0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan17 halaman

Kegiatan Keluarga Binaan Puskesmas Titi Papan

Laporan tersebut merangkum kegiatan kunjungan keluarga binaan di Puskesmas Titi Papan pada tanggal 4 Januari 2020. Kegiatannya meliputi penelitian, penyuluhan tentang kesehatan dan sanitasi, serta tanya jawab dengan keluarga binaan. Tujuannya adalah memberikan informasi kesehatan dan edukasi tentang makanan sehat, pengelolaan makanan, serta kebersihan dan sanitasi. Sasarannya adalah keluarga binaan.

Diunggah oleh

meilvi19
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
16 tayangan17 halaman

Kegiatan Keluarga Binaan Puskesmas Titi Papan

Laporan tersebut merangkum kegiatan kunjungan keluarga binaan di Puskesmas Titi Papan pada tanggal 4 Januari 2020. Kegiatannya meliputi penelitian, penyuluhan tentang kesehatan dan sanitasi, serta tanya jawab dengan keluarga binaan. Tujuannya adalah memberikan informasi kesehatan dan edukasi tentang makanan sehat, pengelolaan makanan, serta kebersihan dan sanitasi. Sasarannya adalah keluarga binaan.

Diunggah oleh

meilvi19
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Laporan Kegiatan Keluarga Binaan

Puskesmas Titi Papan


Selasa 04 Januari 2020

Keluarga Binaan
Kegiatan:
 Penelitian tentang keluarga binaan.
 Penyuluhan tentang kesehatan dan sanitasi pada keluarga binaan
 Melakukan tanya jawab dengan keluarga binaan.

Tujuan:
 Memberikan informasi dan pengetahuan kepada keluarga binaan
mengenai penyakit yang terdapat di keluarga.
 Memberikan edukasi kepada keluarga binaan tentang pengelolaan
bahan makanan dan makanan yang sehat.
 Memberikan edukasi kepada keluarga binaan tentang menjaga
kebersihan dan sanitasi di rumah.

Sasaran:
 Keluarga Binaan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

1
FORM ISIAN
PROFIL KESEHATAN KELUARGA BINAAN
DI PUSKESMAS TITI PAPAN

PUSKESMAS : Titi Papan


NAMA MAHASISWA : AMIRA WULANDARI 71170891402

TINA SYAHFITRI SIREGAR 71170891431

SITI MEILVIA SARI PURBA 71170891361

AGUNG FADHLILLAH MURSYID 71170891380

KELVIN ARIA REFRINALDI 71170891008

DESY PURNAMA SARI. S 71160891693

ANGGI RAHMAITO SIREGAR 71160891699

HARI/TANGGAL : Selasa 04 Januari 2020

KECAMATAN : Medan Deli


KELURAHAN : Titi Papan
RESPONDEN : Keluarga Tn. B

1. IDENTITAS KELUARGA
Keluarga yang akan dibina dalam kasus ini adalah keluarga Bapak Boy
Irawan. Bapak Boy Irawan merupakan kepala keluarga dalam rumah yang
dihuninya. Keluarga inti terdiri dari Kepala Keluarga dan dua anaknya.
Berikut ini adalah identitas anggota keluarga yang diperoleh pada saat
kunjungan pertama:

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

2
Anggota Keluarga Keterangan
Nama Boy Irawan
Umur 43 tahun
Alamat Jl. Platina V
Kepala
Agama Islam Keluarga
Pendidikan SLTA/Sederajat
Pekerjaan Wiraswasta
Status Menikah
Anggota Keluarga Keterangan
Nama Ramayani
Umur 38 tahun
Alamat Jl. Platina V
Agama Islam Istri

Pendidikan SD/sederajat
Pekerjaan Ibu rumah tangga
Status Menikah
Anggota Keluarga Keterangan
Nama Nazla Marsya Irawan
Umur 13 tahun
Alamat Jl. Platina V
Agama Islam Anak ke-1

Pendidikan Belum tamat SD/Sederajat


Pekerjaan -
Status Belum menikah
Anggota Keluarga Keterangan
Nama Aulia Ikhsan Irawan
Umur 9 tahun
Alamat Jl. Platina V
Agama Islam Anak ke-2

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

3
Pendidikan Belum tamat SD/Sederajat
Pekerjaan -
Status Belum menikah

2. TAHAPAN PERKEMBANGAN KELUARGA


Keluarga Tn. B termasuk ke dalam tahap perkembangan keluarga dengan dua
anak bersekolah.

