0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan38 halaman

Pedoman Implementasi Program 5R

Pedoman ini memberikan panduan teknis untuk menerapkan program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) secara berkelanjutan guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di PT Semen Indonesia. Program 5R dilaksanakan melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action) dan mencakup komitmen manajemen, identifikasi area kerja, perencanaan kebutuhan, inventarisasi barang, pengelolaan barang, identifikasi masalah, dan per

Diunggah oleh

EHS Bpp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
157 tayangan38 halaman

Pedoman Implementasi Program 5R

Pedoman ini memberikan panduan teknis untuk menerapkan program 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) secara berkelanjutan guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja di PT Semen Indonesia. Program 5R dilaksanakan melalui siklus PDCA (Plan, Do, Check, Action) dan mencakup komitmen manajemen, identifikasi area kerja, perencanaan kebutuhan, inventarisasi barang, pengelolaan barang, identifikasi masalah, dan per

Diunggah oleh

EHS Bpp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEDOMAN TEKNIS

IMPLEMENTASI PROGRAM 5R
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN)

PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) TBK.


Januari 2016
PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 1 dari 37

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI .............................................................................................................. 1


I. PENDAHULUAN .................................................................................................. 2
A. TUJUAN ......................................................................................................... 2
B. LOGO 5R DAN FILOSOFI .............................................................................. 3
II. TAHAPAN IMPLEMENTASI 5R ........................................................................... 4
A. SIKLUS PDCA 5R .......................................................................................... 4
B. PLAN .............................................................................................................. 4
1. DASAR IMPLEMENTASI .......................................................................... 4
2. IDENTIFIKASI AREA KEGIATAN ............................................................. 5
3. MERENCANAKAN KEBUTUHAN ............................................................. 6
C. DO .................................................................................................................. 6
4. RINGKAS (R1) .......................................................................................... 6
5. RAPI (R2) .................................................................................................. 7
6. RESIK (R3) ............................................................................................... 8
D. CHECK ........................................................................................................... 9
7. RAWAT (R4) ............................................................................................. 9
E. ACTION ........................................................................................................ 10
8. RAJIN (R5) .............................................................................................. 10
III. STANDARISASI VISUAL CONTROL ................................................................ 11
IV. SISTEM PENILAIAN 5R .................................................................................... 14
A. SIKLUS PENILAIAN ..................................................................................... 14
B. KODE ETIK .................................................................................................. 18
C. KRITERIA PENILAIAN ................................................................................. 18
D. SCORING GUIDELINE ................................................................................ 22
V. LAMPIRAN ........................................................................................................ 23

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 2 dari 37

BAGIAN 1
PENDAHULUAN

GAMBARAN UMUM
Gerakan Inovasi Semen Inndonesia (GI-SI) merupakan salah satu strategi untuk
meningkatkan keunggulan kompetitif korporasi yang sekaligus merupakan langkah
konkrit dalam mengembangkan budaya korporasi “CHAMPS”. Ide-ide kreatif yang
dihasilkan dari seluruh karyawan menciptakan operational excellence dan menjadi
leading practice.
Lingkup gerakan inovasi mencakup tiga level inovasi yang saling terkait, yaitu:
1. Daily Routine & System Maintenance: Program 5R dan Total Productive
Maintenance
2. Incremental Innovation: Sistem Saran (SS), Gugus Kendali Mutu (GKM), Tim
Manajemen Menengah (TMM) dan Proyek Kendali Mutu (PKM)
3. Breakthrough Innovation: Inovasi
Gerakan 5R merupakan landasan utama dalam gerakan inovasi yang bertujuan
menglelo lingkungan kerja dan membangun mentalitas dasar untuk lebih peduli
dengan lingkungan kerja dalam meningkatkan produktivitas kerja melalui pengelolan
unsafe condition, unsafe action dan abnormalitas yang terjadi, sehingga
meningkatkan efisiensi efektivitas kerja.
Mengingat pentingnya program 5R dalam gerakan inovasi, maka telah dirumuskan
dan disusun pedoman teknis 5R yang diharapkan mampu memandu implementasi 5R
per tahapan berikut dengan standarisasi penggunaan visual control & format kerja
dan standarisasi sistem penilaian 5R yang sekaligus memberikan acuan dalam
melakukan self assessment oleh unit kerja dalam rangka peningkatan implementasi
5R di unit kerja.

TUJUAN
Pedoman Teknis 5R disusun sebagai buku pedoman bagi seluruh unit kerja dan
karyawan dalam menerapkan 5R secara teknis untuk meningkatkan kemudahan
dalam penerapan 5R dan meningkatkan kepedulian karyawan atas pentingnya
penerapan 5R di unit kerja dalam peningkatan efisiensi dan efektifitas kerja sekaligus
sebagai sumber inovasi dalam menyelesaikan permasalahan yang terjaadi di unit
kerja

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 3 dari 37

LOGO 5R

FILOSOFI LOGO 5R:


1. Tulisan 5R menggambarkan tahapan implementsi 5R (Ringkas, Rapi, Resik,
Rawat, Rajin)
2. Warna merah pada angka 5 menunjukan semangat yang tinggi untuk menerapkan
5R secara konsisten, sedangkan warna hitam pada huruf “R” menunjukkan
ketegasan/komitmen untuk menjalankan gerakan 5R.
3. Tulisan 5R yang tersambung menunjukkan gerakan 5R secara
berkesinambungan.
4. Degradasi posisi antara angka 5 dan huruf R menunjukan senantiasa melakukan
peningkatan kinerja menuju visi dan misi perusahaan.

