0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan27 halaman

Rencana Kerja BUMDes: Profil dan Strategi

Dokumen tersebut berisi ringkasan rencana program kerja BUM Desa yang mencakup profil BUM Desa, evaluasi kinerja tahun sebelumnya, dan rencana kerja untuk tahun berikutnya yang terdiri dari sasaran perusahaan, strategi, kebijakan, rencana kerja, proyeksi keuangan.

Diunggah oleh

hendra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan27 halaman

Rencana Kerja BUMDes: Profil dan Strategi

Dokumen tersebut berisi ringkasan rencana program kerja BUM Desa yang mencakup profil BUM Desa, evaluasi kinerja tahun sebelumnya, dan rencana kerja untuk tahun berikutnya yang terdiri dari sasaran perusahaan, strategi, kebijakan, rencana kerja, proyeksi keuangan.

Diunggah oleh

hendra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KOP BUMDES

RENCANA PROGRAM KERJA

BAB I
PROFIL BUM DESA

A. Visi dan Misi


Visi
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
Misi
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

B. Struktur organisasi dan daftar SDM

Struktur Organisasi BUM Desa

Daftar SDM BUM Desa

No Nama Jabatan

1 Penasihat

2 Pengawas

3 Direktur

4 Sekretaris

5 Bendahara

6 Manager Usaha A

7 Pegawai Usaha A

8 Pegawai Usaha A

9 Manager Usaha B

10 Pegawai Usaha B

11 Pegawai Usaha B
C. Kepemilikan Modal
1) Penyertaan ModalAwal
(Diisi narasi terkait denganPenyertaan Modal Awal)
Modal awal pendirian BUMDesa adalah regulasi tentang Permendesa Nomor 5
tahun 2015, dilakukan musdes dan desa memberikan fasilitasi permodalan

2) Penyertaan ModalDesa
(Diisi narasi terkait dengan PenyertaanModal Desa)
BUMDesa Dapuon Kobo kecil berdiri sejak tahun 2018 mellui penyertaan modal awal
BUMDesa senilai ……. Dtahun 2019 ditingkatkan lagi menjadi Rp dan pada tahun 2020
ditambahkan lagi Rp……. Dan jumlah keseluruhan penyertaan modal sebesar Rp.
BUMDesa Dapuon Kobo kecil berdiri sejak tahun 2018 mellui penyertaan modal awal
BUMDesa senilai ……. Dtahun 2019 ditingkatkan lagi menjadi Rp dan pada tahun 2020
ditambahkan lagi Rp……. Dan jumlah keseluruhan penyertaan modal sebesar Rp.
3) Penyertaan Modal Masyarakat
(Diisi narasi terkait denganPenyertaan Modal Masyarakat)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
BAB II EVALUASI KINERJA TAHUN SEBELUMNYA
A. Kondisi Internal
1. Kondisi Sumber Daya Manusia

(Diisi uraian tentang kualitas dan kuantitas SDM BUM Desa)


……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

2. Perkembangan Usaha BUM Desa dan Unit Usaha BUM Desa

Uraian Perkembangan Usaha A


……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
Uraian Perkembangan Usaha B
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
Uraian Perkembangan Usaha C
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

3. Progres Kerja Sama Usaha dan Kerja Sama Non-Usaha

Uraian mengenai kondisi kerja sama baik kerja sama usaha maupun kerja sama
non-usaha.
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

4. Kondisi Keuangan

Uraian mengenai kondisi keuangan setahun terakhir meliputi permodalan, utang,


piutang, hasil usaha dan perkembangan asset.
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
B. Kondisi Eksternal

