UTS METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN
DOSEN PENGAMPU : MOH. SLAMET UNTUNG, Dr. , M. Ag
NAMA : DIAH NOFITA DEWI
NIM : 2121234
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
UIN K.H ABDURRAHMAN WAHID PEKALONGAN
2023
IDENTITAS BUKU
Judul : Metodologi Penelitian (Teori dan Praktik Riset Pendidikan dan Sosial)
Nama Pengarang : Moh. Slamet Untung
Penerbit : Litera
Tahun Terbit : 2019
RANGKUMAN MATERI BUKU METODOLOGI PENELITIAN (TEORI DAN
PRAKTIK RISET PENDIDIKAN DAN SOSIAL)
Menurut Aristoteles, pemahaman manusia sebagai makhluk hylomorfis, dengan aspek materi
dan roh, memberikan dasar penting untuk memahami peran manusia dalam eksplorasi alam
semesta. Manusia, dengan akal budi dan kemampuan penyelidikannya, menjadi unsur
istimewa dalam alam ini. Manusia selalu berhadapan dengan berbagai permasalahan yang
memerlukan pemecahan, dan untuk itu, penelitian ilmiah menjadi sarana utama dalam upaya
memecahkan permasalahan ini.
Manusia memperoleh pengetahuan dengan beberapa cara
1. Pengetahuan dari orang lain
2. Pengetahuan dari pesan-pesan media populer
3. Pengetahuan dari keyakinan/nilai-nilai ideologi
Pengetahuan adalah warisan yang dimiliki oleh manusia sejak zaman dahulu. Setiap individu,
bahkan anak kecil, memiliki tingkat pengetahuan yang berbeda sesuai dengan tahap
pertumbuhan dan perkembangannya. Pengetahuan adalah hal yang sangat penting dalam
kehidupan manusia karena itu adalah sumber jawaban untuk berbagai pertanyaan yang
muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, dalam sudut pandang penelitian, pengetahuan bersifat konjektural, yang berarti
bahwa tidak ada kebenaran absolut. Ini membuat bukti dalam penelitian seringkali tidak
sempurna, dan peneliti mungkin tidak selalu dapat membuktikan atau menyangkal hipotesis
mereka.
Pengetahuan pada dasarnya terdiri dari keterangan dan ide yang terkandung dalam
pernyataan-pernyataan tentang berbagai gejala atau peristiwa, baik yang bersifat alamiah,
sosial, maupun kemanusiaan. Ini mengacu pada fakta-fakta dan informasi yang merupakan
bagian substantif dari ilmu pengetahuan.
Pengetahuan dapat diperoleh melalui berbagai cara, termasuk pengalaman pribadi, sumber
berwenang, dan cara berpikir deduktif atau induktif. Orang sering bertanya kepada individu
atau pihak yang dianggap berwenang dalam pencarian pengetahuan. Pengalaman pribadi juga
menjadi landasan yang berguna dalam pemecahan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-
hari.
Selain itu, media populer juga menjadi sumber pengetahuan bagi banyak orang, meskipun
sering kali media massa mencampuradukkan informasi yang berbeda, termasuk pernyataan
berdasarkan penelitian ilmiah yang benar dengan pernyataan yang kurang berdasar.
Selanjutnya, keyakinan dan nilai-nilai ideologi seseorang juga dapat memengaruhi cara
seseorang memahami dunia. Beberapa pengambil keputusan mungkin lebih cenderung
mengandalkan keyakinan politik, agama, atau ideologi mereka daripada penelitian ilmiah
dalam mengambil tindakan. Ini dapat menyebabkan pengambilan keputusan yang mendasar
pada keyakinan daripada fakta ilmiah.
Pengetahuan adalah inti dari pemahaman manusia terhadap dunia di sekitarnya dan
merupakan dasar dari banyak keputusan yang diambil dalam kehidupan sehari-hari. Namun,
penting untuk mengkaji sumber dan sudut pandang pengetahuan untuk memahami kualitas
dan kebenarannya.
Pentingnya penelitian dalam mengungkap fenomena-fenomena alamiah, sosial, dan
kemanusiaan mengarah pada pengembangan konsep dan teori yang lebih baik. Penelitian
dapat dibagi menjadi dua pendekatan utama: kuantitatif dan kualitatif. Pemilihan pendekatan
ini tergantung pada sifat permasalahan yang diteliti. Jika perlu untuk mengidentifikasi faktor-
faktor yang memengaruhi hasil atau memprediksi hasil, maka pendekatan kuantitatif menjadi
pilihan yang lebih cocok. Namun, jika perlu memahami konsep atau fenomena yang kurang
tercakup dalam penelitian sebelumnya, pendekatan kualitatif lebih sesuai.
