PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR
CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH JEMBER
SMA NEGERI 1 YOSOWILANGUN
Jalan Raya Kebonsari Telepon (0334) 390170 NPSN : 20521461
Email : smayosowilangun@[Link] Web : [Link]
YOSOWILANGUN – LUMAJANG, 67382
KEPUTUSAN KEPALA SMA NEGERI I YOSOWILANGUN
Nomor :.................................. / 2023
TENTANG PERATURAN TATA TERTIB PESERTA DIDIK
Menimbang:
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
P.52/Menlhk/Setjen/Kum.1/9/2019 Tentang Gerakan Peduli Dan Berbudaya Lingkungan Hidup Di Sekolah
Mengingat:
1. Surat Keputusan Bersama antara Menteri Negara Lingkungan Hidup dengan Menteri Pendidikan Nasional
[Link].07/MENLH/06/2005 dan No.05/VI/KB/2005 diperbarui 1 Februari 2010 tentang Pembinaan dan
Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup.
2. Surat Dep. Menteri Negara Lingkungan Hidup bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan
Masyarakat tanggal 30 Oktober 2009 Nomor B-8126/[Link]/LH/10/2009 tentang Program Adiwiyata
tahun 2010.
MEMUTUSKAN
Menetapkan:
Pertama : Peraturan sekolah tentang tata tertib peserta didik SMA NEGERI I YOSOWILANGUN
sebagaimana tersebut terlampir pada lampiran Keputusan Kepala SMA Negeri I
Yosowilangun terlampir berikut
Kedua : Menugaskan kepada Team Adiwiyata, dewan guru dan warga sekolah untuk menjalankan
tugasnya sesuai tugas dan fungsinya masing-masing dalam menciptakan sekolah
adiwiyata yang ditetapkan berikut ini
Ketiga : Surat Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan Surat Keputusan Kepala
SMA Negeri I Yosowilangun tanggal 1 Januari 2023 dan apabila dikemudian hari
didapati kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan Di : SMA Negeri I Yosowilangun
Pada Tanggal : 1 Januari 2023
Kepala SMA Negeri I Yosowilangun
Moh. Agus Wibisono, [Link]
NIP. 19710908 199802 1 005
Uraian Tugas
A. Komite Sekolah
1. Bersama Kepala Sekolah dan TIM Sekolah Berbudaya Lingkungan memonitor dan mengevaluasi
persiapan Sekolah Berbudaya Lingkungan.
2. Mengkomunikasikan hasil rapat dan Program Sekolah Berbudaya Lingkungan.
3. Memberikan edaran, himbauan atau bentuk lain kepada stakehorlders.
4. Mengesahkan pertanggungjawaban keuangan dari Panitia Sekolah Berbudaya Lingkungan.
B. Penanggung Jawab
1. Mengarahkan kegiatan.
2. Melakukan Pengawasan.
3. Melakukan Evaluasi.
4. Membuat Kebijakan.
5. Mengkondisikan dan atau memfasilitasi rapat-rapat.
6. Memfasilitasi hubungan dengan masyarakat dan atau pihak terkait.
7. Memfasilitasi penyusunan Program Kurikulum yang berkaitan dengan Sekolah Berbudaya
Lingkungan.
C. Ketua
1. Membuat Program Kerja.
2. Mengkoordinasikan kepada semua aparat.
3. Menetapkan dan mengambil keputusan berdasarkan hasil musyawarah mufakat.
4. Mengevaluasi kegiatan aparat kepengurusan.
5. Mengkondisikan sarana prasarana.
6. Memberikan arahan da acuan Pendidikan Lingkungan Hidup kepada seluruh warga sekolah.
7. Mengkondisikan pelaksanaan kegiatan oleh guru, staf tata usaha, dan peserta didik.
D. Sekretaris
1. Memberikan saran dan masukan dalam mengambil keputusan.
2. Mempersiapkan dan mendestribusikan serta menyimpan arsip surat yang berhubungan dengan
kegiatan.
3. Bertanggung jawab atas tertib administrasi.
E. Koordinator Bidang
1. Mengoptimalkan Lomba K3 antar kelas.
2. Mensosialisasikan program/kurikulum sekolah berbudaya lingkungan kepada guru, staf tata usaha
dan peserta didik.
