasarana Kebudayaan
19. Perpustakaan
Kurangnya Kesadaran Masyarakat akan Pentingnya Budaya Membaca
20. Kearsipan
Kurangnya Pemahaman Masyarakat tentang Pentingnya Arsip
21. Penanaman Modal
Masih Rendahnya Investasi
22. Energi Dan Sumber Daya Mineral
Belum Optimalnya Cakupan Pelayanan Kelistrikan
23. Perindustrian
Kurangnya Usaha Industri Kecil dan Menengah / Home Industries
24. Transmigrasi
Perlunya Pengembangan Kawasan Transmigrasi dan Pembinaan Sosial Ekonomi dan
Budaya
25. Penelitian dan Pegembangan
Perlunya Kegiatan Penelitian dalam Rangka Penetapan Arah Kebijakan, Program dan
Kegiatan Pembangunan Daerah
26. Tenaga Kerja
a) Masih Tingginya Tingkat Pengangguran
b) Kurangnya Sarana Prasarana Pendidikan dan Keterampilan Bagi Tenaga Kerja

Memperhatikan hal-hal tersebut di atas, maka prioritas pembangunan daerah Provinsi


RiauTahun 2021, difokuskan kepada :
1) Pengembangan Industri.
2) Pengembangan Pertanian
3) Pengembangan Pariwisata
4) Pembangunan Infrastruktur dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan
5) Pengembangan Sumber Daya Manusia yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing.

6
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
III. PRIORITAS PEMBANGUNAN TAHUN 2021

Prioritas pembangunan, terdiri dari arah kebijakan, program prioritas, kegiatan strategis
yang mendukung langsung pencapaian kinerja, serta sasaran yang ingin dicapai, yaitu :

No. Prioritas Deskripsi

1 Pengembangan Meningkatkan produksi hasil industri serta memperbaiki


Industri iklim dan promosi Investasi
2 Pengembangan Meningkatkan produksi pertanian, serta menjamin
Pertanian distribusi, keamanan dan kualitas bahan pangan
3 Pengembangan Meningkatkan pengelolaan dan pengembangan pemajuan
Pariwisata kebudayaan Melayu Riau, meningkatkan aksesibilitas
menuju destinasi wisata, meningkatkan promosi dan
kelembagaan pariwisata, mengembangkan ekonomi kreatif
secara terpadu, meningkatkan peran BUMDES dalam
pengelolaan usaha desa, meningkatkan keterampilan dan
kompetensi tenaga kerja, meningkatkan kompetensi
wirausaha muda
4 Pembangunan Memantapkan jalan dan jembaran, mengembangkan sistem
Infrastruktur Dan jaringan transportasi yang terintegrasi, memantapkan
Pengelolaan Pelabuhan, meningkatkan ketersediaan air baku dan sanitasi
Lingkungan Hidup yang berkualitas, meningkatkan infrastruktur kawasan
Yang Berkelanjutan permukiman kumuh, meningkatkan akses dan infrastruktur
energi keseluruh wilayah, meningkatkan layanan irigasi dan
penanganan abrasi/banjir, memulihkan kawasan yang sudah
dalam kondisi kritis (terdegradasi/tercemar)yang terlantar
secara terkoordinasi, meningkatkan pengelolaan pra
bencana, tanggap bencana dan pasca bencana,
meningkatkanpemeliharaan dan pemanfaatan keaneka-
ragaman hayati (KEHATI) secara berkelanjutan,
meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya pesisir, laut
dan DAS, menurunkan emisi gas rumah kaca di Provinsi Riau
5 Pengembangan Sdm Meningkatkan ketersediaan akses pendidikan, meningkatan
yang Beriman, kualitas dan pemerataan tenaga pendidik, meningkatkan
Berkualitas dan pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas,
Berdaya Saing meningkatkanpelayanan kesehatan terutama masyarakat
miskin, kurang mampu dan terdampak krisis kesehatan
akibat bencana dan kejadian luar biasa, menyediakan dan
meningkatkan mutu sarana dan prasarana kesehatan,
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, meningkatan
Pembinaan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keolahragaan,
meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan di
berbagai bidang pembangunan, meningkatkan perlindungan
perempuan dan anak dari berbagai tindak kekerasan,
meningkatkan akses semua anak terhadap pelayanan yang
berkualitas dalam rangka mendukung tumbuh kembang dan