Klasifikasi metode-metode penelitian baik penelitian kuantitatif maupun penelitian kualitatif
amat bervariasi. Ada pakar yang mengklasifikasikan metode penelitian kuantitatif dan metode
penelitian kualitatif sebagaimana dapat dilihat pada berikut ini :
Metode Penelitian Kuantitatif
1. Penelitian deskriptif
2. Penelitian perkembangan
3. Penelitian tindakan
4. Penelitian perbandingan kausal
5. Penelitian korelasional
6. Penelitian eksperimental semu
7. Penelitian eksperimental
8. Penelitian fenomenologi
9. Penelitian grounded
10. Penelitian etnografi
11. Penelitian historis
12. Penelitian kasus
13. Inkuiri filosofi
14. Metodologi teori kritik sosial
Sedangkan pada penelitian kualitatif memuat metode-metode: Penelitian interaktif, studi
etnografik, studi historis, studi kasus, studi kritis.
Dalam pengembangan pengetahuan, metodologi penelitian memiliki peran kunci. Metodologi
merupakan serangkaian langkah yang membimbing peneliti dalam mengumpulkan dan
menganalisis data dengan cara yang dapat diandalkan dan terpercaya. Dengan pemahaman
yang benar tentang metodologi penelitian, peneliti dapat melaksanakan penelitian dengan
lebih efektif dan menghasilkan temuan yang lebih berharga.
KOMENTAR
Kalimat-kalimat tersebut menguraikan secara komprehensif tentang peran penting
pengetahuan dalam kehidupan manusia, terutama dalam konteks pemahaman manusia
terhadap alam semesta. Pengetahuan dijelaskan sebagai warisan yang dimiliki manusia sejak
zaman dahulu, mencakup berbagai bidang seperti ilmu, seni, dan agama. Konsep ini
menekankan bahwa manusia adalah makhluk unik yang memiliki akal budi dan kemampuan
penyelidikan yang membantu mereka menjawab berbagai permasalahan yang timbul dalam
kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, pengetahuan dilihat dalam sudut pandang penelitian, dan dikemukakan bahwa
pengetahuan bersifat konjektural, yang berarti bahwa tidak ada kebenaran absolut. Ini
menyoroti pentingnya metode ilmiah dalam menghadapi keraguan dan kompleksitas dunia
yang kompleks. Penelitian ilmiah menjadi alat utama dalam upaya memecahkan berbagai
permasalahan ini.
Pemahaman bahwa pengetahuan pada dasarnya terdiri dari keterangan dan ide yang
terkandung dalam pernyataan-pernyataan tentang berbagai gejala atau peristiwa, baik yang
bersifat alamiah, sosial, maupun kemanusiaan, membantu dalam memahami esensi
pengetahuan. Ini mengacu pada fakta-fakta dan informasi yang menjadi bagian substantif dari
ilmu pengetahuan.
Metode memperoleh pengetahuan dibagi menjadi tiga cara, yaitu dari orang lain, pesan-pesan
media populer, dan keyakinan/nilai-nilai ideologi. Penjelasan ini menunjukkan keragaman
sumber pengetahuan dan sudut pandang yang memengaruhi pemahaman manusia. Sebagai
contoh, pengalaman pribadi dilihat sebagai landasan berharga dalam pemecahan masalah
sehari-hari.
Terakhir, penjelasan mengenai bagaimana keyakinan dan nilai-nilai ideologi dapat
memengaruhi cara manusia memahami dunia merupakan catatan yang penting. Pengambilan
keputusan yang didasarkan pada keyakinan daripada fakta ilmiah dapat berdampak besar
dalam berbagai konteks.
Selain itu, teks juga membahas peran penelitian ilmiah dalam mengembangkan pemahaman
manusia tentang berbagai fenomena alamiah, sosial, dan kemanusiaan. Konsep pemilihan
pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian juga memberikan wawasan tentang
metodologi penelitian yang berbeda.
Klasifikasi metode-metode penelitian dalam penelitian kuantitatif dan kualitatif memperkaya
pemahaman tentang bagaimana ilmu pengetahuan dipelajari dan dikembangkan. Sebagai
penutup, penjelasan tentang pentingnya metodologi penelitian sebagai panduan dalam
mengumpulkan dan menganalisis data menyoroti peran kunci yang dimainkan dalam
pengembangan pengetahuan.
Dalam keseluruhan, buku ini memberikan wawasan yang luas dan mendalam tentang
kompleksitas pengetahuan, pengaruh sumber pengetahuan, serta peran penting penelitian
ilmiah dalam mengembangkan pemahaman manusia tentang dunia sekitarnya. Menekankan
pentingnya pendekatan ilmiah dan ketelitian dalam mencari pengetahuan menjadi pesan
kunci dari teks ini.