PROGRAM KERJA BIMBINGAN KONSELING
SMP SWADAYA PULAU RAKYAT
A. Dasar Pemikiran
Banyaknya masalah dan potensi yang ada pada setiap siswa remaja di SMP
Seluruh stakeholder sekolah memiliki tanggungjawab untuk mendukung
segala potensi serta penyelesaian masalah yang ada pada siswa.
Pentingnya kerjasama guru BK dengan Guru Mapel, wali kelas, dan Kepala
Sekolah untuk menjalankan program BK.
Mensosialisasikan Pedoman Layanan *Bimbingan Konseling
Komprehensif di Sekolah.
Penggunaan program BK secara * preventif, kuratif, dan preservatif.
B. Instrumen BK
- Ada 2 jenis Instrumen dalam BK, yaitu tes dan non-tes dan sebenarnya ada
banyak instrumen BK, tetapi khusus di sekolah yang memungkinkan dan
tepat untuk digunakan sesuai kapasitas siswa SMP adalah:
Observasi
Angket / Kuisioner
Himpunan data
Sosiometri
Inventori minat
C. Media yang mendukung
Ruang Bimbingan Konseling
Laptop / Komputer
Infocus
Power Point
Youtube
Silabus atau ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) BK
Aplikasi Bimbingan Konseling (kalangan sendiri)
Buku Saku Peraturan & Tata tertib di SMP Swadaya Pulau Rakyat
D. Bidang Layanan
Pribadi
Sosial
Belajar
Karir
E. Tujuan yang akan dicapai
Tercapainya Tugas perkembangan peserta didik SMP :
1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap
perbuatan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang
sehat.
3. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya
sebagai laki-laki dan perempuan.
1
4. Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam
kehidupan yang lebih luas
5. Mengenal kemampuan, bakat dan minat serta arah kecenderungan karir dan
apresiasi seni.
6. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan
melanjutkan pelajaran dan/atau mempersiapkan atau berperan dalam kehidupan
di masyarakat
7. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri
secara emosional, sosial dan ekonomi
8. Mengenal sistem etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai mandiri,
anggota masyarakat, dan warga negara.
*10 Layanan Bimbingan Konseling
A. Layanan Preventif
1. Layanan Orientasi
Fungsi layanan orientasi memberikan pemahaman bagi siswa supaya bisa mengenal lingkungan
baru, termasuk lingkungan sekolah dan semua objek yang dipelajari, sekaligus mempermudah
maupun memperlancar siswa dalam mengenal lingkungan baru.
Layanan orientasi berjalan dua kali per tahun, yaitu tiap awal semester. Tujuan layanan tersebut
yaitu supaya para siswa bisa beradaptasi dengan lingkungan baru secara memadai, fungsinya
untuk pencegahan juga pemahaman.
2. Layanan Informasi
Layanan ini membantu para siswa agar bisa menerima maupun memahami semua informasi,
termasuk informasi diri, sosial, belajar, berkarir, bergaul, juga pendidikan lanjutan. Pemberian
layanan informasi yaitu membantu supaya siswa bisa mempertimbangkan atau memutuskan
suatu hal secara tepat tentang masalah pribadi, sosial, belajar, ataupun karir karena informasi
yang diperoleh sudah cukup.
Pemberian layanan informasi fungsinya adalah pencegahan dan pemahaman.
3. Layanan Penguasaan Konten
Adalah layanan yang sangat membantu siswa dalam menguasai sebuah konten, misalnya
kompetensi tertentu ataupun kebiasaan yang sangat bermanfaat. Sehingga, menjadi pribadi
dengan kemampuan yang lebih baik baik di lingkungan sekolah, misalnya penggunaan
perpustakaan sekolah.
B. LAYANAN KURATIF
1. Layanan Konseling Individu
Layanan konseling dan bimbingan berikutnya yaitu layanan yang memungkinkan siswa
memperoleh bimbingan langsung saat tatap muka, per individu, dengan bantuan guru ahli untuk
membicarakan dan mencari solusi masalah agar perkembangan siswa lebih baik.
Tujuan layanan konseling perorangan yaitu siswa bisa menyelesaikan masalah dan berfungsi
sebagai pengentasan ataupun advokasi.
2
2. Layanan Konseling Kelompok
Layanan konseling ini adalah layanan yang membantu para siswa termasuk anggota kelompok
supaya mendapatkan peluang pembahasan dan juga pengentasan berbagai masalah pribadi dalam
dinamika kelompok. Pembahasan masalah tersebut adalah untuk masalah pribadi yang dialami
oleh masing-masing anggota. Fungsinya adalah untuk pengentasan dan juga advokasi.
3. Layanan Mediasi
Bagian terakhir tentang layanan bimbingan dan konseling di sekolah yaitu berupa layanan
mediasi. Tujuannya adalah supaya siswa bisa menyelesaikan masalah, perselisihan, serta
perbaikan hubungan antar siswa. Mediator dalam layanan tersebut yaitu konselor.
Itulah informasi lengkap tentang apa saja jenis layanan bimbingan konseling yang dapat
dilakukan oleh guru BK atau konselor di sekolah. Semua layanan tersebut ditujukan untuk
pengembangan diri siswa agar lebih baik
4. Layanan Konsultasi
Apa itu layanan konsultasi yaitu layanan dimana para siswa bisa memperoleh pemahaman,
pengetahuan, dan berbagai cara yang perlu dilakukan supaya bisa menangani masalah atau
kondisinya. Konsultasi pada program BK yaitu proses dalam bimbingan teknis bagi konselor,
orang tua, konselor dan administrator supaya bisa melakukan identifikasi dan juga perbaikan
masalah.
Selain itu, tujuannya adalah sebagai konseling atau psikoterapi, karena konsultasi yang berjalan
bukan merupakan layanan langsung untuk klien tapi secara tidak langsung bisa memberikan
layanan bagi klien dengan menggunakan bantuan dari orang lain.
C. LAYANAN PRESERVATIF
1. Layanan Bimbingan Kelompok
Layanan pada bagian bimbingan konseling ini membantu sejumlah siswa bersama-sama dalam
kelompok untuk mendapatkan bahan dan penjelasan tentang pokok bahasan. Tujuannya agar
siswa lebih paham dan mampu berkembang secara sosial.
Sehingga tidak hanya menjadi seorang siswa yang memperoleh dukungan sosial, tapi juga bisa
mengembangkan kemampuan dalam kegiatan belajar, karir, juga mengambil keputusan dalam
dinamika kelompok. Layanan tersebut fungsinya adalah pemahaman dan pengembangan siswa.
2. Layanan Pembelajaran
Layanan bimbingan dan konseling di sekolah juga membantu supaya siswa bisa
mengembangkan sikap dan punya kebiasaan belajar baik. Sehingga, siswa bisa menguasai materi
belajar maupun penguasan kompetensi cocok sesuai kemampuan dan kecepatan diri dalam
berbagai aspek tujuan maupun kegiatan belajar lainnya.
Layanan pembelajaran berperan untuk pengembangan.
3. Layanan Penempatan dan Penyaluran
Layanan ini berfungsi supaya para siswa bisa mendapatkan penempatan juga penyaluran dalam
kelas, kelompok belajar, program latihan, program studi, magang, kegiatan ekstrakurikuler
sesuai bakat, potensi, minat, juga kondisi pribadi. Tujuannya supaya siswa bisa mengembangkan
seluruh bakatnya, minatnya, juga potensi lainnya.
Layanan penempatan dan penyaluran pada bimbingan dan konseling fungsinya adalah untuk
pengembangan siswa.
3