1. Tantangan Usaha

Strategi Menghadapi
Tantangan Usaha Kondisi Harapan
Tantangan
1
2
3
4
5

(uraian mengenai tantangan usaha, kondisi yang diharapkan dan strategi


menghadapi tantangan usaha)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

2. Potensi

Strategi Memanfaatkan
No Potensi Kondisi Harapan
Potensi
1
2
3
4
5

(uraian mengenai potensi, kondisi yang diharapkan dan strategi pemanfaatan


potensi)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………

3. Peluang

Strategi Memanfaatkan
No Peluang Kondisi Harapan
Peluang
1
2
3
4
5

(uraian mengenai peluang, kondisi yang diharapkan dan strategi pemanfaatan


peluang)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
4. Prospek Usaha

Strategi Memanfaatkan
Prospek Usaha Kondisi Harapan
Prospek Usaha
1
2
3
4
5

(uraian mengenai prospek usaha, kondisi yang diharapkan dan strategi


pemanfaatan prospek usaha)
……………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………
BAB III RENCANA KERJA
A. Sasaran Perusahaan
Sasaran perusahaan secara garis besar adalah menjadikan BUM Desa … sebagai
perusahaan yang sehat dan memiliki kredibilitas tinggi dengan dukungan modal, sumber daya
manusia dan budaya perusahaan yang kokoh. Disamping itu juga melakukan optimalisasi
sumber daya yang dimiliki agar BUM Desa memberikan kepuasan kepada semua stakeholder.
(deskripsi bisa disesuaikan dengan sasaran dan target yang diharapkan)
Sasaran Kinerja/Absolut target Tahun … sesuai sesuai dengan hasil Musyawarah Desa
Tanggal …. Bulan …. Tahun ….:

Total Aset : …. miliar

Total Ekuitas : …. miliar

Laba Bersih Tahun Berjalan : …. miliar

Capital Expenditure : …. miliar

Kontribusi terhadap PADes : …. miliar

B. Strategi dan Kebijakan


Strategi untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai berikut:
a. ……………………………………………………………………………………
b. ……………………………………………………………………………………
c. ……………………………………………………………………………………
d. ……………………………………………………………………………………
e. ……………………………………………………………………………………

Kebijakan untuk mencapai tujuan dan sasaran BUM Desa adalah sebagai berikut:
a. ……………………………………………………………………………………
b. ……………………………………………………………………………………
c. ……………………………………………………………………………………
d. ……………………………………………………………………………………
e. ……………………………………………………………………………………
C. Rencana Kerja
a) Matrik Rencana Kerja
No Program/Kegiatan Alokasi Anggaran (Rp.) Sumber Output Indikator Keberhasilan Waktu Pelaksanaan
b) Proyeksi Laba-Rugi Tahun Mendatang
RKAP tahun RKAP Terakhir
Uraian mendatang %
Jumlah % Jumlah %

1 2 3 4 5 6=2:4

Penjualan

Beban Pokok Penjualan

Laba Bruto

Beban Usaha

Beban Administrasi dan Umum

Beban Penjualan

Jumlah Beban Usaha

Laba (Rugi) Usaha

Pendapatan (Beban) Lain-lain :

Pendapatan (Beban) Lain-lain

Beban Bunga

Laba (Rugi) Konsolidasi Sebelum Pajak

Pendapatan/Beban Pajak Penghasilan

Tahun Berjalan

Tangguhan

Laba Setelah Pajak

Pendapatan Konprehensif Lain

Laba (Rugi) Konprehensif Setelah Pajak


c) Proyeksi Beban Pokok Penjualan Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir

1 2 3 4=2:3

A. Beban Langsung Order

1. Biaya Bahan

2. Biaya Subkontraktor

3. Baiaya Transport & Packing

4. Biaya Sewa Alat

5. Biaya Operasional Lainnya

Sub Total A

B. Beban Tetap Produksi

1. Biaya Gaji/ Upah Langsung

2. Biaya Pabrik Tidak Langsung

Sub Total B

Total :
d) Proyeksi Neraca Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir

1 2 3 4=2-3

ASET

Aset Lancar

Kas dan Setara Kas

Piutang Usaha

Piutang Pajak

Piutang Jangka Pendek Lainnya

Persediaan

Pembayaran Uang Muka

Jumlah Aset Lancar

Aset Tidak Lancar

Penyertaan

Aset Tetap

Aset Tidak Berwujud

Aset Lain-lain

Jumlah Aset Tidak Lancar

Jumlah Aset

LIABILITAS

Liabilitas Jangka Pendek

Utang Usaha

Utang Bank / Pihak ke III

Utang Bunga

Utang Pajak

Uang Muka Pemesanan

Beban yang Masih Harus dibayar

Utang Lain-lain

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek


Liabilitas Jangka Panjang

Utang Jangka Panjang

Kewajiban Imbalan Kerja

Kewajiban Pajak Tangguhan

Jumlah Leabilitas Jangka Panjang

JUMLAH LEABILITAS

EKUITAS

Modal Dasar RP.

