A.
Pengertian
1. Code Red (Merah)
Code Red atau kode merah adalah kode yang mengumumkan adanya
ancaman kebakaran di lingkungan rumah sakit (api maupun asap), sekaligus
mengaktifkan tim siaga bencana rumah sakit untuk khasus kebakaran.
Dimana tim ini terdiri dari seluruh personel rumah sakit, yang masing-masing
memiliki peran spesifik yang harus dikerjakan sesuai dengan panduan
kebakaran/tanggap darurat bencana/Disaster plan rumah sakit. Misalnya;
petugas tehnisi/IPRS segera mematikan listrik di tempat area kebakaran,
petugas / perawat segera memobilisasi pasien ke titik-titik kumpul melalui
jalaur evakuasi, dan sebagainya.
2. Code Blue (Biru)
Code Blue adalah kode yang mengumumkan adanya pasien,keluarga
pasien, pengunjung, dan karyawan yang mengalami kegawatan medis atau
henti jantung atau henti nafas dan membutuhkan tindakan bantuan hidup
dasar / resusitasi segera. Pengumuman ini utamanya adalah untuk
memanggil tim medis reaksi cepat atau tim code blue yang bertugas pada
saat tersebut, untuk segera berlari secepat mungkin(Respon time <10 menit)
menuju ke tempat lokasi /ruangan yang diumumkan dan melakukan
resusitasi jantung dan paru pada pasien. Tim medis reaksi cepat (tim code
blue) ini merupakan gabungan dari perawat dan dokter yang terlatih khusus
untuk penanganan pasien henti jantung atau henti nafas. Karena setiap shif
memiliki anggota tim yang terdiri dari dokter dan perawat yang terlatih, dan
bertugas sesuai jaga shifnya yang berbeda-beda pula diperlukan
pengumuman yang dapat memanggil mereka dengan cepat dengan nomor
aktivasi code blue : 222.
B. TATA LAKSANA
1. Code Red atau Api/Asap (Fire/Smoke)
Remove/Rescue/Selamatkan yaitu setiap orang yang berada dalam area
kebakaran, sambil meneriakkan : code red ---- code red.
Alert/Alarm/Sebar luaskan dengan cara menelpon 236 (Satuan pengaman)
selanjutnya menghubungi pihak yang terkait antara lani petugas IPRS untuk
segera mematikan aliran listrik ke area terjadi kebakaran, selanjutnya
beritahukan petugas unit atau ruangan terdekat. Bila api membesar telpon
113 & (0273) 322013 Dinas Pemadam Kebakaran.
Confine/Contain/Sekat bila sekitar ruangan penuh api dan asap, bila
memungkinkan tutup pintu dan jendela untuk mencegah api menjalar.
ExtinguIsh/Padamkan bila api masih memungkinkan untuk bisa
dipadamkan atau bila api masih [Link] pemadaman dengan
APAR,Jangan ambil resiko yang tidak perlu,ingat keselamatan jiwa
Bila cukup aman, matikan semua sarana seperti listrik, gas yang
kemungkinan berkaitan dengan api, tapi tetap pertimbangkan dengan
cermat bila pasien masih memerlukan.
Evakuasi pasien dan pengunjung ke daerah yang aman ataupun titik
kumpul melalui jalur evakuasi
Tetap awasi pasien. Bila perlu dihitung per kepala atau absensi berurutan.
Kooperatif dengan semua instruksi yang diberikan oleh Staf Senior,
Manajer / petugas tim pemadam kebakaran
2. Code Blue
Code Blue yaitu kode yang menandakan adanya Henti jantung / henti
nafas Dewasa & Anak serta darurat medis lainnya .Darurat medis didefinisikan
sebagai setiap situasi klinis dimana pasien,pengunjung maupun petugas di
lingkungan rumah sakit dengan kondisi medik kompromais yang rentan
terhadap infeksi maupun komplikasi serius dan memerlukan pertolongan
medis segera. Dalam situasi darurat medis/henti jantung atau henti nafas :
1) Segera evaluasi situasi dengan :
Telaah bahaya yang dapat muncul segera.
Catat waktu.
Periksa tanda-tanda kehidupan :
- Tidak ada respon.
- Tidak bernafas normal.
- Tidak teraba nadi.
2) Minta bantuan staf/petugas lainnya ( teriak minta bantuan “Code Blue --
Code Blue” ; atau gunakan Bel yang tersedia).
3) Telpon 222 atau informasi yang akan meneruskannya ke ruangan dan Tim
code blue (IGD – ICU – NICU/PICU). Jelaskan : Jenis emergensinya ( misal
Henti Jantung/nafas). Lokasi kejadian dengan tepat (Kejadian
dimana,ruangan apa,bed nomor berapa). Nama, tugas, dan tempat tugas
Anda.
4) Lakukan tindakan pasien dengan :
Check pernafasan.
Check nadi.
Bebaskan jalan nafas.
Lakukan tindakan emergensi bantuan hidup dasar sesuai yang
diperlukan misalnya : Cardio-Pulmonary Resuscitation (CPR).atau RJP
5) Dampingi atau jaga terus pasien sampai bantuan datang ( tim Code Blue