“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
Semarang, 24 Juni 2023
Peningkatan Hasil Belajar PPKN dengan
ModelProblem Based Learning Berbasis
Audio VisualSiswa Kelas IV SDN Pati Lor
03
Fatinatuz Zahro1 Qoriati Mushafanah 2 Ngarisih 3
1PGSD,Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, Universitas PGRI Semarang, 50125
2PGSD,Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, Universitas PGRI Semarang,
50125 3SD Negeri Pati Lor 03, Pati, 59111
E-mail: fatinfafa04@gmail.com1)
qoriatimushafanah@[Link].id2
ngarisih67@gmail.com3
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn
menggunakan model pembelajaran Poblem Based Learning. Penelitian ini menggunakan desain
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Tahapan pelaksanaan penelitian
meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari setiap siklus. Pada tahap pra siklus diperoleh nilai
rata-rata 69,28 . Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 76,78 Pada siklus II diperoleh nilai rata-
rata 81,84, dengan persentase ketuntasan 93%
.Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar mulai prasiklus, siklus I, dan siklus II mengalami
peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning
berbasis Audio Visual.
Kata kunci: Hasil belajar, Problem Based Learning, Audio Visual.
Abstract
This study aims to improve student learning outcomes in PPKn subjects using the Poblem
Based Learning learning model. This study used a Classroom Action Research (PTK) design
conducted in two cycles. The stages of research implementation include planning,
implementation, observation, and reflection. The results showed that student learning
outcomes improved from each cycle. In the pre-cycle stage obtained average value of 69,28 .In
cycle I obtained an average value of 76.78 In cycle II an average value of 81.84 was obtained,
with a completeness percentage of 93%. It can be concluded that learning outcomes starting
from precycle, cycle I, and cycle II have increased learning outcomes using the Audio Visual-
based Problem Based Learning learning model.
Keywords: Learning outcomes, Problem based learning, Audio Visual.
393
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 394
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
PENDAHULUAN siswa dalam proses pembelajaran yaitu dengan
menggunakan model Problem Based Learning
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan menggunakan media ajar berbasis
(PPKn) merupakan salah satu mata pelajaran Audio Visual.
wajib dari sekolah dasar hingga perguruan
tinggi. Pendidikan Pancasila dan Proses pembelajaran PPKn sebelumnya di SD
Kewarganegaraan diharapkan mampu Negeri Pati Lor 03 masih kontekstual, yang
memberikan perhatiannya kepada dimana siswa mengalami kesulitan dalam
pengembangan nilai, moral, dan perilaku menerima materi. Model pembelajaran
peserta didik. Sejatinya, PPKn adalah studi sebelumnya juga membutuhkan
tentangkehidupan sehari-hari, mengajarkan waktu yang cukup lama dantidak semua siswa
bagaimana menjadi warga Negara yang baik cepat beradaptasi dengan model
menunjung tinggi nilai- nilai yang merupakan pembelajarannya. Kesenjangan antara siswa
dasar negara Indonesia. juga terjadi karena terdapat siswa yang
memiliki kemampuan tinggi dan rendah
Pada kenyataannya proses pembelajaran PPKn berpengaruh pada hasil belajar siswa.
di sekolah tidak seperti yang diharapkan.
Masih banyak siswa yang kurang fokus dalam Problem Based Learning adalah pembelajaran
proses pembelajaran dan penanaman sikap yang disampaikan dengan menyajikan suatu
nasionalisme yang kurang terhadap siswa. permasalahan, mengajukan suatu
Sehingga pembelajaran menjadi tidak efektif. permasalahan, mengajukan pertanyaan dan
Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memfasilitasi pengkajian sehingga dapat
mengaitkan masalah nyata dalam kehidupan membuka dialog antara pendidik dan peserta
sehari-hari siswa dengan materi yang akan didik. Permasalahan yang dikaji merupakan
dipelajari. Model pembelajaran yang dapat masalah yang kontekstual yang ditemukan
digunakan untuk mengaktifkan oleh peserta didik sendiri dalam kehidupan
sehari-hari.
