0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

RUK dan RPK Puskesmas: Pentingnya Penyusunan

Dokumen ini membahas tentang pentingnya menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) secara lengkap yang mencakup analisis kebutuhan masyarakat dan sumber dana, agar dapat memenuhi kriteria penilaian akreditasi puskesmas.

Diunggah oleh

ricka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan3 halaman

RUK dan RPK Puskesmas: Pentingnya Penyusunan

Dokumen ini membahas tentang pentingnya menyusun Rencana Usulan Kegiatan (RUK) dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK) secara lengkap yang mencakup analisis kebutuhan masyarakat dan sumber dana, agar dapat memenuhi kriteria penilaian akreditasi puskesmas.

Diunggah oleh

ricka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

APAKAH RUK & RPK SUDAH DISUSUN?

22 SEP 2016OLEH DRAGUSCN

Sesuai dengan harapan dari PMK 44/2016 yang meminta disusunnya RUK dan RPK
pada awal tahun, maka pertanyaan saya rutin dalam tiap kali survei adalah apakah
Puskesmas sudah menyusun Rencana Usulan Kegiatan dan Rencana Pelaksanaan
Kegiatan.

RUK dan RPK yg mana?

Saya selalu minta RUK adalah N+1. Jadi kalo sekarang 2016, maka saya cari RUK
2017, sedangkan RPK saya nanya yang tahun berjalan. berarti RPK 2016. Meskipun
begitu pada elemen penilaian [Link] kita diminta untuk melakukan penyimpanan arsip
perencanaan. Biasanya ini 5 tahun. Jadi harusnya RUK yang ada juga mungkin sekali
RUK 2017, 2016, 2015, 2014 dan 2013. Bila memang RUK dibuat tidak hanya tahun ini
pasti dokumen tersebut dengan gampang disampaikan. Demikian pula RPK 2016,
mestinya bisa ditelusur sampai ke RPK 2012.
Saya biasanya minta RUK (atau RPK) bukan daftar kegiatan dalam tabel saja. Tapi RUK
dan RPK lengkap yang didalamnya disertakan tentang analisis-analisis. Puskesmas
biasanya membuat dalam bentuk buku. Dijilid. Bila bukti ini ada mudah untuk dapat nilai
penuh pada [Link]. Masih belum melihat ke dalam. Demikian pula RPK. Bila sudah
disediakan yang sudah rapi, maka [Link] juga langsung terisi.

Kejelasan informasi sumber dana biasanya dengan mudah didapatkan. Saat ini
sebagian besar puskesmas mengusulkan kegiatan bersumber dari dana BOK. Ada
sebagian yang memanfaatkan dana JKN. Dan ada juga yang menggunakan dana
APBD. Tanpa dijelaskan pun biasanya sudah tercantum dalam tabel bahwa dana
tersebut berasal darimana. Dengan demikian [Link] juga bisa terisi penuh.

Kenapa harus RUK dan RPK lengkap?

Kenapa saya minta RUK dan RPK yang sudah dijilid lengkap adalah karena untuk
memeriksa dokumen perencanaan sekali jalan dengan melihat yang ada di dalamnya.
kalau yang disampaikan hanya daftar kegiatan akan sulit melihat dasar pemikiran dari
usulan kegiatan yang didasari kebutuhan masyarakat, misalnya.

Bila asal kegiatan dari identifikasi kebutuhan masyarakat dan sasaran sudah ada dan
diteruskan sampai kajian kebutuhan juga sudah dilakukan. Maka pasti dengan memuat
kajian tersebut dalam rencana juga bisa untuk pemenuhan elemen penilaian. [Link]
untuk kajian kebutuhan masyarakat yang berada dalam RUK dan [Link] dalam RPK.
Memang untuk kebutuhan masyarakat dan sasaran agak sulit
diharapkan matched dengan rencana pelaksanaan kegiatan, karena siklus
perencanaannya mengharapkan data yang asalnya 1 tahun sebelumnya. Mungkin nanti
pada saat sudah survei yang ke-2 kali di satu puskesmas sudah bisa diharapkan
runutan ini ada.

Pembuktian RUK/RPK tidak membutuhkan tiap EP yang meminta dicopykan satu


hardcopy berada dalam 1 EP, tapi cukup 1 buku tadi dan tiap kali ada EP yg meminta
PJ UKM dan anggota Pokja bisa merujuk pada buku (dokumen) tersebut. Yang
memeriksapun jadi gampang karena sekali melaksanakan.

1. Ada RUK N+1 ([Link])


2. Ada RPK tahun berjalan ([Link])
3. Di dalam RUK dan RPK jelas sumber dana berasal dari anggaran mana ([Link])
4. Di dalam RUK ada analisis kebutuhan masyarakat, telusur kepada daftar kegiatannya
apakah sesuai dengan kebutuhan masyarakat ([Link])
5. Di dalam RPK ada analisis kebutuhan masyarakat, telusur kepada daftar kegiatannya
apakah sesuai dengan kebutuhan masyarakat ([Link])
6. Apakah kegiatan-kegiatan tersebut sudah ditetapkan oleh Kepala Puskesmas
([Link]).

Kerangka acuannya ? Jadwalnya ?

Kerangka acuan sebaiknya kita bahas sendiri. Untuk pembuktian [Link], saya biasanya
meminta kumpulan KAK yang merupakan penjabaran dari RPK tahun berjalan. Setiap
Kegiatan yang ada di RPK harusnya punya KAK yang mendasari. Beberapa kegiatan
bisa hanya punya 1 KAK bila memang merupakan tahapan.

Sedangkan untuk jadwal pada [Link] saya lebih memintanya kepada jadwal kegiatan
yang berasal dari kegiatan puskesmas. Lebih jauh tentang jadwal pada saat kita
membahas 4.2.1. Jadwal yang disini adalah jadwal bulanan yang timbul karena
kegiatan-kegiatan yg ada dalam RPK.

Untuk selengkapnya 5.2.1 apa yang dimintakan bisa klik [link ini]

Demikian. Semoga bermanfaat.

Anda mungkin juga menyukai