7
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
No. Prioritas Deskripsi
kelangsungan hidup, meningkatkan pemahaman dan
pengamalan agama dalam kehidupan masyarakat,
meningkatkan pembangunan dan pelayanan sarana
keagamaan,meningkatan Pembinaan, Pengembangan, dan
Pengelolaan Keolahragaan, meningkatkan kualitas hidup dan
peran perempuan di berbagai bidang pembangunan,
meningkatkan perlindungan perempuan dan anak dari
berbagai tindak kekerasan, meningkatkan akses semua anak
terhadap pelayanan yang berkualitas dalam rangka
mendukung tumbuh kembang dan kelangsungan hidup,
meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama dalam
kehidupan masyarakat, meningkatkan pembangunan dan
pelayanan sarana keagamaan, meningkatkan pemenuhan
kebutuhan dasar masyarakat miskin.

1. Prioritas Industri.
a) Arah Kebijakan :
Diharapkan akan mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi sebesar 2,93%-3,2%,
Gini Rasio 0,284, dan menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 5,96%,
dengan 3 (tiga) arah kebijakan :
1) Meningkatkan produksi hasil industri;
2) Memperbaiki iklim dan promosi Investasi;
3) Dukungan Infrastruktur;
b) Program Prioritas :
Terdapat 5 (lima) program prioritas, yaitu :
1) Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri;
2) Program Kerjasama, Fasilitasi dan Pengembangan Perwilayahan Industri;
3) Program Peningkatan Investasi;
4) Program Penyelenggaraan Perizinan;
5) Program Preservasi Jalan dan Jembatan;
c) Kegiatan Strategis :
Terdapat 7 (tujuh) Kegiatan Strategis Industri :
1) Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan UPT. Industri Logam
2) Peningkatan Kapasitas dan pengembangan UPT. Industri Pangan Olahan dan
Kemasan
3) Pengembangan Daerah Baru Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri (WPPI),
Kawasan Peruntukan Industri (KPI), Kawasan Industri (KI), dan Sentra Industri
Kecil dan Menengah (SIKIM)
4) Akses Permodalan Bagi KUMKM untuk Penguatan Ekonomi Masyarakat
5) Pengembangan One Village One Product (OVOP) di Provinsi Riau
6) Pembinaan dan pengendaliaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Provinsi
Riau
7) Penerapan dan Pengendalian Manajemen Mutu Pelayanan.

8
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
d) Sasaran :
Sasaran yang akan tercapai Program Prioritas Industri :
1) Persentase pertumbuhan nilai output industri 10,94%
2) Kawasan Industri yang beroperasi 1 (satu) kawasan industri, dimana didalam
kebijakan nasional yang telah ditetapkan kawasan industri tanjung buton,
kawasan industri tenayan dan PKSN Bengkalis menjadi bagian program strategis
nasional.
3) Jumlah nilai investasi PMA/PMDN Rp.24,8 triliun. Pada tahun 2019 realisasi
sudah melebihi target 2021 dengan nilai Rp. 40,77 triliun;
2. Prioritas Pertanian.
a) Arah Kebijakan :
Indikator capaian kinerjanya adalah Skor Indeks Ketahanan Pangan 54, dan luas
lahan pertanian terairi irigasi 26,3%.
Adapun arah kebijakannya adalah :
1) Meningkatkan produksi pertanian
2) Menjamin distribusi, keamanan dan kualitas bahan pangan
3) Dukungan Irigasi
b) Program Prioritas :
Terdapat 8 (delapan) program prioritas, yaitu :
1) Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Pertanian;
2) Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan Mutu Hasil Perkebunan;
3) Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan;
4) Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak;
5) Program Pengembangan Budidaya Perikanan;
6) Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan;
7) Program Peningkatan Ketahanan Pangan;
8) Program Pengembangan Pengelolaan dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber
Daya Air Lainnya.
c) Kegiatan Strategis :
Terdapat 10 (sepuluh) Kegiatan Strategis Pertanian :
1) Pengembangan dan perbaikan irigasi tersier
2) Peningkatan ektensifikasi padi dan jagung
3) Pengembangan perbenihan tanaman pangan, hortikultura
4) Pengembangan sumber air pertanian melalui irigasi perpompaan
5) Peremajaan Kebun Kelapa Rakyat
6) Pengembangan Inseminasi Buatan (IB)
7) Pengembangan agribisnis peternakan
8) Pendistribusian ternak sapi kepada masyarakat
9) Bantuan sarana dan Prasarana Penangkapan Ikan
10) Pengembangan sarana dan pra sarana perikanan budidaya
d) Sasaran :
Sasaran yang ingin capai melaui kegiatan strategis yang telah dirumuskan, yaitu :
1) Produksi Pertanian sebanyak 492.472,92Ton;