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 395
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
Prinsip utama Problem Based Learning adalah Tujuannya untuk mengembangkan
penggunaan masalah nyata sebagai sarana kemampuan kognitif dengan memberikan
bagi peserta didik untuk mengembangkan rangsangan berupa gambar bergerak dan
pengetahuan dan mengembangkan suara, serta menyampaikan pesan untuk
kemampuan berpikir kritis serta kemampuan mempengaruhi sikap dan emosi. Audio Visual
dalammemecahkan masalah. Dengan pembelajaran dalam mendukung model
menerapkan masalah yang sedang dihadapi Problem Based Learning bermanfaat untuk
oleh peserta didik mereka akan menjelaskan meningkatkan motivasi belajar peserta didik,
pembelajaran yang merekalakukan menjadikan siswa nyaman dan senang belajar,
Menurut Anderson (1994:99), media audio serta mengembangkan hasil belajar siswa.
visual adalah merupakan rangkaian gambar Menurut penelitian (Surya, Y. F. (2017).:
elektronis yang disertai oleh unsur suara audio Langkah-langkah model pembelajaran
juga mempunyai unsur gambar yang Problem Based Learning terdiri dari empat
dituangkan melalui pita video. Rangkaian Langkah yaitu: “(1) Pembelajaran dimulai
gambar elektronis tersebutkemudian diputar dengan pemberian masalah, biasanya masalah
dengan suatualat yaitu video cassette recorder memiliki konteks dengan dunia nyata, (2)
atau video player. Sedangkan Barbabara Pembelajar secara berkelompok aktif
(Miarso, 1994: 41) mengemukakan bahwa merumuskan masalah dan mengidentifikasi
media audio visual adalah cara memproduksi kesenjangan pengetahuan mereka, (3)
dan menyampaikan bahan dengan Mempelajari dan mencarisendiri materi
menggunakan peralatan mekanis dan yangterkait dengan masalah, (4)
elektronis untuk menyajikan pesan- pesan Melaporkan solusi dari masalah.
audio visual. Pembelajaran dengan
menggunakan media audio visual berkaitan Beberapa penelitian yang relevan dengan
dengan indera penglihatan dan pendengaran penelitian ini adalah (1) penelitian yang
sehingga dapat mengefektifkan kemampuan dilakukan oleh (Vera, K., & Wardani, K. W.
alat indera anak dan anak dengan mudah (2018). Peningkatan keterampilan berfikir
menangkap sebuah materi yang ditayangkan kritis melalui model problem based learning
dalam video tersebut. berbantuan audio visual pada siswa kelas IV
SD. Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi
Pendidikan (JARTIKA), 1(2), 33-45.) yang
memperoleh hasil disimpulkan bahwa
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 396
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
penggunaan model Problem Based Lear ning keefektifan model Problem Based Learning
berbantuan audio visual dapat berbasis audio visual untuk meningkatkan
meningkatkatkan keterampilan berfikir kritis hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn
siswa kelas 4 pada SD Negeri Salatiga 01 pada . Adapun tujuan penelitian ini untuk
semester II tahun pelajaran 2017/2018., (2) mengidentifikasi efektifitas model
penelitian yang dilakukan oleh (Suryaningrum, pembelajaran Problem Based Learning
M. D. (2022). Peningkatan Kualitas berbasis audio visual terhadap hasil belajar
Pembelajaran PKn melalui Model Problem mata pelajaran PPKnkelas IV.
Based Learning dengan media Audio Visual
pada Siswa Kelas IV Sekolah METODE PENELITIAN
Dasar. Paedagogie, 17(1), 37-46.) yang
memperoleh hasil bahwa dapat Jenis penelitian yang dilakukan adalah
disimpulkan bahwa penerapan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action
modelpembelajaran Problem Based Learning Research) dengan pendekatan kualitatif.
