0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan6 halaman

Pengalaman Belajar dan Integritas dalam Kerja Tim

Teks tersebut menceritakan pengalaman mengembangkan kemampuan adiknya dengan memberikan bimbingan belajar khususnya untuk persiapan UTBK. Fokus pengembangan adalah pada materi-materi yang diujikan seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi melalui pengerjaan soal-soal UTBK secara terus-menerus. Hambatan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu belajar mandiri adiknya.

Diunggah oleh

Rafika Fauzia Ulfa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
23 tayangan6 halaman

Pengalaman Belajar dan Integritas dalam Kerja Tim

Teks tersebut menceritakan pengalaman mengembangkan kemampuan adiknya dengan memberikan bimbingan belajar khususnya untuk persiapan UTBK. Fokus pengembangan adalah pada materi-materi yang diujikan seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi melalui pengerjaan soal-soal UTBK secara terus-menerus. Hambatan yang dihadapi adalah keterbatasan waktu belajar mandiri adiknya.

Diunggah oleh

Rafika Fauzia Ulfa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

B.

Ceritakan pengalaman ketika Anda perlu mempelajari hal-hal baru untuk


meningkatkan performa. Hal-hal baru apa yang Anda pelajari?
B.1. Bagaimana cara Anda mengidentifikasi area yang perlu di
tingkatkan/dikembangkan? Mengapa Anda merasa perlu meningkatkan/mengembangkan
area tersebut?

Sebagai lulusan jurusan kimia yang tentunya sudah seringkali mengerjakan soal-soal kimia, saya
menyadari bahwa soal untuk tingkat SMA berbeda dengan soal ketika kuliah apalagi untuk soal
sejenis UTBK dan olimpiade. Saya berusaha untuk mengerjakan soal soal yang akan saya ajarkan
kepada anak didik saya terlebih dahulu dan membuat catatan untuk soal soal yang belum saya
pahami. Saya meyakini bahwa untuk memahamkan seseorang terutama anak didik, saya sebagai
pendidik harus lebih dulu paham sehingga tidak mengalamai kebingungan ketika mengajarkan dan
anak didik akan merasa lebih mudah untuk belajar.

B.2. Tindakan apa saja yang Anda lakukan untuk mengembangkan diri Anda? Adakah cara-cara
di luar kebiasaan atau berbeda yang Anda lakukan dalam proses pengembangan? Berikan contoh
yang spesifik!

Saya berusaha untuk mengerjakan setiap soal yang akan saya ajarkan, dan membuat catatan
untuk materi baru yang belum saya kuasai, terutama untuk soal sejenis olimpiade kimia nasional
(OSN) saya mengerjakan soal-soal yang keluar pada tahun tahun sebelumnya. Saya juga mencari
pembahasan dari orang orang yang sudah pernah mengerjakan jika saya kurang memahami soal
yang ada.
B.3. Apa tantangan atau kesulitan yang Anda hadapi dalam proses pengembangan diri tersebut?
Bagaimana Anda mengatasinya?

Tantangan yang saya hadapi mungkin hanya dari kurangnya materi yang bisa saya dapatkan
karena sebelumnya saya sekolah SMA di MAN sehingga Ketika saat itu tidak familiar dengan
OSN. Untuk mengatasi permasalahan ini saya mengkoleksi soal soal yang dapat diunduh secara
online. Kemudian saya juga mencari materi dengan membeli buku buku yang membahas soal-
soal OSN.
B.4. Apa hasil yang Anda peroleh/rasakan dengan mengembangkan perilaku tersebut? Bagaimana
Anda menerapkannya dalam peran Anda?