3. Mengidentifikasi masalah.
4. Mengidentifikasi segala kebutuhan baik fisik dan non fisik.
5. Menyediakan sarana dan prasarana serta bekerja sama dengan wali kelas.
6. Melengkapi sarana dan prasarana serta bekerja sama dengan wali kelas.
7. Memperbaiki fasilitas yang ada dan bekerja sama dengan wali kelas.
8. Menggerakkan aparat sekolah.
9. Mengoptimalkan pemberdayaan lingkungan.
F. Guru dan Wali Kelas.
1. Mengurangi konsumsi listrik di ruang kelas dan laboratorium.
2. Memanfaatkan kertas tidak layak pakai dan kertas bekas.
3. Memelihara kebersihan dan mengatur tata ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, dan ruang
penunjang lainnya.
4. Memberikan Pendidikan Lingkungan Hidup.
5. Turut mensukseskan dan melaksanakan Lomba K3.
G. Tata Usaha dan atau Pegawai
1. Mengurangi konsumsi air dan listrik.
2. Memanfaatkan kertas tidak layak pakai dan kertas bekas.
3. Memelihara kebersihan dan mengatur ruang Tata Usaha, ruang Kepala Sekolah, ruang Guru, toilet,
kebun sekolah, halaman dan ruang penunjang lainnya.
H. Pengurus Kelas.
1. Membantu menyediakan fasilitas kelas.
2. Mendukung program penataan kelas.
3. Berperan aktif dalam pemberdayaan kelas.
I. Peserta Didik.
1. Mengurangi konsumsi air dan listrik.
2. Turut bertanggung jawab terhadap K3.
3. Turut berpartisipasi dalam lomba K3.
4. Melaksanakan program pemisahan sampah organik dan anorganik.
5. Turut bertanggung jawab memelihara K3.
6. Melaksanakan piket keliling (khusus anggota K3)
Program Adiwiyata terhadap pengembangan pendidikan lingkungan hidup, yaitu :
A. Sosialisasi
Sosialisasi kepada semua warga sekolah untuk ikut aktif menjaga pelestarian lingkungan
hidup
B. Melaksanakan program, pengembang dan peningkatan di Bidang Lingkungan Hidup
Mengikutsertakan warga sekolah ataupun perwakilan untuk program pelatihan, workshop,
seminar, dan lokakarya yang berkaitan dengan lingkungan, sertya kunjungan study banding ke
beberapa sekolah Adiwiyata.
C. Pengembangan kurikulum berbasis lingkungan
1. Melaksanakan pengembangan materi PLH yang diintegrasi dalam beberapa mata
pelajaran yang meliputi mata pelajaran IPA, IPS, Agama, PKn, Bahasa Indonesia, Bahasa
Inggris, Prakarya.
2. Menggabungkan dua atau lebih isu lingkungan dalam mata pelajaran yang bersifat lintas
pelajaran seperti pembahasan ekosistem (IPA) , pelestarian lingkungan hidup (IPA) dan
pembuatan karya tulis dan slogan (Bahasa Indonesia dan Bahasa Ingris) akan lingkungan,
dibahas juga tentang kesadaran hukum (PKn) dan kewajiban seorang muslim untuk
menjaga kebersihan (Agama)
D. Pengembangan kegiatan/pendidikan berbasis partisipatif
Pembentukan Tim pencinta dan pelestari lingkungan yang diseleksi dari seluruh siswa, yaitu SPLING
(Sobat Pencinta Lingkungan)
1. Melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler yang berbasis partisivasif dan mendukung
pengembangan pendidikan lingkungan hidup yang slah satunya adalah Pramuka dan
Kelompok Karya Ilmiah (KIR)
2. Melaksanakan kegiatan pembelajaran / aksi lingkungan yang bersifat wajib bagi seluruh
siswa pada masa sekolah atau liburan sekolah.
3. Melaksanakan kegiatan pembelajaran / aksi lingkungan dengan melibatkan warga sekitar
dengan melibatkan masyarakat sekitar lingkungan sekolah
4. Mengikuti kegiatan aksi lingkungan yang dilakukan oleh pihak luar sekolah seperti
partisivasi dalam acara pekan lingkungan yang diadakan oleh Pemerintah Daerah.
5. Melaksanakan kegiatan kemitraan dengan intitusi terkait dan LSM dalam pengembangan
pendidikan lingkungan hidup yang diprogramkan menjalin kerjasama, dengan:
I. Sekolah Adiwiyata percontohan, agar dapat memberikan pembinaan
II. Dinas Kebersihan dan Pertamanan, pengadaan alat pendukung kebersihan, seperti
tong sampah,dan gerobak sampah
III. Dinas perhutanan dan pertanian untuk pengadaan benih
IV. Beberapa Perusahaan sekitar sekolah yang peduli akan lingkungan, untuk sponsor
gerakan lingkungan yang diadakan, dengan beberapa target perusahan
V. Taman Buah Mekarsari, untuk pengadaan bibit tanaman
E. Gerakan Jumat Bersih
Yaitu kegiatan kerja bakti ringan di sekitar sekolah untuk menjaga kebersihan yang
dilaksanakan setiap hari Jumat, diikuti oleh semua warga sekolah mulai dari guru, siswa,
penjaga sekolah dan kepala sekolah selama kurang lebih 60 menit.