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 4 dari 37

BAGIAN 2
TAHAPAN IMPLEMENTASI 5R

SIKLUS PDCA 5R

1 Komitmen
Manajemen

Review dan
Evaluasi Standar 9 2 Identifikasi
Area Kegiatan

R5

ACTION PLAN
3 Merencanakan Kebutuhan
Barang/Bahan di Area Kegiatan

R1
4
CHECK DO Melakukan Inventarisasi &
Pemilahan Barang
R2
R4

Mengevaluasi Hasil
Perbaikan 8
R3
5 Melakukan Pengelolaan &
Tata Letak Barang

6 Identifikasi Sumber
Penyebab Masalah

7 Memperbaiki Sumber
Penyebab Masalah

PLAN
1. DASAR IMPLEMENTASI
 Kebijakan 5R
Kebijakan perusahaan dalam penerapan 5R, meliputi:
o Surat Keputusan Direksi mengenai Penerapan Manajemen Inovasi
Semen Indonesia (lampiran 1)
o Komitmen Manajemen mengenai Gerakan Inovasi semen Indonesia
(lampiran 2)
o Kebijakan Inovasi (lampiran 3)
 Komitmen Implementasi
Kesepakatan bersama untuk melaksanakan Implementasi 5R secara
konsisten, konsekuen dan berkesinambungan oleh seluruh anggota Unit kerja.
(lampiran 4)

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 5 dari 37

 Struktur Organisasi
Membuat struktur organisasi implementasi 5R di Unit Kerja dengan
menetapkan ketua, sekretaris, anggota dan fasilitator (Kepala Unit Kerja).
(lampiran 5)
 Program Kerja & Anggaran
Untuk mewujudkan tercapainya target aktifitas 5R maka setiap unit kerja wajib
membuat dan menetapkan program kerja beserta rancangan anggaran yang
dibutuhkan dengan mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi. (lampiran 6
dan lampiran 7)

2. IDENTIFIKASI AREA KEGIATAN


Identifikasi Area Kegiatan dimaksudkan adalah mendiagnosa setiap Area
berdasar kelayakan 5R berdasarkan kriteria kritis dan didokumentasikan kedalam
Form Daftar Area Kritis. (lampiran 8)
5 4 3 2 1
Di Hampir
Di Seluruh Di Sebagian Di Sebagian Di Seluruh
Seluruh Area
Area Kerja Kecil Area Kerja Besar Area Kerja Area Kerja
Kerja
Barang-barang Ada pemilahan Ada pemilahan Ada pemilahan Ada pemilahan
berserakan barang/bahan barang/bahan barang/bahan barang/bahan
Ada proses
Ada proses Ada proses Ada proses
pemindahan ke
Barang-barang pemindahan ke pemindahan ke pemindahan ke
TPS/TPA tetapi
bercampur baur TPS/TPA dan TPS/TPA dan TPS/TPA dan
belum
terdokumentasi terdokumentasi terdokumentasi
terdokumentasi
Ada Ada Ada Ada
Tidak ada
penanggungjawab penanggungjawab penanggungjawab penanggung
labelisasi
area area area jawab area
Tidak ada visual Barang/bahan Barang/bahan Barang/bahan Barang/bahan
control belum tertata rapi tertata rapi tertata rapi tertata rapi
Tidak ada Ada labeling
Ada labeling dan Ada labeling dan Ada labeling dan
kegiatan dan visual
visual control visual control visual control
pembersihan control
Tidak ada Ada kegiatan Ada kegiatan Ada kegiatan Ada kegiatan
standar pembersihan pembersihan pembersihan pembersihan
Ada standar Ada aktifitas Ada aktifitas Ada aktifitas
R1-R3 perbaikan perbaikan perbaikan
Ada standar Ada aktifitas Ada aktifitas
R1-R3 monitoring monitoring
Ada standar Ada standar
R1-R4 R1-R5
Ada aktifitas Ada aktifitas
review dan review dan
evaluasi standar evaluasi standar
Ada upaya
mencegah zero

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 6 dari 37

accident dan
zero defect
KETERANGAN :
Seluruh area kerja : 91 -100 %
Hampir seluruh area kerja : 71 - 90 %
Sebagian besar area kerja : 51 – 70 %
Sebagian kecil area kerja : 0 – 50 %

 Penetapan Prioritas Kegiatan


Penetapan prioritas kegiatan berdasarkan pada kriteria kritis dan dampak
yang ditimbulkan
KRITERIA
KRITIS 1 2 3 4 5
DAMPAK
1
Berdampak pada 1 2 3 4 5
area implementasi
3
Berdampak pada
kinerja unit kerja
3 6 9 12 15

5
Berdampak pada 5 10 15 20 25
proses unit kerja lainnya

3. MERENCANAKAN KEBUTUHAN BARANG/BAHAN DI AREA KEGIATAN


Rencanakan jenis dan jumlah kebutuhan barang/bahan di area kegiatan
berdasarkan fungsi/penggunaan area. (lampiran 9)

DO
4. RINGKAS (SEIRI) = PEMILAHAN
 Definisi
Ringkas (Seiri, Pemilahan) adalah kegiatan pengelolaan barang/bahan yang
meliputi :
a. Inventarisasi adalah kegiatan mengidentifikasi jenis, jumlah dan kondisi
barang atau bahan di area kerja.
b. Pemilahan adalah kegiatan mengklasifikasikan barang/bahan yang
dibutuhkan atau tidak dibutuhkan di area kerja