Hasil yang saya peroleh dengan lebih dulu mempelajari materi yang akan saya ajarkan adalah
lebih mudah untuk mengajar anak didik saya. Saya menjelaskan dengan lebh mudah melalui
catatan yang saya buat sebelumnya. Anak didik saya juga terlihat lebih paham dengan apa yang
saya ajarkan karena saya menambah catatan-catatan yang berkaitan dengan soal sehingga bisa
digunakan untuk mengerjakan soal lain yang memiliki kesamaan dengan materi tersebut.
C. terkadang saya diminta untuk melakukan sesuatu yang menurut saya tidak sesuai dengan nilai,
etika, pedoman kerja, ataupun aturan yang berlaku
C1. Ceritakan satu pengalaman anda terkait situasi tersebut jelaskan secara detail.

Ketika saya menjalani perkuliahan di strata-1 saya seringkali tidak remedi ketika mengerjakan
ujian, yang mana beberapa teman saya harus melakukan remedi untuk perbaikan nilai. Mereka
meminta saya untuk mengerjakan soal yang diberikan oleh dosen melalui jaringan online. Saya
merasa hal ini tidak sesuai dengan nilai dan etika integritas yang berlaku sehingga saya menolak
untuk melakukan hal tersebut.
Mata kuliah yang diujiankan saat itu adalah struktur materi yang merupakan materi tersulit ketika
menjalani perkuliahan di jurusan kimia karena membahas mengenai kimia kuantum. Saya
termasuk dari 3 orang yang tidak harus melakukan remedi dari satu angkatan saat itu, sehingga
teman teman saya meminta saya membantu untuk mengerjakan soal mereka melalui WA dan
akan disebarkan secara langsung dengan teman teman yang lain yang juga ikut remedi
C2. Tindakan apa yang anda lakukan dan mengapa hal tersebut anda lakukan

Saya berusaha untuk menjaga integritas dengan menawarkan kepada teman teman untuk belajar
Bersama sebelum ujian selama seminggu penuh. Hal ini saya lakukan mengingat bahwa aturan
dari kampus yang sangat ketat mengenai integritas. Mahasiswa yang terbukti melakukan
kecurangan Ketika ujian maka otomatis akan mendapatkan nilai E sebagai sanksi. Saya merasa
bahwa setiap orang harus menjaga integritasnya meskipun pada hal hal sepele sekalipun karena
hal ini akan mendisiplinkan kita ketika menghadapi hal hal yang lebih besar yang membutuhkan
integritas kita.
C3 bagaimana hasilnya?

Teman teman saya yang bersedia untuk mengikuti belajar bersama memperoleh hasil yang cukup
baik saat ujian dan bisa lulus pada mata kuliah struktur materi. Meskipun begitu, beberapa teman
saya merasa kecewa karena saya tidak mau membantu mereka untuk melakukan hal tersebut dan
menjauhi saya. Tetapi saya merasa hal tersebut adalah konsekuensi yang harus saya terima dan
saya tidak mempermasalahkannya.
D. ceritakan secara soesifik situasi pengalaman anda saat bekerja sama dengan orang lain yang
memiliki beragam perbedaan, seperti budaya, cara pandang, latar belakang, Pendidikan, cara
berpikir, dll.
D1. Ceritakan secara spesifik situasinya? Apa tujuan Kerjasama yang terjadi? Keberagaman
seperti apa yang anda hadapi?

saya pernah mengikuti seleksi beasiswa oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang
diselenggarakan oleh pemerintah pada tahun 2019. Salah satu tahapan yang harus dilalui adalah
persiapan keberangkatan (PK). Dalam kegiatan ini saya ditempa untuk menghargai keberagaman
dan menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia, melakukan seminar secara berkelompok,
games berkelompok, laporan kegiatan, dan melakukan kegiatan sosial di kalangan masyarakat
kurang mampu. Saya yang merupakan lulusan dari universitas islam merasakan pertama kalinya
bertemu dengan orang-orang dengan berbagai latar belakang berbeda baik agama, suku, daerah
asal, dan pendidikan.
D2 langkah Langkah apa yang anda lakukan untuk mencapai tujuan kerja sama? Bagaimana anda
memastikan Langkah-langkah tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan semua pihak?

