SATUAN ACARA PENYULUHAN LATIHAN RENTANG GERAK
(ROM)
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Stase Orthopedi Program Profesi Ners [Link]
Disusun oleh :
Reni Nurazizah, [Link]
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BINA PUTERA BANJAR
PROGRAM PROFESI NERS XV
2019
Jl. MayjenLiliKusumah-Sumanding Wetan No. 33 Kota Banjar
Tlp (0265) 741100 Fax (0265) 744043
web: [Link]
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Pokok Bahasan : Latihan rentang gerak (ROM)
Sub Pokok Bahasan : Pentingnya latihan rentang gerak
Sasaran : Klien dengan penyakit ostheoarthritis
Tempat : Rumah klien
Hari/ tanggal : Sabtu, 12 November 2020
Waktu/ Jam : 30 menit/ 09.00 WIB s/d selesai
Pemateri : Reni Nurazizah, [Link]
Tujuan Instruksional Umum
Setelah mendapatkan informasi, pengetahuan pasien dan keluarga mengenai
latihan rentang gerak dapat mengimplementasikan secara benar di kehidupan
sehari-hari.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mendapat penyuluhan, pasien dan keluarga mampu menjelaskan
mengenai :
1. Menyebutkan pengertian dari ROM
2. Menyebutkan tujuan dari ROM
3. Menyebutkan indikasi dilakukan ROM
4. Menyebutkan kontra indikasi dilakukan ROM
5. Menyebutkan prinsip dilakukan ROM
6. Menyebutkan klasifikasi dari ROM
7. Memperagakan ROM pasif dan aktif
Metode : Ceramah, peragaan dan tanya jawab
Media Penyuluhan : Leaflet
Materi Penyuluhan : (Terlampir)
Proses Pengajaran
Kegiatan Peserta
No Kegiatan Pendidik Metode Waktu
Didik
Pra Interaksi
1 Memberi salam Menjawab salam Ceramah 5 menit
2 Menjelaskan tujuan Mendengarkan
penyuluhan dan tema dan
3 penyuluhan memperhatikan
Apersepsi dengan Mendengar dan
menanyakan tujuan menjawab
Interaksi
4 Menjelaskan materi Mendengarkan Ceramah dan 10 menit
penyuluhan dan demonstrasi
5 memperhatikan
Memberikan kesempatan Mengajukan
untuk bertanya tentang pertanyaan
materi yang disampaikan
Post Interaksi
6 Memberikan pertanyaan Menjawab Tanya jawab 15 menit
dan kesempatan pada
7 peserta didik Mendengarkan
Menyimpulkan bersama-
8 sama hasil kegiatan Menjawab salam
penyuluhan
Menutup penyuluhan dan
mengucapkan salam
Daftar Pustaka
Surratun dkk, 2011. Seri Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Sistem
Muskuloskeletal. Jakarta : EGC
Evaluasi
1. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali pengertian dari ROM
2. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali tujuan dari ROM
3. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali indikasi dilakukan ROM
4. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali kontra indikasi dilakukan
ROM
5. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali prinsip dilakukan ROM
6. pasien dan keluarga dapat menyebutkan kembali klasifikasi dari ROM
7. pasien dan keluarga dapat memperagakan kembali ROM pasif dan aktif
Lampiran Materi
Pengertian
Latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau memperbaiki tingkat
kesempurnaan kemampuan menggerakan persendian secara normal dan lengkap
untuk meningkatkan masa otot dan tonus otot (Potter & Perry, 2012)
Tujuan
1. Mempertahankan atau meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot
2. Memperbaiki tonus otot
3. Meningkatkan pergerakan sendi
4. Meningkatkan massa otot
5. Mengurangi kelemahan
6. Mencegah kekakuan pada sendi
Indikasi Dilakukan ROM
1. Stroke atau penurunan kesadaran
2. Tirah baring lama
3. Kelemahan otot
Kontra Indikasi Dilakukan ROM
1. Kelainan sendi atau tulang
2. Nyeri hebat
3. Sendi kaku atau tidak dapat bergerak
4. Trauma baru yang kemungkinan ada fraktur tersembunyi
Klasifikasi ROM
1. ROM pasif : latihan ROM yang dilakukan dengan bantuan perawat setiap
gerakan. Indikasinya adalah pasien semi koma, tidak sadar, usia lanjut
dengan mobilitas terbatas.
2. ROM aktif : latihan ROM yang dilakukan sendiri oleh pasien tanpa bantuan
perawat dari setiap gerakan yang dilakukannya. Indikasinya pasien yang
dirawat dan mampu untuk ROM sendiri dan kooperatif.
Gerakan ROM Aktif dan Pasif
1. Fleksi : gerakan menekuk persendian
2. Ekstensi : gerakan meluruskan persendian
3. Abduksi : gerakan satu anggota tubuh ke arah mendekati aksis tubuh
4. Adduksi : gerakan satu anggota tubuh ke arah menjauhi aksis tubuh
5. Rotasi : gerakan memutar melingkari aksis tubuh
6. Pronasi : gerakan memutar ke bawah
7. Supinasi : gerakan memutar ke atas
8. Inversi : gerakan ke dalam
9. Eversi : gerakan ke luar