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 7 dari 37

 Action
1. Membagi area tanggungjawab, menetapkan fungsi dan penempatan
barang/bahan.
2. Menginventarisasi barang/bahan di area kerja. (lampiran 10)
3. Memilah barang/bahan sesuai tingkat kebutuhan. (lampiran 11):
o Tidak dibutuhkan; dipilah untuk diklasifikasikan menjadi:
 barang yang masih bisa digunakan  TPS (Tempat Penyimpanan
Sementara)
 barang yang tidak bisa digunakan  TPA
o Dibutuhkan:
 barang dalam kondisi siap pakai  Area kerja
 barang dalam kondisi tidak siap pakai  TPS
4. Memindahkan barang/bahan sesuai dengan hasil pemilahan yang disertai
dengan dokumen pemindahan (berita acara pemindahan barang/bahan ke
TPA dan rekap pemindahan barang/bahan ke TPS/TPA)
5. Membuat standar R1
 Standar R1
a. Tidak ditemukan barang/bahan yang tidak dibutuhkan berada di area kerja
b. Barang/bahan yang dibutuhkan dalam kondisi siap pakai
c. Barang/bahan yang dibutuhkan namun dalam kondisi tidak siap pakai
dipindahkan ke TPS.
d. Barang/bahan yang belum/tidak dibutuhkan namun dalam kondisi siap
pakai dipindahkan ke TPS dengan ketentuan memiliki batasan waktu
penyimpanan.
e. Barang/bahan yang tidak dibutuhkan dipindahkan ke TPA.
f. Barang/bahan yang dipindahkan ke TPS dan TPA disertai dengan
dokumen yang telah ditetapkan.
g. Seluruh area kerja sebagai obyek implementasi 5R.

5. RAPI (SEITON) = PENATAAN


 Definisi
Seiton (Rapi, Penataan) adalah kegiatan pengelolaan dan penataan
barang/bahan pada tempat, kedudukan, dan wadah yang telah ditentukan
sehingga proses kerja menjadi efektif dan efisien.

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 8 dari 37

 Action
1. Pengelolaan :
o Visualisasi dan labelisasi
 Identitas barang/bahan
 Layout (area kerja & tanggap darurat)
 Marka
 Visual control
o Memberikan tagging (kartu kendali) pada barang/bahan yang masuk
ke TPS. (Lampiran 12, 13, 14)
o Menyimpan dan menggunakan barang/bahan berdasarkan prinsip
FIFO (First In First Out). (Lampiran 15)
2. Penataan :
o Penempatan barang/bahan yang frekwensi penggunaannya tinggi
pada posisi terdekat dengan pengguna
o Memposisikan barang/bahan sesuai dengan alur proses operasional
kerja dengan mempertimbangkan safety, ergonomi kerja, fast/slow
moving, tata letak & fasilitas kerja
o Menetapkan standar minimal/maksimal penyimpanan barang/bahan
sesuai kebutuhan
3. Membuat standar R2
 Standar R2
a. Barang/bahan memiliki identitas dan tempat yang jelas
b. Area kerja memiliki batasan dan penanggung jawab area
c. Visual control berada di tempat yang tepat
d. Barang/bahan memiliki standar minimal/maksimal penyimpanan

6. RESIK (SEISO) = PEMBERSIHAN


 Definisi
Resik (Seiso, Pembersihan) adalah kegiatan pembersihan yang dilakukan
oleh seluruh personil yang terlibat dalam suatu area kerja yang bertujuan
untuk menghilangkan penyebab atau potensi masalah
 Action
1. Menyediakan alat kebersihan beserta standar penempatan alat sesuai
dengan jenis aktifitas dan lingkup area kerja. (lampiran 17 dan 18)
2. Melakukan kegiatan pembersihan di area kerja secara berkala.

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 9 dari 37

3. Memeriksa dan mengidentifikasi potensi masalah di area kerja. (lampiran


19)
4. Melaksanakan perbaikan melalui metodologi JIT, SS, GKM, PKM dan
Breakthrough Innovation untuk mencegah dan mengatasi :
o sumber kotor
o gangguan aktifitas di area kerja.
o Terjadinya masalah baru
sebagai upaya meningkatkan produktivitas kerja.
5. Membuat standar R3
 Standar R3
a. Area kerja memiliki alat kebersihan yang sesuai dengan jenis aktifitas dan
lingkup area kerja
b. Area kerja memiliki jadwal pembersihan secara berkala
c. Potensi masalah di area kerja teridentifikasi dan dilakukan tindakan
perbaikan secara efektif

CHECK
7. RAWAT (SEIKETSU) = PEMANTAPAN
 Definisi
Pemantapan adalah proses memelihara dan meningkatkan kondisi area kerja
terhadap pencapaian R1–R3 secara berkesinambungan.
 Action
1. Menjadwalkan kegiatan monitoring dan evaluasi :
 Menejemen patrol. (Lampiran 20)
 Pemeriksaan secara mandiri. (Lampiran 17)
 Penilaian secara berkala
2. Menindaklanjuti umpan balik dari kegiatan monitoring
3. Membuat dan memasang visual reinforcement di tempat strategis untuk
meningkatkan motivasi karyawan dalam gerakan 5R
4. Melakukan pengukuran pencapaian kinerja, termasuk dampak dan benefit
hasil implementasi 5R. (Lampiran 21)
5. Mendokumentasikan hasil monitoring, evaluasi dan pencapaian kinerja di
unit kerja. (Lampiran 22)
6. Membuat standar R4

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 10 dari 37

 Standar R4
1. Area kerja memiliki jadwal kegiatan monitoring dan evaluasi secara
berkala
2. Area kerja memiliki bukti tindak lanjut umpan balik
3. Visual reinforcement terpasang di tempat strategis
4. Area kerja memiliki bukti hasil pencapaian kinerja, dampak dan benefit
hasil implementasi 5R

ACTION
8. RAJIN (SHITSUKE) = PEMBIASAAN
 Definisi
Rajin (Shitsuke, pembiasaan) adalah komitmen seluruh personel untuk
membudayakan implementasi 5R dengan memiliki sifat ketaatan dan
kepatuhan terhadap seluruh prosedur di area kerja secara konsisten dan
berkesinambungan
 Action
1. Review dan Evaluasi Standar yang telah ditetapkan
2. Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman sebagai upaya
mewujudkan zero accident dan zero defect dengan
o Mematuhi Peraturan perundangan dan persyaratan lain terkait aspek
K-3 dan lingkungan (lampiran 23)
o Mengelola barang dan bahan sesuai dengan standar yang telah
ditetapkan.
3. Membuat standar R5
 Standar R5
a. Area kerja memiliki standar baru yang merupakan peningkatan dari
standar yang lama
b. Area kerja bebas dari kecelakaan dan kesalahan kerja