Usaha saya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan persiapan keberangkatan adalah dengan
terus follow up grup diskusi yang telah dibuat sejak ditentukan sebagai peserta persiapan
keberangkatan. Saya berusaha aktif dalam menyiapkan kebutuhan yang diperlukan seperti
material untuk dekorasi ruangan dan material kelengkapan kelompok. Ketika acara saya
berusaha untuk terus aktif baik dalam pembuatan laporan, games, maupun saat kegiatan social.
Saya terus berkomunikasi dan berdiskusi dengan kelompok mengenai kebutuhan apa saja yang
diperlukan dan membantu semampu saya. Saya juga berusaha untuk membantu mengerjakan
laporan kegiatan harian setiap harinya sehingga tugas tugas terselsaikan dengan baik.
D3. Apa hasil yang anda capai saat itu? Adakah komentar atau respon lingkungan (misa rekan
sejawat ataupun pihak lain) terhadap Tindakan anda? Bagaimana dampaknya terhadap kerja
sama tersebut.

Acara persiapakan keberangkatan dapat dilakukan dengan lancar dan mendapat hasil yang baik.
Kegiatan sosial yang dilakukan juga mendapat respon yang positif di masyarakat. Hal ini terlihat
dengan dimuatnya kegiatan tersebut di berbagai portal berita, dan juga di televisi. Rekan saya
menganggap bahwa kerja yang saya lakukan cepat dan efisien sehingga laporan kegiatan harian
yang harus dikerjakan setiap harinya selesai lebih cepat dan anggota kelompok dapat istrihat
lebih awal.
E. ceritakan salah satu pengalaman anda saat mengembangankan kemampuan dan ketrampilan
dari orang lain (contoh : anak didik, rekan sejawat, anggota komunitas/organisasi).
E1. Seperti apa situasi pada saat itu? Siapa yang anda kembangkan? Mengapa pengembangan itu
diperlukan

Saat ini saya sedang berusaha untuk mengembangkan kemampuan adik saya. Adik saya saat ini
duduk di kelas XII SMA dan akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang strata-1. Kesulitan
yang dia hadapi saat ini adalah kurangnya pemahaman pada materi pelajaran baik kimia, fisika,
biologi, maupun matematika sehingga dikhawatirkan sulit untuk melanjutkan studi ke jenjang
berikutnya. Hal ini disebabkan karena selama masa sekolah di kelas X dan XII dilakukan secara
daring sehingga pemahaman yang diperoleh kurang. Oleh sebab itu saat ini adik saya meminta
bimbingan ke saya untuk menjelaskan materi-materi yang kurang dipahaminya terutama yang
berkaitan dengan UTBK.
E2. Apa saja focus pada pengembangan? Bagaimana cara anda membangun kesepakatan untuk
mencapai hasil yang diharapkan?

Saya berfokus untuk mengembangkan pengetahuan di bidang yang akan diujikan saat UTBK
seperti matematika, fisika, kimia, dan biologi. Saya membuat kesepakatan dengan adik saya
untuk konsisten dalam belajar setiap harinya meskipun hanya mengerjakan satu soal UTBK
tetapi hal tersebut harus dilakukan secara terus-menerus. Untuk saat ini program yang kami
laksanakan sudah berjalan kurang lebih 2 bulan, meskipun terkadang adik saya kesulitan
membagi waktu belajar mandiri dengan pelajaran di sekolah. Saya berharap adik saya bisa
mengerjakan soal-soal UTBK dengan baik sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan dan
lolos pilihan studi yang diharapkannya.
E3 langkah Langkah apa yang anada ambil untuk pengembangan tersebut? apa hambatan yang
anda temui dan bagaimana cara mengatasinya?