Saham yang belum ditempatkan dan disetor RP.

PMN yang belum ditentukan statusnya

Penyertaan modal pemerintah

Penyertaan modal ex PPA

Cadangan Likudasi

Modal Hibah

Kepentingan nonpengendali

Selisih revaluasi aset tetap

Saldo deficit

Jumlah Ekuitas

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS


e) Proyeksi Arus Kas Tahun Mendatang
RKAP Tahun RKAP
Uraian %
Mendatang Terakhir

1 2 3 4=2:3

SALDO AWAL KAS DAN SETARA KAS

A. AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan

1. Piutang (Progress Proyek)

2. Lainnya

3. Pendapatan Lain-lain

Sub total Penerimaan

Pengeluaran

1. Biaya langsung order

2. Gaji & Upah

3. Biaya Tetap & lainnya

4. Biaya bunga

5. Pajak

Sub total pengeluaran

Surplus (Defisit) operasional

B. AKTIVITAS INVESTASI

Penerimaan

1. Optimalisasi Aset Tetap

Pengeluaran

1. Investasi Aset Tetap

2. Investasi Aset Tak Terwujud

Surplus (Defisit) Investasi

C. AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan

1. PMN – Equity

2. Pihak Ketiga/Perbankan

3. Lainnya
Sub total penerimaan

Pengeluaran

1. Utang pajak

2. Pemberhentian Karyawan

3. Utang PT Sugico

4. Utang Usaha Lama

5. Angsuran PT PPA

6. Pihak Ketiga/Perbankan

7. Beban Lain-lain

Sub total pengeluaran

Surplus (defisit) Pendanaan

Surplus (defisit) Perusahaan

SALDO AKHIR KAS & SETARA KAS


f) Proyeksi Investasi dan Sumber Pembiayaan Tahun Mendatang
RENCANA INVESTASI TAHUN ……… KONSOLIDASIAN

RKAP Tahun RKAP


NO Uraian %
Mendatang Terakhir

1 2 3 4 5=2:3

I Aset Tetap Berwujud

1 Tanah

2 Gedung dan Perlengkapannya

3 Mesin dan Peralatan

4 Kendaraan

5 Peralatan kantor

II Aset Tidak Terwujud

1 Software

2 Lisensi/ Sertifikat

3 Software Desain Enginering

4 Training

Total :
PROYEKSI SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ………… KONSOLIDASIAN

RKAP Tahun RKAP


NO Uraian %
Mendatang Terakhir

1 2 3 4 5=2:3

I Aset Tetap Berwujud

1. Laba (Rugi) Setelah Pajak

2. Penyusutan & Amortisasi

3. Tambahan Aset Lain-lain

Sub Total Sumber Dana

II PENGGUNAAN DANA

1. Investasi Aset Tetap

2. Investasi Aset Tidak Berwujud

3. Tambahan Aset Lain-lain

Sub total Penggunaan Dana

III Penambahan (Pengurangan) Modal Kerja


g) Proyeksi Tingkat Kesehatan Perusahaan Tahun Mendatang
RKAP Tahun
Tertinggi RKAP Terakhir
URAIAN Mendatang

Nilai Skor Nilai Skor Nilai Skor

I. ASPEK KEUANGAN

a. Laba / Rugi

1. R O E (%)

2. R O I (%)

3. TMS / TA (%)

SUB TOTAL a

b. PERPUTARAN

4. PERPUTARAN TOTAL ASET (%)

5. RASIO LANCAR (%)

6. RASIO KAS (%)

7. PERIODE PENARIKAN (HARI)

8. PERPUTARAN PERSEDIAAN (HARI)

SUB TOTAL b

TOTAL (a+b)