9
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
2) Produksi Perkebunan sebanyak 884.793,60 Ton;
3) Jumlah Populasi Ternak sebanyak 519.341,00 ekor;
4) Produksi Perikanan sebanyak 276.536,31 Ton.
3. Prioritas Pariwisata.
a) Arah Kebijakan :
Pengembangan Pariwisata diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan
manca negara dengan jumlah kurang lebih sebanyak 200.319 orang, pengeluaran
wisatawan manca negara tersebut sebesar Rp.2.058,26 Miliar dan peningkatan
pemajuan Budaya Melayu Riau sebesar 18,18%. Prioritas Pariwisata didukung
dengan 4 (empat) arah kebijakan, yaitu :
1) Meningkatkan pengelolaan dan pengembangan pemajuan kebudayaan Melayu
Riau;
2) Meningkatkan aksesibilitas menuju destinasi wisata;
3) Meningkatkan promosi dan kelembagaan pariwisata, dan
4) Mengembangkan ekonomi kreatif secara terpadu.
b) Program Prioritas :
Terdapat 7 (tujuh) program prioritas, yaitu :
1) Program pengelolaan dan pengembangan kebudayaan
2) Program Pengembangan Destinasi Pariwisata
3) Program Pembangunan Jalan dan jembatan
4) Program Pemasaran Pariwisata
5) Program Pengembangan Sumber Daya Pariwisata
6) Program Pengembangan Ekonomi Kreatif
7) Program Pendukung Pariwisata
c) Kegiatan Strategis :
Terdapat 10 (sepuluh) Kegiatan Strategis Pariwisata :
1) Pengembangan Cagar Budaya
2) Perhelatan Tamaddun Melayu
3) Pembinaan Nilai-NIlai Budaya Melayu Se- Provinsi Riau
4) Peningkatan sarana dan pra sarana destinasi pariwisata prioritas
5) Pembangunan jalan provinsi wilayah I/II
6) Pelaksanaan Promosi Pariwisata Nusantara Dalam dan Luar Negeri
7) Pembinaan Pelaku Ekonomi Kreatif
8) Pengembangan Pasar Wista dan Kemitraan Pariwisata
9) Pengembangan Event-Event pariwisata daerah
10) Pembinaan Kreatifitas/Usaha Ekonomi Masyarakat di Sekitar Objek Wisata se
Provinsi Riau.
d) Sasaran :
Melalui arah kebijakan dan program prioritas serta kegiatan strategis tersebut,
diharapkan akan mencapai sasaran Pemajuan Objek Budaya sebesar 25% dan
Kawasan Strategis Pariwisata sejumlah 3 (tiga) lokasi.

