Rujukan
No. Dokumen
No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman 1/3
SOP
UPTD PUSKESMAS
MALUK
KABUPATEN
FAHMI, SKM
SUMBAWA
NIP. 19760520 200012 1004
BARAT
1. Pengertian Rujukan Adalah Proses pelimpahan tanggung jawab timbal balik terhadap suatu
kasus penyakit atau masalah kesehatan secara vertikal (ke unit yang lebih
mampu menanganinya), atau secara horizontal (antar unit-unit yang setingkat
kemampuannya)
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah- langkah dalam melaksanakan rujukan.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Maluk,
Nomor : /B5/SK/PKM-M/I/2023 Tentang Layanan Klinis.
4. Referensi KEPMENKES RI NOMOR HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang panduan praktik
klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
5. Prosedur 1. Pasien
2. Form rujukan (rangkap 2)
3. Form Inform Concent
4. Buku Register
5. Puskesmas Keliling /Ambulance
A. PROSEDUR KLINIS
1. Melakukan anamnesa, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang
medik untuk menentukan diagnosa utama dan diagnosa banding.
2. Memberikan tindakan pra rujukan sesuai kasus berdasarkan Standar
Operasional Prosedur (SOP).
3. Menetapkan unit pelayanan tujuan rujukan.
4. Untuk pasien gawat darurat harus didampingi petugas medis atau
paramedik yang kompeten di bidangnya dan mengetahui kondisi pasien.
5. Apabila pasien diantar dengan kendaraan Puskesmas Keliling atau
Ambulance, agar petugas dan kendaraan tetap menunggu pasien di IGD
tujuan sampai ada kepastian pasien tersebut mendapat pelayanan dan
kesimpulan dirawat inap atau dirawat jalan.
B. PROSEDUR ADMINISTRATIF
1. Dilakukan setelah pasien diberikan tindakan pra rujukan.
2. Membuat catatan rekam medis pasien.
3. Memberikan Inform Concent (persetujuan / penolakan rujukan).
4. Membuat surat rujukan pasien rangkap dua (form R/I/a terlampir).
Lembar pertama dikirim ke tempat rujukan bersama pasien yang
bersangkutan, lembar kedua disimpan sebagai arsip.
5. Mencatat identitas pasien pada buku register pasien.
6. Menyiapkan sarana transportasi dan sedapat mungkin menjalin
komunikasi dengan tempat tujuan rujukan.
7. Pengiriman pasien inisebaiknya dilaksanakan setelah diselesaikan baik
administrasi maupun keuangan.
6. Bagan Alur
Prosedur klinis Melakukan anamnesa, pemeriksaan fisik
dan pemeriksaan penunjang medik
untuk menentukan diagnosa utama dan
diagnosa banding.
Menetapkan unit pelayanan Memberikan tindakan pra
tujuan rujukan.
rujukan
Untuk pasien gawat darurat harus
di dampingipetugas medis