II. ASPEK OPERASIONAL

1. PENINGKATAN PERMINTAAN (%)

2. PRESENTASE KAPASITAS PRODUKSI


(%)
3. PERTUMBUHAN PENDAPATAN &
JUMLAH PRODUK TERJUAL (%)
TOTAL II

III. ASPEK ADMINISTRASI

1. LAPORAN PERHITUNGAN TAHUNAN

2. RANCANGAN RKAP

3. LAPORAN PERIODIK

4. KINERJA PKBL
- EFEKTIFITAS PENYALURAN

- TINGKAT KOLEKTIBILITAS

TOTAL III

TOTAL SKOR

TINGKAT KESEHATAN PERUSAHAAN


BAB IVINDIKATOR KINERJA KUNCI PELAKSANA OPERASIONAL
NO INDIKATOR KPI SATUAN FORMULA RKAP Tahun
RKAP Terakhir
Mendatang

TARGET BOBOT (%) CAPAIAN NILAI

(NILAI)

A. KEUANGAN & PASAR 22.0 22.7

1 Pertumbuhan Penjualan th berjalan x 100 %


Pendapatan dan
Jumlah % Penjualan th sebelumnya

Produk Terjual

2 Pertumbuhan aset Penjualan th berjalan x 100 %


%
Penjualan th sebelumnya

3 DST.

B. FOKUS PELANGGAN 22.0 18.6

4 Loyalitas Jumlah pelanggan yang sama dg thn sblmnya x 100%


Pelanggan %
Jumlah pelanggan thn sblmnya

5 Meningkatkan Pesanan Masuk th berjalan x 100%


Pesanan %
Pesanan Masuk th sebelumnya

6 DST.

C. FOKUS EFEKTIFITAS PRODUK DAN PROSES 18.0 12.0

7 Investasi Realisasi Program Investasi th berjalan x 100%


%
Rencana Program Investasi th berjalan

8 Tingkat Total Penjualan x 100%


Pemenuhan %
Pesanan Total Order Masuk

9 DST.

D. FOKUS TENAGA KERJA 15.0 6.0

10 Peningkatan Realisasi jml karyawan memperoleh sertifikasi x 100%


Kompetensi %
Rencana jml karyawan memperoleh sertifikasi
Pegawai

11 Produktifitas Laba Kotor x 100 %


Usaha %
Biaya Usaha (tidak termasuk beban bunga)

12 DST.

E. KEPEMIMPINAN, TATA KELOLA & TANGGUNG JAWAB KEMASYARAKATAN 15.0 11.3

13 Penyampaian Jumlah Laporan yang disampaikan kepada


Laporan Elektronik
(Portal BUMN) % Kementerian BUMN Lengkap & Tepat waktu x 100%

Total Laporan yang disampaikan

14 Indeks GCG Hasil Penilaian Implemntasi GCG > Hasil Penilaian tahun
SKOR
sebelumnya
15 DST.

F. AGEN PEMBANGUNAN 10.0 19.6

16 Tenaga Kerja Lokal Realisasi jml tenaga kerja lokal proyek di daerah x 100%
untuk Proyek di
%
Total tenaga kerja proyek di daerah
Daerah

17 TKDN Produk / KPI Total Pengadaan Barang Lokal x 100%


Outcome %
Total Pengadaan Barang Lokal dan Import

18 DST.
BAB V RENCANA KERJA SAMA
A. Rencana Kerja Sama Usaha

RENCANA KERJA SAMA USAHA

Rencana kerja sama usaha sekurang-kurangnya menjelaskan mengenai


pihak-pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi, bentuk kerja sama, dan proyeksi
keuangan dan pembagian hasil usaha.

1. Pihak-Pihak

Pihak BUM Desa Pihak ….


1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Kewajiban
3. …. 3. ….
dst dst
1. …. 1. ….
2. …. 2. ….
Hak
3. …. 3. ….
dst dst

2. Sumber Daya yang Dikerjasamakan

Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam


kepemilikan/penguasaan Kerja Sama

Tanah Kas Desa … … …


seluas …

Bangunan … … …
seluas …

Mesin … … … …
sejumlah …
unit
dan … … …
seterusnya…

3. Besaran Investasi

No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang


Menanggung Biaya
Rp. ….
Rp. ….
Rp. ….
Total Rp. …

4. Bentuk Kerja Sama


 sewa-menyewa,
 kerja sama pemanfaatan,
 bangun guna serah,
 bangun serah guna,
 pengembangan layanan atau fitur usaha.