3. GENOGRAM

Keterangan:

Perempuan

Laki-Laki

4. DATA STATUS KESEHATAN KELUARGA

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

4
Data kesehatan awal, diambil saat kunjungan pertama ke rumah keluarga binaan.

Aspek Istri Anak Anak


Tn. B
Pemeriksaan (Ny.R) ke-1 ke-2
BB 60 38 kg 35 kg 29 kg
TB 168 149 cm 140 cm 130 cm
TD 150/10 90/60 120/80 120/80
0
N 90x/ 80x/mnt 88x/ 74x/
mnt mnt mnt
RR 20 20x/mnt 22x/ 20x/
mnt mnt
T 36,7 36,6 36.0 36,5

6. DATA PELAYANAN PASIEN DALAM KELUARGA BINAAN


ANAMNESA
Riwayat Psikiatri diperoleh dari alloanamnesa pasien yang dilakukan pada tanggal
21 Desember 2019 di rumah pasien.

Keluhan Utama : Tekanan darah tinggi


Riwayat Penyakit Sekarang:
Hal ini sudah dialami pasien sejak lebih dari 3 bulan yang lalu. Tekanan darah
tinggi diketahui saat ada kegiatan PIS-PK dan pasien dilakukan pemeriksaan
tekanan darah.
Riwayat Penyakit Terdahulu: -
Riwayat Penyakit Keluarga: Tidak Ada
Riwayat Berobat: Pasien tidak mengkonsumsi obat anti hipertensi
RIWAYAT PENYAKIT SEBELUMNYA : tidak ada
PEMERIKSAAN FISIK (DIPERIKSA TGL 04 JANUARI 2020)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

5
Keadaan umum : Cukup Baik
Kesadaran : Compos Mentis, GCS 15
Vital Sign : Tekanan darah : 150/100 mmHg
Nadi : 90 x/menit
Pernapasan : 20 x/menit
Suhu : 36,6 oC
Status Gizi : Berat Badan : 60 kg
Tinggi : 168 cm
60
IMT = 2
=21.42 (berat badan normal)
1.68
Status Generalisata :
Kepala Kesan normal, bentuk dan ukuran normal,deformitas (-)
Mata Pupil : reflek cahaya +/+. isokor (+), myosis (-), fmidriasis (-),
sekret mata :(-/-). Konjungtiva : anemis (-/-), edema palpebra: (-)
Telinga Kesan normal, bentuk dan fungsi normal,serumen(-)
Hidung Kesan normal, bentuk dan fungsi normal, pernafasan cuping
hidung (-), epistaksis (-), sekret (-)
Leher Pembesaran KGB (-)
Thorax Inspeksi : kelainan bentuk (-), pergerakan dinding dada simetris,
retraksi dinding dada (-)
Palpasi : Sterm fremitus normal (+/+) anterior posterior
Perkusi : Sonor di seluruh lapangan paru
Auskultasi : vesikuler (+/+)
Abdomen Inspeksi : Bentuk : distensi (-), scar (-), keloid (-)
Palpasi : Turgor normal, H/L/R tidak teraba
Perkusi : Timpani
Auskultasi : Peristaltik usus : + normal
Ekstremitas Akral hangat
+ +

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

6
+ +
Edema (-), kelainan bentuk (-), CTR < 2 detik.

Uro-genital: Kelainan bawaan : (-)


Vertebrae : Kelainan yang ada (-), Tanda-tanda fraktur (-)
a. Pemeriksaan Penunjang: -
b. Diagnosa Kerja: Hipertensi derajat I
c. Terapi: obat anti hipertensi
d. Prognosis Pasien: Dubia ad bonam

7. EDUKASI :
 Pemeriksaan tekanan darah rutin
 Diet rendah garam
 Kontrol ulang secara teratur

8. INDEKS KELUARGA SEHAT DAN CAKUPAN INDIKATOR


KELUARGA SEHAT
Terdapat 12 indikator utama yang telah ditetapkan untuk menyatakan suatu
keluarga sehat atau tidak, yaitu:
1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)
2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
4. Bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif
5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan
6. Penderita hipertensi mendapatkan pengobatan sesuai standar
7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

7
9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok
10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih
12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat
Berdasarkan indikator tersebut, dilakukan penghitungan Indeks Keluarga Sehat
(IKS) dari suatu keluarga.

Pengkategorian keluarga menurut IKS adalah sebagai berikut.


- Keluarga Sehat : IKS di atas 0,800
- Keluarga Pra Sehat : IKS 0,500 0,800
- Keluarga Tidak Sehat : IKS kurang dari 0,500

Perhitungan Indeks Keluarga Sehat


No Indikator Pertanyaan Tn. Ny. Anak Ana Nilai
rumah B R ke 1 k ke
tangga 2
1 Keluarga mengikuti N Y N N Y
program Keluarga
Berencana (KB)
2 Ibu melakukan persalinan N T N N T
di fasilitas kesehatan
3 Bayi mendapat imunisasi N N N N N
dasar lengkap
4 Bayi mendapat air susu N N T T T
ibu (ASI) eksklusif
5 Balita mendapatkan N N N N N
pemantauan pertumbuhan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