10
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
4. Prioritas Infrastruktur dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan.
a) Arah Kebijakan :
Prioritas Infrastruktur dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan,
diarahkan untuk pencapaian presentase Peningkatan Pergerakan Orang/Barang
sebesar 0,63 %, Layanan Air minum 73,44 %, Rasio Elektrifikasi 94,00 dan nilai
IKLH 68,00, memiliki 3 (empat), arah kebijakan, yaitu :
1) Memantapkan jalan dan jembatan
2) Meningkatkan infrastruktur kawasan permukiman kumuh
3) Meningkatkan layanan irigasi dan penanganan abrasi/banjir.
b) Program Prioritas :
Terdapat 10 (sepuluh) program prioritas, yaitu :
1) Program pembangunan jalan dan jembatan
2) Program Preservasi jalan dan jembatan
3) Program penataan dan peningkatan kualitas permukiman dan kawasan
permukiman
4) Program pengembangan, pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumber
daya air lainnya
5) Program penyelenggaraan air minum dan penyehatan lingkungan
6) Program penataan bangunan dan lingkungan
7) Program pengembangan energi dan ketenagalistrikan
8) Program pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup
9) Program perlindungan dan rehabilitasi hutan dan lahan
10) Program perhubungan laut.
c) Kegiatan Strategis :
Pencapaian target, sasaran akan didukung melalui kegiatan-kegiatan strategis yang
telah dirumuskan, antara lain :
1) Pembangunan Jalan Provinsi Wilayah I
2) Pembangunan Jalan Provinsi Wilayah II
3) Preservasi Jalan Provinsi Wilayah I
4) Preservasi Jalan Provinsi Wilayah II
5) Pembangunan Jembatan Provinsi wilayah I
6) Pembangunan Jalan Provinsi Wilayah II
7) Pengadaan dan Pemasangan Tiang Listrik dan Jaringan
8) Pengadaan dan Pembangunan Jaringan Listrik dan Instalasi
9) Pemantauan Kualitas Lingkungan
10) Pemeliharaan dan Rehabilitasi Pelabuhan Pengumpan Regional di Provinsi Riau.
d) Sasaran :
1) Presentase kemantapan ruas jalan Provinsi 65,30 %
2) Presentase peningkatan layanan air minum 87,78%
3) jumlah RTS yang teraliri Listrik 6.000 RTS
4) Jumlah pelabuhan yang dipelihara 6 Pelabuhan.

11
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
5. Prioritas Pengembangan SDM Yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing.
a) Arah Kebijakan :
Prioritas Pengembangan SDM yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing,
ditujukan untuk pencapaian nilai IPM sebesar 73,13, Rata-rata Lama Sekolah 9,04 tahun.,
Harapan Lama Sekolah 13,74 tahun dan Angka Harapan Hidup 71,67 tahun.
Arah kebijakan Prioritas Pengembangan SDM yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya
Saing, adalah :
1) Meningkatkan ketersediaan akses Pendidikan
2) Meningkatkan kualitas dan pemerataan tenaga pendidik
3) Meningkatkan Pendidikan inklusif bagi penyan dang disabilitas
4) Meningkatkan pelayanan kesehatan terutama masyarakat miskin, kurang mampu
dan terdampak krisis kesehatan akibat bencana dan kejadian luar biasa
5) Menyediakan dan meningkatkan mutu sarana dan prasarana kesehatan
6) Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
7) Meningkatan Pembinaan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keolahragaan
8) Meningkatkan kualitas hidup dan peran perempuan di berbagai bidang
pembangunan
9) Meningkatkan perlindungan perempuan dan anak dari berbagai tindak
kekerasan
10) Meningkatkan akses semua anak terhadap pelayanan yang berkualitas dalam
rangka mendukung tumbuh kembang dan kelangsungan hidup
11) Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama dalam kehidupan masyarakat
12) Meningkatkan pembangunan dan pelayanan sarana keagamaan
13) Meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin
b) Program Prioritas :
Terdapat 17 (tujuhbelas) program prioritas, yaitu :
1) Program Penyelenggaraan Pendidikan Menengah
2) Program bantuan operasional Sekolah
3) Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
4) Program Pendidikan khusus dan layanan khusus
5) Program Pembiayaan Kesehatan
6) Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
7) Program Pengadaan Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit
8) Program Peningkatan Kesehatan Masyarakat
9) Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Pada BLUD
10) Program pembinaan dan pengembangan olahraga
11) Program Keluarga Berencana
12) Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender dan Anak
13) Program Peningkatan Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan
14) Program penataan kebijakan pemerintahan bidang keagamaan dan kesejahteraan
sosial
15) Program perlindungan dan jaminan sosial
16) Program rehabilitasi sosial
17) Program pemberdayaan sosial.

