0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Prosedur Rujukan Laboratorium Klinik

Dokumen ini memberikan pedoman tentang proses rujukan laboratorium untuk mendukung diagnosis pasien. Terdapat prosedur rujukan yang meliputi pemeriksaan dokter, persetujuan pasien, penulisan permintaan laboratorium, pengiriman sampel ke laboratorium, pencatatan hasil, dan penyalinan hasil ke rekam medis. Dokumen ini mengacu pada peraturan kesehatan dan standar operasional prosedur klinik.

Diunggah oleh

akuntansi klinik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan2 halaman

Prosedur Rujukan Laboratorium Klinik

Dokumen ini memberikan pedoman tentang proses rujukan laboratorium untuk mendukung diagnosis pasien. Terdapat prosedur rujukan yang meliputi pemeriksaan dokter, persetujuan pasien, penulisan permintaan laboratorium, pengiriman sampel ke laboratorium, pencatatan hasil, dan penyalinan hasil ke rekam medis. Dokumen ini mengacu pada peraturan kesehatan dan standar operasional prosedur klinik.

Diunggah oleh

akuntansi klinik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUJUKAN LABORATORIUM

No.
Dokumen : SOP-PU.002/F22000/2022
SOP [Link] 01
Tgl Terbit : 19 Oktober 2022
Halaman : 1/3
KLINIK PRATAMA
dr. Dewi Puspitorini
NUSA MEDIKA Kepala Klinik
TJOEKIR
PENGERTIAN Rujukan Laboratorium adalah suatu proses pengiriman pasien ke laboratorium
yang bekerjasama untuk menunjang diagnosis pasien.
TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah pengiriman rujukan laboratorium.

KEBIJAKAN Surat Keputusan No. Kpts-002.0509/F22000/2022-S0 Tentang Pedoman


Pelayanan Klinis di Klinik Pratama Nusa Medika Tjoekir
1. Buku Pedoman Sistem Rujukan Nasional Direktorat Jenderal Bina Upaya
Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Jakarta 2012.
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun
REFERENSI 2013 Tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan
Nasional.
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 tentang pedoman
pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional
ALAT DAN 1. ATK
BAHAN
2. Lembar Informed Consent dan Persetujuan Tindakan
PROSEDUR 1. Dokter melakukan pemeriksaan pasien
2. Dokter menjelaskan kepada pasien dan/atau keluarga perlunya dilakukan
pemeriksaan laboratorium.
3. Dokter memastikan pasien dan/atau keluarga setuju untuk dilakukan pemeriksaan
laboratorium dan meminta menandatangai lembar informasi tindakan medis dan
penyataan persetujuannya. Apabila pasien menolak pasien dan/atau keluarga
menandatangani surat penolakan.
4. Dokter menuliskan jenis permintaan laboratorium sesuai dengan kebutuhan
penunjang diagnosis dan memberi tanda jenis pembiayaan yang digunakan di
blangko yang tersedia.
5. Dokter meminta pasien menuju laboratorium kerjasama untuk dilakukan
pemeriksaan laboratorium.
6. Dokter atau petugas mencatat di register pengiriman rujukan.
7. Petugas Laboratorium menyerahkan hasil laboratorium sesuai yang tertera
diblanko permintaan laboratorium.
8. Petugas Laboratorium menginformasikan apabila terdapat nilai kritis.
9. Dokter atau petugas menyalin hasil pemeriksaan di rekam medis pasien.
DIAGRAM ALUR -

UNIT TERKAIT Ruang Tindakan, Poli Umum


HAL-HAL YANG Kesesuaian identitas blanko rujukan dengan pasien
PERLU
DIPERHATIKAN
DOKUMEN Rekam Medis
TERKAIT
Blanko Rujukan
Registrasi Pengiriman Rujukan
Rekaman Historis
No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl diberlakukan
Perubahan
1 Prosedur, Logo Penambahan 19 Oktober 2023
Prosedur

Anda mungkin juga menyukai