dengan media audio visauk dapat Rancangan dan desain Penelitian Tindakan
meningkatkan kualitas pembelajaran Kelas ini yaitu model desain Kemmis dan Mc
PKn materi hak dan kewajiban kelas IV Taggrat. Komponen dalam setiap siklus terdiri
SDN Cacaban 6 Kota Magelang. (3) penelitian atas Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan,
yang dilakukan oleh (Likhinanda, O. B. dan refleksi dengan dua siklus. Populasi
(2016). PENINGKATAN RASA INGIN penelitian adalah seluruh siswa kelas 4 SDN
TAHU DAN PRESTASI BELAJAR MATA Pati Lor 03 . Sampel yang di ambil adalah 28
PELAJARAN PKn MELALUI siswa kelas 4 SDN Pati Lor 03 dengan
MODELPROBLEM BASED LEARNING menggunakan Teknik
BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL Nonprobability Sampling. Variabel yang
DI KELAS IV SDN digunakan dalam penelitian ini ada 2 variabel
KERTASINDUYASA 02 (Doctoral dissertation, yaitu variable bebas (X) dan variable terikat
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Y). Variable bebas (X) yaitu model PBL
UNISSULA).) yang memperoleh hasil bahwa berbasis Audio Visual, sedangkan variable
pembelajaran dengan model problem based terikat (Y) yaitu hasil belajar siswa mata
learningberbantuan dengan media audio visual pelajaran PPKn. Instrumen penelitian dalam
dapat meningkatkan rasa ingin tahu dan Penelitian Tindakan Kelas ini merupakan
prestasi belajar PKn di kelas IV SD Negeri lembar observasi dan tes. Analisis data
Kertasinduyasa 02 dalam
Berdasarkan penelitian yang relevan tersebut
terdapat peneliti yang mengukur
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 397
No Skor Kategori Frekuensi Presentase
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
1 80%- Sangat 7 25%
penelitian ini menggunakan statistik deskriptif
dalam menghitung nilai siswa, rata-rata nilai 100% baik
siswa, dan ketuntasan dalam KKM. Berdasarkan
ketuntasan minimal KKM di SDN Pati Lor 03
siswa dikatakan tuntas jika mencapai nilai 75. 2 70%- Baik 9 32,14%
Kualitas pembelajaran di dapat dari segi proses
dan segi hasil. Dari segi proses pembelajaran 79%
diketahui berhasil apabila seluruhnya atau
Sebagian besar 75% siswa terlibat secara aktif
dalam pembelajaran. Sedangkan dari segi hasil
3 60%- Cukup 10 35,71%
proses pembelajaran dikatakan berhasil apabila
69%
terjadi perubahan tingkah laku positif pada diri
siswa seluruhnya sekurang-kurangnya 85%
(Hermawan et al, 2019) 4 ≤55% Kurang 2 7,14%
HASIL PENELITIAN
DAN PEMBAHASAN
Jumlah 28
Skor tertinggi 100
Skor terendah 50
Nilai rata-rata 69,28
Table 1. Distribusi frekuensi dan skor hasil
belajar siswa pra siklus
Pra Siklus Berdasarkan tabel tersebut dari
28 siswa
Pada tanggal 27 Maret 2023 peneliti
mengadakan observasi awal. Pada observasi yang mengikuti tes sebanyak 14 siswa yang
awal tersebut di peroleh data kemampuan tuntas hasil belajarnya dengankategori sangat
siswa kelas 4 SDN Pati Lor03 masih rendah. baik 7 siswa , kategori baik 9 , kategori cukup
Dari 28 siswa hanya 14 siswa yang sudah 10 siswa dan kategori kurang 2 siswa..
tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal Rendahnya hasil belajar siswa dikarenakan
sebesar 50% sedangkan 14 siswa tidak tuntas kurang tepatnya model pembelajaran dan
dengankualitas persentase 50% dan nilai rata- media pembelajaran.
rata sebesar 47,42% . adapun nilai kategori
hasil belajar siswa dapat dilihat dari tabel Berdasarkan hasil data pra siklus maka
berikut. peneliti melakukan tindakan perbaikan dalam
pembelajaran PPKn dengan model
pembelajaran PBL berbasis Audio Visual.