Saya melakukan pembelajaran menggunakan buku-buku UTBK yang dijual di pasaran. Saya
memulai dengan menjelaskan materi terlebih dahulu, kemudian baru masuk ke sesi soal. Saya
memilah soal soal yang memiliki kesamaan satu sama lain dan memberikan satu contoh
pengerjaan, kemudian meminta adik saya untuk mengerjakan soal lain yang tersisa. Hambatan
yang diperoleh tentunya dari waktu yang sedikit dimana saat ini dilakukan full day school
sehingga untuk melakukan pembelajaran di luar waktu sekolah menjadi lebih sulit dan kondisi
dari adik saya yang sudah kelelahan setelah belajar seharian. Untuk mengatasinya saya hanya
mengajarkan sedikit materi dan fokus pada pengerjaan soal. Saya percaya bahwa meskipun
sedikit sesuatu yang dilakukan dengan konsisten akan menghasilkan hasil yang baik.
E4 bagaimana hasil yang diperoleh dari upaya anda membantu mereka?

Karena kegiatan masih terus berlanjut saya belum bisa memastikan hasil yang diperoleh, tetapi
untuk saat ini adik saya mengaku lebih memahami materi yang diajarkan di sekolah sehingga
ketika guru menjelaskan tidak mengalami kebingungan seperti sebelumnya. Apalagi untuk
pelajaran kimia, dimana pada saat duduk di kelas X adalah materi materi dasar yang tentunya
diperlukan untuk pembelajaran selanjutnya. Jika materi dasar saja belum memahami bagaimana
bisa mengerjakan materi yang lebih sulit.
F. ceritakan salah satu keputusan penting dalam suatu kegiatan baik di
pekerjaan?organisasi?komunitas/perkuliahan yang pernah anda ambil.
F1. Apa yang menyebabkan anda harus mengambil keputusan tersebut?

Ketika saya ikut serta dalam organisasi panitia olimpiade kimia nasional di UIN Maulana Malik
Ibrahim Malang saya memutuskan untuk melibatkan teman-teman sekelas saya dalam membantu
jalannya acara. Sebagai tim soal tentunya ketika acara olimpiade berlangsung tugas kami adalah
mengkoreksi setiap jawaban yang telah dikerjakan oleh siswa. Pengkoreksian jawabaan ini
membutuhkan waktu yang tidak sebentar sementara anggota tim soal hanya terdiri dari 10 orang
termasuk saya sebagai ketua, sehingga saya meminta bantuan tenaga diluar anggota organisasi
untuk membantu.
F2. Bagaimana anda mengidentifikasi dan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang
permasakahan yang ada?

Ketika penyelenggaraan olimpiade akan dilakukan, saya berdiskusi dengan panitia olimpiade
yang tahun sebelumnya telah ditugaskan terkait kendala dalam pelaksanaan olimpiade. Pada saat
itu ketua tim soal menceritakan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk koreksi sangat kurang
mengingat bahwa olimpiade dilakukan dengan menggunakan soal berupa pilihan ganda, essay,
dan juga praktikum. Hal inilah yang mendorong saya untuk melibatkan bantuan dari orang luar
yaitu teman teman kelas saya.
F3. Apa saja yang menjadi pertimbangan anda? Mengapa? Jelaskan proses atau Langkah langaj
dalam mengambl keputusan tersebut?

Pertimbangan yang saya ambil pada saat itu adalah efisiensi waktu koreksi sehingga setiap sesi
olimpiade sesuai dengan jadwal yang telah dibuat sebelumnya. karena saya sendiri pernah
mengalami bagaimana rasanya olimpiade dan waktunya habis hanya untuk menunggu
pengumuman selanjutnya. Banyak siswa yang berasal dari luar daerah dan tentunya
keterlambatan waktu akan menyusahkan mereka untuk kembali ke daerah asal. Oleh sebab itu
saya memustukan untuk berdiskusi dan meminta izin dengan ketua panitia olimpiade mengenai
keputusan yang saya ambil ini. Kemudian berdiskusi dengan teman sekelas saya untuk meminta
kesediaan mereka membantu saya.
F4,\. Bagaimana hasil dari keputusan yang anda ambil?