8
6 Penderita tuberkulosis N N N N N
paru mendapatkan
pengobatan sesuai standar
7 Penderita hipertensi Y N N N Y
melakukan pengobatan
secara teratur
8 Penderita gangguan jiwa N N N N N N
mendapatkan pengobatan
dan tidak ditelantarkan
9 Anggota keluarga tidak Y N N N Y
ada yang merokok
10 Keluarga sudah menjadi Y Y Y Y Y
anggota Jaminan
Kesehatan Nasional
(JKN)
11 Keluarga mempunyai T T T T T T
akses sarana air bersih
12 Keluarga mempunyai T T T T T T
akses atau menggunakan
jamban sehat
Indeks Keluarga Sehat 0,50

9. MASALAH KESEHATAN KELUARGA BINAAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

9
Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh terhadap keluarga binaan
yang akan dibina, maka dapat dirumuskan beberapa masalah kesehatan dalam
keluarga Tn. B tersebut beserta dengan kemungkinan penyebab masalah
kesehatannya yang disajikan dalam tabel sebagai berikut:

Anggota Masalah Kemungkinan Penyebab


No.
Keluarga Kesehatan Masalah Kesehatan

1. Tn B pasien hipertensi diet tinggi garam, faktor sosio-


ekonomi pemicu stress

Anggota Masalah Kemungkinan Penyebab


No.
Keluarga Kesehatan Masalah Kesehatan
2 Ny R - diet tinggi garam, faktor sosio-
ekonomi pemicu stress
Anggota Masalah Kemungkinan Penyebab
No.
Keluarga Kesehatan Masalah Kesehatan
3 N - diet tinggi garam

Anggota Masalah Kemungkinan Penyebab


No.
Keluarga Kesehatan Masalah Kesehatan
4 A - diet tinggi garam

Dari tabel di atas, diperoleh data bahwa saat kunjungan rumah masalah
kesehatan dialami oleh Tn B. Sedangkan istri dan anaknya mempunyai risiko
untuk mengalami hipertensi.
Jika dilihat dari aspek kesehatan masyarakat, maka masalah-masalah
kesehatan yang dialami oleh Tn B terkait dengan determinan kesehatan yang ada

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

10
yaitu aspek lingkungan, aspek perilaku/gaya hidup, dan aspek pelayanan
kesehatan.
Masalah kesehatan yang pertama kali diidentifikasi adalah berasal dari Tn
B, dalam hal ini yang merupakan kepala keluarga dalam keluarga inti dengan
keluhan tekanan darah tinggi. Pada kunjungan pertama diperkirakan rencana
upaya intervensi terhadap masalah kesehatan Tn B.

10. KONDISI FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN, SOSIAL DAN


EKONOMI
a. Keadaan Lingkungan

Keluarga Tn B tinggal di Titi Papan. Tempat tinggalnya tersebut merupakan


tempat tinggal sendiri yang dibangun dan ditempati sejak kecil. Luas rumah Tn B
kira-kira 40 m2, dimana panjangnya ± 10m dan lebarnya ± 4m, dan menghadap
ke timur.. Rumah B berlantai dan berdinding kayu, beratap seng .
Rumah Tn B memiliki halaman, jarak rumah yang sangat rapat dengan
tetangganya . Lingkungan tempat tinggalnya merupakan lingkungan padat rumah
dan bersanitasi rendah.
Perabotan rumah tangga tidak tertata rapi, di bagian dapur penataannya masih
berantakan. Pencahayaan kurang karena jumlah jendela hanya sedikit dan jendela
yang ada tidak pernah dibuka. Keluarga Tn B membuang sampah di kebun
belakang rumah, dan sampah – sampah tersebut biasanya dibakar.
Ny R mengatakan untuk kebutuhan air bersih sehari-hari, ia dan keluarga
menggunakan air sumur. Air tersebut digunakan untuk memasak dan kebutuhan
sehari-hari lainnya. Air minum berasal dari rebusan.

b. Sosial Ekonomi

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

11
Tn B adalah seorang kepala keluarga dan istrinya bekerja sebagai ibu rumah
tangga. Penghasilan tidak tetap tergantung penjualan produk keripik buatannya.
bisa mendapat penghalisan sekitar Rp 700.000 – Rp 1.000.000 per bulan.

UPAYA KESEHATAN YANG TELAH DILAKUKAN KELUARGA


Belum ada upaya kesehatan yang telah dilakukan oleh keluarga Tn B.