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 398
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
Siklus 1
Nilai rata-rata 76,78
Pada tanggal 3 April 2023 peneliti
mengadakan pembelajaran siklus 1, pada
pembelajaran siklus 1 tersebut di peroleh data
kemampuan siswa kelas 4 SDN Pati Lor 03 Berdasarkan tabel tersebut dari 28 siswa yang
mulai meningkat. Dari 28 siswa, 16 siswa mengikuti tes sebanyak 16 siswa yang tuntas
sudah tuntas dengan persentase ketuntasan hasil belajarnya dengan kategori sangat baik,
klasikal sebesar 60,71% sedangkan 12 siswa kategori baik 2 siswa, kategori cukup 9 siswa ,
tidak tuntas dengankualitas persentase dan kategori kurang 4 siswa. Oleh karena itu,
42,85% dan nilai rata- rata sebesar pada kegiatan pembelajaran selanjutnya
74,21% .Adapun nilai kategori hasil belajar (siklus II) peneliti merefleksi Kembali
siswa dapat dilihat dari tabel berikut. mengenai aktivitas pembelajaran siswa dan
menjadikan pembelajaran siklus I sebagai
Table 2. Distribusi frekuensi dan skor hasil pedoman untuk melanjutkan ke siklus II.
belajar siswa siklus 1 Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat
diketahui bahwa pada pelaksanaan proses
pembelajaran ada beberapa hal yang perlu
Kategor Frekuens Presenta
N Skor ditingkatkan antara lain; memberikan
i i se
kesempatan yang lebih banyak kepada siswa
o untuk bertanya, memberi kesempatan kepada
siswa untuk memberikan tanggapan, memberi
Sangat motivasi kepada siswa untuk lebih aktif lagi
1 80%- 13 46,42%
baik dalam proses pembelajaran, membagi
100% kelompok berdasarkan kebutuhan belajar
siswa, memberikan media ajar yang lebih
menarik agar menjadi stimulus dalam belajar.
2 70%- Baik 2 7,14%
79% Siklus 2
Pelaksanaan siklus 2 diadakan padatanggal 15
3 60%- Cukup 9 32,14% Mei 2023. Pada pembelajaran siklus II ini di
peroleh data kemampuan
69%
4 ≤55 Kurang 4 14,28%
%
Jumlah 28
Skor tertinggi
Skor terendah
100
25
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 399
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
siswa kelas 4 SDN Pati Lor 03 sudah baik 8 siswa, kategori cukup 5 siswa, kategori
meningkat . Dari 28 siswa 22 siswa yang sudah kurang 0 siswa. Ada peningkatan rata-rata
tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal nilai dari siklus I ke siklus II. Dari hasil
sebesar 78,57 sedangkan 6 siswa tidak tuntas observasi siklus II terlihat bahwa proses
dengan kualitas persentase 21,42% dan nilai pembelajaran dan hasil belajar siswa
rata-rata sebesar 81,84%.Adapun nilai kategori meningkat dengan baik.
hasil belajar siswa dapat dilihat dari tabel
berikut.
Penelitian ini dilaksanakan sebanyak siklus,
yaitu siklus I dan siklus II. Perbandingan hasil
Table 3. Distribusi frekuensi dan skor hasil belajar mulai dari pra siklus, siklus I, siklus II
belajar siswa siklus 2 dapat dilihat pada table 4 berikut ini
Kategor Frekuens Presenta Tabel 4. Perbandingan Hasil Belajar Siswa
N Skor pada Pra siklus, Siklus I, dan Siklus II
i i se
o
fre
k
1 80%- Sangat 16 57,14% No Skor kategor Pra Siklus Siklus
i sikl I II
100% baik us
1 80%- SB 7 13 16
2 70%- Baik 8 28,57% 100%
2 70%- B 9 2 8
79% 79%
3 60%- C 10 9 5
69%
3 60%- Cukup 5 55,55% 4 ≤55 K 2 4 0
69% %
Berdasarkan tabel tersebut dapat diketahui
4 ≤55 Kurang 0 0% bahwa perbandingan hasil belajar PPKn pada
prasiklus, siklus I, dan siklus II terus
% meningkat. Pada prasiklus siswa yang sudah
tuntas terdiri dari 14 siswa dengan persentase
ketuntasan sebesar 50%, pada siklus II siswa
Jumlah 28
yang sudah tuntas ada 67,85% siswa dengan
persentase ketuntasan sebesar 74%.