12
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
c) Kegiatan Strategis :
Pencapaian target, sasaran akan didukung melalui kegiatan-kegiatan strategis yang
telah dirumuskan, antara lain :
1) Revitalisasi SMA Wilayah II, III dan IV
2) Rehabilitasi SMA Wilayah I, II, III, IV dan Kota Pekanbaru
3) Pembangunan USB SMA Wilayah III dan IV
4) Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMA Wilayah I, II, III , IV dan Kota
Pekanbaru
5) Pengadaan Media Pembelajaran SMA Wilayah III, III , IV dan Kota Pekanbaru
6) Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Pendukung SMA Wilayah I, II, III ,
IV dan Kota Pekanbaru
7) Pengadaan Mebeuler Sekolah SMA Wilayah I, II, III , IV dan Kota Pekanbaru
8) Pengadaan Media Pembelajaran SMK Wilayah I, II, III dan IV
9) Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Pendukung SMK Wilayah I, II, III,
IV dan Kota Pekanbaru
10) Biaya Operasional Peningkatan Mutu Pendidikan /BOS Daerah
11) Pemberian Bea siswa pada Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Provinsi Riau
(Termasuk Beasiswa Luar Negeri)
12) Beasiswa Bagi Tenaga Pendidik
13) Pemberian Beasiswa Bidik Misi
14) Penyelenggaraan Pendidikan SMA Olahraga Provinsi Riau
15) Peningkatan Kesejahteraan Guru Marginal
16) Penyelenggaraan Pendidikan SLB
17) Penyediaan Biaya Kesehatan & Penunjang bagi masyarakat miskin dan tidak
mampu
18) Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Bagi Fakir miskin dan tidak mampu yang
didaftarkan Pemerintah Daerah ke dalam JKN
19) Pengadaan Peralatan Kesehatan Medis dan Non Medis
20) Pemenuhan kebutuhan obat buffer stok dan obat program Provinsi Riau
21) Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar(PPLP)
22) Pengelolaan dan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Olahraga
23) Pemberangkatan dan Pemulangan Jamaah Haji dari dan ke Embarkasi
24) Penyelenggaraan Lomba Baca dan Hafalan Al-Qur'an dan Hadits
25) Pendidikan anak putus sekolah (melalui BOSDA)
26) Pendidikan dan Keterampilan Bagi Tenaga Kerja.
d) Sasaran :
Melalui arah kebijakan dan program prioritas serta kegiatan strategis tersebut,
diharapkan akan mencapai sasaran yang ditargetkan, yaitu :
1) APK SMA Sederajat 85,56 %
2) APM SMA Sederajat 69,32 %
3) Akreditasi SMA Sederajat nilai minimal B, 82,83 %
4) Jumlah penerima bea siswa, 3.792
5) Anak berkebutuhan khusus yang mendapatkan akses Pendidikan 89,32 %
6) Persentase sarana dan prasarana rumah sakit memenuhi standar 85,00 %
7) Jumlah cabang olahraga yang berprestasi 15
8) Persentase penataan kebijakan keagamaan & kesejahteraan sosial 100%

13
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
IV. KEBUTUHAN PENDANAAN TAHUN 2021

Dari lima prioritas pembangunan daerah Provinsi Riau, terdapat 82 (delapanpuluh


dua) program prioritas dan 405 (empatratus lima) kegiatan strategis, dengan kebutuhan
pagu sebesar Rp. 3,43 Triliun, dengan rincian sebagai berikut :

Kebutuhan
Jumlah Jumlah Dana
No. Prioritas
Program Kegiatan (Miliar
Rupiah.)

1 Pengembangan Industri 8 47 102,20

2 Pengembangan Pertanian 12 62 80,02

3 Pengembangan Pariwisata 10 38 44,28

4 Pembangunan Infrastruktur dan 21 196 1.159,48


Pengelolaan Lingkungan Hidup yang
Berkelanjutan

5 Pengembangan SDM yang Beriman, 31 62 2.046,25


Berkualitas dan Berdaya Saing

JUMLAH 82 405 3,432,23

14
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
V. TARGET PEMBANGUNAN TAHUN 2021