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 11 dari 37

BAGIAN 3
STANDARISASI VISUAL CONTROL

Visual Control merupakan bentuk penerapan dari langkah R2 (Rapi) melalui


pemberian label/tanda pada area kerja yang bertujuan mempercepat proses
pencarian barang/bahan/peralatan sehingga tercapai keteraturan di tempat kerja.
Standarisasi visual control dibagi atas beberapa jenis, sebagai berikut :
1. Standarisasi lantai area
WARNA LANTAI KETERANGAN
1. Batas area kerja
KUNING
2. Batas ruangan kerja
3. Batas area parkir
1. Barang/bahan baku
HIJAU 2. Sarana darurat/jalur evakuasi
3. Jalur pejalan kaki
Barang/bahan yang akan diproses
BIRU
Barang/bahan inspeksi Quality Control
ORANGE
Produk jadi
HITAM
Mesin/alat berbahaya
MERAH

2. Standarisasi perpipaan
WARNA PIPA WARNA PANAH ARTI CONTOH CONTOH
& TULISAN APLIKASI
Pemadam Api
MERAH PUTIH HIDRAN

Cairan korosif &


ORANGE HITAM beracun ORANGE

Cairan mudah
terbakar KUNING
KUNING HITAM
(flammable)
Gas
Cairan mudah
COKLAT terbakar KUNING
PUTIH
(combustible)
Minyak

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 12 dari 37

Air pendingin,
HIJAU PUTIH broiler HIJAU

Udara
BIRU PUTIH bertekanan BIRU

3. Standarisasi marka barang tidak bergerak


CONTOH
MARKA WARNA BENTUK UKURAN BAHAN
APLIKASI
Barang Hitam Siku Panjang = 5 Bebas (cat
tidak (huruf L) Cm atau
bergerak Lebar = 2 Cm selotipe)
Kanstein Kuning Kuning Menyesuaikan
/pembat dan hitam strip hitam media
as pembatas
trotoar

Pintu Hitam Melengku Panjang = 5


tidak ng garis Cm
tembus putus- Lebar = 2 Cm
pandang putus
(pintu
buta)

4. Standarisasi label & visual reinforcement


JENIS LABEL & WARNA WARNA UKURAN CONTOH
VISUAL DASAR TULISAN & APLIKASI
REINFORCEMENT PANAH
Jalur evakuasi & Putih Sesuai dengan
assembly point ketentuan K-3

Penempatan Putih
APAR

Efisiensi Hitam Sesuai dengan


penggunaan besar barang
sumber daya alam
(air dan listrik)

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 13 dari 37

Poster unsafe Bebas Bebas minimal A4


condition & unsafe maksimal A2
action dengan
mencantumkan
logo 5R

Bak (tempat) Sampah


sampah Organik
Sampah
minyak,
stanplet
Sampah
Anorganik
Plat besi

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 14 dari 37

BAGIAN 4
SISTEM PENILAIAN 5R

A. SIKLUS PENILAIAN
Penilaian 5R adalah suatu kegiatan penilaian 5R secara berkala terhadap
penerapan 5R di unit kerja yang bertujuan untuk memastikan gerakan 5R tetap
terjaga secara simultan meningkatkan produktivitas kerja.

SIKLUS PENILAIAN 5R

PLANNING

SOCIALI-
REPORT
ZATION

MONEVA
5R DESK
EVALUAT-
ION

CLOSING
OUT SITE VISIT
FINDINGS

Adapun siklus penilaian 5R terdiri atas beberapa tahapan, yaitu:


1. Tahap Perencanaan:
1) Penilai menjadwalkan kegiatan penilaian bersama dengan koordinator
penilai dan Dewan Inovasi
2) Penilai mempelajari kriteria penilaian dan hasil temuan penilai periode
sebelumnya
3) Menyusun Site Visit Issue (SVI) sebagai bahan melaksanakan penilaian
4) Penilai mendapat surat tugas penilaian dari Dewan Inovasi

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 15 dari 37

2. Tahap Pelaksanaan:
1) Penilai mendatangi unit kerja untuk melaksanakan penilaian dengan
disertai surat tugas, site visit issue, temuan lalu dan kriteria penilaian
2) Penilai menanyakan progress tindak lanjut temuan lalu kepada auditee
dan melakukan klarifikasi langsung atas evidence yang ada
3) Penilai menggali informasi dan bersama-sama dengan auditee
mengamati dan mencermati area 5R berdasarkan kriteria penilaian
4) Penilai mengisi form penilaian dan menuliskan setiap ketidaksesuaian
yang ada dengan mengkonfirmasikan kepada auditee
5) Penilai menandatangani form penilaian dan meminta tandatangan
auditee atas kesanggupan tindak lanjut temuan
6) Penilai membuat Laporan Hasil Penilaian Pendahuluan (LHPP)
3. Tahap Monitoring:
7) Penilai memantau progress tindak lanjut temuan di unit kerja dan
memastikan temuan telah ditindaklanjuti
8) Penilai meminta evidence tindak lanjut kepada penanggung jawab area
5R/ Ka. Unit Kerja
4. Tahap Pelaporan:
9) Penilai membuat Laporan Hasil Penilaian Final (LHPF) berdasarkan
LHPP dan LTLT
10) Penilai melaporkan LHPF kepada Dewan Inovasi untuk entry realisasi
kinerja 5R dan atau tindak lanjut pembinaan dan peningkatan
implementasi 5R

