1.
Transitive Verb
VERB (Kata Kerja Transitif) membutuhkan objek (yaitu,
sesuatu untuk mempengaruhi verb). Misalnya,
"buy" adalah verb transitif. Ini berarti kita tidak
bisa begitu saja mengatakan “I buy.” Sebaliknya,
PENGERTIAN VERB kita harus mengatakan apa yang kita beli
(contoh: I buy grapes).
Verb adalah “kata-kata tindakan” atau dalam bahasa 2. Intransitive Verb
Inggris dikenal sebagai “action verb”.kita (Kata Kerja Intransitif) tidak membutuhkan
menggunakannya untuk merujuk pada tindakan yang objek. Misalnya, "laugh" dan "cry" adalah verb
dilakukan, peristiwa, dan keadaan. intransitif, jadi mereka tidak membutuhkan
objek untuk membentuk kalimat yang lengkap.
Contohnya :
Namun, ada juga beberapa verb dapat berupa transitif
1. Tindakan yang dilakukan : run, jump, talk, cook, atau intransitif dalam konteks yang berbeda. Contohnya
read, go. seperti kata kerja “read” yang bisa memiliki dua fitur di
2. Peristiwa yang terjadi pada seseorang atau atas. Transitive: He read the book.
sesuatu : rain, die, grow, become.
3. Keadaan keberadaan : have,know,need,think. Intransitive: I read to my group. Pada kalimat pertama di
atas, misalnya, kita membutuhkan objek “book” agar
Setiap kalimat lengkap dalam tatanan bahasa Inggris akan kalimat tersebut masuk akal. Namun, di bagian kedua, kita
membutuhkan setidaknya satu verb untuk menjelaskan tidak memerlukan objek untuk mengetahui apa arti
apa yang sedang dilakukan subjek. Misalnya, kita kalimat tersebut karena "read" adalah kata kerja intransitif
dapat mengatakan: di sana.
Susi jump from the seat
Disini, verb “jump” menggambarkan tindakan yang
dilakukan subjek (Susi). PANDUAN SINGKAT UNTUK BENTUK VERB
Selain jenisnya yang berbeda, verb juga memiliki bentuk
yang berbeda. Misalnya, Anda pasti pernah melihat kata
JENIS-JENIS VERB kerja seperti ini "play", "plays", "played", dan "playing."
Semua bentuk verb tadi adalah kata kerja yang sama,
dengan bentuk yang berbeda dan digunakan dengan
Mengingat tingkat variasinya yang sangat luas, kita dapat
tenses yang berbeda pula. Mari lihat sekilas beberapa
mengklasifikasikan verb menjadi beberapa jenis. Ini
bentuk verb yang ada dalam bahasa Inggris.
termasuk:
Bentuk dasar atau akar dari sebuah verb adalah bentuk
1. Main Verbs (Kata Kerja Utama) Kata kerja yang
yang akan Anda lihat di kamus. Bentuk ini digunakan
menjelas apa yang subjek lakukan atau keadaan
dalam present simple tense (kecuali untuk orang ketiga
mereka adalah verb utama, main, atau leksikal.
tunggal). Contohnya termasuk "play", "watch", "run", dan
Dalam contoh di atas, "jump" adalah verb utama
"study":
(yaitu, verb yang memberi tahu kita apa yang
dilakukan Susi). “I drive to work every single day”
2. Linking Verbs (Kata Kerja Penghubung) Verb ini
merupakan penghubung yang menghubungkan Bentuk verb orang ketiga tunggal digunakan dalam simple
subjek kalimat ke pelengkap subjek (contoh: present tense pada orang ketiga. Untuk sebagian besar
Ranti is bored). Pelengkap subjek adalah kata verb, bentuknya adalah bentuk dasar dengan tambahan "-
sifat, kata benda, atau kata ganti yang memberi s," "-es," atau "-ies" di akhir. Contohnya termasuk "plays",
tahu kita sesuatu tentang subjek tersebut. "watches", "studies", dan "runs":
3. Auxiliary Verbs (Kata Kerja Tambahan) Kata
kerja yang mendahului verb utama untuk “He drives to work with Sonya every single day”
membentuk tenses dan suasana tata bahasa yang
berbeda (contoh: We have been here before). Bentuk present participle digunakan dalam tenses
4. Modal Verbs Verb yang membantu kita progresif dan dibentuk dengan menambahkan "-ing" ke
mengekspresikan hal-hal seperti kebutuhan, verb dasar (misalnya, "opening," "watching," "studying,"
kemampuan, izin, dan kemungkinan (contoh: I dan lain-lain). Anda juga biasanya akan perlu
should eat food first). menggunakannya setelah “is,” “are,” “be,” “been,” “were,”
atau “was”:
Selain itu, kita dapat membagi semua main verb atau kata
kerja utama menjadi verb transitif dan intransitif: “I am walking to school right now”
Bentuk simple past tense dan past participle digunakan
dalam bentuk lampau. Dalam kebanyakan kasus, bentuk
ini didapat dengan menambahkan “-d,” “-ed,” atau “-ied”
ke verb dasar, seperti dengan “opened,” “watched,”
“studied,” dan “loved”:
“I cleaned the road yesterday”
Sementara itu, saat menggunakan past participle, biasanya
kata kerja akan muncul setelah “have”, “has”, atau “had”:
“I have completed all five assignments by noon”.
Beberapa bentuk verb memiliki kegunaan tambahan.
Misalnya, verb participle juga dapat digunakan seperti
kata sifat. Tetapi dalam kebanyakan kasus kata kerja
mengekspresikan suatu tindakan, dengan bentuk yang
tergantung pada tense yang digunakan.
REGULAR AND IRREGULAR VERBS
Perlu dicatat bahwa contoh-contoh kata kerja di bagian
sebelumnya adalah verb beraturan. Ini berarti bahwa
semua kata kerja ini menggunakan pola ejaan reguler
yang sama untuk bentuk simple past tense dan past
participle, seperti yang ditunjukkan di bawah ini:
BASE FORM SIMPLE PAST PAST
TENSE PARTICIPLE
love loved loved
open opened opened
study studied studied
walk walked walked
watch watched watched
Tapi realitanya, beberapa verb juga bisa memiliki bentuk
irregular atau tidak beraturan. Dan sayangnya, bentuk ini
tidak mengikuti pola yang sama seperti di atas. Anda dapat
melihat contoh berbagai irregular verbs di bawah ini:
BASE FORM SIMPLE PAST PAST
TENSE PARTICIPLE
arise arose Arisen
cut cut cut
do did done
give gave given
go Went gone
hold held held
overtake overtook overtaken
Seperti yang dapat dilihat, ada cukup banyak variasi
bentuk kata kerja di sini! Hal ini tentu bisa membuat
proses mempelajari verb menjadi rumit.