Tujuan Kegiatan:
a. Menciptakan kebersamaan dalam upaya kepedulian terhadap lingkungan.
b. Pendidikan pembiasaan agar siswa selalu peduli terhadap kebersihan dan keindahan
lingkungan.
c. Agar selalu menjaga kondisi lingkungan sekolah tetap bersih dan indah, bebas dari
sumber penyakit.
Pelaksanaan:
a. Setiap hari Jumat sebelum masuk kurang lebih 20 menit
b. Melibatkan seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan lainnya.
c. Sasarannya, ruang kelas, halaman didepan kelas, taman sekolah, kaca jendela,
pembuangan air limbah dan halaman depan sekolah.
F. Kegiatan Lomba Kebersihan Kelas
Kegiatan lomba kebersihan kelas ini dilaksanakan penilaiannya setiap hari
oleh Tim Adiwiyata baik guru maupun siswa, hasil penilaian dalam setiap 2
minggu di umumkan dalam upacara bendera pada hari senin, kepada pemenang
kebersihan diberikan apresiasi dengan memposisiskan bendera kelas pada
tiang-tiang bendera.
Tujuan Kegiatanlomba kebersihan kelas ini untuk memberikan motivasi
kepada para siswa agar tetap selalu menjaga kebersihan kelasnya masing-
[Link] pembiasaan agar siswa tetap senang dalam menjaga kebersihan
lingkungan.
G. Penataan Taman Sekolah
Kegiatan ini yaitu kegiatan menata kembali taman sekolah dengan maksud
agar taman selalu tumbuh dengan baik dan terpelihara, kegiatan ini diantaranya
sebagai berikut:
a. Menambah tanaman penghijauan baik yang di depan kelas maupun yang
ada dibelakang kelas.
b. Memberi pupuk dan menata kembali tanaman di taman sekolah
c. Membersihkan taman dari sampah dan rumput liar yang mengganggu
d. Memberikan nama atau label pada tanaman yang ada di sekolah.
H. Melengkapi sarana perawatan lingkungan sekolah
Alat kebersihan dan tempat penampungan sampah/tomg sampah adalah
sarana utama dalam program perbaikan kondisi lingkungan sekolah. Dengan
penambahan sarana melalui pengajuan pengadaan sarana pendukung ke Dinas
Kebersihan dan Pertamanan dapat membantu terwujudnya lingkungan sekolah
yang bersih dan nyaman.
I. Memelihara dan Menanam Pohon
Kegiatan ini bertujuan agar anak memiliki sikap rasa sayang terhadap
tanaman, memahami pentingnya keberadaan tanaman untuk kehidupan
manusia, membantu agar Indonesia tetap hijau.
Kegaiatan penanaman pohon ini dilakukan selain di sekolah dilakukan
juga di rumahnya masing-masing bagi yang memiliki lahan, atau bisa juga
memakai vas bunga, atau ikut menanam di tempat orang lain saudaranya yang
telah mengijinkan, paling sedikit satu anak satu pohon. Guru memberi tugas
dan siswa melaporkan pertumbuhan pohon yang ditanamnya setiap seminggu
sekali atau sebulan sekali, dan dilaporkan dalam bentuk dokumentasi.
J. Membuat Apotek Hidup (TOGA) dan Green House
Kegiatan ini bertujuan agar siswa mengetahui jenis tanaman obat-obatan,
tahu manfaat dari tanaman obat-obatan, dan dapat menanam tanaman obat-
obatan [Link] kegiatan ini sekolah menyiapkan area untuk ditanami
oleh tanaman obat-obatan dengan menggunakan lahan yang ada di
[Link] vas bunga, begitu pula pada green house.
Pembangunan Green House menunjang pengetahuan dan aksi siswa serta
warga sekola dalam kegiatan pembibitan dimana kondisi lingkungan yang
sudah diatur sedemikan rupa didalam green house.
K. Memamfaatkan Bahan Bekas/Daur Ulang
Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi keberadaan sampah, baik di
sekolah maupun di rumah atau dilingkungan sekitar, dimana anak bisa kreatif
dalam dirinya untuk berusaha memamfaatkan barang bekas dapat berguna
kembali dengan tetap selalu menjaga [Link] bentuk contohnya
adalah dengan guru mengajak siswa membuat keterampilan dari barang-barang
bekas, membuat alat-alat dari barang bekas dan [Link]
digunakan/ dimamfaatkan oleh anak atau menjadi hiasandi kelas masing-
masing.