Secara umum pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2019 lebih baik dibandingkan tahun
2018, di mana tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sebesar 2,84% lebih baik
daripada tahun 2018 yang hanya 2,34%. Untuk Tahun 2021 target pertumbuhan ekonomi
Provinsi Riau diharapkan mencapai 2,93 - 3,2%.
Untuk indikator pembangunan lainnya pada tahun 2019 juga menunjukkan trend lebih baik,
yakni :
1. Tingkat kemiskinan menurun 0,31% dibandingkan tahun 2018, pada tahun 2021 target
pencapaian sebesar 6,62%.
2. Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2019 sebesar 5,97%, lebih baik 0,23%
dibandingkan tahun 2018, sedangkan target Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2021
adalah sebesar 5,96%.
3. Indeks Gini, pada tahun 2019 pencapaian sebesar 0,331 poin, membaik dibandingkan
tahun 2018 yang hanya sebesar 0,347 poin, dan target pencapaian tahun 2021 adalah
0,284 poin.
4. Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2019 juga menunjukkan
capaian yang menggembirakan. Tahun 2019 IPM Provinsi Riau adalah sebesar 73 Poin,
menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
IPM merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya
membangun kualitas hidup manusia.
IPM terdiri dari 4 (empat) komponen penyusun, yaitu : Harapan Lama Sekolah (HLS)
dengan capaian tahun tahun 2019 sebesar 13,4 tahun, Rata-rata Lama Sekolah (RLS)
sebesar 9,03 tahun, Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH) 71,48 tahun dan Pengeluaran
Perkapita Per Tahun yang disesuaikan sebesar Rp.11.255.000,-.
Pencapaian tahun 2019 akan terus ditingkatkan melalui program dan kegiatan yang telah
dirumuskan khususnya pada prioritas pembangunan ke 5 (lima), yakni Pengembangan
Sumber Daya Manusia yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing.

15
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
VI. SINKRONISASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN

1. Sinkronisasi RKP dan RKPD Provinsi Riau Tahun 2021


Penyusunan RKPD tahun 2021 harus sinkron dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021, dimana tema RKP Nasional dan
prioritas serta target indikator utama adalah sebagai berikut :
RKPD Provinsi Riau
No. Uraian RKP Tahun 2021
Tahun 2021
1 Tema Meningkatkan Industri dan Pariwisata di Memantapkan Pengembangan Industri, Pertanian, Pariwisata
berbagai wilayah didukung oleh investasi yang Mendorong Perdagangan dan Jasa untuk Meningkatkan
Daya Saing Ekonomi
2 Indeks Pembangunan 70.72 Poin 73,13
Manusia
3 Pertumbuhan 5.50 % 2,93 %
Ekonomi 5.50 %
4 Tingkat Pengangguran 6.12 % 5,96 %
Terbuka 6.12 %
5 Tingkat Kemiskinan 7.27 % 6,62 %
6 Prioritas : a. Ketahanan Ekonomi, untuk a. Pengembangan Industri
pertumbuhan berkualitas dan b. Pengembangan Pertanian
berkeadilan c. Pengembangan Pariwisata
b. Pengembangan Wilayah, untuk d. Pembangunan Infrastruktur dan Pengelolaan Lingkungan
mengurangi kesenjangan Hidup Yang Berkelanjutan
c. Sumber Daya Manusia, yang e. Pengembangan SDM Yang Beriman, Berkualitas dan
berkualitas dan berdaya saing Berdaya Saing
d. Revolusi Mental dan Pembangunan
Kebudayaan
e. Infrastruktur, untuk ekonomi dan
pelayanan dasar
f. Lingkungan Hidup, Ketahanan
Bencana, dan Perubahan Iklim
g. Stabilitas Polhukhankam dan
transpormasi Pelayanan Publik

16
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
2. Sinkronisasi dengan RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2021se Provinsi Riau
a) Tema RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2021 di Provinsi Riau adalah sebagai berikut :