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 16 dari 37

FLOW PROSES PENILAIAN


FLOW PROSES PENILAIAN 5R

PENILAI 5R DEWAN INOVASI IMPLEMENTOR

START

MENJADWALKAN MENJADWALKAN
KEGIATAN PENILAIAN 5R KEGIATAN PENILAIAN 5R
JADWAL JADWAL
PENILAIAN 5R PENILAIAN 5R

TEMUAN 5R KRITERIA
SEBELUMNYA PENILAIAN 5R

MENYUSUN
SITE VISIT ISSUE
JADWAL
PENILAIAN 5R

MEMBUAT
SURAT TUGAS PENILAI 5R
SURAT TUGAS
PENILAI 5R
MELAKSANAKAN MENERIMA/MENDAMPINGI
PENILAIAN 5R PROSES PENILAIAN 5R

MENGISI & TANDA TANGAN TANDA TANGAN FORM


FORM PENILAIAN 5R PENILAIAN 5R

MEMBUAT LAPORAN VERIFIKASI & KOMPILASI MENYUSUN RENCANA


PENDAHULUAN (LHPP) LHPP TINDAK LANJUT TEMUAN
LHPP
LHPP

MONITORING
MENINDALANJUTI TEMUAN
TINDAK LANJUT TEMUAN

MEMBUAT LAPORAN VERIFIKASI & KOMPILASI


FINAL (LHPF) LHPF
Manajemen Inovasi Semen Indonesia (MI-SI)

LHPP
LHPF

ENTRY REALISASI KPI HKR REALISASI KPI HKR


PER UNIT KERJA UNIT KERJA

END

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 17 dari 37

SELF ASSESSMENT
Kegiatan self assessment/ penilaian secara mandiri bertujuan mengukur tingkat
implementasi 5R di suatu unit kerja dalam rangka peningkatan implementasi 5R
di Unit Kerja. Rangkaian kegiatan self assessment yang dilaksanakan
implementor, yaitu:
1. Melakukan observasi dan menilai seluruh area berdasarkan kriteria dan format
penilaian 5R
2. Menetapkan grade/level implementasi 5R berdasarkan grading guideline
dibagian bawah pedoman teknis ini
3. Melakukan diagnosis area kritis berdasarkan kriteria kritis dan tabel dampak
yang tercantum pada bagian 2 pedoman teknis ini
4. Membuat daftar area kritis sesuai hasil diagnosis area kritis dan menentukan
area prioritas implementasi 5R
5. Membuat dan menjalankan program implementasi/peningkatan 5R
6. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kelancaran pelaksanaan
program implementasi/peningkatan 5R
7. Kembali pada item 1
START

KRITERIA FORMAT
PENILAIAN 5R PENILAIAN 5R

OBSERVASI & MENILAI


SELURUH AREA

MENETAPKAN GRADE
IMPLEMENTASI 5R

KRITERIA KRITIS DIAGNOSA


AREA KRITIS
TABEL DAMPAK DAFTAR
AREA KRITIS

MENENTUKAN AREA
PRIORITAS IMPLEMENTASI 5R

MENYUSUN PROGRAM
IMPL./PENINGKATAN 5R

MELAKSANAKAN PROGRAM
IMPL./PENINGKATAN 5R

MONITORING & EVALUASI

END

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 18 dari 37

B. KODE ETIK PENILAIAN


Pelaksanaan penilaian 5R mempunyai ketentuan bagi tim penilai 5R yang
merupakan kode etik tim penilai agar dapat menjalankan tugasnya secara
independen, obyektif dan profesional.
Adapun kode etik penilai 5R, antara lain:
1. Penilai 5R harus menunjukkan atirbut dan surat tugas dari Dewan Inovasi
2. Tim Penilai 5R yang menjalankan tugas penilaian paling sedikit terdiri dari dua
orang penilai 5R
3. Tim Penilai 5R tidak dibenarkan berkompromi dengan implementor saat
pelaksanaan penilaian
4. Penilaian dapat ditunda di bulan yang sama apabila implementor berhalangan
atau tidak berada di area penilaian

C. KRITERIA PENILAIAN
Kriteria Penilaian disusun dengan metode scoring system dengan rasio nilai 1-5
di setiap kriteria per tahapan 5R secara langsung tanpa pembobotan dan
dikonversikan ke dalam grading system sebagai nilai maturity level penerapan 5R.
Adapun kriteria penilaian setiap tahapan penerapan 5R sebagai pedoman dalam
melakukan penilaian secara berkala dan melakukan diagnostic assessment/self
assessment, meliputi:
1. PERSIAPAN
Kriteria NILAI PERSIAPAN
Persiapan 1 2 3 4 5
Kebijakan Tidak ada Ada salah satu Ada 2 ( dua ) Ada 3 ( tiga ) Ada dokumen
dokumen untuk dokumen ( dokumen ( dokumen ( secara lengkap
melaksanakan 5R KPTS Dir./ KPTS Dir./ KPTS Dir./ (KPTS Dir.,
Kebijakan Kebijakan Kebijakan Kebijakan
Perusahaan / Perusahaan / Perusahaan / Perusahaan serta
Komitmen Komitmen Komitmen Komitmen
Implementasi 5R / Implementasi 5R / Implementasi 5R / Implementasi 5R
kick off kick off kick off & kick off
manajemen ) manajemen ) manajemen ) manajemen)
untuk untuk untuk untuk
melaksanakan 5R melaksanakan 5R melaksanakan 5R melaksanakan 5R
diseluruh Area
Kerja.
Plan R1 – R5 Tidak ada Ada Ada Ada Ada
perencanaan R1 - perencanaan R1 perencanaan R1 perencanaan R1 perencanaan R1
R5 . - R5 secara - R5 global & - R5 secara - R5 secara
global serta ada detail tetapi global, detail & global, detail,
Nilai /Foto awal belum sistematis sistematis yang sistematis &
Kegiatan. serta ada Nilai tercermin Ada lengkap yang
HKR dan Foto nilai awal & foto tercermin dengan
Global = jadwal awal kegiatan awal adanya Nilai HKR
saja dan Foto kegiatan
Detail = Ada Sistematis =
Struktur detail rencana Lengkap = Ada
organisasi dan terjadwal dari R1 - target yang ingin
detail kegiatan R5 dicapai
yang akan
dikerjakan