Keputusan yang saya ambil berdampak positif pada pelaksanaan olimpiade, jika pada tahun
tahun sebelumnya tim soal kalang-kabut dalam menkoreksi jawaban sehingga harus meminta
bantuan tim lain sehingga banyak kegiatan tim lain yang terbengkalai. Pada pelaksanaan tahun
itu tim soal mengkoreksi dengan tepat waktu tanpa melibatkan tim lain sehingga acara olimpiade
berlangsung dengan lebih lancar.
G. ceritakan secara spesifik saat anda dihadapkan dengan beberapa tugas dalam waktu yang
bersamaan. Saat kuliah misalkan, saat anda sedang menyelesaikan skripsi tiba tiba
G1. Seperti apakah situasinya pada sat itu? Kapan situasi tersebut terjadi?

Saat saya sedang mengerjakan skripsi saya diminta untuk menjadi asisten dosen oleh dosen
pembimbing dan dosen konsultan. Saya saat itu menerima tawaran tersebut karena menurut saya
ini adalah kesempatan yang bagus untuk mengasah skill saya. Dampak dari hal tersebut adalah
saya harus mengerjakan penelitian skripsi saya sekaligus juga mengerjakan penelitian dosen
pembimbing dan dosen konsultan saya. Selain itu saya juga membantu dosen pembimbing dan
dosen konsultan saya dalam kegiatan pengkoreksian jawaban ujian mahasiswa yang diampu
beliau.
G2. Apa yang anda lakukan dalam mengatur tugas-tugas tersebut? bagaimana anda memastikan
tugas tugas tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan?

Saya mengatur waktu penelitian skripsi saya dan penelitian dosen dengan membuat log buku.
Pertama saya mengerjakan skripsi saya beserta penelitian dosen pembimbing karena memiliki
kesamaan tema sehingga penelitian dapat dilakukan bersamaan. Kemudian Ketika telah selesai
saya mengerjakan penelitian dosen konsultan saya sekaligus melakukan analisis data eksperimen
skripsi saya. Selama berada di kost saya mengerjakan pengkoreksian jawaban ujian dan langsung
mengolah hasil koreksi sehingga bisa saya kirimkan via wa dalam format excel. Pembagian
waktu tersebut menjadikan semua tugas yang saya kerjakan selesai dengan tepat waktu.
G2. Sumber daya apa yang anda butuhkan dalam membantu penyelesaian tugas tugas tersebut?
apa hambatan yang anda temui dan bagaimana cara mengatasinta?

Pengerjaan penelitian skripsi saya dan dosen pembimbing saya dilakukan dengan bantuan rekan
satu tim saya sehingga pengerjaannya menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Kemudian
untuk tugas penelitian dosen konsultan saya berkonsultasi dengan mahasiswa bimbingan beliau
yang sudah pernah melakukan penelitian tersebut sehingga memudahkan saya untuk belajar
tanpa harus memulai dari nol. Saya rasa bantuan-bantuan dari orang-orang terdekat saya tersebut
sangat berarti dalam mengatasi penyelesaian tugas tugas tersebut meskipun dengan waktu yang
terbatas.
G4. Bagaimana hasilnya?

Saya mendapatkan nilai A (sempurna) untuk pengerjaan skripsi saya. Penelitian dosen
pembimbing yang saya kerjakan selesai tepat waktu baik eksperimen maupun analisis data nya
sehingga dapat digunakan untuk mengerjakan paper sesuai jadwalnya. Penelitian dosen konsultan
juga menghasilkan data yang baik sehingga menunjang paper yang akan diterbitkan. Saya juga
mendapat tanggapan postif dari dosen pembimbing dan dosen konsultan mengenai permasalahan
koreksi jawaban ujian mahasiswa karena memudahkan beliau untuk melakukan input nilai dimana
saya sudah membuatkan tabel excel dari tiap kelas yang beliau ampu.

Anda mungkin juga menyukai