Skor tertinggi 100 Berdasarkan data tersebut dapat diketahui
bahwa nilai hasil belajar dalam kategori
sangat baik maka
Skor terendah 60
Nilai rata-rata 80,42
Berdasarkan tabel tersebut dari 28 siswa
yang mengikuti tes sebanyak 19 siswa yang
tuntas hasil belajarnya dengankategori sangat
baik 16 siswa, kategori melalui
pembelajaran dengan menggunakan
model pembelajaran Problem Based
Learning dengan dibantu
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 400
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
media ajar berbasis audio visual hasil belajar peningkatan. Pada prasiklus persentase siswa
siswa meningkat. yang tuntas sebanyak 93% Apabila dilihat dari
indikator keberhasilan dalam penelitian telah
Pada prasiklus terdapat 14 siswa yang mencapai yaitu 92,86% siswa telah mencapai
mendapatkan nilai tuntas 14 siswa yang KKM ≥ 75. Pembelajaran dengan
mendapatkan nilai tidak tuntas dengan nilai menggunakan model pembelajaran Problem
rata-rata 69,28. Hasil tersebut belum Based Learning dapat meningkatkan hasil
memenuhi kriteria ketuntasan yang belajar. Hal ini senada dengan penelitian yang
ditetapkan. Pada siklus I terdapat 16 siswa dilakukan oleh (Pratiwi & Setyaningtyas,
yang mendapatkan nilai tuntas, 12 siswa yang 2020).Dalam penelitian mereka membuktikan
mendapatkan nilai tidak tuntas dengan rata- bahwa model pembelajaran Problem Based
rata nilai 76,78. Pada siklus II ada 22 siswa Learning dapat meningkatkan hasil belajar
yang mendapatkan nilai tuntas, 6 siswa yang dan berpikir kritis siswa. Selanjutnya
mendapatkan nilai tidak tuntas dengan rata- penelitian yang dilakukan oleh (Rochmawati,
rata niliai 81,84. Hilda Agustin, 2018) menjelaskan bahwa
dengan menerapkan model pembelajaran
Berikut ini adalah grafik peningkatan Problem Based Learning menggunakan media
persentase rata-rata hasil belajar IPAS pada ajar Audio Visual pada pembelajaran PPKn
prasiklus, siklus I, siklus II. dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada
kelas IV SD. (Lestari, 2014) menjelaskan
bahwa siswa dapat meningkatkanpengetahuan
dan pemahaman kurikulum PPKn secara
keseluruhan dengan memanfaatkan model
pembelajaran Problem Based Learning
100 menggunakan media ajar Audio Visual .
Melihat dari beberapa penelitian pada
80 dasarnya penerapan model pembelajaran
Problem Based Learning pada pelajaran PPKn
60 sehingga model pembelajaran Problem Based
Learning dapat digunakan disekolah.
40
20
Gambar 1. Grafik Perbandingan Hasil
Prasiklus, Siklus I, dan Siklus II
Dapat dilihat dari grafik di atas bahwa hasil
belajar siswa mulai dari prasiklus, siklus I,
dan siklus II mengalami
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 401
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
Berdasarkan penelitian yang relevan tersebut [Link]
perlu dilakukan penelitian tentang keefektifan
model pembelajaran Problem Based Learning
Ariyani, Bekti., Krintin, Firosalia. (2021).
berbantu media ajar Audio Visual,
Model Pembelajaran Problem Based
pembelajaran terhadap hasil belajar PPKn
Learning untuk Meningkatkan Hasil
kelas IV di SDN Pati Lor 03. Adapun
Belajar IPS Siswa SD. Jurnal Ilmiah
keterkaitan penelitian ini adalahmelalui model
Pendidikan dan Pembelajaran. 5(2).
pembelajaran Problem Based Learning
253-
berbasis media ajar Audio Visual.
[Link]://[Link]/10.23887/jipp.
Pembelajaran dapat meningkatkan hasil
v5i3.36230
belajar dan membuat suasana pembelajaran
menjadi menarik dan menyenangkan sehingga
Darwati, I. M., & Purana, I. M. (2021).
sehingga menumbuhkan keaktifan siswa
Problem Based Learning (PBL): Suatu
khususnya siswa kelas IV SDN Pati Lor 03
model pembelajaran untuk
mengembangkan cara berpikir kritis
SIMPULAN
peserta didik. Widya Accarya, 12(1), 61-
69.