L. Bank Sampah
Yaitu Yaitu kegiatan sekolah mengumpulkan sampah melalui siswa secara
bertahap dan dicatat oleh koordinator 3R, di masing-masing kelas dengan
jumnlah tertentu melalui penimbangan sampah sampai dengan jumlah yang
cukup untuk dijual kepada [Link] kegiatan ini guru memotivasi dan
menilai hasil kerjasama [Link] hasil penjualan dilaporkan dan
dimamfaatkan untuk kegiatan peduli lingkungan.
Huip
A. Membuat Lubang Resapan Biopori (LRB)
Pembuatan lubang biopori dilakukan oleh sekolah bersama-sama dengan
siswa, dengan lokasi yang telah ditentukan sesuai ketentuan syarat lubang
biopori seperti pada taman sekolah. Fungsi biopori selain untuk penyerapan air
juga membantu dalam pembusukan sampah organik yang dapat dimanfaatkan
kembali sebagai pupuk.
B. Membangun Lubang/Sumur Serapan Air
Di beberapa titik ruang terbuka hijau sekolah dibuat serapan air sehingga
air limbah sekolah sebagaian akan diserap melaluilubang serapan tersebut. Dan
dibuat juga serapan di bawah taman sekolah sehingga air limbah sebagaian
masuk ke serapan yang telah dibuat oleh sekolah. Besar lubang serapan standar
sesuai dengan ketentuan.
C. Relokasi Kantin Sekolah
Kantin adalah bagian yang terpenting dalam lingkungan sekolah, yang
mana beradaannya atau tata letaknya sangat menentukan nilai kantin yang
sehat dan [Link] kantin yang masih terpisah-pisah menyebabkan
jumlah sampah menyeabar tanpa [Link] sekolah direlokasikan
dengan bentuk terpusat pada satu lingkungan yaitu bagian belakang sekolah.
Selain tata letak, kondisi kantin akan dirapihkan agar lebih bersih dan sehat,
dengan pengadaan tempat sampah yang mencuckupi dan himbauan tata tertib
kebersihan kantin untuk seluruh warga sekolah.
D. Penataan Toilet
Kondisi beberapa toilet siswa masih dalam status tidak layak pakai.
Berdasarkan hal tersebut maka toilet siswa dengan kondisi kurang baik akan di
renovasi dan diperbaiki penataanya agar dapat digunakan dengan nyaman bagi seluruh
siswa, begitupula dengan toilet guru yang sudah mulai ditata ulang.
E. Membuat Penunjang Pembiasaan
Dalam kegiatan ini sekolah akan membuat perangkat pendidikan dalam rangka
meningkatkan kesadaran kepada siswa, diantaranya mengadakan kegiatan tembok
grafitty sekolah yang bertemakan peduli lingkungan, salam penyemangatmenuju Go
Green dan moto-moto yang berkaitan dengan lingkungan.
F. Mengeluarkan Kebijakan Penghematan Sumber Energi
Hemat terhadap energi, salah satunya energi listrik bertujuan agar seluruh warga
sekolah memamhami bahwa energi listrik adalah bagian terpenting dari masa depan
bumi. Save energy artinya mendukung penghematan sumber daya alam. Diawali dengan
kebijakan yang dikeluarkan oleh sekolah akan memberi pembiasaan pada warga sekolah
terhadap save energy yang dapat diterapkan pula di rumah
G. Melengkapi Tempat Cuci Tangan
Dalam rangka meningkatkan pembiasaan perilaku hidup bersih salah satunya yaitu
membiasakan anak untuk mencuci tangan memakai sabun pada saat mau makan, sesudah
makan, baik mau bekerja maupun sesudah [Link] perilaku cuci tangan ini
menjadi bagian yang otomatis, refleks untuk menjaga kesehatan dirinya. Guru bisa
memberikan contoh cara mencuci tangan dengan baik.
H. Pembiasaan Buang Sampah
Yaitu kegiatan ini diawali oleh sekolah agar menambah bak sampah dan
memperbaiki bak sampah yang sudah ada, dimana tujuannya yaitu agar anak terbiasa
membuang sampah pada tempatnya dan bisa memisahkan mana sampah organik dan
mana sampah yang [Link] kebiasaan ini menjadi bagian dari perilakunya.
PENGHIJAUAN