NO DAERAH TEMA RKPD

1 Kuantan Meningkatkan Kualitas Pembangunan Manusia, Penguatan Kapasitas Aparatur, Pelayanan Publik Berbasis
Singingi Teknologi Informasi, Meningkatkan Aksesibilitas Pendukung Perekonomian, Meningkatkan Pendapatan
Masyarakat Berorientasi Produktifitas dan Pelestarian Budaya Lokal Berbasis Permasalahan
2 Indragiri Hulu Pemantapan Pembangunan untuk Mewujudkan Indragiri Hulu yang lebih Sejahtera
3 Indragiri Hilir Memantapkan Kemajuan, Martabat dan Marwah Indragiri Hilir
4 Pelalawan Peningkatan Keterpaduan Program Pembangunan yang Inovatif Mewujudkan Kemandirian Ekonomi dan
Masyarakat Yang Aman dan Sejahtera
5 Siak Peningkatan Kualitas SDM Yang Agamis dan Berbudaya Melayu
6 Kampar Memacu investasi dan Sinergitas Antar Sektor Serta Dunia Usaha Dalam
Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat.
7 Rokan Hulu Mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan peningkatan daya
saing sumber daya manusia yang handal
8 Bengkalis "Pemantapan Pembangunan Yang Berkualitas dan Berdaya Saing"
9 Rokan Hilir Memantapkan Pemberdayaan Ekonomi Daerah untuk Peningkatan Mutu Kesejahteraan Rakyat
10 Kepulauan Peningkatan Kualitas Pembangunan Manusia Melalui Pengembangan Industri Komoditas Unggulan Lokal
Meranti
11 Pekanbaru Peningkatan Infrastruktur Dasar dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi
pada Sektor Jasa, Perdagangan, Industri dan Pariwisata serta Ekonomi Kreatif
12 Dumai Pemantapan sistem, sarana, potensi dan sumber daya pendukung untuk mewujudkan masyarakat kota
Dumai yang makmur dan madani

17
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
b) Prioritas RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2021 di Provinsi Riau adalah sebagai berikut :

NO. DAERAH PRIORITAS


1 Kuantan 1. Peningkatan Kualitas Pembangunan Manusia
Singingi 2. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
3. Peningkatan Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Informasi
4. Pemantapan Infrastruktur Pendukung Perekonomian Daerah
5. Peningkatan Pendapatan Masyarakat
6. Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Lokal
2 Indragiri 1. Pemantapan Pembangunan Infrastruktur
Hulu 2. Pemantapan Pembangunan Ekonomi
3. Peningkatan SDM yang Berdaya Saing
4. Pemantapan Pembangunan Sektor Pertanian
5. Pengembangan Destinasi Wisata
3 Indragiri 1. Memantapkan kinerja pelayanan publik
Hilir 2. Memantapkan pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat
3. Memantapkan pembangunan infrastruktur perhubungan
4. Mewujudkan pengelolaan potensi sumberdaya alam yang lebih produktif
5. Mewujudkan pengelolaan sumberdaya alam yang berwawasan lingkungan
6. Mewujudkan kualitas SDM berdaya saing
7. Mewujudkan pembangunan SDM beriman dan bertaqwa
8. Meningkatkan partisipasi sosial
9. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat
10. Mewujudkan keamanan, ketertiban dan ketenteraman sosial
11. Menurunkan tingkat pengangguran
12. Menurunkan tingkat kemiskinan
13. Meningkatkan pertumbuhan dan daya saing ekonomi daerah
4 Pelalawan 1. Pelalawan Sehat
2. Pelalawan Cerdas
3. Pelalawan Terang
4. Pelalawan Lancar
5. Pelalawan Makmur
6. Pelalawan Eksotis
7. Pelalawan Inovatif

18
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
NO. DAERAH PRIORITAS
5 Siak 1. Peningkatan Kualitas Pendidikan
2. Peningkatan Kulitas Kesehatan Masyarakat
3. Pengembangan Pariwisata
4. Peningkatan Infrastruktur Dasar
5. Pelestarian Lingkungan Hidup
6. Pengembangan Kawsan Strategis (Kawasan Pertanian, Pariwisata, dan KITB)
7. Pengembangan Ekonomi Kreatif
8. Peningktan Pelayanan Publik
6 Kampar 1. Pengembangan sumberdaya manusia yang beradat, berbudaya, beriman, dan bertaqwa.
2. Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang profesional maju dan berkualitas dalam menyelenggarakan
pelayanan.
3. Struktur perekonomian daerah yang kuat dan mantap berbasis potensi lokal, berdaya saing dan
berkelanjutan.
4. Pengembangan wilayah dan pengelolaan sumberdaya alam yang efisien, efektif, dan berwawasan
lingkungan dengan didukung oleh sistem infrastruktur yang terintegrasi.