5. Proyeksi Keuangan dan Pembagian Hasil Usaha

B. Rencana Kerja Sama Nonusaha


RENCANA KERJA SAMA NON-USAHA

Rencana kerja sama non-usaha sekurang-kurangnya menjelaskan


mengenai pihak pihak yang akan bekerja sama, sumber daya yang akan
dikerjasamakan, besaran nilai investasi/kebutuhan biaya, dan bentuk kerja
sama

6. Pihak-Pihak

Pihak BUM Desa Pihak ….


4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Kewajiban
6. …. 6. ….
dst dst
4. …. 4. ….
5. …. 5. ….
Hak
6. …. 6. ….
dst Dst

7. Sumber Daya yang Dikerjasamakan

Sumber Daya Lokasi kedudukan hukum/ Peruntukan dalam


kepemilikan/penguasaan Kerja Sama

Tanah Kas Desa … … …


seluas …

Bangunan … … …
seluas …

Mesin … … … …
sejumlah …
unit

dan … … …
seterusnya…
8. Kebutuhan Biaya

No Kebutuhan Biaya Peruntukan Pihak yang


Menanggung Biaya
Rp. ….
Rp. ….
Rp. ….
Total Rp. …

9. Bentuk Kerja Sama

 transfer teknologi, ilmu pengetahuan, seni dan kebudayaan;


 peningkatan kapasitas sumber daya manusia;
 bentuk kerja sama lain.

BAB VIRENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN


RENCANA KEGIATAN DAN KEBUTUHAN

Rencana kegiatan dan kebutuhan disusun sebelum penambahan modal


kepada BUM Desa/BUM Desa Bersama. Rencana kegiatan dan kebutuhan
serta analisis keuangan disampaikan untuk menjadi bahan pengambilan
keputusan atau persetujuan oleh musyawarah desa/musyawarah antar desa
terhadap kelayakan penambahan modal BUM Desa/BUM Desa Bersama.
Rencana kegiatan dan kebutuhan sekurang-kurangnya berisi hal-hal berikut:
1. Usaha/Barang/Jasa yang Akan Dikembangkan
Menerangkan produk yang hendak dikembangkan secara
terperinci.
2. Kebutuhan dari Usaha/Barang/Jasa
Menjelaskan mengenai kebutuhan yang akan digunakan dalam
usaha berikut jumlah kebutuhan dan perkiraan harganya. Sebaiknya
memisahkan catatan kebutuhan peralatan pokok usaha dan kebutuhan
penunjang usaha, seperti ijin usaha, penyewaan aset, renovasi, dan
sebagainya.
3. Rencana Lokasi
Menjelaskan mengenai perencanaan lokasi usaha yang akan
dipilih berikut keunggulannya. Akan lebiih baik jika memberikan
alternatif pilihan lokasi beserta analisis keunggulannya.
4. Kebutuhan Tenaga Kerja
Menjelaskan perencanaan tenaga kerja yang dibutuhkan beserta
kriteria tenaga kerja yang diharapkan. Perlu pula diulas standar gaji
untuk tiap-tiap pekerja. Perencanaan ini berguna sebagai gambaran
perkiraan kebutuhan tenaga kerja dan perhitungan kebutuhan gaji
setiap bulannya.
5. Analisis Persaingan Usaha
Pelaksana operasional perlu mengamati pesaing beserta
keunggulan dan kekurangannya. Kemudian, perlu diulas perencanaan
strategi agar BUM Desa memiliki keunggulan dibandingkan pesaing.
Analisis persaingan usaha ini juga disertai dengan rencana tindakan
dan perhitungan biaya dari pelaksanaan tindakan tersebut.
6. Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran juga disertai perhitungan biaya pemasaran
yang dibutuhkan. Strategi pemasaran untuk usaha sebaiknya mengacu
pada:
 Strategi tempat (Place): meletakkan keunggulan pada lokasi usaha;
 Strategi harga (price): berfokus pada keunggulan harga;
 Strategi produk: mengutamakan keunggulan produk atau jasa;
 Strategi promosi: cara-cara promosi yang efektif untuk tiap-tiap
produk.
7. Perkiraan modal usaha
Menjelaskan perkiraan kebutuhan modal usaha, modal investasi
dan modal kerja secara terperinci.
8. Perkiraan perhitungan keuntungan usaha
 Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP)
 Penentuan Harga Jual
 Perkiraan Laba Kotor
 Perkiraan Laba Bersih
9. Alokasi Laba Usaha
Alokasi laba akan berbeda setiap bulannya bergantung pada
pemasukan, tetapi persentase alokasinya sama. Persentase alokasi tidak
selalu baku karena disesuaikan dengan kebutuhan pemilik usaha.
10. Perkiraan Return on Investment
Secara sederhana, Return on Investment (ROI) adalah laba atas
investasi yang dihitung berdasarkan hasil pembagian dari pendapatan
yang dihasilkan dengan besaran modal yang ditanam. Dengan kata lain,
ROI juga berarti uang yang diperoleh atau hilang pada suatu investasi.
Dalam hal ini, investasi dapat mengacu pada modal, aset, serta
anggaran biaya investasi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila ROI
bernilai negatif, maka investasi tersebut harus dipertimbangkan kembali
sebab bernilai kerugian. Sebaliknya, ROI bernilai positif adalah yang
memberikan keuntungan dalam bisnis Anda.
11. Kesimpulan tentang usaha
Berisi narasi tentang usaha dan target-target yang ingin dicapai
oleh setiap tahun.
FORMAT ANALISIS KEUANGAN