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 19 dari 37

Sosialisasi Tidak ada Ada Ada Ada Ada


sosialisasi/training sosialisasi/training sosialisasi/training sosialisasi/training sosialisasi/training
pada anggota pada sebagian pada sebagian pada seluruh pada seluruh
kecil anggota besar anggota anggota dan anggota, ada
tampak secara tampak secara tampak secara visualisasi &
visual visual visual tercermin dalam
perilaku serta
aktifitas kerja
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %
2. RINGKAS
NILAI R1
Kriteria R1
1 2 3 4 5
Ada pembagian
Ada pembagian Ada pembagian Ada pembagian
fungsi &
fungsi & fungsi & fungsi &
Tidak ada tanggungjawab
tanggungjawab tanggungjawab tanggungjawab
pembagian fungsi & serta pemilahan
Pembagian serta pemilahan serta pemilahan serta pemilahan
tanggungjawab barang/alat
area barang/alat barang/alat barang/alat
serta belum ada /dokumen di
/dokumen di /dokume n di /dokumen di
pemilahan. sebagian besar
sebagian kecil hampir seluruh seluruh area
area kerja
area kerja area kerja kerja
Ditemukan ada Ditemukan ada
Ditemukan ada
Ditemukan hanya sebagian besar proses
proses
ada sebagian kecil proses pemindahan ke
Pemindahan Tidak ditemukan pemindahan ke
proses pemindahan pemindahan ke TPS secara
ke TPS proses ke TPS TPS secara
ke TPS & tidak TPS & hampir
menyeluruh &
terdokumentasi terdokumentasi menyeluruh &
terdokumentasi
terdokumentasi
Sudah ada
Sudah ada Sudah ada
standar Ringkas
Sudah ada standar standar Ringkas standar Ringkas
(R1) secara
Tidak ada standar Ringkas (R1) tapi (R1) dan sudah (R1) dan sudah
Standar R1 detail dan sudah
Ringkas (R1) belum dilaksanakan dilaksanakan
dilaksanakan
dilaksanakan dengan cukup dengan baik &
dengan baik &
baik konsisten
konsisten
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %

3. RAPI
NILAI R2
Kriteria R2
1 2 3 4 5
Ditemukan di Ditemukan di
Ditemukan di
sebagian besar hampir seluruh
Ditemukan di seluruh area
Visualisasi area memiliki area memiliki
Tidak ada sebagian kecil area memiliki
Denah visualisasi denah visualisasi denah
visualisasi denah memiliki visualisasi visualisasi denah
Ruang/Area area dan jalur area dan jalur
area dan jalur denah area dan jalur area dan jalur
dan jalur evakuasi evakuasi
evakuasi evakuasi evakuasi
evakuasi

Tidak ditemukan Ditemukan labeling, Ditemukan Ditemukan


Ditemukan
labeling, marka, marka, visual control labeling, marka, labeling, marka,
Labeling, labeling, marka,
visual control & & penanggungjawab visual control & visual control &
Marka, visual visual control &
penanggungjawab di sebagian kecil penanggungjawa penanggungjawa
control dan penanggungjawa
area area b di hampir b di seluruh
Penanggung b di sebagian
seluruh area area
jawab besar area

Ditemukan Ditemukan
Pengelolaan Ditemukan banyak Ditemukan Ditemukan
hampir seluruh seluruh barang/
Barang/Baha barang/bahan sebagian kecil sebagian besar
barang/ bahan bahan tertata
n tidak tertata rapi barang/ bahan barang/ bahan
tertata rapi rapi,teratur &

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 20 dari 37

tertata namun tertata rapi & teratur & dalam dalam jumlah
kurang rapi teratur jumlah yang yang efisien
efisien dan

Ada standar
Ada standar Rapi Ada standar
Rapi(R2) secara
Ada standar Rapi (R2) dan Rapi (R2) dan
Tidak ada standar detail dan
Standar R2 (R2) tapi belum dilaksanakan dilaksanakan
Rapi (R2) dilaksanakan
dilaksanakan dengan cukup dengan baik &
dengan baik &
baik konsisten
konsisten
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %

4. RESIK
NILAI R3
Kriteria R3
1 2 3 4 5
Ditemukan Ditemukan
Ditemukan
kegiatan kegiatan Ditemukan
kegiatan
pembersihan dan pembersihan dan kegiatan
pembersihan dan
alat/sarana alat/sarana pembersihan dan
Tidak alat/sarana
Pembersihan kebersihan dalam kebersihan dalam alat/sarana
ditemukan kebersihan dalam
dan Alat bantu jumlah yg sesuai jumlah yg sesuai kebersihan dalam
kegiatan jumlah yg sesuai
kebersihan. dan mudah dan mudah jumlah yg sesuai
pembersihan dan mudah
dijangkau di dijangkau di dan mudah
dijangkau di
sebagian kecil hampir seluruh dijangkau di
sebagian besar
area area seluruh area
area
Ada upaya Ada upaya
Ada upaya untuk Ada upaya untuk
Upaya Tidak ada dilakukan untuk dilakukan untuk
mengatasi sumber mengatasi sumber
mengatasi upaya mengatasi sumber mengatasi
kotor & gangguan kotor & gangguan
sumber kotor mengatasi kotor & gangguan sumber kotor &
aktifitas di aktifitas di
& gangguan sumber kotor & aktifitas di hampir gangguan
sebagian kecil sebagian besar
aktifitas gangguan seluruh area aktifitas di
area area
seluruh area
Ada standar
Ada standar Resik Ada standar Resik
Resik (R3) secara
Tidak ada Ada standar Resik (R3) dan (R3) dan
detail dan
Standar R3 standar Resik (R3) tapi belum dilaksanakan dilaksanakan
dilaksanakan
(R3) dilaksanakan dengan cukup dengan baik &
dengan baik &
baik konsisten
konsisten
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %

5. RAWAT
NILAI R4
Kriteria R4
1 2 3 4 5
Ada bukti jadwal Ada bukti jadwal
Ada bukti jadwal Ada bukti jadwal
Evaluasi Evaluasi
Evaluasi Evaluasi
pelaksanaan pelaksanaan R1-R3
pelaksanaan R1- pelaksanaan R1-R3
R1-R3 oleh oleh Manajemen
R3 oleh oleh Manajemen
Tidak ada Manajemen serta ditemukan 3
Manajemen serta serta ditemukan 3
Jadwal Audit Audit serta ditemukan item (Visualisasi
ditemukan 1 item (Visualisasi
Manajemen & Manajemen 2 item pencapaian HKR,
item (Visualisasi pencapaian HKR,
Pengukuran dan (Visualisasi foto sesudah
pencapaian HKR, foto sesudah
kinerja Pengukuran pencapaian implementasi &
foto sesudah implementasi &
program . Kinerja HKR, foto laporan pencapaian
implementasi & laporan pencapaian
Program. sesudah kinerja), diletakkan
laporan kinerja), diletakkan
implementasi & di tempat yang
pencapaian di tempat yang
laporan strategis, ada
kinerja), strategis & ada
pencapaian komitmen untuk
diletakkan di komitmen untuk
kinerja), meningkatkan

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 21 dari 37

tempat yang diletakkan di meningkatkan kinerja & rencana


strategis tempat yang kinerja perbaikannya
strategis
Ditemukan di Ditemukan di
Tidak Ditemukan di
sebagian kecil sebagian besar Ditemukan di
ditemukan hampir seluruh
area ada area ada seluruh area ada
pemeliharaan area ada
pemeliharaan pemeliharaan pemeliharaan
terhadap R1 - pemeliharaan
Pemeliharaan terhadap kondisi terhadap kondisi terhadap kondisi R1-
R3 serta terhadap kondisi R1-
R1 - R3 R1-R3 & belum R1-R3 & ada R3 & ada aktifitas
aktifitas R3 & ada aktifitas
ada aktifitas aktifitas kegiatan kegiatan perbaikan
kegiatan kegiatan perbaikan
kegiatan perbaikan berkelanjutan ( lebih
perbaikan berkelanjutan (lebih
perbaikan berkelanjutan (1 dari 3 tema)
berkelanjutan dari 2 tema)
berkelanjutan tema)
Ada standar Ada standar Rawat Ada standar Rawat
Ada standar
Tidak ada Rawat (R4) dan (R4) dan (R4) secara detail
Rawat (R4) tapi
Standar R4 standar dilaksanakan dilaksanakan dan dilaksanakan
belum
Rawat (R4) dengan cukup dengan baik & dengan baik &
dilaksanakan
baik konsisten konsisten
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %

6. RAJIN
NILAI R5
Kriteria R5
1 2 3 4 5
Tidak ada
Sikap kerja Sikap kerja Sikap kerja
sikap kerja
sebagian kecil sebagian besar hampir semua Sikap kerja seluruh
yang
personil sudah personil sudah personil sudah personil sudah
menunjukkan
menunjukkan menunjukkan menunjukkan menunjukkan
kebiasaan
kebiasaan positif kebiasaan positif kebiasaan positif kebiasaan positif
Penerapan positif secara
secara aktif dan secara aktif dan secara aktif dan secara aktif dan
Budaya 5R aktif dan kreatif
kreatif memberi kreatif memberi kreatif memberi kreatif memberi saran
memberi saran
saran perbaikan saran perbaikan saran perbaikan perbaikan baik
perbaikan baik
baik kelompok baik kelompok baik kelompok kelompok maupun
kelompok
maupun maupun maupun perorangan
maupun
perorangan perorangan perorangan
perorangan
Tidak ada
Ada peningkatan
peningkatan Ada sedikit Ada peningkatan Ada peningkatan
yang cukup
terhadap peningkatan yang tinggi yang luar biasa
perbaikan significant
standar terhadap terhadap standar terhadap standar
standar terhadap standar
kegiatan standar kegiatan kegiatan (proses kegiatan (proses &
kegiatan (proses
(proses & (proses & hasil) & hasil) hasil)
& hasil)
hasil)
Tidak di
temukan
Tidak ditemukan Tidak ditemukan
kecelakaan
kecelakaan kerja, kecelakaan kerja, Tidak ditemukan
kerja,dan
kesalahan kesalahan kecelakaan kerja,
kesalahan
Pengelolaan Pengelolaan kesalahan
Ada Pengelolaan
Lingkungan/Perala Lingkungan/Perala Pengelolaan
Kecelakaan Lingkungan/Pe
tan/Proses kerja tan/Proses kerja Lingkungan/Peralata
Zero Accident kerja dan ralatan/Proses
dan ada dan ada n/Proses kerja dan
& Zero Defect kesalahan di kerja dan ada
kesalahan hasil kesalahan hasil kesalahan hasil
pengelolaan kesalahan hasil
kerja, kerusakan kerja, kerusakan kerja, kerusakan
Limbah B3 kerja,
peralatan & peralatan & peralatan &
kerusakan
lingkungan di lingkungan di lingkungan di
peralatan &
sebagian besar sebagian kecil seluruh area
lingkungan di
area area
hampir seluruh
area
Tidak pernah Melaksanakan Melaksanakan 3 Melaksanakan 3 kali
Melaksanakan 2
melaksanakan 1 kali meeting kali meeting meeting membahas
kali meeting
Periodic meeting untuk membahas membahas rencana & progress
membahas
Meeting membahas rencana & rencana & kegiatan setiap
rencana &
rencana & progress progress kegiatan periode ( 3 bulan )
progress kegiatan
progress kegiatan setiap setiap periode ( 3 serta melakukan

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 22 dari 37

kegiatan dalam periode (3 setiap periode (3 bulan) serta evaluasi


1 periode (3 bulan) bulan) melakukan pelaksanaan dan
bulan) evaluasi tindak lanjutnya
pelaksanannya
Keterangan Sebagian kecil : < 50 %
Sebagian Besar : 51 – 70 %
Hampir seluruh : 71 – 90 %
Seluruh : 91 – 100 %