RENCANA UPAYA INTERVENSI YANG AKAN DILAKUKAN


Masalah
Anggota
Kesehatan Rencana Upaya Intervensi
Keluarga
Anggota Keluarga
Tn B Hipertensi  Memberikan penyuluhan kepada
keluarganya mengenai penyakit hipertensi
 Memberitahu keluarga pasien agar
memeriksakan tekanan darah setiap bulan
 Mengedukasi cara diet rendah garam dan
kontrol tekananan darah
 Menghindari faktor pemicu peningkatan
tekanan darah
Ny R, N Risiko hipertensi.  Memberi dukungan untuk menjadi PMO
dan A (Pengawas Minum Obat) di keluarga
 Menjaga kesehatan diri
 Memakan makanan sehat dan gizi
seimbang

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

12
8. RENCANA PENATALAKSANAAN PASIEN
Hasil yang
No. Kegiatan Rencana intervensi Waktu
diharapkan
1. Aspek Evaluasi: 1 minggu - Kekhawatiran
personal - Keluhan, harapan, pasien mengenai
pada pasien dan kekhawatiran kondisinya akan
Hipertensi pasien berkurang, dan
Intervensi: memiliki
- Edukasi kepada semangat untuk
pasien mengenai sembuh.
penyakit Hipertensi - Pasien
dan tatalaksananya, memahami cara
serta hal yang perlu kontrol tekanan
diperhatikan darah dan tahu
menyangkut cara
komplikasinya. mencegahnya
- Pasien rajin
mengunjungi
puskesmas untuk
kontrol ulang dan
berobat.
2 Aspek Evaluasi: 1 minggu - Perbaikan gejala
klinis: - Pemantauan klinis
Hipertensi perbaikan kondisi - Pasien teratur dan
klinis pasien, selalu disiplin
kepatuhan untuk untuk kontrol
mendapatkan obat ulang dan
anti hipertensi mendapatkan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

13
Terapi: terapi
- Non Farmakologis: - Terjadinya
1. Memakan Komplikasi dapat
makanan dengan dicegah
gizi seimbang dan
rendah garam
2. Menghindari faktor
pemicu
meningkatnya
tekanan darah
- Farmakologis :
Obat anti hipertensi
3. Aspek Risiko Edukasi: 1 minggu Pasien mengerti
Internal - Mengenai keadaan apa itu Hipertensi
Hipertensi dan apa dan apa
komplikasinya komplikasinya
4. Kurangnya Edukasi: 1 minggu Pasien mengerti
pengetahuan Mengenai penyakit dan mampu
mengenai Hipertensi termasuk memahami
penyakit bahaya dan mengenai
Hipertensi komplikasinya Hipertensi

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

14
TINDAK LANJUT DAN HASIL INTERVENSI PASIEN
Tanggal Intervensi Yang Dilakukan, Diagnosis Holistik &
Rencana Selanjutnya
Kedatangan Evaluasi:
pertama - Pada kedatangan pertama ini, dievaluasi apakah
(14 Januari 2020) terdapat perbaikan gejala klinis dari pasien,
terdapat efek samping dari obat yang telah
diberikan, telah diedukasi tentang penyakit TB
Paru
Hasil :
- Keluarga Pasien mengetahui cara penularan, cara
mencegah penularan, apa itu TB paru dan
komplikasi yang akan terjadi
Intervensi:
- Pada kedatangan pertama, intervensi yang
dilakukan adalah edukasi mengenai TB Paru
(penyebab, faktor risiko, perjalanan penyakit,
pengobatan dan pentingnya pengobatan secara
teratur dan disiplin serta pencegahannya), serta
pentingnya peran PMO yang dilakukan terhadap
pasien serta keluarga, serta anjuran untuk
melakukan pemeriksaan ke Puskesmas
- Juga dilakukan edukasi untuk menjaga pola
makan dan menerapkan hidup bersih dan sehat.
Kedatangan Evaluasi:
Kedua - Evaluasi dari intervensi sebelumnya
(21 Januari 2020) Hasil:
- Pasien sudah memenuhi makanan yang rendah

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

15
garam
Edukasi:
- Aspek personal: Edukasi kepada pasien mengenai
Hipertensi dan tatalaksananya, serta hal yang
perlu diperhatikan menyangkut komplikasinya.
- Aspek klinik:
o Menjelaskan tentang Hipertensi, faktor
risiko, penyebab, serta tatalaksana
pengobatannya termasuk pentingnya
keteraturan berobat dan pengobatan.
o Pentingnya gizi seimbang dan diet rendah
garam.
- Aspek risiko internal:
o Edukasi mengenai keadaan pasien dengan
Hipertensi dapat menyebabkan
komplikasi yang tiba-tiba
- Menjelaskan pentingnya kegiatan aktivitas fisik.
- Aspek sosial:
o Edukasi mengenai kontrol tekanan darah
o Edukasi mengenai menghindari faktor
pemicu meningkatnya tekanan darah.

DOKUMENTASI KELUARGA
BINAAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

16
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM SUMATRA UTARA
06 JANUARI 2020 s/d 23 JANUARI 2020

17

Anda mungkin juga menyukai