Komparasi Laporan Laba Rugi

Kenaikan (Penurunan)
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Penjualan [Link] [Link] 296.500.000 24,0%
Retur dan Potongan Penjualan 32.500.000 34.000.000 (1.500.000) -4,4%
Penjualan Bersih [Link] [Link] 298.000.000 24,8%
HPP [Link] 820.000.000 223.000.000 27,2%
Laba Kotor 455.000.000 380.000.000 75.000.000 19,74%
Beban Penjualan 191.000.000 147.000.000 44.000.000 29,93%
Beban Administrasi 104.000.000 97.400.000 6.600.000 6,78%
Total Beban Operasional 295.000.000 244.400.000 50.600.000 20,70%
Laba Operasi 160.000.000 135.600.000 24.400.000 17,99%

Persentase kenaikan dalam penjualan bersih disertai dengan persentase kenaikan yang lebih
besar dalam harga pokok penjualan. Kenaikan harga pokok penjualan ini berdampak pada
turunnya laba kotor sebagai persentase penjualan. Beban penjualan meningkat secara
signifikan, dan beban administrasi sedikit meningkat. Secara keseluruhan, beban operasi
meningkat ..., sedangkan laba kotor meningkat hanya ... %.
Kenaikan dalam laba operasi dan dalam laba bersih bersifat menguntungkan. Akan tetapi, studi
mengenai beban dan analisis serta perbandingan tambahan baru dilakukan sebelum mencapai
kesimpulan mengenai penyebabnya.

Komparasi Aset Lancar

Kenaikan (Penurunan)
Tahun (n+1) Tahun (n) Jumlah %
Aset
Total Aset [Link] [Link] (91.000.000) -7,4%

Kewajiban
Kewajiban Lancara 210.000.000 243.000.000 (33.000.000) -13,58%
kewajiban jangka panjang 100.000.000 200.000.000 (100.000.000) -50,00%
total kewajiban 310.000.000 443.000.000 (133.000.000) -30,02%

Ekuitas Pemegang Saham


Total ekuitas Pemegang Saham 829.500.000 787.500.000 42.000.000 5,33%
Komparasi Neraca

Tahun (n+1) Tahun (n)


Jumlah % Jumlah %
Aset
Aset Lancar 550.000.000 48,27% 533.000.000 47,95%
Investasi Jangka Panjang 95.000.000 8,34% 117.500.000 10,57%
Aset Tetap (Bersih) 444.500.000 39,01% 411.000.000 36,98%
Aset Tak Terwujud 50.000.000 4,39% 50.000.000 4,50%
Total Aset [Link] 100,00% [Link] 100,00%

Kewajiban
Kewajiban Lancar 210.000.000 18,43% 243.000.000 21,86%
Kewajiban Jangka Panjang 100.000.000 8,78% 200.000.000 17,99%
Total Kewajiban 310.000.000 27,20% 443.000.000 39,86%

Ekuitas Pemegang Saham


Total ekuitas pemegang saham 829.500.000 72,80% 668.500.000 60,14%

Anda mungkin juga menyukai