D. GRADING GUIDLINE
Grading system merupakan konversi dari nilai yang dihasilkan dari penilaian 5R
sesuai dengan kriteria penilaian di atas. Adapun ketentuan konversi terhadap
range nilai dalam grading system sebagai berikut:

Black Red Blue Green Gold


[ ≤40 ] [ >40 - ≤70 ] [ >70 - ≤80 ] [ >80 - ≤90 ] [ >90 ]

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

1 2 3 4 5

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 23 dari 37

DAFTAR LAMPIRAN

1. SURAT KEPUTUSAN DIREKSI 0047/KPTS/DIR/2015 TANGGAL 26 JUNI 2015


TENTANG MANAJEMEN INOVASI SEMEN INDONESIA
2. KOMITMEN MANAJEMEN TENTANG GERAKAN INOVASI
3. KEBIJAKAN INOVASI
4. KOMITMEN IMPLEMENTASI 5R ..................................................................... 24
5. STRUKTUR ORGANISASI 5R ......................................................................... 25
6. PROGRAM KERJA IMPLEMENTASI 5R .......................................................... 25
7. JADWAL KEGIARAN 5R .................................................................................. 26
8. DAFTAR AREA KRITIS .................................................................................... 27
9. PERENCANAAN KEBUTUHAN BARANG/BAHAN .......................................... 28
10. DAFTAR INVENTARISASI BARANG/BAHAN .................................................. 29
11. DAFTAR BARANG/BAHAN .............................................................................. 30
12. KARTU KENDALI ............................................................................................. 31
13. REKAP PEMINDAHAN BARANG/BAHAN KE TPS/TPA .................................. 31
14. DAFTAR BARANG/BAHAN DI TPS.................................................................. 32
15. PENGELOLAAN BARANG/BAHAN YANG DIBUTUHKAN .............................. 32
16. LAY OUT AREA & JALUR EVAKUASI ............................................................. 33
17. DAFTAR PEMERIKSAAN KEBERSIIHAN SECARA MANDIRI ........................ 33
18. DAFTAR ALAT KEBERSIHAN ......................................................................... 34
19. DAFTAR MASALAH DAN PERBAIKAN ........................................................... 34
20. TEMUAN MANAJEMEN ................................................................................... 35
21. PETA RADAR ................................................................................................... 36
22. STANDAR ISI MEDIA INFORMASI 5R ............................................................. 37
23. ASPEK K-3 DAN LINGKUNGAN ...................................................................... 37

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 24 dari 37

LAMPIRAN 4

Ketentuan :
1. Bentuk komitmen tertulis dengan jelas dan mudah dibaca
2. Komitmen Implementasi 5R ditanda tangani oleh seluruh anggota dan disetujui
oleh atasan langsung serta diketahui atasan tidak langsung
3. Lembar implementasi dicetak dalam ukuran minimal A4 dan maksimal A2 serta
dipasang pada tempat yang mudah diakses serta terpelihara dengan baik

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 25 dari 37

LAMPIRAN 5

LAMPIRAN 6

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 26 dari 37

LAMPIRAN 7

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 27 dari 37

LAMPIRAN 8

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 28 dari 37

LAMPIRAN 9

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 29 dari 37

LAMPIRAN 10

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 30 dari 37

LAMPIRAN 11

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 31 dari 37

LAMPIRAN 12

LAMPIRAN 13

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 32 dari 37

LAMPIRAN 14

LAMPIRAN 15

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 33 dari 37

LAMPIRAN 16

LAMPIRAN 17

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 34 dari 37

LAMPIRAN 18

LAMPIRAN 19

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 35 dari 37

LAMPIRAN 20

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 36 dari 37

LAMPIRAN 21

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R


PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk Kode Dokumen : M/SMSI/BP.12B/002
Revisi ke : 0
PEDOMAN TEKNIS
IMPLEMENTASI PROGRAM 5R Tanggal Revisi : 7 Januari 2016
(RINGKAS, RAPI, RESIK, RAWAT, RAJIN) Halaman : 37 dari 37

LAMPIRAN 22
Media Informasi 5R, yang terdiri dari :
o Input;
- Struktur Organisasi
- Lay Out Area
- Program kerja
- Jadwal rencana dan realisasi kegiatan
- Kontrol Manajemen
- Temuan ketidak sesuaian dan rencana tindak lanjut
o Proses;
- Foto atau dokumentasi sebelum dan sesudah implementasi
- Monitoring pelaksanaan implementasi 5R
o Output;
- Dampak implementasi 5R terhadap QCDSME & Benefit
- Grafik nilai HKR (grafik garis/balok & Radar Chart)
- Standar R1 – R5

LAMPIRAN 23
Aspek K-3 dan lingkungan, meliputi :
 Menggunakan APD yang tepat sesuai dengan jenis pekerjaan
 Melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan peralatan kerja secara aman
mengacu pada IPDK (Idetifikasi Penilaian Dampak Kegiatan )
 Melaporkan kejadian kecelakaan kerja dan abnormalitas peralatan &
lingkungan kerja kepada Seksi K-3
 Terdapat APAR dalam kondisi siap pakai yang dilengkapi dengan prosedur
pemakaian serta berada di tempat yang telah ditetapkan oleh Seksi K-3
 Terdapat informasi nomor telepon penting (Seksi K-3, Ambulan, Seksi
Keamanan) yang mudah dilihat oleh semua orang
 Akses jalan keluar saat emergency tidak terhalang benda/material
 Terdapat kotak P3K sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengelola
pemakaiannya
 Bahan kimia harus dikelola sesuai dengan MSDS (Material Safety Data sheet)
 Membuang sampah sesuai dengan standar warna tempatnya

Pedoman Teknis Implementasi Program 5R

Anda mungkin juga menyukai