Model pembelajaran Problem Based Learning
berbasis media ajar Audio Visual. efektif
Fauziah, D. S. (2020). Penerapan Model
meningkatkan hasil belajar siswakelas IV SDN
Problem Based Learning untuk
Pati Lor 03. Banyak kekurangan dari
meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada
penelitian ini untuk itu mohon saran dan kritik
Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar.
untuk memperbaiki penelitian ini agar lebih
Jurnal Pendidikan GuruSekolah Dasar
baik dan bermanfaat bagi Pendidikan peserta
didik kita.
Febriana, R.,Yusri, R., & Delyana, H. (2020).
Geometri Ruang Berbasis Problem
DAFTAR PUSTAKA
Based Learning Terhadap Kreativitas
Pemecahan Masalah. AKSIOMA: Jurnal
Agus, Jufri., Agusalim, & Irwan. (2022). Program Studi Pendidikan
Penerapan Model Pembelajaran Matematika, 9(1).
Problem Based Learning (PBL) untuk [Link]://[Link]/10.24127/ajpm.v9i
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada 1.2591
Pelajaran IPS Sekolah Dasar. Jurnal
Ilmu Pendidikan.4(5).
Fitria, A. (2014). Penggunaan media audio
visual dalam pembelajaran anak usia
dini. Cakrawala Dini: Jurnal
Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2)
Hermawan, W., Wasliman, I., Mulyasa, E., &
Sudrajat, A. (2019). Manajemen Sekolah
Efektif. Ner:Nusantara Education
Review.
Seminar Nasional PPG UPGRIS 2023 402
“Optimalisasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Melalui PTK”
Herson, H. H., Budijanto, & Utomo, D. H Energi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
(2018). Pengaruh Problem Based Al-Biruni, 6(1), 47-55.
Learning (PBL) terhadap Https://[Link]/10.24042/jpifalbinuri.
Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal v6i.597.
Pendidikan: Teori, Penelitian, dan
Pengembangan, 3(1), 42-46. (Rahayu, A. S. (2017). Pendidikan Pancasila
[Link] dan Kewarganegaraan (PPKn). Bumi
p/. Aksara.)
Jannah, Atika Roudhotul., Rahmawati, Intan., Royanto,F., Mujasam, M., Yusuf., &
& Reffiane, Fine. (2020). Keefektifan Widyaningsih, S.W. (2018). Pengaruh
Model PBL Berbantu Audio-Visual Model Problem Based Learning
Terhadap Hasil Belajar Tema Indahnya Terhadap Higher Order Thingking Skills
Keberagaman di Negeriku. Mimbar Peserta Didik. Berkala Ilmiah
PGSD Undiksha, 8(3). Pendidikan Fisika.
[Link]
php/JJPGSD Setiawati, M. (2020). Analisis Kesulitan
Peserta Didik Dalam Menyusun
Proposal Ptk pada Djj Ptk Bagi Guru
Madrasah Tsanawiyah. Wawasan:
Paradina, D., Connie, C., & Medriati, R. (2019). Jurnal Kediklatan Balai Diklat
Pengaruh Model Keagamaan Jakarta.
Pembelajaran Problem Based Learning
Terhadap Hasil Belajar Siswa Di Kelas
X. Jurnal Kumparan Fisika, 2(3),
169-176.
Https://[Link]/10.33369/jkf.2.3.169-
176.
Pratiwi, E. T., & Setyaningtyas, E.W.(2020).
Kemampuan Berfikir KritisSiswa
Melalui Model PembelajaramProblem
Based Learning dan Model
Pembelajaran Project Based
Learning. Jurnal Basicedu.
Https://[Link]/10.31004/Basicedu.
V4i3.35577.
Renung, N., Sinon, I.L., & Widyaningsing,
S.W. (2017). Penerapan Model
Pembelajaran Problem Based Learning
(PBL) Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta
Didik SMA pada Materi Usaha dan