7 Rokan Hulu 1. Mewujudkan pembangunan ekonomi inklusif yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan peningkatan daya
saing sumber daya manusia yang handal
2. Mementapkan keterpaduan pembangunan infrastruktur antar daerah mendukung pembangunan pariwisata
daerah dan pertanian
3. Memantapkan kualitas sumber daya manusia dengan memastikan tersedianya layanan pendidikan dan
kesehatan serta layanan dasar lainnya secara berkelanjutan
4. Pemantapan kualitas tata kelola pemerintah dengan membangun system monitoring dan evaluasi
terintegratif yang berorientasi hasil untuk pelayanan publik yang memuaskan
5. Menjamin keberlanjutan keadaan yang kondusif dan keharmonisan hubungan dalam keanekaragaman
budaya dan agama untuk mendukung investasi dalam peningkatan ekonomi daerah
8 Bengkalis 1. Pemantapan infrastruktur pendukung empat gerbang;
2. Pemantapan pembangunan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan
3. Pemantapan kemampuan sektor-sektor perekonomian masyarakat berbasis padat karya dan teknologi tepat
guna;
4. Pemantapan ketahanan dan kemandirian masyarakat perdesaan; dan
5. Penyiapan pemilihan daerah yang aman, tertib dan rendah konflik.
9 Rokan Hilir 1. Meningkatkan Pelayanan Dasar Masyrakat Melalui Pendidikan Kesehatan dan Ketenagakerjaan

19
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
NO. DAERAH PRIORITAS
2. Pembangunan Kapasitas Birokarasi Pemerintah
3. Meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai dengan prioritas daerah
4. Meningkatkan Perekonomian Masyarakat berbasis Potensi Daerah
5. Meningkatkan pemberdayaan Desa dan Ekonomi Kreatif Pedesan
10 Kepulauan 1. Menumbuhkembangkan industri sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan pariwisata untuk membuka
Meranti lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah produk.
2. Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan terutama daerah tertinggal dan terisolir
serta perlu penanganan khusus.
3. Meningkatkan infrastruktur dasar terutama infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan
kawasan niaga.
4. Peningkatan kualitas lingkungan melalui perbaikan tata kelola sampah dan limbah serta pengendalian tata
ruang.
5. Meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan publik yang efektif dan efisien melalui pemanfaatan
Teknologi Informasi (e-Goverment).
11 Pekanbaru 1. Pengembangan Kawasan Industri Tenayan
2. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis RW dan Rumah Ibadah
3. Penanggulangan Banjir
4. Pengelolaan Sampah
5. Pertumbuhan Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif
6. Peningkatan Sektor Pariwisata
7. Peningkatan Infrastruktur Dasar Jalan, Air minum perpipaan dan Air Limbah
12 Dumai 1. Pemantapan pelayanan air bersih dan infrastruktur dasar
2. SDM yang berdaya saing serta pemantapan implementasi nilai-nilai budaya dan keagamaan
3. Pemantapan ekonomi daerah dan pengentasan kemiskinan
4. Pemantapan pelayanan publik

20
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
c) Target Indikator Utama RKPD Kabupaten/Kota Tahun 2021 adalah sebagai berikut ::

Pertumbuhan Tingkat Tingkat Pengangguran Indeks Pembangunan


Kabupaten/ Ekonomi Kemiskinan Terbuka Manusia (IPM)
No.
Kota
(%) (%) (%) (Poin)

1 Kuantan Singingi 5.04 8.33 4.97 70.50

2 Indragiri Hulu 4.24 5.80 4.50 72.77

3 Indragiri Hilir 5.26 7.30 2.86 68.08

4 Pelalawan 5.00 8.50 3.50 74.46

5 Siak 2.27 4.45 4.01 74.42

6 Kampar 2.96 7.85 5.06 72.90

7 Rokan Hulu 4.90 10.29 5.13 70.00

8 Bengkalis 1.24 6.00 7.15 73.59

9 Rokan Hilir 1.00 8.00 6.00 69.30

10 Kep. Meranti 4.50 23.50 7.45 67.11

11 Pekanbaru 6.10 2.83 8.39 81.00

12 Dumai 4.42 4.34 6.98 74.80

21
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020
Pekanbaru, 20 April 2020

Plt. KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN


DAERAH, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
PROVINSI RIAU

Drs. YAN PRANA JAYA, [Link]


Pembina Utama Muda
NIP.19651018 199503 1 001

22
Ringkasan RKPD Prov. Riau Tahun 2020

Anda mungkin juga menyukai